IN a DREAM

ff nc yadong taelli

Author : S.T (@storynotebok )

Judul : DI dalam sebuah MIMPI

Genre : Romance , smut

Rating : NC 21

Cast : Lee Taemin , Choi Sulli

Kugerapkan mata saat  matahari menerobos masuk kedalam kamarku.ah kurasa aku benar-benar Lelah. Hingga bangun sedikit kesiangan.

Perlahan aku bangun dari tempat tidur dan berjalan kedalam kamar mandi. disana ku pandangi diriku  dengan cermin besar yang ada di kamar mandiku. Mataku lebam seperti habis menangis, dan muka ku benar-benar pucat. Apa sesuatu terjadi padaku ?

Setelah Hampir 1 jam aku membersihkan tubuhku dan memakai baju. Aku lalu melangkahkan kakiku keluar dari kamar. Kupandangi seorang namja terduduk manis dengan membaca koran serta meminum secangkir teh di ruang makan seperti biasa.

Menyadari kehadiranku ,Dia lalu menoleh dan tersenyum kepadaku. Akupun membalas senyumannya dan mendekatinya.

“ yeobo, kau sudah mandi ? “ tanyaku kepadanya saat aku duduk disebelah kursinya. Dia lalu terlihat mengangguk dan mengusap pipiku lembut.

Yah. Dia adalah suamiku lee taemin, kami sudah menikah selama 3 tahun. Aku sangat mencintainya dan diapun sama sepertiku. lee taemin adalah suami yang sangat baik, dia selalu melindungi, menjaga dan memperhatikanku. Sungguh aku sangat bahagia dengannya

Plakk*

“ yakkk… akhh appo” dia berteriak saat Aku menamparkan tanganku kepipinya pelan. “ chagiya, wae ???  kenapa setiap pagi kau selalu menamparku seperti ini “ grutunya sambil mengusap-usap pipinya yang merah karena tamparanku.

“ ini karena kau, selalu mengotori dapurku pagi-pagi “ kataku sambil menjambak rambutnya pelan.

“ aishhh, aku lapar dan tadi aku hanya memasak dan membuat teh ini saja. apa yang kotor chagiya ? “ belanya terlihat lucu sambil mengoyangkan meja pelan.

“ kau pikir kalau kau masak tidak membuat piring, pengorengan , gelas, pisau, dan kompor jadi kotor dan berantakan?? “ jelasku sambil menunjuk kearah bagian dapurku yang berantakan dan kotor .

“ makanya sebelum aku bangun. kau Harusnya sudah menyiapkan makanan dan teh hangat disini chagiya “ sahutnya lagi sambil memanyunkan bibirnya.

“ kalau kau mau , aku memasakan banyak makanan sebelum kau bangun harusnya kau tak membuatku kelelahan saat malam hari “ jawabku sembari menekuk kedua tanganku di bawah dada.

Mendengar perkataanku dia tersenyum  genit dan menaik turunkan kedua alisnya.

pletakKKK*

“ akhhhhhh…….. yakkk !! “ kini jitakanku melayang di kepalanya. “ hmmm, kenapa kau tersenyum seperti itu ?? aishhh cincha “ kataku lalu bangkit dan melangkahkan kakiku ke bagian tempat yang terlihat berantakan dibuatnya. Tapi belum sempat aku melangkah dia tiba-tiba berdiri dari duduknya dan memelukku.

“ chagiya, kau jangan galak-galak seperti itu lagi ya? Saat tuan lee kecil ada “ bisiknya saat dia memelukku erat penuh kasih sayang. Tapi jujur aku sangat binggung dengan perkataannya.

Lalu aku mengangguk dan membalas pelukkannya.

===========================

 “ sulli-ah ?? ini omma , sadarlah ?? “ samar-samar aku mendengar suara ibuku. Perlahanku buka mataku. Kulihat ibu, ayah dan adikku sedang berada mengelilingku yang terbaring di ranjang kamarku sambil menatapku cemas. Dan di dekat pintu kulihat suamiku berdiri menekuk kedua tangannya dengan bersadarkan tembok serta menyunggingkan senyumnya padaku

“ O. Omma oenni sudah sadar “ seru eun joo saat dia menatapku.

“ ah, sulli-ah . gwenchana ?? omma sangat khawatir sulli-ah “ mendengar kata-kata omma aku

 Lalu mengerutkan keningku. “ w…… “ belum sempat aku bertanya. Tiba-tiba omma memelukku dan menangis. Ah…. aku benar-benar binggung melihat ibuku seperti ini.

Tak beberapa lama ibuku pun tenang setelah melihatku tersenyum dan tertawa saat eun joo melontarkan beberapa lelucon kecil mengejek ibuku yang sedang menangis.

Akupun membuatkan teh hangat kepada mereka yang sekarang duduk mengobrol diruang tv.

Setelah itu, aku baru ingat kalau taemin tidak ada diantara kami. Apa dia kekantor ? tapi diluar masih ada mobilnya. Akupun meninggalkan ruang tv dan mencari taemin kesegala ruangan dirumahku. Tapi nihil dia tidak ada. Akupun sedikit kesal dan cemberut sekarang. Saat aku berjalan pelan kearah ruangan keluargaku berada. Ku dapati sebuah koper merah besar didekat pintu masuk saat aku akan masuk ke dalam ruang tv.

“ eunjoo ? ini koper milik siapa ? apa ini milik taemin oppa ?? “ tanyaku sembari menatap mereka yang sedang duduk. Seketika kulihat wajah mereka menjadi binggung.

“ wae ?? “ tanyaku dalam kebisuan mereka. “ ah, itu mi-milik eunjo. Dia akan tinggal disini. dan Barang-barang milik taemin bukankah telah kau minta untuk di bakar di pe………………….. “

Tiba-tiba tubuhku lemas dan semua perkataan appa tadi tak bisa kudengar . ah kenapa aku begitu lelah.

===================================

Srttsrtttttrsttttttt ( suara air dari kamar mandi)

Aku tersadar saat ku dengar suara seseorang sedang mandi di kamar mandi dalam kamarku. Pelan-pelan ku buka mataku melihat sesekeliling ruang kamar. Terlihat sepi dan terdengar sunyi. Dimana appa , omma dan eunjoo ?. dan kenapa aku ada sudah terbaring dikamarku.

“ chagiya , kau sudah bangun ?? “
ku indahkan pandanganku ke sosok seorang namja yang baru keluar dari kamar mandi. dia terlihat sangat segar dengan rambut basahnya . “ ye yeobo “ aku lalu tersenyum padanya.

Kulihat dia berjalan kearah pintu dan mengunci pintu kamar kami. Setelah selesai dia tiba-tiba berjalan cepat kearahku dan duduk di samping ranjang tempat aku berbaring. “ mwooo ?? tanyaku sembari menahan tubuhnya dengan kedua telapak tanganku yang ku tempel di dadanya saat dia dengan tiba-tiba mendekatkan wajahnya ke wajahku.

“ bogoshippoe “ katanya tersenyum dan kemudian mencium bibirku lembut. membuatku tak sadar membuka sedikit mulutku. Dengan piawai taemin kemudian melumat dan menautkan lidahnya didalam rongga mulutku. Ciumannya sedikit membasah, kini taemin mulai bermain dengan sedikit nafsunya.

Kini tangannya melingkar di pinggangku , dan rasanya lama-lama ini semakin erat. Aku memeluk bahunya yang tegak itu. Ciumannya yang makin memanas membuatku melupakan sesuatu .

Lama-lama  Aku terbuai suasananya. Taemin sekarang mulai membuka kancing piama ku. Aku sedikit membiarkannya. Hembusan nafasnya yang beradu -antara nafsu dan kehabisan nafas- setelah cukup lama kami berciuman.

Tek! Kancing terakhir terlepas, kini sebagian tubuh ku terlihat dihadapannya. Matanya begitu jeli melihat pengait bra ku ditengah belahan dada ku dan tak lama dia membuka penutup terakhir bagian atas tubuhku.

“yoeboo?..” panggil ku menggenggam tanganya yang hendak meremas dadaku. Dia hanya terdiam dan menatapku sayu, lalu akupun tersenyum. Melihat hal itu dia lalu melanjutkan aktifitasnya yang tertunda.

Kini taemin merebahkan diriku di ranjang dan tubuhnya perlahan menindihku, Kurasakan tangannya kembali meremas kuat payudaraku, memainkan nipplenya, ku peluk kuat tubuh taemin yang ada diatasku, kuremas asal punggungnya untuk mengungkapkan betapa aku menikmati perlakuannya. Dan tak bebererapa lama kurasakan sesuatu yang keras menyentuh selangkanganku.

“Eunghhh… ahhh… ohhh…” tanpa sadar aku  mendesah karenanya, kulihat taemin masih dengan kedua payudaraku, meremasnya, menghisap, menjilat. Dia begitu pandai melakukannya.

Kini Tanganku merangkul kelehernya, meremas rambutnya, mendorong kepalanya agar lebih dalam menghisap kedua payudaraku. Dan itu berhasil membuat tubuhku meronta kenikmatan.

taemin mengangkat badannya, menahannya dengan sebelah tangan, tangan yang satunya di gunakan untuk mengelus pipiku, merengkuh leherku, lalu mengusap belahan dadaku dengan punggung tangannya,dan turun terus kebawah. Mata kami saling bertemu, dan itu membuatku sedikit malu.

“Kau cantik sangat cantik chagiya.” Ucapnya terdengar menggodaku dengan senyum lembuatnya. Sekarang taemin memindahkan berat tubuhnya diatas pahaku, kedua tangannya sedang berusaha membuka celanaku.

Aku tak mau hanya diam, kuarahkan kedua tanganku untuk membuka bajunya dan menurunkan celananya. Setelah selesai kini taemin kembali menindihku, menciumiku. dia memeluk pinggangku dan meremasnya, bisa kurasakan miliknya perlahan  menggesek selangkanganku. Dan itu terasa hangat .

ciumannya turun menyentuh setiap bagian kulitku sesekali dia terlihat menjilatinya.

“ lee taemin-ahhhhhhhhh ” aku meracau dengan kenikmatan saat lidah taemin mulai bermain di selangkanganku. Tanganku meremas seprai, pahaku menjepit kepalanya, tubuhku bergetar sebelum kemudian kurasakan kelegaan yang membuatku melayang. Aku mencapai klimaksku hanya dengan permainan lidahnya di vaginaku.

Taemin ternyata belum akan berhenti. Dibiarkannya aku menikmati kelegaanku sesaat sebelum dia kembali menindihku, menciumiku, dan tangannya menggerayangi vaginaku.

“Auww ahhh… appo” rintihku ketika sesuatu memasuki liangku. Vaginaku berkedut seakan menginginkan benda itu masuk lebih dalam, ya taemin memasukkan dua jarinya kevaginaku dengan sekali hentakkan dan itu sukses membuatku sedikit kesakitan.

 Tak lama dia diam ,kini dia mulai mengeluar masukkan jarinya lambat dan kemudian cepat membuatku ingin klimaks lagi.

begitu aku melenguh, kembali merasakan kelagaan yang nikmat luar biasa,  dengan sigap taemin menuntun miliknya ke pintu liangku.

“ yoebo. Ah.. jangan mempermainkankuu ohh “ kataku disela desahan saat menerima perilakunya. Dia hanya tersenyum menggoda saat tubuhku menggeliat menikmati juniornya yang di gesekkan di pintu liangku.

“chagiya? Kau siap ? ” tanyanya sambil menciumku cepat tapi lembut. Aku pun mengangguk disela-sela ciuman kami.

“Oh ohh euurggghhhh arrgghhhh!” aku menjerit tertahan sembari mencakar pundak kanan taemin dan mengigit bibirnya cukup keras karena miliknya berusaha masuk keliangku dengan sedikit paksa.

Setelah sempat dua kali gagal , lalu taemin menghentakkan kuat juniornya agar dapat masuk seutuhnya dalam vaginaku. Kenapa Perih dan sesak masih bisa kurasakan , padahal kami sudah sangat cukup sering melakukan ini .

Di biarkan miliknya diam sejenang didalam vaginaku, agar aku menenangkan diri sesaat. Kurasakan  kami saling manggatur nafas, menunggu perihku berkurang dan vaginaku berkedut memijat miliknya yang ada didalamku.

Perlahan taemin menarik keluar miliknya, tidak sampai sepenuhnya kemudian didorongnya lagi masuk kedalamku. Dia mengulang terus seperti itu, mengeluarkannya lalu memasukkan lagi dan itu Semakin lama bertambah cepat.

“Ahhh ahhhh eugghhhh ahhhh ” desahku dan dirinya karena merasakan kenikmatan.kurasa Otakku seperti macet, dan kuyakin suara desahanku kini terdengar sngat keras. Karena begitu nikmat. Semakin kuat dan dalam hujaman milik taemin menembus vaginaku semakin kuat juga suara desahanku.

“Owhh eghhh yoe o booo aahhhh…hnnghhhh nghhh” panggilku disela-sela desah kami , merasakan kenikmatan atas badan kami yang saling menyatu.

Taemin kini menggenjot pinggulnya cepat, sesekali tangannya meremas payudaraku dan memainkan nippleku. Kami juga berbagi ciuman, saling merengkuh dan meremas. Kurasakan kenikmatanku memuncak seiring dengan badanku yang mulai bergetar. Vaginaku berkedut menuntut milik taemin untuk masuk lebih dalam, menyentuh G-spotku lebih sering.

Tak lama  Aku melenguh kencang ketika ku rasakan lagi orgasme yang melegakan, namun kali ini berbeda karna taemin tak menghentikan genjotannya, dan malah melakukannya semakin cepat.

Ya sepertinya ia akan menyusul kelagaanku. Tak berapa lama kurasakan kehangatan menyirami rongga rahimku Di sertai lenguhannya.

“ kau lelah? “ tanyanya sambil menatapku yang masih memburu nafas . mendengar pertanyaannya akupun hanya mengangguk dan mengusap pipinya lembut. Dia lalu tersenyum dan menarikku untuk masuk didalam pelukannya yang sangat hangat.

Tak beberapa lamapun kurasa kami mulai terlelap.

==================================

“ yak !!  sedang apa kau disini ?? “ tanyaku memgagetkan eun joo yang sedang menonton tv dirumahku. Sungguh aku tidak mengerti kenapa dia sekarang malah santai dirumahku, ada apa ini tidak biasanya dia ada disini sepagi ini.

“ O? Oenni-ah ?? kau sudah bangun? aku kan tinggal disini sekarang “ sahutnya santai sambil menganti-ganti chennel ditv. “ mwo ?? tapi kenapa kau tinggal disini ?? “ tanyaku lagi sembari duduk disebelah eun joo. “ aish , oenni kau lupa apa ? kemarin kan appa dan omma yang menyuruhku menemanimu karena takut kau kembali pingsan dan mengamuk seperti kemarin dan hari-hai sebelumnya “ jawabnya dengan menatapku binggung. Aghhh kapan appa berkata seperti itu, dan kenapa aku pingsan dan mengamuk ?. memang mataku selalu terasa lebam saat aku bangun, tapi aku tidak merasa menangis.

“ ah, Oenni mau makan apa? Biar aku dongsaengmu yang cantik ini memasak untukmu. Hehe “ mendengar kata-kata adikku tiba-tiba pikiranku tadi hilang entah kemana. Dan akupun berdiri mengikuti adikku yang bangkit dan berjalan masuk kedalam dapur.

“ memang kau  bisa masak eun joo ?” kataku sembari duduk di meja makan. “ aishhh tentu, saja aku kan seorang wanita. Oenni “ sahut adikku sambil mengambil bahan-bahan yang akan dimasaknya dari dalam lemari es. “ nah , hari ini aku ingin memasakan , nasi goreng kimchi sea food untukmu “ katanya lagi sembari menyuci sayur udang dan kepiting sambil tersenyum kearahku.

Tak ingin adikku kerepotan sendiri akupun membantunya. Untung suamiku lee taemin masih tidur, pasti dia senang kalau waktu bangun aku telah menyiapkan makan pagi dan segelas teh untuknya. Walaupun ini juga di bantu eun joo.

“ ah, mashitta “ lenguhku saat selesai makan. “ haha, enakkan masakkanku oenni ? “ tanya adikku sambil mengambil piring bekasku dan piringnya lalu dicucinya. “ hmm, ini kan hasil kerja kita berdua “ sahutku sambil tertawa. “ O? Ini untuk siapa oenni ?? “ tanya eunjoo lagi sambil menunjuk sepiring nasi goreng kimchi sea food dan segelas air teh yang tadi aku siapkan untuk taemin.

“ untuk , kakak iparmu “ jawabku sambil berjalan, ke arah kamarku dan masuk. “ tapi, oenni-ah…. “

Blemm *

Belum sempat dia melanjutkan kata-katanya aku sudah menutup pintu kmarku dari dalam. Dan tentu saja aku tidak menghiraukannya atau mendengarnya.

Kupandangi wajahnya saat terlelap sambil tersenyum kecil,ah sungguh dia sangat lucu jika sedang tertidur.

“ nggggggggggrhh “ lenguhnya saat meyadari aku sedang duduk disampingnya yang terbaring.

“ ah, apa aku menganggumu ? “ tanyaku , sambil mengelus rambutnya pelan. “ ghh, kau menganggu chagiya “ jawabnya sambil membuka mata dan bangkit.

* Chupp

Di tiba-tiba mengecup bibirku singkat memberikan morning kiss padaku. Mendapat perilakunya akupun hanya bisa tersenyum.

“ tumben kau bangun pagi ? apa kau tidak lelah bermain semalam denganku ? “ tanyanya sambil menunjukan smirknya.

Akupun hanya menggeleng dan tersenyum menahan tawa melihat expressinya sekarang.

“ wae-yoo ? chagiya ? “ tanyanya lagi sambil menangkup kedua pipiku dengan tangannya lembut. “ ani-aniyoo. Gwenchanna, hanya saja kau saat lucu tuan lee “ jawabku sambil menyingkirkan kedua tangannya dari pipiku. Dia lalu terlihat kembali tersenyum.

* kret

Tiba-tiba pintu kamarku terbuka dan dari luar kulihat eun joo sedang menatapku dengan pakaian rapinya. “ O? Oenni, aku akan ke tempat ah-in dulu ya? “ katanya sambil tersenyum dan menutup kembali pintu kamarku.

“ eun joo, cantik ya chagiya “ kata taemin saat menolehkan wajahku ke arahnya yang tadi kupalingkan karena melihat eun joo dengan tangannya.

“ mwo ? “ tanyaku balik tidak mengerti dengan maksudnya. “ iya, dia kan adik dari seorang yoeja yang paling cantik. Jadinya adiknya pun ikut cantik “ jawabnya sedikit terkikik.

“ hmm, kau ingin mengombal ya ? tapi itu tidak bagus atau lucu tahu “ sahutku sembari bangkit dan berjalan keluar kamar. Sebelum benar-benar pergi aku berkata “ makan pagi sudah menunggumu, tuan “. “ o? Cinchaa? “ sahutnya Lalu kulihat taemin bergegas bangkit dari ranjang dan lari kecil mengikutiku kearah dapur.

========================

“ omma, ada yang salah dengan oenni. Aku jadi takut “ ku hentikan langkahku saat ku dengar eunjoo berbicara ditelepon dengan omma didalam kamar. ketika ku lewat didepan pintu kamar yang di pakai eun joo saat dia tinggal dirumahku.

“ ye, omma. Seperti bukan oenniku. Terkadang dia berbicara sendiri dan menyebut-yebut nama kakak ipar . omma “ katanya lagi . mendengar hal itu. Akupun langsung membuka pintu kamar eunjoo dan berjalan menghampirinya. “ o…. oennii-ah “ katanya terdengar salah tingkah saat dia menyadari aku sudah masuk kedalam kamar ini sambil memandanginya heran.

“ yak. Apa maksudmu eun joo-ah ?? “ tanyaku masih menatapnya lekat.

Diapun menutup teleponnya dan memalingkan pandangannya kearah buku-buku yang ada disampingnya.

“ eun joo. Jawab oenni!! “ bentakku agak sedikit kasar.

“ oenni-ah.. aku sudah tidak tahan dengan kelakuanmu. 2 hari ini kau aneh. Makanya aku mengadu pada omma “ jawabnya langsung tak kalah keras sambil menatapku.

Aku benar-benar binggung dengan ini. hatiku menjadi panas. Kenapa aku marah, kenapa aku aneh, dan ada apa dengan nya mengatakkanku berbicara sendiri dan menyebut-yebut nama suamiku? .

“ oh,oenni!! Oenni “ samar-samar aku dengar suara eun joo memanggil-manggilku khawatir, saat aku merasa pandanganku tiba-tiba gelap dan tubuhku terasa lemas.

================================

Dimana aku ??

Kenapa semua orang memakai pakaian hitam dan menatapku dengan pandangan iba ?

* Tes

Apa ini? kenapa air mataku jatuh ? dan siapa yang ada didalam peti hitam dihadapanku?

“ sulli-ah. Huhuhuhu “ ibu taemin dan jae in adiknya, kenapa dia memelukku sambil menangis ? dan kulihat juga Omma , appa dan adikku menangis tersedu-sedu menatapi peti hitam itu.

Apa ini? aku benar-benar binggung. Taemin? dimana dia ? oh tuhan sebenarnya ada apa ini ? apa ada seseorang yang telah meninggalkan kami ? tapi siapa ?

Ku arahkan pandanganku keseluruh ruangan untuk mencari foto seseorang yang telah membuat mereka menangis . dan tak beberapa lama akhirnya aku menemukan foto orang itu, saat aku akan melihatnya dengan benar , tiba-tiba seseorang memanggil-manggil ku.

“ chagiya ? chagiya ?? iroena chagiya ? “ ku buka mataku dan kudapati taemin tersenyum menatapku.

“ nghhhhhhhh, yoebo , apa ini sudah pagi “ tanyaku sembari mengelinjangkan tubuhku.

“ belum chagiya , ini masih jam 4 pagi “ mendengar jawabnya aku lalu bangkit dan memukul bahunya yang tidak tertutup kain.

Yak! Ommo, benar juga aku dan dia masih sama-sama telanjang. Aish, kenapa aku tidak ingat. Dengan cepat aku tarik selimut untuk menutupi bagian tubuhku yang tadi tidak sengaja ter expos karena aku mengelinjang.

“ wae, chagiya. Kenapa mukamu merah ? “ tanyanya sambil perlahan memelukku. “ yak! Yeobo, tutupi tubuhmu dulu sebelum memelukku. “ kataku saat mencoba menolak pelukannya . Tapi dia tidak meindahi perkataanku. Malah tetap bersih kukuh memelukku. aish kenapa juga dia suka sekali memelukku seperti ini.

“ chagiya, aku pasti akan sangat merindukan , pelukkanmu ini “. Katanya saat menyibakkan rambutku ketelingga. “ wae-yo ? , memang kau mau kemana, kenapa berkata seperti itu “ sahutku masih dalam pelukkannya.dan Kurasakan di terkekeh kecil mendengar pertanyaanku.

Perlahan dia mencium kelopak mataku dan turun kehidung serta terakhir bibirnya ditautkan kebibirku.

====================================

Sudah 4 hari ini, eun joo engan menyapaku sejak kejadian aku memarahinya waktu dia sedang mengadu pada omma. Entah kenapa dia menjadi pendiam dan mengunci dirinya dikamar. Apa masih marah atau dia rindu omma dan appa ? pikirku mengingat bahwa memang rumahku benar-benar jauh dari orangtuaku. Dan eun joo pasti menginginkan mereka disini juga.

* Ting tong , ting tong (?)

Lamunanku tiba-tiba buyar saat ku dengar bel rumah berbunyi.

Segera ku berlari kearah pintu dan membukanya dengan perlahan. “ sulli-ah, kau sedang apa ? “

Tanya seseorang itu tersenyum melihatku saat aku membukakan pintu. “ omma, appa ? “ panggilku senang karena , orangtuaku yang ternyata datang.

“ ye, kami datang. Dimana eun joo ? “ tanya appa padaku. “ um , eun joo sedang pergi ke supermarket katanya appa . ah ayo masuk “ sahutku sembari membuka pintu lebar. Mempersilahkan ibuku dan ayahku masuk. tapi mereka tidak sendiri kesini. Mereka bersama seorang namja berusia sama denganku. Apa dia teman eun joo ?

“ ini tehnya. Silahkan diminum “ kataku setelah menyuguhkan minuman kepada mereka.

“ ah, ya . sulli-ah omma ingin memperkenalkan dia padamu “ kata omma sambil tersenyum.

“ dia adalah anak teman appamu. Namanya hwang minhyun. Dia bekerja sebagai seorang dokter . kau akrablah dengannya. Ye ? “ sahut appaku memperkenalkan namja itu padaku.

Akupun hanya diam dan sedikit tersenyum membalas senyuman namja itu.

Hm dia tampan, tinggi, putih, dan sepertinya orang baik. Tapi tunggu dulu, kenapa omma dan appa memintaku untuk akrab dengannya ? apa omma tidak salah?

“ ah, omma dan appa akan pergi sebentar, kau ajak dia berbincang sedikit ya sulli ? nanti omma kembali lagi “ tiba-tiba omma dan appa bangkit dan bergegas keluar rumah. Aku yang melihatnya sedikit heran. Kenapa namja ini harus mengobrol denganku ?

Belum sempat aku menjawab kata-kata orang tuaku. Mereka sudah menghilang dulu keluar. Aish bagaimana kalau taemin keluar dari kamar ? pasti nanti akan jadi sebuah kesalah pahaman.

“ bagaimana keadaanmu ? “ tak lama kami terdiam akhirnya dia bertanya terlebih dahulu padaku.

“ O? Aku baik-baik saja. Kenapa ? “ jawabku serta tanyaku balik. Dia lalu tersenyum sambil mengangguk dan mengambil cangkirnya untuk meminum teh yang aku suguhkan .

“ ku dengar, kau dulu seorang mahasiswa yang pintar di universitas negeri di seoul. Tapi kurasa kau tak terlihat seperti itu ? “ katanya sembari meletakkan cangkir.

Mendengar perkataannya aku sedikit terkikih kecil. “ ah, aniyoo, kau benar memang aku tak terlihat seperti itu. Karena ada anak lain yang jauh pintar dariku “ . “ cinchaa ? siapa dia ? “ . “ lee taemin, suamiku . dia selalu mengharumkan nama universitas kami setiap tahunnya karena prestasinya jauh 1 tingkat diatasku. Makannya aku mau menjadi istrinya “ jawabku sedikit memuji namjaku hehe.

Mendengar jawabanku tiba-tiba dia terdiam sejenak. “ lalu seperti apa saja sifat suamimu yang kau sangat suka ? “ tanyanya lagi. Sembari memandangiku lekat dan tersenyum.

Akhirnya aku menceritakan tentang semua sifat taemin dengan detail padanya. Kamipun banyak sedikit tertawa saat aku juga menceritakan hal konyol yang pernah aku dan taemin lakukan, dan itu membuat dia tertawa geli mendengarnya.

* Klek

“ o? Oppa kau, datang ? “ tak beberapa lama eunjoo akhirnya pulang dan menghampiri aku  dan namja itu diruang tamu.

“ ah, eun joo. Kau sudah dewasa yah ? “ sahut namja itu membalas senyuman eunjoo. Melihatnya aku hanya terdiam dan memandangi mereka mengobrol.

=====================================

* blemm

“ yeobbo, apa yang sedang kau lakukan ? “ tanyaku menghampiri taemin yang sedang duduk termenung didekat jendela kamar kami.

“ nghh, tidak ada. Aku hanya sedang berpikir kecil” Jawabnya. Sambil bangkit dari duduknya.

Tiba-tiba dia menarik pinggangku. Sehingga kini dia memelukku.

“ wae ? “ tanyaku sembari mendongakkan wajahku agar melihat wajahnya. Dia hanya menggeleng dan tersenyum gilu. Wajahnya pucat dan terlihat sedikit memancarkan kesedihan. Pelan-pelan aku mengusap pipinya. Memastikan kalau namjaku ini tidak demam atau sakit.

“ chagiya. Sarange “ katanya lagi, sukses membuatku terdiam . Kata-katanya seperti mengandung arti berbeda.dan Kenapa tiba-tiba aku merasa telah kehilangannya dan kini aku sangat merindukannya ?

“ waktuku sudah, tak banyak. Pasti aku akan sangat merindukkanmu nanti “ kata-kata itu lagi dia katakan. “ kenapa waktumu tak banyak? Dan kenapa kau berkata kalau kau akan merindukan aku lagi ? memang kau mau kemana yeobo ? “ tanyaku sedikit tak senang lantaran kata-katanya membuatku merasa aneh.

Di lalu mengelengkan kepala dan meyandarkan keningnya dikeningku. Hal ini, selalu membuatku nyaman dan bisa tenang atau lebih tepatnya lupa dengan semua yang aku rasakan.

======================================

Tubuhku benar-benar lemas. Lagi-lagi air mataku jatuh. Kulihat disekelilingku omma, appa ,eunjoo, ibu mertuaku dan jae in. Menatapku khawatir.

Kenapa mimpi ini lagi setiap malam aku rasakan ?

“ aigoo, menantuku. Huhuhu “ teriak ibu mertuaku sedikit menanggis. Ah ini bukan didalam gedung, ini disebuah pemakaman, dan aku terjatuh lemas dan menangis disini. Hujan menguyuri kami dan tubuhku basah kuyup dengan memeluk erat sebuah bingkai foto.

Foto siapa ini ? pelan-pelan aku buka bingkai itu yang depannya tertutup karena ku peluk.

Lee taemin ? ini bukan kah dia suamiku ? rasanya darahku menjadi berdesir (?) . saat ku lihat seseorang yang ada dalam foto ini taemin. mwo ? bagaimana bisa seperti ini. ini terlihat sangat nyata. Apa ini pemakaman suamiku?.

* Tititititititititititiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit  ( suara alarm (?))

Aku terbangun seketika saat kudengar alarm berbunyi nyaring di telingaku. Dengan nafasku sedikit tersegal-segal. Ku usap wajahku dengan kedua telapak tanganku. Ini mimpi yang saat mengerikan. Tapi aku merasa pernah merasakan ini. cepat-cepat aku bangkit dari ranjangku. mencari sesosok namja yaitu suamiku.

“ yoebo? Yoebo ? “ panggilku membuka pintu kamar, dan berjalan binggung ke seluruh ruang rumahku sambil memanggilnya. “ yoebo ? oediga ?? taemin ssi ?!!! “ teriakku sedikit frustasi karena tidak menemukannya.

Tak lama terdengar suara seseorang berlari kearahku cepat-cepat .akupun membalikan tubuhku menatap arah suara itu. “ O? Oenniah ? wae-yoo ?” ternyata itu eun joo, dia terlihat heran dan khawatir melihatku.

“ taemin, oppa.. dia dimana eun joo ? apa dia kekantor? “ tanyaku pada eun joo. Dan kulihat wajah eun joo menjadi kasihan menatapku. “ oenni-ah ? “ panggilnya sambil berjalan kearahku dan memelukku. “ oenni, jangan seperti ini aku takut “ katanya lagi lalu sedikit terisak menangis.

Aku benar-benar binggung sekarang, tak ingin melihat eun joo jadi begini.lalu ku tenangkan dia dan membuatkannya secangkir teh. Dan hal itu membuatku lupa lagi tentang kecemasanku mencari taemin tadi.

“  eun joo . bagaimana sekolahmu ? “ tanyaku asal kemudian untuk menghilangkan kecanggungan yang ada diantara kami. “ nghh ? sekolah ? “ sahutnya sambil menaikkan alisnya. Aku lalu mengangguk sambil tersenyum menatapnya. “ O. Sekolah tidak menyenangkan oenni. Aku membenci hal itu “ sahutnya kembali meminum teh.

* pletak

Kudaratkan jitakkanku pelan dikepalanya. “ akh, appo . oenni- yah! “ teriakkannya dengan sedikit mengusap kepalanya. “ aishh, kau ini . sekolah itu penting. Jadi jangan membenci hal itu ! “ omelku sedikit dengan nada tak begitu terdengar marah. “ ah, arrasooo. Itu memang penting tapi aku bosan “ sahutnya lagi dengan ketus. “ iss, kau ingin membuatku malu yah ? aku kan dulu sangat pintar. Masa adik seorang Choi sulli sebodoh ini “ kataku tak kalah ketus darinya.

Tak lamapun aku jadi tertawa melihat expressi wajahnya yang gigih menentang jawabanku. “ wae ? kenapa oenni tertawa, oe ??? “ tanyanya menepuk-nepuk meja. “ haha, ani, wajahmu lucu sekali eunjoo “ jawabku sambil terkikik.  “ hm. Itu tidak lucu ! “ sahutnya sambil cemberut.

“ apa kau sayang padaku eun joo ? “ tanyaku tiba-tiba . “ ngh, sedikit “ jawabnya jutek dengan sedikit malu. “ jeongmal ? “ tanyaku meyakinkan. Diapun hanya menangguk kecil. Dan itu membuatku merasa bahagia.

Ah eun joo, dia memang adik yang baik. Walau dia tak sepintar diriku. Tapi dia selalu membuat aku kakaknya merasa senang atas kehadirannya. Umurnya berbeda 5 tahun dariku, dan dia ada saat aku meminta adik pada kedua orang tuaku hehe.

===================================

Hari ini ibu dan ayahku mengajak aku dan eun joo datang ke acara makan malam yang mereka buat entah untuk apa.

Karena aku pikir taemin sibuk , akhirnya aku dan eun joo harus pergi tanpa mengajak atau memberitahunya.

“ ah, itu omma, appa dan oppa minhyun oenni “ kata adikku menunjuk kearah  meja dimana orangtuaku berada. Tunggu, kenapa ada namja itu dan siapa kedua orang yang bersamanya?

“ anyoeng “ sapaku dan eun joo memberi hormat pada mereka.

“ O? Sulli-ah eun joo,kau sudah datang ?  ayo sini duduk “ kata omma menatapku dan eun joo tersenyum.

“ perkenalkan. Ini sulli anak saya yang saya ceritakan padamu nyonya dan tuan  hwang “ kata omma lagi memperkenalkanku pada namja dan yoeja yang umurnya sedikit sama dengan omma.

“ wah dia cantik. Nyonya choi. Sama seperti yang minyun ceritakan padaku kemarin “ sahut yoeja yang disebut ibuku nyonya hwang sambil tersenyum kepadaku.

“ omma, siapa mereka ? “ tanyaku ganti kepada ibu. “ dia, adalah ibu dan ayah minyun-ssi . kami semua akan membicarakan pertunanganmu dengan minyun-ssi “ jawab omma yang sontak membuatku terkejut.

Pertunangan ? apa ibuku gila ? aku kan sudah menikah . bagaimana bisa mereka merencanakan ini.

“ tapi, omma. Aku sudah menikah. Dan aku masih bersama taemin oppa “ kataku lagi dan hal itu membuat mereka memandangku aneh. “ oenni ? “ panggil eun joo dengan tatapan sedih. “ omma, jangan seperti ini. kalau taemin oppa mengetahui . pasti dia akan kecewa dengan sifat omma. Dan apa ini karena omma ingin cucu? Ani, oppa tidak mandul. Dia bisa memberiku anak, jadi jangan seenaknya menjodohkan aku dengan namja lain selama aku masih bersama dengannya omma. Aku pergi omma, appa. Kurasa oppa sudah menungguku dirumah “ lanjutku lagi panjang dengan sedikit kesal lalu meninggalkan mereka. “ sulli-ah “. “ oenni ? “ panggil mereka mencegah tidakkanku . tapi tidak ku indahkan perkataan mereka dan langsung saja pergi dan pulang tanpa mengajak eun joo.

Ku kembangkan senyumku senang saat aku melihat sesosok namja yang telah ku cari duduk melamun di sofa depan tv. Ketika aku pulang dari restoran tempat omma dan appa mempertemukanku pada minhyun dan kedua orang tuanya.

“ yeobo ? kau sudah pulang ? habis darimana, apa kau kekantor ? “ tanyaku padanya sembari duduk disampingnya. Dia tidak menatapku atau tersenyum seperti biasa saat aku datang.

“ yeobo ? “ panggilku sambil menatapnya binggung. “ harusnya kau tak berkata seperti itu pada ommamu “ katanya dengan nada kecewa, kemudian membuatku terkejut. berKata apa maksudnya ? aku tidak mengerti.

“ rencana omma itu  benar. Namja itu akan membuatmu jauh lebih bahagia dibanding denganku “ lanjutnya lagi menatapku kesal. “ yak! Taemin sii. Apa maksudmu ? kenapa kau bisa tahu oe ? apa omma sudah memberitahumu ? dan kenapa kau berkata seperti itu seolah kau akan pergi meninggalkanku “ sahutku dengan ketus. “ ya. Aku memang sudah meninggalkanmu “ jawabnya singkat. “ mwo ? ta-tapi mengapa? Kau masih disini dan kau sama sekali tidak terlihat kesal atau marah. Untuk alasanmu meninggalkanku “ tanyaku padanya , tanpa terasa air mataku menetes dan hatiku menjadi panas.

Seketika kurasakan dia memelukku yang mulai akan terisak. “ sulli-yah. Sadarlah.. bahwa ini adalah duniamu dan bukan duniaku sekarang “ katanya terdengar sedih saat memelukku. “ ta-tapi…….. “. “ tolong berhentilah mencintaiku. Dan berusahalah menbuka hatimu untuk namja itu “ belum sempat aku melanjutkan perkataanku tapi dia memotongnya.

Aku lalu mendorongnya agar aku terlepas dari pelukkannya dan menatapnya binggung. “ oppa ? kenapa kau berkata seperti itu ? “ tanyaku padanya sambil mengusap pipinya.

Dingin, benar kulitnya terasa dingin. Wajahnya juga terlihat sangat pucat. Ada apa dengannya kenapa dia seperti mayat hidup.

“ aku sudah tak bisa bersamamu lagi. Karena aku sudah tak di takdirkan hidup diduniamu “ mendengar perkataannya aku menjadi tambah binggung dan dadaku terasa sesak.

“ chagiya. Beberapa hari ini aku hanya datang untuk membagi surgaku padamu. Dan setelah pertemuan sekarang. Mungkin aku tak bisa datang lagi. Dan menemuimu seperti kemarin. Berhentilah mencintaiku dan cintailah namja itu. Dia namja yang baik untukmu dan anak kita “ lanjutnya kemudian sambil mengelus perutku. Aku hanya bisa mematung sekarang. Tak mengerti harus berkata apa.

“ aku mencintaimu. Sangat mencintaimu. Jadi kumohon hiduplah dengan bahagia “

* Tes

Air mataku menetes kembali saat aku tadi sudah bisa mengendalikannya.

“ waktuku sudah habis “ * chup dia lalu mengecupku singkat dan berkata kembali “ lupakanlah aku, karena aku sudah meninggal. Sarange “ .

Tiba-tiba pandanganku kabur dan gelap. Dan kurasa aku kehilangan semua kesadaranku.

========================================

“ sulli , sulli- yah ? “ aku gerapkan mataku saat ku dengar suara seorang namja memanggil manggil dan menepuk-nepuk pipiku lembut.

“ gwenchanaa ? “ tanyanya. Kenapa aku kenapa aku tergeletak di lantai ruang tv dan kenapa minhyun ada disini.

“ mianhe. Aku tadi langsung masuk. karena saatku panggil-panggil dirimu lama tidak menjawab jadi ku khawatir dan langsung masuk saja. Apa kau tidak apa-apa ? “ katanya sambil membantuku bangkit dan duduk disofa.

“ kepalaku sakit. Dan dimana suamiku ? “ tanyakupadanya sambil memijat keningku pelan.

“ sulli-ah. Maaf, kalau hal ini ku tanyakan. Tapi bukankah tuan lee taemin sudah meninggal 3 minggu yang lalu ? “ mendengar kata-katanya tiba-tiba aku jadi ingat, tentang kecelakaan pesawat.

Ya salah satu dari daftar korban itu tercatat nama lee taemin. sontak aku bangkit dan masuk kedalam kamar. Ku buka satu persatu lemari pakaianku dengan taemin. dan benar saja semua pakainnya sudah tidak ada dan barang barangnya yang lainpun sudah tidak ada juga. Samar-samar aku ingat kalau aku yang telah membereskan dan menyuruh appa membakarnya. Aku lalu berjalan ke lantai atas. Mencari sesuatu yang mungkin masih tertinggal darinya.tapi tidak ada, semua tentangnya tidak ada.

Oh tuhan, apa ini. kenapa aku bisa jadi segila ini. kulihat disisi lantai ruang atasku sebuah koran yang kusut karena terremas. Lalu ku segera mengambilnya dan melihat apa yang ada didalamnya.

Tubuhku lemas terjatuh, melihat berita yang diliput dikoran itu.

Sekarang aku ingat, aku yang meremas koran itu 2 hari setelah taemin meninggal, aku juga yang membereskan semua barang-barangnya karena aku kesal dan marah dan menyuruh appa membakarnya. Dan aku mengamuk histeris beberapa hari ketika aku teringat dengannya.

“ oppa, o opppa hahhhahh” teriakku sambil menangis pilu. Mengingat semua kenyataan yang telah terjadi. Semua kehadirannya kemarin hanyalah mimpi. Sungguh aku sangat mencintainya aku sangat menyayanginya. Sehingga aku begitu shock dia tiba-tiba meninggal begitu saja saat dia masih berjanji akan memberiku hadiah besar. Tapi mana dan apa.

Kurasakan tangan besar minyun meraihku dan memelukku saat aku menangis dan mengacak-acak rambutku depresi. Seketika aku terdiam masih dalam tangisanku terisak.

“ gwenchanna, ini akan baik-baik saja. Kau tidak sendiri dan aku yang akan menemanimu “ katanya terdengar sayu kepadaku. Akupun hanya dapat menangis terisak keras sambil sesekali memberontak dan memukul dadanya yang masih memelukku.

==========================================

Ini sudah hampir 1 bulan Sejak kejadian itu , aku tak lagi bisa melihat taemin datang dan tersenyum padaku. Terkadang aku menangis dan mengamuk kembali. Tapi tidak separah dulu . karena sekarang ada minhyun serta eun joo yang selalu ada dan menemaniku.

Ya kurasa omma, dan taemin benar. Dia lelaki yang baik .

Tapi tetap saja hatiku . tak bisa menerimanya karena. Aku masih sangat-sangat mencintai suamiku.

“ huek huek “

“ O? Oennia . wae ? “ tanya eun joo menghampiriku dikamar mandi saat aku muntah-muntah karena tiba-tiba perutku sangat mual. Tak lama minyunpun datang menghampiriku menyentuh keningku dengn telapak tangannya lembut.

“ kau tidak sakit. Tapi kenapa kau seperti ini ? ka. Kita kedokter?? “ katanya dan ajaknya menarik tanganku agar mengikutinya dengan tersenyum.

“ bagaimana seoo. Apa ada yang salah dengan keadaanya “ tanya minhyun pada dokter yoeja itu yang sepertinya teman dokternya sambil tersenyum saat aku sudah selesai diperiksa.

“ aish, cinchha. Kau kan juga seorang dokter. Masa tidak tahu tentang keadaannya “ jawab dokter itu memukul pundak minhyun pelan dengan gemas.

“ kalian sudah menikah ? “ tanya dokter itu pada minhyun lagi, dan minyun mengelengkan kepalanya sambil memenyunkan bibirnya lucu.

“ ah, sudah kuduga. . . . “ sahut dokter itu berkacak pinggang. “ cepat nikahi dia. Tuan hwang minhyun. Pacarmu sedang m-e-n-g-a-n-d-u-n-g “.

“ MWO ?? “ kataku dan minhyun bersamaan kepada dokter itu. Sontak dokter itu mengeleng-gelengkan kepalanya heran dan pergi meninggalkan kami.

Apa hamil ? oh tuhan apa ini anak taemin ?. aish tentu saja ini anaknya.

Aku kini sangat senang mendapat kabar itu. sekilas aku teringat kata-katanya tentang ‘anak kita’ dan ‘tuan lee kecil’ waktu dia menemuiku dulu.

Apa ini hadiah yang kau bicarakan padaku lee taemin, saat kau belum meninggal hari itu ? gumawo, joengmal gumawo. Kau telah memberikanku hadiah ini.

“ sulli-ya? Kau hamil “ katanya terdengar tak percaya sambil melangkah menghampiriku dan duduk ditepi ranjang tempat aku berbaring saat aku diperiksa dokter. Tak lama dia lalu menyunggingkan senyumnya padaku. “ mwo? “ tanyaku binggung.

“ hm “ dia tiba-tiba mengambil sebuah kotak merah kecil dari saku jasnya dan membukanya dihadapanku.

“ will you merry me sulli-ya ? “ katanya lagi menatapmu penuh harapan sambil menyodorkan kotak merah kecil itu yang berisi sebuah cincin bermata berlian. Tapi apa ini. apa dia melamarku? Ah bagaimana ini. aku tak mencintainya. Dan kenapa dia malah seperti ini saat dia sudah mendengar aku hamil. Bukan kah ini bukan anaknya. Tapi dia terlihat seolah dia namja yang telah membuatku mengandung.

“ apa ini kurang romantis ? sebenarnya aku memang sudah menyiapkan cincin ini dar 8 hari yang lalu. karena Aku takut. Dan malu jadi ku undur-undur sampai sekarang untuk kuberikan padamu. Kau tak boleh menolakku karena aku tak mau kau membesarkan anak tuan lee sendiri. Dan kau tak memberikannya appa baru . nanti aku akan bicara. Pada ibu dan ayahmu serta ibu dan ayahku. Mereka pasti langsung setuju. Sulli-ya? Percayalah padaku. Aku benar-benar mencintaimu “ .

====THE END=====

gimana bagus gak ??

butuh sequel ???

coment dulu hehehe

GUMAWOOOOOOOOOOOO ^^

Advertisements

About Yadong Fanfic Indo

Fun...Fun.. and Fun...

Posted on 24/06/2013, in OS, Shinee and tagged , . Bookmark the permalink. 66 Comments.

  1. Huua, awal bacanya aku bingung mungkin ikuta gila #plak..

    Tapi pas pertengahan baca aku mulai ngerti,aiggoo, sedih bnget,…

    Daebak thor #tepuktangan

  2. huuu sdih nya… Bner2 ganyangka trnyata taemin udah mninggal 😦 saquel thor wajib hehe

  3. Hua…
    Aku nangis oen…
    Ceritanya keren.

    Sequel’y ditunggu ea oen

  4. Bagus banget thor!
    Sangat membutuhkan sequel!!

  5. lantun thor, jangan lupa bikin sekiel’a 🙂

  6. kakaa aku kurang ngerti sama alur nya -_-

  7. Butuh sequel nya thor,,,,,
    Aku suka jalan ceritanya

  8. Butuh sequellll sabar amat ya minhyun umumuu

  9. *netes* waaaa Daebak .. Top margotop (y).. Bagus bgt …

  10. Nangis bacanya ;~;

  11. bagus min^^,iya minta squelnya ya min

  12. huwah knp ff nya sedih bgini T^T
    aku kira happyend.. huhuhu taemiiin..
    harus sequel lah…
    tp koq mimpinya sulli pas yadongan nyata bgt ya..?! haha

  13. Awal2 sih gk nyambung bacanya,tp pas tengah2. . .mewek bcanya.
    Ffnya sedih bgt 😥
    Butuh sequel

  14. Wajib sequel dan harus happy ending…jgn lagi mewek2 bgni…

  15. Hahahh… Keren crtanya dan q udah dikit” bsa nebak sih… Hehehh
    sequel thor… Kan sully nya blum jwab tuh….. Sequel sequel sequel *demo hohohh xd

  16. bgus thor, squel dong

  17. Sequel thor..
    Tp main castnya Sulli ama Minhyun ya..
    Kkk^^*maksa

  18. Squelnya ya thor, yang lebih greget hehe 😀

  19. Huaaa bagus banget thor
    Like it ^^
    sequelnya ditunggu ya

  20. Wah bener-bener sad gak nyaka temin udah meninggal
    Di awal aku gak ngerti tapi di tengah jelas sudah…
    Thor sequel ya

  21. omegot,this is a best ffnc from best of the best /apa. keren. bingung diawal ngerti ditengah/?. sequel sangat dibutuhkan. karena sulli belum menerima sang dokter/elah. oke,bahasa owe rada aneh ya,biasa anak elpew lol.

  22. Ya! Sequel, alurnya aku suka kaya film korea yang harus pake konsen tapi tetap menikmati! Ditunggu sequelnya!

  23. awal’a aku sedikit bingung, aku pikir sulli gila. hehe
    aku butuh sequal min.

  24. sakit bgt hati aku thor bacanya….ngerasain banget (/▽\)

  25. dhiya kyuroseo

    harus ada sequelnya nih thor… hhehehe hwaiting !

  26. huaaa… like it like itt!!

  27. Firly Kpopers

    nih crita agk bngungin gue
    bru nyambung saat mau ending crita xD
    tp daebak kok nyambung sbenarny seru bcany, ttp bkn ff y thor ^^

  28. Firly Kpopers

    btuh sequelny thor
    ya plz xD

  29. zhani°^°¢ho

    ending ny sweet bgt…
    iya…btuh sequel thor….
    😀

  30. suka ga ngerti di bagian tiba tiba ada taeminnnya aja sih…
    itu untung ada yang mau nikah sama sulli, kalo engga udah desperate kayanya
    nice ff thor 🙂

  31. Pengen nangis ~ ceritanya bagus^^! Tp awal2nya agak kurang jelas hehe 😀

  32. Park Nayoung

    keren wooooyyyyyyy hahaha~ daebak ovrall!

  33. OMG ini FF unyu banget deh .. Awal2nya bikin stress .. Akhir2nya tapi unyu :3

  34. Huuuwaaaaa ㅠㅠ
    Bagus BGT. .alur crita awaL2nya agak bingung tp Lama2 paham jg
    Udh da sequelnya bLm nie???kLo bLm pLiiiiissss dink sequelx
    Gomawo ❤

  35. Daebak huwaaaa

  36. Sipp

  37. Wiiih, keren !! Joah, joah :’)

  38. Awalnya aku sedikit bingung karna ada mimpi nya, tapi pas taemin nya bil “ini duniamu skrng, bukan duniaku” (gitulah tulisannya) aku sedih banget sampe butuh tissue banyak. Thor bikin squel ya ^o^/

  39. aaaa keren ceritanya thor 😦 sedih nih bacanya. bagus thor!

  40. gk bo’ong min nangis bacanya~ daebak!

  41. Sequelnya plissss….
    Min aku udh punya feeling pasti dy kyk blm bs ngelupain taemin, mah kyk keinget gt. Jd kyk punya sifat lain yg ada di dlm diri dy, tp pas dy udh sadar dst yg bikin aku tersentuh sampe meneteskan air mata bnran lho ini…

    Plisss lanjut nin ke sequelnya ^^

  42. hueee T.T
    kenapa taemin oppa nasibnya gitu? kalo aku istrinya aku udah gila dan ga akan cinta ato nikah ama orang lain lg T.T dari awal udah ketebak hehe… keep writing ya! really nice story. hwaiting! ^^

  43. sequel plisss..

  44. Taemin kuuuuuuu~~:’ min~ kren min~ ampon min kerennya min~ gue mewek min~ tanggung jawab min T^T sequel ya min :** m0ah”

  45. T_T hiks..

  46. Thor ff nya daebak (y)
    sampe nangis aku nya T^T

  47. soojinwook218

    Awal bca FF’a bngung..
    Eh pas bca balik jdul n nerusin alur crta’a heumm bgus jga ide crta’a..kerreen..thor…^^
    Kya’a udah ga prlu sequel lgi deh….
    Bkin FF baru lgi aj…d’tunggu ya… 🙂

  48. Wien Yeppeo

    taeminnya udah metong ternyata,, hmm,, sedih juga bacanya, ampe mau nangis malah,, tapi salut ama kegigihannya minhyun. daebakk

  49. hwang minhyun baik bgt, dia nerima keadaan sulli.. Ceritany bgs loch n dibuat sequelnya ya, sulli punya baby lagi tp anak kandung minhyun..

  50. jeongmal ni sngt mnydihkan ampek qwu g bza brhnti nangis

  51. Krystal Jung YeolliePolly

    taeminnnahhh ;_;

    thooorrrrr kerennn..

  52. sedih T.T bth tissu n sequel

  53. sad….;-(

    hiks…hiks….;-(

  54. hiks hiks oppa knp kau mnggal hiks hiks
    ffny bgus bner” bgus 🙂

  55. Daebakkk!
    Jujur diawal cerita aku sedikit bingung, tapi lama-kelamaan jadi ngerti. Ternyata Taemin disitu udah meninggal. Huuaaa bias aku meninggal 😦
    sequel nya aku tunggu ya thor! 😀

  56. Daebak!!
    Bgus bgt thor…T.T hiks..hiks.. Dpt ide drmana sich thor.air mataq jd leleh g cm dr mata tp dr hdung jg *ssrttt*ngelap ingut ma air mata#hiks tggung jwb thor g mw brhnti ni ngsx,hiks..
    Daebak..

  57. Arlenne eulenoor

    Ya…memang sih bgs..cmn terlalu banyak mimpinya…jdi klo d baca rada bngung..jdi klo aku saranin jang terlalu banya mimpi di ceritanya…ne,Gomawo

  58. gila ff ny bikikin w mewekkkkk hhhhhh

  59. Zahra_Fah_Zahra

    Hwaa ceritanya Nyesek banget Thor,, 😦
    Gua sempat bingung bcanya,tp lama” ngerti juga.. Ah daebbak ceritanya (y)

  60. cry cry cry…. T.T

  61. sedih parah.keren thor><

  62. Huee.. Daebakkk.. Awlny bingung, tpi akhirnya ngerti jga. Sdih bgt. Feelnya kerasa banget.. Daebak.

  63. ka boleh ijin remake k vkook gak?

Jangan lupa komennya..!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: