My Heart For You (Part 3)

ff yadong sandara and so jong ki
1.       Author        : Chayl.V
2.       Tittle          : My Heart For You (Part 3)
3.       Type     : Yadong +21, MeloRomance
4.       Cast             :
·         Park Sandara (2NE1)
·         Song Jong Ki
·         Jia (MISS A)
·         Junsu (JYJ)
·         Onew (Shinee) as Jinki
·         Baro (B1A4) as Sun Woo
·         Hyewon (5dolls)
 
“Brakkkkkkkk…….”
                Sebuah mobil menabrak tubuh mungil Sandara. Jia membulatkan matanya ketika melihat Dara berlumuran darah.
                “Daraaaaaaa…..” Teriakan keras Jong Ki saat ia melihat semua ini didepan matanya. Jong Ki yang baru saja sampai kembali harus menyaksikan bagaimana isteri yang ia cintai mengalami ini di depan matanya.
                ***
                Seorang dokter keluar dari ruang UGD dan membuka masker dokternya.
                “Keluarga nyonya Park…”
                Jong Ki bergegas menghampiri dokter tersebut, menggenggam lengannya dan mengguncangnya.
                “Isteriku, otte??”
                “Kita hanya bisa menyelamatkan salah satunya. Tepatnya kita harus menyelamatnya sang ibu.” Jelas sang dokter langsung pada intinya.
                Tampak air mata jatuh di pipi Jong Ki.
                “Karena usia kandungannya belum cukup, jadi kita harus secepatnya mengambil tindakan.”
                Jong Ki tampak mematung. Air matanya berderai mengingat isterinya yang begitu menginginkan anak ini, namun kali ini Sandara harus kehilangan keinginannya.
                “Lakukan, lakukan itu. Selamatkan isteriku.” Air mata Jong Ki kembali jatuh.
                ***
                Clek
                Jong Ki melihat isterinya lemah terbaring di ranjang sebuah kamar rumah sakit. Pasca operasi, perut buncit yang selalu dielus Dara kini telah tiada. Di perhatikannya sosok wanita yang menderita kali ini. Apa yang akan terjadi jika Sandara bangun nanti?
                “Dara-ya… Mianhae…” Jong Ki membelai rambut Dara dengan penuh kasih sayang.
                Matanya, hidungnya, bibirnya, benar-benar ia perhatikan. Wanita yang menderita karenanya. Wanita yang telah ia sakiti jiwa dan raganya. Tanpa sadar pun, Jong Ki meneteskan air matanya. Tertunduk meratapi nasib isteri yang ia cintai.
                “Oppa…” Terdengar suara lemah.
                Jong Ki menatap. Mata Sandara benar-benar terbuka. Ia masih tampak lemah dan pucat. Namun bagi Jong Ki, wajah cantik isterinya ini masih tetap bersinar.
                “Dara-ya… Sandara… Gwenchana??”
                Dara mengangguk pelan. Mungkin ia masih lemah pasca operasi yang baru saja ia jalani. Jong Ki kali ini tampak benar-benar khawatir terhadap isterinya.
                “Odiseo??”
                Seperti biasanya, Dara tampak refleks mengelus perutnya. Perut buncitnya yang 7 bulan terakhir selalu ia jaga dengan penuh kasih sayang. Sedangkan Jong Ki masih membeku. Tak percaya bahwa ia benar-benar harus mengatakan kenyataan ini pada isterinya.
                Sandara dengan kekuatannya yang masih lemah, berusaha menyibakkan selimut yang menutupi sebagian tubuhnya. Berhasil dengan itu, Dara berusaha menyibakkan piyama yang ia kenakan dengan menariknya keatas. Tampaklah hasil jaitan di perut Dara.
                “Mwo a??” Wajah Dara tampak tak percaya. Dimana anaknya?
                “Mian…. Mianhae…” Hanya kata maaf yang dapat terucap di bibir Jong Ki.
                Jong Ki pun berusaha mendekap Dara dalam pelukannya. Mentransfer rasa sakit Dara agar berpindah pada Jong Ki. Agar Dara tak bertubi-tubi mendapatkan kesakitan batinnya. Tapi tampaknya batin Dara kali ini benar-benar seakan dipukul oleh batu yang besar. Tak cukup ia telah mendapatkan kenyataan bahwa suami yang sangat ia percaya, telah memiliki hubungan lagi dengan mantan isterinya. Dan kenyataan lagi bahwa ia telah kehilangan anaknya.
                “Wae??” Kata Dara melemah.
                Dara akhirnya mengumpulkan kekuatannya dan berusaha sekuat tenaga berontak dalam pelukan Jong Ki hingga Jong Ki terhempas mundur. Sandara benar-benar tampak depresi.
                “Wae?????” Suara Dara menggema di ruangan tersebut. Berteriak sekuat tenaganya untuk mengekspresikan kemarahnnya kali ini.
                “Chagi-a….” Jong Ki berusaha mendekat kembali namun ia menghentikan langkahnya ketika Dara mulai menangis dan meronta-ronta di ranjangnya. Apa yang harus ia lakukan sekarang?
                ***
                Cklek …
                Seorang pria membawa buket bunga masuk ke ruangan tempat Dara dirawat. Dara duduk di ranjangnya, memandang arah luar jendela dengan tatapan kosongnya.
                “Dara-ya… Park Sandara…” Dara masih tetap diam.
                “Sandara…” Suara yang lembut  membuat perhatian Dara teralih. Melihat sosok di depannya. Menatapnya.
                “Bagaimana kabarmu?” Pria itu memberikan senyumannya pada Dara.
                “Junsu-ya… Kim Junsu…”
                Pria itu lantas memberikan pelukannya pada Dara. Tak membiarkan seorang wanita yang batin dan jiwanya sakit, mengalami penderitaannya sendirian.
                “Bawa aku pergi…” Kata Dara dalam pelukan Junsu.
                ***
                Blakk
                Junsu menutup pintu mobilnya dan menyalakan mesin. Ia memperhatikan samping kirinya. Seorang wanita yang harus ia bawa dalam keadaan pucat.
                “Sandara…. Aku tak bisa membawamu seperti ini. Aku ini juga seorang dokter. Aku benar-benar tahu bahwa keadaanmu tidak baik.”
                “Kajja…. Kim Junsu” Dara hanya membalas dengan tatapan kosongnya
                “Dara… Setidaknya kita harus memberi tahu suamimu.”
                “Anni…. Aniyo… Ka ! Sebelum dia kembali dari kantor.
                Junsu hanya mengela nafasnya.
                ***
                Dreeett…. Dreetttt…. Dreettttt….
                “Yeoboseo???”
                “Song Jong Ki.”
                “Ne. Nuguseo?”
                “Kim Junsu imnida……” Mata Jong Ki membulat.
                “Sandaraa…. Dia bersamaku.”
                Benar saja. Jong Ki pasti merasa terkejut. Bagaimana bisa Dara bersama Junsu. Seorang pria yang Jong Ki kenal. Dia adalah pria yang telah menjadi teman bagi Dara, saudara bagi Dara, bahkan menjadi kakaknya. Junsu dan Dara adalah anak yatim piatu yang sedari kecil hidup dan tinggal bersama. Dara selalu berlindung dalam dekapan Junsu sebelum ia bertemu Jong Ki. Junsu selalu menyayangi Dara, namun ia tak hadir dalam pernikahan Dara. Apa alasannya??
                Jong Ki benar tau, tatapan seperti apa yang selalu Junsu berikan pada Dara. Jong Ki juga seorang pria, di tahu, bukan kasih sayang seorang kakak pada adiknya yang Junsu berikan pada Dara, melainkan kasih sayang seorang pria pada wanita.
                Tapi pada akhirnya, Jong Ki yang memiliki Dara. Menjadikannya seorang isteri. Sementara Junsu pergi ke Jepang untuk urusan kedokterannya. Menjadi dokter di Jepang?? Itu hanyalah alasan Junsu untuk tak menemui Dara lagi. Untuk mengenang Dara dihatinya.
                ***
                Satu bulan sudah Sandara tinggal bersama Junsu di apartement mewah sang dokter tersebut. Sedikit-demi sedikit Dara mulai sadar kembali. Membuka kembali hari-harinya dengan senyuman. Karena Junsu juga sebagai dokter, memberikan motivasi untuk Sandara.
                “Sandara…” Kata Junsu lembut dengan suara yang membelai Dara. Dara menggeliat dengan masih memejamkan matanya.
                “Ini sudah pagi. Bukankah kau punya janji padaku?” Kata Junsu masih mengelus rambut Sandara yang sejak malam tidur di ranjangnya dan menyandarkan kepalanya pada dada bidang Junsu.
                Hal seperti ini pun bukan hal yang asing bagi mereka. Keakraban mereka lebih dari saudara. Junsu selalu memberikan kasih sayangnya pada Sandara. Wanita yang sejak kecil hidup bersamanya.
                “Mwo?” Dara mendongakkan kepalanya menatap Junsu.
                “Hari ini kau harus kembali pada Jong Ki. Kita sudah menyepakatinya.” Jelas Junsu.
                “Wae? Apa kau tidak senang aku ada disini?”
                “Tentu saja. Aku harus kembali ke Jepang.”
                “Kalau begitu, bawa aku ke Jepang.” Junsu tampak terkejut mendengar permintaan Dara. Sebesar apakah Dara membenci Jong Ki? Hingga tak mau kembali dan menginginkan untuk ikut bersama Junsu.
                Junsu beranjak bangun. Dia duduk di tepi ranjang dan membelakangi Dara yang masih dalam posisi tidurnya.
                “Wae?” Tanya Dara.
                Junsu membalikkan tubuhnya.
                “Kembalilah pada Jong Ki.” Namun Dara malah memalingkan wajahnya.
                “Yak, Dara-ya …”
                “Aku sudah bilang padamu, aku tidak mau kembali padanya. Untuk apa aku kembali. Dia membunuh anakku, dia sudah memiliki 2 anak, dan dia tidak menginginkanku.” Jelas Dara dengan matanya yang berkaca-kaca.
                “Jong Ki tidak seperti itu.” Junsu berusaha membujuk Dara.
                “Kalau kau tidak mau bersamaku, pergilah ke Jepang. Aku bisa tinggal disini sendirian.” Ketus Dara yang tetap memalingkan wajahnya dari Junsu.
                Junsu pun hanya menghela nafas. “Aku tak akan bisa melepasmu.”
                Dhek ! Dara menoleh ke arah Junsu. Beranjak duduk agar ia setara dapat melihat wajah Junsu. “Aku ingin bersamamu Kim Junsu.”
                Lantas Dara pun memeluk Junsu. Merasakan kehangatan yang dulunya selalu ia dapatkan dari Junsu. Tempat ia bersembunyi, tempat ia berteduh dan tempat ia mengadu. Junsu selalu ada untuk Dara.
                “Saranghae Dara-ya…”
                Dara pun semakin mempererat pelukannya. “Nado Saranghae Kim Junsu.”
                Junsu melepaskan pelukan mereka. Sejenak memandang wajah Dara. Betapa berbeda wajah Dara, dulu dan sekarang. Dulu Dara adalah gadis yang periang sebelum ia menikah dengan Jong Ki, namun apa? Setelah apa yang dilakukan Jong Ki pada Dara, Dara menjadi wanita yang rapuh.
                “Aku tak akan membiarkanmu rapuh lagi…” Gumam Junsu dalam hati.
                Junsu mengecup pelan bibir Dara. Lembut dan sangat lembut. Merasakan kehangatan, bahkan pada bibir Junsu. Kecupan yang semakin lama berubah menjadi kuluman yang masih lembut. Dara pun membalasnya. Memberikan rambu hijau pada Junsu. Junsu pun meraih tengkuk Dara untuk memperdalam ciuman mereka. Lidah mereka pun mulai untuk saling beradu di dalam sana.
                Namun, tiba-tiba Junsu menghentikannya. Menatap Sandara penuh keinginan. Sandara pun mengerti maksud Junsu. Ia hanya mengangguk pelan memberikan persetujuan untuk Junsu melakukan lebih padanya.
                Junsu mengulum bibir Dara lagi. Kali ini kulumannya sedikit lebih kasar.
                “Ehmeummmmm….” Desahan Dara yang mendapat kehangatan dari bibir Junsu.
                Naluri Junsu menuntunnya untuk meraba benda istimewa milik Dara. Awalnya Junsu hanya memberikan belaian tangannya pada payudara Dara. Namun Dara malah melingkarkan tangannya pada bahu Junsu memberikan persetujuan. Junsu pun meremas pelan, meremas lagi kedua payudara Dara dengan adil. Namun remasan itu berubah menjadi kasar dan kuat hingga puting-putingnya mengeras.
                Dara tak dapat menahan kenikmatan yang diberikan Junsu padanya. Ia mengalihkannya dengan memperdalam ciumannya di bibir Junsu. Junsu pun tau maksud Dara. Kini ia menghentikan aktifitasnya dan melucuti pakaian yang dikenakan Dara. Dara pun hanya pasrah mendapatkan perlakuan dari Junsu.
                Dara menarik selimut yang tadinya ia pakai. Dara menutupi bagian payudaranya yang tak berhelai setelah Junsu membuang semua pakaiannya. Junsu pun tertawa kecil melihat perilaku Dara. Kemudian Junsu memunguti lagi baju Dara yang berserakan dilantai. Ditaruhnya di samping Dara.
                “Pakailah…. Kita akhiri saja.” Bukan sebuah penyesalan, namun sebuah senyuman yang diberikan Junsu pada Dara.
                Junsu hendak meninggalkan Dara, namun tangan Junsu tertahan. Junsu menoleh ke arah Dara. Sandara menggeleng pada Junsu. Seakan tak mau Junsu mengakhirinya. Sandara tak ingin mengakhiri kehangatan yang selalu diberikan Junsu padanya. Kehangatan yang membuat Dara nyaman dan merasa terlindungi.
                Junsu pun mengangguk pelan pada Dara. Kemudian dengan pelan ia sibakkan selimut yang menghalangi tubuh Dara. Sandara hanya memejamkan matanya. Menahan sentuhan dari Junsu saat Junsu harus melihat tubuh telanjangnya. Satu-satunya pria yang melihatnya tanpa busana selain Song Jong Ki, suaminya yang kini ia benci.
                Junsu beraba perut datar Dara. Mengelus bekas-bekas jahitan diperut Dara pasca operasi yang dijalani Sandara 1 bulan yang lalu. Junsu tampak begitu sedih melihatnya. Seakan ia melihat kepedihan yang di rasakan Dara pada bekas jahitan itu.
                “Aku janji akan menjagamu…” Ucap Junsu membuat Dara membuka matanya. Menatap Junsu yang telah meneteskan air matanya.
                Sandara pun beranjak bangun dan memeluk Junsu dalam keadaan mereka berdua yang telanjang dada.
                “Saranghae Kim Junsu.”
                Perlahan Dara membalikkan posisi sehingga ia berada di atas Junsu. Duduk diatas perut Junsu. Menggesekkan vaginanya pada perut Junsu dan membuat Junsu melayang. Dara meraba abs Junsu dan menekan putingnya. Junsu merasakan kegelian saat Dara melakukannya. Dara pun hanya tersenyum nakal atas tatapan Junsu. Perlahan Junsu menggenggam kedua benda istimewa Sandara dengan kedua tangannya. Meremas dan menariknya kuat. Begitu kuat dan sangat kuat membuat sang pemiliknya mengerang hebat.
                “Aghhhhhhh nghhhhhhhhhhhhhhhhh…… appp .. pooooooo…… Kim Junsu-ah…..”
                Dara tak tinggal diam, ia memundurkan tubuhnya yang awalnya menduduki perut Junsu, kini ia duduk diatas benda tumpul milik Junsu. Dara menggesek-gesek kannya untuk menyiksa Junsu. Benar saja, Junsu sangat tersiksa karenanya.
                “Jebal Dara-ah…..”
                Junsu sekuat tenaganya pun bangkit dan membalikkan posisi sehingga Junsu memimpin permainan.
                “Aku tak akan membiarkanmu menyiksaku chagi…”
                Seakan kata sayang yang diberikan Junsu padanya terngiang di telinga Dara. Chagi, sebutan yang kerap diucapnya Jong Ki padanya. Ia kembali mengingat sentuhan yang dulunya diberikan Jong Ki padanya. Namun kali ini Dara benar-benar tak mau mengingat semua tentang Jong Ki.
                Dengan perlahan Junsu memasukkan batangnya di dalam lubang Dara, pelan…. Junsu berusaha keras agar miliknya tertanam sempurna sepenuhnya dalam lubang Dara, namun terlihat wajah Dara memejamkan matanya, seakan ketakutan dan kesakitan.
                “Dara-ah … Gwenchana?” Junsu menghentikan usahanya dan mendudukan Dara agar dapat memeluknya.
                Sebuah tetesan air mata menetes di bahu Junsu. “Ullijima… Gwenchana.”
                Dara melepaskan dekapan Junsu. “Lakukan Junsu, lakukan….”
                “Anni…. Aku tak mau menyakitimu. Sandara…”
                “Jebal….” Dara meneteskan air matanya lagi.
                “Aku tidak mau mengingat Jong Ki lagi. Aku ingin mulai memiliki kenangan indah bersamamu Kim Junsu. Jebalyeo…”
                Junsu pun mengangguk pelan. Kemudian membaringkan lagi Sandara. Melebarkan pahanya dan mulai mengelus pelan surga disana. Junsu mulai mengambil ancang-ancangnya.
                Jlebb….
                Dalam satu hentakan junior Junsu masuk dalam surga milik Sandara. Sandara hanya dapat menahan rasa sakitnya dan menahan air matanya agar tak terjatuh lagi di hadapan Junsu.
                Junsu mulai menggerak-gerakkan miliknya. Mengocoknya didalam sana. Membuat Dara tak tahan untuk mendesah.
                “Agghhhh …. Aouuhhhhh….. Ahhhh….. Nghhhhh…… Pallli……ii ….”
                Mulai dari genjotan ringan yang diberikan Junsu padanya. Namun berubah menjadi kasar dan brutal. Dara pun berusaha mengimbangi permainan Junsu. Kini Sandara tak tampak kesakitan dan ketakutan lagi, ia benar-benar menikmati permainan yang Junsu berikan.
                ***
                Ting Tong…
                “Biar aku saja yang membukanya.” Jong Ki beranjak dari sofanya dan membuka pintu rumahnya.
                “Sandara….” Ucap Jong Ki saat melihat Sandara di hadapannya, menatapnya dengan tajam dan penuh kebencian. Seorang pria disamping Dara yang juga menatapnya tajam.
                Seorang wanita yang menggendong bayinya, berdiri di belakang Jong Ki pun juga menatap Sandara terkejut. Jia, yang saat itu berada di rumah Jong Ki.
                “Eommaaa…..” Seorang narmja kecil berlari ke arah Dara dan memeluk kaki Dara.
                Hati Dara tak tega rasanya jika ia harus mengabaikan Jinki. Anak Jong Ki dan Jia yang terlanjur ia sayangi. Dara pun lantas menggendong Jinki untuk melepas kerinduannya.
                “Eommaa… Bogosippo…” Dara hanya tersenyum getir mendengarnya.
                “Masuklah, kita bicara didalam.”
                “Anni…..” Kata Sandara menolak.
                “Mwo?” Tanya Jong Ki bingung.
                “Ceraikan aku……..” Ucap Dara mantap.
                Semua orang pun membeku. Jia, Jong Ki bahkan Junsu pun menatap Sandara tak percaya. Bagaimana tidak? Dara telah sepakat dengan Junsu untuk kembali pada Jong Ki hari ini. Junsu bermaksud mengantarkan Dara pulang. Namun apa yang terjadi?? Dara mengubah keputusannya sehingga membuat Junsu ikut membeku karna ucapannya.
                *** to be countinue ….
Next part 4 ! ^_^
*Bagaimana dengan jalan ceritanya?
*Di part 4, akan hadir Onew, Baro dan Hyewon !
* Terimakasih untuk admin yang berkenan merilis FF aku. Kamsahamnida ….
*:x jatuh cinta*:"> pipi memerah*:-* cium*;;) mengerlingkan mata
Advertisements

About Yadong Fanfic Indo

Fun...Fun.. and Fun...

Posted on 19/04/2013, in Aktor, FF, Shinee and tagged , , , . Bookmark the permalink. 46 Comments.

  1. Nah loh si dara knpa yadongan sama junsu o_O entr hamil kyk jia jd tambah ribet lagi …
    aisss menyayat hati ni thor ff ya mana si dara jd egois gitu dan si jia malah di rmh jong ki 😐

    gegara jia di rmh jong ki kali makanya dara jd batalin balik sama jongki :*

    • Chayl_Veyla

      makasih yaa sudah baca FF saya .. 😉

      mm… karna Dara ingin benar-benar melampiaskan pada Junsu rasa sakit hatinya karna Jong Ki . Junsu adalah satu2nya tempat Dara bersandar, karna Junsu adalah satu2nya teman, saudara dan keluarga Dara . heheheh 😀

      Dara egois karna terlanjur sakit hati sama Jong Ki yang uda bohongin dia .
      tetap setia yaa menanti part berikutnya . Kamsaheo …

  2. salam kenal saya pembaca baru di sini!
    wah nice ff!
    cerita nya punya alur dan ga langsung yadong,i like it!

    • Chayl_Veyla

      makasih yaa uda berkenan membaca FF saya 😉
      salam kenal jugaa 🙂
      terimakasih pujiannya, waah aku makin semangat 45 nih ngegarap part 6 .
      tolong tetap setia menunggu part selanjutnya yaa …

  3. Mana ….prat4 Nya min ..maaf aku pembaca baru

    • Chayl_Veyla

      makasih yaa uda berkenan membaca FF saya 😉

      part 4? mmm…. sabar …
      itu kekuasaan admin sepenuhnya untuk merilis part berikutnya .

  4. hehe baru baca part 4 nya hari ini ayo sist upload lagi 😀 fighting 🙂

    • Chayl_Veyla

      makasih yaa uda berkenan membaca FF saya 😉

      waaah … curang nih kamu uda baca part 4 duluan . hahahahah 😀
      tetap setia yaa sama FF ku . Kamsaheo .. 🙂

      • eh maksud aku part 4 nya cepet di upload sist hehe aku bisa baca part 4 nya dari mana coba -___- hahaha
        aku baru kali ini loh baca ff yadong semangat ._.v dan semangatnya pas baca yang my heart for you doang hehehe. Semangat sist!
        chunmaneyo 😀

        • Chayl_Veyla

          oo .. begono . hahhaha 😀
          wah yang bener nih? aku makin semangat 45 nih buat part selanjutnya .
          mm.. tapi masih belum konsen ke part 6, karna masih bingung lanjutannya kaya gimana . -_-

          • yang penting part 4 sama 5 nya di upload dulu sist hehehe. pasti nanti ilham dateng ke kakak hahahaha *apasih -__-*
            soalnya cerita kakak bagus dan nc nya ga dominan dari pada konfliknya
            semangat sist!

            • whahhaha 😀 padahal ini first FF ku yang bertema Yadong loh … heehhe 😀 syukurlah kalo banyak yang suka . semaaaaakin semangat 45 deh ! 😉

              mm… kalau soal upload bukan kewenangan aku sist .. itu kewenangan admin disini . aku hanya author yang ngirim FF . sabar aja yaa 😉

              • oh ya? tapi alur ceritanya keren. menurut aku yang yadongnya lebih menonjol dibanding ceritanya itu ga seru. hehe
                harus sabar ya? 😦 oke deh
                sip semangat sist! hehe

                • Chayl_Veyla

                  hohooh … padahal nih yaa *rahasia besar* , bahwa aku baca NC hanya pada adegan yadongnya . hahahahha 😀 😀 😀 karna sejujurnya aku bukan orang yang suka baca 😀 *evil*

                  okokok … semangat juga menanti ya !! f i g h t i n g !

                  • jiah itu udah ga jadi rahasia besar lagi sist -___-
                    hahaha sebenernya udah ga sabar sist. tapi aku sabar sabarin deh haha 😀

                    • Chayl_Veyla

                      minta sarannya dong sist, kira2 FF ini dipanjangkan ga yaa??
                      karna aku uda punya rencana bikin FF yang lain . :/

                    • kalo menurut aku di panjangin aja sist. dan menurut aku mending ff yang ini di selesain dulu dan ide untuk ff yang baru dicatet aja dulu biar ga lupa. soalnya aku liat banyak author yang buat ff baru padahal part ff yang sebelumnya ga dilanjutin, itu cukup ngeselin sist hehe maaf jujur :Dv

  5. Ceritanya seruuu
    Ayo cepet part 4 nya min

    • Chayl_Veyla

      makasih yaa uda berkenan membaca FF saya .. 🙂

      OK ! sabar dulu yaa … part selanjutnya udah ada kok . tinggal sabar nungguin admin ngerilis part berikutnya 😉

  6. Author??? Bneran nih alur’a Jd gini??? Aakh,,,, mkin ribet bnyak cast. Trus itu knpa jia ada d.sana!!! Ju2r thor adgn nc’a q skip, ga rela… 😐 tpi dri smua itu,,, trsrh author z deh gmana end’a. Kta reader hnya bsa bca n nikmti z,,,, 😀 /bner2 pasrah/

    • Chayl_Veyla

      makasih yaa uda berkenan membaca FF saya .. 🙂

      wah .. maaf yaa . kamunya jadi bingung . jeongmal mianhae …
      untuk adegan NC, wah aku sendiri sebenernya ga terlalu mahir kalo adegan NC’nya . hehhe 😀 pas adegan ‘itu’ , temenku yang buatin .

      tolong terus setia yaa ke part berikutnya . sekarang aku lagi fokus ngerjain part ke 6 . nanti aku usahain lagi deh supaya kamunya ga bingung dengan alurnya .

      jeongmal mianhae & kamsaheo …

  7. serrru!!! baca dulu yang PART 4 ahh haha =D

    • Chayl_Veyla

      makasih yaa uda berkenan membaca FF saya .. 🙂
      wah, uda baca part 4 nih . hahaha 😀 curang kamu !

      ok, tetap setia pada FF ku yaa . kamsaheo ..

  8. . Keren banget thor FF nya…
    . Next ke part 4 thor 🙂
    . Aku tunggu ya 😉

    . Mian, baru bisa comment di part ini 😀

  9. lanjut thorrr
    mkin sru nie..
    i like it
    krn ffnya gk crita NC jha..

    • makasih yaa uda berkenan membaca FF saya … 😉
      mm.. sabar yaa . part 4 & 5 nya sudah ada kok . tinggal di upload ^_^

  10. Huaaa tambah seru…semoga Dara bahagia bersama Junsu.
    aku lbh suka Dara bersama dgn junsu drpd dgn Joongki .
    Joongki sdh terlalu kejam pd Dara…
    makin penasaran…kajja d lanjut thor

    • makasih yaa uda berkenan membaca FF saya .. 😉

      yyaaah … tapi di dunia selain FF ini jangan benci sama Song Joong Ki yaa .. kasiian orangnya kece begitu . 😀 😀

  11. Dara yadongan sm Junsu, mungkin dia bermaksud kan bersatu sm Junsu. Buktinya, Dara mw ceraiin JongKi.

    • Chayl_Veyla

      makasih yaa uda berkenan membaca FF saya 🙂

      sipp bgt, alasan lain karna Dara terlanjur sakit hati pada Joong Ki, seorang lelaki yang ia sangat percaya namun Joong Ki membohongi dirinya .

      mm… setia ke part berikutnya yaa . 😉

  12. please jangan kelamaan ya part 4 nya. penasaran…..

  13. waduch tambah ribet ja kalo si dara jadi hamil tuch
    waaah bakal ada uri Onew ! yay !

  14. mvp forever

    hot banget dahhh….kasian ya jadi dara,,,,

  15. Huhuhu.
    Kasian bgt daraaaaa..
    Ywd lbh baik dy ma junsu aj yg bnr2 cnta dy, g kyk jongki yg stengah2.
    Huuuuuuuuu…

  16. hayoloh… makin runyam kkkkk~

  17. aduh makin berabe nih suasanannya salah si jong ki juga pertama yg buat kesalahannya ya dia makannya jdi org tuh jangan suka main ke mantan begitu deh

  18. Aku gak baca part2 nya thor u,u aku cari-cari gada T.T

  19. jong ki pabbo,udh tw dara istri’e lg terpuruk gara2 dia knp malah bwa jia bwt tggal d rmah’e..
    Jdi kan td’e dara mw plang liat it jd esmosi trus mlah minta cerai..
    Next part

  20. Waduhh sandra ,, knapa dia mlah ‘sama’ junsu , trus mnta cerai sama jong ki , kan kasian jinki , next part thor

  21. keren ff nya ^^

  22. gilaaaa kok nyesekkk:”’ good thor

  23. Dara keren!! Semoga keputusannya ga goyah…

Jangan lupa komennya..!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: