Believe (part 2)

believe
1. Author : Miss. Sparkyu a.k.a Zubaidah.W
2. Judul : Believe (part 2)
3. Kategori: NC 21Yadong, Twoshoot
4. Cast:
–             Kim Jong Woon(Yesung )
–             Park Eun Hyun(OC)
–             And Others
Annyeong readers..
Kali ini saya bawa sekuelnya Believe
Mian kalau ceritanya kurang bagus (adanya jauh dari kata sempurna), kurang hot (pasti), typo(bertebaran).
Aigoo, banyak sekali kekurangan ff saya.. (=_=“)
Ya sudahlah mohon maaf buat segala kekurangannya..
HAPPY READING.. (^0^)//
3 hal yang tidak akan pernah terlambat untuk kita lakukan adalah mencintai, memaafkan dan memperbaiki diri – YeEun Couple.
–o0o–
 Eun Hyun POV
            Kubuka perlahan kedua kelopak mataku karena sinar matahari perlahan masuk ke jendela kamarku. Bibirku pun menyunggingkan sebuah senyuman karena namja yang kucintai telah menjadi milikku untuk selamanya. Perlahan terlintas ingatanku tentang kejadian semalam saat dia merebut keperawananku.
            “Yesung.. ”kataku tepat di depan wajahnya. Ia pun sedikit menggeliat dan memelukku lebih erat lagi.
            “wae chagi.. ?”sahutnya.
            “,yak lepaskan aku mau bangun.. Yesung..”
Pletakk.. !
            “aw.. appo.. yak.. !kenapa kau menjitak kepalaku ha.. ?”kataku karena tiba-tiba dia menjitak kepalaku.
            “tidak bisakah kau memanggilku dengan sebutan oppa.. ?aku ini suamimu.”jawabnya.
            “aish.. ! ne.. ne..”sahutku lalu dia pun merenggangkan pelukannya dan beranjak dari tempat tidur.
            “mau kemana chagi.. ?” tanyanya padaku.
            “tentu saja mandi.”
–o0o–
Yesung POV
“mau kemana chagi.. ?” tanyaku padanya karena Eun Hyun beranjak meninggalkanku.
            “tentu saja mandi.”katanya santai. Apakah dia tidak memberiku morning kiss.. ?
            “chagi tunggu sebentar..”
            “waeyo oppa.. ?”tanyanya padaku.
            “morning kissku mana.. ?”kataku padanya.
“andwe aku tidak mau oppa.”
“ayolah chagi.. satu kali saja..” rajukku sambil mengeluarkan puppy eyesku.
“aish..”ha.. ha..akhirnya dia luluh dan berjalan mendekatiku dan..
Chu~
Eun Hyun pun mengecup sekilas bibirku, ketika dia akan menjauhkan wajahnya dari wajahku, dengan sigap kutarik tengkuknya untuk kembali menyatukan bibir kami. Perlahan kulumat dengan lembut bibirnya yang menggoda ini, hingga lumatan-lumatan ini berubah menjadi lumatan penuh nafsu. Demi apapun aku tidak akan pernah bisa berhenti untuk melumat habis bibirnya ini.
“ahh..mmphh..”desah Eun Hyun disela ciuman kami. Hingga nafas kami mulai memburu, aku masih menahan tengkuk Eun Hyun untuk memperdalam ciuman panas kami.Perlahan Eun Hyun mendorong sedikit tubuhku.
“apakah kau ingin membunuhku oppa..?”Tanya Eun Hyun sebal padaku. Aku hanya terkekeh pelan melihat istriku marah. Entahlah melihat ekspresinya saat marah membuatku sangat suka menggodanya.
“chagi.. apakah kau tidak mau melanjutkan yang kemarin malam.. ?”tanyaku padanya sambil mengerlingkan sebelah mataku.
“yak.. ! ini masih pagi.. mengapa fikiranmu sudah kotor ha.. ?”jawab Eun Hyun.
“tapi kau menikmatinya kan.. ?” kataku.
“eh.. eh.. sudahlah aku akan mandi.” Aku pun terbahak-bahak melihat ekpresi malunya. Ha.. ha.. lucu sekali istriku ini.
–o0o–
Eun Hyun POV
            aish.. ! namja itu selalu saja membuat pipi chubbyku merah. Aigoo, dasar adik-adiknya saja evil apalagi kakaknya.
            “hua.. ha.. ha.. ha..”terdengar tawa Yesung yang sangat keras.
            ‘tertawalah terus Kim Jong Woon saat ini kujamin kau akan mendesah terus malam nanti.. !’kataku dalam hati.
~‘’~ malam hari~‘’~
            Malam ini aku sengaja memakai lingerie pemberian eomma. Tunggu Kim Jong Woon akan kuhabisi kau malam ini. Aku pun berjalan menuju ruang kerja Yesung. Ternyata dia sedang mengotak-atik lapotop miliknya. Akan kukerjai kau malam ini Kim Jong Woon.
            “chagi..”kataku manja pada Yesung yang sedang menyelesaikan pekerjaan kantornya sambil membelai puncak kepalanya.
            “wae chagi.. ?”jawabya padaku.
            “aniya..”ucapku lalu menekan juniornya karena dia tak kunjung mengalihkan pandangannya dari laptopnya. Aku pun langsung berlari menuju kamar.
–o0o–
Yesung POV
            “chagi..”panggil Eun Hyun manja padaku sambil membelai puncak kepalaku.
            “wae chagi.. ?”jawabku padanya.
            “aniya..”ucapnya lalu ia menekan juniorku. Seketika aku pun membulatkan mataku karena tingkah Eun Hyun. Aku pun langsung beranjak menuju kamar menemui yeoja yang telah menekan juniorku dengan sengaja.
            ‘aish.. Eun Hyun saat ini hanya memakai lingerie sambil menyiangkan kakinya di tengah ranjang’
            “nappeun yeoja..”kataku padanya. Aku pun berjalan menuju ranjang dan langsung menindih tubuh mungil Eun Hyun. Dan aku pun menciumnya dengan penuh nafsu, tangan kananku meremas dengan lembut payudara kanan Eun Hyun, sementara tangan kiriku berusaha membuka resleting lingerie miliknya.
            “ahh..mmphh..”desah Eun Hyun disela kegiatan panas kami. Saat ini Eun Hyun sudah naked akibat ulahku, aku pun membuka sendiri pakaianku hingga full naked. Tanpa berfikir lama aku pun mulai beranjak menuju leher jenjang miliknya. Kuhisap, kujilat dan kugigit berulang kali lehernya hingga tercetak banyak tanda merah keunguan disana. Sang pemilik leher pun hanya mendesah tak karuan akibat ulahku.
            Tiba-tiba disela pekerjaanku, ia membalikkan badan kami hingga women on top. Perlahan Eun Hyun menciumi leherku, lalu memberi kissmark leherku, dadaku, hingga bagian dekat pusarku.
            “ahh..mmphh..”desahku saat Eun Hyun mulai menggesek-gesekkan lubang kenikmatannya dengan adikku di bawah sana. Perlahan Eun Hyun pun memegang pangkal juniorku, mengurutnya, meremasnya dengan lembut.
            “ahh..mmphh..”desahku saat Eun Hyun mulai menjilati batang juniorku.
            “je.. bal.. jang..an.. menyik.. saku.. yeobo..” namun, Eun Hyun makin melambatkan jilatannya pada lidahku. Aish.. ! yeoja ini membuatku gila.. !. Aku pun langsung menariknya dan berubah menjadi man on top. Segera kusambar bibir mungil miliknya. Lalu perlahan kumasukkan pangkal juniorku hingga tertanam sempurna di lubang kenikmatan Eun Hyun.
            “aaaaahh..” aku melepaskan ciumanku dan mendesah saat juniorku dapat masuk seluruhnya kedalam lubangnya. Perlahan, tubuhku mulai bergerak naik turun.
“Aaa.. aaah.. ooohhh..”desah kami disela permainan panas ini.
“Mmhhh.. ngghhh.. hhh..” desahku saat Eun Hyun menghisapi leherku.
“Uugghh.. ooohh..  aaaahhh..  yes.. sung.. ”desahnya saat tangan kiriku mulai meremas lembut dadanya. Tubuh kami basah dan lengket oleh keringat dan cairan-cairan.
 “ssshhh..  oooohhh..  terus cha.. gi.. hhhh”
“yesung.. aaahhh.. nghhhh.. ”
 “Ooohhh.. ssshhh.. aaaahhhh.. ”
“Hhhh.. nghhh.. ooohhhh..  yeaaahh.. ”
 “Uughh.. aaasshh.. nghhhh.. ” desahnya sambil meremas-remas lembut rambutku.
 “Aaahh.. ak.. aku.. akan.. ke.. lu.. ar.. ” kata Eun Hyun susah payah.
“na.. do.. ke.. luarkan.. ber.. sama.. chagi..”
“Aaaaarrrgghhh….” Lenguhku panjang sambil menghujamkan juniorku dalam-dalam. Tubuhku pun ambruk ke samping Eun Hyun. Kami pun berusaha menetralkan nafas yang masih memburu.
“aku harap akan ada malaikat kecil diantara kita. ”kataku pada Eun Hyun sambil membelai lembut perut datarnya. Jujur saja aku ingin sekali memiliki seorang aegy . Namun Eun hyun  pun terkekeh pelan.
“eoh.. kenapa kau tertawa.. ?”Tanyaku penasaran karena tiba-tiba dia terkekeh.
–o0o–
Eun Hyun POV
“aku harap akan ada malaikat kecil diantara kita. ”kata Yesung padaku sambil membelai lembut perut datarku. Aku pun terkekeh pelan.
“eoh.. kenapa kau tertawa.. ?”Tanyanya penasaran karena tiba-tiba aku terkekeh.
“dasar pabo, mana mungkin aku hamil secepat ini.. kita kan baru menikah seminggu yang lalu.”jawabku pada Yesung yang nampak mempoutkan bibirnya. Segera saja kukecup singkat bibirnya yang agak manyun tadi.
“aigoo, sejak kapan istriku jadi seagresif ini.. ?”Tanya Yesung padaku. Benar juga apa yang dikatakan namja alien ini.
“ani, aku tidak tahu.” Jawabku asal.
“apa kau mau melanjutkan ronde kedua chagi.. ?”tanyanya padaku. Mwo.. ? rode kedua.. ? aigoo.. aku sudah sangat lelah.
“andwae.. aku tidak mau.”jawabku sambil menarik selimut dan menutupi seluruh tubuh nakedku.
“ha.. ha.. ne.. ne.. aku tahu kau lelah ..” yesung pun ikut menutupi seluruh tubuh nakednya dan langsung menarikku dalam pelukannya yang hangat. Dan kami pun tertidur.
–o0o–
~`DUA BULAN KEMUDIAN`~
Eun Hyun POV
            ‘hoekk.. hoekk..’ dari tadi hanya suara itu yang keluar dari mulutku dan yang berhasil kukeluarkan  adalah air liur.
            ‘aigoo.. ada apa sebenarnya.. ?’batinkku dalam hati. Badanku terasa tidak enak dari tadi pagi. Kepalaku pusing dan ketika aku hendak sarapan pagi tadi rasanya aku ingin muntah terus. Akibatnya nafsu makanku pun hilang.
“chagi.. kau dimana.. ?”kata seseorang yang kupastikan adalah Yesung. Dia baru saja pulang dari kantor sore ini.
‘rasanya untuk bersuara pun aku tak bisa..’lirihku dalam hati. Ya tuhan.. sehatkan aku lagi.. aku tidak mau sakit..
“kau disini.. ”kata Yesung yang melihatku duduk di tepi ranjang kamarku. Aku hanya terdiam sedari tadi karena rasanya aku tidak bisa melakukan hal apapun bahkan untuk bersuara pun aku tak bisa. Yesung pun melepas jasnya dan berjalan menghampiriku.
“aigoo.. kau kenapa.. ?” Aku pun hanya menggelengkan kepalaku tanda bahwa aku baik-baik saja.
“kita ke rumah sakit ne.. ?”Tanya Yesung padaku, terlihat jelas raut wajahya yang sangat menghawatirkanku. Aku pun menggelengkan kepala pertanda bahwa aku tidak apa-apa jangan menghawatirkanku.
“ani.. kau harus ke rumah sakit.. !”katanya aku pun hanya mengangguk, tanda persetujuanku karena jika Yesung sudah menaikkan sedikit suaranya artinya aku tidak boleh membantahnya. Oke.. aku kalah.
–o0o–
Yesung  POV
“kau disini.. ”Tanyaku saat melihatnya duduk di tepi ranjang kamar. Aku pun melepas jasku dan berjalan mendekatinya.
“aigoo.. kau kenapa.. ?” tanyaku padanya karena melihat wajahnya yang benar-benar pucat. Aigoo.. aku benar-benar khawatir.. kenapa dia sampai sakit.. ?. tetapi Eun Hyun hanya menggelengkan kepalanya pelan yang membuatku tambah khawatir.
“kita ke rumah sakit ne.. ?”tanyaku padanya, terlihat jelas raut wajahya yang sangat pucat pasi. Namun, lagi-lagi dia hanya menggelengkan kepalanya.
“ani.. kau harus ke rumah sakit.. !”kataku sambil menaikkan sedikit suaraku,dia pun akhirnya mengangguk pelan, tanda persetujuannya karena jika aku sudah menaikkan sedikit suaraku artinya tak seorang pun boleh membantahku. Aku pun memapah Eun Hyun menuju mobil, namun tinggal beberapa langkah dari mobil dia pingsan.
“Eun Hyun.. !”teriakku lalu kugoncang-goncangkan tubuhnya.
“sadarlah.. !”kataku. Ya Tuhan ada apa dengan Eun Hyun..?
~`AT HOSPITAL`~
            Aku pun menunggu di luar UGD sambil mondar-mandir tak jelas. Saat ini pikiranku hanya tertuju pada keadaan Eun Hyun. Sudah satu jam aku menunggu diluar hingga seorang lelaki paruh baya keluar dari ruang UGD.
            “bagaimana keadaan istri saya dok.. ? apa dia baik-baik saja.. ?”tanyaku tak sabaran kepada doktor yang menangani Eun Hyun.
            “ne.. dia tidak apa-apa.. dia  hanya mengalami Morning sick.”jelas lelaki itu padaku. Kukerutkan dahiku ketika aku mendengar kata Morning sick. Bukannya Morning sick adalah gejala orang yang sedang hamil.. ?
            “morning sick.. ?”tanyaku
“ne.. chukkae dia sedang mengandung 4 minggu dan hal ini sudah wajar dialami oleh orang yang sedang hamil.”senyumku pun mengembang saat doktor ini mengatakan bahwa istriku sedang mengandung.
“ne, gomawo uisa.”
–o0o–
5 MONTHS LATER
Eun Hyun POV
            3 bulan lagi aku akan melahirkan. Perutku juga agak membuncit saat ini. Aku sangat senang ketika Yesung mengatakan kalau aku akan menjadi seorang eomma. Namun sifatnya yang over,over,over protective membuatku risih. Banyangkan saja dia skan menelponku 1 jam sekali sekedar untuk menanyakan apakah aku baik-baik saja dan Yesung meminta Lee ahjumma untuk mengawalku kemana pun aku pergi serta meminta apa pun yang aku inginkan. Yesung itu sangat cerewet seperti ahjumma-ahjumma tua saja. Namun aku menyukainya karena dia sangat menyayangiku dan uri aegy yang kukandung saat ini.
~`AT NIGHT`~
            Sudah malam seperti ini mengapa Yesung belum pulang juga.. ?. jam sudah menunjukkan jam 12 malam, mengapa Yesung tak kunjung menampakkan batang hidungnya.. ?. Lalu terdengarlah suara ketukan pintu. Aku pun langsung membulatkan mata ketika melihat Yesung yang mabuk dipapah oleh Sungmin.
            “sungmin.. apa yang terjadi.. ?”tanyakku khawatir pada Yesung.
            “tadi aku ditelfon oleh Eun hyuk kalau Yesung hyung sedang mabuk dan menyuruhku untuk menjemput Yesung hyung.”jelas Sungmin padaku.
            “kalau begitu tolong antar Yesung ke kamar.”kataku pada Sungmin. Tiba-tiba saja Yesung lepas dari papahan Sungmin dan berjalan sendiri ke dalam rumah.
            “noona sebaiknya kau susul saja Yesung hyung.”kata Sungmin.
            “oh, ne gomawo Sungmin.”kataku pada Sungmin.
            “ne, gwencanha noona.”jawab Sungmin.
“noona, kalau begitu aku pulang dulu kalau butuh apa-apa hubungi saja aku. Annyeong.”
“ne Sungmin, annyeong.”ucapku. Lalu Sungmin pun membungkuk dan berjalan menuju mobilnya.
‘PRANG.. ’
Baru saja aku menutup pintu tiba-tiba saja aku mendengar barang yang pecah. Langsung saja aku berjalan menuju dapur dan mendapati pecahan gelas. Aku pun hendak membersihkannya, tetapi saat aku akan berjalan mengambil sapu tiba-tiba aku terpeleset.
            “aw.. appo.. eomma.. !”aku pun terus merintih kesakitan. Posisi jatuhku tengkurap sehingga perutku menjadi tumpuan pertama saat aku jatuh. Kulirik bagian kakiku, banyak sekali darah yang keluar dari bagian selangkanganku. Aku pun tak kuasa menahan tangisku aku berharap bayiku masih bisa diselamatkan. Kurasakan pelupuk mataku mulai memberat, tubuhku yang mulai meronta kesakitan dan akhirnya semua menjadi gelap.
–o0o–
~`AT MORNING`~
Kyuhyun POV
            Pagi ini aku harus mengambil kembali kaset terbaru PSPku yang sempat disita oleh Yesung hyung. Bagaimana bisa dia mengambil kaset PSP yang baru saja kubeli. Dasar.. !. Apa dia tidak bisa membeli kaset PSP sehingga menyita kasetku.. ?.Aku pun berjalan memasuki rumahnya dan mencari Yesung hyung.
            “hyung.. hyung.. ”panggilku setengah berteriak. Aku pun mulai mencari Yesung hyung di taman, namun tidak ada. Di kamar mandi, tidak ada. Di kamar, ah tidak aku tidak berani kalau melihat tubuh naked Yesung hyung dan Eun Hyun noona. Ah.. ! kalau terus-terusan berteriak dan berkeliling rumah Yesung hyung aku jadi haus. Aku pun beringsut menuju dapur untuk mengambil minum. Mataku pun terbelalak melihat Eun Hyun noona yang tergeletak di dapur dengan darah yang mengering dan wajahnya amat sangat pucat. Tanpa babibu aku pun mendekatinya dan duduk disampingnya. Aku pun mulai mengecek nadinya.
“masih hidup.”ucapku lalu aku pun menggendongnya menuju mobilku. Aku pun mengemudikan mobilku dengan cepat. Aku tidak peduli harus menyalip truk, mobil, sepeda dan apapunlah jenisnya. Aku hanya ingin menyelamatkan noonaku. Perlahan terlintas penyebab keadaan Eun Hyun noona sekarang ini. Apakah noona disiksa oleh Yesung hyung.. ? itu tidak mungkin Yesung hyung kan sangat mencintai Eun Hyun noona, mana mungkin ia melakukan hal seperti ini. Mobilku pun sampai di rumah sakit, aku pun langsung menggendong Eun Hyun noona.
“suster.. ! suster.. ! tolong noonaku.. ! ”kataku sambil berteriak. Lalu 2 orang suster menghampiriku sambil  membawa kasur dorong.
“noona kau harus bertahan.. ! hwaiting.. !”kataku sambil menggenggam tangan noona kesayanganku ini sambil meneteskan air mataku. Aku paling tidak tahan jika melihat wanita yang terluka seperti ini, apalagi ini adalah noona kesayanganku.
“tuan, maaf silahkan anda menunggu diluar.”kata seorang suster padaku. Aku pun memutuskan untuk duduk dan menelfon Yesung hyung.
–o0o–
Yesung POV
            “akh.. !”pekikku karena kepalaku sangat pusing mungkin kemarin aku terlalu mabuk sehingga ini efeknya. Aku pun mengedarkan pandanganku pada kamar tidur ini, tetapi aku tak menemukan sosok Eun Hyun.
            “kemana dia.. ?”tanyaku sambil beranjak dari kasur. Aku pun berjalan menuju dapur.
            “mungkin dia sedang memasak.. ”kataku antusias, namun aku pun hanya tercengang ketika melihat darah yang mulai mengering menggenang di dapur rumahku. Fikiranku terasa kalut hingga kudengar telfon genggamku berbunyi.
            “yeoboseyo kyu.. ?”
            “…”
            “mwo.. ? baiklah aku segera ke sana.”kataku jatungku hampir saja lepas dari tubuhku ketika Kyuhyun mengatakan kalau Eun Hyun masuk rumah sakit. Aku pun segera mengambil kunci mobilku dan bergegas ke rumah sakit.
~`AT HOSPITAL`~
            Aku pun menemukan Kyuhyun sedang berada di depan ruang UGD sambil terisak. Aku pun langsung mengahampirinya.
            “kyu.. bagaimana keadaan Eun Hyun.. ?”tanyaku tak sabaran, namun yang kudapat adalah..
BUKK..
Rahang Kyuhun pun tampak mengeras. Aku tak menyangka Kyuhyun meninjuku secara tiba-tiba, aku pun segera berdiri dan menanyakan apa yang terjadi sebenarnya.. ?
            “apa yang sebenarnya terjadi Kyu.. ?”tanyaku dengan suara yang sedikit bergetar menahan tangisku.
            “bodoh kau.. ! bodoh.. ! untung saja aku ke rumahmu pagi tadi jika aku tidak kerumahmu mungkin kau telah kehilangan 2 nyawa sekaligus.”terlihat rahang Kyuhyun yang mengeras tampak dia sangat marah padaku. Aku pun hanya terdiam seribu bahasa ketika mendengar kata ‘mungkin kau telah kehilangan 2 nyawa sekaligus’.
            “apakah ada suami Kim Eun Hyun.. ?”Tanya seorang suster.
            “aku suaminya.”jawabku sambil menghampirinya.
            “dokter ingin berbicara dengan anda.”katanya.
            “ne.”aku pun berjalan menuju ruang dokter. Aku pun masuk ke salah satu ruangan dan menemui dokter yang biasanya mengecek kehamilan Eun Hyun.
            “silahkan duduk Yesung-ssi.”ucapnya formal. Aku pun duduk di kursi depan mejanya.
“ada apa dok.. ?”tanyaku pada lelaki paruh baya ini.
“istrimu harus melakukan operasi, karena jika bayi itu tidak dikeluarkan, nyawa istrimu akan terancam.”jelas dokter itu,aku pun membeku mendengar penjelasan sang dokter. Rasanya hatiku diberi beban berton-ton karena mengingat Eun Hyun sangat menginginkan bayi itu. Perlahan muncul berbagai kenanganku dan Eun Hyun saat membicarakan anak kita kelak.
–o0o–
           
 
~`FLASHBACK 1 MONTH AGO`~
Eun Hyun POV
            Jika tidur dipangkuan Yesung saat ini sambil membayangkan seperti apa bayi kita kelak adalah hal yang paling menyenangkan bagiku karena mengingat ini adalah kehamilan pertamaku.
            “chagi.. ?”Tanya Yesung padaku. Aku pun mendongakkan wajahku agar dapat melihat wajah tampannya.
            “ne.. ?”jawabku.
            “kau sedang memikirkan apa.. ?”
            “ha.. ha.. aku hanya menghayal seperti apa wajah anak kita kelak oppa.. ?”jawabku.
            “memangnya kau ingin dia mirip siapa.. ?”tanyanya sambil mengelus pelan perutku.
            “aku ingin dia memiliki mata dan kepalanya sepertiku, jika kepalanya sepertimu nanti dia kasihan jika memakai topi, pasti topinya akan kekecilan karena kepalanya besar sepertimu.”kataku santai, lalu aku pun melihat wajah Yesung. Aigoo, wajahnya terlihat seperti ingin menerkamku, aku pun mengeluarkan aegyoku dan membentuk jari telunjuk serta jari tengahku menjadi huruf v.
            “kalau begitu hidung, mulut, dan semuanya boleh sepertimu tetapi hanya satu yang tak boleh sama denganmu oppa..”kataku.
            “mwo.. ?aku kan pintar, baik hati dan tidak sombong.”jawabnya sambil mengerutkan dahinya.
            “yak oppa.. !apakah kau lupa dengan salah satu sifat yang baru muncul setelah kau menikah denganku.. ?”tanyaku balik padanya.
            “memangnya apa.. ?”tanyanya sambil sesekali berfikir.
            “kau memiliki sifat mesum oppa.. !”ucapku dengan penekanan pada kata mesum. Yesung pun tertawa mendengar ucapanku tadi. Apakah aku salah.. ? itukan juga benar.
            “umm, oppa.. jika kehamilanku menginjak 6 bulan, ayo kita cari perlengkapan bayi..”ajakku padanya.
            “ne chagi.”jawabnya singkat sambil mengelus pelan perutku.
–o0o–
Author POV
Pagi yang cerah menyambut Eun Hyun yang baru sadar dari komanya selama 4 hari ini. Perlahan dia menggerakkan jarinya yang lentik. Yesung yang menyadari bahwa tangan istrinya bergerak pun langsung memanggil dokter.
“akh.. !”pekik Eun Hyun ketika menahan sakit yang berpusat pada perutnya. Dia pun membulatkan matanya karena perutnya rata seperti sebelum dia hamil. Eun Hyun pun terduduk seketika dan membuka bajunya, terlihat perban telah bertengger manis di perutnya.
“aegy-ya.. ”katanya lirih, dia pun mulai ingat dengan kejadian malam itu. Mungkin aegynya tidak bisa diselamatkan batin Eun Hyun.
“mianhae aegy-ya, eomma bodoh tidak bisa menjagamu.”dia pun mulai menangis. Tetapi selah beberapa saat terdengar pintu terbuka. Namun, Eun Hyun tidak melihat sumber suara itu ia hanya bisa menangis dan menangis. Tetapi jika Eun Hyun menangis, toh itu juga tidak akan mengembalikan aegynya padanya.
“Eun Hyun-ssi, boleh aku memeriksamu sebentar.. ?”Tanya seorang dokter pada Eun Hyun. Perlahan Eun Hyun pun membaringkan tubuhnya pada kasur yang telah ia tempati sebelumnya. Setelah mengecek kesehatan Eun Hyun, sang dokter pun berbicara pada Eun Hyun.
“mungkin 2 hari kedepan kau sudah boleh pulang, kesehatanmu juga sudah membaik.”namun, Eun Hyun lagi-lagi hanya diam seribu bahasa saat sang dokter berbicara padanya, ia terlalu shock dengan kejadian yang ia alami saat ini. Sang dokter pun membungkukkan badan pada Yesung dan dibalas dengan bungkukan badan oleh Yesung. Lalu sang dokter pun meninggalkan ruangan Eun Hyun. Yesung pun menghampiri Eun Hyun.
“chagi, mianhe.”ucap Yesung lirih saat melihat Eun Hyun menagis dalam diam.
“bisakah kau mengatakan apa yang sebenarnya terjadi saat kau berada di rumah.. ? jika kau masih belum bisa mengatakannya, gwenchana aku mengerti keadaanmu saat ini.”kata Yesung panjang lebar. Eun Hyun pun duduk kembali dan mulai menceritakan kejadian yang ia alami kemarin hingga berujung di rumah sakit saat ini. Yesung pun mendengarkan dengan detail kata-kata yang diucapkan oleh istrinya tersebut. Alhasil setelah mendengarkan cerita Eun Hyun, keduanya  malah menangis dipelukan pasangannya.
–o0o–
Yesung POV
            Setelah keluar dari rumah sakit, Eun Hyun menjadi sosok yang pendiam bahkan senyumannya menjadi hal yang langka akhir-akhr ini. Aku tahu ini semua salahku, murni salahku. Jika saja aku bisa menolak ajakan Eun Hyuk untuk ke minum soju malam itu mungkin Eun Hyun masih mengelus perutnya yang semakin buncit. Tetapi takdir memang berkata lain. Sudahlah aku tidak ingin selalu larut dalam kesedihan. Aku akan memulainya dari awal bersamanya. Aku pun mengahampiri Eun Hyun yang sedang berada di balkon kamar sambil memandang kosong pemandangan kota seoul pada sore hari ini.
            “chagi..”panggilku sambil memeluknya dari belakang. Namun tak ada tanggapan apapun darinya.
            “bisakah kita memulai semuanya dari awal.. ?”tanyaku to the point padanya.
            “ne, aku pikir juga untuk apa kita terus larut dalam kesedihan.”katanya.
“jadi bisakah kita membuat urri aegy lagi malam ini.. ?” tanyaku asal ceplos, Eun Hyun pun refleks membalikkan badannya aku pun langsung menutup mulutku, namun Eun Hyun hanya terkekeh melihat tingkahku.
“ne jika itu maumu.. ”katanya sambil tersenyum simpul. Dan kami pun melewatkan malam ini dengan desahan yang memenuhi kamar kami dan hawa yang semakin panas karena permainan kami malam ini.
–o0o–
~`5 YEARS LATER`~
            Eun Hyun POV
            “eomma.. ”teriak jagoan kecilku saat Yesung berlarian mengejarnya. Dia bernama Kim Sang Hyun. Dia berumur 4 tahun, dialah penyemangat hidupku saat ini dan juga Yesung walaupun sungguh sulit mendapatkan kebahagiaan kami. Aku bahagia menjadi bagian dari hidup 2 namja tampan seperti Kim Jong Woon dan Kim Sang Hyun. Tak ada yang bisa menggantikan posisi mereka di hatiku saat ini dan selamanya.
            “eomma appa nakal dari tadi mengejarku, aku lelah eomma.. ”kata Sang Hyun padaku. Lalu dia pun belari ke arahku. Aku pun mengelap keringat yang ada di dahinya dan sesekali mencubit pipinya yang chubby itu.
            “aigoo, anak eomma lelah ya.. ? sini duduk..”pintaku pada Sang Hyun agar duduk di pangkuanku.
            “eomma.. eomma.. appa juga keringetan.. ” rengek Yesung padaku. Aish.. ! namja ini manja sekali.
            “aish.. ! oppa.. ”kataku lalu menyeka keringat yang mengucur dari dahinya. Lalu dia pun duduk di sebelahku, tepatnya di bangku taman belakang rumah kami. Yesung pun memelukku dari samping dan aku memeluk Sang Hyun. Sungguh pelukan yang sangat nyaman, aku harap pelukan seperti ini akan terus abadi hingga ajal memisahkan kami. Gomawo Tuhan kau telah memberiku 2 orang malaikat yang akan menjagaku. Dan terima kasih telah memberikanku kebahagiaan yang tak ternilai harganya seperti saat ini Ya Tuhan.
THE END
Huft.. akhirnya selesai juga.
# lap kringet bareng Kyuhyun.
Makasih yang udah baca ff abal bin buruk rupa bin GaJe ini.
Ceritanya kecepetan ya.. ? itulah ciri-ciri saya.
Ya sudahlah.
Gamsahamida readers.
# bungkukin badan 90o
Bye.. bye.. semoga bisa ketemu dilain waktu.
Advertisements

About Yadong Fanfic Indo

Fun...Fun.. and Fun...

Posted on 08/05/2013, in FF, Super Junior and tagged . Bookmark the permalink. 26 Comments.

  1. Annyeong chingu, maaf sblum.x ini sebener.x part terakhir dari believe.

  2. daebaakkk thhoorrr bikin ff lagi thor tapi castnya kris #plak XD

  3. Ha.. Ha.. Iya chingu, aku usahain. 🙂

  4. Heheh…. Itu author sndri dong yg beropini alur’a kceptan… Xd
    over all bagus dah ide crita tpi thor pas nc’a kurang detail *mesum* wkwk

  5. Iyah saya sadar diri kok chingu 😀 aku nggak pandai bikin nc ^_^v

  6. Iya chingu saya sadar diri kok he.. He.. 😀 saya nggak pandai bikin nc.x.. Mohon bimbingan.x.. ^_^

  7. kerenn banget minnn ,
    terharu masa… /terhanyut (?)
    siapin ff yg lain yaaaa , cast nya siapa aja deh ‘3’)b

  8. maaf,min sebelumnya ini part terakhir ya buat believe ya?jangan deh buat part selanjutnya sampai YeEun Couple punya cucu-cicit deh!tapi ini dah baguk kok

  9. zubaidah wahyuni twi-hards

    @littlehyun iya makasih chingu.. aku usahain
    @3424 ha.. ha.. aku lagi kena writer’s block jadi gimana gitu.. aku usahain deh 😀

  10. daebak author…
    akhirnya happy end, meski sempet terjadi tragedi.. fiuh.. *lapkeringet
    bikin lnjutannya dong thor,.
    ceritain kyu sama sungmin..
    tambahin cwenya kyu, (aku bersedia koq jd castnya) hehe ^^v

  11. @christina makasih chingu @qyuhyuk ha.. Ha.. Bisa aja kmu chingu, aku usahain deh 😀

  12. kang hyo won

    keren bgt deh, ceritanya
    T.O.P

  13. Zubaidah wahyuni twi-hards

    Ne gomawo chingu 🙂

  14. Langkah yg bagus… **
    Rusak satu, buat lagi… wkwkwkwk…

  15. Zubaidah wahyuni twi-hards

    Ha.. Ha.. Iya chingu itu jga wktu pkiran aku mentok jdi aku bwat gitu

  16. Daebakkk!!! keren abis ceritanya, tapi thor kalo boleh saran, seharusnya anaknya twins biar Kim family tambah rame 😀

  17. Zubaidah wahyuni twi-hards

    Iya, saya jga nggak mikir sejauh itu chingu, makasih masukan.x 🙂

  18. Tlng buat Ff Yadong pemerannya T-ara dan Mblaq,ya!;-)

  19. Tlng buat Ff Yadong pemerannya T-ara dan Mblaq,ya!

  20. Waah daebak (y) . Aku bacanya sambil gimanaa gitu, kaya aku yang ngalami itu semua .
    Apalagi waktu eun hyun jatuh nya tengkurap, aku langsung megang perut sendiri xD
    Pokoknya daebakk laah ff nya 😀 . Ditunggu ff lainnya .
    Kalo bisa yesung lagi yaa, my biased 😀

  21. hah happy ending~~~ good ff thor
    buat ff lagi dong yg cast kyuhyun oppa kekee

  22. baru tau ada sequelx, hepi end

  23. Seneng dgn akhir cerita yg bahagia…

  24. dianabigexo

    ye … daebak thor … happy ending … bagussssss …

Jangan lupa komennya..!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: