INFO

No password..!! Happy?? ;-)

But u must comment, okey..?!

  • Kalau ada fanfic yang masih di protect, silahkan minta dengan authornya langsung!! :-)
  • Kalau ada fanfic yang sama dengan fanfic yang kalian baca di blog lain, tetapi nama authornya beda, silahkan hubungi kami di kotak saran (lihat page di atas), dengan tegas kami akan menegur author tersebut dan menghapus postingan fanfic tersebut.
  • Kalau ada yang mau mengirim fanfic ke blog ini silahkan buka how 2 send ff nc (lihat page di atas).
  • Kalau ada yang mau jadi author freelance silahkan KLIK ini.

Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih!! :-)

Lonely Sick (Hate or Love?) Promise You Special Sequel 6

Author : Yo Jin ^^ @rosita325

Tittle : Lonely Sick (Hate or Love?) Promise You Special Sequel 6

Pg : NC

Cast : Cho Kyu-Hyun

         Lee Eun-Ji

*

The Story Begin…

Read the rest of this entry

Oh My Sehyun!!

Originally posted on HANA's Kingdom:

Author : HK (leehana76)

Tittle : Oh my Sehyun!

Kategori : Romance, Marriage Life, Oneshoot.

Cast : Cho Kyuhyun, Lee Hana (OC).

View original 3,574 more words

First Love

Originally posted on Allison Keynes:

author: Allison

cast: Cho Kyuhyun, Lee Eun Soo

genre: Sad, School Life

☆ ★☆ ★☆

Meskipun kau begitu dekat denganku namun rasanya kau tak pernah bisa ku gapai meskipun hanya sedikit

Oktober 2, 2014

View original 925 more words

Heart Attack (Part 6)

Originally posted on HANA's Kingdom:

Author : HK (leehana76)

Judul : Heart Attack (part 6)

Cast : Cho Kyuhyun, Lee Hana (OC).

Kategori : romance, marriage life.

View original 5,453 more words

I Wanna Love You

ryeowook-121122-2

Author             : songG

Main Cast        :Kim Ryeowook (SJ)

Kim Raesoo (OC)

Tittle                : I Wanna Love you

Rate                 : 21

Genre              : Sad , NC and romantic (maybe)

Pov                  : just author

Disini thor mencoba untuk menggambarkan Ryeowook berbeda dengan kebanyakan ff ryeowook yang lain . Jika sering digambarkan Ryeowook adalah sosok yang penyayang dan manis tapi disini thor mau membuat karakter Ryeowook menjadi bad boy.

===xxx===

Matahari tak begitu terang pagi ini tapi itu tak menyurutkan niat seorang yeoja untuk bergegas keluar rumah . Ia tak mungkin membatalkan janjiya hanya karena matahari yang buruk bukan ?. Dengan langkah senang yeoja itu menyusuri trotoar jalan yang lumayan lengang mengingat ini akhir pekan

Pagi ini Raesoo akan bertemu dengan seseorang yang dua tahun belakangan ini menjadi namjachingunya . Ia merasa sangat beruntung bisa menjadi pacar seorang Lucifer sekolah, Kim Ryeowook namanya .

Semua berjalan dengan cepat tanpa Raesoo  sadari . Seingatnya dua tahun lalu ia hanya menjadi seorang penggemar dari namja populer disekolahnya itu . Hingga suatu hari ia memberanikan diri untuk mengirim pesan ajakan untuk berkencan. Waktu itu Raesoo merasa tak yakin bahkan hampir tidak mungkin suratya akan ditanggapi Ryeowook. Tapi bagai mendapatkan undian jutaan won, Ryeowook menerima ajakan itu

Setelah sekian lama berjalan akhirnya Raesoo sudah sampai di tempat ia akan bertemu dengan Ryeowook . Diliriknya jam tangan birunya yang masih menunjukkan pukul 7 pagi dan itu berarti Raesoo tiba 1 jam lebih pagi dari janjinya . Ia tak mau membuat namja yang teramat iya cintai itu marah padanya karena terlambat.

Marah ? apa Ryeowook temperamental ? ya ,ia sangat temperamental. Raesoo sering sekali mendapat bentakan dari kekasihnnya walau itu hanya kesalahan kecil . Meskipun tidak pernah memukul , itu cukup membuatnya sedikit tertekan. Hanya sedikit ? ya Raesoo terlalu mencintai Ryeowook hingga ia tak memperdulikan tekanan batinnya. Malah ia selalu tersenyum meskipun Ryeowook sedingin es

***

Raesoo menghela nafas dan sesekali menyandarkan punggungnya disandaran kursi café . Ini sudah terhitung 3 jam Raesoo menunggu namjanya datang . Tapi sampai tengah hari pun Ryewook tak menampakkan batang hidungnya . Ia sudah berusaha menghubungi namjanya tapi tak ada jawaban.

Raesoo sebenarnya ingin pergi dari café karena sudah bosan menunggu tapi setiap kali ia ingin beranjak , ada sesuatu hal didalam hatinya memerintahkannya agar tidak beranjak dan itu selalu Raesoo turuti

Ia memandang serius awan yang tadinya terang berubah kelabu seperti hatinya kini . Tanpa sadar air matanya menetes mengingat ini sudah terjadi berulang-ulang kali. Bukan satu atau dua kali saja Ryeowook seperti ini , ia selalu membuat Raesoo menunggu berjam-jam dan akhir-akhirnya Ryeowook memutuskan untuk membatalkan janjinya.

Bukan hal menunggu saja , tapi masih banyak hal lagi yang bisa membuat gadis ini menangis . Seperti kejadian satu minggu yang lalu . Raesoo tak sengaja menemukan Ryeowook tengah berduaan bersama seorang yeoja didalam kelas saat jam istirahat . Raesoo hanya bisa meremas ujung roknya sendiri tak kala melihat Ryewook mencium mesra yeoja itu . bukannya Ryewook tak melihat Raesoo tapi Ryeowook melihatnya jelas dan malah menatap Raesoo dengan wajah meremehkan disela aktifitas bibirnya

^tuling >> 1 new message

‘pulanglah , aku tak ingin bicara hari ini’

7 kata itu sukses membuat Raesoo menjadi semakin buruk .

‘tapi kenapa ? tauhkan kau, aku sudah menunggumu berjam-jam ’ dengan tangan bergetar ia menulis balasan untuk Ryeowook

‘aku malas bertemu denganmu , dan aku sedang keluar dengan jareum’

‘oh nde arraseo …terserah padamu’

Raesoo menundukkan kepalanya dalam menyembunyikan tangisannya . raesoo tak mungkin kaget bahwa namjanya sekarang sedang berduaan dengan yeoja lain . Lee Jareum adalah kekasih ryeowook selain dirinya . Awalnya raesoo begitu kaget saat ryeowook mengutarakan niatnya untuk memacari gadis lain selain dirinya . raesoo ingin menolak dan meminta ryewook untuk memutuskan hubungan ini saja toh raesoo tau ryeowook tak pernah tulus mencintainya . raesoo sangka ryeowook akan menyetujuinya tapi ternyata tidak . ryeowook malah mengatakan bahwa itu tak mungkin terjadi.

Dan seperti inilah hasilnya , cinta di hati raesoo semakin kusut setiap harinya.

***

‘bisakah kita bertemu siang ini…?’ ketik raesoo pada pesan pertamanya untuk ryeowook pekan ini

Ya , setelah kejadian pembatalan di café , raesoo menguatkan hatinya untuk tidak member kabar apapun pada ryeowook . Meskipun selalu bertemu dikampus dari kejauhan, tapi raesoo berusaha menghindarinya dan mengambil jalan memutar agar tidak melewati kelas nc-nya itu.

Beberapa menit kemudian ryeowook berinisiatif untuk menelpon raesoo

“kau masih mengingatku ? cih… “dengus ryeowook diawal pembicaraan mereka

“mianhae … ryewook~ssi , aku ..”

“sudahlah jangan berbelit , kau ingin kita bertemu eoh ? shireo aku …”

“ku mohon ryeowook~ssi … ini hanya permintaan kecil terakhirku … jebal “ kata raesoo dengan nada sedikit bergetar dan menggenggam erat hpnya

Ryeowook sedikit diam tak kala mendengar kata aneh itu ‘permintaan terakhir…? apa maksudnya’ gumam ryeowook dalam hati

“ap-apa maksudmu eoh ?” tanya ryeowook sedikit membentak

“aniyo hanya ingin menyampaikan sesuatu … aku tunggu di tempat biasa nde “

“hya !!… kau .. aish baiklah … jangan kemana-mana dan buatkan aku seperti biasanya, 15 menit lagi aku sampai “

“nde ? tap-..”

BIP

Belum selesai bicara ryeowook sudah menutup telponnya dan bergegas menuju apartement raesoo  . raesoo hanya bisa menghela nafas dan beranjak menuju dapur untuk membuat calon mantan namjachingunya itu teh hijau kesukaannya. Calon mantan ? nde hari ini raesoo akan mengambil keputusan besar dalam hidupnya untuk meninggalkan ryeowook . Bukan ryeowook saja , tapi kuliah , sahabat, dan kota seoul pun akan ia tinggalkan .

Dua hari yang lalu raesoo mendapatkan kabar bahwa ia mendapatkan beasiswa di Universitas Sanstra di Sanghai

Tingtong~~~

Suara itu sukses membuyarkan lamunan raesoo yang sedang mengaduk the didapur . Dengan langkah cepat raesoo berlari kearah pintu dan segera membukakan pintu

Raesoo tersenyum ringan mendapati namja angkuh itu berdiri dengan melipat kedua tangannya didada.

“kau sudah datang .. kajja silahkan masuk” seraya membukakan pintu lebih lebar agar ryeowook bisa masuk

Ryeowook hanya mengangguk dan masuk dengan dinginnya “ada apa sebenarnya ?” tanya ryeowook saat menuju ruang tamu

Raesoo yang tengah berjalan menuju dapur tidak menjawab “duduklah dulu , aku sudah –“

Prakkk…

Suara benda jatuh kelantai , raesoo pun menoleh mendapati ryeowook tengah memungut sesuatu .

Ryeowook menyerngitkan alisnya melihat tulisan diatas kertas yang ia jatuhkan dari meja tamu tadi.

Raesoo membelalakkan mata menyadari apa yang sedang namjachingunya pegang. Ya sebuah tiket penerbangan menuju sanghai beserta passport berlebelkan namanya.

“ryeowook~ssi… “ mata raesoo mulai berkaca-kaca

“sanghai ? sore ini ?? “ tatapan tajam ditujukan pada raesoo

Raesoo menunduk takut hingga air matanya sedikit keluar “mianhae ryeowook~ssi .. aku harus mengambil beasi -“

Ryeowook membuang asal tiket itu dan menghampiri raesoo “DAN KAU MENINGGALKAN KU EOH ..KAU BERANI MELAKUKANNYA PADAKU …” ryeowook berteriak keras dan mencengkram bahu raesoo

“hiks… mi-mianhae hiks… ini membingungkanku …” raesoo menatap ryeowook sendu tapi perlahan tatapannya berubah tajam “kau tau ryeowook~ssi , kau selalu menahanku begitu keras tapi kenapa kau begitu mudah menyakitiku eoh “ emosi raesoo sudah tidak bisa dikendalikan

Ryeowook mengendurkan cengkramannya dan terlihat kaget dengan apa yang dilontarkan yeoja yang entah sejak kapan mencuri hatinya itu

Ryeowook benar-benar mencintai raesoo sejak dulu . Tapi wataknya yang keras mampu menyembunyikan semua perasaan itu . ryeowook akan bingung jika ia diminta untuk menunjukkan rasa cintanya pada gadis bermarga kim itu . Ia takut bersikap lembut akan membuatnya terlihat begitu lemah dan akan mudah dipermainkan oleh wanita , seperti yang ia alami saat dengan cinta pertamanya dengan Yoona . Yoona meninggalkan ryeowook begitu saja .

Oleh karena itu ryeowook lebih memilih menjadi Lucifer

“bukan kah kepergianku tidak berarti apa-apa em ..? “ tanya raesoo berlinang air mata tapi dengan senyum sinisnya dan mencoba melepaskan cengkraman ryeowook

Ryeowook menatap marah , entah otaknya tidak bisa lagi dikerjakan untuk membuat kata-kata balasan untuk raesoo. Matanya mulai merah dan itu membuat raesoo sedikit membuat hatinya bergetar tidak tega

“aku rasa cukup disi—“

Chup~

Belum sempai selesai mengutakrakan keinginan putusnya itu , ryeowook lebih dahulu membungkam bibir raesoo dengan bibirnya . rae terbelalak menerima perlakuan ryeowook mencuri ciuman pertamanya itu.

Song melihat sedikit bitiran air yang keluar dari celah mata ryeowook yang terpejam. Entah mendapat keberanian dari mana tangan rae telulur menghapus air mata dipipi ryeowook

Ryeowook mengartikan lain sentuhan itu dan menarik pinggang raesoo lebih tererat dengan pinggangnya sehingga tak ada jarak lagi diantara  mereka

Raesoo berusaha keras melepaskan ciumannya

“ryeo—mpp ryeowook~ssi … “raesoo berhasil terlepas dan sedikit mundur menjauh “apa hoshh – yang kau lakukan eoh?” dengan nafas tersengal raesoo menanyakan itu

“kajima …” ryeowook mendekati raesoo kembali dengan wajah yang sulit untuk ditebak . sedih , sendu dan menderita

“mw-mwo ?” raesoo tertahan dengan dinding dapur dibelakangnya

“kajima … saranghae “

Chupp~

Ryeowook langsung mendekatkan bibirnya meraup bibir rae dan menciumnya lebih dalam dari yang tadi . Ia memeluk posesif pinggang rae supaya yeoja itu tidak bisa lari.

Raesoo terasa ingin meledak mendengan ucapan itu . Mata raesoo mulai terpejam dan membalas ciuman ryeowook . Dan itu membuat ryeowook lebih keras mengerjai bibir rae

“eummm … “ desah rae pertama kali lolos . Ia mengalungkan tangannya dileher ryeowook dan sebaliknya ryeowook mengeratkan tangannya yang sesekali mulai menjalar mengelus-elus punggung raesoo

“ammmppt  … eumm..” rae susah payah mengimbangi permainan ryeowook yang dengan ganas melumat bibir bawah rae dan tak disangka tangan kanan ryeowook mulai nakal memasuki blush putih rae dan mengelus perut halusnya

“ahhhmmmppt .. ahhm “ erang rae lebih keras saat ryeowook menyusuri lehernya dengan bibirnya dan mulai menghisap-hisap kuat dibeberapa daerah sehingga membuat tanda kemerahan

Ryeowook menarik raesoo untuk berbaring disebuah sofa yang tidak jauh dari sana . Mereka melanjutkan aktifitas mereka lebih panas . ryeowook yang menindih rae telah berhasil menanggalkan blush rae yang terlihat hanya bra ungu rae yang berhasil membuat sesuatu dibawah ryeowook berdiri.

Raesoo yang merasakan itu bergidik takut . ryeowook tak tahan melihat ekspresi itu dan langsung kembali memangsa song

“ahhh …” desah raesoo mendapati tangan ryeowook menyibak bra ungunga keatas den dengan sengaja menyentuh puncaknya dengan ibu jarinya. ryeowook kemudian menggunakan kedua tanyannya untuk menggenggam dua gundukan itu dan mulai meremasnya

“emm .. ahhh ryeowook ahh … “ ryeoewook menguatkan rangsangannya dan mulai menjubit-jubit puncaknya lagi hingga terasa sangat tegang

“oohh ..” raesoo mulai merasa ada yang mengalir hangat disela selangkangannya “jjebball ohh”

“mwo emm ..” ryeowook menatap kemenangan dan dengan perlahan meloloskan bra raesoo dan membuangnya kebawah. raesoo menatap memohon

“apa ??” tanya ryeowook polos dengan wajah yg dibuat-buat.

Hal itu membuat raesoo memerah dan memalingkan wajahnya tak menatap ryeowook, tapi kemudian

“ohhh .. ahh ahh” ryeowook menghisap kuat putting sebelah kanan rae membuat raesoo menggeliang hebat sementara putting sebelah kirinya dimainkan asal oleh jemari tangan ryeowook

Tangan ryeowook yang lain merambat turun hingga selangkangan rae dan melepas rok hitam beserta CD. Ia tersenyum merasakan milik yeojanya sudah basah. Dengan sengaja ryeowook mengeluskan jarinya ke klitoris rae

“ahh ..ahh ssttt ahhh “ desah rae seirama dengan gerakan tangan ryeowook dibawah sana . Tangan rae lebih memeluk kepala ryeowook untuk lebih kuat menghisap didadanya . Susah payah ryeowook melepaskan pelukan raeso dan menatap wajah terangsang raesoo

“gwenchana ..?” tanya ryeowook lembut seraya jemarinya menelusup kedalam

“arkkk- ini sak—kit ammp…” raesoo menahan sakit dengan menutup matanya erat

“akan kubuat nikmat secepatnya emm” perlahan jemari ryeowook digerakkan lambat keluar masuk namun lama kelamaan gerakan itu tidak bisa dibilang lambat lagi.

“oohhh … ohhh … ahhh ahhh sttahhhh “ ekspresi raesoo yang sedang mendongak dan mendesah seperti saat ini dinilai ryeowook begitu sexy dan ia sudah tak sabar untuk memilikinya seutuhnya

“ahh ryeo wook ssi ahhh ada yanggg engg ahh “

“keluarkan saja chagia ..” ryeowook semangat menggerakkan tiga jarinya itu hingga milik raesoo berkedut hebat membuat jemari ryeowook serasa disedot masuk.

“ahhh …ahh shhtt AHHHH~” desahan raesoo begitu keras saat mendapatkan puncak pertamanya itu . Deru nafas raesoo masih ttersengal dan keringatnya begitu banyak didahinya

Ryeowook melepaskan jemarinya dan menjilat habis cairan raesoo . Hal itu membuat jijik raesoo

‘apa seenak itu ?… dasar nampeun’

“kau ingin mencobanya ?”  tanya ryeowook tiba-tiba

Hal itu sukses membuat raesoo kaget dari lamunannya “MWOO?..ANIYOO” tolaknya tegas

Ryeowook terkekeh tapi kemudian “kita lanutkan dikamarmu ..” ryeowook menarik raesoo duduk dan melingkarkan kaki raesoo dipinggangnya kemudian menggendongnya ke satu-satunya kamar diapartement itu

Selama perjalanan mata ryeowook tak lepas menatap yeojanya yang tengah neked digendongannya . Tersadar akan hal itu raesoo langsung memeluk leher ryeowook untuk menyembunyikan tubuh bagian depannya yang terekspos

“kau liat apa eoh ? nampeun ..” dengus raesoo memukul lengan ryeowook

“aniyo ,, aku tak melihat apa-apa “ jawab ryeowook menghembuskan nafasnya dikulit bawah telinga raesoo

“euummm …” hal itu membuat raesoo mengeram karena itu salah satu titik sensitifnya

Mendengar itu ryeowook lebih sering menggoda bagian itu dan mengulumnya hingga sampai dikamar raesoo

***

“eumm…ahhh.ahh”

“stt.. kau sempitthh raesoo ahhh”

“fast…faster ohh .. ohh” raesoo mencengkram pinggiran bantal kuat ketika genotan raesoo semakin cepat

Sudah terhitung satu jam lalu mereka memulai aktifitas bercinta mereka dan entah berapa banyak keduanya mencapai puncak bersama tapi ryeowook masih saja belum puas

“ka-kapan jadwal menerbanganmu eumm “ tanya ryeowook yang terus mengocok punyanya di lubang sempit raesoo

“mwoo—ahh .. ti..gha jamm tiggaa…ohhh”

Ryeowook tersenyum  menang “kau sudah terlambat chagi ..”

Raesoo melengos melihat jam kotak hitam di meja belajarnya “mwooo ~~ ahh jam tigaa ahhh kauuu yakkk ahh “ raesoo kesal bercampur rasa nikmat membuatnya begitu imut

“kekekke –“ woobin menarik duduk ryeowook dipangkuannya “gerakkan chagi ..”

Raesoo mulai menarik nurunkan miliknya “AHH” tak sengaja raesoo mmenumbuk g-spotnya sendiri dan ia terus melakukannya hingga sesuatu didalam sanan berkedut “ahhh ahh ryeo ryeowook ahh aku tak tahann eumm ..”

Ryeowook mengelus rambut raesoo “berbaringlah ..” perintah ryeowook dan raesoo pun menurutinya

“euummm ahhh ahhha ha ahhh” raesoo akan mendapat puncaknya saat ryeowook begitu brutal menekan titik g nya . Tapi kemudian sesuatu bergetar dibalik bantalnya

“mwoo ahh?” raesoo meraba kebawah bantalnya dan menemukan ponselnya yang sedang mendapat panggilan

“nugu chagi sttt “

“eomma …” mata raesoo terbelalak melihat kontak yang sedang menghubunginya dan berusaha menghentikan ryeowook

“eommanim ??” ryeowook berhenti bergerak

Raesoo member tanda agar tidak berisik dan ryeowook mengangguk patuh

Reasoo menelan salifanya terlebih dahulu lalu mulai menekan tanda hiau di hpnya

“yeobseo eomma “

“…”

“aku tidak jadi berangkat sore ini eomma..“

“…”

Telintas ide jail di otak ryeowook . Perlahan ryeowook mulai menggenjot miss v raesoo kembali dengan gerakan sangat lambat

“eummpptt …” raesoo membekap mulutnya agar tidak mendesah dan menatap ryeowook tajam

Ryeowook malah menggerakkan dengan cepat

“…”

“ndee … ann—aniyoo eomma nan ahh gwenchana ..” raesoo  mencengkram lengan ryeowook

“….”

“nae … anni .. aku sendirii di apartement kuu … aku .. aku hanya takk bisaa mening..meninggalkan kuliahku emmmpp” raesoo susah payah menahan desahannya dan mencoba menjawab eomma

“…”

“namja ?? aku tak punya namja eoomma , hanhya hanya-akuu sudahh-tidaakk bisaa mengubahh keputussann ku miann ..”

“……”

“nde eomma an annyeong ”

BIIP

Raesoo membanting telpnya dan memeluk leher ryeowook

“aahhh ahh kau nampeun eoh .. bisa-bisaa nyaa kau buatt aku mendesahh didepaann eomma ku eohh ahhh “

“apa itu salah … bukankah rasanya nikmat eooohhh “

“yakkkk kau … eoohhh ahhh ahh faster ,,, ahh ahh”

“tunggu chagi …ohhh ohh” ryeowook mengenjot cepat hingga ranjang raesoo berderik hebat

“ahhh akk—uuu hampiirr samm ahhh “

“bersama chagi .. bersama ..AAHHH”

“AHH STTT AHHHH “

Ryeowook bergeser tidur disamping raesoo dan menutupi tubuh mereka dengan selimut

“saranghae “

Ucapan ryeowook hanya dijawab raesoo dengan anggukan karena ia begitu lelah. Ryeowook semakin memeluk rae membenamkan kedadanya . Ia berjanji bahwa raesoo tidak akan pernah ia lepaskan

Dan itupun menjadi puncak terakhir untuk sore ini sebelum mereka benar-benar terlelap dengan berpelukan hingga keesokan paginya.

END

Lovely Hoobae

tumblr_mwyqo6loo71qhmxnlo1_1280

Autor               : song_G1004

Title                 : Lovely Hoobae

Main  cast        : Kang songgun (oc) and Kim jongin/kai (exo)

Other cast        : Kang minhyuk (cnblue), Luhan (exo) , Suzy (missA)

Rating              : +21

Genre               : NC and romantic

Spring , 2014

Musim semi sudah dimulai dan tanggal pun merangkak maju menunjukkan ini adalah awal bulan maret. Bersamaan dengan itu , waktu ajaran baru pun dimulai

Memikirkan hal itu , membuat seorang yeoja menghela nafas beratnya berkali-berkali didepan balkon kamarnya

“huft ..kenapa cepat sekali ” kata yeoja itu yang kini menahan tangannya dipagar pembatas . Ia terlihat begitu murung mengingat masa liburannya sudah habis

Clek … suara pintu terbuka . Yeoja itupun lantas menoleh kearah pintu kamarnya yang dibuka seseorang

“kau belum tidur emm?”

Yeoja itupun tersenyum melihat appanya mendekatinya “ani appa …. aku masih belum mengantuk “ kata yeoja itu yang kini menyandarkan kepalanya dibahu dan memeluk lengan appanya

“tapi .. ini sudah lewat jam tidurmu gunnie~ , jangan samakan dengan liburan eoh .. kau harus bersekolah besok “

Mendengar hal itu wajah yeoja yang bernama lengkap kang songgun itu kembali murung “aku tau appa .. kau tak perlu mengingatkanku “ songgun melepas pelukannya dan berjalan masuk kamar dan menaiki ranjang besarnya

Tuan kang menggeleng-gelengkan kepalanya dan tersenyum geli “jangan cemberut seperti itu sayang “ tuan kang ikut masuk dan duduk disamping ranjang song “bukankah seharusnya kau senang , karena kau bisa bertemu dengannya lagi disekolah setelah lama berpisah “

‘lama ? aku hanya libur 3 minggu appa … itu tidak bisa aku katakan lama’ gerutu song dalam hati

Songgun sedikit memerah “aish appa … jangan menggodaku eoh … “ song beringsut membaringkan badannya dan menutupi tubuhnya dengan selimut tebal hingga wajahnya tak terlihat

“baiklah song ..” tuan kang sedikit menyibak selimut sehingga ia bisa melihat wajah anak bungsunya itu “jaljjayo~” kecup kening songgun

“jaljja appa ~”

#

Waktu berjalan lebih cepat dari perkiraan song . Ia fikir, ia hanya tidur selama 2-3 jam saja tapi ternyata matahari sudah sangat tinggi saat ia membuka mata tadi

Song terlihat lemas saat masuk mobil appanya tadi yag akan mengantar ia kesekolah . Bukan karena sakit tapi ia memang tak bersemangat sama sekali untuk sekolah . songgun hanya diam memandang keluar jendela selama perjalanan menuju sekolah dan sesekali menghela nafas saat mengingat tumpukan tugas telah menantinya

Setelah 15 menit , songgun pun tiba didepan sekolahnya . Dari dalam mobil , songgun memandang ngeri tulisan nama sekolahya yang terpampang diatas gerbang masuk

“appa .. bisakah aku tak masuk pagi ini ..”songgun memandang appanya dengan tatapan memelas

“jangan seperti ini eoh , kau dikenal sebagai siswi teladan disekolah . Appa tak mengerti apa yang membuatmu seperti ini “ tuan kang mengelus sayang rambut anaknya

“tahun ini berbeda apa .. entahlah , membayangkan ku duduk ditingkat 3 saja sudah membuatku takut. Ditambah lagi dengan tugas-tugas bimbingan belajar dan ujian masuk universitas … aish , ini membuatku semakin gila appa …” songgun menundukkan wajahnya

Tuan kang menegakkan wajah anak kesayangannya itu “maka dari itu , cepatlah dewasa eoh . Appa yakin kau bisa melewati ini “

Songgun sedikit tersenyum “baiklah appa .. “

Setelah mendapat kecupan dikeningnya , songgun pun turun “hati-hati appa” songgun melambaikan tangannya saat mobil sedan hyundai putih appa mulai melaju

Empire High School *Kim Tan School

Saat akan masuk Songgun kembali murung melihat sebuah sertifikat terbuat dari plat besi berwarna kekuningan yang tertempel disebuah dinding tepat didepan sekolahnya.

“huft … baiklah aku akan masuk “songgun sedikit merapikan blezer seragamnya . Tak lupa ia mengambil sebuah pin berbentuk tiga bintang yang berderet di saku tasnya dan memasangnya tepat diatas nametag blezernya.

‘kenapa mereka semangat sekali eoh ‘ umpat song saat beberapa murid lainnya menyapanya . Songgun hanya tersenyum singkat . Song memang bisa dibilang siswi populer. Bukan karena songgun artis atau pintar menarik perhatian tapi karena appanya yang menjadi pengusaha home shopping terkenal dikorea dan juga status appanya yang menjadi ketua yayasan sekolah ini

#

Song berjalan dipinggir lapangan untuk menuju kelas barunya . Tapi langkahnya terhenti melihat beberapa barisan murid baru dengan pakaian konyolnya . Songgun juga melihat barisan yang berhadapan dengan para murid baru tersebut  dengan blezer sama seperti dirinya . Tanpa bertanya pun songgun tau bahwa barisan itu adalah barisan para sunbae tingkat dua yang sedang mengorentasi murid baru

Tak ada senyum ramah dari mereka yang ada hanyalah muka garang dan teriakan dari megaphone yang mereka pegang

‘INI ADALAH HARI PERTAMA KALIAN MASUK , TAPI KENAPA KALIAN SUDAH MELAKUKAN BANYAK KESALAHAN EOH’

Teriak salah satu namja dengan alat pengeras yang dipegangnya itu . Songgun tersenyum pada namja itu yang memakai pita merah yang terikat dilengannya . Pita itu menandakan bahwa namja itu adalah ketua dari barisan sunbae yang ada disana . songgun mengingat satu tahun lalu ialah yang berteriak seperti itu kepada hoobaenya

Ya satu tahun yang lalu songgun menjabat menjadi ketua organisasi siswa. Songgun terkenal tegas dan dingin saat berada disekolah . Sungguh sangat berbeda saat ia ada dirumah

Diselah teriakannya , namja itu bertemu pandang dengan songgun yang masih tersenyum padanya . Namja itu tersenyum tipis saat sunbaenya itu mengacungkan ibu jari kepada dirinya.

#

Dering suara bel menggema diseluruh penjuru koridor gedung 5 lantai ini. Tak kerkecuali koridor kelas song yang berada dilantai 3. Songpun berjalan keluar dari kelasnya menuju cafe sekolah untuk mendapatkan jatah makan siangnya

Meskipun ini sudah masuk jam istirahat , tapi song tetap saja murung. Tapi yang membuat murung kali ini bukanlah tumpukan tugas yang dikhawatirkan songgun karena mengingat ia belum mendapatkan pelajaran pagi ini . Hal yang membuatnya murung adalah penyakit lambungnya yang kambuh beberapa saat lalu karena menolak ajakan eommanya untuk sarapan tadi pagi

Setelah mendapatkan kursi kosong yang berada didekat jendela, soggun pun segera duduk dan menyantap menu makan siangnya . Kali ini ia hanya mengambil kentang goreng dan salad saja . Ia tak mengambil nasi , sup ikan dan juga susunya karena ia merasa mual.

Entah karena songgun merupakan anak dari konglomerat atau karena karisma ketegasan yang masih melekat pada dirinya , songgun sungguh sangat terlihat tenang dan elegan sehingga sedikit murid yang berani makan semeja dengannya .

Hei tunggu dulu bukankah disini kebanyakan para murid adalah anak dari konglomerat ? Mungkin orang tua songgun berbeda dengan yang lain , bisa dibilang perusahaan appa songgun adalah perusahaan raksasa yang merajai hampir seluruh bidang bisnis di korea

Tapi hal tersebut tidak berlaku pada seorang namja yang kini sedang menghampiri meja songgun. Namja itu melihat bahwa songgun hanyalah yeoja manja yang sangat pintar bersandiwara

“aku boleh duduk disinikan sunbae ..?” tanya namja itu yang langsung duduk disamping songgun dan meletakkan nampannya diatas meja . Tak lupa ia juga meletakkan megaphone yang ia pegang didepan nampannya

“cihh.. “ songgun mendengus kesal . “kenapa kau bertanya seperti itu disaat kau sudah duduk eoh .. kau menyebalkan kai” kata songgun melihat namja berambut coklat itu datar

Namja yang bernametag kim jongin itu tersenyum “gomawo sunbae ,,” lalu ia mulai membuka sumpitnya dan memakan makanan yang diambilnya degan lahap

Song menghentikan makannya dan memandang kai ngeri karena hoobaenya itu makan dengan sangat tergesa-gesa, terlebih porsi yang diambil kai sangat banyak

“aish … berapa hari kau tak makan eoh … kau bisa tersedak nanti “ tanya songgun yang membukakan botol mineral miliknya lalu menyodorkan pada kai

“emm.. akhu thak punyha banyakh waktu sunbae .. akhu harus segera kembali menjalankan tugas “ jawab kai dengan mulut masih penuh dengan makanan . “gomawo sunbae ..” kai pun mengambil botol pemberian songgun dan langsung meminumnya

Song melihat ada sedikit noda saus disudut bibir kai “tapi ini jam istirahat , lagi pula semua panitia juga beristirahat . Bukan kau saja. Makanlah dengan tenang aku tak mau kau tersedak “ song mengelap noda itu dengan sapu tangannya “kau sudah berkerja keras” songgun mengacak – ngacak rambut kai

Kai tersenyum sangat manis pada song “sunbae begitu manis saat mengkhawatirkanku “goda kai yang sedikit mendekatkan wajahnya dengan wajah songgun

“aish … apa-apaan kau kai .. berhenti menggodaku “song sedikit mendorong kai tapi kai tetap saja kembali memandang lekat songgun sehingga songgun memalingkan wajahnya untuk melanjutkan makannya “cepat habiskan makanmu “

Tapi kai tidak bergeming . Ia sangat suka menggoda sunbaenya itu

Sementara itu, Songgun merasakan ada beberapa mata yang memperhatikan mereka. Songgun melirik deretan meja didepannya.

“kai oppa …dia begitu tampan . Bukankah begitu hana-ssi?”

“nde hyera-ssi meskipun kai begitu galak dengan kita tapi itu setimpal dengan ketampanannya . Aku bisa tak berkedip saat melihatnya memimpin apel tadi pagi”

“tapi apa yeoja disampingnya itu adalah yeojachingunya ?”

Songgun tertunduk dan tersenyum sinis pada kedua murid baru itu

“berhenti memandangku seperti itu . Kau tak mau kan kehilangan fans barumu ?” songgun memandang kai

Kai mengerutkan keningnya . song sedikit menoleh kearah dua murid baru tersebut untuk memberi tau kai. Kai kemudian tersenyum penuh arti

‘ada apa?’ tanya song dalam hati

Brakk- kai langsung saja menggebrak meja

Nging.. ~~~~ kai segera mengaktifkan megaphonenya . Cafetaria yang awalnya ramai kini seketika hening .

“YAKKK… APA YANG SEDANG KALIAN PERHATIKAN EOH … KALIAN MENGGERUTU DI BELAKANGKU ? “

Kedua murid baru itupun terkejut mendapati sunbae idolanya itu tiba-tiba berteriak kepada mereka. Sementara song mengerjap-gerjapkan matanya juga ikut terkejut

“a- aniya sunbaenim .. kami hanya –“ jawab hana gugup

“APA KALIAN PIKIR AKU TAK MENDENGARNYA EOH …”

“jeongmal mianhae … kai sunbae –“

“LUHAN-SSI .. CEPAT KEMARI “

Merasa namanya dipanggil , namja yang tadinya sedang makan di salah satu sudut belakang cafetaria menghampiri kai

“ada apa kai ?” tanya luhan

“CEPAT HUKUM MEREKA DITAMAN BELAKANG , SURUH MEREKA MENCARI SEPASANG SEMUT MERAH DAN BERIKAN PADA KU “*thor ingat pas lagi orientasi di SMA dulu

“mwo ? “ tanya kedua murid itu

Luhan terkejut “tapi kai …”

“kau membantahku ?” tanya kai balik menurunkan megaphonenya pada teman satu bangkunya itu

“nunna ~” luhan merengek pada songgun tapi songgun hanya memberi tatapan bertanya

“patuhi apa kata ketua hannie~“  kata song

“aish baiklah …. “ luhan sukses mengerucutkan bibirnya “KALIAN BERDUA .. CEPAT AMBIL ATRIBUT KALIAN DAN SEGERA PERGI KE TAMAN BELAKANG … CEPAT ..”

Kedua murid itu langsung keluar dari cafetaria dengan tergesa-gesa

“aku berdoa orientasi ini cepat berakhir agar kau bisa kembali normal kai” dengus luhan kesal meninggalkan kai

“mianhae luhannie ~” tepuk kai pada bahu luhan

“semangat luhan…!!” songgun sedikit berteriak

Kai kembali duduk dan melanjutkan makannya “wae ?” saat kai tau songgun memperhatikannya

“kenapa kau tak bisa memikirkan hukuman yang lebih konyol dari pada hukuman itu eoh .. itukan hukuman yang aku berikan kepadamu saat orientasi tahun lalu “

“nde itu hukumanku tahun lalu .. aku ingin saja tahun ini ada murid yang merasakan apa yang aku rasakan dulu . kau begitu keras menghukumku seperti itu sunbae“ pout kai pada song

“hyaa… kau sekarang juga seperti ku . Ku fikir malah kau yang lebih keras jika dibandingkan denganku dulu”

“tapi kenapa hanya aku saja yang dihukum seperti itu ?” tanya kai lagi ingin mengajak songgun berdebat

“itu setimpal karena kau payah dalam memimpin kelompokmu dulu..  banyak dari anggotamu yang melakukan  kesalahan”

“berarti itu salah meremmpt-“ kai tetap ingin berdebat dengan songgun

“aish ….sudahlah cepat habiskan makananmu “ dengan cepat songgun membungkam mulut kai

Kai kembali mempoutkan bibirnya saat bekapan songgun dilepaskan lalu kai melirik jari-jemari song “hei.. mana cincin yang aku berikan . Kau tak memakainya ? kai mengambil tangan kiri song

“oh .. ini … aku selalu membawanya “ songgun mengambil sebuah cincin mas putih dari saku blezernya

“seharusnya kau memakainya sunbae..” kai mengambil cincin itu lalu memasangkannya dijari manis song

“nde nde .. mianhae” songgun tersenyum dibalas oleh kai yang kemudian sedikit memeluk bahu songgun.

“saranghae “ bisik kai pada telinga songgun

“nado kai ,, saranghai” song kembali mengacak – ngacak rambut kai

“aish sudahlah lepaskan … aku tak mau rahasia kita terbongkar kan ?” mendengar ucapan song , kai dengan berat hati melepaskan pelukan dibahu song

Cincin itu menjadi pemerjelas hubungan diantara kedua insan itu . Dulu hubungan mereka hanya sebatas hubungan sunbae dan hoobae normal seperti kebanyakan di sekolah . Tapi seiring berjalannya waktu mereka memutuskan untuk berpidah dari hubungan normal itu menjadi hubungan yang lebih spesial lagi.

Songgun sudah memperhatikan kai sejak awal masa orientasi kai satu tahun lalu . tapi songgun hanya menganggap itu mungkin hanya kekagumannya saja pada kai . songgun mencoba menjalani hidup normalnya dan menganggap kai hanya teman meskipun sesekali song berandai-andai bisa bersama kai suatu saat nanti. Tapi menjelang akhir musim gugur tahun lalu kai merubah semuanya

*Flashback

Autum, 2013

Pagi ini songgun bangun dengan kondisi tubuh yang tidak sehat . Meskipun waktu masih menunjukkan pukul 7 pagi tapi angin musim gugur mampu membuat songgun sedikit menggigil. Wajah songgun terlihat sedikit pucat karena ia tak tidur semalaman . sudah terhitung sepekan songgun tidak bisa tidur dengan nyenyak . Hal ini dikarenakan karena pernyataan salah satu hoobaenya yang menyatakan cinta padanya .

Songgun mengeratkan jaket yang ia pakai saat masuk ke loby sekolahnya bersama teman satu kelasnya , suzy

‘saranghae sunbae . jadilah kekasiku’

Songgun menggelengkan kepalanya keras saat kata-kata itu kembali memenuhi otaknya . Ia tak boleh memikirkan apa yang sudah ia tolak bukan ?

“waeyo songgun~ah ?” tanya suzy yang heran melihat songgun tiba-tiba menggelengkan kepala seperti tadi

“eh .. ? an- aniyo . aku hanya iseng saja “ jawab songgun gugup

“aish ,,, kau ini ada-ada saja saat sedang sakit“ dengus suzy kesal membenarkan poni penuhnya

Mereka berjalan menyusuri koridor loby menuju lift yang akan membawa mereka ke kelas mereka. Disana terlihat beberapa siswa yang juga mengentri didepan lift.

Deg

Songgun melihat seluet bayangan namja yang membuatnya tak bisa tidur akhir-akhir ini . Namja yang dimaksud pun tak sengaja melihat kearah songgun dan ia pun segera memalingkan wajahnya

“eh songgun~ah kenapa berhenti ?” tanya suzy menoleh melihat songgun yang kini berada dibelakangnya

“em suzy~ah ,, kau duluan saja nde aku lupa pagi ini aku harus menemui kepala sekolah “

“oh baiklah kalau begitu pai” songgun hanya tersenyum melihat suzy yang berjalan menuju lift dan ikut mengantri

Songgun memutar dan berjalan menuju anak tangga . Ya.. ia berbohong , songgun tidak menemui kepala sekolah pagi ini . Songgun hanya mencari alasan agar ia tidak bertemu dengan kai .

‘kalau dia menghindar dariku , maka aku juga harus menghindar darinya ‘ pikir songgun

Setelah penolakan itu , kai berusaha menghindar dari songgun . kai sudah tak pernah lagi menyapa songgun , hanya sikap dingin kai yang selalu ia tunjukkan saat  mereka berpapasan . Bahkan semalam songgun mendapatkan kiriman email dari kai yang berisi surat pengunduran diri dari kelas musik yang songgun ketuai. Songgun dengar kai pindah ke kelas madis

#

Jam istirahatpun datang tapi songgun hanya berdiam diri di kelas dan menolak ajakan suzy untuk pergi ke ruang kesehatan. Keringat dingin tak mau berhenti keluar dari tubuh songgun dan suhu tubuhya juga semakin tinggi .

“jangan keras kepala song… kau perlu dirawat “ suzy begitu khawatir melihat songgun yang dari tadi hanya duduk dan memejamkan matanya

“gwenchana ,,, aku cukup istirahat disini suzy-ah …pergilah “ nada songgun lemah yang kini menyandarkan tubuhnya di sandaran kursinya

“baik apanya … lihatlah .. bibir pucatmu membuatmu seperti mayat hidup ..” suzy menggenggam tangan songgun

“ani.. gwenchana “seulas senyum terbit dari songgun yang masih memejamkan matanya

“aish .. kau – “ omelan suzy berhenti saat melihat cairan merah keluar dari hidung sahabatnya itu “OMONA … !! songgun kau berdarah … hidungmu “

“mwo ? … argh –“ songgun memejamkan matanya lebih erat saat merasakan kepalanya begitu sakit  “ suzy-ah “ kata songgun panik menyentuh darah yang keluar dengan tangan bergetarnya

“kajja … kita ke ruang kesehatan sekarang” suzy menarik songgun bangkit tapi saat ingin melangkah  tubuh songgun limbung dan jatuh “SONGGUN-AH “

Teriakan itu yang terdengar oleh songgun sebelum semuanya menjadi gelap

#

Seorang namja berlari tergesah menuju ruang kesehatan

Brakkk – ia membuka pintu keras mengagetkan orang yang ada didalam sana

“yakk .. bisakan kau sedikit tenang eoh ..” gerutu kesal namja yang memakai jas putihnya

“hoss..hoss … mianhae luhan .. ini hari pertamaku piket disini jadi aku tak mau terlambat , ini semua gara-gara Mr. Cho yang tak mau melepaskan ku dikelas matematika tadi” namja itu segera memakai jas putihnya yang ia ambil dari lemari

“gwenchana kai .. oh aku ingin menanyakan sesuatu “

Kai duduk disamping ranjang yang kosong “apa?”

“kenapa kau keluar dari kelas musik lalu berpindah kemari?”

Kai terdiam , ia bingung akan manjawab apa . tak mungkin ia memberi tau luhan kejadian yang sebenarnya “ah aku …- “

Brakkk – sebelum kai menjawab pintu kembali terbuka dengan keras

“cepat tolong kami ..”

Kai pun turun dari ranjang “ada apa suzy sunbae ?” tanya kai

“nde ada ap …..- nunna !!” luhan berteriak saat melihat kakak sepupunya tak sadarkan diri tengah digotong(?)

Deg – ‘sunbae..! ‘ inner kai

Kai langsung berlari membantu beberapa  teman songgun yang menggendongnya

“hati- hati “ kata luhan membantu membaringkan songgun diranjang

Kai berlari kearah lemari kaca yang berada disamping ranjang untuk mengambil kotak p3k. Kemudian ia mengambil beberapa lembar kapas antiseptik dan mulai membersihkan darah songgun.

“apa yang terjadi dengan sunbae ? “ tanya kai

“songgun …. dia demam sejak tadi pagi tapi ia menolak untuk kemari . Dan dia pingsan setelah dia mimisan dikelas tadi “

Luhan memegang kening songgun “omona…. panas sekali … nunna ireona .. nunna …” luhan mengguncang lengan songgun dengan mata yang berkaca-kaca .

Luhan memang selalu sensitif jika berkenaan dengan songgun . Luhan yang menjadi anak tunggal dikeluarganya sudah menganggap songgun menjadi kakaknya sendiri

“kai tolong kompres nunna , aku akan memanggil lee uisanim”

Kai mengangguk “aku akan merawatnya “ kata kai tak melihat luhan dan masih telaten membersihkan sisa darah dihidung songgun

“gomawo sunbaedeul .. kau boleh keluar biar kami yang merawat nunna “

“nde baiklah … tolong rawat dia” suzy pun keluar

#

Satu jam berlalu tapi songgun masih saja belum sadar dari pingsannya . mungkin ini karena efek obat pereda demam yang lee uisa berikan . Luhan sudah sedikit tenang meskipun ia tak mau meninggalkan nunnanya dan terus menggenggam tangannya

“nunna … ireona …” sesekali luhan berkata lirih

“tenanglah luhan … nunnamu akan baik-baik saja “ kata kai yang memukul ringan bahu luhan

Luhan menggeleng “ani … nunna tidak baik-baik saja kai , “

Kai mengerutkan keningnya “maksudmu ?”

“eomma nunna bilang saat beliau menelponku tadi , nunna sudah tidak mau makan tiga hari ini dan juga nunna sering terjaga dimalam hari …. seseorang pasti telah menyakitinya “

Deg – entah kenapa ucapan luhan tadi terdengar seperti sebuah sindiran untuk kai. Sikap dinginnya lah yang membuat kai merasa ucapan luhan ditujukan padanya

Luhan melihat kai yang terdiam kaku “kai … ada apa?”

“eh … an aniyo- …”

“kai tolong jaga nunnaku sebentar nde , aku mau ketoilet dulu”

“baik han …”

Luhan pun bangkit dan keluar dari ruang kesehatan. Kini giliran kai yang duduk ditempat duduk luhan tadi tepat disamping ranjang songgun

Tangan kai telulur mengusap surai hitam songgun “apa aku yang membuatmu seperti ini sunbae …. mianhae ,,” sungguh kai teriris melihat bibir songgun yang biasanya tersenyum kepadanya kini terlihat pucat

Seperti bisa merasakan kai disampingnnya , jemari songgun mulai bergerak “egh,,, kai ..” igau songgun dalam mimpinya

“sun- sunbae …” kai lebih mendekatkan wajahnya kearah songgung

“kai … mianhae …”

Tes ..

Betapa terkejutnya kai melihat air mata songgun yang jatuh dari mata songgun yang masih terpejam. Perlahan kai mengusapnya dengan jari telunjuknya sementara tangan yang lain menggenggam tangan songgun

“eughh ..” songgun mulai membuka matanya

“sunbae .. kau sadar” kai sedikit menjauhkan tubuhnya

Songgun mengerjap ngerjapkan matanya saat cahaya disekitarnya begitu terang

“kai …” kata songgun yang mengenali sosok yang ia lihat pertama kali diruangan ini. Songgun kemudian melihat kesekeliling ruangan “kenapa…” songgun pun bangkit “kenapa aku di- arghh” songgun memegangi kepalanya yang masih sedikit berputar

“sunbae … kau baru saja pingsan , jangan banyak bergerak nde … sunbae perlu istirahat “ kai mencoba menidurkan song lagi tapi dengan cepat song menolaknya

“an ani kai … aku baik baik saja …” ucap song tak berani menatap kai “aku harus kembali ke kelas” songgun pun turun dari ranjangnya

“ani .. kau masih sakit sunbae … berhentilah keras kepala…” kai menahan lengan songgun

Song memandang tangan kai yang menahan lengannya “dan berhentilah bersandiwara kai … berhentilah pura-pura peduli padaku “ songgun berkata pelan dan kemudian melepaskan tangan kai

“sunbae – “ kai tak bisa berkata apa-apa dan menunduk . perkataan songgun memang benar , ia sedang berpura-pura . Berpura-pura untuk membenci songggun tapi ia benar-benar peduli pada songgun sekarang

“jangan membuatku semakin menyesal karena sudah menolakmu “ tanpa sadar songgun mengatakan itu

Deg – kai langsung menegakkan wajahnya melihat songgun yang kini memandangnya tajam

Cklek … pintu pun kembali terbuka . Songgun pun mengalihkan pandangannya dan menoleh kearah pintu

“chagiya~…”

Mata songgun membulat dan seketika mengabut saat melihat siapa yang memanggilnya tadi “op … oppa …”

Namja yang memakai kemeja biru pastel itupun langsung berjalan cepat lalu memeluk songgun

Songgun pun juga membalas pelukannya dan kemudian menangis “oppa !! hiks~~”

“omona …. ada apa ini eoh …. kenapa bisa pingsan ?“ namja berkaca mata itu memeluk erat songgun

Songgun masih tidak percaya namja yang bisa dibilang separuh hidupnya itu bisa ada dihadapannya “oppa … hiks ~.. “ songgun melepaskan pelukannya lalu memukul dada namja itu berkali-kali  “kau jahat , hiks ~ kau masih ingat padaku eoh ?, kau hiks ~”

Sebelum songgun melanjutkan ucapannya , namja itu kembali memeluk songgun membuatnya semakin menangis “jangan bicara seperti itu emm , konyol sekali jika aku melupakanmu  … jeongmal mianhae”

“hiks… apa harus menungguku sakit dahulu lalu kau hiks … mau menemuiku hiks”

“hya !” namja itu kemudian menangkup wajah songgun dengan kedua tangannya “siapa yang mengajarimu bicara sekasar itu eoh  … “ nada namja itu sedikit keras

“lihat … hiks .. kau bahkan memarahiku “ songgun semakin sesenggukan

“aishh … aniyaaaa” namja itu menghapus air mata songgun “dengar , kau boleh menilaiku seperti apa aku sekarang tapi ingatlah kalau oppa akan selalu menyayangi gadis kecil ini”

Cup ~ namja itu mengecup kening song lalu mengacak-ngacak poni songgun

“aishh menyebalkan ” songgun tersenyum samar pada namja itu tapi kemudian ia hentikan saat menyadari kai yang masih ada disana. Namja itu pun juga melihat kearah kai yang terpaku

“oh kau pasti yang merawat songgun , benar kan ?” tanya namja itu

Kai pun tersadar “nde “ hanya itu yang bisa dikatakan kai

“kamsahamnida telah merawat yeoja kecilku … semoga dia tidak merepotkanmu “ namja itu merangkul songgun tanpa rasa sungkan

Kai tersenyum kaku “an aniyo-  itu sudah menjadi tugasku “

“kau mau pulang bersamaku ?” tanya namja itu dan songgun mengangguk

“ijinkan aku membawa yeoja ini pulang , ia akan lebih tenang jika istirahat dirumah”

“nde baiklah “ kai memandang songgun yang masih berada dirangkulan namja itu dibawa keluar dari ruang kesehatan ‘apa dia pacar sunbae ? apa ini alasannya sunbae menolakku ? tapi , apa maksud perkataannya _ dia menyesal menolakku ? ‘ pertanyaan itu memenuhi pikiran kai

#

Kai membela malam kota seoul dengan mengendarai motor sport kawasaki putihnya menuju sebuah komplek perumahan elit didaerah gangnam . Ia memutuskan untuk memberankan diri bicara dengan songgun . Ia tak mau dibuat penasaran dengan perkataan songgun tadi diruang kesehatan. Ia membuang jauh-jauh sikap dinginnya pada songgun yang membuatnya juga tersiksa

Setelah beberapa saat , kai pun sampai didepan rumah bercat putih dengan air mancur didepannya. Kai juga bisa melihat beberapa penjaga yang memakai setelan jas didepan gerbang

“aku ingin menemui nona kang songgun “ jawab kai saat ditanya oleh beberapa penjaga

Setelah mendapatkan izin , kai pun masuk dan memarkirkan motornya disebelah mobil sport audy hitam yang bisa kai tebak itu milik keluarga kang

Didepan pintu , kai dipersilahkan masuk oleh seorang penjaga . Tepat saat kai duduk disalah satu sofa ruan tamu , seorang namja keluar dari dalam rumah

“oh ? “ namja itu sedikit terkejut “ada tamu rupanya “namja berkaca mata bening itu tersenyum menghampiri kai

Deg … ‘namja ini … kenapa dia ada disini?’ inner kai

“ah an-annyeong haseo … “ kai berdiri memberi salam

“nde annyeong kai … kajja kajja duduk “ namja itu duduk dihadapan kai

Deg lagi .. ‘kenapa namja ini tau namaku ?’ arti tatapan kai yang perlahan kembali duduk

Namja itu sedikit tersenyum “ah kau pasti heran aku tau namamu kan ?”

Kai hanya mengangguk

“adikku sering menceritakanmu padaku “

“mwo ?? adik ?”

“kau ini bagaimana kai , seharusnya saat kau menyukai seseorang kau juga harus tau semuanya tentang orang itu ..”

“ap apa… hyung adalah ..” mata kai terbelalak

“nde,, kang min hyuk imnida “

Tanpa dijelaskan lebih lanjut lagi , kai sudah tau bahwa yang ada dihadapannya skarang adalah kakak laki-laki songgun

‘hei … sunbae punya kakak ..? kupikir keluarga kang hanya punya satu putri ?’

“tak heran memang jika kau berfikir songgun adalah anak tunggal dari keluarga kami . sepuluh tahun yang lalu , aku pindah ke Jepang untuk melanjutkan sekolahku disana . Kupikir akan lebih senang jika hidup mandiri di negeri orang “

“ah jadi begitu rupanya , aku pikir hyung –“ kai menggantungkan kata-katanya

“namjachingu maksudmu ?” tebak minhyuk “ani … meskipun aku tinggal di jepang tapi songgun tetap adik kesayangannku .” minhyuk berdiri mengambil bingkai foto yang terpajang di bufet kayu ruangan ini “songgun akan berubah menjadi manja jika sudah bersamaku… dia menyuruhku untuk memanggilnya chagi sejak masih kecil” minhyuk memberikan foto itu pada kai dan duduk kembali dihadapan kai

Kai menerimanya dan melihat sebuah gambar seorang gadis kecil yang tengah tersenyum riang ke kamera bersama dengan seorang namja yang sedikit lebih tinggi darinya tengah merangkulnya dari belakang

“aku terlalu memanjakannya dan selalu mengambulkan apa yang ia minta . Sebenarnya , hari ini aku ingin mengejutkan song . Kemarin aku menolak permintaannya untuk mengunjunginya karena aku beralasan sibuk di Jepang . Kau bisa melihat kemarahannya bukan ? ia akan memukuliku seperti tadi “

Kai teringat kejadian di ruang kesehatan tadi “ah nde ..” kai tersenyum

“tidak , aku tak mungkin tidak mengabulkannya . Aku ingin mengejutkannya dengan datang diam-diam ke sekolah tapi aku yang malah terkejut saat tau adikku pingsan”

Kai teringat niat awalnya“em minhyuk~ssi ..apa-”

“akan lebih senang jika kau memanggilku hyung saja “

“oh nde .. hyung … apa boleh aku bertemu dengan sunbae , eh maksudku songgun nunna ?”

“em aku tak yakin songgun mau bicara dengan mu “ jawab minhyuk

“nde ?” kai sedikit murung dengan perkatan minhyuk

Minhyuk berdiri “ah tapi akan ku usahakan … kau tunggu disini nde “

“ah kamsahamnida hyung ..” minhyuk hanya tersenyum lalu mulai berjalan masuk untuk menemui song

Setelah beberapa saat kemudian minhyuk kembali

“kajja aku antar ketaman belakang  . Ia menyuruhku untuk mengantarmu kesana “

“kamsahamnida hyung “

@taman belakang

“itu dia sedang duduk di sana … “ minhyuk senunjuk seorang yeoja yang tengah duduk diatas ayunan membelakangi mereka

‘uhuk-uhuk’ samar – samar terdengar suara batuk songgun

Minhyuk memandang adiknya kasihan “meskipun dia sedang sakit , aku tak bisa membujuknya untuk masuk ,dia terlalu keras kepala “

Kai ikut memandang kearah song

“ tolong berikan ini padanya “ minhyuk memberikan sebuah syal putih tebal milik song kepada kai

“em baik hyung ..” kai pun menerimanya

Minhyukpun meninggalkan kai dan kembali kedalam rumah . Sementara kai , menghela nafasnya berat saat mulai berjalan menghampiri song

Trap trap trap

Suara derap langkah kaki kai diatas rumput taman teratur mulai terdengar oleh songgun

Songgun mendengus kesal “kenapa kau kemari eoh ? kau tak ingat ucapanku tadi “ suara song terdengar begitu datar yang masih membelakangi kai

Kai pun menghentikan langkahnya dan mencengkram erat syal song“sun.. –“

“aishh” Songgun menutup buku novelnya dan melepas kaca matanya ‘uhuk..’

“aku kan sudah bilang ditelpon tadi , aku baik-baik saja suzy-ah “

“nde ?” kai terlihat bingung

“yak … kenepa kau diam saj- “ songgun membalikkan tubuhnya “MWOO ..? k – kai “

Sementara itu minhyuk yang melihat dari atas balkon kamarnya dilantai 2 , tertawa melihat ekspresi kesal adiknya itu yang berhasil ia kerjai

*songgun pov

“aishh” aku lagi-lagi mendengus  “aku kan sudah bilang ditelpon tadi , aku baik-baik saja suzy-ah “ ya , sama seperti ku , suzy selalu saja keras kepala . Aku sudah bilang berkali-kali padanya ditelpon kalau aku sudah merasa sehat

Aku menunggu reaksi suzy selanjutnya tapi, hei kenapa diam saja ? Minhyuk oppa bilang tadi suzy datang dengan wajah begitu khawatir . Aku pikir dia akan berlari memelukku tapi ..

“yak … kenepa kau diam saj- “ aku membalikkan tubuhku “MWOO ..? k – kai “ mataku terbelalak melihat kai yang ada didepanku , bukan suzy ?

Apa aku yang salah dengar ? atau aku mulai berhalusinasi lagi membayangkai kai ? atau …. ,  aku mengeratkan tanganku menggenggam erat saat menyadari sesuatu

Mataku melihat kearah balkon kamar oppaku , kulihat ia sedang tertawa tertahan ‘yak mati kau kang minhyuk ‘

*author pov

Lima menit berlalu , hening dan canggung adalah dua kata yang tepat untuk menggambarkan atmosfir diantara songgun dan kai . Setelah song mempersilahkan duduk disisi ayunan yang kosong , tak ada pembicaraan diantara mereka .

Sesekali kai terlihat menggaruk tengkuknya yang tak gatal untuk menghilangkan kegugupannya

“ehem …” kai berdehem saat memberanikan diri memandang song “ba bagaimana keadaanmu sun sunbae , apa kau merasa sudah sehat? “

Songgun sebenarnya ingin tertawa mendengar kai bicara tergagap seperti itu tapi ia memilih memasang wajah dinginnya menatap lurus kearah depan “em nde , aku sudah merasa lebih baik “

Kai tersenyum lega “baguslah kau begitu ..” lalu kai melihat syal yang dari tadi ditangannya “ah kau harus pakai ini sunbae , udara semakin dingin “ kai melilitkan syal itu di leher songgun yang terbuka

Songgun sedikit tersentak karena kai seberani itu melilitkan syal kepadanya . Songgun memandang kai hingga tatapan mereka bertemu

“gomaawo kai …” songgun menyunggingkan senyum dibibirnya yang sedikit pucat

Kai sedikit merona dan tersenyum riang“che cheonma sunbae “

Deg deg deg – melihat senyum kai seperti itu membuat jantung songgun berdetak 3kali lipat dari normal

“dan .. mianhae “ songgun terlihat sendu “diruang kesehatan , seharusnya aku berterima kasih padamu karena sudah merawatku  tapi aku malah sekasar itu  “

“em nde sunbae , sebenarnya aku sudah melupannya “ sikap kai kini kembali seperti dulu , nada bicaranya terdengar ceria oleh songgun ”jangan pikirkan itu”

Songgun mengangguk lalu kembali menatap lurus kedepan“hemm baiklah , itu melegakan “

Setelah itu , suasana kembali hening . Kai tak berani menanyakan apa arti ucapan songgun yang menyesal telah menolaknya .

“em sunbae..aku ingin menanyakan sesuatu ”

“apa itu ?” songgun menatap kai

Kai menelan ludahnya untuk membasahi tenggorokannya “em perkataanmu tadi , ap apa maksud sunbae?”

Songgun mengerutkan keningnya “perkataan yang mana ? “

“diruang kesehatan tadi . setelah kau menyuruh untuk berhenti peduli pada sunbae , kau ..”kai menatap takut songgun “sunbae bilang .. emm kau menyesal telah menolakku

“hah ?” songgun begitu kaget . Kepalanya kini memutar beberapa memori diruang kesehatan dan

Binggo – perkataan kai benar , tanpa sengaja songgun mengatakan itu

“akh kai it ithu ..” songun tergagap dan sepertinya matanya mulai mengabut . Ia selalu sedih saat mengingat kebodohannya yang telah menolah cinta pertamanya

Tes – air matanya berhasil keluar

“sunbae ..” kai melihat air mata song , ia ingin menghapusnya

Songgun bangkit dan sedikit menjauhi kai “huft ..” songgun menghela nafas berat dan menghapus air matanya kasar

“kau tau kai ?… aku selalu tepat dalam mengambil keputusan . Sejak kecil , appa selalu mengajariku untuk memilih apa yang diyakini dalam hati , tapi … untuk pertama kalinya sekarang , aku salah mengambil keputusan .. hiks ..”

songgun sudah lelah memendam semuanya , air matanya turun deras membasahi pipi song. Ia sudah tak mampu membendung cairan bening dimatanya yang mungkin sudah menumpuk dari awal kedatanyan kai

“hiks … aku … lelah berbohong kai .. aku mencintaimu hikss hiks “ songgun semakin terguguk menundukkan wajahnya

Seperti ada ribuan kupu – kupu yang menggelitiki perutnya Kai senang mendengar hal itun.Perlahan kai pun melangkah maju menghampiri song

Greppp , kai memegang bahu songgun dari belakang “sunbae yaa… “ kai membalikkan tubuh songgun dan songgun langsung memeluk erat kai

“mainhae hiks … aku hikss aku mencintaimu “

Kai melepas pelukan songgun dan menegakkan dagu songgun agar bisa melihatnya “aku juga mencintaimu sunbae “ kai menghapus air mata songgun “dan aku juga bersalah karena menjauhimu sunbae , mianhae “

Songgun mengangguk saat kai mengelus sayang kepala songgun dan kai kembali membenamkan kepala songgun didadanya

“kau hanya milikku sekarang sunbae ah … saranghae “ kai mencium puncak kepala sunbaenya

“nado saranghae”

*Flashback end

Summer , 2014

Kebanyakan orang korea menganggap bahwa musim panas adalah musim yang sangat menyenangkan. Semua orang bisa bermain pasir dipantai dan berjemur mencoklatkan kuli mereka .

Tapi tidak untuk songgun. Tahun ini ia harus merelakan semua kesenangan itu dan menggantinya dengan tumpukan – tunpukan tugas dan beberapa modul univesitas yang harus ia pelajari untuk menghadapi ujian masuk perguruan tinggi akhir tahun nanti

“omona ,,,, kapan ini akan berakhir eoh “ dengus kesal songgun yang kini tengah duduk sendirian disalah satu deretan kursi baca perpustakaan

Ya , perpustakaan bisa dibilang cukup lengang mengingat tiga hari kedepan sekolah mengadakan festifal musim panas . Mayoritas murid sedang berada dihalaman sekolah bersuka cita mengadakan bazaar , petunjukan seni dan perlombaan yang diikuti setiap kelas.

Jika songgun mau , songgun bisa mengukuti festifal itu dan menemui kai yang pasti juga ada disana tapi , ia berfikir itu akan membuang waktu belajarnya .

“songgun ah .. songgun ah” seseorang yang baru saja memasuki perpustaan memanggil songgun

“nde …” songgun mengalihkan pandangannya dari buku tebal dihadapannya untuk mencari siapa yang memanggilnya “ah suzy ah,,” songgun melambaikan tangan memberi tau keberadaannya

“oh …” suzy langsung berlari menghampiri songgun “kau disini rupanya .. kajja ikut aku “ yeoja yang berponi penuh itu langsung menarik songgun bangkit menjauhi meja

“hyaaa,,, kau mau membawaku kemana eoh … aku belum selesai dengan modulku … lepaskan suzy ah…” songgun berusaha melepaskan tarikan suzy

Suzy pun berhenti tapi tidak melepas tangannya dari tangan songgun “aishh diamlah … apa kau tak bosan dengan modul menyebalkan itu eoh … aku saja sudah muak melihatnya”

“mau tak mau kita harus mempelajarinya suzy ah … jika kau ingin mengajakku ke festifal , lupakan saja .. aku tak tertarik “ songgun melepas tangan suzy

“haisshh .. tapi songgun ah , setidaknya beri otakmu untuk sedikit beristirahat “ suzy membesarkan matanya membuat aegyo andalannya

“aiss jangan mulai eoh ..” songgun memang tak akan tahan jika melihat wajah memohon sahabatnya “baiklah baiklah … sebentar saja nde ..” akhirnya songgun mengalah

“yesss … baiklah songgun kajja “ suzy merangkul senang bahu songgun

Suzy membawa songgun masuk ke audiotorium teater dan duduk dideretan kursi tribun atas yang tepat berhadapan dengan panggun .

Sekarang tengah dimulai kompetisi dance yang juga dijadikan ajang audisi salah satu agency ternama dikorea

Riuh teriakan – teriakan dukungan  para murid membuah songgun menutup telinganya kesal yang tidak bisa menikmati tampilan dance didepannya

“aish suzy ah aku tak bisa mendengar apa-apa disini” kata songgun sedikit keras agar bisa terdengar suzy

‘mwoo? Apaa songgunn ? aku tak bisa dengarr”

“aishh akuuu bilang—“

‘BAIKLAH , SAMBUT DENGAN MERIAH PESERTA KITA SELANJUTNYA , KIM JONGIN DAN HYUNA…’

“WOOOOO~~~” teriakan dukungan keras menyambut dua insan itu memasuki stage

‘kai …’ panggil song dalam hati. Ia tak menyangka kai akan ikut kompetisi ini . Memang kai sudah  cerita bahwa tahun ini ia akan masuk ke kelas bakat menari

Mata songgun terbelalak melihat busana hyuna yang begitu ketat. Ia memakai kaos bergaris yang begitu memeluk tubuhnya dan hotpants merah yang begitu sexy. Sementara kai memakai setelan jas berwarna gray rapi dengan dasi bercorak sama dengan busana hyuna,  membuat mereka terlihat serasi

Bite musik sudah mulai terdengar dan lampu perlahan redup. Kini hanya lampu warna warni yang terlihat dipanggun

‘omona … lagu ini …’

>>>U-KISS ‘MONO SCANDAL’<<<

“yakkkk songgun ah mereka akan melakukan sexy dance … ini pasti keren … WOO~” teriak suzy di kursinya

Bukankah suzy jahat ? tidak suzy tidak jahat karena suzy tidak tau apa hubugan songgun dan kai yang sebenarnya . Songgun dan kai sepakat bahwa mereka akan merahasiakannya hingga kai lulus nanti

Kai tesenyum menggoda kearah hyuna begitupun sebaliknya saat hyuna meliukkan tubuhnya ketubuh kai.*untuk mempermudah readers membayangkan adegan dancenya, thor sarankan untuk melihat MV UKISS MONO SCANDAL di youtube

Semua gerakan gerakan itu sudah membuat hati songgun panas . Tanpa sadar tangan songgun mencengkram ujung roknya dan matanya mulai memburam

‘kenapa kai merahasiakan ini … aku harus keluar ….’ kata hati songgun tapi saat ingin bangkit song kembali berfikir bahwa jika ia berdiri maka itu akan menarik perhatian semuanya , begitu dengan kai

Drttt drtt – songgun merasa ada sesuatu yang bergetar disakunya . ia pun mengambil benda persegi empat berukuran 5 inch itu

“nde ? appa …ada apa dia menelponku ?” kini mau tak mau songgun harus keluar untuk mengangkat telpon appanya “ehhh suzy ah , aku harus keluarr” kata songgun berteriak pada suzy dengan memperlihatkan smartphonena yang mendapat panggilan

“ah nde nde ,,,”

‘hufff semoga dia tidak melihatku ‘ doa songgun

Settt … songgun bangkit dari kursinya dan mulai berjalan melewati deretan kursi . Songgun harus turun ke tribun bawah agar bisa keluar

Sementara itu kai serius menari hingga pertengahan lagu tapi kemudian tak senganja matanya menatap seluet tubuh yeojanya menuruni tangga dengan cepat . Ia memicingkan matanya untuk memperjelas penglihatannya

‘omona… itu sunbae …’ hatinya begitu kaget melihat wajah songgun yang tergesah turun dan menutupi wajanya dengan tangannya . kai menghentikan gerakannya

“yakk kai .. apa yang kau lakukan eoh “ bisik hyuna yang tiba-tiba berhenti saat lagu terus diputar

Kai tidak bergeming

Para juri dan murid-murid yang lain pun juga bertanya-tanya

“ada apa dengannya ?”

“apa dia lupa gerakan ?”

“hei lihat … kai berhenti menari”

Tepat saat salah satu murid mengatakan itu , songgun yang berjalan disampingnya pun langsung berhenti dan melihat kai. Alhasil mata mereka bertemu. Disaat bersamaan songgun merasa smartphoenya berhenti bergetar

Meskipun jarak mereka sedikit jauh dan lampunya redup tapi kai bisa melihat bahwa mata songgun kini tengah membendung air mata

“sunbae ya ..”lirih kai mulai melangkah menjauhi hyuna dan berniat turun dari panggung

“hei kau mau kemana … kita belum selesai” cegah hyuna tapi dengan cepat kai menghempaskannya tangan hyuna yang menahannya . Kai meloncat menuruni panggung dan berjalan cepat kearah songgun

Mengetahui niat kai yang ingin menghampirinya , songgunpun  dengan cepat menuruni anak tangga

Ckrakk bukk

“arghh” songgun terpeleset dari tangga dan terduduk disana

“SUNBAE YAA~~” melihat songgun terjatuh kai histeris langsung menambah kecepatan langkahnya

“akhh..” songgun tak mau kai mendekatinya , dengan tertatih songgun pun bangkit dan berusaha lari keluar gedung meskipun dengan langkah pincangnya

“chakkaman sunbae ya ….!!!” teriak kai yang kini berlari mengikuti songgun yang sudah berhasil keluar

“kim jongin … apa yang kau lakukan eoh “ seseorang menahan tangan kai “kau harus menyelesaikan pertunjukannya “

Kai melepas tangan pelatihnya itu “maaf aku tak bisa mr choi“ kai menundukkan tubuhnya hormat sebelum  kemudian berlari keluar gedung teater

Semua yang ada didalam ruangan ini dibuat bingung dengan apa yang mereka lihat tadi .

“kenapa kai mengejar songgun sunbae ?”

“apa mereka pacaran ?”

“omona … jangan bilang mereka …. ANDWAEEE”

#

Songgun berlari menyusuri koridor yang cukup lenang dan masuk kedalam toilet sementara kai yang menyusulnya dibelakang cukup kebingungan mencarinya .

‘Kai tak mungkin berani masuk kesini kan? ‘ Pikir songgun.

Songgun sedikit mengatur nafasnya saat tangannya membersihkan cairan bening yang berada diujung matanya . ia menatap bayangan sedihnya dikaca besar depan washtafel

“kenapa kai tak pernah cerita eoh !! …aish  brengsek ..“ ia menyalakan air kran dan membasuh wajahnya kasar. Ia berani bicara keras seperti itu karena ia tau ia hanya sendirian disini “jeongmal appoyo “ songgun memegang pergelangan kakinya yang sakit

“ah jinjja ….!!” songgun mengacak rambutnya frustasi kemudian

“awas saja jika dia berani –“

Drttt drttt ia kembali merasakan smartphonenya bergetar. Ia mengatur nada bicaranya agar tidak terdengar emosi oleh appanya

Bip –

“Yeoboseo appa ..” sementara tangan kanannya memegang smartphonenya , tangan kirinya mematikan kran

‘yeoboseo gunnie ~..apa appa mengganggumu?’

Songgun menyeka butiran air diwajahnya “ani appa …ada apa?”

‘ah malam ini appa dan eomma akan berangkat ke jepang mengunjungi oppamu . kau tak apakan kami tinggal ?’

“ah nde appa kalau begitu mungkin aku akan pulang ke apartement saja  .. tolong sampaikan salamku pada oppa nde “

‘baiklah gunnie  . paipai’

“pai pai”

Bip – songgun memutuskan sambungan telponnya dan kembali menyalakan kran lalu membasuh wajahnya berkali-berkali. Ia berharap air ini bisa mendinginkan kepalanya yang hampir meledak

“gara-gara kai kakiku sakit sekarang … sial “ sebenarnya bukan kakinya saja yang sakit tapi salah satu ruang didalam hatinya juga merasakan hal yang sama

Brakkk – pintu terdengar terbuka keras

Songgun menegakkan tubuhnya dan melihat dikaca didepannya siapa yang melakukan itu

“mwo …? K-Kai “ songgun membalikkan tubuhnya dan melihat kai yang masih memegang knoppintu

Nafas kai terengah “sunbaeya..”kai melangkah menghampiri songgun

Air mata songgun kembali turun “ber berhenti disitu kai …” kai pun menghentikan langkahnya

“aku bisa jelaskan sunbae” kai kembali berjalan “mianhae sunbaeya … aku terpaksa melakukan itu “

Songgun menutup telinganya erat “aku tak menyuruhmu untuk menjelaskan kai … hiks pergilah .. “

Kini kai hanya berjarak tiga langkah dari songgun “mr choi yang mendaftarku dengan hyuna , beliau bilang aku mempunyai bakat yang cukup-“

“CUKUP KAI hiks” bentak songgun

Kai tertegun, matanya membesar saat songgun untuk pertama kalinya membentak dia “cha chagiya “

Seakan setan yang tadi merasukinya keluar dari tubuhnya , songgun pun tersadar saat kai memanggilnya selembut itu

Songgun terdiam saat kai memandangnya sedih kearahnya. Rasa bersalah kini memenuhi hatinya

‘apa yang aku lakukan ? seharusnya aku mendengarkan penjelasannya ‘

“kai ..” songgun melembut dan kakinya mulai melangkah menghampiri kai

Tapi kalah cepat dengan kai, kai berjalan cepat dan mendekap tubuh songgun

Kai memeluk erat tubuh mungil yeojanya dan membenamkan wajahnya dibahu songgun “mianhae mianhae jeongmal mianhae sunbae ..” nafas panas kai membelai kulit leher songgun membuat darah song berdesir

“jangan .. kumohon jangan marah padaku sunbae , jeongmal mianhae “ kai semakin erat memeluknya hingga songgun sedikit sesak

Song mengangguk “nde … aku juga minta maaf tak mendengarkanmu tadi”

“kau tak salah sunbae ,, aku yang salah tak memberi tahumu dulu”

Mendengar kai bicara seperti itu membuat song merasa telah membatasi bakat kekasihnya itu “kau hebat saat menari kai “

“tapi aku tak mau menari lagi …” nada kai terdengar manja

“aku menyukai namja yang suka menari “ goda songgun yang masih dipelukannya

Kai tersenyum “aku hanya menari untuk sunbae saja kalau begitu “

Kai melepas pelukannya dan tersenyum “kita pulang nde ..” salah satu tangannya mengelus dan menghapus air mata dipipi songgun

“tapi bagaimana dengan kompetisinya ?“ lengan song masih melingkar dipinggang kai

Kai melihat seragam songgun yang basah karena air kran dan sedikit butiran air dileher songgun . Itu membuat kai tergoda

“lupakan kompetisinya “ kini tangan kai merangsek masuk kedalam kera baju song dan  mengelus leher serta tengkuk songgun

“hei … apa yang kau lakuk-“

Cup – dengan cepat kai menarik leher song mendekat kearah bibirnya dan kai mulai mengecupinya

“akhh ~kai ” songgun mencengkram kemeja kai

Kai mengecupi leher songgun dan lebih mendorong songgun hingga tubuh songgun condong kebelakang membuat bagian bawah songgun menempel dengan  tubuh kai dan dinding wastafel

“aemmhh , emm kai ~” songgun sedikit keras mendorong kai hingga ia berhasil melepaskan songgun

“apa yang kau lakukan eoh … ini sekolah “ songgun memandang tajam kai

“kalau kau tak mau melakukannya disini , berarti kau setuju untuk pulang “

“hah .. mwo?”

Tak mendengar protes selanjutnya dari songgun , kai langsung menarik songgun keluar dari toilet dan membawanya ke tempat parkir

“argh … pelan-pelan“ songgun berhenti karena kakinya masih sakit “kakiku sakit …”

Kai memandang songgun yang kini mengelus kakinya “aish mianhae sunbae … aku lupa sunbae terjatuh karena aku ..” kai berjongkok didepan songgun ikut mengelus kakinya

“hemm gwenchana ,,, kajja “ songgun mengangkat bangkit kai

Sett – dengan cepat kai menggendong bridal songgun “aku gendong nde ..”

“ish gomawo ..” songgun mencubit pipi kai gemas yang sedang tersenyum

Setelah sampai didepan motor , kai perlahan menurunkan songgun dan  memasangkan helm untuk songgun dan dirinya , kai langsung menaiki motornya “naik sunbae”

Sementara songgun masih berdiri disampping motor kai  “bisakan kau mengganti kostummu dulu , kau terlihat seperti pengantin yang kabur dari pernikahanmu “ songgun melihat sinis kai yang masih mengenakan setelan jas lengkap

Kai hanya tersenyum menanggapinya dan mulai menyalakan motornya . melihat yeojanya yang belum saja naik , sebersit ide terlintas diotaknya

Cup – dengan cepat kai mengecup bibir songgun

“yak kai ~ aku kan sudah bilang ini sekolah ..”

“kekekke… baiklah cepat naik kalau begitu “

Dengan kesal , akhirnya songgun pun naik dan kaipun langsung menjalankan motornya

Satu tangan kai telulur kebelakang mencari tangan songgun yang kemudian kai lingkarkan diperutnya “berpeganganlah ..” kata kai menengok kebelakang

“nde ..” hanya itu jawab songgun lalu mengeratkan pelukannya diperut kai . Sesekali songgun meraba abs perut kai yang sudah terbentuk . Kai yang merasakan rabaannya hanya tersenyum dan fokus melajukan motornya

@Sky Tower

Kai dan songgun berjalan beriringan masuk kedalam lift apartement yang mereka tinggali . Jika berfikir mereka tinggal bersama ? itu tidak benar . Mereka tinggal di unit dan lantai yang berbeda.

Songgun bersandar mesra dibahu kai yang dari tadi mengelus kepala songgun . Satu tangan kai terulur menekan tombol 15 menuju lantai songgun .

Songgun tesenyum melihatnya , tapi kemudian songgun juga menekan tombol 16 milik lantai kai

“waeyo ?” kai mengerutkan keningnya bertanya tanya tapi songgun diam dan tetap bergelayut memeluk mesra dilengan kai

Ding ~ pintu lift pun terbuka di lantai 15

“istirahatlah “songgun mengelus surai kecoklatan kai “aku tau kau begitu lelah karena festifal itu kan ?” kai hanya diam.

Chup – songgun mengecup bibir kai cukup lama lalu keluar dari lift

“jaljja ..” songgun tersenyum melambaikan tangan pada kai sebelum pintu tertutup

Setelah pintu tertutup , songgun berjalan dikoridor menuju kamarnya yang tidak jauh dari lift . Saat ingin menekan beberapa tombol sandi didepan pintunya , songgun merasakan ada yang bergetar di sakunya

“eh … kai ?” songgun tersenyum melihat contacname yang menghubunginya “ada apa anak ini”

Bip –

“ada apa eoh ?” angkat songgun tanpa salam

‘semarah itukah kau hingga tak menawariku berkunjung em ?’ tanya kai disebrang sana

“aishhh ,,,, aku sudah tak marah kai . Aku ingin kau beristirahat sekarang dan berhentilah omong kosong “ dengus songgun kesal

‘jinjja ‘ kai menyunggingkan smirknya ‘jika perkataanku salah , itu berarti jangan melarangku untuk menginap malam ini’

“nde ?” songgun masih mencerna kata-kata kai

Ding ~ songgun menoleh kearah lift yang kembali terbuka . Songgun kini bisa melihat kai yang berada didalamnya dengan smirk dan satu tangannya masih memegang smartphone yang masih terhubung dengannya

“kau ini benar-benar “ bicara songgun yang terdengar oleh kai dari smartphonenya “berhentilah tersenyum seperti itu eoh , itu menjijikkan kai“

Mendengar itu kai malah lebih melebarkan smirknya ‘kau takut dengan badboy emm? , aku harap kau tak takut’ kai melangkah keluar lift lalu berhenti didepan lift yang tertutup

“aku tak takut sama sekali dengan mu “

Bip – songgun mematikan telponnya lalu melipat tangannya didepan dadanya

Kai memasukkan smartphonenya kedalam sakunya “baguslah kalau begitu “ setelah mengatakan itu kai berlari menghampiri songgun dan mendorongnya hingga depan pintu kamar songgun

Chupp – dengan cepat kai mencium bibir songgun dengan keras dan mengalungkan lengan songgun kelehernya

Songgun menutup matanya “eumm” erang songgun saat kai melumat bibir atas dan bawahnya secara bergantian . meskipun ciuman kai bisa dikatakan lembut , tapi menuntut

“eummh .. emm mmh”

Songgunpun tak mau kalah , ia membalas ciuman kai hingga terdengar decapan-decapan bibir mereka dipenjuru koridor lantai ini

Tangan kiri kai telulur memeluk pinggang songgun dan mengeratkan jarak diantara mereka

“euhg..” kai juga ikut mendesah saat songgun meremas dan menekan kelapa kai untuk memperdalam ciumannya

Tangan kanan kai beralih menekan beberapa kombinasi angka disamping pintu yang sudah ia hafal diluar kepala

Tit tit tit … Cklek ~

Setelah pintu terbuka kai langsung mendorong songgun kedalam tanpa melepaskan tautan bibir mereka .

Brakk .. kai menutup keras pintu dengan kakinya

Kai mendorong songgun bersandar di pintu lalu melepaskan ciumannya . Kai tersenyum lembut melihat songgun yang terengah didepannya dengan bibir membengkak

Tangan songgun mengelus rahang tegas kai dan

Chupp – kini giliran songgun yang melumat bibir penuh kai yang begitu menggoda songgun

“eummh ahh mmmhh” songgun mendesah saat ia merasakan salah satu tangan kai turun kebawah mengusap setiap lekuk tubuhnya yang masih terbalut setelan seragam dan blezernya

Tangan songgun merengkuh tengkuk kai untuk memperdalam ciumannya saat kai melepas dasi dan blezer songgun lalu kai jatuhkan ke bawah

“eummh uhhh “ satu tangan kai menelusup kedalam kemeja seragam songgun

Klek – dengan cepat kai berhasih membuka pengait bra hitam tanpa tali milik songgun dan membuangnya sembarang

Sementara songgun melepas jas kai dan saat ingin melepas kancing kemeja kai , kai menahannya

“emmhh .. waeyo ?“ songgun melepas bibirnya dan berekspresi kesal

Kai mengusap rambut songgun dan menyelipkan beberapa anak rambut song ke belakang telinga songgun dan kemudian ia membalikkan tubuh songgun membelakanginya

Cup cup cup

“euhh ahhmm kaiiih~ “ songgun mendesah saat daerah sensitifnya yaitu tengkuk belakangnya tak berhenti mendapat kecupan panas dari kai .

“srupp ammh “ kai menyapukan bibirnya turun dibahu songgun tanpa menghisapnya . Kai memang tak pernah mau bermain dengan leher songgun karena itu akan meninggalkan bekas nantinya . Dan bekas itu pasti akan meninggalkan beban untuk yeojanya disekolah

Tangan kai terampil membuka kancing songgun dari belakang .Setelah terlepas , dengan cepat kai mengelus dada atas songgun dan terus turun hingga nipple

“aishh uhh emm” songgun memejamkan matanya saat kai begitu terampil memilin dan memijat nipl-nya hingga menegang

Kai kembali menghadapkan tubuh songgun kearahnya , alhasil kai bisa melihat tubuh bagian depan songgun yang terbuka . Tangan kai telulur meremas perlahan payudara songgun dan ia kembali melumat bibir songgun

“emmmppt auhhmmm ehh eh” kai melepaskan bibirnya agar desahan songgun dapat terdengar jelas olehnya . Kemudian bibir kai turun mengecupi leher songgon dan terus turun hingga kai sampai didepan nipl-nya

“ahhmm emmmh eh ahh” songgun mendesah saat kai mulai menghisap niplnya lembut dan satu tngannya memilin keras nipple sebelahnya

“ahh ahhss ahhm” lidah kai ikut andil dalam permainan ini . menyapu keseluruh permukaan payudara song , menyapukan melingkar disekitar nipple songgun dan menggoyang puncaknya cepat

Songgun meremas erat rambut kai “eummm kaihh arghh kakiku.. “ songgun merasakan pergelangan kakinya nyeri karena terjatuh tadi

Tanpa menghentikan aksinya dengan cepat kai melingkarkan kedua kaki songgun kepinggangnya dan menggendongnya ke ruang tamu song. Tangan song memeluk erat kepala kai agar ia tidak jatuh

“emm” desah songgun saat punggungnya bersentuhan dengan busa empuk sofanya itu tapi kai masih mengecupinya hingga songgun merasa kecupannya kini turun menuju pusarnya

‘emmm ahhh” tangan kai melepas rok songgun sehingga ia kini bisa mengecup miss v songgun yang masih terbalut celana dalam berwarna hitam

songgun berusaha duduk untuk melihat kai. Tangannya ia gunakan untuk menahan tubuhnya dari belakang “ahhhh emm ehh ehh” songgun masih mendesah

“kau sudah basah sunbae …” tangan kai mengusap miss v songgun dan kemudian melepaskan celana dalam songgun

“eumm” songgun mendongak saat nafas berat kai menerpa miss vnya dan perlahan ia merasakan benda lunak dan basah menyentuh bagian tubuh tersensitifnya

“ahhh emm ahh sstt kai~ “

Kai membuka lebar kaki song perlahan mengalungkan dilehernya dan menghisap kuat miss v songgun. lidahnya ia gunakan untuk mempermainkan clitoris songgun.

“eumm uhhh “ Songgun meliukkan tubuhnya menerima kenikmatan yang begitu besar

“emmm Ahhh ka kai emmmm “ songgun mendorong kepala kai agar lebih masuk dan lebih kuat menghisapnya

“ahhh palliwa … ahh ah ah hampir sampai kai ah ah” songgun merasakan sesuatu yang hangat dari miss v-nya mulai keluar

Kai melepaskan bibirnya dan menggantikannya dengan dua jarinya yang langsung ia masukkan kedalam miss v dan ia gerakkan cepat. Sementara kini bibirnya kembali menghisap nipl songgun

“arghh ahh nde nde ahsss ahh “ disela desahannya , song mengemut jari telunjuknya sendiri intuk menambah niknat *info aja : ujung jemari adalah salah satu tempat sensitif untuk yeoja

Ibu jari kai menggosok keras clitoris songgun membuat miss v berkedut cepat

“ehh ehhh ehhh kai ahh ahh AHH~” akhirnya songgun mencapai klimaksnya . Nafasnya terengah membuat song terlihat sexy dimata kai

Senyum setan kai kini kembali ia sunggingkan dihadapan yeojanya “sexy sunbae “

Songgun kesal mendengar dirty talk kai, ia langsung mendorong kai kebelakang hingga bersandar disofa “its my turn to play ~” desah songgun tepat didepan telingan kai yang kemudian mengecup ringan

Songgun duduk dipangkuan kai dan langsung melumat keras bibir kai

“emm “ kai mulai mendesah saat tangan songgun meremas lembut mr.p nya yang masih didalam celananya

Masih mencium kai , songgun mulai membuka kancing kemeja kai dan melepasnya cepat  . Kini song bisa melihat abs menawan kai

“ahss empt” kai berusaha menahan desahannya saat ciuman songgun turun menyusuri absnya dan  menghisap kecil bidang-bidang yang ada diperutnya

Setelah sampai didepan junior kai yang sudah tegang didalam celananya , perlahan songgun melepas ikat pinggang kai dan menurunkan celana serta dalaman kai

Songgun ingin menggoda kai , dengan lembut songgun meniup-niup junior kai berkali-kali . Dari sudut mata song , ia bisa melihat wajah kemerahan kai dan keningnya yang sudah dibanjiri keringat

Kai mendongak “kau ,, kau meng hukum-ku sun sunbae akhh” lontar kai dengan nafasnya yang terputus-putus

Smirk songgun kini mendominasi “emm … menghukummu untuk ?” tangan songgun terulur mulai menyentuh ujung junior kai “memohonlah ..” perintah songgun

“arhh sunbae yaa ” kai mencengkram sandaran kursi yang ada di belakangnya saat songgun meremas miliknya

Cupp – songgun mengecup milik kai

“je- jeball sunbae …” kai memandang gelap yeojanya yang tersenyum menang

“em baiklahh ..” setelah mengatakan itu , songgun langsung memasukkan junior kai kemulutnya dan menghisapnya

“sunbae arhh” kai sudah tak menahan desahannya lagi ketika songgun berani mengulum juniornya dan menaikkan kecepatan hisapan mulutnya di junior kai

“moree please sunbaeehhh “ kai menjambak rambut song dan membantu song menggerakkan kepala song lebih cepat keatas dan kebawah hingga juniornya mulai keras dan berkedut

“aisshhh ah “ lidah songgun bermain dilubang kecil milik kai dan tangannya meremas twinsball kai dengan cepat

“akh sebentar laggi “ kai mendongak merasakan miliknya akan memuntahkan cairan cintanya dimulut songgun “ah ahh a AHH~” kaipun meremas rambut song saat mendapat klimaksnya

“hosss hoss” dengan nafas yang terengah kai menarik songgun untuk duduk dipangkuannya kembali dan mengalungkan tangannya dipinggang song

Songgun memajukan mulunya yang masih penuh dengan cairan kai . Kai pun mengerti apa yang dmaksud songgun , kai melumat bibir songgun lagi dan membantu yeojanya menghabiskan cairannya

“emmm” lungkuhan song keluar saat kai melepas ciumannya

Kai tersenyum saat tangan songgun menelusuri wajahnya mulai dari mengelus matanya , hidung lancipnya dan turun hingga bibir tebalnya . Songgun mengusap air liur songgun yang tertinggal disana

“saranghae ..” ucap kai

Songgun tersenyum dan memeluk kai “nado sarangh~ …arghh”

Songgun kaget saat tiba tiba kai menggoyang pinggangnya sehingga miss v dan junior kai bergesekan

“emmm kaii… ka uh takhh lelahh ” song merasakan nikmat menjalar diseluruh tubuhnya saat kai menggoda songgun dengan mengetuk-ngetuk bibir miss v nya dengan ujung juniornya yang kembali tegang

“akhuu sudahh takh tahann sunbae ahh” kai mendorong song hingga terlentang diatas sofa lalu

Jleb – kai menghentak juniornya masuk kedalam miss v song

“arghhh ahh” erang songgun

Kai berhenti sejenak , kedua tangannya ia gunakan untuk menahan tubuhnya agar tidak meninding song “aku menginginkannya “pinta kai

Songgun tersenyum lalu mengangguk menanggapinya

Merasa mendapatkan izin . kai perlahan menarik miliknya keatas dan dengan cepat memasukkannya lagi

Songgu mendesah dan memeluk leher kai yang menjenjang“ahhh esshhh “

“agh sunbae…kau masih sempit hh” Meskipun ini bukan pertama kalinya untuk mereka melakukan ini, kai masih saja kesakitan merasakan miliknya terhimpit kuat didalam songgun

“eemmm kai “

Kai mengeluar masukkan miliknya berulang ulang dan semakin lama gerakan kai semakin cepat .

“ughhh uhh “ Pusat tubuh kai mulai merasakan ketat didalam miss v songgun

“palliwaa ahhhhr” desah songgun semakin keras saat ia merasa tubuhnya tersengat kenikmatan hebat

“arghh ahh ah ah ahhs emphh ahh” songgun juga menggoyangkan pinggulnya berlawanan arah sehingga milik kai tertanam semakin dalam dilubangnya

“Ahh Ahh Ahh thereehh” songgun menggelinjang hebat saat kai berhasil menumbuk g spot miliknya . songgun mencengkram erat bahu kai yang masih naik turun

“ahh ahh ehh emmp”

“aggrhh sunnbae ahh “

“emmm Ah Ahhh  kai… palliwa hhh “

Kai semakin brutal menumbuk g spot songgun “aiss ah ahh in inii nikkmatt ahhs”

“emmm nde emm ahhh eh eh ehhh”

Merasa miliknya sudah mulai membesar kai semakin cepat mengeluar masukkan miliknya hingga sofa milik songgun ikut berdecit dan sedikit bergeser

“argghh … ehh ehhh ehhh “ kai merasa semakin nikmat karena dinding miss v song mulai membengkak dan menghisap serta memijatnya semakin kedalam

“agg kaiii ahhh akkku sudahh takk tahann ahh” songgun memeluk erat leher kai

“berr bersamaaa sunbaeee ..sebentar lagi”

“aku dulu ah ahhh .. AHHH~” songgun melengkungkan punggungnya keatas saat ia mendapat klimaksnya yang kedua

“ah akkhh agkhhh AHH~”Kai mengejang sesaat setelah menembakkan ribuah sel spermanya kedalam rahim songgun .

Kai tak akan takut songgun akan hamil dalam waktu dekat meskipun ia dan songgun sudah melakukannya berkali-kali. Kenapa ? apa songgun meminum obat pencegah hamil ? . Tidak , songgun tidak akan mengonsumsi obat yang akan merusak rahimnya tersebut

Sebagai murid sains , kai dan songgun tahu bahwa sel sperma yang dapat membuahi sel telur adalah sel sperma yang aktif atau primer . maksudnya sperma primer adalah sel sperma yang pertama kali dikeluarkan saat setiap berhubungan seksual_sperma yang dikeluarkan kai dimulut songgun tadi*heheh thor ingat pelajaran kelas anatomi fisiologi di kampus

Kai ambruk menindih songgun dan nafas beratnya menyapu bahu songun

“hemmm tidurlah ..” songgun mengelus sayang rambut belakang kai yang basah

Kai mengangguk , lalu ia bangkit membenarkan posisinya untuk berbaring disamping songgun dan mensejajarkan wajahnya dengan dada songgun . songgun yang sudah tahu kebiasaan kai , memiringkan tubuhny agar kai bisa menghisap niplnya

Kai pun tersenyum gembira dan langsung melahab nipl songgun.

“mmptt” songgun menggigit bibir bawahnya agar ia tak kembali mendesah “dasar bayi besar manisku ..”

Kai tak menanggapi kata songgun dan hanya serius dengan isapannya. belaian songgun dirambutnya membuat kai nyaman dan mulai merasa mengantuk . Begitu pula dengan songgun ia rasa matanya semakin berat dan akhirnya merekapun tertidur dengan tangan songgun yang mendekap kepala kai yang masih mengulum nipl-nya didalam mulut

END

Ye … hallo readers , kangen nih sama kalian . Setelah berhibernasi cukup lama , akhirnya thor kembali lagi bawa FF baru asli dari otak dodol dan yadong thor . Alurnya thor terispirasi sama masa lalu thor yang pernah suka sama adik kelas thor di jaman sekolah dulu dan pernah juga jadi ketua organisasi sekolah hehhehe . Em aku tunggu komen , kritik dan juga saran ya read . Apa hantu typo masih ada ? ya ya … thor memang susah ngilangin hantu typo dari tbuh thor soalnya udah dari sononya kali ye hehehh

Love Love Love (Please Say No To Other Sequel)

love 2

Autor               : song_G1004

Title                 : Love love love

Sequel              : Please, say no to other

The cast           : Kang songgun (oc)

Kim woobin (actor)

Other cast

Rating              : +21

Genre               : NC and romantic

Annyeong …. Berhubung di ff sebelumnya (PSNTO-3) banyak yang komen minta sequel , akhirnya author songG kembali hadir membawakan ff ini . Semoga suka nde dan sesuai harapan alurnya . Gamsahamnida~ ~ ~

===

Mentari mulai merangkak naik dan langitpun perlahan berubah menjadi bitu cerah . Semburat sinar kekuningan khas pagi hari pun tak luput dari sorot pandang seorang yeoja yang kini tengah duduk termenung disebuah taman rumah sakit. Termenung mungkin menjadi aktifitas barunya setelah yeoja itu kehilangan sosok yang sangat ia sayangi sepekan lalu.

Tanpa yeoja itu sadari , seorang namja yang berdiri tidak jauh darinya tengah memperhatikan semua gerak-gerik yeoja dari belakang

Namja yang memakai kaos hitam polos dan jeans navy itupun menatap sedih dan perlahan mendekati yeoja yang kini memakai baju pasien berwarna birunya

“disini kau rupanya chagiya ~“ kata namja itu yang langsung duduk disamping yeoja itu yang membuatnya sedikit tersentak. Tak lupa paperbag yang dibawa namja itu ia letakkan disampingnya

“ishhh woobin oppa … kau selalu saja mengagetkanku “ yeoja itu memukul ringan lengan woobin

Woobin merangkul bahu songgun kemudian “ini masih jam enam pagi tapi kenapa kau sudah keluar kamar emm ..” woobin menggenggam tangan songgun “lihat , kau membuat tanganmu dingin ..”

Songgun tersenyum “gwenchana oppa , aku bosan dikamar terus . Jadi aku putuskan untuk jalan-jalan disekitar taman . Lagipula kamarku kan tak seberapa jauh dari sini” songgun merentangkan kedua tangannya dan memejamkan matanya“hemmm udaranya bersih ….”

Woobin mengelus sayang pipi songgun tapi tagannya merasakan kulit yeojanya yang basah “chagiya , kau menangis lagi em “ woobin memandang sedih songgun

“eh nde ?” songgun memegang pipinya sendiri “ah aku ketahuan “ senyumnya sedikit ia sunggingkan dengan terpaksa dan memalingkan wajahnya tidak melihat woobin

Tangan woobin terulur memegang dahu songgun untuk menghadapkan kearahnya “chagiya.”

Songgun tak bisa mengendalikan rahang bawahnya yang mulai bergetar  “aku merindukannya oppa “ songgun menunduk sedih meraba perutnya

Grep , woobin memeluk kepala songgun cepat membuat yeojanya itu semakin terisak

“hikss… mianhae oppa aku menangis lagi , aku tak bisa melupakannya hikss” tangan songgun mencengkram erat ujung kaos woobin menyalurkan kesedihannya

Woobin membelai rambut songgun“emm gwenchana “

“aku melanggar janjiku untuk tidak menangis lagi “songgun melepas pelukannya

Woobin menghapus air mata songgun dengan ibu jarinya“ kau tau chagiya .. seorang bayi yang meninggal didalam rahim ibunya akan menjadi malaikat pelindung bagi orang tuanya ?”

Songgun menggeleng “ani .. tapi bukannya bayi yang meninggal dalam kandungan akan berengkarnasi menjadi seorang bayi untuk keluarga yang dermawan oppa ?” nadanya serak khas seperti orang setelah menangis

Woobin mengerutkan keningnya “dari mana kau tau itu em?”

“aku pernah membaca novelnya “

“aigo. jadi kau lebih mempercayai novel dari pada percaya padaku emm “ woobin mencubit pipi song gemas “kau lebih suka anak kita memanggil orang lain eomma dari pada menjadi malaikat kita eoh”

Songgun terdiam sebentar , ia berfikir bahwa perkataan woobin benar

“oh ? ani ani .. aku tak mau anakku memanggil orang lain eomma karena hanya aku eommanya oppa . Baiklah aku percaya padamu saja “

Woobin tertawa mendengar nada bicara songgun seperti anak kecil yang seakan-akan percaya dengan peri gigi

“kalau begitu , mulai sekarang kau tak boleh bersedih lagi eoh , mungkin sekarang anak kita sedang memperhatikan dari atas surga sana “ tunjuk woobin keatas langit

Songgun mendongak “em baiklah oppa , aku tak akan menangis lagi mulai sekarang. “

‘Eomma yakin kelak kita pasti akan bertemu sayang ..’ kata hati songgun

“oppa membawakan sesuatu untukmu ?” woobin mengambil paperbag disampingnya dan mengambil sebuah termos kecil dari dalam paperbag “eomma menyuruhku untuk memberikan ini untukmu” woobin menuangkan isi termos itu ketutupnya yang bisa dijadikan gelas

“wahh.. syrup jahe kesukaanku , itu akan membantu meghangatkan perutku “ songgun menerima gelasnya lalu meminumnya “ahh ini benar-benar hangat .. gomawo oppa “ songgun mengecup dahi woobin kemuudian

“sama – sama chagiya ..tambah nde ?” tawar woobin , songgun pun mengangguk senang

“oh ya oppa , ini sudah sepekan aku dirumah sakit tapi kenapa lee uisa tidak memperbolehkanku pulang ? kau tau , aku sangat bosan “ kata songgun sebelum meminum syrup jahenya lagi

“aku yang menyuruh lee uisa untuk menahanmu disini . Jika kau pulang tak akan ada yang menjagamu . Appanim dan henry sedang sibuk mengurus proyek baru diperusahaan , sementara aku juga sibuk dikantor”

Songgun mengerucutkan bibirnya “aish aku baik dan tak perlu dijaga”

“aku tak peduli … kau masih harus istirahat banyak. Jika perlu kau berhenti bekerja saja “

“mwo ? aniyo ~ .. aku tidak mau — hoammm..” tiba-tiba saja rasa kantuk menghampiri songgun “emm oppa kenapa mataku “ songgun mengucek matanya yang mulai berat

Woobin tersenyum kecil ikut mengusap mata songgun . Sebenarnya ada arti terselubung dari senyuman itu “kau mengantuk chagi , jangan bilang kau tidak bisa tidur lagi semalam “

Kepala songgun berulang-ulang terjatuh karena menahan kantuknya. Maka dari itu songgun menyandarkan kepalanya dibahu woobin  “hoammm – aku tidur cepat semalam oppa . Kau yang menjagaku semalam kan , kau semestinya tau itu . tapi kenapa hoaam” songgun tidak berhenti menguap

“emm kita pindah kekamar nde , kajja aku gendong “ woobin melingkarkan lengan songgun kelehernya dan bersiap untuk menggendong songgun

“nde terserah oppa saja emm” songgun begitu lemah saat lengannya memeluk erat tengkuk woobin  “aku mengantuk se-ka-li” itu kata-kata terakhir songgun sebelum ia benar-benar terlelap

“chagiya ~ “woobin mengguncang tubuh songgun tapi songgun tidak bergeming. Setelah memastikan songgun sudah terlelap dalam pangkuannya , woobin segera mengambil smarphonenya dan menghubungi seseorang

“yeobseo … ah ini aku , songgun sudah tertidur . Segera siapkan semuanya , kami akan datang 15 menit lagi “

Bip – woobin memutuskan sambungan telponnya

Oobin membelai rambut song “sarangahe , maafkan aku chagi sudah memasukkan obat tidur kedalam syrupmu “

Cup – woobin mengecup kening songgun singkat lalu bangkit dari dudukannya dan segera membawa songgun kedalam mobilnya

SKIP

Mobil jaguar berwarna hitam milik woobin terlihat memasuki pelataran sebuah hotel mewah dipusat kota seoul . Setelah memarkirkan mobilnya woobin langsung keluar dan membawa songgun yang masih tertidur kedalam hotel

“kau sudah datang rupanya , kajja masuk  “ seseorang ahjuma paruh baya yang tengah berdiri didepan sebuah ruangan menyambut kedatangan woobin .

Woobin membaringkan songgun perlahan disebuah kamar yang ada disana “eomma, tolong dandani songgun secantik mungkin . Aku juga harus bersiap siap “

“tenanglah , eomma akan membuat songgun pengantin paling cantik untukmu .. kajja bersiap – siaplah “

Woobin mengangguk dan segera keluar dari ruangan tersebut .

>> 30 minutes later

Cklek ….

Nyonya kim menoleh kearah pintu yang terbuka

“apa dia sudah bangun eomma ?” tanya woobin yang kini sudah siap dengan setelan tuxedo putih senada dengan gaun songgun

“dia belum bangun , seberapa banyak syirup yang kau berikan eoh “ nyonya kim menatap kesal putranya

“hanya dua gelas ..”

Nyonya kim ingin memukul anaknya “ishhh kau ini , itu kebanyakan babo . satu gelas saja cukup”

“ah mianhae eomma , hehhe” woobin menggaruk kepalanya yang tak gatal “ah akan aku bangunkan , eomma keluar saja “

“em baiklah tapi pelan-pelan nde , aku tak mau calon menantuku pingsan karena terkejut hari ini adalah hari pernikahannya “

Woobin mengangguk “baik eomma  “

Setelah nyonya kim keluar , woobin pun masuk kedalam kamar songgun .

Deg

Hati woobin tersentak saat melihat songgun yang masih tertidur kini sudah mengenakan gaun putih panjang khas pernikahan dan juga polesan make up sederhana tidak terlalu mencolok tapi bisa membuat songgun merona dimata woobin

Nyonya kim benar-benar membuat songgun menjadi pengantin tercantik untuk woobin . Maklumlah , semasa mudanya , nyonya kim pernah menjadi putri kecantikan korea yang sekarang sudah memiliki ribuan sekolah kecantikan yang tersebar di korea , jepang dan china

Woobin duduk disamping ranjang songgun , tangannya telulur mengusap surai hitam songgun

‘dia seperti putri tidur , ah tidak dia lebih dari putih tidur’ kata hati woobin

Woobin mendekatkan kepalanya kearah songgun dan mengecup bibirnya ringan . Seperti cerita putri dalam dongeng yang akan bangun jika mendapatkan ciuman sejatinya dari seorang pangeran , songgunpun mengeram menandakan ia akan bangun

songgun mulai terbangun “eumm” ia bangkit dari ranjangnya dan matanya langsung menangkap bayangan kekasihnya “oppa hoamm ~ “

“kau tidur lama sekali chagi “

“ah benarkah ?”tapi Kening songgun berkerut kemudian “hei kau mau pergi ke pesta oppa ? kau tampan seperti seorang pengantin “ tangan songgun memegang bunga mawar pink disaku tuxedo woobin

Woobin tersenyum saat songgun masih tak mengetahui dirinya juga berpakaian pengantin

“kau juga terlihat seperti pengantin chagi “ woobin menggeser tubuhnya agar songgun bisa melihat pantulan bayangannya dari cermin yang ada dibelakang woobin

Songgun menoleh melihat kearah cermin . Betapa terkejutnya saat ia menyadari dirinya sudah tidak memakai baju pasien lagi tapi gaun putih indah dengan bordir kebiruan disekitar dada songgun

“MWOO? Ya oppa , ap- apa ini ? kau – “ songgun terbatah mengungkapkan perkataan yang kini memenuhi otaknya

“nde , aku yang merencanakan semuanya sepekan ini . Oleh karena itu kau tak boleh keluar dari rumah sakit dulu sebelum semuanya siap “

“ki kita akan me menikah hari ini ?” tanya songgun terbata yang hanya dijawab anggukan oleh woobin. Mata soggun mengabut ingin menengis “op oppa ..kau romantis sekali “

“hya hya  …. kau jangan menangis eoh , itu akan merusak make up-nya “ woobin menggenggam tangan songgun meguatkan hati songgun agar tidak menangis “kau tak mau menikah denganku emm “

Plakk – songgun berhasil memukul kesal kepala woobin

“aishh appo chagi “ woobi mengusap kepalanya yang sakit

“kau ini bicara apa oppa , tentu hmmptt.. tentu saja aku mau menikah denganmu “ songgun mati matian menahan matanya agar tidak menangis

“hanya saja , kau tega sekali membuat pengantinmu tertidur dihari pernikahannya “ pout songgun

Woobin mengambil selembar tisu dan mengusap ringan mata songgun “aku ingin membuat hal yang tidak biasa dihari pernikahan kita chagi . Aku pikir membuatmu tertidur dan terbangun dalam busana pernikahan adalah hal yang tak mungkin kau lupakan kan ?”

Songgun mengangguk “aku tak akan pernah melupakan ini … gomawo oppa “

Songgun merengkuh tengkuk woobin dan

Cup – songgun mencium lembut woobin

Woobin membalasnya sebentar lalu melepaskan bibir songgun

“aish sudah nde , aku tak mau lipstick mu habis “ woobin mengelap air liurnya yang tertinggal dibibir songgun

“emm nde “

“kajja kita keluar , semua orang sudah menunggu kita “ woobin menarik bangun songgun

Songgun sedikit merapikan rambutnya yang berantakan “okey oppa …kajja”

Marsh pernikahan mulai terdengar jelas saat songgun berjalan memasuki sebuah ballroom hotel mewah yang kini sudah disulap menjadi tempat pernikahannya bersama woobin . Ribuan mawar biru langkah yang mendominasi dekorasi ruangan ini pun mampu membuat songgun takjub membesarkan matanya dan melupakan sebentar kegelisahannya .  para undangan yang hadir sebegian besar juga memakai baju senada dengan mawarnya

Tapi saat mata songgun menangkap seluet tubuh tegap woobin yang tengah berdiri tepat diatas altar seraya tersenyum kepadanya membuat tubuh songgun kembali bergetar . Ia mengeratkan lengannya yang kini melingkar memeluk lengan kiri aboejinya

Merasakan hal itu , tuan kang tersenyum lalu menyentuh telapak tangan songgun dengan tangan kanannya “tenanglah , semua akan baik-bak saja . Kau anak aboeji yang hebat “bisik tuan kang

Songgun menghela nafas berat lalu kembali menyunggingkan senyumannya “baik abeoji”

Semua mata yang hadirpun terkesan melihat songgun begitu cantik dengan tiara kecil yang menghiasi rambut bergelombangnya yang diurai kesamping

Saat sampai dibarisan paling depan , songgun bisa melihat barisan sebelah kiri adalah barisan keluarganya

Tampak seorang namja berkulit putih susu yang memakai kemeja putih dengan satu kancing atasnya terbuka , jas biru pastel dan celana selutut dengan warna senada tengah melambai riang kearah songgun . Satu tangannya membawa handycame berwarna gelap yang ia gunakan untuk mengambil gambar.

“fhiting nunna~“ kata namja itu dengan volume kecil

Songgun yang bisa membaca bahasa bibir namja yang kini bersurai kemerahan itupun tersenyum  “gomawo henry~ah”

‘sudah berapa kali dia menggati warna rambutnya ?’ tanya songgun dalam hati

Disamping kanan henry songgun bisa melihat nenek dan kakeknya yang datang dari jepang.  Songgun juga melihat nichkhun disana tersenyum dan melambai ringan kearahnya saat mata mereka bertemu .

Kemeja young pink yang dipadupadankan dengan dasi kupu-kupu dan setelah tusexo biru cerah sungguh sangat cocok melekat ditubuh nichkhun . Songgun berfikir bahwa bebek idiotnya kini memang sudah benar-benar bermetamorfosa menjadi dokter yang tampan

Kemudian nyonya dan tuan kim beserta tiga malaikat lucifer  _ minho , hyunjoong , dan joongki , serta lee uisa terlihat dideretan kursi sebelah kanan

Akhirnya kini songgun telah sampai diatas altar berhadapan dengan woobin yang tak hentinya tersenyum kearahnya

Tuan kang melepas lengan putrinya dan memberikan kepada woobin “tolong jaga putri kecilku nde . jika dia bertingkah , cium saja dia “ tuan kang berusaha untuk mencairkan suasana agar songgun tidak tegang

“aish aboeji kau tega sekali “ pout songgun

Woobin sedikit menarik songgun untuk mendekat kepadanya “tenang saja aboenim aku akan menjaganya dengan sepenuh jiwaku “

“jeongmal gomawo aboji “ lanjut songgun

Tuan kang hanya tersenyum dan turun dari altar lalu berjalan dan berdiri disebelah henry.

“apa kalian sudah siap ?” tanya pastur

Woobin dan songgun pun menggangguk bersamaan dan kemudian mereka berhadapan satu sama lain

“apakah kau , tuan kim woobin bersedia menjadi suami dari nona kang songgun . Menerima segala kekurangan dan kelebihannya , selalu bersama disaat suka ataupun duka dan berjanji akan selalu setia hingga akhir ?”

“nde saya bersedia” jawab woobin tegas

“apakah kau , nona kang songgun bersedia menjadi istri tuan kim woobin . Melayaninya dengan sepenuh hati dan berjanji tidak akan meninggalkannya hingga akhir hayatmu ?”

“nde “ songgun menghembuskan nafas besar “saya bersedia “

Riuh tepuk tangan dan suitan bibir tanda bahagia kini memenuhi ruangan ini saat pastur menyatakan bahwa woobin dan songgun sudah resmi menjadi pasangan suami istri

“kau bisa menciuam istrimu sekarang “ kata pastur

Woobin pun mendekatkan wajahnya kearah songgun . Satu tangannya ia gunakan untuk memeluk pinggang songgun

“ada sesuatu yang ingin kau katakan sebelum aku menciummu ?“ bisik woobin

Songgun berfikir sesuatu “emm , aku suka mawarnya yeobo ~“ songgun tersenyum kemudian

Mendengar hal itu woobin sedikit merona “cih.. kau ini “ woobin mencubit gemas pipi istrinya itu

Chup ~ woobin mencium bibir song dengan lembut agar songgun bisa merasakan luapan cinta woobin yang beritu besar

Tepuk tangan dan sorakan kembali terdengar saat peristiwa kiss wedding terjadi

“emm” songgun mendesah saat woobin melepaskan ciumannya

“saranghae yeobo “ kata woobin yang kemudian mengecup singkat kening songgun

“nado saranghae yeobo “ balas songgun dengan mata yang berkaca – kaca

Acara resepsi pernikahan berjalan dengan meriah . Meskipun yang diundang hanyalah sanak keluarga dan teman dekat saja , tapi itu tidak mengurangi kemeriahan acara ini .

Henry , adik songgun ikut andil dalam pengisi acara . Dia memainkan biola kesayangannya dengan apik saat membawakan aransemen klasik dali yunani yang sangat disukai songgun . Ketiga malaikat lucifer pun juga bernyanyi dalam acara tersebut dan pada puncak acara , songgun dikejutkan dengan woobin yang tiba-tiba naik diatas panggung dan menyanyikan lagu ciptaannya untuk songgun

Semua terlihat senang hingga akhir acara disore harinya . Woobin memang merencanakan acaranya selesai disore hari agar ia bisa membawa songgun untuk bulan madu di pulau jeju . Setelah menempuh perjalanan lebih dari dua jam , merekapun sampai tepat saat matahari terbenam.

Saat menuju villa pribadi woobin, songgun tertidur didalam mobil menandakan ia begitu lelah hari ini . Bisa dibayangkan bukan , hampir sepekan ini songgun menjadi pasien rumah sakit yang sebagian besar waktunya dihabiskan untuk tidur . Maka tidak heran jika songgun kini tertidur lelap didekapan woobin

Beberapa menit setelah mendarat , woobin dan songgun sudah tiba di sebuah villa mewah yang terletak tidak jauh dari pantai . Villa yang sebagian besar dindingnya terbuat dari kaca ini mempunyai halaman belakang yang cukup luas dengan beberapa pohon sakura mengelilinginya . Pasti bisa dibayangkan betapa indahnya villa ini jika musim semi datang . Tapi mengingat ini adalah pertengahan musim gugur , yang tampak hanyalah ranting dan dahan polos tanpa bunga .

Dengan tangan yang masih menahan tubuh songgun dalam gendongannya , woobin berjalan memasuki kamar utama yang letaknya paling dekat dengan taman .

“emm” songgun hanya menggeliat dan mendesah kecil saat woobin perlahan membaringkannya diatas ranjang big size itu

Wajah songgun yang begitu damai saat terlelap membuat woobin tak tega untuk membangunkannya . Woobin hanya bisa menarik selimut menutupi tubuh istrinya agar tetap hangat dan mengecup dalam keningnya sebelum woobin pergi membersihkan diri

“eumm hoammm” setelah satu jam berlalu , akhirnya songgunpun mulai membuka matanya

Songgun duduk diranjangnya dan mengucek matanya “dimana aku … apa aku sudah sampai “ songgun memperhatikan keadaan sekitar “dimana woobin oppa ..” songgun menyadari ternyata ia sendirian dikamar ini

Sonngun turun dari ranjangnya dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri . Setelah terlihat lebih segar ia pun keluar dari kamar . Pendengarannya menangkap sebuah suara saluran tv yang sedang menyala , songgun pun memutuskan untuk menghampirinya

Songgun fikir suaminya ada disana tapi ternyata ruangan tengah itu kosong dan tv nya tidak ada yang melihat

‘isshh dimana sih dia ?’ gumam songgun kesal duduk disalah satu sofa panjang ruangan ini

“oppaaa~ kau dimanaaa~ ~ “ teriak songgun kemudian

“oh ?” Merasa namanya disebut woobin yang mengenakan kaos putih dan celana tidur longgarnya pun segera keluar dari dapur menghampiri songgun dengan satu tangannya membawa sebuah cangkir berisi coklat panas

“kau sudah bangun chagi ?” woobin duduk disamping songgun dan meletakkan cangkirnya diatas meja

Songgunpun segera menyandarkan kepalanya manja di bahu woobin “nde , kau kemana saja eoh . Kenapa tidak membangunkanku ? “ pout songgun

Woobin mengelus rambut songgun “aku tak tega membangunkanmu changi , tidurmu tampak nyenyak”

“emm mianhae oppa ..” songgun merasa bersalah membenamkan wajahnya dibahu woobin

“gwenchana, tak perlu merasa bersalah eoh” woobin menegakkan bahu songgun agar bisa menghadapnya “aku sangat menyayangi istriku ini “ wajah woobin mendekat ke wajah songgun

“em aku juga menyayangi suamiku yang tampan ini “ songgun telulur mengelus pipi woobin dan akhirnya

Chuupp ~

Bibir mereka bertemu memagut , melumat dan mengecup satu sama lain membuat suara – suara decapan keluar dari mulut mereka . Songgun memejamkan matanya menikmati setiap inchi pergerakan bibir woobin dibibirnya

“eummhh” desah songgung

“kau mau coklat ?” tawar woobin setelah melepas ciumannya , songgun mengangguk

Woobinpun mengambil cangkirnya dan mendekatkan ke songgun “hati-hati panas “

Songgun beberapa kali meniup uap panas agar suhu coklat sedkit menurun . Serasa coklatnya sudah dingin , songgun pun meminumnya tapi dugaannya salah

“armm panass” bibir song berhasil membengkak karena terkena coklat yang masih panas

“aish kau ini , sudah kubilang kan “ woobin meletakkan cangkirnya diatas meja lalu segera mengusap bibir songgun

“aku pikir sudah dingin tapi tenyata masih panas armmm … apa kau punya es batu oppa “ kata songgun yang masih memegangi bibirnya

woobin teringat salah satu adegan drama yang sering ia lihat bersama songgun . Ia pun kini tersenyum evil “tak perlu es batu , sini biar oppa yang obati “ woobin mendekatkan wajahnya lagi

“em mw mwoo?” meskipun songgun bertanya sebenarnya ia pun tau apa maksud woobin . Ia pun tersenyum seraya memejamkan matanya

Chupp

Sedetik kemudian ia bisa merasakan bibir woobin yang menghisap kuat bibir bawahnya  berusaha menghilangkan nyeri di bibir songgun

Sensasi rasa coklat yang tertinggal dibibir songgun membuatnya semakin intens melumat bibir atas dan bawah songgun

“euumm “ songgun mengalungkan kedua lengannya dan semakin mendorong tengkuk woobin untuk memperdalam ciumannya

Tangan kiri woobin masih melingkar dipinggang songgun untuk memperdekat jarak mereka . Sementara tangan kanan woobin mengelus aktif paha songgun yang terbuka karena songgun hanya memakai rok mini hitam dan kemeja pink kebesarannya

“eummp ahh” ciuman woobin perlahan turun menyusuri dagu lancip songgun dan kini mulut woobin aktif menghisap leher songgun meninggalkan bekas kemerahan sebagai tanpa songgun hanya milik woobin

Tangan kanan wobin perlahan naik dan mulai membuka dua kancing teratas kemeja songgun sehingga woobin bisa melihat dua benda kembar kesukaannya yang masih terlindungi bra berwarna merah berenda

Ciuman woobin turun mengecupi bahu songgun dan dada atas songgun yang terbuka

“emmpp oppaa ~” tangan songgun meremas rambut belakang woobin saat songgun merasakan mulai merasakan dingin disekitar dadanya

Songgun membuka matanya dan kini ia melihat woobin yang berhasil melorotkan branya kebawah dan segera mengecup niplenya berkali-kali

“ahhh ahh “ songgun merasakan miss v nya geli saat woobin menghisap lembut puting kanannya dan puting kirinya dipilin oleh jemari kiri woobin

“uhh emm uhh” songgun semakin mendesah saat miss v nya yang masih terlindungi oleh celana dalamnya diusap berkali kali oleh tangan kanan woobin

Setelah merasakan miss v song mulai basah , kini tangannya ia masukkan kedalam celana songgun dan segera mencari daging kecil favoritnya untuk dimainkan

“aihhss emmp ohhh~ “ setelah berhasil mendapatkan klitoris songgun , woobinpun dengan cepat menggoyangnya dengan jemarinya dan sesekali mencubitnya

Songgun semakin melayang saat dua tiitk sensitifnya yakni nipple dan klitorisnya dimainkan keras oleh woobin

Sonngun mencengkram bahu woobin “ohhmm oppaa oppaa emmppt”

Desahan songgun tertahan dengan bibir woobin yang lagi lagi menciumnya dan kedua jarinya ia masukkan kedalam miss v song dan langsung mengocoknya cepat

“emmpp ahhh emmmt uhhhh”

Sungguh woobin sangat menikmati pemandangan yang ada didepannya , melihat songgun terangsang hebat dengan wajah yang kemerahan sudah sukses membuat milik woobin menegang sempurna

“ohh oppaaa- aku ingginn emmm”

Mengetahui songgun yang akan klimaks , segera woobin mempercepat gerakan jemarinya dan kembali menghisap nipl songgun kuat

“ahhh emm uhhh “ songgun menggeliat dan akhirnya “ohh uhh oppa , aku aaAHH~ ~” songgun pun mencapai klimaksnya

Setelah mencapai klimaksnya , song tersungkur kebelakang dan lemah menyenderkan badannya disofa dengan nafas yang tersengal

Woobin tersenyum senang mengelus keringat songgun yang memenuhi keningnya . Setelah merasa cukup kuat , songgun menegakkan tubuhnya dan duduk dipangkuan woobin melingkarkan kedua kakinya di pinggang songgun

“sekarang giliranku ….” ucap songgun mencium woobin dan tangannya ia gerakkan kearah junior woobin . Tapi belum sampai , wooobin segera mencegahnya

Songgun pun kaget dan melepas ciumannya “emm waeyo ?

Woobin cepat berdiri dan menahan pantat songgun agar tidak jatuh “aku ingin langsung ke inti saja chagi “ bisik sexi woobin

Songgun pun tersenyum “baiklah terserah oppa saja “ tangan songgun melingkar dileher woobin

Dengan bibir yang mencium songgun , Woobin mulai berjalan menuju kamarnya . Kaki songgun semakin ia rekatkan membuat selangkangannya yang basah bergesekan dengan junior woobin yang sudah menegang

“euumm “ desah songgun

“uhh” kini woobin mulia mendesah

Setelah sampai dikamar mereka , woobin perlahan membaringkan tubuh songgun yang langsung ditindihnya dan melanjutkan aktifitas ciuman panas mereka. Sebenarnya tidak benar-benar menindih karena satu tangan woobin woobin ia jadikan penyangga bobot tubuhnya

Satu tangan woobin masih meremas payudara songgun , sementara kedua tangan songgun mulai turun dan melepaskan celana serta dalaman woobin. Merasa ruang gerak yeojanya sulit melepaskan celananya , woobin bangkit memutus hubungan bibir mereka dan segera melepas celananya sendiri beserta kaos . Alhasil kini woobin sudah benar-benar polos.

Songgun tak mau kalah , ia duduk dan langsung melepas kemejanya yang terbuka beseta branya yang melorot dan roknya yang sudah tersingkap ingga perutnya. Kedudukan mereka kini seimbang _ sama-sama full neked

Woobin kembali menindih songgun dan mengecup kedua kelopak songgun yang tertutup

“kau siap ?” tanya woobin lembut tepat ditelinga songgun kemudian mengecupnya beberapa kali

Songgun membuka matanya dan mengangguk menjawab pertanyaan suaminya. Merasa mendapatkan izin , woobin mulai mengarahkan juniornya kedepan bibir vagina songgun

“eghhh” desah songgun mencengkram punggung woobin saat junior suaminya itu mulai masuk

“emmp .. kau sempitt “woobin masih berusaha membenamkan dagingnya itu keobjek yang menurutnya begitu sempit setiap saat

“Agkhhh…” erang songgun memejamkan matanya eratsaat woobin menghentak keras juniornya yang tadinya masih masuk setengah kini sudah tertanam seutuhnya

Woobin mendiamkan sebentar juniornya “emmp mianhae “

“gwenchana “ balas songgun tersenyum dengan suara yang serat “gerakkan sekarang ~”

Woobin mengangguk dan perlahan menarik juniornya lalu membenamkan lagi masuk“uhhh”

“emmppp uhh “ songgun mendesah

Tangan kanan woobin menarik salah satu bantal yang ada disana dan tangan kirinya sedikit mengangkat punggung songgun lalu meletakkan bantal itu dibelakang punggung songgun

“posisi ini akan membuatmu cepat hamil “ woobin lalu mempercepat gerakannya

“ahhh be- benarkahh oppaaa uhhh”

“n nde , eomma yang mem beri tau ku .. aishh “ vagina songgun semakin kuat menghimpit juniornya

“emmm akhh oppaaa … moree fasterr moreeahhh” songgun menggerakkan pinggulnya berlawanan membuat junior woobin semakin kedalam

“ahh chagiii ah ~ ~ “

Oobin berhasil menyentuh G spotnya “disitu .. ughhh mmptt .. aku sudah tidakkk~  … lebiih cepatt oppa “ tangan songgun mencengkram rambut woobin erat saat vaginanya mulai berkedut membuat woobin sedkit kesakitan

“argk … sebut namaku chagiii ~ “ junior woobin merasakan ketat yang membuatnya kalap menggerakkan begitu cepat juniornya in-out membuat ranjangnya ikut berdecit hebat

“woobin ahhh woobin op oppa akhhh “ songgun memeluk erat leher woobin membenarkan wajah woobin dilehernya

Woobin bisa menghirup aroma madu songgun yang begitu memabukkan dirinya

“arhhh oppaaahh sedikit lagi …”

“arghhh “ woobin melepaskan pelukan song dan bangkit meraih pinggang songgun dengan kedua tangannya dan menggoyangnya cepat

Merasa pegangannya hilang , tangan songgun mencari-cari sesuatu disekitarnya untuk dipegang . Setelah ia menemukan pinggiran handboard , segera ia menggenggamnya erat .

“ohh chagi chagiya AHHH~ “ woobin menembakkan ribuan sel sperma dirahim songgun

“oppaaa AHH ~ “ vaginanya hangat karena semburan sperma woobin dan juga cairannya sendiri yang keluar

Tubuh keduanya mengejang saat klimaks itu didapat

“emmmp gomawo ..” kata woobin serak lalu menarik selimut yang jatuh kelantai untuk menutupi tubuh polos mereka

Songgun tersenyum “cheonma oppa …” songgun mengelap keringat yang ada dikening woobin . Tangan songgun kini menarik tengkuk woobin “ini hari suburku oppa “bisik songgun

Wobin membaringkan dirinya disamping songgun tanpa melepas kontak mereka“benarkah ? wah semoga kita beruntung chagi … semoga kita cepat mendapatkan aegy”  tangannya dijadikan bantal oleh songgun

“nde semoga saja … pasti Joongbin akan senang jika memiliki dongsaeng”

Woobin mengerutkan keningnya “joongbin? “

“sebenanya , itu nama calon bayiku dulu oppa “

“ah jadi begitu .. nama yang bagus ?”

“emm hoamm .. aku ngantuk oppa “ songgun membenamkan wajahnya didada bidang woobin

Woobin lebih mengeratkan pelukannya “aku juga chagi … kajja tidur “ cium puncak kepala songgun

Songgun mendongak “jaljja oppa “ songgun mencekup singkat bibir woobin

“jaljjayo chagi ~ “ Merekapun terlelap mendekap tubuh satu sama lain

>>> 2 month later

Tap tap tap

Suara langkah kaki itu berhasil membangunkan woobin yang terlelap . Diliriknya jam digital yang berada diatas nakas

‘ini basih pagi buta ‘ ucap woobin dalam hati

Ya , ini masih jam empat pagi tapi ia harus terbangun 3 jam lebih cepat karena ulah istrinya_songgun. Ia mengucek matanya malas dan menyibak selimut tebalnya lalu berjalan menuju kamar mandi .

Setelah berada didepan pintu kamar mandi  , samar-samar woobin bisa mendengar eraman istrinya dan gemericik air kran yang dibuka

Cklek – wobin membuka pintu . Ia mendapati songgun terduduk lemas diatas kloset dan wajahnya yang begitu menyedihkan_wajahnya pucat dan kantung matanya jelas terlihat .

Woobin pun menghampiri songgun dan berjongkok didepan istrinya itu . Meskipun saat ini songgun tersiksa , tapi ia berusaha menyunggingkan senyum dibibir pucatnya agar woobin tidak khawatir

Woobin mengelus pipi songgun “apa dulu kau juga mengalami hal ini ?” songgun begitu jelas melihat bayangan khawatir yang begitu besar dimata woobin

“gwenchana “ suara songgun begitu serak dan kini tangannya memegang tangan woobin yang ada dipipinya “maaf karena aku lagi-lagi membuatmu terbangun lebih cepat”

“aishh jangan minta maaf padaku eoh , kau tak salah “

Tapi tetap saja songgun merasa bersalah .Setelah sebulan yang lalu ia dinyatakan positif hamil oleh lee uisa , hampir dua minggu belakangan songgun selalu terbangun dipagi buta karena rasa mual yang teramat menyiksa perutnya. Mau tak mau woobin pun ikut terbangun menemani songgun dikamar mandi seperti ini

Songgun sudah berkali-kali meminta woobin untuk tidak menemaninya dan kembali tidur mengingat keesokan harinya woobin harus pergi mengurus perusahannya . Woobin bisa saja mengamini permintaan songgun jika ia mau , tapi tentu saja ia tak tega melihat songgun tersiksa sendirian .Woobin ingin selalu menjaga songgun selagi ia bisa , ia ingin menebus masa lalunya yang tak bisa menjaga songgun.  Lagi pula ini semua karena ulahnya bukan ?

“kau sudah selesai ? …kita kekamar nde ..?” tawar woobin

Songgun hanya mengangguk lemah . Perlahan woobin mengangkat songgun dan menggendongnya ala bridal keluar dari kamar mandi

Songgun memeluk leher woobin erat karena kepalanya masih berputar “aku pusing oppa “ Ia tak bisa membuka matanya

“emm nanti aku pijit nde “ songun menganggguk

Setelah sampai dikamar , woobin membaringkan tubuh istrinya dan menarik selimut untuk menyelimutinya hingga sebatas leher

Woobin duduk disamping ranjang “kau menginginkan sesuatu ?” tangan woobin terulur merapikan poni songgun yang berantakan dan mulai sedikit memijat kepala songgun

Songgun menggeleng

“aku ambilkan syrup jahe nde ?”

“ani oppa … oppa tidur lagi nde , mualku sudah hilang” songgu menarik woobin hingga terbaring disampingnya

“emm baiklah … “ woobin masuk keselimut songgun dan memeluknya

Chup – woobin mencium mata songgun “cepat tidur “ perintah woobin

Songgun mengangguk “oppa juga .. “ songgun mendekatkan jarak diantara mereka dan memeluk erat. Rasa hangat yang songgun dapat dari tubuh woobin membuat ia perlahan bisa melupakan rasa mualnya dan terlelap

>>> 4 year leter

“Eomaaaaa ~ tolong YoonDo kekkeke … appa tak mau melepascanku kekeeee” teriak seorang namja kecil yang kini tengah berlarian ditaman belakang rumahnya .

“berhenti capten Yoondo . Aku bajak laut Woobin tidak akan melepaskanmu . Ha-ha-ha”

Dia tidak sendiri , dibelakangnya terlihat seorang namja dewasa yang tengah mengejarnya

“Huweeee eommaaaa ~ !”

Meresa dirinya dipanggil , yeoja yang dipanggil eomma oleh namja kecil itupun keluar menghampiri kedua namja berbeda usia tersebut.

“yakkk – woobin oppaaa~ yoondo-nie …. ini sudah siang , sampai kapan kalian bermain matahari eoh kajja masuk  “ kata yeoja itu bercakak pinggang

“eommaa ~ “ dengan gelak tawa yang keluar dari mulutnya , namja kecil itu berlari kearah eommanya dan langsung memeluk kaki eommanya “appa kacal yakkk ~kekeke”

Dengan nafas terengah , woobin menghampiri istri dan menggendong anaknya itu “ah benarkah ini sudah siang ? tak terasa ya Yoondo”

“nde appa .. padahal appa masih belum belhasil menemukan halta kalun yang aku sembunyikan “ nada cadel Yoondo membuat woobin mencubit gemas pipi tembam anaknya

“mainnya disambung besok lagi nde , kalian berdua harus segera mandi . Yoondo tak mau terlambatkan ke pesta ulang tahun Henry samchon “ songgun menyentil hidung yoondo yang lancip seperti woobin .

Sebenarnya bukan hidung yoondo saja yang mirip dengan woobin , mulai dari mata tajam , alis dan rahang tegas hingga bibir merah yoondo adalah jelmaan dari indra woobin . Bahkan kedua orang tua woobin mengamini kalau yoondo adalah jelmaan woobin dikala kecil

“henly samchon ? … ah iya yoondo lupa eomma kkekekek “ yoondo menggaruk kepalanya dengan gaya polosnya karena ia lupa “appa … kajja mandikan aku , yoondo tidak mau tellambat . Nanti kalau yoondo tellambat , yoondo tidak diizinkan masuk sepelti disekolah “

Mendengar hal itu songgun dan woobin tertawa bersama

“kau ini yoondo … aishh baiklah kajja .. kita mandi bersama “

“yeeee … cepat oppa …. cepat …” yoondo melompat kegirangan digendongan woobin

“tapi sebelum itu , cium eomma dulu “ songgun menunjuk pipinya

“oh baiklah emuahhhh”  yoondo memberikan deep kiss di pipi eommanya “kajja sekalang gililan appa”

“appa juga ?” tanya woobin . Yoondo mengangguk lalu menutup matanya dengan kedua tangannya

“baiklah … “ woobin mencium bibir songgun . Bukan melumat tapi hanya menempelkan sesaat

“cha sudah.. kau boleh membuka matamu yoondo “ kata songgun mengacak-ngancar rambut yoondo

“huuuffft “ yoondo menghela nafas lega

“kami mandi dulu eomma “ yoondo melambaikan tangan ke songgun

“kita mandi dulu nde “ kata woobin yang mulai berjalan masuk kedalam rumah

Songgun memandang punggung woobin . Ia tersenyum merasakan kebahagiaan yang bertubi-tubi ia dapatkan setelah berhasil melewati kegelapan beberapa tahun lalu_peristiwa kecelakaan woobin dan kehilangan janinnya. Songgun mengira mendapatkan woobin dan yoondo adalah kebahagiaan terbesar yang  bisa ia dapatkan . Tapi perkiraan songgun salah , bukan hanya mereka berdua_woobin dan yoondo, saja tapi kebahagiaan songgun akan bertambah beberapa bulan lagi

Songgun mengelus perutnya yang masih rata .”semoga kau tumbuh seperti kakakmu kelak “

Dua minggu lalu , bertepatan dengan hari ulang tahun pernikahannya dengan woobin , songgun dinyatakan kembali hamil .

= = =

END

My Old Story

Originally posted on HANA's Kingdom:

Author : HK (leehana76)

Judul : My Old Story

Cast : Cho Kyuhyun, Lee Hana (OC), Baby Lu.

Kategori : romance, marriage life.

View original 10,187 more words

Toy Story

Originally posted on metaundercover:

Cast :
Kim Sora
Cho Kyuhyun
Others

Rate : 21+

The Story Begin..

Culun, berkacamata, rambut lepek dan gaya yang biasa saja. Ya biasa saja tapi entah mengapa ia bisa mengikat hatiku yang liar ini dengan kepolosannya.

Cho Kyuhyun..

“Kau masih bersamanya?” Tanya Hyukjae sahabatku.

“Tentu saja. ” jawabku bangga.

“Kau gilaa” bisik Hyukjae ditelingaku agar aku dapat mendengar makiannya.

Saat ini kami berada di sebuah club terkenal di ibukota. Dimana muda mudi sibuk menghabiskan malam mereka disini setiap hari. Tak kerkecuali aku dan para sahabatku. Kami melepaskan penat setelah seharian bekerja disini. Dengan menari menghabiskan energi.

“Ituu laki-lakimu” tunjuk Donghae saat melihat seorang laki-laki dengan kacamata bulatnya datang menghampiri kami.

“Kau sudah datang” ucapku saat menyambutnya. Aku mencium bibir lembutnya langsung saat ia baru saja tiba dimeja kami. Dan ia hanya bisa diam menegang.

“Kopi. Aku suka. ” Aku menyentuh bibirnya dengan jariku menghapus sedikit salivaku yang menempel dibibir…

View original 2,658 more words

Hate and Love (Chapter 3)

parkraewon30:

Here, Hate and Love chapter 3 !!!
Please type your comment and some advice for me…

Originally posted on Raewon's Fanfiction:

Title : Hate and Love (Chapter 3)

Author : Park Raewon

Main Cast : Park Raewon, Cho Kyuhyun, Xi Luhan

Other Cast : Find by your self J

Length : Chapter

Genre : Romance, Hurt/Comfort, Yadong (Untuk sementara tidak ada>,<)

View original 2,295 more words

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,043 other followers

%d bloggers like this: