I Get Your ‘HEART’!!

kyumin ff nc
Author: Soo Hae 수 해 (@LidyaAndKurnia)
Title: I Get Your ‘HEART’!!
Cast:
  • Cho Kyuhyun
  • Lee Sungmin
Genre:
Suspense, NC-21, Yadong, Crime, Hurt/?*mikir*
 
Rated:
M (Membosankan-_-), NC-21
Warning:
GS, OOC, Alur abal, Typo(s), Labil(?), Alur pasaran, Alur ngeselin, Don’t Like Don’t Read.
WARNING!!
 
Fanfic ini dapat menyebabkan jantung berdebar, rasa takut berkepanjangan, deelel #engga ding, boong itu
Fic ini bergenre Suspense.. DON’T LIKE? DONT READ!!
Sekali lagi saya ingatkan, Ini bergenre Suspense!!
Udah ahh.. cape ngomongnya 😀
Pokonya udah diingetin!! Hahaha
 
enJOYed!!
.
.
.
 
 
KYUHYUN POV
“Minnie-ah.. Saranghae!!” ucap ku lantang di lapangan universitas kami. Yaa, kami.. aku dan Sungmin memang satu universetitas dan satu jurusan. Hal itu tentu bukan hal yang tidak sengaja. Ya, aku memang sangat mengaguminya, memujanya, bahkan mencintainya. Namun, aku tidak pernah mendapatkan respon baik dari yeoja itu.
“Heey!! Kau Cho Nerd!! Apa apaan kau ini?! Memanggilku dengan sebutan Minnie eoh?! Aku bahkan tidak mengenalmu.. jadi kau jangan bersikap seolah-olah kita itu sangat dekat!!” bentaknya dari pinggir lapangan. Yaa, selalu seperti ini. Dia selalu bersikap dingin dan berkata-kata kasar kepadaku dan aku tidak pernah lelah dengan sikapnya itu.
“hahahahahahahaha!! Dasar kau Nerd!! Kau itu hanya namja Nerd!! Kau jangan berharap bisa bersama dengan Lee Sungmin!!” teriak mahasiswa lain yang tidak aku ketahui namannya, bahkan ingin mengetahuinya saja tidak. Bagiku, itu tidak penting. Karena, hanya Sungmin lah yang paling penting di hidupku.
Sungmin terlihat berjalan kearahku bersama teman-temannya. Dia memberi jarak sekitar 5 meter antara tubuhku dan tubuhnya. Dia menatap mataku tajam dan Dingin. Dia berjalan mendekat lagi kearahku lagi dan menatapku tajam.
‘PLAAAK’
Satu tamparan telak mendarat di pipiku. Dia menunjuk muka ku dengan jari telunjuknya “NEO!! Kau jangan pernah menyatakan cintamu padaku!! Karena hatiku hanya ada nama satu orang, Choi Siwon!! Namjachingu ku!! INGAT ITU CHO!!!!” teriaknya didepan mukaku. Aku hampir saja menangis mendengar nama namja itu. ya, Choi Siwon. Namja yang sangat beruntung bisa mendapatkan hati Sungmin-KU!.
“kau itu bukan namja CHO!! Kau itu lebih mirip seorang yeoja!! Baru seperti ini saja kau sudah mau menangis huh?! Dasar namja CENGENG!!” teriak Sungmin sambil mendorong bahuku menjauh dari tubuhnya. “Bahkan.. jika kau bersanding dengan air liur ku pun kau tak akan pantas!!” ucapnya sakartis sambil meludah di muka ku, lalu berjalan menjauh dengan angkuhnya.
“HAHAHAHA!!! DASAR NERD!!”
“DASAR TIDAK TAHU DIRI!! AHAHHAA”
“BWAHAHAHAHA… tadi kau lihat mukanya tidak?! hahahaha”
“HAHAHAHA… aku bahkan tadi memvideokannya.. memang, CHO KYUHYUN ITU ADALAH NAMJA PALING MENYEDIHKAN!!!” Haaah.. selalu seperti ini. Aku bahakan sudah hapal dengan kata-kata mereka semua yang saling mengolokku dan menjelekkan ku. telingaku pun bahkan sedah kebal mendengarnya.
IGYH~\(*_*)/~IGYH
Aku berjalan menyusuri koridor universitas ini. Aku lelah dihina, dicacimaki, di bully, di acuhkan bahkan dengan orang yang paling aku cintai di dunia ini. Wae? Kalian bertanya dimana keluargaku? Mereka semua sudah tewas dalam kecelakaan Pesawat waktu itu.. maninggalkan ku seorang diri dengan kerasnya kehidupan di dunia ini. Bahkan mereka sudah meninggalkanku sejak aku masih berumur 4 tahun dan akhirnya aku dimasukan di panti asuhan. Dan inilah aku sekarang. Cho Kyuhyun, si namja nerd dan anak panti yang malang. Namun, bisa memasuki universitas sebesar ini. Bahkan aku memiliki apartement mewah. Yaaah, apartement itu adalah bekas apartement dari noonaku, Cho Ahra.
Lalu? Universitas? Kalian semua jangan ragukan kemampuan otakku ini. Meskipun aku anak panti, namun aku adalah namja yang sangat cerdas. Ne, darah Cho yang mengalir ditubuhku ini adalah darah dari keluarga cerdas. Jadi–
“aaasshhhmmm…. Ssshhii.. Wonniiieeeeeehhhh……….” kudengar ada suara yeoja yang sedang mendesahkan nama Sowonnie? Apa itu Sungmin?!. Kupercepat langkahku untuk mencri asal suara tersebut. Dan disinilah aku, disepan pintu kelas Sungmin. Aku melihat Sungmin sedang bercumbu dengan Siwon. Yaaah, aku tahu.. aku sangat tahu bahwa Sungmin dan Siwon memang sering bercumbu. Namun, mereka tidak pernah memasiki ke bagian intinya. Kerena, Sungmin yang menolaknnya secara halus.
‘NYUUUT’
Sakit. Hanya itu yang kurasakan. Setiap melihat Sungmin-KU mendesahkan nama namja itu. aku marah. Aku murka. Kesabaranku sudah cukup sampai disini. Sejak 2 tahun yang lalu aku selalu bersabar menghadapi sikap Sungmin yang seperti itu. namun sekarang? Aku akan bertindak!!.
IGYH~\(*_*)/~IGYH
Aku berlari sekuat tenaga menuju apartementku. Aku bahkan lupa cara menaiki kendaraan umum. Aku tidak memperdulikan nafasku yang mulai tersenggal-senggal karena lelah. Bahkan jika aku menaiki subway, aku harus menempuh waktu selama 40 menit. Namun, aku tidak perduli.. rasa sakit dikakiku tidak aku perdulikan lagi. Bahkan, luka dihatiku lebih sakit dari ni. Ya, kaki ku lecet karena aku terus berlari menuju apartementku.
Setelah kira kira satu setengah  jam aku habiskan untuk terus berlari, aku akhirnya sampai di depan apartementku. Bahkan disinipun aku lupa cara menggunakan lift, sehingga aku terus berlari dan menaiki tangga darurat hingga lantai 24 tiba. Tak jarang, aku terpelesat anak tangga dan menyebabkan aku harus terjembab jatuh kebelakang.
Bahkan setelah aku memasuki kamar apartement ini. Aku langsung mengambil ‘peralatan’ ku dan kumasukan ke tas. Segera aku pergi sebelum emosi bertambah lagi dan kamar apartement itu akan tampak seperti sesudah terkena tsunami. Aku berlari –lagi- menuyusuri lorong apartement ini. Aku segera melesatkan(?) kakiku menuju kamar nomor 1196. Bingo! Ketemu. Aku segera mengatur nafasku yang terengah-engah dan menundukan badanku sambil memegangi lutut untuk mengatur nafasku.
‘Tok.. Tok.. Tok’ Aku mengetuk pintu apartement itu.
“…”
‘Tok..Tok..Tok’
“…”
‘Tok.. Tok.. Tok’
“aahh.. Ne!! Changkaman!!” teriak si pemilik apartement itu. aku mengeluarkan smirk yang tak pernah kuperlihatkan kepada siapapun saat mendengar suara pemilik kamar apartement ini.
‘Ceklek’
“Nuguseemmmpppttthhhh…” kalimatnya terpotong dengan bibirku. Ku lumat dengan kasar bibir itu. Tak kuperdulikan berontakannya, bahkan aku sudah tidak mau perduli. Aku sudah lelah, sangat lelah. Aku bahkan sudah tidak sanggup lagi menanggung ini semua.
Kudorong dengan kasar tubuhnya kedalam apartementnya dan menyudutkannya ditembok, tanpa melepas tautan bibir ku. segera ku kuci pintu itu dan memasukan kucinya kedalam saku celanaku. aku melepas tautan bibir ku dan menatap tajam matanya.
“NEO!! KURANG AJAR SEKALI KAU CHO!!” bentaknya sambil mendorong tubuhku dan menghapus bekas bibirku di bibirnya. Aku hanya diam, menatap kosong wajahnya.
“KELUAR DARI APARTEMENTKU!! SEKARANG!!!” teriaknya semakin membabi buta. Aku tidak perduli lagi. Bukankah sudah kubilang bahwa mungkin telingaku sudah kebal dengan semua teriakannya.
“BERENGSEK KAU!! KELUAR SEKARANG JUGA BAJINGAN!!” teriaknya kasar sambidakil mendorong tubuhku ke tembok apartementnya.
“Minnie.. apa kau tidak bisa sekali saja melihat ku? melihat ketulusan cintaku? Aku sangat mencintaimu Sungmin-ah” ucapku dengan tatapan senduku. Kulihat dia mengalihkan pandangannya dari mataku. Ya, dia Sungmin. Lee Sungmin, yeoja yang sangat aku cintai. Bahkan aku memujanya.
“ANI!! Tidak akan pernah ada namamu di hatiku CHO!! Kau itu seperti bukan Namja!! Kau tampak layaknya yeoja.. hahaha” teriaknya sinis. Cukup sudah, aku sudah muak mendengar semua ucapan kasar dan dinginnya itu. aku sangat muak mendengarnya!!!
“aku seperti yeoja eoh? Baiklah.. aku akan buktikan bahwa aku itu namja Min”
Aku mengeluarkan selembar kain yang sudah aku beri obat bius. Aku mendekat kearahnya, dia terus memundurkan tubuhnya sehingga membentur tembok. Dengan cepat ku bungkam mulut dan hidungnya dengan kain tadi.
‘Greep’
Aku menangkap tubuhnya yang sudah tidak berdaya itu. melihat wajahnya yang terlelap, aku seperti melihat malaikat yang sangat cantik. Aku tersenyum lembut melihatnya. Namun, setelah aku tersadar dengan semua sikapnya selama ini, senyum lembutku perlahan punah dan tergantikan menjadi seringaian yang kejam dan sangat keji.
AUTHOR POV
Kyuhyun membaringkan tubuh itu di ranjang king size milik Sungmin. Ya, Kyuhyun membaringkan dengan perlahan tubuh itu. dengan cekatan, Kyuhyun melepaskan satu persatu kain yang membalut tubuh Sungmin. Setelah dilihatnya Sungmin polos, Kyuhyun mengeluarkan seutas tali dari tasnya. Kyuhyun mengikat tangan Sungmin pada tiap ujung ranjang itu, begitu pula dengan kakinya. Setelah dilihatnya ikatan itu kuat, Kyuhyun segera melucuti pakaian yang melekat pada tubuhnya. Sehingga, sekarang Sungmin dan Kyuhyun sama-sama naked. Kyuhyun berjalan kearah tasnya tadi, dia mengambil ‘peralatannya’ dan segera mempersiapkannya.
“Eunghh..” Sungmin melenguh saat menyadari dinginnya AC di kamarnya begitu munusuk tulangnya. Sungmin mencoba menggeliat, namun dia melihat badannya sudah naked dan diikat di tiap sisi pada ranjangnya. Sungmin tersentak kaget setelah menyadari Kyuhyun sedang duduk disebrangnya dan menatap matanya tajam. Namun, yang paling mengagetkannya lagi adalah ketika ia menyadari Kyuhyun juga dalam keadaan yang sama dengannya. Naked.
“Kau sudah sadar eoh Ming?”
“BAJINGAN!! APA YANG KAU LAKUKAN PADAKU CHO BERENGSEK?!”
“aku hanya akan melakukan misiku, sayang” ucap Kyuhyun sambil membelai pipi Sungmin. Dan Sungmin menghindar dengan sentuhan yang diberikan Kyuhyun dengan memalingkan wajahnya kearah lain.
“KAU BAJINGAN!! LEPASKAN AKU SEKARANG!! KAU MEMPPPPTTTTTHHH” Kyuhyun membungkam bibir itu dengan bibirnya dengan kasar. Sehingga Kyuhyun dapat merasakan rasa anyir disana.
“aakkhh… ap..phhaaahh… yangg.. assshhhh.. kau lakukan!!!” bentak Sungmin ditengah desahannya. Kyuhyun masih terus saja meremas payudara Sungmin dengan kasar dan terkadang melumatnya dengan kasar. Bahkan sesekali menggigitnya dengan keras sehingga membuat Sungmin berteriak kesakitan. Namun, Kyuhyun tidak perduli.
KYUHYUN POV
Aku seakan tuli dengan semua teriakannya. Aku seakan sudah tuli dengan teriak kesakitannya. Wae? Apa kalian berpikir aku kejam? Ya.. aku akui memang aku kejam. Namun, apa dia juga dulu pernah mendengar kan aku? Apa dia peduli padaku? Dia seakan tuli dengan semua teriakanku. Dia seakan tuli dengan teriak kesakitanku karena aku sering dihajar oleh namjachingu dan teman-temannya yang lain. Aku berteriak dan memintanya menghentikan semua itu. namun, dia malah tertawa dengan keras. Seakan menertawakan aku yang memang lemah ini.
Aku terus menyusuri tubuhnya dengan lidahku. Dan disinilah aku sekarang. Di depan Vaginanya, Vagina Sungmin-KU. aku memasukan lidahku dengan kasar, sesekali ku gigit dengan kasar klitoris miliknya. Sudah kubilang bukan bahwa sekarang aku seakan tuli? Aku bahkan tidak mau mendengarkan jeritan kesakitannya.
“appo.. hiks.. appoyo Kyuhyun-ah” isaknya lemah. Aku tetap memasng wajah datarku, aku tidak perduli. Bahkan tidak mau perduli lagi.
“wae? Sakit eoh?? Bahkan rasa sakit di hatiku sudah lebih dari itu, Lee Sungmin-ssi” ucap ku datar
“tapi, Kyuhyun-ah.. bukankah kau mencintaiku? Namun kenapa kau melakukan semua ini kep-AARRGGGHHH” ucapnya terputus saat aku memasukan lima jariku sekaligus kedalam vaginanya.
“aapphh.. ssshhh… phhoooo”
Aku mengeluarkan jariku hingga sebatas tiga jari –Telunjuk, Jari Tengah, Jari manis- lalu kuhamjan dengan kasar dan brutal kedalam vagina miliknya yang mungkin sudah lecet. Akkhh.. aku sudah bosan bermain dengan jari-jariku di liangnya. Kutarik dengan paksa jari itu.
“AAAAARRRRRGGGGGGGHHHHHHHH.!!!!!!” teriaknya histeris saat dengan paksa dan sekali hentak langsung kumasukan juniorku kedalam vaginanya. Aku merasa ada cairan hangat yang mengalir ke batang juniorku. Ahh.. ternyata darah keperawanannya. Sudah kubilang bukan jika Sungmin dan Siwon hanya sebatas oral dan tidak lebih?. Kudiamkan sejenak Juniorku didalam sana. Aku tahu ini sangat sakit. Aahh.. aku menjadi kasihan kepadanya. Heey, bagaimanapun, Sungmin itu yeoja yang aku cintai!!
“Appoyo Kyu.. Hiks.. Appoyo.. Hiks.. kau jahat Kyu.. Hiks”
“jahat? Jika dilihat dari segimanapun, kau yang paling jahat disini Ming” ucap ku lembut sembari menghapus airmatanya dengan lembut.
“wae? Kenapa kau melakukan ini padaku Kyu.. hiks.. kau sudah tahu bukan jika aku sudah memiliki–”
“CUKUP!!” bentakku dengan wajah murka. Aku tahu jika sebentar lagi Sungmin akan menyabut nama namja itu. aku muak!!
“sebenarnya, aku ingin melakukan dengan lembut Ming.. namun, sepertinya kau membuat aku marah padamu!! Katakan selamat tinggal pada vagina mulusmu!! Aku yakin, vaginamu akan lecet karena aku!!” ucap ku seductive dengan smirk yang selalu bertengger di bibirku.
“Hah?! Ap– AAARRGGHHH…. Kyyuuhhh.. Stopppp iittthh!!! Aaapppphhhooooo”
“AARRRRGGGHHHHTTTT…. Hentthh..aaarrrgghh..iiikaaannn!!!!”
“wae chagiya? Hentikan? Hahaha.. In your Dream!!” ucap Ku sadis dan mempercepat gerakanku yang –Sangat- Burutal. Aku juga melihat jika dia merintih kesakitan.. sakit ne? Aku tidak perduli!!
“aahhh… KYUUUUHHHHH!!!!” Bingo! Aku mendapatkan titik kenikmatannya. Hahaha. Kau memang hebat Kyu.
“aasssshhhh…. KYYYUUHH… AAAARRRHHH” aku merasa hangat pada batang junior ku. aha aku tahu, dia baru saja orgasme sepertinya. Oke chagi, tunggu aku.
“Ssshhh.. Miiinnggghhhh… aakkhhuuuu.. AAAHHHHH ‘Crot.. Crot..Crot’” haahh.. aku sudah berorgasme ternyata. Aaahh.. sepertinya aku masih ingin melanjutkan semua ini. Namun Sungmin? Dia sudah lemas tak berdaya dengan kelakuanku tadi. Aku bahkan tidak peduli. Yang pasti, aku ingin lagi sekarang!! Hahahaha.
IGYH~\(*_*)/~IGYH
“aaassshhh… MIINGGGHHSSSHH ‘Crot..Crot..Crot’ ” aku mengeluarkan spermaku –lagi- didalam rahimnya. Aku sudah melakukan berulang kali dengan yeoja-Ku ini. Aku bahkan rela menampar pipinya berkali-kali jika ia tidak mau menuruti permintaanku.
‘Plop’
Aku mengeluarkan Juniorku dari dalam vaginanya. Aku melihat banyak bercak-bercak darah, sperma, cairannya menjadi satu. Namun, yang paling mendominasi adalah sperma bercampur darah. Hahaha.. lecet ternyata. Atau bahkan sobek? Cih, Aku tidak perduli.
“wae? Apa yang kau lakukan padaku eoh? Kenapa kau tega sekali padaku!!” teriaknya. Ahh, bahkan dia masih bisa berteriak. Padahal, kamu sudah melakukannya selama 7 ronde. Yeoja yang benar-benar hebat.
“itu supaya kau bisa merasakan sakit hati yang kurasakan selama dua tahun terakhir ini LEE SUNGMIN!!” bentakku.
“apa kau tahu Kyu? Ini sangat sakit sekali Kyu!! Kau bahkan sudah mengahancurkan semua masa depanku. Kau merebut semua harga diriku dan keperawananku. Kau sangat keterlaluan Kyu. Apa yang membuatmu menjadi sepeti ini? Kau kenapa? Kau boleh membunuhku jika kau memang dendam padaku. Namun, jangan kau ambil kehormatanku sebagai wanita Kyu.. hiks.. Hiks.. kau jahat. Kejam. Tidak berperti kemanusiaan. Hiks.. aku membencimu” isak Sungmin. Mwo? Membunuh nya? Sepertinya bukan ide yang buruk.
“mwo? Kau ingin aku membunuhmu? Baiklah jika itu maumu Lee!!” ucap ku sambil berjalan mendekat kearah ranselku yang tergeletak tak berdaya(?) diatas lantai marmer kamar ini. “ne? Kejam? Hahaha.. aku memang kejam. Aku memang sangat kejam dan tidak berperti kemanusiaan. Bahkan aku lebih kejam dari para pembunuh bayaran” ucap ku santai sembari mengeluarkan ‘peralatan’ ku tadi. Dan menatanya diatas meja nakas sebelah ranjang Sungmin.
“KYYAAAA!!! Apa yang mau kau lekukan dengan semua itu Kyu?!”
“wae? Bukankah barusaja kau yang memintaku untuk membunuhmu?” tanya ku –sok- polos
Aku memunguti pakaian ku dan memakainya dengan cepat. Setelah aku selesai mengenakan pakaian, Aku mendekat kearah Sungmin dengan perlahan. Aku ingin mendramatisir moent ini. Haha. Aku mengambil pisau lipat yang sudah aku siapkan tadi. Aku duduk disamping Sungmin yang masih terikat dengan kencangnya. Aku mengeluarkan smirk andalanku.
Aku membuka pisau lipat itu, ku arahkan pisau itu pada wajah sempurna Sungmin. Aku perlahan menyayat wajah cantiknya yang tampak ketakutan itu.
“ARRRHH.. appo Kyu!! Apa kau gila eoh?! Ini sangat sakit!!”
“ini balasan untuk wajah cantikmu Sungmin-ah..  apa karena kau cantik dan aku jelek sehingga kau sangat engan meilaht wajahku eoh? Akan kubuat kau merasakn menjadi orang yang jelek Ming. Supaya kau bisa merasakan sakitnya menjadi aku” ucap ku masih tetap saja menyayat-nyayat wajahnya. Aku membuat ukiran abstrak diwajahnya dengan pisau yang kupegang. Bahkan darah sudah mengucur deras dari wajahnya.
“haahh.. hahahahaha.. bahkan sekarang kau jauh lebih jelek dari aku Ming!!” teriakku girang.
“Appoyo!! Appo!! Wajahku!! Hiks.. Hiks.. appoyo brengsek!!!” makinya. Apa brengsek?? Aku mengambil gunting dan menaruh pisau yang sekarang sudah berlumuran darah itu diatas meja nakas.
“brengsek eoh?? Apa bibirmu ini tida bisa berbicara sedikit manis kepadaku eoh?? Kenapa kau selalu bicara kasar dan dingin kepadaku?? Akan kubuat kau tidak bisa berbicara kasar dan dingin lagi kapadaku Ming”
Aku menempelkan gunting itu di bibir Sungmin dan dengan perlahan aku mengunting bibir itu dengan gunting itu. Wae? Kalian bertanya gunting apa yang aku bawa? Hahahaha.. aku membawa gunting rumput yang sudah berkarat dan tajam.
‘Craashh’
“AARRRGGGGHHHHHH” teriaknya ketika belahan bibir ber Shape M bagian bawah itu kugunting dengan gunting rumput ini dan mengeluarkan banyak darah. Sekarang, bagian atasnya.. hahaha ini sangat mengasyikan!!
‘Craashh’
“AARRRGGGHHHHH AAAOOOOOOO (Appo) !!!!” teriaknya. Huh? Teriak eoh? Kenapa dia masih bisa berteriak sekencang itu? ahh.. aku ingat, Lidahnya belum putus.. hahahaha.
Aku meninggalkannya sebentar kearah dapur. Aku menemukan botol wine. Haha.. botol ini dari kaca kan? ini bagus!!
Aku berjalan kearah Sungmin yang berdarah-darah dengan terisak-isak kesakitan. Aku tersenyum lembut melihatnya. Aku mengarahkan botol kaca itu kearah meja dan meukulkannya kesana.
‘Pyaaar’
Aku mengambil pecahan kaca itu dengan hati-hati dan segera mendekat kearah Sungmin. Aku membuka paksa mulutnya yang memang sudah tidak berbibir itu(?) aku memasukan pecahan kaca itu kedalam mututnya. Ia mengernyit kesakitan saat pecahan kaca itu seperti meyoyak isi mulutnya, namun aku suka ini. Aku menampar pipinya berkali-kali sehingga pecahan kaca itu ada yang menembus pipinya yang chubby dan banyak lukisan abstrak hasil karyaku tadi.
“uhuk..uhuk.. hunguh au hehahang huha (Bunuh aku sekerang juga)” ucapnya sembari menuntahkan pecahan kaca tadi yang sudah berlumuran darahnya. Aku melihat ada sesuatu bewarna merah, kecil, berdarah, dan sepertinya kenyal. Apa itu? aku mengambilnya dan aku teringat dengan cara berbicara Sungmin tadi. Ooh.. ternyata itu lidahnya yang terpotong seriphan kaca. Pantas saja dia semakin tidak bisa berbicara dengan jelas.
“kau itu berbicara apa eoh? Aku tidak mengerti.. kau tahu Minnie, itu semua untuk mulutmu yang selalu berucap dingin kepadaku” jawabku ketus. Aku mulai mendekatkan gunting rumput tadi kearah pergelangan kakinya.
‘Crraasshh.. Kreek’
“AAAAAAAAARRRRRGGGGGHHHHH…… HAHO!! (appo)” jeritnya –lagi-
Hahaha.. aku melihat pergelangan kakinya terjatuh, ada sesuatu yang bewarna putih gading didalam kaki itu. ahahaha.. aku lupa, itu tulang pergelangan kakinya Kyu. Aiishh.. Pabbo!!
‘Crraasshh.. Kreek’ aku memotong juga pergelangan kalinya yang lainnya. Dia berteriak lagi ya? Apa memang sesakit itu rasanya??
“dan itu untuk kakimu yang selalu saja berjalan menjauh setiap ada aku Ming!!”
‘Craaasshh.. Crraassshh’
“ARRRGGGHHHH!! Hehikang!! (hentikan)” teriaknya saat aku motong cuping telinganya dengan gunting rumput tadi.
“itu untuk telingamu yang tidak mendengarkan aku saat aku memanggil namamu Ming!!”
‘Cleebb.. Plop’
‘Cleebb.. Plop’
Aku menusuk kedua bola matanya dengan dua garpu yang memang sudah aku bawa dan menariknya dengan cepat, sehingga benda kenyal itu sudah pecah dan muka Sungmin kini semakin dipenuhi oleh dara-daranya.
“AARRRGGHHH… HAHAHU!!! (mataku)”
“itu untuk matamu yang tidak pernah sedikitpun melihatku Ming!!”
‘Creesshh..’
‘Creesshh..’
“…” Aku memotong jari manis dan kelingkingnya. Sehingga, sekarang jari-jari itu membentuk inisial ‘K’. Eh tunggu.. kenapa Sungminsudah tidak berteriak lagi eoh?? Apa Sungmin sudah mati? Huuuh.. sepertinya dia kehabisan darah, mengingat dia juga mempunyai anemia. Aaahhhh~ jika sungmin sudah mati, ini tidak akan menjadi seseru tadi saat ada teriakan Sungmin-ku.
Aku segera mengambil pisau besar dari meja nakas. Aku mulai menggoreskan pisau itu ke tubuh telanjang Sungmin. Aku membelah Perutnya, lumayang susah juga. Setelah perut itu terbuka dengan sempurna, aku mulai memasukan tanganku untuk mencari yang biasanya disebut orang-orang dengan sebutan Hati. Aku terus mengorek-ngorek perutnya dengan tangan ku. aahh.. kenapa susah sekali, aku mulai merobek kulit itu lagi supaya bisa terbuka lebih lebar.
‘Krryyyyyykkk’
‘Krrryyyyyyykkk’
“aaaiiiihh.. dimana benda itu?! kenapa aku tidak menemukannya”
‘Krryyyyykk’
Bingo! Setelah mencari selama 20 menit, aku akhirnya menemukan organ itu. aku mengambil organ itu dengan hati-hati.
‘Sreeet’
“aaiisshh.. kenapa benda ini juga ikut keluar?? Merepotkan..” aku memasukan kembali organ yang sangat panjang dan keriting-keriting itu kedalam tubuh Sungmin yang sudah tidak bernyawa.
“Bingo! Aku mendapatkan apa yang aku cari!! Ahahaha”
Aku berjalan membawa organ hati itu kearah wastafel untuk mencuci organ itu. setelah aku berpikir itu sudah bersih, aku segera mengambil pisau lipat ku dan segera mengukir namaku disana.
‘Cho Kyuhyun’
“Sungmin-ah.. kau tahu? Aku sudah mendapatkan ‘Hati’ mu.. sekarang dihatimu hanya ada namaku, bukan Choi brengsek itu?! hanya ada namaku yang terukir di hatimu. Lee Sungmin, Saranghae” lirihku menatap sendu organ itu. aku mengambil toples yang berada dalam tas ku. aku memasukan organ itu dengan sangat perlahan kedalam toples yang sudah aku beri cairan pengawet organ tubuh itu. aku tersenyum sendu melihatnya.
“Sungmin-ah.. sudah kubilang bukan? Sewaktu saat nanti pasti hanya akan ada namaku yang terukir dihatimu. Bahkan aku sudah seutuhnya mendapatkan hatimu Ming. Saranghae Lee Sungmin. Jeongmal saranghae”
END!!
.
.
.
 
Anyyeong Chingudeul..
Author Gaje kurang kerjaan balik lagi niih~^^ maap ya.. gaje Fictnya, namanya juga Author kece-_-
Dan eng ing eng, tuuh kan.. ujung ujungnya Sungmin nya pasti mati-_- Sebenernya gue engga tega Ming dibantai sama Kyu.. tapi gimana lagi? Kalo engga gitu, ini engga bakalan kelar fict nya’-‘)?
Tapi, emang dasarnya gue suka banget sama Psycho kali yaa.. bahkan gue sering dipanggil temen gue “Psychopath Sarap” gegara gue seneng banget bikin fict psycho gitu.. maklum, gue Psycho Family/? dan gue rada sarap sarap lawak/? #LemparLembing
Sebenernya gua males banget apdet lagi, Cuma ada bocah yang maksa gua mulu buat apdet-_- yaudah akhirnya gua apdet.
Oh iya, yang mau kenal gue, bisa follow @LidyaAndKurnia
Coment yee.. kaga coment gua kaga mau bikin fanfic lagi 😀 wkwkwk gomawooo /tjivok basah/?
Advertisements

About Yadong Fanfic Indo

Fun...Fun.. and Fun...

Posted on 17/09/2013, in OS, Super Junior and tagged , . Bookmark the permalink. 42 Comments.

  1. ini mah psikopat bukan cinta lagi! psycokyu kkkk

  2. suer serem bgt tapi aku lebih suka cast ceweknya oc … kalau sungmin jdi inget kalau ungmin itu laki2

    • Jung Soo Hae 중 수 해

      tapi aku ga bisa bikin ff yg castnya oc. engga tau kenapa, ini tangan ga pernah rela kalo ff yang aku bikin di pasangin sama oc 😀

  3. Kyuhyun oppa crazy
    #teriak pake toa

  4. Kim_Youngie

    kyu oppa jhat bngt……………..
    pngin muntah wktu bgian membunuh sungmin nya
    sadis bngt

  5. author tega bgt o_o
    sampe ga tega bcanya
    hiks”hiks
    ga bs tdur deh
    hayo tanggung jwb !!
    mana cerita yadongnya *plakk

  6. Iihhh kyu sadis amat ,, ngeri yg pas dia ngebunuh sungminnya ,,,

  7. ih… sadiss cooyyyyy……… sereeem….. kyu psychopat…..

  8. choi ji seok

    aigoooo…nae kyuoppa wae neol nappeun…serem bngt bcny…
    g rla kl kyuhyun sftny sprt it

  9. wth?!!! kyuuuu sadis bangaaattttt><

  10. KangMas_Eeteuk

    Omegat.. sadis thor, o.O

    kyux tega bgt, udh d prkosa, d bnuh pula -_- ksian uminx

  11. serem bangettt
    Kyun oppa jahat baget

  12. sadis bener kyu^^

  13. tragis amat, ngeri bcanya tpi keren kok
    lnjtkn y

  14. soojinwook218

    Ngilu sendiri baca’a…
    Ini kejam…mengerikan…
    FF ini bsa Mempertakuti harmonisasi hati aku buat kyuhyun oppa..

  15. uwoooo…sukaaa…sadis bgy…daebak…keren…kekekeke…pembunuh seksi

  16. Ilma Bumssoeulmates Elf

    gilaaa. sadis banget
    sampek merinding panas dingin niihh
    gax bisa ngebayangin kalau beneran
    amit…amit dah

  17. Serem wei -_-)9

  18. Gila……..
    Sungmin ku……. :'(:'(:'(

  19. sumpah ni ff bener2 psyco bgt thor!!
    berasa baca novelnya saw..
    kyu terobsesi sama sungmin sampe ngambil hatinya gtu..
    ah ngebayangin bibir di gunting itu gmna rasanya ya..
    waduuuuh… ngewrriiii

  20. oppa kau kjam sangat
    tp yeojany jg slah sieh
    tp gk segitunya dong oppa -_- msak klu bnuh kjam bnget ampe mrinding aq oppa -_-

  21. bacanya sampai bergidik …. “….”
    keren thor!! tapi sadis u,u

  22. uwaaa… waeyo thor? waeyo nampyeonku jadi jahat gitu? *nunjuk Kyu*
    sumpah Kyu serem abis… *sembunyi di pojokan bareng PSP*

  23. kyuhyun jahat! kyuhyun jahat! KYUUHYUUUNN JAAAHHAAAT !!!

  24. Omo, 😥 kyu, kalo mau ngerebut hatinya uming dari siwon bukan gtu caranya, masa hatinya beneran yg kamu ambil.
    Ih author nya jahat, masa abang nae jd psikofat? gitu.. #tengokKyuDiluar

  25. .Kyunya sadiss banget

  26. ini fanficnya udah nggak waras

  27. Angelica MICHO Sakurada

    ini ff horor bngt jd ngeri + jijik #kyu mutilasi ming….

  28. hehhh?? kyu jadi psikopat gitu??!!!! ga tega banget pas baca adegan mutilasi itu.. 😥 sampe aku skip-skip adegannya, takut banget.. oppa jangan deketin aku!!*nunjuk kyu oppa sambil berlindung di badan donghae oppa*

  29. satu kata ” sereeeeem”

  30. hatake andrion junior

    ampuunn..ini..
    Ck.ck.ck..gile,kejam bnr,

  31. I…I….IG….IGE…IGE MWOYA !!!???….Daebak Deh Tapi Sadis Bin kejam Bgt nih…Gk bisa di bayangin Kalo Tubuh Udh Hancur gitu Masih Bisa triak2 ih…mana pas baca ni ff gw bayangin lagi…ih jadi serem sendiri…kyuhyun hyung jahat amat jadi takut nieh#Kabur Dari dorm suju….

  32. Wow merinding disini kyu psikopat bgt. Author keren deh bikin aku ga napsu makan hahaha keep writing thor 😉

  33. Aiisshhh serem aja bacanya…

  34. waaahh author sadis nih…
    merinding bacanya..

  35. Sadis banget dah si kyu ,,,
    Ga tega gue bacanya ,,,
    #serem ,,,

  36. asli sadis banget>< daebak lah!!!

  37. Uh kyumin knp bgtu?,like.like

  38. kyu sadis, hahhaa

  39. Like.likelike

Jangan lupa komennya..!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: