Don’t Leave Me Oppa [part 1]

kyuhyun ff nc yadong

Tittle       : Don’t Leave Me Oppa [part 1]

Author    : Ben Ben’s wife

Cast        : – Cho Kyuhyun (Super Junior)

–    Lee Soo Yeon (as you)

Genre      : yadong, NC+17, kekerasan

Rating     : NC+17

Length    : Chapter

Disclaimer : This story is mine | Don’t bashing| Don’t Plagiat!!

Annyeong…. Ini adalah FF pertama yang ku buat, apalagi sampai kategori NC. Mian kalo masih typo & gak hot, harap maklum, author masih amatiran. Jangan lupa tinggalin kritik dan sarannya ya readers biar author perbaiki FF untuk yang selanjutnya. Di tunggu komennya ya… Gomawo… ^_^

~Happy Reading~

Bandara Incheon, Korsel  11.15 KST

“Eomma,, appa” Teriak gadis putih berambut pirang kepada kedua orang yang sedang menunggunya

“Soo Yeon-ah” Teriak kedua orang tersebut kembali kepada gadis yang bernama Soo Yeon lalu mereka berpelukan

“Eotteokhae Jineseyo?”

“Cal Cineyo eomma.”

“Syukurlah kalau kau baik-baik saja. Kajja, kita pulang.. Eomma sudah memasakkan makanan kesukaanmu”

“Ne eomma, kajja!”

At Soo Yeon’s house

“Selamat makan! Hmm.. Masitta”

Suasana saat makan terasa lebih hangat semenjak kehadiran Soo Yeon. Canda tawa yang mereka lontarkan membuat suasana semakin akrab. Suasana makanpun menjadi sangat menyenangkan hingga waktu makan selesai.

“Soo Yeon-ah, tolong bantu eomma membersihkan meja makan. Setelah itu, kau istirahat ne?”

“Ne eomma”

Beberapa saat kemudian…

“Huah,,, akhirnya selesai juga. Eomma, aku ke kamar ya?”

“Ne” Jawab eomma

****

-Soo Yeon Pov-

“Soo Yeon-ah, saranghae, jeongmal saranghaeyo. Maukah kau membuka hatimu untukku?”

Tuhan,, apakah aku sedang bermimpi? Kata-kata itu, apakah kris oppa benar-benr mencintaiku?

“Soo Yeon-ah, jawab aku”

“ Ne oppa, nado saranghae”

Omona, kepala kris oppa mendekat, semakin dekat dengan kepalaku. Tidak salah lagi kris oppa pasti sebentar lagi akan menciumku.

Perlahan-lahan, kututup mataku. Kurasakan nafas kris oppa semakin terasa di pipiku. Hangat…

Tok…tok…tok…

“Soo Yeon-ah, bangun.”

Mwo? Kenapa tiba-tiba ada seseorang yang memanggilku? Sepertinya aku mengenal suara itu. Langsung kubuka mataku secara mendadak. Omona, wajah kris oppa sudah persis di depan wajahku. Kututup kembali mataku. Sebentar lagi, sebentar lagi kris oppa akan menciumku.

Tok…tok…tok…

“Soo Yeon-ah,  bangun. Cepat mandi !” Akhirnya suara ketukan pintu itu berhasil membangunkanku dari mimpi yang sangat indah

Aish,.. Mengapa eomma membangunkanku di saat apa yang aku harapkan hampir terwujud? Baru saja aku akan berciuman dengan kris oppa… Yaak! Ini semua gara-gara eomma..! Kris oppa,, jangan tinggalkan aku…

Tok..tok…tok…

“Soo Yeon-ah,, apa kau sudah bangun? Cepat mandi, ini sudah sore. Setelah itu kita pergi berbelanja bersama.”

Aish, jinjja! Lagi-lagi eomma menggangguku

“Ne eomma, aku sudah bangun!”

-Soo Yeon Pov End-

“Bagaimana tidurmu, nyenyak?” Tanya appa pada Soo Yeon

“Bagaimana bisa tidak nyenyak. Dia sudah tidur selama 4 jam, sudah pasti tidurnya sangat nyenyak, iya kan Soo Yeon?.” Goda eomma pada Soo Yeon

Melihat Soo Yeon yang diam saja tidak menjawab pertanyaan eommanya, akhirnya appanya yang menjawabnya “Ah, eomma bisa saja. Mungkin Soo Yeon sangat lelah.”

Sebenarnya Soo Yeon tidak menjawab bukan karena dia memang sedang lelah, tapi karena dia masih sedikit marah dengan eommanya yang tadi menghancurkan mimpi indahnya bersama pujaan hatinya.

“Tadaa… Makanan sudah siap. Soo Yeon-ah ayo duduk, kita makan bersama. Selamat makan!” Ucap eomma

Soo Yeon pun akhirnya duduk. Tidak seperti biasanya, Soo Yeon kali ini tampak bisu. Biasanya ia yang membuat suasana makan tampak ramai. Ternyata Soo Yeon masih memikirkan mimpinya.

Menyadari tingkah putrinya, akhirnya eomma yang memulai pembicaraan “Eum,,, Soo Yeon-ah, eomma sudah mendaftarkanmu di Universitas Bong Guk. Besok kamu mulai sekolah di sana, ne?”

“Ne eomma” Jawab Soo Yeon datar

“Sekarang, lanjutkan makanmu. Setelah itu kita berbelanja bersama.” Lanjut eomma

At Supermarket

“Eomma, aku akan pergi mencari kebutuhanku sendiri.”

“Ne. Eomma tunggu di tempat penjulan daging. Arraseo?”

“Arraseo.” Jawab Soo Yeon sambil menganggukan kepalanya

Soo Yeon pun langsung mencari barang-barang kebutuhannya. Ia lalu mengambil keranjang untuk menaruh barang belanjaannya. Terdengar lagu Angel dari EXO-K menjadi pengiring langkahnya. Saat sedang asik berkeliling mencari barang-barang kebutuhannya, tiba-tiba langkah Soo Yeon terhenti di tempat penjualan aneka majalah.

Betapa terkejutnya ia ketika melihat sampul depan salah satu majalah yang ada di sana

. “Hua..!!! Poster jumbo EXO-M!!! Omona Lay! Luhan!! Kris!!! Omo keren banget. Aku harus beli ini”

Saat ia membalikan badannya, tiba-tiba ia menabrak seorang namja setinggi180 cm yang sedang berjalan di dekatnya.

-Soo Yeon Pov-

Saat aku membalikan tubuhku, aku menabrak seseorang setinggi 180 cm, bisa diperkirakan seseorang yang ku tabrak adalah seorang namja. Lenganku bertumpu pada dada bidangnya. Kuhirup aroma maskulin yang menyelimuti tubuhnya. Sungguh nyaman rasanya…

Ani…ani….ani… Soo Yeon, kau harus sadar! “M-mianhamnida.” Ucapku sambil membungkukan badanku.

Tiba-tiba laki-laki itu berlutut di hadapanku dan mengambil majalahku yang terjatuh saat bertabrakan dengannya tadi. Lalu ia berdiri kembali dan berkata, “Gwenchanayo?”

Ah… suaranya… Kata-katanya yang seakan mengkhawatirkanku itu membuat suasana menjadi sejuk. Kuangkat wajahku perlahan dan kulihat raut wajahnya yang begitu menghawatirkanku. Hanya anggukan kepala yang dapat aku tunjukan sebagai sinyal bahwa aku baik-baik saja.

Entah karena aku bersikap aneh atau karena dia sudah lega mendengar aku baik-baik saja, tiba-tiba ia tersenyum kepadaku. Omona… betapa indahnya senyuman lelaki itu, membuatku seakan melayang diudara bersama bunga-bunga sakura yang ikut berterbangan bersamaku. Lalu ia menyodorkan tangannya memberiku majalah yang diambilnya tadi. Dia memegang pundak kiriku dengan tangan kanannya kemudian berkata, “Be careful” dan ia kembali tersenyum kepadaku. Ia pun pergi…

Tuhan… perasaan apa ini? Mengapa jantungku berdetak begitu kencang, mengapa darahku mengalir deras? Apakah aku sedang jatuh cinta? Ani…ani.. Tidak Soo Yeon, kau bahkan belum mengenalnya, bagaimana bisa kau jatuh cinta padanya. Babo!

-Soo Yeon Pov End-

Soo Yeon mendadak salah tingkah setelah apa yag terjadi padanya. Setelah beberapa saat, ia kembali tersadar dan langsung menuju ke tempat penjualan daging.

“Eomma”

“Eo, Soo Yeon-ah. Kau sudah selesai membeli barang-barang keperluanmu?”

“Ne”

“Kau tunggu sebentar, eomma akan membayar daging ini dulu.”

Eomma langsung menuju ke kasir untuk membayar daging yang dibelinya itu. Setelah itu mereka pulang.

At Soo Yeon’s house

“Ahh… jinjja.. eomma lelah sekali. Soo Yeon-ah, tolong amblkan eomma minum!”

“Ne eomma. Ini”

****

Keesokan harinya….

“Eomma, aku berangkat sekolah dulu, ne?”

“Ne.”

At Universitas Bong Guk

“Annyeonghaseyo, Lee Soo Yeon imnida. Aku pindahan dari Australia. Mohon bantuannya ya… Gamsahamnida…”

“Eum, Soo Yeon-ah silahkan duduk di tempatmu”

“Ne seonsaengim”

Soo Yeon berjalan menuju bangku kosong yang ada di barisan kedua.

“Annyeong, Han Sun Hwa imnida.” Sambut seseorang yang duduk disampingnya.

Soo Yeon membalasnya dengan senyuman. Palajaran berjalan dengan baik.

Kriiiiing…….

Bel istirahat berbunyi, semua siswa keluar dari kelasnya masing-masing. Soo Yeon berjalan menuju taman sekolah dan duduk di sana sendirian sambil menikmati sejuknya angin yang berhembus di taman sekolah. Ia melihat pemandangan yang sangat indah di sana. Bunga-bunga sakura berterbangan mengikuti hembusan angin di taman sekolah.

“Soo Yeon-ah” Terdengar suara seseorang memanggil namanya.

“Eo, Sunhwa-ya”

“Aku cari kemana-mana ternyata kau disini. Kau sedang apa?”

“Eum, aku sedang menikmati udara segar di sini. Mengapa kau mencariku?”

“Ani, aku hanya ingin mengajakmu berkeliling agar kau bisa mengenal lebih banyak tentang sekolah ini. Kajja.”

Sunhwa menarik tangan Soo Yeon dan mengajaknya berkeliling. Lalu ia mulai memperkenalkan tempat-tempat yang mereka lewati. Tiba-tiba langkah Soo Yeon terhenti saat melihat sekelompok namja yang sedang berjalan bersimpangan dengannya. Pandangannya terpusat pada seorang namja yang berdiri paling depan.

Soo Yeon terkejut saat menyadari bahwa namja yang dilihatnya itu ternyata seorang namja yang bertemunya di supermarket kemarin malam.

“Eum,, Sunhwa-ya siapa lelaki yang berada paling depan itu?”

“Ooh… Itu Kyuhyun seonbae. Waeyo? Kau tertarik padanya?

“A-ani ani” Tiba-tiba Soo Yeon menjadi salah tingkah. Sunhwa tertawa kecil melihat tingkah Soo Yeon yang mendadak aneh.

“Ke-kenapa kau tertawa? Apa ada yang lucu?” Sunhwa semakin tertawa sejadi-jadinya.

“Wajar saja jika kau tertarik padanya. Dia memang namja popular di kampus ini. Banyak wanita yang memperebutkannya karena ketampanannya, sikapnya juga dewasa dan tidak sombong.”

“Ooh…” Jawab Soo Yeon mengerti atas penjelsan Sunhwa

Sunhwa kembali tertawa kecil, “Aku bilang juga apa. Kau suka kan padanya?”

“Yaak Sunhwa-ya. Berhentilah menggodaku!” Soo Yeon mulai kesal dan meninggalkan Sunhwa sendirian

“Yak Soo Yeon-ah, tunggu aku!” Sunhwa segera mengejar Soo Yeon.

Bel tanda masuk berbunyi. Seluruh siswa masuk kedalam kelas masing-masing. Diikuti para dosen yang segera masuk kedalam kelas yang akan diajarnya. Proses pembelajaran di dalam kelas berjalan seperti biasanya. Dosen menjelaskan dan para siswa mendengarkan.

Kriiiiiiiiiiiiiiiimg……………

Bel tanda pembelajaran telah berakhir berbunyi. Para siswa dan dosen meninggalkan kelas.

At Soo Yeon’s house

“Soo Yeon-ah, bagaimana sekolahmu?”

“Menyenagkan eomma. Aku suka”

“Syukurlah jika kau menyukainya.”

“Eum,, eomma aku kamar dulu, ne?”

“Ne.”

Hari-hari Soo Yeon selama di Seoul jauh lebih baik daripada di Australia. Di sana dia tidak bisa menghabiskan waktu bersama eomma dan appanya, ia hanya bisa bersama eonnienya. Berbeda saat di sini, ia bisa menghabiskan waktu bersama appa dan eommanya sepuasnya.

****

Seminggu kemudian….

Sudah seminggu ia berada di Seoul. Akhir-akhir ini ada seseorang yang secara misterius mengiriminya kata-kata indah dan romantis. Ia mengaku sebagai penggemar rahasianya. Hari ini, ia akan bertemu dengan penggemar rahasia di taman dekat bukit sekolah jam 3 sore.

Pukul 15.30 KST

“Omona, aku sudah telat 30 menit, dia pasti sudah lelah menungguku. Bagaimana ini…”

Ia berlari secepat mungkin. Saat sampai di tempat yang mereka janjikan, ternyata orang yang ia harapkan tidak ada di sana. Ia mencari di sekitar taman, tapi ia tidak menemukan orang itu.

“Sudah kuduga, dia pasti sudah pergi. Aigo! Kenapa aku bisa sebodoh ini? Kenapa aku bisa-bisanya melewatkan kesempatan yang jarang seperti ini? Ireon Babo!” Ucap Soo Yeon sambil menjitak kepalanya sendiri.

Soo Yeon berjalan-jalan mengitari taman sambil meratapi kemalangan nasibnya, kemudian ia terhenti di sebuah kursi di tengah taman dan duduk di sana.

Betapa terkejutnya ia saat melihat ada seseorang yang memberikannya bunga dari belakang tubuhnya. Soo Yeon segera membalikan tubuhnya dan

Deg!

Hatinya tiba-tiba berdegup kencang sama seperti saat ia bertemu dengan seorang namja di sebuah supermarket. Kini ia menangkap sesosok namja berwajah tampan sedang tersenyum kepadanya.

“K-Kyuhyun seonbae, sedang apa kau di sini?” Tanya Soo Yeon

“Ah~ aku sedang menunggu seseorang disini.” Jawab Kyuhyun

Deg!

Hati Soo Yeon kini berdegup semakin kencang.

-Soo Yeon Pov-

“Ah~ aku sedang menunggu seseorang disini.”

Deg!

Apakah seseorang yang ia maksud adalah aku? Jika benar begitu, berarti dia adalah penggemar rahasiaku.

“Aku sedang menunggu seseorang, dan seseorang itu adalah….. Kau.” Lanjut Kyuhyun

“J-jadi, kau adalah orang yang selama ini mengirimiku kata-kata romantis dan indah itu?”

Kyuhyun mengangguk sambil tersenyum, “Ne, akulah si penggemar rahasiamu itu.”

Deg!

Seluruh tubuhku terasa bergetar seperti tersengat aliran listrik. Dapat kurasakan kini kakiku bergetar. Jantungku berdetak semakin kencang, sepertinya jantungku sebentar lagi akan terlepas dari tempatnya akibat berdetak sangat kencang.

“M-mianhae, kau pasti sudah menunggu sangat lama.” Aku menundukan kepalaku berharap  ia menerima permintaan maaf ku kepadanya.

Ia kembali tersenyum kepadaku dan mengatakan kata-kata yang tidak ku duga, “Aku rela menunggu lama asalkan dapat bertemu denganmu.”

Aahh~ kata-kata itu serasa menyihirku menjadi tak berdaya. Aku merasakan tubuhku terdiam seperti patung hidup.

“Aku rela menunggumu bermenit-menit bahkan berjam-jam asalkan aku bisa melihatmu. Bagiku, 15 menit bagaikan 15 detik, 30 menit bagaikan 30 detik, dan 1 jam bagaikan 1 menit saat aku mengingat wajahmu. Soo Yeon-ah, maukah kau mencintaiku? Maukah kau membuka hatimu untukku?”

Tuhan,, apakah aku sedang bermimpi? Kata-kata itu, apakah kyuhyun seonbae benar-benar mencintaiku?

Kupandang wajahnya perlahan, kutatap matanya dalam-dalam seolah mencari kebenaran atas kata-kata yang ia ucapkan. Tak ada sedikitpun hal yang mengganjal di raut wajahnya. Raut wajahnya menggambarkan keseriusan atas kata-kata yang telah diucapkannya tadi.

“Soo Yeon-ah, mengapa kau diam saja? Apa kau tidak mencintaiku?”

“A-ani , bukan begitu. Aku hanya bingung harus mengatakan apa.”

“Kau hanya perlu menjawabku” Ia memegang kedua pundaku, matanya menatapku dalam-dalam mencoba meyakinkanku tentang keseriusan hatinya.

Aku mengangguk dan berkata, “Ne seonbae, nado saranghae.”

Ia tersenyum lalu memelukku dengan erat

“Panggil aku oppa” Bisiknya saat ia memelukku

Ku balas pelukannya. Ku anggukan kepalaku yang berada dalam dekapan dada bidangnya. Rasanya sama seperti saat kami bertabrakan di supermarket. Ani, ini jauh lebih hangat.

Kami menghabiskan waktu berdua di taman ini. Kami saling bertukar nomor handphone. Kami mulai menceritakan tentang kehidupan pribadi kami. Tak kusangka, ternyata kyuhyun oppa adalah sosok yang sangat hangat. Aku merasa nyaman saat berada didekatnya. Kami bersama hingga sore hari.

-Soo Yeon Pov End-

“Eum,, Soo Yeon-ah, kajja kita pulang, ini sudah sore. Aku akan mengantarmu pulang sampai kerumah, ne?”

“A-ani, tidak usah oppa, aku tidak mau merepotkanmu.”

“Sudahlah, ini sudah sore. Aku tidak mau jika sesuatu terjadi padamu. Kajja!”

“G-gomawo oppa”

Kyuhun menarik tangan Soo Yeon dan menuntunnya menuju mobilnya.

At Soo Yeon’s house

“Gomawo oppa sudah mengantarku sampai rumah”

“Ne chagi, sama-sama. Itu memang sudah menjadi kewajibanku. Sekarang cepatlah masuk, eommamu pasti sudah menunggumu”

“Ne oppa, to mannayo” Soo Yeon melambai-lambaikan tangannya, Kyuhyunpun membalasnya.

“Eomma, appa, aku pulang…”

“Eo, kau sudah pulang? Kau dari mana?” Tanya eomma

“A-aku dari toko buku eomma, ada buku yang harus ku beli. Eum,, eomma aku kekamar dulu, ne? Ada tugas yang harus ku kerjakan”

Soo Yeon terpaksa berbohong kepada eommanya karena ia malu jika ia memberi tahu eommanya hal seperti ini.

“Ne”

Di dalam kamarnya ia terus memikirkan Kyuhyun. Kini yang ada di otaknya hanyalah Kyuhyun. Dia masih tidak menyangka tentang kejadian yang barusan ia alami.

“Dddrrrrdddd….ddddrrrrddddd……”

Seketika Soo Yeon segera tersadar dari lamunannya ketika mendengar getaran dari ponsel disampingnya. Dengan cepat,Soo Yeon meraihnya dan membuka gambar surat yang terpampang jelas dilayar ponselnya.

From : Kyuhyun

Saranghae ~ Yeonie…

Soo Yeon tersenyum melihat layar handphonenya. Hatinya berbunga-bunga melihat isi pesan yang dikirim oleh Kyuhyun. Lalu ia mulai mengerjakan tugas yang diberikan seonsaengimnya.

Hari sudah semakin malam, Soo Yeon masih terus mengerjakan tugasnya.

“Huahhh… Akhirnya selesai juga” Soo Yeon segera menyiapkan barang-barang yang akan dibawanya besok kesekolah. Setelah selesai ia membaringkan tubuhnya di ranjang.

“Dddrrrrdddd….ddddrrrrddddd……”

Soo Yeon segera bangkit ketika mendengar getaran dari ponselnya. Dengan cepat,Soo Yeon meraihnya dan membuka gambar surat yang terpampang jelas dilayar ponselnya.

From : Kyuhyun

Good night chagi~ Have a nice dream… :*

Soo Yeon segera membalas pesan dari Kyuhyun

Night oppa… Have a nice dream too :*

Soo Yeon tersenyum melihat pesan yang dikirim Kyuhyun. Kemudian ia segera membaringkan tubuhnya kembali dan memejamkan matanya.

****

Keesokan harinya di Universitas Bong Guk

Soo Yeon terkejut saat akan duduk di tempatnya, ia melihat ada setangkai bunga mawar berwarna merah dengan selembar surat yang terikat ditangkainya. Ia lalu membaca surat tersebut.

 

To My Sweety, Yeonie.

Have a nice day chagi… J

 

                                                                                                                     Kyuhyun

Soo Yeon tersenyum memlihat isi surat tersebut. Terlihat Sunhwa menghampirinya.

“Ada hubungan apa kau dengan Kyuhyun seonbae?” Tanya Sunhwa penasaran pada Soo Yeon.

“A-ani,, kami tidak ada hubungan apa-apa kok.” Tingkah Soo Yeon mendadak menjadi gugup. Kata-katanya sedikit terbata-bata.

“Jinjja? Apa kau tidak berpacaran dengannya?”

Soo Yeon menggeleng dengan cepat. Namun Sunhwa tidak mempercayai Soo Yeon begitu saja. Rasanya sangat aneh, seorang Kyuhyun namja popular di kampus ini mengirim bunga mawar kepada Soo Yeon yang bukan siapa-siapa, aneh rasanya jika tidak ada hubungan apa-apa diantara mereka.

Sunhwa semakin mendekatkan wajahnya pada Soo Yeon dan bertanya sekali lagi, “Jinjja?”

“Aish, kau ini! Ne, aku berpacaran dengan Kyuhyun seonbae. Memang kenapa?” Soo Yeon berterus terang kepada Hyosung karena ia sudah tidak tahan melihat tingkah sahabatnya itu.

“J-jadi, berita itu benar? Kau benar-benar berpacaran dengan K-Kyuhyun seonbae?” Sunhwa sangat terkejut sehingga ia tidak sadar jika ia menaikan nada suaranya.

“Yaak!! Pelankan suaramu! Semua orang bisa tahu karenamu.”

“Semua orang sudah tahu Soo Yeon-ah, berita itu, berita kau berpacaran dengan Kyuhyun seonbae sudah menyebar kemana-mana.”

Soo Yeon melotot kaget, “Hah,,, jinjja? Aish,, eotteokhae Sunhwa-ya? Eotteokhae?”

“Waeyo? Memangnya kenapa jika semua orang tau tentang berita itu? Apa kau malu berpacaran dengannya?

“Bu-bukan begitu maksudku. Aku hanya merasa tidak enak dengan Kyuhyun seonbae. Kau kan tahu, dia adalah namja popular di kampus ini. Jika semua orang tahu ia berpacaran dengan gadis biasa sepertiku, aku takut reputasinya akan hancur.” Jelas Soo Yeon panjang lebar pada Sunhwa.

“Memangnya kenapa jika reputasiku hancur?”

Soo Yeon terkejut mendengar ada suara yang tiba-tiba melintas di telinganya. Suara itu sepertinya tidak asing di telinganya. Ia langsung membalikan tubuhnya mencari sumber suara tersebut.

Betapa terkejutnya Soo Yeon saat berhasil menemukan sumber suara tersebut. Ia menangkap sosok Kyuhyun yang sedang berdiri bersandar pada pinggiran pintu kelasnya sambil memasukan tangannya kedalam saku celananya.

“K-Kyuhyun seonbae”

“Sudah kubilang, panggil aku oppa.” Kyuhyun tersenyum pada Soo Yeon, lalu ia berjalan mendekatinya dan menyentil dahinya.

“Akh appo. M-mian oppa.” Soo Yeon menundukan kepalanya sambil memegang dahinya.

Kyuhyun tersenyum lalu meninggalkan mereka berdua.

“Aish, mengapa orang itu selalu berbuat seenaknya padaku?” Gumam Soo Yeon sambil menghentakan kakinya saat Kyuhyun mulai menghilang dari pandangannya

Krriiiiiiiiiiiiiingg…………….

Bel tanda masuk berbunyi. Semua siswa memasuki ruang kelas masing-masing dan bersiap-siap di tempat duduk masing-masing. Tak lama kemudian disusul  oleh para dosen yang mulai memasuki ruangan yang akan mereka isi. Pembelajaran berjalan dengan lancar seperti biasanya.

Berjam-jam kemudian bel istirahat akhirnya berbunyi. Semua siswa dan para dosen meninggalkan ruangan kelas. Seperti biasa, Soo Yeon menghabiskan waktu istirahatnya bersama sahabatnya,Sunhwa.

Saat mereka sedang asik bercanda sambil berjalan-jalan, tiba-tiba Kyuhyun datang menghampiri mereka berdua.

“Eo Soo Yeon-ah, sepertinya ada seseorang yang sudah menunggumu.” Bisik Sunhwa di telinga Soo Yeon. “Aku pergi dulu, bye.” Lanjutnya.

“Yak Sunhwa-ya, kau mau kemana? Jangan tinggalkan aku!!” Ucap Soo Yeon kepada Sunhwa yang mulai berjalan menjauh.

Hyosung membalikan badannya dan berkata, “Good luck!” dari kejauhan.

Soo Yeon membalikan tubuhnya. Betapa terkejutnya ia saat menyadari bahwa Kyuhyun sudah tepat berada di depannya. Kyuhyun tersenyum manis dam menarik tangan Soo Yeon menuju taman sekolah. Kyuhyun mencari tempat yang cocok untuk berduaan dengan Soo Yeon.

“Aa~ Kajja, kita duduk disana.” Ucap Kyuhyun sambil menunjuk ke tempat yang ia maksud.

Mereka duduk di kursi samping taman dekat pohon sakura yang tumbuh subur disana. Mereka menikmati sejukan hembusan angin sepoi-sepoi. Kyuhyun terus menggenggam tangan Soo Yeon. Namun diantara mereka belum ada yang memulai pembicaraan.

“Eum chagi, apa kau ingat saat pertemuan pertama kita di supermarket?” Kyuhyun akhirnya mulai membuka mulutnya.

“Ne oppa.”Soo Yeon tertunduk malu sambil menganggukan kepalanya.

“Saat aku bertemu denganmu, aku bisa merasakan ada yang berbeda dari dirimu. Kaulah yeoja pertama yang menarik perhatianku. Mulai saat itu, aku menyadari bahwa aku mulai mencintaimu. Aku terus berharap agar aku dapat bertemu denganmu lagi.” Ucap Kyuhyun berterus terang pada Soo Yeon.

Soo Yeon hanya diam sambil menatap wajah Kyuhyun. Mulutnya tidak dapat mengatakan apa-apa. Ia sangat terharu mendengar Kyuhyun berterus terang tentang perasaannya padanya.

“Apa kau tahu betapa bahagianya aku saat mengetahui kau sekolah disini juga? Setiap hari aku memikirkan kata-kata indah untuk ditempelkan di lokermu. Aku terus membayangi wajah manismu. Saat aku membayangi wajahmu, hatiku terasa tentram seakan semua permasalahan yang ada dalam hidupku semuanya lenyap.”

Tanpa disadari, air mata Soo Yeon perlahan menetes dari sudut matanya mendengar kata-kata yang diucapkan Kyuhyun.

“Soo Yeon-ah, saranghae.”

Cup~

Kyuhyun menarik tengkuk Soo Yeon dan menciumnya lembut. Air mata Soo Yeon keluar semakin deras. Ia sangat terharu mengetahui perasaan Kyuhyun kepadanya. Soo Yeon membalas ciuman Kyuhyun. Mereka terus berciuman hingga

Krriiiiiiiiiiinggg…………

Bel tanda masuk mengganggu mereka. Mereka akhirnya melepas ciuman mereka.

“Kajja kita masuk kelas.” Ujar Kyuhyun. Soo Yeon mengangguk.

Mereka menyusuri jalan bersama hingga saat di persimpangan mereka berpisah dan menuju kelas masing-masing.

****

Dua bulan kemudian……

“Soo Yeon-ah, eomma dan appa ke Australia dulu ne? Jaga dirimu baik-baik, arraseo?”

“Arraseo. Eomma dan appa tenang saja, aku bisa menjaga diriku sendiri.”

“Baiklah, eomma percaya padamu.”

Hari ini eomma dan appa Soo Yeon pergi ke Australia karena ada kepentingan yang harus diselesaikan. Sekarang hanya Soo Yeon yang berada dirumahnya. Ia duduk termenung di kursi teras, menikmati sejuknya angin sore yang berhembus. Kini, suasana rumah menjadi sama seperti saat ia berada di Australia, sunyi, sepi. Terlintas ide bagus dalam pikirannya, kemudian ia segera mengambil ponselnya.

To : Sunhwa

Sunhwa-ya, menginaplah di rumahku. Aku sangat membutuhkan teman, eomma dan appaku sedang pergi ke Australia.

Setelah beberapa saat….

Ddddrrrrrrdddd…..dddrrrrrrddd…

From : Sunhwa

Oke, 15 menit lagi aku sampai. Tunggu aku, arraseo?

Soo Yeon tersenyum saat membaca balasan yang dikirim sahabatnya itu. Saat ini sekolahnya sedang libur musim panas, menurutnya mengajak sahabatnya menginap di rumahnya adalah ide yang sangat bagus.

15 menit kemudian….

Ting….tong…

Terdengar bunyi bel dari depan rumah Soo Yeon. Ia segera membuka pintu dan menyuruh sahabatnya masuk.

“Waahh,,, rumahmu bagus juga.”  Ucap Sunhwa sambil melihat-lihat rumah Soo Yeon. Lalu mereka langsung menuju kamar Soo Yeon.

“Eum Sunhwa-ya, apa kau lapar?” Tanya Soo Yeon

Sunhwa memegangi perutnya dan tiba-tiba terdengar suara dari dalam perutnya yang menandakan bahwa ia sangat lapar.

“Upps… hehe..” Sunhwa tertawa malu. Mereka berdua tertawa bersama

“Kajja kita memasak bersama.” Ajak Soo Yeon.

“Memangnya kau bisa memasak?” Ucap Sunhwa meremehkan Soo Yeon.

“Kita lihat saja.” Jawab Soo Yeon

Mereka berdua keluar kamar dan menuju ke dapur.

“Apa yang akan kau masak?” Tanya Sunhwa.

“Aku akan memasak omurice, kau menyiapkan minuman, arraseo?”

“Arraseo.” Jawab Sunhwa sambil menganggukan kepala.

Mereka berdua mulai mengerjakan tugas masing-masing. Sunhwa mulai membuat jus dan Soo Yeon mulai membuat omurice.

“Eum Sunhwa-ya, besok kita pergi ke supermarket bersama, ne? Aku harus membeli semua kebutuhanku selama eomma tidak ada di rumah.” Tanya Soo Yeon disela-sela aktivitasnya.

“Oke.” Jawab Sunhwa.

Beberapa saat kemudian….

“Tada… minuman sudah siap.” Ucap Sunhwa sambil membawa jus yang dibuatnya dan meletakannya diatas meja makan, disusul Soo Yeon yang juga meletakan hasil masakannya di atas meja makan.

Mereka berdua duduk di kursi makan. Sunhwa mulai mencicipi masakan buatan Soo Yeon.

“Eotteokhae? Apakah masakanku enak?” Tanya Soo Yeon ragu.

“Hmm… Masitta! Ternyata masakanmu enak juga.” Puji Sunhwa, “Selamat makan!” Lanjutnya.

Soo Yeon tersenyum lega mengetahui hasil masakan buatannya tidak mengecewakan. Ia mulai melahap masakannya sendiri.

Pukul 22.30 KST

“Huamm… Sunhwa-ya, sudah malam kajja kita tidur” Ucap Soo Yeon sambil menggogok-gosok matanya menggunakan jarinya.

“Ne, kajja. Aku juga sudah mengantuk. Huaamm…” Jawab Sunhwa sambil menutupi mulutnya karena menguap.

Mereka membaringkan tubuh mereka di kasur milik Soo Yeon. Untung saja kasur miliknya berukuran king size jadi mereka tidak merasa sempit. Mereka mulai memejamkan matanya.

“HySunhwa-ya, apa kau sudah tidur?” Soo Yeon tiba-tiba bertanya pada Sunhwa.

“Hhmm, wae?” Jawab Sunhwa malas tanpa membuka matanya.

“Kyuhyun oppa, sudah 2 minggu ia tidak menghubungiku. Aku juga tidak pernah melihatnya lagi di sekolah. Apa kau tahu mengapa ia seperti itu akhir-akhir ini?”

“Mollayo. Kehidupan namja memang susah di tebak.”

“Maksudmu?” Tanya Soo Yeon tidak mengerti atas apa yang diucapkan Sunhwa.

Tidak ada jawaban dariSunhwa. Akhirnya Soo Yeon membalikkan kepalanya dan melihat Sunhwa sudah tertidur lelap.

“Aish,, dasar. Cepat sekali dia tidur.” Gumum Soo Yeon. Kemudian ia mulai memejamkan matanya dan tertidur bersama Sunhwa.

****

Keesokan harinya di Supermarket, pukul 11.15 KST

“Sunhwa-ya, bagaimana jika kita bermain game dulu sebelum berbelanja?” Tanya Soo Yeon kepada Sunhwa.

“Ide bagus. Kajja” Jawab Sunhwa.

Mereka berdua menghabiskan waktu mereka bermain game seharian untuk mengurangi beban pikiran yang mereka tanggung karena banyaknya tugas yang diberikan para dosen mereka. Setelah merasa puas akhirnya mereka pergi ke pusat pembelanjaan membeli barang-barang kebutuhan mereka masing-masing. Setelah merasa cukup, mereka akhirnya pulang.

Saat dalam perjalanan pulang, tiba-tiba ponsel Sunhwa berbunyi.

Dddrrrrrrrdddd…..dddddddrrrrrrddddd………

“Yeoboseyo… Ada apa eomma?”

“Hyosung-ah pulanglah. Oppamu sudah pulang”

“Jinjja? Arra arra sebentar lagi aku akan pulang.” Sunhwa menutup ponselnya.

Saat sampai di rumah Soo Yeon, Sunhwa langsung membereskan barang-barangnya dan segera berpamitan pada Soo Yeon.

“Soo Yeon-ah, mianhae aku tidak bisa menemanimu lagi. Oppaku sudah pulang dari Canada, aku sangat ingin bertemu dengannya. Aku sangat merindukannya.” Ucap Sunhwa menyesal

“Gwenchana, algesseoyo.” Jawab Soo Yeon berusaha tegar karena malam ini ia akan sendirian dirumahnya.

Soo Yeon mengantar Sunhwa sampai kedepan rumahnya, terlihat appanya sudah menunggunya di dalam mobil. Soo Yeon melambai-lambaikan tangannya hingga mobil appa Sunhwa menghilang dari pandangannya.

“Ahh, gwenchana. Aku pasti baik-baik saja” Ucap Soo Yeon menyakinkan dirinya sendiri.

Pukul 20.30 KST

Dddrrrrdddd……dddrrrdddd…..

Soo Yeon mendengar suara getaran dari ponselnya, ia segera mengambil ponselnya. Ia sangat terkejut melihat nama pemilik nomor yang menelponnya yang tertulis di ponselnya.

“Hah, Kyuhyun oppa.” Gumamnya

Ia segera mengangkat teleponnya.

“Yeoboseyo Kyuhyun oppa, kau kemana saja? Mengapa akhir-akhir ini kau tidak menghubungiku?”

“Mianhamnida, apa benar ini Soo Yeon-ssi?”

Soo Yeon sangat terkejut mendengar suara yang ia dengar bukan suara milik Kyuhyun.

“Ne, Soo Yeon imnida. Dimana Kyuhyun oppa, mengapa ponselnya bisa ada di tanganmu?” Tanya Soo Yeon khawatir.

“Ia ada di Club Bar-Bar. Cepatlah kemari, ia sudah mabuk berat.” Jawab pria yang menelponnya.

“Arra arra, aku segera kesana. Gamsahamnida”

Soo Yeon sangat panik sampai-sampai ia tidak berganti baju. Ia pergi ke club dengan memakai tanktop dan hotpants. Ia hanya menutupi tubuh atasnya menggunakan jaket. Lalu ia segera mengunci pintu dan memanggil taksi.

Saat sampai di club, ia sangat terkejut melihat Kyuhyun sang sudah sangat mabuk.

“Apa yang terjadi padanya? Mengapa ia bisa seperti ini?” Tanya Soo Yeon pada pria yang tadi menelponnya.

“Ku dengar appanya baru saja meninggal. Kini ia mengambil alih perusahaan appanya, tetapi perusahaannya mengalami kerugian besar saat berada di tangannya. Sepertinya ia sangat frustasi dengan kejadian ini.” Jelas pria yang tadi menelponnya.

“Aku menelponmu karena nomormulah yang paling banyak ada di list panggilannya, jadi menurutku kaulah orang yang sangat dekat dengannya.” Lanjut pria tersebut

Kemudian Soo Yeon meminta bantuan kepada pria yang tadi menelponnya untuk membawa Kyuhyun ke taksi yang tadi ia naiki. Ia bingung harus membawa Kyuhyun kemana karena ia sendiri tidak tahu dimana rumah kyuhyun. Akhirnya ia memutuskan untuk membawanya kerumahnya.

Saat sampai dirumahnya, ia segera meletakkan tangan Kyuhyun ke pundakya lalu ia membawanya ke kamar tamu.

“Haah,, akhirnya sampai juga.” Ucap Soo Yeon sambil memegangi pundaknya karena ia merasa pegal di pundaknya saat ia berhasil membaringkan Kyuhyun di ranjang.

Ia segera melepas jaketnya dan pergi kedapur untuk membuatkan Kyuhyun minuman hangat. Lalu ia mengangkat kepala Kyuhyun dan menuntun gelas ke mulutnya.

Saat ia akan keluar dari kamar tamu, tiba-tiba ada tangan yang menariknya. Ia segera membalikkan badannya.

“Kyuhyun oppa, apa kau sudah baikan?” Tanya Soo Yeon pada Kyuhyun yang berdiri di depannya.

Kyuhyun tidak menjawab pertanyaan Soo Yeon. Tiba-tiba ia menarik tengkuk Soo Yeon dan menciumnya. Ia melumat bibir Soo Yeon dengan ganas hingga membuat Soo Yeon tak bisa bernapas. Akhirnya Soo Yeon mendorong paksa tubuh Kyuhyun.

“Oppa, apa yang kau lakukan?”

Tanpa menjawab pertanyaan Soo Yeon, kyuhyun langsung menarik paksa tengkuknya dan melanjutkan ciuman yang tadi dilepas oleh Soo Yeon dengan lebih ganas. Ia memainkan bibir bawah Soo Yeon dan mulai menggigitnya hingga mulut Soo Yeon terbuka akibat kesakitan. Kyuhyun tidak melewatkan kesempatan tersebut, lidahnyapun langsung menerobos masuk kedalam mulut Soo Yeon, mengabsen setiap gigi yang tumbuh disana hingga salifa mereka saling bertukar.

“Mmmphh…”

Desahan pertama Soo Yeon tak tertahankan lagi. Desahan sexy yang keluar dari mulut mungil Soo Yeon seakan memerintah kyuhyun untuk menciumnya lebih dalam lagi. Soo Yeon mulai kehabisan nafas, ia terus memberontak kyuhyun. Namun apa daya, ukuran tubuhnya lebih kecil daripada ukuran tubuh kyuhyun hingga akhirnya Soo Yeon terpaksa menendang junior kyuhyun.

“Akh…”

Sontak kyuhyun langsung melepas ciumannya dan memegang juniornya karena kesakitan. Soo Yeon pun tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut, ia langsung berlari mencari jalan keluar. Namun saat ia hendak lari, tiba-tiba ada yang memegangi kakinya dan membuatnya terjatuh.

“Kau! Kau sudah membuatku marah, jadi jangan salahkan aku jika aku bersikap kasar padamu!”

Kyuhyun langsung menggendong Soo Yeon ala bridal style dan menghempaskan tubuhnya dengan kasar keranjang hingga membuat Soo Yeon kesakitan.

“Hentikan oppa. Jebal! Kau membuatku takut. Kau bukan seperti kyuhyun oppa yang aku kenal selama ini.”

“Aku memang bukan kyuhyun oppa yang selama ini kau kenal”

Soo Yeon masih mencerna kata-kata yang diucapkan kyuhyun barusan. Ia masih belum mengerti apa maksud dari kata-kata tersebut.

“A-Apa maksudmu oppa?”

Just quiet and  let me to do it all”

Kyuhyun mencium bibir Soo Yeon kembali jauh lebih ganas dari sebelumnya. Ia merobek tanktop yang dikenakan Soo Yeon lalu ia mencari-cari pengait bra milik Soo Yeon. Setelah menemukannya, ia langsung melepas dan melemparnya kesembarang tempat. Terlihat dada besar milik Soo Yeon terpampang bebas tanpa terbungkus apapun. Kyuhyun melepas ciumannya dan beralih pada gundukan kembar yang menurutnya lebih menarik.

“Wow,, it so big baby”

Kyuhyun terus menatapi gundukan kembar itu tanpa mengedipkan matanya. Lalu ia mulai meremas dada Soo Yeon, semakin lama semakin keras. Ia memilin payudara Soo Yeon dan mencubitnya kecil secara bersamaan membuat Soo Yeon menggelinjang geli.

“Sshhh…. Opp…aah…”

Mendengar desahan Soo Yeon membuat kyuhyun untuk berbuat lebih. Ia melahap payudara Soo Yeon dan menghisapnya seperti bayi yang sedang kehausan. Ia terus menerus menghisap nipple pink Soo Yeon hingga kini berwarna merah akibat bengkak. Kini Kyuhyun ingin menjamah leher jenjang gadisnya juga. Dikecupnya leher Soo Yeon dan digigitnya pelan seperti ingin memberikan sebuah tanda kiss mark.

” Sshhhh~ hhnngg~”

Mendengar desahan gadisnya tak membuat semangat Kyuhyun menurun. Semakin liar Kyuhyun membuat kiss mark dileher Soo Yeon. Diremasnya pula dada Soo Yeon dengan menggoda membuat sensasi yang nikmat kepada Soo Yeon.

” Aahhhhhhhhh~ sssshhhhhhh~ oppaahhh… henti…khaaaaaaan….”

Crot…

Organsme pertama Soo Yeon keluar. Kyuhyun terus menghisap leher Soo Yeon. Diam-diam ia mulai menurunkan hot pants beserta underware yag dikenakannya. Ia mengelus kedua pangkal paha Soo Yeon dan juga vaginanya yang sudah basah hingga kelipatan-lipatannya menggunakan jari tengahnya, membuat sensasi nikmat yang belum pernah Soo Yeon rasakan.

“Sssshhhh… hhnnggg… oppaahhh…”

“Say my name”.  Pinta kyuhyun saat melihat wajah gadisnya sudah setengah mati menahan kenikmatan yang ia berikan. Tangannya mulai memainkan klitoris Soo Yeon dengan lincah dan mengusap-usapnya cepat membuat tubuhnya mengenjang

“Aahh…..aahhh..uuhh..aahhhhhhhhhhhhhh..”

Desahan Soo Yeon makin keras memenuhi kamarnya yang tidak terlalu besar ini, ia terus mendesah nikmat saat jari kyuhyun mulai mencari lubang vaginanya. Setelah menemukannya, ia mulai memasukan jari tengahnya. Ia mengeluar masukkan jari tengahnya dengan cepat. Ia terus menusuk-nusuk dan memutar-mutarkan jarinya dibawah sana.

“SSsssshhhhhhh……uuuuhhhhhhhhh……aaaaaaaaahhhhhh….”

Ia menambahkan 2 jari sekaligus, kini ketiga jarinya sudah masuk sempurna di dalam vagina Soo Yeon. Terlihat air mata mengalir di sudut mata Soo Yeon saat Kyuhyun memasukkan ketiga jarinya. Kyuhyun kembali menusuk-nusukkan jarinya, memutar-mutar, dan menyodok-nyodokan jarinya dengan tempo yang cepat dan tak beraturan

“Ahhh…uhh…oppahhh…. Aku mau keluarrrhhhh….”

Crot…

Keluar cairan organsme Soo Yeon yang kedua, namun tangan kyuhyun belum juga berhenti. Ia terus memutar-mutarkan tangannya dibawah sana saat Soo Yeon mengeluarkan cairannya hingga terdengar suara decakan akibat cairan organsme yang dikeluarkan Soo Yeon tadi

“Oppaahhh… cukhuuphhhh…nnnngggggghhhhhhhhhhhh……..”

Kyuhyun menggeleng-gelengkan kepalanya sambil memamerkan senyum evilnya. Ia menambah kecepatan jarinya hingga membuat Soo Yeon kesakitan.

“Ahh… Oppaahhh… appoo…”

Kyuhyun tidak memperdulikan kata-kata Soo Yeon. Yang ia pikirkan adalah ia harus memilikinya seutuhnya. Ia terus memutar-mutarkan dan mengoyak vagina Soo Yeon dengan ketiga jarinya hingga cairan organsme Soo Yeon keluar untuk yang ketiga kalinya.

“Ahh…”. Terdengar desahan lega dari mulut Soo Yeon saat ia mengeluarkan organsmenya.

Kyuhyun langsung menarik tangannya keluar dan menghisap ketiga jarinya dengan sigap. Lalu ia mengarahkan wajahnya tepat di depan vagina Soo Yeon dan mengecupnya dengan nafsu.

” Ssshhh~ ahhhh~” Seluruh tubuh Soo Yeon mulai merasa panas tak terkecuali daerah kewanitaannya. Seluruh tubuhnya terasa menegang saat dirinya merasakan lidah Kyuhyun yang terus bergoyang dengan indah di dalam vaginanya. Giginya ikut mengigit kecil klitoris Soo Yeon.

“ Say my name.” Pinta Kyuhyun saat melihat wajah gadisnya sudah setengah mati menahan kenikmatan yang ia berikan.

Soo Yeon  tidak dapat mendengar apa yang diucapkan Kyuhyun. Ia masih mengontrol dirinya, ia tidak mau Kyuhyun melakukan yang lebih dari ini. Ia terus mengigit mulutnya agar tidak terus menerus mengeluarkan desahan yang akan membuat nafsu kyuhyun meningkat. Namun ia tak mampu lagi menahan desahannya karna service yang diberikan Kyuhyun sudah keluar dari batas kenikmatannya.

” Uughhhh~ oppahh…aahhh hhentikaannhh… jebal… oohhhh~”

Desahan Soo Yeon bertambah saat lidah Kyuhyun menyentuh G-spotnya. Soo Yeon merancau tak jelas, tubuhnya menggelinjang indah diatas kasur king size di kamar tamu. Entah mulai kapan tubuhnya sudah tak mau mengikuti pikirannya, otaknya terus menolak apa yang Kyuhyun lakukan tetapi tubuhnya mengatakan lain. Kini tangannya meremas kuat rambut Kyuhyun dan mendorong kepala Kyuhyun agar lebih dalam lagi melakukan ‘aksinya’. Kyuhyun terus menggoyangkan lidahnya, mengeluar masukan dengan tempo cepat hingga

Crot~

Keluarlah organsme Soo Yeon yang keempat kali. Dengan sigap, Kyuhyun langsung menghabiskan cairan Soo Yeon tanpa rasa jijik sedikitpun.

“Nggghhhhh….Oppahhh….hh… sudahh…cukuph. Aku sudah tidak tahan lagi..hhhh” Ucap Soo Yeon yang masih mengatur nafasnya.

Lagi-lagi Kyuhyun hanya menggeleng-gelengkan kepalanya saja. Ia langsung membuka celananya. Terlihat junior Kyuhyun yang besar dan panjang membuat Soo Yeon ketakutan.

“A-apa yang akan kau lakukan?”. Tanya Soo Yeon ketakutan. Ia langsung menutup kedua pahanya rapat-rapat.

“Bermain denganmu chagi…”. Kyuhyun menjawab dengan senyuman evilnya

“Jangan oppa, kumohon jangan lakukan itu… Jebal!!!”

Soo Yeon sangat ketakutan. Diam-diam Soo Yeon memundurkan badannya mejauh dari seorang Kyuhyun yang seperti ingin melahapnya malam ini. Namun belum jauh Soo Yeon memundurkan badannya Kyuhyun sudah menyadarinya dan langsung memegangi lutut Soo Yeon dan menekuknya serta membukanya lebar.

“Kyaaaaaa… oppa, lepaskan aku!!Jebal!!”

Kyuhyun terus memegangi lutut Soo Yeon dan ia segera menuntun juniornya untuk segera memasuki lubang vagina Soo Yeon. Terlihat air mata Soo Yeon mengalir dari sudut matanya akibat menahan perih saat ujung junior Kyuhyun berhasil memasuki lubang vaginanya.

Hana… dul… set…

Jleb.

“Kyaaaaaaa… Appooooooo…. Hiks….hiks…. Oppa jahat! Hentikan,, jebal!!”

Junior Kyuhyun berhasil masuk sepenuhnya menerobos dinding vagina Soo Yeon dengan sekali hentakan dan keras. Terlihat darah segar mengalir dari vagina Soo Yeon. Kyuhyun tersenyum licik saat ia mengetahui bahwa dialah yang pertama kali melakukannya. Kyuhyun segera menggerakan pinggulnya dengan tempo cepat tanpa membiarkan vagina Soo Yeon beradaptasi dahulu dengan juniornya yang sangat besar dan panjang hingga membuat Soo Yeon kesakitan.

“SShhh… oppahh… arrrrrghhhhh…. Appo…. Uhhh…”

Soo Yeon sudah mulai frustasi akibat perlakuan Kyuhyun terhadapnya. Ia sudah bingung kata-kata apa lagi yang harus diucapkannya agar Kyuhyun mau menghentikan aktivitasnya.

-Soo Yeon Pov-

Sakit, perih, itulah yang kurasakan saat junior Kyuhyun oppa memasuki dan menggenjot liangku. Ia terus menerus menggerakkan pinggulnya dengan tempo yang cepat tanpa memperdulikan rasa sakit yang sedang kurasakan. Aku sudah mulai frustasi. Aku bingung kata-kata apalagi yang harus kuucapkan agar Kyuhyun oppa mau menghentikan aktivitasnya

-Soo Yeon Pov End-

Soo Yeon terus memberontak atas perlakuan Kyuhyun terhadapnya. Namun semakin ia memberontak, semakin cepat Kyuhyun menggerakan pinggulnya di bawah sana.

“Ahh…ahhhh….. ouh… oppaahhh…sssssshhhhhhhhhh……..”

“ I say once again, just say my name.”

Kyuhyun terus menerus menusuk-nusukkan juniornya kedalam vagina Soo Yeon agar lebih dalam lagi hingga payudara Soo Yeon ikut bergetar seirama dengan gerakan pinggulnya. Tidak ada sedikitpun rasa nikmat yang Soo Yeon rasakan, yang ia rasakan hanyalah rasa nyeri di bagian vaginanya.

“Aahhhhh…..oppaaahhhhh…. cukhuphhhh…. Jebal!!!”

Kyuhyun semakin dalam menusuk-nusukan juniornya di bawah sana. Ia terus menerus mengoyak-oyak vagina Soo Yeon dengan juniornya yang panjang dan besar.

“AAKHHHH~ Kyu ini~! aahhhh~ ugghhhh~” Perlahan-lahan rasa sakit itu mulai menghilang dan digantikan oleh rasa nikmat yang luar biasa dibanding sebelumnya.

“Nggghhhhh…. Kau semphhhiiiitt… chagi…. Sssshhhhhh…..” Rancau Kyuhyun

” Oohhh~ ssshh” Kyuhyun semakin tergoda mendengar suara desahan Soo Yeon yang semakin kuat sehingga membuat dirinya terus menggenjotkan tubuhnya.

“Ahhh….ughhhh…. Fasterrrrhhh… oppaaaaaaahhhhh……” Rancau Soo Yeon.

Tanpa babibu kyuhyun langsung menambah kecepatannya menjadi kekuatan penuh hingga kasur tempat mereka melakukan aktivitasnya mereka ikut bergerak akibat kencangnya permainan mereka. Desahan Soo Yeon semakin keras saat junior Kyuhyun menyentuh g-spotnya.

“Ssssshhhhh….. lebihhhh…… cepat lagihhhhhh… oppaaaahhhhhhhhhh…….” Tubuh Soo yeon mengelinjang nikmat di atas kasurnya.

“Ughhhhhhhhh….. Oppaaaahhhhhh….. akhhhu…. Mau….. keluarrrrrrrhhhhhhh….. ahhhhhhhhhhhhhh………”

Crot.…

Keluarlah cairan organsme milik Soo Yeon yang sudah kesekian kalinya. Namun genjotan yang dilakukan Kyuhyun belum juga berhenti, justru kini semakin cepat.

“Aahh.. oppaahhhhh…. berhenti du..luuhh..” desah Soo Yeon, keringat membasahi seluruh tubuh Kyuhyun dan Soo Yeon. Soo Yeon terlihat sudah lemas karena sudah mengeluarkan banyak sekali cairan dari vaginanya.

“Ani.. tunggu sampai aku puas melakukannya denganmu!”

“Sssshhhh…. aku lelah.. cukup sampai sini saja oppahhhh..” Soo Yeon bangun dan mendorong tubuh Kyuhyun yang lengket karena keringat.

Kyuhyun menepis tangan Soo Yeon, ia menidurkan Soo Yeon kembali. Ia memegangi tangan Soo Yeon sambil terus menggerakkan pinggulnya cepat.

“Aaaahhhh….uhhhh….. oppaahhhh…. Ssssshhhhhh….” Soo Yeon kembali terjebak dalam nikmatnya service yang di berikan Kyuhyun kepadanya.

Crot~

Keluarlah cairan Soo Yeon yang sudah kesekian kalinya. Namun Kyuhyun belum juga berorgansme sedikitpun.

“Plak!”

Kyuhyun menampar Soo Yeon yang sudah mulai kelelahan.

“Cepat balikkan tubuhmu!” Bentak Kyuhyun. Kyuhyun mencabut juniornya dari lubang vagina Soo Yeon

Soo Yeon semakin ketakutan, ia hanya bisa mengikuti perintah kyuhyun karena ia sudah sangat lelah. Kyuhyun mulai menuntun juniornya masuk ke lubang belakang Soo Yeon.

Jleb

Junior Kyuhyun Sudah masuk ke lubang belakang Soo Yeon dengan sekali hentakan dan keras.

“Ughhhh…. Ahhhhh… oppahhh….. appo…. Hentikan oppaahhhh… jebal!! Hiks…hiks….” Soo Yeon kembali menangis karena Kyuhyun memperlakukannya dengan sangat kasar.

“Ahhhhhhhh…. Ouhhhhh….. kau semphit chagi….hhhhhh” Rancau Kyuhyun

Kyuhyun terus menggenjot juniornya ke lubang belakang Soo Yeon. Ia terus menerus mengoyak lubang belakang Soo Yeon dengan tempo yang sangat cepat dan tak beraturan. Kedua tangannya meremas payudara Soo Yeon yang bergelantungan bebas.

“Ngggghhhhhhhh…..Ouhhhhhhhh……Ssssshhhhh…. oppaaahhh…”

Mendengar desahan sexy dari mulut Soo Yeon membuat nafsu kyuhyun bangkit kembai. Ia langsung menggenjot lubang belakang Soo Yeon dengan sangat cepat hingga membuat lubang belakang Soo Yeon sedikit lecet.

“Aaahhhhh…. Appooo…. Hentikan oppaaahhhhhh….. Ini sudah cukhupphhhh…..” Soo Yeon sudah tidak tahan lagi. Tubuhnya kini semakin lemas.

“Ouhhhhhh…. Oppaaaahhhhh….. aku mau….. keluarrrrhhhhh….”

“Sebentarhhh….lagi….chagi…. kita keluarkan…hhhh…. Bersama….”

“J-jangan op…”

Belum menyelesaikan kata-katanya, tiba-tiba Kyuhyun membalikan tubuhnya dan menancapkan juniornya ke vaginnya. Kyuhyun menambah tempo kecepatan genjotannya menjadi 2 kali lipat.

Ia lalu mengakhiri aktivitasnya dengan menghentakan juniornya sangat keras membuat juniornya semakin dalam memasuki vagina Soo Yeon dan…

Crot~

Cairan mereka menyatu menjadi satu di rahim Soo Yeon. Kyuhyun langsung ambruk di samping Soo Yeon karena kelelahan sekaligus mabuk.

“K-kenapa kau mengeluarkannya di dalam oppa? Hiks…hiks… Aku tidak mau hamil sekarang” Soo Yeon menangis sejadi-jadinya.

“Sudahlah, berhentilah menangis. Aku sudah lelah, tidurlah!” Kyuhyun memejamkan matanya, kemudian Soo Yeon ikut memejamkan matanya karena terlalu banyak menangis sekaligus kelelahan

****

Keesokan harinya….

Pagi hari saat Soo Yeon terbangun, ia terkejut melihat Kyuhyun sudah tidak ada di sampingnya. Ia melihat ada sesobek kertas terletak di meja dekat kasurnya.

“Soo Yeon-ah, terima kasih karena kau sudah memberikan keperawananmu padaku. Maaf atas kejadian tadi malam.  Mulai hari ini, kau jangan mencariku lagi. Aku tidak menyadari dengan apa yang aku lakukan kepadamu semalam. Aku melakukannya karena aku sedang dalam pengaruh alcohol. Anggap saja kejadian tadi malam hanyalah kecelakaan.”

                                                                                                                       Saranghae,

                                                                                                                      Kyuhyun

Hati Soo Yeon sangat sakit atas kata-kata yang diucapkan kyuhyun melalui sebuah kertas. Hatinya seakan tersayat-sayat setelah apa yang ia berikan untuk Kyuhyun. Ia menangis sejadi-jadinya

“Kyuhyun oppa…Hiks…hiks… Don’t leave me…”

-TBC-

Advertisements

About Yadong Fanfic Indo

Fun...Fun.. and Fun...

Posted on 23/08/2013, in FF, Super Junior and tagged . Bookmark the permalink. 40 Comments.

  1. Kyuhyun oppa jahat T_T
    Ditunggu kelanjutan nya author

  2. penasaran,,,
    lanjutkaaan thorr!!!:D

  3. Kyuhyun tega bgt ninggalin soo yeon, jgn2 mrka ktmu pas soo yeon dh punya anak n anak itu anak kyuhyun… Dtunggu y lanjutannya

  4. Kyuhyun gaa mauu tanggung jwab nihh ,, msa ninggalin gitu ajj ,, habis manis sepah dibuang ,

  5. thor crita nya nanggung nui..hrus ada kelanjutan gmna soo yeon sma kyuhyun nanti nya.. Wajib sequel.

  6. Woooh sexy beneeer. Tapi tumben oppa aku jahat disituu.. lanjutkan thooorr!!! Sekseeeh!!!

  7. apray gawoh

    jahat bezzzzzzzzz………….. part 2 dah da lom

  8. huaaaa..
    kyuppa jahat *tendangkyu

    penasaran ..

  9. Yak oppa kau tdk mau bertanggung jawab eoh
    Kau mau mati eoh, ksiha soo yeon
    Palli kembali tanggung jawab oppa
    Next palli eon

  10. astaga._. kyuppa jahat banget….. lanjut thor></

  11. Lanjut thor (ง’̀⌣’́)ง

  12. iiih kyu koq kejam amat sih..
    abis enak basi dibuang…
    ah~~~ lanjut lah thor..
    kasian si soo yeon!!

  13. what ??? enak banget si kyuhyun , sya harap part 2 nya cepet di share

  14. lanjut minnnnn!!
    ahhh rasanya mau kejar kyu sampe ke ujung dunia kalo begitu sikapnya ><
    kejar abis itu gigitin (?)

    good~ ditunggu ya min lanjutannya 😉

  15. Bagus thor, ending nya keren, klau bisa part selanjut nya agak panjang yah:) terus di percepat ngepost nya

  16. reginamegavinliya

    ayo dong next

  17. Oo soo yeonn how poor you are 😥

    Next chap ditunggu ya thor 😀

  18. huaa…udh di merawanin anak org, dia malah pergi…
    ntr ujung2nya nyesel sndiri dah tuh c kyu…
    next dtnggu thor.. ^^

  19. Makin penasaraaaaannnnnn

  20. Konfliknya mulai muncul Ɣää
    Next thor jangan lama2 Ɣää
    Kyu Κ̣̝̇o̶̲̥̅̊ҟ ƍįıƭÛ sih
    Apa jangan2 sebenernya dia Ъќ cinta beneran sama soo yeon?

  21. next thor,,, konfliknya kayaknya seru 🙂

  22. Mwo?? Kyuhyun???!!! Thor!! Kenapa kyuhyun sejahat ini sih???
    Ffnya bagus thor, part 2 nya jangan lama lama lho!! nunggunya bosen tau -_- Sekali lagi,…… DAEBAK!!!!

  23. Kim_Youngie

    Kyuppa jhat,nappeun!!!!!!!!!!!!
    lanjutanny jngn lama2 lho!

  24. lanjuutt thor, seru nih !

  25. kyuhyunnya jahat bgt sih.. tp serius deh thor.. bgus bgt ff nya, jgn lpa sequelny ya..ditunggu lo 🙂 hwaiting

  26. Halo, author 😀
    Bagian awal agak kecepetan, tapi pas bagian ncnya bagus, temponya udah pas 🙂
    btw, temennya Soo Yeon itu namanya Sunhwa atau Hyosung, thor? 😀
    keep nulis, ya 😉

    • Ben Ben's wife

      Sebenernya awalnya namanya hyosung, tapi author ganti jadi sunhwa…
      Eh,, pas di cek lagi ternyata ada yang belum keganti & ffnya udah keburu author kirim.. He..he… Mian^^

  27. kyuuuuu napsuannn ihhhh-___-
    udah gitu langsung ninggalin:@

  28. apray gawoh

    ahh min,,,,,,, jangan bkn penasaran donk buruan part 3 nya penasaran beudddd

  29. veera fitriani

    hiksss so sweet :*

  30. Anna Florean

    wahh hot thor..Kyu ga keluar2 sementara yeoja udh berapa kali..#plakk
    kyu tega bener, ga bertanggung jwb

  31. Aishh sudah gitu enak aja ninggalin kasian sekali soo yeonnya..

  32. sikap kyuhyun … itu karena pengaruh alkohol…
    kasihhhan yeoja..nyaa… kyu tega bangets gag bertanggung jawab 😦

  33. aku juga mau poster EXO.a haha..
    kyuhyun jahat amat siih..

  34. what??? tega!! ini sich bukan take and give, tapi take and run.ckckck..

  35. Kyuhyun oppa tega bangeeet!!

  36. Kyuhyunie…….,kejam banget si…h.
    Thor,awal cerita udah ada konflik’y y.kasian seoyeon.
    Thor,ending’y happy ya…

Jangan lupa komennya..!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: