Miracle? (PART 2)

miracle ff nc eunhyuk
Author : saeng nya Lee Minhyuk yg sekarang pacar nya Kim JongIn /no coment/ kk~
Tittle : Miracle? (PART 2)
Type : Yadong, NC21
Cast : – Lee Hyuk jae as Eunhyuk
  – Hyorin as You
  – Other
Ini lanjutan ‘Miracle?’ yg part satu. Maaf kalo banyak typo, atau pas adegan nya ga hot. Maklum saya ga belum di ajarin yadong sama Kai *eh. Maaf kalo ga nyambung atau pun ngebosenin, ah yg penting Kai ga bosen sama aku *eh lg. kkkk~ lgsg aja di baca~ comment kalian sangat berarti buat saya ^^
Hyorin POV
Ku rasa kan sinar mentari yg menembus tirai kamar ku sehingga terasa silau. Ku raba sisi kasur di sebelahku.
“tidak ada, kemana dia? Apa ia akan menghilang dan melupakan ku? miris sekali kau Hyorin” dengus ku.
Miracle Part 2
‘drrtttt…drrrttt’
“yeobseo”
“kau baru bangun chagi?”
“nuguya?”
“tch. Bahkan kau tak melihat nama yg tertera di ponsel mu, huh?”
Siapa dia? Aku pun segera melihat kontak yg tertera di ponsel ku.
‘Eunhyuk tamvan’
“MWO?? Dari mana kau tau nomer ku?” aku pun terkejut sampai-sampai posisi ku langsung duduk dan membulatkan mata.
“tadi pagi aku mengotak-ngatik ponsel mu, hehehe mian telah lancang. Karena ku fikir kau tidak akan bangun setelah ku selesai mandi, dan benar saja kau masih belum bangun, jadi ku putuskan untuk menyimpan nomer mu agar aku bisa menghubungi mu. Dan maaf aku tidak bisa menemani mu sarapan, karena aku ada jadwal pagi sekali, namun baru saja aku delivery Pizza untuk di antar ke appartemen mu” jelas Eunhyuk.
“ah, gweanchannayo oppa. Aku tahu kau pasti sangat sibuk, kau sudah sarapan? Maaf aku tak sempat membuatkan sarapan untuk mu” tingtong –suara bel- “wait oppa, sepertinya ada tamu” aku pun langsung pergi ke depan untuk membuka kan pintu dan hanya memakai selimut tidur dan ponsel di tangan kiri ku.
“Pizza. Hyorin-ssi?” sapa kurir itu.
“ah, ne. Gamsha~” aku pun menutup pintu.
“oppa~ pizza nya sudah datang, gomawo~” ucapku.
“haahh bagus lah, aku sudah sarapan tadi. Lain kali kita sarapan bersama, ne? Baiklah chagi, aku harus take lagi. Saranghaeyo”
“nado”
‘heuumm, semoga ia benar-benar tak meninggalkan ku. baik sekali dia, ah jadi makin cinta kkkk~’
Aku pun memakan Pizza sambil duduk di ruang tv, ah ternyata dia syuting live? Kkkk~ matanya seperti panda. Aku menyaksikan ke konyolan seorang Hyuk Jae yg di suruh memakan kimbab yg di dalam nya ada cabai, aku tertawa sampai-sampai aku tak sadar bahwa ponsel ku berbunyi sedari tadi. Sampai panggilan ke 4 aku baru menjawab nya.
“yeobseyo?”
“……………..”
“benarkah? Ah baiklah, lagipula lusa aku sudah libur musim dingin. Iya, akan secepatnya”
“………..”
“iya pa, nanti ku beritahu tuan Kim –dosen di kampus ku- baiklah”
Aku pun memutuskan sambungan telpon dari papa ku di Indonesia. Haruskah aku? Haaah bahkan beberapa detik yg lalu aku sangat bahagia, mengapa sekarang……? Eunhyuk pasti akan sangat marah padaku. Oh god, eotthokke?
*
Hari ini aku ada mata kuliah yg terakhir sebelum besok libur musim dingin, dan pelajaran nya pun baru beberapa menit selesai. Aku memutuskan untuk pergi ke kantin, aku membuka laptop dengan amat malas, aku mencari hiburan dengan ber-chat ria di jejaring sosial. Aku melihat acc Eunhyuk yg baru saja meng-update status nya.
‘I’m so happy. Thank’s for everything’
Aku tersenyum pahit. Aku pun iseng membalas tweet nya.
‘happy monkey kkkk~ saranghae saranghae~ mumumumu~’
Aku tahu, jika orang lain tahu akan hubungan kami pasti aku sama saja cari mati. Tapi mana mungkin dengan ribuan followers nya itu dia bisa membaca tweet ku? mustahil sekali.
Tiba-tiba saja aku terkejut sampai-sampai orange juice yg baru aku tenggak berlarian(?) di meja kantin saat membaca balasan tweet Eunhyuk.
‘@hyo88 what are u doing chagiya~? Bogoshippeosso~’
Apa orang itu sudah tidak waras? Pabo Eunhyuk!! Cari mati dia. Haaah! Seketika aku stress dibuatnya. Dan benar apa kataku, banyak pertanyaan yg masuk ke mention ku, bahkan ada salah satu, ralat, banyak sekali fans yg langsung menjudge aku sebagai yeojachingu nya. Memang benar sih, tapi apa harus mereka semua tau? Bisa-bisa ini menjadi scandal baru!
Aku langsung menelpon Eunhyuk.
“yeo…”
“kau itu bodoh atau tidak waras sih? Itu akan menjadi scandal baru, dan itu sangat membahayakan hubungan kita!”
Belum sempat Eunhyuk memberi salam, aku langsung menyemprotnya(?) dengan pertanyaan inti.
“aku hanya iseng, memang benar kan kau kekasihku? Sudah lah, cepat atau lambat hubungan kita pasti akan diketahui oleh semua nya. Dan jangan pernah di ambil hati jika nanti ada mention yg tidak enak tentang dirimu, arra? Kita hanya jalani yg sudah harusnya kita jalani”
Aku hanya terdiam sambil menyeka setitik airmata yg lolos dari kelopak mataku.
“nde arraseo. Eunhyuk-ah…besok.. ah tidak”
“huh? Kenapa dengan besok?”
“tidak penting, ohya bagaimana kabarmu hari ini?”
“aku sangat bosan harus bertemu dengan kamera hari ini. Besok aku libur chagi, kau mau jalan-jalan?”
“besok? Umm…aku..aku tidak bisa.”
“huh?! Waeyo? apa kau tidak mau jalan dengan ku lagi?”
“ani, bukan begitu. Aku..aku hanya sedang tidak enak badan saja”
“apa kau sakit? Baiklah, besok aku akan menemanimu. Aku tidak mau kekasih ku sakit, aku ingin mengurusnya sampai sembuh kkk~”
“ti..tidak usah”
“waeyo? kau aneh sekali, apa aku ada salah?”
“ani, bukan begitu.”
“ah baiklah chagi, jaga kesehatanmu aku harus take lagi, saranghaeyo”
‘ttuuutt..ttuuutt’
Aku langsung memencet tombol merah di ponsel, aku tidak mau membalas cinta Eunhyuk, bukan karna aku tidak mencintai nya. Aku mencintainya, sangat mencintainya, namun aku tidak tega jika harus melihat kenyataan nya jika esok aku pergi meninggalkan nya.
Aku menundukkan kepala ku di meja, menangis sejadi-jadi nya. Tidak lama, ada tangan yg halus membelai bahu ku. itu Yoeun.
“kau kenapa? Tidak biasa nya kau menangis depan umum seperti ini?” tanya Yoeun yg seraya duduk di samping ku.
“aku tidak kuat, Yoeun-ah hiks hiks”
Akupun menceritakan semua nya pada Yoeun.
“kau harus memberitahu Eunhyuk, bagaimana pun ia harus tau kepergian mu”
Aku langsung menggeleng mantap
“tidak! Itu tidak benar, itu hanya membuat ia sakit jika ia tahu aku pergi”
“kau gila? Justru jika kau tidak memberitahunya dan pergi secara diam-diam itu akan semakin membuat nya sakit, hyorin.”
*
Aku sudah berada di Indonesia hari ini, dan langsung menuju rumah nenek ku yg berada di jantung kota Jakarta. Ya, aku pulang untuk nenek ku, nenek kesayangan ku yg sedang sakit keras. Sudah 3tahun ia melawan diabetes yg menggrogoti tubuh nya. Sesampainya aku di rumah nenek, langsung ku peluk tubuh nya yg tidak berdaya itu.
“nenek harus bertahan demi aku hiks hiks”
“sudahlah hyo, dokter sudah berusaha sebagaimana mestinya, namun memang sepertinya nenek mu sudah tidak sanggup lagi untuk melawan penyakitnya” ucap papa.
“enggak pa, nenek ga boleh pergi. Nenek belum liat hyorin lulus kuliah dengan nilai bagus” ucapku lirih
Nenek belum meninggal, namun ia memang sudah tidak berdaya. Hanya nafas nya lah yg masih terdengar.
Eunhyuk POV
Aku khawatir dengan keadaan Hyorin sekarang, sudah dari tadi pagi ia tak menghubungiku, aku menghubunginya juga tidak bisa. Maka dari itu, aku memutuskan untuk pergi ke appartemen nya.
Namun sesampainya aku di appartemen nya, aku tidak melihat kegiatan manusia disana. Aku cari di sudut kamar appartemen nya tetap tidak bertemu dengan sang empunya kamar.
Ku langkahkan kaki ku untuk ke kampus nya. Namun sebelum sampai di kampus nya aku bertemu dengan Yoeun, syukurlah.
“Yoeun-ah!” teriak ku.
“nde? Oh Eunhyuk-ssi”
“apa kau tahu Hyorin ada dimana? Kenapa di appartemen nya tidak ada? dan ku lihat tadi kamarnya juga sudah tidak ada baju ataupun barang-barang milik nya. Apa ia pindah appartemen?”
“a..aku tidak tahu”
Aku lihat dia berbohong.
“jeongmal?” aku menatapnya dengan tatapan menyelidik mencari titik kebohongan dimatanya.
“ah! Yayaya!!! Aku tau dia ada dimana, dia di Indonesia!”
“mwo?!! Indonesia?!”
“iya, dia ingin memberitahumu, namun ia tidak tega jika harus melihatmu bersedih Eunhyuk-ah”
“Arghht! Kau tau alamat nya?”
“ani, yg ku tahu ia tinggal di Jakarta”
“pabo! Jakarta itu luas!”
“kkk~ yg ku tahu hanya itu saja, lagi pula aku belum pernah ke Indonesia”
‘aku rasa tidak perlu juga aku tau kau pernah atau tidak ke indonesia Yoeun-ah’ pikir Eunhyuk.
“eh bukan nya kau bulan depan akan tour ke Indonesia? Setelah kau tour ke Malaysia?” sambung Yoeun.
“kau tahu? Bahkan aku saja lupa”
“tentu saja aku tahu, aku kan seorang Clouds”
“tch. Ya nona.Clouds, baiklah jika kau tahu berita terbaru tentang Hyorin, aku harap kau memberitahuku ne?”
“bagaimana caranya?”
“kau kan bisa datang ke tempat kami, ah lagipula bukan kah kau mempunyai nomor ponsel Yesung hyung? Kau beritahu saja lewat dia”
“a.. kau tau tentang itu? Hehe iya nanti ku beritahu!”
“baiklah, sampai jumpa”
*
Sebulan berlalu, sudah ribuan direct message yg di kirim Eunhyuk ke Hyorin belum satu pun di balas. Status Eunhyuk yg ia tahu sendiri bahwa itu untuk nya –hyorin- pun belum di tanggapi juga dengan balasan status Hyorin.
Hari ini Super Junior tiba di Indonesia, tentunya dengan jalur VIP. Karna tidak mungkin ia menemui ratusan fans yg telah menunggunya di bandara sejak tadi.
‘Indonesia, berikan aku hari terbaik selama disini’ ucap Eunhyuk dalam hati seraya memejamkan mata nya untuk beristirahat di dalam mobil menuju hotel.
“hyung, kata tuan Hon –translater- mall yg ada di samping Gelora Bung Karno itu sepi dan tidak banyak pengunjung, bagaimana jika kita kesana? Aku ingin sekali berjalan malam di Indonesia. Tentu ini bukan hal yg sering kita temui?” ajak Siwon pada Leeteuk
“aku tidak mau hal buruk terjadi. Sejujurnya, aku juga ingin pergi malam ini, kita masih punya waktu selagi konser besok malam, eoh? Namun aku juga tidak boleh egois, harus memikirkan resiko nya juga. Kau tahu kan apa resiko nya?” ucap Leeteuk
“nae…tapi hyung…”
“kau pergi saja dengan ku” potong Eunhyuk berbisik.
Akhirnya mereka –Siwon dan Eunhyuk- pergi tanpa sepengetahuan Leeteuk dan member lain.
Sesampainya di mall, mereka memutuskan untuk pergi ke cafe yg terkenal berunsur Kpop. Kebetulan tema yg di ambil cafe tersebut adalah SM artist, jadi mereka mengundang sekelompok grup dance –dance cover- atau grup sing –sing cover-
Siwon dan Eunhyuk mengambil kursi di pojok yg menurut mereka tempat yg paling aman, tidak banyak pengunjung yg hadir di cafe tersebut, namun mereka tetap menampilkan performance dari grup yg telah mereka sewa itu.
Siwon memutuskan memesan Hot Coffee, sedangkan Eunhyuk memesan Hot Chocolate. Sambil menunggu pesanan mereka di antar, mereka sibuk melihat dance yg di sampilkan oleh HoA –dance cover BoA- ‘dance nya sangat bagus, mirip seperti BoA kkk~’ pikir Eunhyuk.
Selesai HoA perfrom, ia disuruh perkenalkan diri terlebih dahulu oleh MC.
“HoA, boleh perkenalkan diri dulu? Siapa tahu ada yg ingin berkenalan dengan mu dan mengajakmu kencan? Kkk~ just kidding, silahkan”
“hahaha thank’s. Let me introduce my self. My name Hyorin, Park Hyorin. But you can call me Hyo or HoA kkk~”
Eunhyuk langsung berdiri saat mendengar nama yg pernah ia kenal sebulan yg lalu. ‘Hyorin. Apa ia hyorin ku yg dulu?’ pikir Eunhyuk.
“ya? Kenapa tuan yg ada di pojok sana? Any problem? Apa anda tertarik dengan HoA?” tanya sang MC
Suasana agak remang, menyulitkan mereka –Eunhyuk dan Hyorin- bertemu pandang. Eunhyuk langsung menggelengkan kepala.
Sesudah Hyorin turun dari stage. ia langsung ke ruang make up, namun tangan halus yg pernah ia kenal dulu sempat menjadi milik nya, menghalanginya masuk.
“siapa ya?” tanya Hyorin.
Eunhyuk membuka kacamata nya.
“remember me?”
Hyorin tak percaya. Ia membungkam mulut nya dengan tangan nya sendiri.
“aku rasa ini mimpi, tidak mungkin. Sungguh ini tidak mungkin”
“nothing impossible in the world nyonya.Lee”
“mwonde? Sudahlah, kita sudah berakhir”
“berakhir apa nya? Salah satu dari kita belum ada yg mengucapkan kata perpisahan”
“let’s brake up, selesai kan?”
Eunhyuk menggenggam bahu Hyorin. Pasti akan ada tanda kemerahan di bahu nya karna genggaman Eunhyuk.
“kau tahu? Aku hampir gila merindukan mu! Ratusan, bahkan ribuan DM dari ku tak pernah kau balas satupun! Setiap hari aku memikirkan mu, mencoba menelpon mu, mencoba mengirimi mu pesan ke nomor mu walaupun aku tau tidak akan ada jawaban. Dan sekarang?! Setelah aku menemukan mu disini, kau meminta kita untuk menyudahinya begitu saja?! Kau salah Hyorin. Kau masuk ke kehidupan ku, tidak bisa seenak nya kau pergi begitu saja!”
“tapi…kita tidak bisa melanjutkan nya..apa kau tidak tahu mention apa saja yg masuk ke twitter ku? bahkan setelah aku di indonesia pun tetap saja ada yg membenciku dengan meneror ku dengan sms-sms mengerikan” ucap hyorin seraya menahan butiran mutiara yg mendesak ingin keluar dari kelopak mata nya. Eunhyuk pun langsung memeluk tubuh Hyorin.
“paboya! Sudah ku bilang jangan tanggapi mention-mention yg masuk. Aku sangat mencintaimu, aku tak ingin kehilangan mu lagi chagi”
Tiba-tiba Siwon berada di antara keduanya.
“Hyung, disini tidak aman. Kita balik ke hotel, seperti nya sudah ada yg mengetahui kita disini, aku baca salah satu fanbase yg aku follow. Mereka mengetahui kita ada disini, ini gawat! Kajja~”
Siwon pun menarik lengan Eunhyuk, Eunhyuk juga menarik lengan Hyorin. Dan Hyorin masih dalam keadaan bingung.
“Mau apa kita disini?” tanya Hyorin saat masuk ke kamar hotel Eunhyuk.
“aku ingin menghukum mu!”
“yak! Mana boleh seperti itu, memang aku ada salah apa eoh?”
“kau salah karna tidak memberitahuku pergi ke Indonesia, kau salah karna tidak membalas dm ku, kau salah karna tidak membalas rindu ku, dan kau salah karna seenak nya memutuskan hubungan dengan ku!”
Eunhyuk semakin mendekati Hyorin secara seduktif. Hyorin hanya bisa mundur sampai akhir nya ia terjatuh ke kasur.
“ah rupanya kau sudah tidak sabar eoh? Kau ingin langsung main di kasur humm?”
Seperti nya Eunhyuk salah faham atas terjatuh nya Hyorin di kasur.
Hyorin POV
“ah rupanya kau sudah tidak sabar eoh? Kau ingin langsung main di kasur humm?”
Sial! Sepertinya aku salah posisi! Errgghhtt! Lelaki yg sangat menyebalkan dan ku cintai ini kenapa terlihat begitu sexy saat berjalan seduktif seperti itu? Damn!
“a..apa kau tidak lelah oppa?”
“lelah untuk bermain dengan mu? Aku rasa tidak.”
Ia langsung menindihku dan menatap ku secara seduktif. Oh tuhan, apa yg harus aku lakukan. Mengapa bola mata nya itu seakan menghipnotis ku ingin mendapatkan lebih. Damn!
“oppa..ahh” sial! Desahan ku lolos begitu saja saat ia mulai meremas payudara ku.
Langsung saja bibir ku disambar oleh nya, memasukkan lidah nya dan mengabsen satu persatu gigi ku. aku merasakan yg dulu pernah aku rasakan. Aku merindukan nya. Merindukan aroma tubuh nya, merindukan sentuhan nya, merindukan desahan nya, merindukan semua yg pernah ku ketahui tentang dirinya.
“hmpph” desahan ku tertahan saat ku rasakan nipple ku di mainkan oleh jari-jari nya dari luar.
Ia terus melumat bibir bawah dan bibir atas ku secara bergantian. Aku pun mengalungkan tangan di leher nya. Di jilat dan di gigit-gigit kecil leher ku, aku rasa akan ada bekas merah ke unguan esok hari. Ia mulai membuka satu persatu kancing bajuku, membuka bra dan membuang nya di sembarang tempat. Aku pun membuka kancing nya satu persatu dan membuang kemeja yg tadi di pakai nya kesamping kasur.
“ngghhhhh” desahku saat kurasakan gigi nya menyentuh daging payudara ku.
“yeeahh..uummpphh”
Eunhyuk masih bergulat dengan payudara ku, memilin dan mengulum nya secara bergantian. Tak sengaja aku menendang junior nya. Ternyata sudah menegang.
“kau sudah tidak sabar eoh? Mau langsung chagi? Baiklah”
Damn! Sepertinya ia salah faham lagi. Ya tuhan, bagaimana ini? Aku takut namun aku juga menginginkan nya.
Eunhyuk langsung melorot kan hotpants dan cd nya. Lalu ia juga membuka sendiri celana dan cd nya.
“siap eoh?”
Eunhyuk pun memasukan milik nya itu.
“arrgghhttt! Appo!”
“sabar chagi… kau semphiitth sekalliihh hmmmp” eunhyuk melahap payudara ku. mungkin ingin mengurangi rasa sakit ku? ah tapi itu sama sekali tidak berpengaruh. Rasa nya sangat sakit sekali, walaupun aku sudah melakukan nya dengannya, namun itu sebulan yg lalu. Aarrgghtt!
“apa aku hentikan saja?” tanya nya.
“ani. Teruskan” aku memintanya teruskan saja sampai saat nya ia benar-benar membenamkan juniornya di vagina ku.
Tak mau menunggu lama, ia langsung menghujam vagina ku.
“ahh…ouuhh appo hhmmm”
“vagina..muu..terasa lebih enakk hhmm chaggiii ohhh”
“ahh…ahhh yeeeahhh emmpp”
Eunhyuk mempercepat genjotan nya.
“ahh…ahh..ahh emmpp…”
“nggghhh..chagiii ooohhhh”
Tak mau mengganggurkan payudara ku, di remas nya dengan asal payudara yg sudah mengeras itu.
“yeaah ngghhhh oppa…terusshh…”
“janggann tinggal..kan akuu..lagii ouuhh”
“ngghhh…aku…oohh klimaks”
“tunggu aku..emmpphh”
Eunhyuk pun menhujam vagina ku lebih dalam lagi sampai akhir nya ia menemukan g-spot ku.
“yeaahh disitu..emmpph”
“ahh..ahh…aku akan sampai”
“oouuuhhhhhh” lenguhan kami berdua saat orgasme bersama.
“tidurlah chagiya, kau pasti lelah setelah tadi perfrom”
Eunhyuk merebahkan tubuhnya di sampingku sambil menyelimutkan tubuh kami yg lengket akibat keringat hasil kegiatan kami.
“jangan tinggalkan aku lagi, aku mencintaimu”
“aku terlebih mencintaimu” ucapku.
TBC/END ^^?
Mian, kalo kurang puas kkkk~ Comment nya jgn lupa chingu~^^

About Yadong Fanfic Indo

Fun...Fun.. and Fun...

Posted on 22/02/2013, in FF, Super Junior and tagged . Bookmark the permalink. 22 Comments.

  1. Don’t the end! Waiting for the sequel ;;)

  2. G nemu part 1 nya lhooo… Dmna y? \ː̗=))ː̖
    ^ \_
    ^ H∂∂…☺ H∂∂…☺ H∂∂…☺ ……

  3. IsKyu (GaemGyu)

    Yaoi, dikit bnget thour. .
    Hehehe
    tapi, . .daebak ^^ di tunggu lanjutan nya. . .

  4. cutndianrilna

    lagiiii!!!!!

  5. waw,,,,, daebak,,,,,,,!!!
    😉

  6. Lanjut,,,

  7. daebakk !!!, next ne ??

  8. Alurny kecepetan, jd hrs sekuel kekeke~
    Next next

  9. wajib sequel sequel sequel .. ditunggu ya thor

  10. lanjuuuttttt….
    daebaaakkk…

  11. Lanjut Jangan END !! 😥 Bagus lho FF Yadongnya 😀 ❤ 🙂

  12. cho eun hoon

    sequel lagi doooongg…..

  13. Deabak….!!
    next thor

  14. langitmerah31

    Hemmm, too short!

    Lanjuuuuuuut..

  15. wow ini daebak

  16. TBC A.K.A SEQUEL 🙂 FFFF

  17. Alayda azara

    Lanjuuut

  18. thor ini ff kapan dilanjutnya? lama banget gue nunggu ini ff >< Please lanjut thor

  19. Thor mana lanjutan ff nya

Jangan lupa komennya..!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: