“ My Cool Namja “

Author : Beby Yesung

Cast : Kim Jong Woon / Yesung, Kim Yura ( OC )

Support cast : Choi Siwon, Tiffany Hwang, Kim Young Woon / Kang In and many more

Length : One Shoot / Long Shoot

Genre : Yadong, NC 21, Romantic

Ps : banyak sekali typo jangan kaget ya 😀 ini murni kesalahan tangan author * plakkkk

FF Ini sudah pernah saya publish di Blog Pribadi saya. Heheheh ^^ silahkan berkunjung

cloudyesung.wordpress.com

Okey langsung saja

happy reading………..

Author POV

Gadis yang bernama Yura itu masih mengetuk-ngetuk pensilnya kemeja yang ada didepannya. Matanya bukan menatap buku yang ada dibawahnya tapi matanya malah menatap laki-laki yang ada didepannya. Laki-laki yang sudah sebulan ini berubah menjadi guru privatnya secara gratis. Gratis karena Yura adalah adik dari temannya dari masa Kuliah hingga sekarang bekerja bersama-sama diKantor.

Merasa risih diperhatikan terus laki-laki yang masih menatap laptop didepannya itu. kemudian mendengus pelan lalu balik menatap gadis disampingnya.

“ kau terpesona padaku “ katanya singkat. Yura hanya menggeleng pelan ia bahkan tidak pernah tertarik dengan teman kakaknya ini. Ya Kim Jongwoon adalah teman Kim Youngwoon kakak Yura.

“ anniya!! Buat apa aku sudah memiliki Siwon “ jawab enteng Yura dan membuat Jongwoon menutup laptopnya. Mereka memang sedang dirumah Yura karena Yura ingin belajar dengan Jongwoon yang notabene sangat pandai saat dia masih menjadi mahasiswa dulu.

“ lalu buat apa kau menatapku terus “

“ aku heran kenapa kau begitu dingin dengan gadis-gadis padahal wajahmu juga tidak terlalu jelek. Bahkan kau ini lumayan tampan walaupun masih tampan woonieku “ jawab Yura yang tidak tahu bahwa Jongwoon sekarang bertambah geram.

“ kau mau belajar apa hanya akan menceramahiku “ kata Jongwoon ketus. Lalu dia beranjak dari tempatnya dan menyambar jas biru gelapnya. Memakai kaca mata dan memakai tas ranselnya. Kalau begini dia tidak seperti orang yang sudah berumur 28 tahun. Terlihat jelas masih seperti anak sekolahan. batin Yura

“ Yaa!! Kau belum selesai mengajariku!! “ Yura setengah berteriak memanggil Jongwoon yang terus menjauh. Ia menggembungkan pipinya karena kesal.
Sementara Jongwoon hanya melambaikan tangannya saja tanpa menoleh kebelakang.

“ Ya! Pantas saja kau belum punya pacar!! Kau orang menyebalkan….” Yura masih berteriak seperti orang gila saja.

“ kau bisa pelankan sedikit suaramu yura-ya “

Suara Youngwoon yang akrab dipanggil Kangin kini keluar dari kamarnya dan mendapati Yura berteriak. Memang dirumah sepi hanya ada Yura dan kangin.sementara kedua orang tua mereka ke Jepang untuk urusan bisnis.

“ teman oppa!! Menyebalkan “ kata Yura lantas beranjak kekamarnya. Kangin hanya menggeleng pelani tahu sift adiknya yang sanga manja. Tapi dibalik semua itu Yura gadis yang baik dan perhatian padanya.

__oOo__

Yura tengah mengayunkan kakiknya yang berselunjur kebawah. Ia duduk sendiri menanti seseorang. Pandangannya kini tertuju pada ponselnya yang tidak ada kabar dari kekasihnya sejak semalam.

“ kau sudah lama menungguku chagi~??”

Suara sedikit berat itu mengagetkan Yura. Ia menoleh ternyata Siwon kekasihnya sudah datang dan kini sudah duduk disampingnya. Tangannya membelai rambut Yura yang dibiarkannya terurai.

“ Hu’um!! Kau tahu aku cemas sekali. Kau bahkan tidak menghubungiku sejak tadi malam, wae oppa? Apa kau ada masalah!?”

“ anniya!! Aku ketiduran mungkin karena aku selalu bekerja tanpa mengenal waktu” jawab siwon sambil memegang tangan Yura. Mereka berdua saling bertatapan.lalu saling tersenyum. Pandangan mata siwon kini tertuju pada bibir merah mudanya Yura diusapnya dengan jempolnya sangat pelan.

Rasa ingin mencium gadis didepannya kini sudah menguasai pikirannya. Gadis yang telah menjadi kekasihnya enam bulan yang lalu. Perlahan Siwon mulai mencondongkan wajahnya hingga mendekat kewajah Yura. Hembusan nafas yang keluar dari hidung siwon kini sudah bisa Yura rasakan dipermukaan pipinya.

Dengan pelan Siwon menempelkan bibirnya pada bibir yura. Perlahan ia mulai melumat bibir bawah Yura menghisapnya dan menelusuri lekuk bibir yura dengan lidahnya. Siwon menggigit bibir bawah Yura hingga Yura tahu ia membuka mulutnya. Ini mempermudah lidah Siwon menelusuri seluruh rongga mulut Yura. Yura mulai membalas ciuman Siwon dengan bergantian melumat bibir atas Siwon.

Yura tangannya kini bahkan sudah melingkar dileher Siwon sesekali meremas rambut cepak Siwon dengan jari-jarinya sementara tangan Siwon ada dibelakang kepalanya membuat jarak mereka sangat dekat. Lidah mereka saling bertaut dan saling berperang (?) didalam mulut dan sesekali menghisap saliva yang keluar lebih banyak dari mulut mereka. Bunyi decakan pun tercipta akibat aktifitas bibir mereka walaupun ini disebuah taman. Tapi suasana memang tampak sepi dan tempat yang mereka duduki sekarang memang jauh dari khalayak orang.

Tangan Siwon kini mulai meraba paha Yura yang sedikit terekspos karena Yura memakai rok mini. Membuat Yura melenguh pelan dibuatnya. Sambil terus berpagut dan kadang menyalurkan saliva masing masing tangan siwon mulai bergerak jauh.

“ eunghhhhh~ “

Yura melepas kontak bibirnya dengan Siwon. Lalu dia menyeka bibirnya yang basah akibat ciuman panas ini.

“ wae” tanya siwon.

“ jangan dulu oppa!! Umm.. oppa tahu maksudku kan?” kata Yura pelan sambil tangannya memegang pipi siwon. Ia takut siwon kecewa dengannya karena ia masih takut untuk bercinta yang terlalu jauh.

Siwon mengangguk lalu tersenyum memperlihatkan dimplenya itu. Tanpa aba-aba lagi Siwon kembali meraih wajah Yura dan melumat bibir kekasihnya itu. Menghisap kuat bibir atas bawah Yura bergantian. Yura akhirnya juga membalas lagi ciuman dari Siwon ini. Ia memiringkan kepalanya untuk kembali bersama-sama menautkan lidah mereka didalam mulut. Saat mereka tengah menikmati ciuman ini mereka dikejutkan oleh….

“ Brukkkk “

Seseorang menabrak kaki siwon. Akhirnya mereka berdua melepas tautan bibir mereka. Siwon dan Yura mendongak.

“ mianhae… aku tidak sengaja!! “

“ Neo!!? Jongwoon oppa apa yang kau lakukan disini hum” tanya Yura sambil menyeka sudut bibirnya. Ia takut Jongwoon akan macam-macam dan bilang kepada Kangin oppa karena ia berciuman dengan Siwon ditaman yang cukup terbuka.

“ aku kebetulan lewat saja. “ ucap Jongwoon santai.

“ bukannya dia teman Kangin hyung? Apa dia mengawasi kita sejak tadi” tanya Siwon pada Yura.

“ mungkin saja. Jongwoon oppa untuk apa kau terus disitu. Kau tidak lihat kami sedang pacaran hum!? “

Jongwoon yang tersadar ia bergegas pergi. Tangannya mengepal menahan amarah akibat kata-kata Yura barusan.

“ makanya cepatlah cari pacar agar kau tidak kesepian!! “ kata-kata Yura yang begitu menusuk hatinya yang paling dalam. Ia berhenti sejenak dan mengeluarkan nafas panjang agar ia tetap stabil dan tidak terpancing emosinya.

Yura POV

Aku masih menatap wajahnya. Terus seperti ini saat dia memberiku materi tambahan agar aku bisa mengejar ketertinggalanku karena aku memang jarang masuk kuliah. Aku akui dia memang tampan pintar dan selalu hidup dengan kesederhanannya makanya kangin oppa sangat suka berteman dengannya. Tapi sikap dinginnya itu membuatku jadi kesal karena seperti nya dia sangat cuek.

Kalau saja ini tidak karena Kangin oppa yang menyuruhku aku pasti tidak mau belajar dengannya. Walaupun aku sudah mengenalnya lama sejak Kangin oppa kuliah hingga dia sekarang dia bekerja diperusahaan kami, aku jarang bercanda gurau dengannya.

“ kau sudah selesai mengerjakannya “ tanyanya kini menoleh padaku. Omona kenapa dia terlihat menarik saat memaki kemeja itu dan potongan rambutnya sekarang kenapa berbeda. Dia terlihat tampan hari ini. Apa jangan-jangan dia sudah mempunyai pacar.

“ belum” jawabku singkat.

“ lalu dari tadi kau berbuat apa? Kalau kau terus seperti ini aku tidak mau lagi mengajarimu!! Aku akan berhenti “ katanya ketus.

“ Ya!! Kau mau aku tidak lulus. Bukannya kau yang sanggup untuk memberi tambahan materi tapi kau sekarang malah mau berhenti ditengah jalan. Aku tahu sebenarnya kau takut dipecat dari perusahaan keluarga kami sehingga kau dengan sedia memberi tambahan belajar iya kan!!!”

Dengan sangat menahan emosi Jongwoon mengepalkan tangannya. Aku tahu itu karena kini matanya memerah. Rahangnya mengeras. Apa aku keterlaluan?? Tapi memang aku sudah muak dengan sikapnya yang dingin dan sok baik didepan kakakku saja.

“ aku pergi dulu “

Aku melihatnya memakai topi dan tas ranselnya lagi. Lalu berjalan meninggalkanku tanpa kata-kata. Baiklah tanpa dia aku juga bisa mengerjakan soal ujianku dengan mudah.

“ Okey pergilah!! Aku juga tidak mau kau ajari lagi arasseo!!” kataku setengah berteriak. Jongwoon menutup pintu rumah dengan sangat keras. Aku rasa dia sangat marah.

__oOo__

Sudah satu minggu sejak kejadian aku membentaknya aku tidak melihat batang hidungnya. Jongwoon juga tidak muncul dihadapanku walau hanya untuk bertanya apakah ada yang sulit di mata kuliah yang aku ikuti tadi. Setelah kupikir-pikir dia memang baik memberiku solusi mengerjakan soal dengan mudah. Tapi sekarang………….. kenapa aku jadi merindukan sosoknya. Dia berbeda dengan kangin oppa.

Ahh aku merasa bersalah padanya. Aku takut untuk meminta maaf saja padanya. Aku akui waktu itu aku masih terbawa emosi karena Jongwoon mempergoki aku berciuman dengan Siwon disebuah taman. Padahal jelas-jelas kangin oppa melarangku untuk berhubungan dengan Siwon. Kangin oppa pernah berkata bahwa Siwon terkenal playboy makanya Kangin oppa melarangku. Lalu untuk apa Jongwoon mengawasiku??

Sudah satu jam aku menunggu Siwon oppa disini. Tempat biasa aku menunggunya. Tapi dia tidak kunjung datang. Ahh apa salahnya aku datang kerumahnya siapa tahu dia ada disana.

Author POV

Yura melangkahkan kaki diruang tamu yang cukup luas ini. Karena rumah yang besar ini dibiarkan pintunya tidak terkunci terpaksa Yura masuk. Dengan sangat pelan-pelan ia mulai menaiki anak tangga satu persatu. Karena ia yakin siwon ada dirumah dengan mengetahui mobil Siwon terparkir digarasi depan rumahnya.

Perlahan Yura mendengar samara-samar suara yang berasal dari kamar Siwon. Dorongan apa yang membuatnya membuka pintu kamar Siwon yang memang tidak dikunci.

“ ahhh…stt…ahhh ppali opp-opahhhhh…” desahan wanita terdengar jelas.

“ ohh…chagi-ya…tahan sen..ben..tar..ahhhh “ siwon terus saja memacu gerakannya dengan peluh bercucuran ditubuhnya. Begitu juga dengan wanita itu. Sama-sama bergerak sesuai tempo untuk mencapai kenikmatan.

“ ahhh….opp-oppa…aku keluar..ahhh “ tiffany mendesah karena dia telah sampai pada puncak kenikmatan.

“ ne aku juga…owhhhh…mpphhh ”

“ ternyata kalian!!!! “ kata Yura sambil menahan air matanya yang akan tumpah dipipinya. Ia merasakan sakit didadanya.Laki-laki yang menjadi kekasihnya kini tengah berselingkuh dengan temannya sendiri. Tiffany adalah teman akrabnya.

“ Yura-ya…” Siwon berbalik dengan buru-buru menutup dirinya dengan selimut dan hendak mengejar Yura tapi tangan Tiffany mencegahnya. Sementara Yura sudah berlari menutup mulutnya. Ia menagis sejadi-jadinya.
Ia tidak percaya Siwon ternyata dia mengkhianatinya. Sudah cukup!! Yura sudah tahu kelakuan Siwon yang sebenarnya.

Yura mengusap airmatanya yang berjatuhan dipipinya. Ia tidak mengerti kenapa Siwon begitu tega mepermainkannya. Ia menghela nafas panjang ia berpikir untuk melupakan lelaki yang telah menyakiti hatinya.

Hari-hari dilalui tanpa ada semangat hidup ia terus saja dikamar tanpa mau keluar ataupun bertemu dengan kakaknya. Kangin yang sangat cemaspun tidak tahu cara bagaimana ia dapat membujuk adiknya.

Pagi ini Yura menggeliatkan badannya. Ia menatap jam dinding dan kalender dimejanya. Tanggal 25 adalah tanggal dimana ia akan ada ujian.

“ Yaa!! Tapi bagaimana bisa bahkan aku belum sempat belajar” gerutunya sambil beranjak dan akan kekamar mandi.

Yura POV

Saat aku keluar dari kamar mandi. Aku melihat ada sesosok yang aku butuhkan. Kenapa aku jadi gugup dan kenapa dia bisa masuk kekamarku.

“ Neo!? Kenapa bisa masuk kekamarku?” tanyaku sambil mengusap rambutku. Dia duduk ditepi ranjang. Sambil matanya menatapku. Dia Jongwoon masih sama seperti terakhir aku melihatnya dirumah ini.

Jujur aku merindukan sosoknya yang terkesan dingin ini. Dia berdiri dan mendekat kearahku.

“ Kangin yang bilang padaku “

“ sudah kuduga!! Semua karena Kangin oppa “ jawabku dia terus saja menatapku.
“ sebaiknya kau keluar. Aku akan- “

” apa kau tidak pernah merindukanku?”

Apa yang dia katakan kenapa dia seolah-olah bisa membaca pikiranku. Jongwoon kini melepas kaca matanya dan mulai menatapku secara intens. Otomatis aku tergugup ahh ini hanya efek setelah lama aku tidak bertemu dengannya. Yaa!! Ini hanya rasa gugup sesaat saja.

“ mwo?!! Anniya. Kenapa kau bertanya seperti itu!! Kau buka kekasihku”

“ kalau aku menjadi kekasihmu. Apa kau akan selalu merindukanku”
Omona ada apa dengannya. Aku sungguh tidak mengerti dengan sikapnya.

“ ternyata kau sudah tahu kalau aku sudah tidak dengan Siwon. Tsssk tidak akan pernah bisa kau sepertinya “

Jongwoon mulai mendekat kearahku. Aku tetap diam ditempatku karena aku memang sudah bersandar ditempat makeup. Dari dekat sini aku melihat sorot matanya sangat tajam. Kenapa dengan tatapannya. Aku mengalihkan pandanganku.
Jongwoon tahu aku mengabaikannya, ia menarik daguku hingga aku kini menatapnya.

“ memang aku tidak akan pernah bisa sepertinya. Tapi aku yakin kau akan….”

” Mwo? Hah kau bahkan tidak pernah berkencan dengan wanita. Mana mungkin kau bisa memperlakukan wanitamu nanti. Aku ragu kau it- mmmpphhhh “

Tanpa aku melanjutkan kata-kataku Jongwoon menempelkan bibirnya kebibirku. Aku memberontak dengan memukul dadanya tapi dengan satu tangan ia memegang tanganku. Bibirnya menelusuri lekuk bibirku. Apa aku salah bicara.
Tangan satunya merangkul pinggangku agar aku lebih dekat menempel ditubuhnya. Lidahnya menjilati bibir bawahku aku masih saja menutup bibirku. Akhirnya dengan semakin dia menekan bibirku dan melumatnya lidahnya berhasil masuk kedalam mulutku.

Kenapa dia begitu berbeda saat menciumku. Tanganku kini bahkan sudah tidak berontak. Jongwoon meletakkan tanganku dilehernya. Sementara tangannya menyusup disela-sela rambut dan tengkukku untuk memperdalam ciumannya. Dengan perlahan aku melumat ganti bibir nya lidah kami saling bertaut. Jongwoon memiringkan kepalanya dan aku juga mengikutinya.

Gila!! Bahkan aku terbawa permainan bibirnya. Ciumannya kini lebih lembut dsbanding yang tadi. Aku merasakan ada gejolak didalam hatinya. Mungkinkah dia benar-benar menyukaiku? Tapi tidak mungkin. Disapunya dengan lembut daguku dengan bibirnya sesekali Jongwoon menghisapnya kuat. Membuatku merasakan sensasi luar biasa. Omo!! Kenapa ciumannya sangat memabukkan desiran hatiku bertambah tidak karuan, berbeda saat aku berciuman dengan Siwon.

“ Nghhhh….ahhh “ susah payah aku menahan desahanku tapi desahan ini Justru keluar sendiri dari mulutku.

Beginikah Jongwoon yang dingin sebenarnya. Ternyata dia begitu pandai mengendalikan diriku. Ciumannya benar-benar, sungguh aku tidak mengira!!! Aku masih menikmati sapuan lidahnya disekitar bibirku sesekali aku ikut menghisap kuat lidahnya. Tanganku masih bertengger dilehernya.

Jongwoon kini menghisap kuat lidahku dan membersihkan saliva yang ada disekitar bibir dan daguku dengan bibirnya sesekali menggunakan lidahnya. Jongwoon kembali meraup bibirku dengan tangannya ada dipinggangu semakin memperdekat jarakku dengannya. Aku masih menikmati setiap lumatan bibirnya pada bibirku. Saat aku akan membalas melumatnya…….

“ mmhhhh….” Jongwoon melepas tautan bibir kami. Lalu dia menyeka bibirku dan sekitarnya karena bekas ciuman kami yang basah. Jari jempolnya begitu lembut mengusap bibirku. Aku menatapnya bibirnya juga merah akibat ciuman kami.

“ ka-kau….”

Aku tidak bisa melanjutkan kata-kataku karena Jongwoon memelukku. Nafasnya sampai ketengkukku. Membuat aku merinding. Tanpa kata-kata dia diam. Akupun juga begitu entah rasa apa didalam hatiku ini. Setelah jongwoon menciumku aku semakin nyaman. Andwee!!! Aku tidak boleh suka padanya.

“ hari ini kau ada ujiankan?” tanyanya padaku. Aku kenapa jadi sedikit gugup. Aish~ Jongwoon benar-benar membuatku salah tingkah. Seharusnya aku marah karena dia menciumku tanpa aku mengijinkannya. Tapi kenapa aku merasa ini tidak salah.

“ ne “ jawabku singkat. Dia melepas pelukannya. Lalu menatapku sejenak dan pergi meninggalkanku sendiri yang masih terpaku. Apa maksudnya.

“ Hwaitting!!! Aku akan menemuimu saat kau selesai ujian “ katanya seraya berbalik sebentar lantas meninggalkan lagi. Aku masih bisa mencium aroma tubuhnya yang khas walaupun dia sudah pergi, omona~ aku kenapa ini.

__oOo__

Entah kenapa ujian kali ini tidak terasa berat bagiku. Semuanya mudah aku kerjakan ya walaupun tidak semuanya. Ini sudah dua hai setelah ujianku selesai tapi Jongwoon tidak menampakkan dirinya bahkan menelpon atau sms saja tidak pernah. Aku merindukannya sekarang. Jujur saja semuanya masih teringat dipikiranku ciumannya, tatapan matanya. Semuanya masih teringat jelas.

Aku masih menunggu kangin oppa diruangannya. Ya aku sekarang ada dikantor Kangin oppa. Aku kesini memang ingin bertemu Jongwoon karena dia juga bekerja disini. Dari pada bosan aku jalan-jalan disekitar kantor keluargaku.

Saat aku berjalan disekitar loby. Entah kenapa kakiku lemas saat mataku menangkap sosok yang aku cari. Dia Jongwoon sedang berpelukan dengan gadis. Gadis itu juga memeluknya. Jongwoon membelai rambut gadis itu. Sakit!!! Sakit!! Memang. Apa ini balasanku telah sering menyakitinya.
Apa ini hukuman untukku. Kenapa hatiku sakit seperti seorang yang patah hati. Andwee!! Aku tidak mungkin mencintai Jongwoon, tapi kenapa aku kini akan menangis. Dia benar-benar mempunyai kekasih sekarang.

Dua hari setelah kejadian itu aku memutuskan untuk menemuinya di apartement tempat tinggalnya. Aku tahu alamatnya ini dengan mudah dari staff kantor. Aku akan menanyakan alasan apa dia menciumku.

Aku memencet tombol bel pintu apartemenya. Saat dibuka!! Ternyata wanita yang dipeluknya kemarin yang kini menyambutku. Mwo!! Ini tidak lucu bahkan wanita ini juga sudah tahu apartemen Jongwoon.

“ umm.. kau mencari siapa?” tanyanya

“ eung ~ Jongwoon. Jongwoon oppa eodiseoyo??”

“ ohh… masuklah “ katanya. Dia cukup manis kalau tersenyum tapi aku seperti ditusuk berpuluh sembilu mengetahui kenyataan dia kekasihnya Jongwoon. Pria yang selalu aku ejek tidak mempunyai pacar ternyata sekarang dia benar-benar membuktikan bahwa dia mempunyai kekasih.

Aku duduk diruang tengah kulihat wanita itu masuk kekamar. Aku yakin dia memanggil Jongwoon. Saat aku duduk aku melihat sekitar ku ternyata dia penyayang binatang. Ada kandang kura-kura ditaruh disamping aquarium mininya. Tak berapa lama aku mendengar derap langkah menuju kemari. Saat aku mendongak ternyata dia??

Degggg…..

Aku menatapnya. Omona kenapa makhluk didepanku ini begitu indah. Dengan celana santai panjangnya dan tshirt v necknya warna abu-abu dia terlihat tampan. Berbeda saat aku melihatnya dalam balutan jas.

“ ada apa kau kesini…”

Tanyanya terkesan dingin lalu dia duduk disampingku. Dadaku berdebar kencang saat mendengar suaranya yang berat dan jujur aku takut menatap wajahnya. Tapi tidak!! Aku harus focus pada tujuanku datang kesini.

“ eumm~ aku ingin bertanya padamu “ aku menoleh kesamping ternyata dia juga menatapku. Ya!! Seharusnya aku marah padanya diakan sudah berjanji padaku setelah aku selesai ujian dia akan menemuiku tapi…..

“ bertanya apa?!! Cepat aku masih ada urusan….”

mwoya!!? Sombong sekali dia tahu begini aku tidak akan kesini. Aku menatapnya geram tapi dia malah dengan santai menatapku. Aku tahu kau sudah punya pacar jadi tidak usah terlalu menyombongkan diri.

“ Ne!! kau lupa janjimu setelah aku selesai ujian kau akan datang padaku. Apa kau lupa??hassshh….”

“ mwo?? Memang aku pernah bilang seperti itu. Kapan?” tanyanya balik. Apa-apaan ini apa dia mempermainkanku? Cukup aku terlihat bodoh sekarang.

“ ternyata semua laki-laki sama!! Aku pergi dari pada aku menganggumu dengan pacarmu “ aku beranjak dari sofanya dari pada aku terus sakit hati disini wajahku saja sudah terasa panas sekarang. Saat aku berdiri tangannya menahanku.

“ mwo? Maksudmu!! “

” jangan berpura-pura. Bahkan kau menciumku saja kau bisa lupa. Aku baru tahu sekarang sifatmu yang sebenarnya Kim Jongwoon. “

Aku melepas tanganku dari genggamannya lalu pergi dari hadapannya. Saat tanganku hendak membuka pintu apartemen dia menarik tanganku hingga aku terhimpit didinding. Mwo!? Kenapa dia. Aku mengalihkan pandanganku karena dia terus saja menatapku entah tatapan apa aku tidak bisa membacanya.

“ lepas…” kataku

“ kapan aku menciummu, bagaimana aku mencium gadis sepertimu huh!?” katanya padaku bahkan nafasnya sampai pada permukaan kulit leherku. Jujur ini membuat aku bergidik.

“ lepas…”

“ Eotte?? Begini “ Jongwoon menempelkan bibirnya padaku dengan kasar ia melumat bibir atas bawahku bergantian walaupun aku masih mentup rapat bibirku. Ada apa dengannya.

“ bagaimana ciumanku waktu itu? Beginikah “ aku belum menjawab Jongwoon langsung membungkam bibirku dengan bibirnya tangannya meraih wajahku agar dekat dengannya. Lidahnya berusaha masuk kedalam rongga mulutku. Aku masih menutup rapat bibirku lalu bibir Jongwoon menggigit sedikit bibir bawahku dan akhirnya lidahnya dengan leluasa masuk kedalam mulutku dia berusaha mengaitkan lidahku kelidahku. Tapi yang aku rasa air mataku kenapa seakan mau tumpah. Aku merasa Jongwoon mempermainkanku seeperti gadis murahan. Bahkan dia sudah mempunyai kekasih dia masih saja menciumku. Astaga malang benar nasibku.

“ Hyung~ aku-“

Aku terkejut ada suara laki-laki mengejutkanku. Otomatis Jongwoon melepas tautan bibirnya pada bibirku dan kami saling menjauh. Siapa laki-laki ini. Kenapa dia ada disini??

“ Eumm aku mau pulang “ kata lelaki itu gugup dan terlihat malu. Jelas!! Karena dia mempergoki Jongwoon sedang menciumku. kenapa wajahnya mirip Jongwoon. Tiba-tiba wanita yang pacarnya Jongwoon juga muncul.

“ Jongwoon oppa kami pamit dulu “

“ hyung~ kami pulang dulu. Agashi ~ annyeong “

Kedua orang ini berlalu dihadapanku dan juga Jongwoon. Sesekali mereka tersenyum tapi kenapa mereka terlihat mesra. Lalu wanita itu siapa dia?

belum aku bertanya dan masih ada seribu pertanyaann dihatiku Jongwoon menarik pergelangan tanganku. Aku terpaksa mengikutinya, ia menghempaskan aku disofa yang tadi.

“ Yakk!!!” pekikku

“kau masih ingin mau pulang setelah siapa sebenarnya gadis itu huh!” katanya lalu duduk disebelahku. Kenapa dia bisa tahu aku masih kepikiran gadis yang tadi.

“ mw-mwo..mwo!! gadis?? Anniya….aku tidak tahu maksudmu “ aku sedikit gugup. Ya Tuhan kenapa dia bisa membuatku seperti ini.

Jongwoon menoleh kearahku. Ia mencondongkan wajahnya.
“ alasan kau datang kemari bukannya kau cemburu padanya. Hum”

Aku mengalihkan pandanganku, karena aku yakin wajahku sudah merah sekarang. Dia peramal atau apa. Jongwoon bahkan tahu apa yang aku rasakan yang aku pikirkan.
Tangannya menarik daguku agar aku menatap wajahnya. Ya Tuhan demi apa. Pria yang selalu aku hina dan menurutku paling menyebalkan sekarang kenapa menjadi sangat tampan dan indah dimataku.

“ anniya “ jawabku singkat. Jongwoon tetap menatapku dan tidak bergerak sedikitpun dari tempatnya.

“ lalu –“

” sudahlah!! Aku sudah menanyakannya tadi, apa kau kurang jelas?!!” kataku ketus. Tapi dibalik itu aku masih penasaran dengan yeoja tadi.

“ Dia Park So Jin “ jawabnya singkat. Jujur aku sedikit cemburu. Aku akui aku memang cemburu sekarang.
“ dia pacar Jongjin. Adikku!!”

Jawabannya membuat aku lega setidaknya sudah satu masalah terselesaikan. Dia bergeser sedikit menjauh dari tempatku sekarang. Aku masih menatapnya dari samping.

“ kenapa kau tidak datang menemuiku, saat aku selesai ujian!! Kau bahkan melupakan saat kau – “

” saat aku apa? Hum” ya Tuhan Jongwoon kenapa berubah seperti ini. Aku kehabisan kata-kata dibuatnya. Padahal dulu aku kira dia tidak bisa mendekati yeoja.

“ menciummmpphhhh……”

Ya!! Okey dia sukses membungkam bibirku dengan bibirnya. Aku masih terbelahak dengan perlakuannya ini. Kulihat matanya menutup lalu melumat bibir atasku singkat. Kemudian dia menatapku.

“ kau rindu ciumanku?”

Gila aku bahkan tidak bisa bergerak sedikitpun. Jongwoon kembali meraih tengkukku lalu mencondongkan wajahnya sambil memejamkan matanya. Bibirnya dengan sukses menempel dibibirku. Menekan dan melumat pelan bibir atas bawahku bergantian. Lumatan bibirnya sangat lembut dan intens hingga aku kini juga memejamkan mataku tanganku kini juga ada dilehernya benar-benar gila.

Perlahan aku mengikuti cara berciumannya yang sangat hati-hati dalam mempermainkan bibirku. Aku ikut melumat bibirnya bergantian. Hingga terdengar suara decakan diruangan sepi ini.

Ciuman kami semakin lama bertambah kasar dan Jongwoon memainkan lidahnya dirongga mulutku. Lidah kami saling bertaut satu sama lain dan kadang kali Jongwon menghisap kuat lidahku membuat aku merasakan nikmat ciumannya. Tidak seperti dengan Siwon yang hanya dipenuhi nafsu. Tapi dia Jongwoon bahkan perlakuannya sangat lembut. Aku bisa merasakan cinta didalam hatinya. Apa mungkin hanya aku yang sedikit percaya diri.

Masa bodoh dengan itu, yang enting sekarang aku tahu perasaanku. Aku sangat mencintainya. Gila!! Bahkan aku tidak pernah berfikir akan mencintai lelak seperti dia. Dingin dan juga aneh meurutku. Tapi saat ini ciumannya benar-benar memabukkan.

Tangan Jongwoon kini berpindah dipinggangku kadang dia mengusap pelan pinggangku hingga aku sedikit bergidik. Sepertinya dia belum puas memainkan bibirku. Kembali dia memiringkan wajahnya untuk melumat kembali bibirku yang mungkin sekarang sudah memerah akibat ciuman panas darinya.

Bibirnya sesekali menghisap bibirku dan kami bertukar saliva. Dengan lihai bibirnya membersihkan saliva yang ada disekitar bibirku dan dagu. Sungguh aku tidak percaya dia begitu hebat. Seperti bukan Jongwoon yang aku kenal.

“ mmhhh…”

Jongwoon melepas tautan bibirnya. Sontak aku sedikit kaget karena aku masih menimati ciumannya. Aku seperti gadis murahan saja.

“ mianhae!! Aku membuatmu menunggu. Aku sengaja membuatmu seperti ini, agar aku tahu bahwa kau juga menginginkanku!! “ aku terkejut dengan pernyataannya. Jadi dia ??

“ Mwo? Siapa bilang……” elakku.. tapi kelihatannya dia tetap tidak bergerak dari tempat bahkan dia menatapku dengan tersenyum.

“ kau masih saja sama. Bodoh!! pantas saja Siwon meninggalkanmu”

Kenapa dia malah berkata seperti itu. Baiklah sepertinya aku terbawa suasana saat dia menciumku. okey Yura-ya sepertinya kau terlalu berharap dia menciummu hanya karena dia menyukaiku. Baik aku pulang.

Saat aku beranjak dari tempatku tanpa berkata apa-apa. Tangannya menahanku.

“ waeyo? Kau merasa kau bodoh!!”

” aku memang bodoh, aku egois. Aku dengan seenaknya mengejekmu mengolok-olok mu dan tidak tahu berterima kasih. Aku gadis bodoh dan malang yang dalam sekejap dicampakkan oleh dua pria sekaligus”

Aku tidak tahu kata-kata apa yang mendasariku untuk berbicara panjang lebar. Aku akui aku salah. Aku bersalah padanya. Air matakupun mengalir dan menetes kepipiku. Tidak menunggu lama pergi dari tempat ini. Sialnya tangannya kuat menarikku hingga aku terhempas kesofa kembali sehingga posisiku setengah tiduran dan Jongwoon tepat diatasku. Wajahnya terlihat sangat tampan bila aku melihatnya seperti ini. Tapi tidak!!! Aku tidak akan tertipu lagi..

Tanpa aku duga tangannya menarik daguku. Kini kami saling menatap. Tatapannya membuatku sangat gugup dan juga kesal. Sungguh rasanya tidak bisa diungkapkan. Perlahan Jongwoon mulai menempelkan bibirnya tepat dibibirku berusaha masuk kedalam mulutku. Aku tetap menutup bibirku dan Jongwoon melumat bibir atas dan bawahku bergantian tangannya sudah ada ditengkukku untuk memperdalam ciumannya. Bibir dan lidahnya sangat lembut menyapu permukaan bibir dan sekitar daguku. Sungguh ini diluar dugaaan. Kini akupun ikut membalas ciumannya. Bibirku mulai ikut tergerak masuk kedalam mulutnya dan saling menautkan lidah kami. Bibir Jongwoon sesekali menghisap bibirku hingga membuatku melayang.

“ mmhh….ahhh”

tanpa aku sadari aku mengeluarkan suara desahan dari mulutku. Mwo!! Tidak mungkin. Tiba-tiba jongwoon mendorong pelan tubuhku hingga posisi ku sekarang sudah benar-benar terbaring disofa. Wajahnya kini tepat diatasku. Dia melepas tautan bibirnya dibibirku.
Nafasnya kini bahkan terasa sampai wajahku debaran jantungku dan juga jantungnya sama-sama terdengar hebat.

“ mianhae….saranghae”

Apa katanya!! Aku tidak tuli? Tapi apa benar dia? Belum sempat aku menanyakannya. Jongwoon meraih wajahku kembali menautkan bibirya tepat dibibir atasku dan menelusuri lekuk bibirku. Lidahnya masuk menerobos kedalam mulutku akhirnya aku membalas lumatan bibirnya.

“ ulangi lagi “ kataku dengan nafas yang masih tersengal. Dia mengusp bibirku yang basah akibat saliva kami yang keluar akibat ciuman ini.

“ kau bodoh!! jeongmal paboya “

Saat mengatakan itu Jongwoon mencium leherku, bibirnya menelusuri setiap inchi leherku. Tanganku kini malah bertengger dilehernya agar jarak aku dan dia sangat dekat. Sofa ini memang tidak terlalu besar tapi entahlah rasanya sangat nyaman aku tiduran dibawah tubuhnya. Aku memejamkan mata merasakan nikmat sentuhan bibir dan tangannya ditubuhku. Sungguh Siwon pun bahan tidak sampai senikmat ini, kenapa dengan Jongwoon serasa berbeda.

“ saranghae “ kata nya sambil mencium keningku. Ya Tuhan dia sangat berbeda dari Jongwoon yang aku kenal.

“ ulangi lagi “ kataku lagi padanya. Dia menatapku lagi sepertinya dia tahu aku menggodanya.

“ kau ingin aku mengucapkannya lagi?” tanyanya balik. Aku mengangguk pelan. Tanganku tergerak membelai pipinya dan juga rambutnya. Jongwoon benar—benar membiusku. Aku dibuat tidak berkedip aku terus saja menatap wajahnya.

“ kalau aku mengucapkannya lagi. Apa imbalan untukku?” tangan Jongwoon menyingkap anak rambutku kebelakang telinga. Sentuhannya bagaikan ribuan volt menalir ditubuhku.

“ aku akan memberikan apapun yang kau mau?”
Gila kenapa aku malah menjawabnya seperti ini. Dia tersenyum tipis padaku. Lalu tautakan jari-jarinya dijariku. Terasa nyaman. Kenapa dia tidak bertanya apakah aku juga mencintainya.

“ saranghae “ Jongwoon tersenyum lagi padaku kami saling bertatapan.

“ kau meminta apa??” tanyaku. Pasti dia ingin aku mengucapkan kata saranghae padanya. Dia diam matanya kini menatap bibirku lagi.

“ pasti kau ingin aku bilang nado saranghae “ Jongwoon menggeleng.

“ aku sudah tahu tanpa kau bilang. Dari caramu bicara padaku, caramu menatapku. Caramu membalas ciumanku semuanya aku sudah tahu kau sangat mencintaiku.”

Degggg……kenapa tabakannya benar. Apa dia dapat membaca pikiranku. Tidak mungkin!! Aku gugup sekarang. Jantungku bertambah tidak karuan detakannya. Lalu aku harus apa setelah ini. Pandangan mata Jongwoon sekarang beralih ke bibirku yang tergerak akan mengucapkan kata-kata itu tapi…. Dengan tiba-tiba bibir Jongwoon kembali memenuhi bibirku dengan bibirnya. Tidak menunggu lama aku langsung membalas ciumannya. Lumatan lumatan kecil pun sekarang terdengar diiringi decakan yang keluar dari mulut kami.

Jongwoon POV

Akhirnya aku mengeluarkan kata-kata itu. Kata-kata yang selama ini aku pendam selama aku mengenalnya dan bertahun-tahun lamanya. Sebenarnya aku tidak ingin mengatakannya secepatnya ini, aku tidak menyangka dia juga menyukaiku. Sebuah hal mustahil bagiku karena yang aku tahu dia sangat membenciku dan juga selalu bersikap ketus. tapi Yura tanpa aku duga dia juga…

“ mmhhh…” desahan itu keluar dali mulutnya. Apa aku sehebat itu Yura-ya. Pasti kau tidak menduga ya aku bisa seperti ini.

Bibirku kini beralih pada leher putih dan jenjangnya. Mencium dan menghisap setiap inchi kulit lehernya. Tangan Yura meremas rambutku dan menekan kepalaku agar terus bermain disana.

“ mendesahlah lagi Yura-ya, hum” ucapku disela-sela ciumanku dan tepat ditelinganya.

Aku melihatnya bibirnya sekarang sudah sangat merah. Dan juga pipinya terlihat bersemu merah, apa dia malu. Kukecup singkat bibirnya. Lalu bibirku kembali turun kelehernya lagi, aku lumuri seluruh lehernya dengan sapuan lidahku. Aku dapat mendengarnya mendesah hebat.

“ ahhh…mmmppp”

Kulirik Yura memejamkan matanya. Tanganku tergerak untuk membuka resleting pakaiannya yang ada dipunggungnya. Yura sedikit tersentak atas perlakuanku. Tanganku menurunkan bajunya sedikit hingga aku dapat melihat tulang selangka ddan bahunya terlihat dengan sangat jelas. Tidak menunggu lama aku kecup seluruh permukaan kulitnya dengan bibir dan lidahku. Gila!! Kenapa aku melakukannya ini pada Yura. Apa ini tidak berlebihan. Tapi aku merasakan tangan Yura mulai menyusup didalam kaosku. Dengan lembut dia membelai perut datarku.

“ ahhh……..” dia berhasil membuat aku mendesah. Aku mengangkat kepalaku yang terbenam diatas dadanya dan sekitar lehernya. Aku bangun dari atas tubuhnya dan menghentikan aktifitasku. Aku terduduk diam. Yura terlihat bingung dengan sikapku yang tiba-tiba.

Kulirik dia bangun dari tidurnya lalu menggeser duduk tepat disebelahku sambil membenahi pakaiannya yang melorot akibat ulahku. Tangannya ada dibahuku membuat aku menoleh. Sorot matanya begitu teduh.

“ waeyo ?” Tanya Yura padaku. Mwo? Apa dia berharap aku melakukan lebih. Aku mengalihkan pandanganku. Tiba-tiba kurasakan tangan Yura melingkar diperutku. Aku tidak percaya Yura seperti ini padaku.

“ mianhae Jongwoon. Jongwoon oppa! Aku sering menyakitimu dulu “ Katanya masih dalam pelukanku.

“ apa kau perlu jawaban!! Aku mencintaimu. Jeongmal saranghaeyo Jongwoon oppa!! Saranghae “

aku menoleh dan menatap wajahnya yang ada dipunggungku. Aku melepas tangannya lalu menarik dagunya utuk dapat melihat wajahnya. Air mata masih tersisa dipipinya dan pelupuk matanya.

“ aku takut kehilanganmu” katanya pelan.
“ kau pasti sangat tersiksa saat aku bersama dengan Siwon. Bodohnya aku selalu menyuruhmu mencari gadis untuk kau –“

“ ssstttt….. jangan lanjutkan. Kita akan memulainya bersama-sama” kataku padanya . dia mengangguk pelan dan aku mengusap ujung kepalanya. Sedetik aku memperhatikan bibirnya kembali. Kenapa aku begitu ingin menciumnya kembali.

“ hu’um~ “ Yura tersenyum padaku. Sungguh senyum yang membuatku nyaman. Kembali aku meraih wajahnya. Aku pandangi detail wajahnya semuanya terlihat menraik dan indah menurutku.

Aku kecup matanya perlahan, lalu turun dihidungnya kemudian bibirku kembali melumat bibirnya jauh lebih dalam lagi. Aku memiringkan kepalaku mencari posisi nyaman untuk melumat bibirnya lebih dalam. Lidah kami saling bertaut. Yura juga sudah pintar membalas setiap lumatan bibirku. Kami sama-sama terbuai dengan ciuman yang sedikit kasar ini. Tak henti-hentinya aku menautkan lidahku dan juga lidahnya Yura ternyata juga tidak menolak, bahkan tanganku kini sudah mulai membuka bajunya hingga dia sekarang hanya memakai bra saja. Sungguh rasa yang terpendam selama bertahun-tahun kini aku lampiaskan. Aku ingin memilikinya seutuhnya.

Yura POV

Aku tidak menolak dan tidak mencegah saat tangannya mulai melucuti pakaianku, padahal dulu dengan Siwon oppa aku selalu melarangnya. Sungguh ilmu apa yang dimiliki Jongwoon hingga aku tidak dapat berkutik dihadapannya.
Aku kini hanya menikmati setiap sentuhan tangannya diseluruh tubuhku. aku lega karena aku sudah mengungkapkan isi hatiku dan ternyata selama ini, bertahun-tahun dia menyukaiku. Aku jadi merasa bersalah padanya.

“ mmhhh….”

Tidak kusangka aku begitu menikmati semua perlakuannya padaku. Tangannya kini bermain didadaku meremas dan memainkan payudaraku. Jongwoon dia, kenapa begitu bisa membuatku melayang.
Bibirnya kini beralih keleherku mencium dan menghisapnya. Kuremas rambut cepaknya yang kini berwarna merah membuatnya semakin tampan. Tidak lama bermain dileherku bibir Jongwoon sudah beralih kebagian atas dadaku menciumnya hingga dibelahan dadaku. Sungguh ini membuatku bergidik.

“ ahhhh….mmhhhh” aku tidak bisa menahan semua rasa yang ada diriku semuanya begitu nikmat. Sudah seringkali aku mengeluarkan desahan dari mulutku ini.

Aku raba perutnya yang datar dan sedikit berotot, walaupun abs nya tidak seperti yang siwon oppa miliki tapi dia sudah terlihat sexy dimataku.

“ ahhh Yura-ya….”

Jongwoon mendesah saat aku mempermainkan absnya dan kini aku mulai mengecup lehernya mencium dan aku menghisapnya aku yakin disana sudah ada tanda merah akibat perbuatanku.

“ mmhhhh……”

Author POV

Tangan Jongwoon sudah berada disela-sela paha Yura. Bibirnya masih menciumi perut dara Yura yang membuat Yura selalu mendesah hebat akibat ciuman bibirnya. Yura masih memejamkan mata saat tangan Jongwoon membelai daerah kewanitaannya.

“ kau sudah basah hum!” kata Jongwoon pada Yura. Dan Yura tersipu malu saat Jongwoon menatap Yura lalu seulas senyum terkembang dibibirnya. Jongwoon menarik gesper rok Yura dan kini yura hanya memakai pakaian dalam saja.

“ merah? Kau tahu warna kesukaanku Yura-ya. Apa kau sengaja menggodaku?” kata Jongwoon pada Yura yang kini ada dibwahnya.

“ Mwo??!! Anniya…kenapa kau percaya diri sekali bahkan aku tidak tahu ten-mmmpphhhhh…..”

tanpa banyak tanya bibir Jongwoon sudah menyambar kembali bibir Yura dengan sedikit menekan lidah Jongwoon sudah saling menaut dengan Yura. Yura yang tadinya tidak siap dengan bibir Jongwoon kini dia malah sudah melumat bibir Jongwoon. Keduanya kini saling berpagut sehingga menimbulkan suara decakan dan juga desahan yang sangat indah. Tangan Jongwoon kini mulai bermain dibelakang punggung Yura berusaha melepsa bra hitam Yura. Dan bingo!! Yura sekarang hanya menggunakan celana dalam merah saja.

Dada Yura tidak lepas dari ciuman bibir Jongwoon dan juga tangan Jongwoon meremas pelan payudara Yura sehingga membuat Yura merasakan kenikmatan.

“ nghhhh…..ahhh…”

” Mmmhh Jongwon-ah “ begitu desahan Yura sangat indah Jongwoo semakin bersemangat. Yura merasakan ada yang mengeras dipahanya ternyata ‘adik’ Jongwoon sudah meminta keluar. Dengan sigap Yura membuka gesper celana Jongwoon dan akan menurunkannya.

Jongwoon menghentikan aktifiasnya kemudian dia melepas tshirtnya sendiri Yura lantas menarik gesper celana Jongwoon. Jongwoon tersenyum lantas melepas sendiri celananya sehingga dia hanya memakai celana dalam saja. Badan Jongwoon kembali menindih Yura tanpa banyak kata Jongwoon melepas celana dalam yang melekat ditubuh Yura. Bibirnya kini berpindah diantara sela-sela pahanya. Membuat Yura melenguh pelan saat bibir Jongwoon mencium dan menghisap daerah kewanitaannya. Lidah Jongwoon dengan lincah menerobos masuk dilubang miss v Yura membuat Yura merasakan kenikmatan yang tidak terhingga.

“ Jongwoon-ahhh….mmmhhhhh “

Yura meremas rambut Jongwoon yang kepalanya masih ada disela-sela pahanya. Berungkali Yura mendesah dan memejamkan matanya karena tak kuasa menahan gejolak yang ada didirinya. Jongwoon pria ini begitu hebat membuatnya merasakan hal yang sangat indah baginya.

“ Oppa-ahhhhhh………..” yura mengeuarkan cairan orgasmenya, dia terlihat puas. Bibir Jongwoon kembali menyapu daerah v nya yang basah akibat cairan itu menyedotnya hingga habis. Tidak ada rasa jijik sedikitpun. Ia bangun dan tersenyum melihat ekspresi wajah Yura yang puas bercampur bersemu merah muda.

“ neomu Yeppeo yura-ya “ kata Jongwoon sambil membelai pipi Yura, lalu mencium bibir Yura lagi. Yura membuka mulutnya agar akses lidah mereka berdua bisa
bebas saling menaut. Tangan Yesung menelusuri seluruh lekuk tububh Yura. Dan kini jari mungilnya dimasukkan kelubang kewanitaan Yura.

“ akhhh…..yakkhhhh…ahhhh” Jongwoon mengoyak lubang Yura dengan memaju mundurkan jarinya. Bibirnya kini berpindah didada Yura. Mencium dan menghisap permukaan kulit Yura.

“ mmpphhhh…ahhhh” Jongwoon memasukkan dua jarinya langsung kelubang miss v Yura. Digerakkan dengan tempo yang tidak teratur membuat Yura berulangkali mengeluarkan cairan orgasmenya.

“ ahhh………..”

Jongwoon mengeluarkan jarinya dari lubang kewanitaan Yura. Lantas dia melepas sendiri celana dalamnya. Lutunya bertumpu pada sofa dan yang satu berdiri. Jongwoon membuka paha Yura lebar-lebar agar dia dengan mudah menggerakkan badannya nanti.

“ tenang aku akan pelan-pelan “ Jongwoon kemudian mencium kening yura yang sudah berkeringat itu.

Dengan perlahan yesung memasukkan juniornya yang sudah menegang itu kedalam lubang miss v Yura. Yura menggigit bibir bawahnya saat adik Jongwoon mulai memasuki lubangnya.

“ akhhhhh….”

pekik Yura saat junior Jongwoon baru sedikit yang masuk. Jongwoon tahu ini sangat sakit. Tangannya mengusap pipi Yura. Yura menggeleng pelan, ia tahu ini sakit. Tangan yura mencengkeram lengan jongwoon untuk berhenti. Tapi bagi jongwoon ini tidak bisa dihentikan.

“ sa…kit…oppa….ahhhhh”

Yura mengeluarkan air mata dari pelupuk matanya. Jongwoon tahu itu

“ kalau pelan begini akan terasa sakitnya……kau percaya padaku yura-ya. Saranghae “ ucap jongwoon lalu menciumb bibir Yura dan melumatnya dengan nlahap untuk meringankan rasa sakitnya.

Pelan-pelan Jongwoon memajukan tubuhnya agar juniornya terbenam sempurna ditubuh Yura. Dengan sekali hentakan milik Jongwoon sudah sempurna masuk kedalam milik Yura.

“ akkkhhh……….”

“ ahhhhhh……..”

pekik keduanya, Jongwoon masih mendiamkannya disitu sebentar karena Yura masih memejamkan mata merasakan sakit yang mendera dan mengoyak selaput daranya. Jongwoon sebenarnya tidak tega melihat Yura menangis menahan sakit junior Jongwoon yang menghujam miss v nya.

“ pertama memang sakit tapi lama kelamaan akan menjadi nikmat yura-ya”

Jongwoon mulai menggoyangkan pinggulnya pelan-pelan agar yura tidak merasakan sakit. Pelan-pelan kemudian dirasa Yura sudah bisa menerima perlakuannya jongwoon menambah tempo kecepatannya

“ akkhhhhh……mphhhh”

rasa sakit kini berganti dengan desahan kenikmatan yang keluar dari mulut Yura. Membuat Jongwoon menambah tempo kecepatannya. Kadang-kadang Jongwoon juga memelankan temponya membuat yura semakin bergeliat karena milik Jongwoon berungkali menyentuh titik g-spotnya. Nafas mereka berdua tersengal hebat karena mereka kehabisan nafas.

“ ahhhhhh….mpp..ppali..ppali ahhhh”

“ mmmhhhhh…” Jongwoon juga ikut mendesah karena kenikmatan miliknya terjepit sempurna oleh miss v yura yang memang masih sempit sekali.

Gerakan tubuh Jongwoon semakin cepat membuat sofa mereka ikut bergerak. Yura juga begitu tangannya meraih bantalan sofa karena pergerakan Jongwoon yang hebat menghujam lubangnya hingga dirasakan sampai kerahimnya, membuatnya merasakan sesuatu yang ingin Yura keluarkan.

“ Jongwoon-ahhh…mphhhh akuhh…. “

“ ne?!! aku juga…ahhhhhh……..kita sama-sama ne! Mmphhhh”

semakin cepat gerakan pinggul Jongwoon membuat milik Yura berkedut didalam sana. Akhirnya Yura mengeluarkan cairan kepuasan nya bersamaan dengan cairan sperma Jongwoon yang masuk kedalam rahim Yura dan sebagian meluber kepaha Yura.

“ mppphhh….ahhh” Yura mendesah puas saat itu. Jongwoon belum melepas miliknya dilubang miss v Yura. Ia benamkan wajahnya dibahu Yura menghela nafas panjang. Nafas mereka sama-sama berat. Jongwoon kemudian menatap yura lalu tersenyum. Yura semakin malu saat Jongwoon menatapnya.

“aku akan menikahimu, apa kau siap??” tanya Jongwoon pada Yura. Posisi mereka masih sama jongwoon ada diatas tubuh Yura. Yura terlihatsedikit gugup akan pernyataan Jongwoon yang mendadak dan mengejutkannya. Sebenarnya ia mau, tapi Yura masih malu.

“ mwo?? aku-aku…..”

belum selesai menjawab Jongwoon menarik tubuh Yura bangun tanpa melepas miliknya yang masih terbenam sempurnya daerah kewanitaanya.

Jongwoon membawa Yura masuk kemarnya dan menghimpitnya kedinding dekat pintu kamarnya. Diciuminya leher yura dan sesekali menghisapnya. Entah sudah berapa banyak tanda merah yang jongwoon buat disana dan sekitar dada Yura.

“ mhhhh…ahhhhh” yura kembali mendesah akibat perlakuan Jongwoon padanya.

“ katakan iya,hum” kata Jongwoon lalu kembali mencium leher yura dan tangannya meremas payudara yura. Yura tidak tahu apa yang harus ia katakan bahwa jongwoon sangat-sangat berarti baginya.

“ mmmpphhhh…..” Yura hanya bisa mendesah saat Jongwoon menciumi bagian belakang lehernya dan menyapunya dengan ujung lidahnya.

“kau mau,hum “

Jongwoon masih menunggu jawaban sambil ia menelusuri lekuk tubuh Yura. Jongwoon tersenyum saat melihat Yura memejamkan mata menikmati servisnya.

“ aku anggap kau mau chagi ~ “

tanpa menunggu lama Jongwoon mengangkat kaki sebelah Yura agar dia lebih bebas menggerakkan pinggulnya. Dan ini membuat yura membelakakkan matanya.

“ mwo? Ahhhh…neooohhh….”

Jongwoon menggerakkan badannya dengan tempo pelan, cepat, pelan dan cepat membuat keduanya mendesah hebat. Yura tidak menyangka akan melakukannya dengan berdiri. Dia benar-benar tidak habis pikir Jongwoon begitu hebat melakukannya.

“ ahhhh….ppali…mpphh……….”

“ akkkkhhhh….haasssshhhhh… Yura-ya…”

“ Op……..oppahhh..ahhhhh”

tangan yura mencengkeram bahu Jongwoon. Kukunya menancap disana. Entah rasa apa yang dirasakan keduanya saat ini memang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Bibir Jongwoon tidak henti-henti menciumi bahu yura.

“ Jongwoon kau didalam?”

suara laki-laki sangat mengejutkan mereka. Yura menatap Jongwoon begitu juga dengan jongwoon.

“ si..si..apa??”

Jongwoon tidak menjawabnya malah menyodokkan lagi tubuhnya menghujam lubang miss v Yura. Membuat yura kembali mendesah tapi ia tutup mulutnya.

“ Jongwoon-ah “

Jongwoon sepertinya tidak peduli dengan suara yang memanggilnya. Ia terus saja menggerakkan pinggulnya. Memajukan badannya.

“ kangin…ahh.. Opp…ahhh ”

Jongwoon mengangguk mendengar tebakan Yura yang benar. Karena kangin memang tahu kode pin apartemennya. Yura menggelengkan badannya. Ia takut kalau kakaknya sampai tahu hal ini. Bahkan pakainnya dan pakaian dalam Yura masih ada diruang tengah bagaimana kalau Kangin melihat ini.

“ geumanhae…mphhhhh..ahhh”

jongwoon mempercepat gerakannya ia tidak peduli dengan apa yang yura katakan. Yang ia ingin adalah menyelesaikan gejolaknya hingga tuntas. Dengan kuat jongwoon menghentakkan miliknya sampai kedalam rahim yura hingga akhirnya.

“ akhhhhh………….hossshhhh…”

“ ahhh…mhhhhh…” mereka berdua sama-sama mengeluarkan cairan cinta mereka. Yuar seperti sudah tidak bertenaga kakinya lemas. Seakan tidak kuat menopang tubuhnya. Nafas keduanya tersengal hebat karena aktifitas mereka yang mengeluarkan banyak tenaga.

“ Jongwoon-ah… apa kau bersama Yura didalam, huh?”

Suara kangin terdengar oleh mereka.Ya!! kangin mengetahui pakaian mereka berserakan disofa. Jongwoon dan Yura sama-sama tidak menyahut.

“Jongwoon-ah……….apa yang kau lakukan dengan adikku!!! cepat nikahi dia, atau kau akan aku bunuh!!!” pekik kangin dari luar kamar mereka.

=END=

Kyaaaaa gaje ya??? ekekeekke ~

okelah NC nya kurang hot * plakkkk

apapun itu aku tunggu komen-komen kalian…… okey

Advertisements

About Yadong Fanfic Indo

Fun...Fun.. and Fun...

Posted on 25/08/2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 86 Comments.

  1. Huh.. .lap keringat, gak dgr apa kangin manggil, telinga.a dimana bang. daebak dch.

  2. kimmytiffany

    wkwkwk. keren critanya author. bikin part 2nya dong hihihi.

    siwon jadi playboy ihh -3-. jahat bngt main blkg am tiffany ckckc. ak sk yesung dsini dy keren bngt xD. ahh pengen *eh

  3. anthybumsso yongseoforever

    Omo!! author kau membuat.ku cmburu…
    Ni ff nc pertama yg aku bca yg cast.y yeppa sumpah karna sebelum.y aku gx kuat bc ff nc yg cast.y yeppa… *kokcurhat*

    author kau daebakkkkk
    Aku gx nyangka oppaku seyadong itu kekeke *becandaoppa*…

  4. gk kbaayang wajah p0l0s yesung ngelakuin adegan gtu’an… Hehehe,,,

  5. haaai saya selaku author disini sebagai istrinya siwon juga *dzigh!!* hehe datang eksis meninggalkan jejak disini ^_^

    wow kerend aku baca ampe menjiwai gini.. suka pas adegan buru2 nuntasin gara2 kangin datang. wkwkwk HOT BGT tuh, jd mau nyoba sama siwon ^plaaak^
    ah tapi aku kecewa _laki gw selingkuh ma tifanny_ OMG!!! liat aja klo ntar klo balik ke rumah bakal ku lempar pake panci. ^plaak^ sape lo?? ahaha

    daebak author!!! (^o^)/ trs b’karya yah posting lagi di YFI. lumayan bwt banyakin postingan disini ^wkwkw^ hwaiting!!!

    • Dean YesungCute

      Kyaaaa udah diposttt disini, heheheh
      gomawo ya min….*cipok, eh

      kekekke ~ jinja!!!! aku buatnya juga tidak tega yesung gituan *plakkkk

      Jihahahha emang sengaja siwon aku buat gitu *dicekek 😛

      sekali lagi gomawo^^

      ada juga NC. yesung juga, *nyengir

  6. Astaga yeppa?! Daebak thor!
    merinding bacanx smbl byanging yeppa lg “do this and that“.
    suka adgan terakhrnx. Yeppa! Hwaiting!
    Good job thor!

  7. ffnc pertama yg aku bc dgn cast yeye. Wow keren thor tp msh ga kebayang gitu sama muka.a yesung yg imut2 ngelakuin adegan itu wk~
    oppa ternyata kau….
    Iya thor ini emg kurang hot jika dibandingin sm ffnc yg udah pernah aku baca hehe~ *maklum yadongers akut? ><
    huaaa…aku masih ga rela suamiku(?) yeye melakukan hal yg tidak2 kek gitu u.u
    but great job thor ff.a daebak. Fighting ^^

  8. Sequel please! ^^

  9. Tasya Sparkyu

    Kyaa !!! 😄

    DAEBAK !!! Yaa ampunn !!! Yesung Oppaaa !! Kau jahatt !!! Kenapa kau menyelingkuhikuu ?!?! #DiGamparKyuHae

  10. wah hot bwgd…
    Lbh bgus gye klo seandaix ada sequelx…
    Oke d’tnggu krya2 slnjtx…

  11. min, aku minta pw nya dong^^ ….. maklum readers baru ㅋㅋ

  12. pw nya dikirim ke email aku aja y.. thanks ^^

  13. Soplak,Kangin masa kakaknya yura?Yang pemarah tuh kan donghae,coba kalo ryeo yg yadongan,dimarahin yesung.kugaplak tuh yeppa*kaburrr dikejar clouds

  14. Kalo aku diyadongin taemin ato ryeo,aku udah pingsan berat…

  15. huah….haduhhh kget…kren….

    huptt ambil spu tngn…lap krngt

  16. Udh 2x bacanya, te2p ajah K?E?R?E?N ~(?? )~( ??)~

  17. song hyun mi

    huh. .panass
    cerita’a keren. .
    Heum. .knp hrz ada kangin sh. .pdhl kalo g kgnggu mungkin masi mau lanjud::plakk
    yadong akut-_-‘

    sequel donk. .

  18. Wow,,,

    oppa,, memanfaatkan kesempatan sebaik mungkin didetik2 terakhir,,,

  19. Yaaa hottt bangettt#yadong nya keliatan #plakkkkkk!: D tapi masa belum sampe di nikahin sihhh di tunggu chapter 2 nyaa yaaaa nanti di chapter 2 yesung nya nikahin yura yaaaa terus punya anakkkkk dan anak nya yang lucuuuu hahahahahaha#dalem hati author:ngatur aje luuuu-_-:p wkwkwkwk

  20. kereeenn, mantaap author >.<
    iya, aku juga mau bca klanjutan mreka alo udah nikah, buat baby ,psti yadong age, hahaha#dasar otak yadong 😛
    di tunggu part 2 nha yaah.. hahahaha

  21. buat aku ini ff buat aku ngerasa “hot summer”
    kangin menggangu aja huh.

  22. *lap ences dulu
    kyaaaaaa, author daebak.
    Ceritanya bagus, ncnya juga hot.
    Aku ngebayangin mukanya jongwoon oppa yang sok ‘cool’, eh malah jadi lucu, abisnya jongwoon oppa kan imut, klo jadi cool malah ‘aneh’.
    Siwon emang keren kalo jadi playboy.

  23. Wow… hot bget… Daebakk!!!

  24. DAEBAKK……. sequel

  25. siwon selingkuh, np sm tiffany cr yg cakep y alami np.. g dpt siwon, yura g rugi toh kan dpt yesung..

  26. When I spell it to english,really-really hot..

  27. Ryda Xi Yuan Fan

    Daebak thor!
    Hot bgt^^

  28. suamiq ko jd hebat gni ya kalau lg maen ma cwex laen?!awas kau oppahh. . .

  29. keren baik nc ataupun crtany. Sip

  30. wuihhhhh gila hot,,,,,,,, heeeee

  31. Ppali nikahin!! :p
    Keren eon!! b(^__^)d

  32. park hyun rin

    kekeke, daebak thorr ..
    hot #OtakYadong !
    sequel thor, pas mereka nikah ! ne? *kedipin mata*

  33. yeiiiiii keren thor…phy lbh keren lg low da sekuel’a….

  34. sequel donk.. tambah cerita kangin juga..

  35. KOQ BNACANYA jd sesak pipis ya,,
    geli thor,,
    ……
    tp okeh lah…
    fighting thor…

  36. Haddooowww…panaass…
    Ini AC dikamarku yg mati
    Apa tubuhku yg ikutan panas
    Garagara liatin yesungyura yadongan….

    Aaiisskkhhh….
    Kang in ganggu ajaa…

    Debaak…saeng…(^o^) :-O:-):-[O:-):-(

  37. Aduhhh ikutan panaaasss

  38. Kipas mana kipas, kok jd ikutan cape ya….

  39. Daaaaniiiiaa

    HOT
    DAMN

  40. song yoo jin

    Whoooo~ ternyata bersarang disini my cool namja-nya…ahaha…
    Tnyata dean author cukup yadong juga..olaaah hot.. 🙂

  41. Ehm.. Jong woon agresif bgt.

  42. ririn andria

    Ok baget,,,,
    Kangin walaupun sdkit dapat teksnya tp aku suka,,,

  43. Haaah.. Huuh…
    Gilaaaa’ thor DAEBAK banged yadongnya,, ampe’ nahan pipis dari tadi
    *Plaaak 😀

    Paling demen dah ane ama cast bang Yeye Huuuu.. Bikin merinding DISCO
    *Acep acep

    Bikin lagi yang castnya bang YeYe ne thor, tentunya masih dengan Pak Yadong yang super Bara .. Ckckc
    *Api kaleee’

    JOS GANDOS KOTOS KOTOS YADONG MELEDDOS wkwkwkw 😀

  44. kekekek~
    Kangin oppa menggangu nieh 😀
    i like it

  45. Hot thor.. Keringetan/? Bacanya 😀

  46. Aaaaaa!!!!!!!
    ncnya dapet bgt thor, yesung kereeeennnn bangeettt. daebak

  47. wah nc annya hot abis
    udah tau ada orang yeye malah nerusin bknnya berenti

  48. thor bikin sequel nya donk :3

  49. Wahhhh kerennn hahahaha
    Cinguu sequel dongsssss
    Please (۳‾̩̩͡Д‾̩̩͡)۳
    HWAITING!!!!

  50. ini keren bangeeeet thor

  51. ak suka critanya thor
    nc ny juga lumayan.. dan ending ny bikin ngakak.
    sekuel dong . hehe

  52. Omo Yesung Oppa 😮
    wkwkw Kangin Oppa ngamuk niye bhaha.

  53. Omo Yesung Oppa 😮
    wkwkw Kangin Oppa ngamuk niye bhaha.
    Thor gue jadi nyilu bacanya sakit banget tuh kayanya :’| eh

  54. min aduh bacanya makin jadi yadong lovers dah

  55. wahhh kangin udah kesel tuh,tenang min gk bakal kok
    eh thor ada lanjuttanya gak?

  56. Keren abis critanya heheee

  57. Ceritanya bagus thor apalagi endingnya wkkwkwk lucu

  58. haduuh haduuh yesung oppa ampe ga kdgran gt saking asik’e maen,bca’e bru brez nih drtd bnyak gangguan huft…

  59. sequel… please jebal..

  60. busyet dah..*lap keringet*
    HOT banget ini,,

  61. bwahahaa…ngakak weh endingnya.

  62. LuSeo_Love [Park Ly An]

    yesunggg… suami pertamaO.O #dikroyokclouds . yesung kesannya di sini kerennnn daebakk

  63. part 2 donk
    keren bangetttt

  64. Ilma Bumssoeulmates Elf

    hahaha ending.a lucu

  65. fimloveshfly

    daebaaakkkkk
    baru pertama baca ff full kiss.
    suka sama karakter yesung oppa yang cool, gak banyak omong
    daebaakkk!!!!

  66. park ri rin

    weh wanjir thor bikin homy/? buahahaha 2 ronde asooyy!! daebak ncnya jadi pengen/? ayoo oppaa *tarik” siwon* wkwkwk keep writing thor! ;;)

  67. huah,panas2
    #lapkeringat

    bkin sequel’ya dunk thor 🙂

  68. hahaha.. akhir ny lucu :v

    sequel ya thor 😉 hehe^^

  69. huff…
    tahan nafass baca inii..

  70. Kece ff nya,wakwakwak .. Ada sequel nya gak thor?

  71. Kalau d bunuh ga bisa nikah donk

  72. vhya elfishyoonaddict pyrotechnic

    ternyata mereka saling suka.
    Hihihi

    kangin bukannya marah, eh malah nyuruh nikah.
    Ckckck.
    Kakak yg pengertian (?)

  73. gg gaje kok malah keren (y)
    enceh nya HOT >_<
    aq suka ❤
    kangin kenapa gg didobrak aja segh pintu nya heheehehe ^^v

  74. is so hot….

  75. Tiya Everlaistingdriens Clouds

    aduh .. gila ng ff

  76. Rina pororo

    Kipaasss…. Kipaass….
    Mna kippaasss…
    Author daebakkk…..

  77. ranichorizkychoi

    ini hot banget.

Jangan lupa komennya..!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: