I love my bad boy

bap

Author: Minri
Title     : I love my bad boy
Type    : Nc 17, Yadong
Cast     : Bang yongguk[Bap]
Kim hanseol
“Ini FF pertama saya yg di post di sini, mianhe jika jelek juga typo yg bertebaran di mana-mana, dont be silent reader please comentnya, enjoy it.

*Hanseol pov*

Bodoh dan nekat itu dua kata yg berbeda tipis kesamaannya, kau mungkin mengatakan aku bodoh jika kau tahu selama ini aku menyukai mu tanpa sedikitpun kau pernah melihatku, aku hanya bisa berjalan sebagai bayanganmu saat ini, aku juga tak berani berharap kau akan tahu perasaan yg kupendam karna aku sadar siapa diriku bahkan kalaupun kau pernah sadar akan keberadaanku aku yakin kau hanya akan menganggapku hanya angin lalu. Bodoh memang saat kau menyukai seseorang selama hampir seumur hidupmu tapi kau bahkan tak berani bicara dengannya, bahkan terkadang orang di dekatku mengatakan jika aku hanya membuang waktu untuk namja yg terlalu dingin kepada yeoja tapi bisa apa aku?aku bukan orang yg bisa menipu perasaannya sendiri.

” hei..kim hanseol sadarlah untuk apa kau masih melihat namja pabo itu dia bahkan tak pernah melihatmu mungkin juga tak pernah menganggapmu ada lupakan dia dan jalani hidupmu dengan namja yg jelas-jelas mencintaimu”.

Entah sudah berapa kali jungmin menceramahiku soal perasaanku aku tahu dia bermaksud baik tapi berkali-kali pula aku tegaskan aku akan tetap menunggunya karna aku yakin suatu saat nanti dia akan berbalik melihatku. Aku tak pernah seyakin ini akan suatu hal tapi untuk yongguk entahlah ini benar-benar berbeda.

“sudahlah aku yakin semua ada waktunya, dan cukup akan tindakan bodohmu memasukanku dalam acara kencan butamu itu” omelku lagi sedang jungmin hanya mendengus kesal.

Aku kembali berkutat dengan catatan ku dan jungmin dia yah seperti biasa tak pernah lepas dari peralatan make upnya suasana kampus kami hari ini tidak begitu ramai hanya sebagian orang yg berlalu lalang, kualihkan pandanganku kearah gerbang yg tak jauh dari taman tempatku dan jungmin saat ini ku tajamkan perndengaranku berkonsentrasi dengan suara deru motor yg belum nampak, senyum sekarang tengah bertengger di bibirku menyambut orang yg sebentar lagi datang dan aku yakin itu adalah dia sangat aneh memang bagaimana aku bisa tahu? molla aku sendiri binggung.

” yakkk hanseol apa yg kau lihat kenapa senyum-senyum sendiri eoh” tanya jungmin sambil menghentikan pekerjaannya dengan cerminnya sembari mengikuti arah pandanganku.  1,2,3,..motor sport hitam itu akhirnya memasuki pelataran kampusku lengkap dengan pemiliknya yg membuatku deg-degan setengah mati hanya dengan melihatnya dari jauh.

“haisss dia lagi kau memang kurang kerjaan kim hanseol” gerutu jungmin saat tau siapa yg sedari tadi ku tunggu, tapi aku tidak peduli dengan ocehannya yg sudah seperti ahjuma saja.

“sudah lah kajja kita harus masuk sebentar lagi kelas di mulai” ajakku penuh semangat dan jungmin hanya mendelik kesal karna tau aku semangat karna kami ada di kelas yg sama dengan yongguk hari ini.

*at cafe *
Hari ini aku tidak semangat kerja sama sekali ini gara-gara kejadian di kampus, aku kira hari ini aku akan melihatnya di kelas Nam songsengnim tapi nyatanya dia lagi-lagi bolos.

“yakkk hanseol jika kau hanya mau melamun lebih baik kau pulang saja” gerutu shindong pemilik cafe tempatku bekerja. Sudah jadi kewajibanku bekerja selepas pulang kuliah lumayan untuk uang jajanku, sebenarnya jika aku mau aku bahkan tak perlu bekerja uang bulanan yg di kirim junsu oppa untukku itu sudah lebih dari cukup tapi aku tak ingin merepotkan dia apalagi jika jaejoong oppa sampai tahu. Aku sebenarnya bukan dari keluarga yg kurang mampu tapi aku tak ingin bergantung pada 2 oppa ku, bukan oppa kandung sebenarnya karna aku adalah anak dari pernikahan ke2 appa mereka dengan eoma walau begitu hanya junsu oppa yg bisa menerimaku dengan baik berbanding terbalik dengan jaejoong yg begitu membenciku. Sejak kematian appa aku dan eoma kembali ke korea sedang semua perusahaan appa di hongkong dalam kendali mereka sepenuhnya, aku dan eomma tak pernah mengharapkan sepeserpun harta peninggalan appa karna
eomma tau itu hanya akan membuat jaejoong semakin membenci kami, tapi semenjak eomma juga menyusul appa 2tahun lalu junsu oppa memaksa untuk membiayai kehidupanku yg jelas di tolak jaejoong dan pada akhirnya dia hanya setuju membiayai kuliahku sampai selesai itupun setelah mati-matian junsu oppa membujuknya.

“agassi aku pesan coffelate 1” guman seseorang saat aku masih berkutat di conter belakang, saat aku berbalik aku kaget mengetahui siapa orang tadi, Bang yongguk namja itu masih berdiri menatapku dengan dingin.

“ne…silahkan tunggu sebentarrr ..apa ada yg lain lagi?” aku sangat gugup sekarang rasanya tidak percaya dia ada di hadapku sekarang.

“aku rasa waffel juga boleh” katanya singkat

“nee silahkan tunggu akan aku siapkan”lanjutku.

Lalu dia beranjak menuju bagian pojok cafe yg dekat dengan jendela kaca menatap ke arah luar cafe yg tengah di guyur hujan ringan. Aku kembali berkutat dengan pesanannya sembari mengatur detak jantungku yg tidak beraturan, mimpi apa aku semalam bisa melihat yongguk sekarang ini.

*still hanseol pov*

Aku segera menyusuri jalan menuju apartmenku rasanya seharian bekerja sangat melelahkan tapi aku bahagia karna yongguk ada disana walau dia tak bicara padaku memandangi wajahnya benar-benar menyenangkan walau aku tak tahu tadi dia bicara apa dengan para pria berjas hitam yg sepertinya sangat hormat sekali padanya. Ah sudahlah lebih baik aku segera pulang berendam air hangat mungkin akan mengendurkan ototku yg tegang. Baru beberapa menit berjalan aku terkejut dengan pemandangan di hadapanku 2orang sedang menghajar seorangg namja di sisi jalan aku semakin terperanjat saat tahu pemilik wajah itu adalah yongguk. Aku segera ikut menghampiri mereka menghajar dengan tinju juga pukulan karateku, ternyata ada gunanya juga junsu oppa dulu mengajariku dengan keras soal karate juga tinju, tapi sial aku tak sadar saat satu orang lagi mengeluarkan pisau hasilnya lenganku yg jadi korban walau tak terlalu dalam, entah sejak kapan yongguk sudah menghajar orang yg membawa pisau tadi dengan membabi buta aku yg melihatnya saja sempat ngeri.

” kau tidak apa-apakan ?” tanyaku saat mereka sudah pergi meninggalkan kami.

“bodoh harusnya aku yg bertanya kau harusnya tak ikut campur tadi” dia masih benar-benar dingin walau aku sudah membantunya barusan apa dia tidak bisa bilang terimakasih paling tidak.

” kau ini sudah aku tolong bukannya berterima kasih menyesal sekali tadi aku menolongmu huh” kataku tak kalah sengit karna merasa sebal sekarang.Tapi dia malah bersiap pergi meninggalkanku untung aku dengan cepat menahan tubuhnya agar tidak jatuh saat akanberjalan pergi .

” bahkan untuk jalan saja kau susah jangan keras kepala, itu motormukan mana kuncinya?” tanyaku tapi dia menatapku binggung.

“kenapa kau tidak pernah melihat yeoja naik motor ya?jangan menatapku seperti itu” protesku saat dia seperti tidak percaya dengan apa yg akan ku lakukan.” rumahmu dimana?” kataku lagi saat kami bersiap pergi dengan aku yg memegang kendali motor. ” terserah padamu yg penting jangan kerumahku orang-orang itu pasti mencariku ke sana” terangnya dingin. Bagaimana ini aku kan juga harus mengobati lukanya ah sudahlah lebih baik ketempatku saja aku juga tidak tahan dengan lenganku yg terluka.

Aku dan yongguk akhirnya tiba dirumah, kusuruh dia membersihkan diri terlebih dulu baru mengobati lukanya sedang aku menyiapkan obat juga mengobati lenganku yg terluka tadi.

“issss….pelan sedikit” omelnya padaku saat mengobati pelipis juga bibirnya yg terluka.

” kau ini tahan sedikit lagi pula salahmu sendiri siapa suruh kau berkelahi, jah..selesai” kataku lalu membereskan peralatan dan juga obat yg berserakan di atas meja, lalu beranjak kekamar untuk mandi.

“kau mau kemana?” aku lalu membalikkan badan sambil memiringkan kepala.”ya tentu saja mandi apa lagi kau tunggu saja sebentar setelah itu akan ku buatkan makanan” terangku lagi.

“lukamu bagaimana?”

“tenang saja saat kau mandi tadi aku sudah mengobatinya lagi pula ini hanya luka kecil” aku lalu meninggalkan dia sendiri menuju kamar bersiap untuk mandi.

*yongguk pov*

Yeoja itu benar-benar berbeda aku saja masih kaget saat dia menghajar dongwoon juga hyungsik tak ku sangka dia bisa beladiri juga, aku memperhatikan sekeliling apartmen miliknya lumayan rapi sih. Aku sebenarnya tahu siapa dia kalo tidak salah namanya kim haseol dan dia  satu kampus denganku bahkan satu SMA dulu. Cinta pertamaku ya dia cinta pertamaku dan sampai saat ini aku tak bisa melupakannya, setelah lulus aku kira tidak akan pernah bertemu dengannya lagi tapi siapa sanggka jika aku dan dia malah satu kampus juga sekarang ah apakah ini takdir entahlah.

” yakkk kenapa kau melamun eoh?” aku tersadar dari lamunanku saat dia keluar dari kamar. Wangi sabun juga
rambutnya yg masih sedikit basah membuat darahku berdesir kupandangi wajahnya yang masih sama seperti dulu tak banyak yg berubah.

“kau tinggal sendiri hanseol-ssi?”tanyaku padanya saat dia menuju dapur menyiapkan makan malam.

“ne..aku tinggal sendiri eh tunggu dulu bagaimana kau tahu namaku?”ujarnya kaget

“tentu saja kau kira aku tidak tahu jika kita satu kampus lagi pula kau kan yg terkenal sering melamun jika di kelas Nam songsengnim” dia hanya terdiam mendengar penjelasanku tadi, apa aku salah omong ya?

” oh begitu ya aku kira kau tidak akan mengenali teman seangkatanmu” gumannya lalu kembali lagi berkutat dengan kegiatan masaknya sampai kemudian masakannya siap. Kami berdua masing-masing makan dalam diam tak banyak bicara dan aku sendiri juga tak berniat untuk memulai aku takut jika perkataanku akan menyinggungnya lebih baik
ku pasang lagi saja wajah dinginku mungkin akan lebih baik.

“kalo aku boleh tau sebenarnya mereka itu siapa kenapa mengeroyokmu?”hanseol bertanya sembari menatapku penasaran, membuatku grogi saja.

“ehem…mereka temanku ya kau tau kan balapan uang ya mereka kalah kurang lebih seperti itu” terangku singkat padanya yg duduk di sebelahku.

” ouww begitu ternyata kau suka balapan juga rupanya? jadi bagaimana?”  Aku mengerutkan kening binggung tak tau maksudnya barusan

” maksudmu?” tanyaku lagi

“ya kapan kau akan pulang lagi pula ini sudah malam aku ingin istirahat” terangnnya padaku.

Duuuaaaarrr……..

Hanseol terlonjak kaget mendengar suara petir yg refleks memelukku tanpa sadar, tubuhku tiba-tiba saja menegang gugup dengan perlakuannya setelahnya petir lagi-lagi terdengar juga hujan yg langsung ikut mengguyur dengan deras.

“kau…tidak apa-apa?” mendengar kataku hanseol lalu melepaskan pelukannya duduk dengan sedikit kikuk.

“mian..aku dari dulu takut petir”terangnya padaku masih tertunduk tapi aku masih bisa melihat pipinya yg bersemu merah. Kuraih tubuhnya dalam dekapanku dia sedikit kaget dengan perlakuanku tapi tak juga menolak.

“tenanglah ada aku disini” mendengar itu dia mendongakkan wajahnya hingga sekarang pandangan kami saling bertemu satu sama lain, matanya yg berwarna coklat benar-benar indah. Ku tatap dia terus hingga sekarang wajahnya bersemu merah lagi nafasnya juga kurasakan menerpa wajahku, ku kecup bibir mungilnya tapi dia hanya diam saja mungkin kaget dengan apa yg kulakukan, aku tak kehilangan akal ku gigit kecil bibir bawahnya hingga ada sedikit celah untuk  lidahku bermain disana, tak berapa lama dia mengikuti permainanku ciuman yg tadinya lembut sekarang sedikit lebih bernafsu.

Ku lepas tautan bibir kami memberinya waktu mengatur nafas yg sedikit terengah, kini ciumanku beralih pada lehernnya kugigit lembut tiap sisinya sampai meninggalkan bekas kemerahan yg aku yakin besok pagi semakin jelas, tanganku tak tinggal diam ku buka piyama yg di pakainya yg menutupi tubuhnya hingga terpampang jelas di depanku dadanya yg masih berbalut bra aku tak mengira jika dia memiliki dada yg cukup berisi di banding yeoja lainnya, bibirku segera pindah kesana meremas juga mengigitnya pelan, sementara hansoel menggigit bibir bawahnya agar tidak mendesah.

” mendesahlah chagi jangan di tahan” perintahku sambil menggigit telinganya, lalu kembali ke dua gundukan yg menjulang seolah menantangku untuk bermain.

“iisssssss….achhhh….yonggggggg..uuukkk” desahan itu akhirnya keluar juga dari bibirnya membuatku semakin bernafsu saja.

“panggil aku oppa…yongggukk oppa chagi” kataku lalu melumat bibir turun lagi ke arah lehernya juga dadanya.

” ohhhh…oopppa…..sssssmmmppp”.

*hanseol pov*

Aku tak tahu sejak kapan yongguk membawaku pindah ke kamar, rasanya tubuhku menjadi panas, aku mencintainya dan jujur aku juga menginginkan dia, aku hanya bisa mendesah saat dia sigap menyerang bagian tubuhku yg sangat sensitif tangannya tak berhenti bermain di sana juga bibirnya yg tak di biarkannya sedikit tenang, tubuhku seakan tersengat aliran listrik saat dia membenamkan wajahnya di bawah tubuhku.

“yooonnngg uuukkiii….ahh….jeebballlll….” aku benar- benar seperti akan gila dengan permainannya sedetik kemudian ku rasa ada dorongan dari dalam tubuhku yg memaksa ingin keluar.”ooppppaaa….aaaakkkkkk” aku melenguh kencang mendapat kenikmatan pertamaku dan yongguk hanya tersenyum senang melihatku yg masih terengah-engah hampir seperti kehabisan nafas.

“sekarang giliranku”katanya sambil mengerlingkan matanya membuatku terdiam sejujurnya aku tak tahu harus bagaimana aku bahkan baru saja pertama kali berciuman, seakan bisa membaca pikiranku yongguk mendudukan ku di pangkuannya sembari menatap lembut ke arahku.

“ikuti saja nalurimu sayang” lalu kembali menciumi ku juga tubuhku kembali membawaku dalam gairah yg semakin menjadi kulepas semua pakaian yg masih tertempel di tubuhnya darahku berdesir saat mendapat pemandangan tubuhnya begitu sexy,aku mulai menjelajah mulai dari leher turun hingga ke dada bidangnya ku elus absnya yg hampir
terbentuk sempurna “assss….chagggiii….mmmppp” Desahan yongguk seakan membiusku untuk terus bermain hingga akhirnya berakhir di juniornya yg telah siap, tanganku segera bermain disana desahan demi desahan yongguk memenuhi isi kamarku bahkan suara hujan di luar sana pun kalah.

“”chaaagii…stopppp…jeballlll” aku menghentikan permainanku lalu menatapnya binggung, dia lalu mengecup lembut bibirku membalikkan tubuhku hingga kini berada di bawahnya.

” sudah cukup kita langsung keintinya” aku terkaget mendengar ucapanya tapi lalu menjerit pelan saat benda asing itu berusaha memasuki tubuh bawahku.

” appo….yonggukie..” protesku dengan airmata yg menetes di sudut mataku, dia lalu melumat bibirku mengalihkan rasa
sakit di bawah sana.

“ahhhhhhhh………” aku berteriak sambil mencengkram lengan kokoh yongguk saat benda itu behasil masuk mengoyak bagian bawah tubuhku, rasanya benar-benar sakit tapi tak berapa lama rasa itu berubah jadi begitu nikmat suara desahan kami saling bertautan di seisi kamar, akal sehatku pun seakan hilang yg ada sekarang adalah aku menginginkn lebih lagi.

“aakkkkkk….” erangku saat ku rasakan ada sesuatu yg hendak keluar dari tubuhku, rasanya melegakan juga tulangku seakan mau lepas.Tapi tidak dengan yongguk dia kini malah semakin beringas menggenjot tubuhku, aku bahkan belum sempat mengatur nafasku.

“assss…emmmp…yonngg…ukkk…aahh..akku”

“tahannn chagiiia…sedikit lagi…aaachhh…..” desahnya sambil terus menggenjot tubuhku makin cepat, bisa kurasakan batang miliknya yg semakin sesak memenuhi liangku.

“aahhhh…..chagiiiiiaa…”erangan nikmat kami barusan  seolah memenuhi seisi kamar kurasakan sesuatu yg hangat kini memenuhi liang milikku.Yongguk lalu terbaring di sebelahku masih mengatur nafas sedang aku menatap penuh bahagia.

“Gomawo kau sudah memberikannya untukku, tidurlah kau pasti lelah” dia kemudian mengelap peluhku yg ada di dahi serta menarikku dalam pelukannya sampai kami akhirnya tertidur kelelahan.

*Hanseol pov*

Ku kerjap kan mataku saat sinar mentari menerpa wajahku dari balik tirai, kini bisa ku rasakan badanku yg sakit juga ngilu di bagian bawah tubuhku, sebuah tangan kekar masih melingkar di pinggangku, wajahnya begitu teduh saat tidur walau masih dengan bekas luka semalam .Tapi hatiku tiba-tiba mencelos saat sadar jika namja ini bukan siapa-siapa ku, bagaimana bisa semalam aku melakukan itu sedang kami bahkan tidak mempunyai komitmen apapun. Pabo..pabo…kau hanseol, aku masih merutuki diriku sendiri.

“kau sudah bangun?tidak bisakah tenang sedikit dan biarkan aku menikmati pagiku chagi” aku hanya bisa melongo mendengarkan perkataannya barusan apa dia tidak salah bagaimana aku bisa menikmati pagi jika kenyataannya sebentar lagi kau akan membuangku yongguk dan kenapa kau memanggilku chagia itu semakin membuat sakit yongguk.

“hei… uljima..kenapa kau malah menangis” dia lalu bangkit dan memelukku tapi tangisku semakin menjadi sekarang aku takut tidak akan bisa memeluk namja ini lagi.

“mianhe…aku tahu aku salah aku tahu kau pasti menyesal, mianhe…”

“aku…aaakuu…tidak menyesal yongguk aku bahagia hanya saja aku takut setelah ini kau akan kembali lagi dingin dan melupakanku” terangku sambil terisak.

Dia kemudian menghadapkan ku pada wajahnya hingga kami kini sejajar hanya aku masih tertunduk tak berani menatapnya

” tatap aku kim hanseol” aku mendongak mengikuti perintahnya dan sekarang aku baru sadar jika dia juga menangis, benarkah tapi bagaimana bisa bang yongguk namja yg terkenal dingin suka berkelahi bisa semelankolis ini.

“jangan pernah berfikir jika aku akan meninggalkanmu dan jangan pernah meminta itu karna kau takkan pernah mendapatkannya” kini aku terbelalak mendengar perkataannya barusan. Benarkah?

“kau tapi bagaimana bisa?”

“kau pikir aku tidak tahu jika kau sudah menyukaiku sejak kita bersekolah di Yoo ham bahkan sampai sekarangpun kau masih mencintaiku bukan?” jelasnya sambil menatapku lembut.

“tapi bagaimana bisa kau tahu??aku pikir selama ini kau tidak perna melihatku bagaimana bisa”

” karna aku juga menyukaimu sejak kita SMA dulu hanya saja aku terlalu takut untuk bicara padamu aku juga tak pandai menunjukkan perasaanku pada orang di tambah lagi saat itu kau juga sedang dekat dengan seunghwa sunbae makanya aku bersikap dingin”  Aku langsung memukul dadanya sebal bagaimana mungkin dia merasakan hal yg sama tapi tak pernah mengungkapkannya dan membuatku menunggu selama ini.

“kau jahat… .kau…bagaimana bisa membuatku menunggu selama ini” protesku dia langsung membekap mulutku dengan ciumannya, membuat pipiku bersemu merah.

“mianhe…membuatmu seperti ini jadi aku harap kau tidak memintaku meninggalkanmu lagi pula sebentar lagi pasti akan ada yongguk junior” dia lalu menunjuk perutku sambil tersenyum bangga.

“yakkkk jangan bicara yg tidak-tidak dasar badboy” kataku sambil menjitak kepalanya.

“tapi kau mencintaiku kan chagi-a…” godanya sambil menggelitik perutku karna aku hanya diam saja.

“ne…ne…i love my badboy” dia lalu menciumku penuh cinta, ternyata yg ku tunggu selama ini tidak sia-sia, dia bersamaku sekarang,saat ini dan juga seterusnya.

” kita buat aegi lagi ne chagi!”

” mwo??”

*End*

About Yadong Fanfic Indo

Fun...Fun.. and Fun...

Posted on 19/04/2013, in OS. Bookmark the permalink. 35 Comments.

  1. wah yadong,a urang lama heeemmm

    cerita,a asyikk

  2. keren thoooorr aaaa sequel dong thor konfliknya diperjelas lagi hahaha 😄 i like thiiss

  3. huah!!
    Bagus,,
    Menemukan cinta sejati emang harus ditemani penantian,,selama kita sabar,maka kita akan mendapatkannya,
    #Jiah!!!! 🙂 😛 😀
    Nice ff, 🙂

  4. wah,penantian nya ga sia-sia!

  5. aaa… Yongguknya sweet >///<

  6. nice ff,, yongguk keren d blik sifat dinginnya ternyata dia setia…
    daebak daebak..:-D bikin lg yg lebihhh hot ne… he”

  7. Cinta yg terpendam tlah terungkap, so sweet bgt

  8. woii nikah dulu sono

  9. yeaaa happy ending…

  10. Gara2 petir, mulai deh… **

  11. Gara-gara petir, mulai dah… interaksi. **

  12. Reblogged this on Dear DIARY WORLD and commented:
    wow

  13. Amie loveYoonwon

    walau pun aku gk kenal cast.a tpi ini benar2 keren. . .

  14. cute love story

  15. eciyee ternyata saling cinta tuh heu, br ketauan deh.. yongguknya manis deh hehe

  16. waaah… Aku suka castnya.. Yongguk!!!*prok prok prok*
    Susah banget deh nyari ff yang castnya Yongguk. Kalo ada pun ffnya Yaoi. Ih.. Emangnya Yongguk homo? 😦

    Lepas dari castnya, ffmu juga keren kok Thor. Kayaknya aku gak nemuin typo yang berkeliaran di tulisanmu ini.
    Tapi menurutku feelnya rada kurang sih dan juga kayaknya ada beberapa kalimat yang harusnya pake koma tapi kamu enggak. Itu aja sih. Bahasanya juga aku suka. Meskipun ini typenya nc-17 tapi bahasanya tetep sopan gak yang vulgar sampe bikin pengen muntah gitu. Aku suka 🙂
    Terus suka banget sama kata kata ini ‘Jangan pernah berfikir jika aku akan meninggalkanmu dan jangan pernah meminta itu karena kau takkan pernah mendapatakannya’. Emmhh…., so sweeeeeeet >_<

    Mian kalo banyak komen semoga bisa ditanggapi dengan baik sama Author.

    Thor.. thor, misal minta sequel gimana? Dikabulin gak kira kira?*colek Author* Soalnya susah nemu ff yang castnya Yongguk aku lagi suka sama ini orang nih… Hehehe 🙂

  17. ahhh gomawo untuk yg udah mau baca ff abal”ini niatnya emang pingin d bkn squel doani aja mood kagak ilang mendadak 🙂

  18. azza mauleedia

    alhamdulillah, akhirnya ketemu juga yang castnya Yongguk 😀

    FFnya bagus thor, aku suka ^^

  19. Aku tunggu sequelnya Thor.. 🙂

  20. Choi Han Mun

    Wuah… YongGuk Yadong… #Sembunyi Di blakang punggung Zelo#
    Tpi Good Thor…

  21. Wih bagus 😀 baru kali ini baca yg cast nya member bap ,d sequel nya dong thor hehe

  22. Firly Kpopers

    daebak ~
    ngakak pas yg trakhirny xD
    ttp bkin ff y thor:)

  23. Udah sweet2 gitu eh Yongguk nya malah ngacauin minta bikin aegi lagi .
    keep writing author 🙂

  24. keren thor

  25. thor, author * manggil” .. ff nya daebak lhoh thor # prokk.prokk..prokk… author aku request dong * di pikir swara**m* fm apa ya.. bayakin buat ff yang castnya B.A.P dong , soalnya masih susah nemuin ff yg cast nya pakek mereka *nggak laku ya?? kasian # di hajar Baby & Warrior .. jebal thor * mohon atau ngemis # oke abaikan semuanya.. over all * sok pakek bhs inggris… ini sangat Daebak .. God Job … oiya, Keep Writing !!! 😀

  26. aduh tak bisa diungkapkan dengan kata kata
    daebak!endnya itu loh hahahahaha

  27. Wiih ffnya Daebak thor #prokprokprok
    Gak ada typo yg bertebaran pas baca yg terakhir kok jadi ketawa sendiri ya xD

  28. ceritanya keren biking lagi dong yg cast Nya b.a.p C:

  29. omoo,aigoo daebaak i like it joahae…

  30. bagus,keren, my badboy

  31. Keren
    😛

  32. kereenn..keep writing^^

  33. Haha 😀 ternyataa, gak bisa ditebak wkwk bagus thorr

Jangan lupa komennya..!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: