You Not My Fate

yadong fanfic indo lee min hoo shinwa

Judul : You Not My Fate
Autor: Yellow
Cast : Park Hyun Ri (OC)
Lee Min Woo (Shinwa)
Other cast temuin sendiri yah…
genre : Romance, Sad, Life. Yadong
Rate  : M

Disclaimer
ini FF yadong pertamaku yang aku buat dah dari 4 bulan yang lalu tapi
bukan pertama yang aku post. Tulisan FF ini aku masih belajar
mendalami karakter dan alur ceritanya jadi mohon bantuannya yang Baca
buat koment yah maaf lo banyak TYPO ?..

Discription
Happy Reading ajah..!!!!

Do you remember the day we first met?
It was a rainy day on the streets Gangnam.
I’m an innocent girl.
I only know hot love for you.
I only want you.
I only love you again and I can’t let you go like that.
I dont know anything but only you.
Don’t know how to break up anymore…
Dont’t say that it’s over so easily. It’s so gray.!

You not my fate (first love)…!!!!!!!!

Terlihat seorang yoeja berjalan menyusuri salah satu tempat di Kota
Seoul. Dia terlihat sesekali melempar senyum yang manis kepada setiap
orang yang ia lihat meskipun dia tak kenal sekalipun terhadap orang –
orang itu. Kemudian dia berlari kecil menghampiri kerumunan anak –
anak kecil yang sedang bermain dia area permainan taman tengah kota.
Dia duduk disalah satu bangku kosong taman itu dan sesekali tawa dan
senyuman kecil mengembang dibibirnya yang kecil melihat tingkah polah
anak – anak itu.

Hyun Ri prov.

Aku masih duduk sendiri dibangku taman ini orang – orang sudah pergi
karena ini sudah menjelang malam, aku masih memikirkan apa yang
sebenarnya terjadi padaku. I don’t know, why I love Him. Yah, aku
memang tak tahu kenapa aku bisa mencintainnya. Namja berperawakan
tinggi, berbadan tegap dengan abs yang tak terlalu menonjol dan senyum
yang menawan. Namja penyuka olahraga bola Voli.

First love. Cinta pertama setelah cukup lama aku mengacuhkan
perasaanku. Tak bisa aku pungkiri aku memang telah jatuh hati pada
Namja itu, ania tepatnya Ahjussi itu. Ya, lelaki yang terpaut 20thn
dariku lelaki yang sudah beristri dan memiliki 3 orang anak. Entah
kebodohan apa yang mampu membuatku jatuh hati padanya.

Flasback on.

Ahhhhhh.. eottokae? kenapa hari ini hujan mengguyur Gangnam? Keluhku
setelah kulihat dari balik jendela dalam toko pakaian tempatku
belanja. Segera aku mengambil handphon ditasku dan aku segera menekan
spead deal number 4 dari list kontakku.
“Taek Won-ah, bisakah kau menjemputku sekarang? Aku terjebak hujan,
aku tak membawa mobil dan Tn.Cha sedang libur karena istrinya
melahirkan.” Kataku setelah sambungan telphonku.
“Jeongmal mianhae Hyun Ri-ah, aku tak bisa menjemputmu, aku sedang
bersama yeojaku sekarang.” Jawabnya dari seberang.
“Ah, nado mianhae Taek Won-ah, aku tak tahu kalau kau sedang bersama
yeojachingumu.” Ucapku sedikit kecewa kemudian menutup sambungan
telponku.
“Bagaiman ini, aku tak mungkin menyuruh Appa atau Eomma menjemputku
sekarang, karena mereka seda DL ke Jepang, dan Oppa, pasti tak mau aku
ganggu.” Kataku pada diriku sendiri.

Akhirnya kuputuskan untuk berjalan keluar toko meskipun hujan masih
lebat, yah rumahku memang tak jauh dari toko pakaian itu karena masih
di satu wilayah Distrik Gangnam. Meskipun akhirnya aku pasti akan
terserang flu lebih baik aku dirumah daripada kedinginan ditoko ini
sendiri.

Belum jauh aku pergi meninggalkan toko itu dan ingin menyeberang di
crosswalk tiba – tiba ada seduah mobil marcedes bean warna silver
berhenti tepat di depanku. Perlahan jendela mobil itu terbuka.

“Ah Lee Ahjussi.” Kataku sedikit terkejut melihat siapa yang ada
didalam mobil itu.
“Hyu Ri, kenapa kamu hujan – hujan? Cepat masuk.” Katanya dan
kemudian dia membukakan pintu mobil.
“Tidak usah Ahjussi, bajuku basah nanti mengotori mobilmu.” Tolakku ragu.
“Gwencannayo, masuklah nanti kau akan terkena flu kalau hujan – hujan
seperti itu.” Katanya lagi.
“Gamsahamnida Ahjussi.” Kataku sambil sedikit menundukkan kepalaku
setelah aku masuk kedalam mobilnya dan menaruh barang belanjaanku
dikursi belakang.
“Cheonma.” Katanya sambil tersenyum.
Kulihat senyumnya tadi padaku. Kenapa senyumnya manis sekali ? kataku
dalam hati. Apa yang aku katakan? Gumanku dalam hati dan sedikit
menggelengkan kepalaku.
“Hyun Ri-ssi waeyo? Noe gwencanna?” Tanya Lee Ahjussi membuyarkan lamunanku.
“Ah Anio, nan gwencannayo.” Kata terbata.

Flasback off.

Make me Amnesia now God.
I can’t left him because I love him so much.

Hari semakin larut, aku masih membayangkan pertemuan pertamaku dengan
Ahjussi itu. Lee Min Woo. Yah namanya adalah Lee Min Woo, di bekerja
disalah satu pusat perbelanjaan di Gangnam dan menjabat sebagai CEO.
Sebenarnya saat di Gangnam street itu bukan pertemuan pertamaku, tapi
tepatnya itu adalah pertama kalinya aku merasakan jatuh cinta dan
bicara hanya berdua dan mentap wajahnya dengan dekat. Rumah kami yang
berdekatan dan aku sangat dekat dengan anak – anak dan istrinya karena
aku sering bermain ke rumahnya. Rasanya hatiku sangat berdebar saat
itu, kupu – kupu yang selama ini menggelitik hati dan perutku serasa
terbang bebas seiring aku melihat senyumnya saat itu.

Dreettss. Segera ku buka pesan yang masuk.
From Eomma.
“Gwencannayo? Sudahkah kau bisa membung laki – laki yang sudah
beristri itu dari pikiranmu? Jika sudah cepatlah pulang Changiya,
Eomma mohon, ini demi kebaikan kalian berdua dan yang lainnya! Ini
sudah malam. Saranghae.”

To Eomma.
“Mianhae Eomma, aku belum bisa melupakannya. Malam ini aku tidak
pulang, sepertinya aku akan menginap di rumah Cha Immo Eomma.! Nado
Saranghae.

Yah, memang benar aku masih belum bisa melupakannya. Laki – laki yang
sudah beristri dan memiliki 3 orang anak itu adalah laki – laki yang
sangat aku cintai. Aku tahu hubungan kami ini salah dan Eomma adalah
orang satu – satunya yang mengetahui hubungan terlarangku dengan Lee
Min Woo Ahjussi. Karena itu satu bulan yang lalu saat Eomma
memergokkiku sedang bersama Lee Ahjussi di kamarku dan melakukan hal
yang tak wajar Eomma marah besar dan menyuruh aku pindah ke Seoul
tinggal bersama haelmoni.

Aku langkahkan kaki dengan berat, aku mulai berjalan meninggalkan
taman yang hanya berhiaskan lampu – lampu yang sangat indah dimalam
hari. Dreeetts. Phonselku bergetar lagi ada sebuah panggilan masuk,
kulihat layar phonselku ternyata dari Lee Ahjussi (nae sarang <3).

“Yeoboseyo.” Jawabku pilu.
“Hyun Ri-ah, noe eodiyo? Tanyanya dari seberang
“ahmm, molla! Kataku sambil melangkah pelan. “Wae?” Kataku lagi.
“Bogossipho Hyun Ri-ah, Saranghae.” Deg, katanya yang semakin
membuatku tersara sesek didada seketika membuatku menghentikan
langkahku, kutari nafas dalam – dalam.
“Andwe Ahjussi, ini salah. Seharusnya aku tak melihatmu dengan hatiku
dari awal, harusnya aku bisa lebih mengendalikan diri saat melihatmu
tersenyum Ahjussi. Mianhae, jeongmal mianhae.” Tak terasa air mataku
semakin mudah menetes setelah aku mengatak itu.

Lee side.

Ku lihat Hyun Ri berjalan gontai setelah seharian aku hanya
memperhatikannya dan mengikutinya. Segera aku telpon dia
“Yeoboseyo.”jawabnya yang masih berjalan.
“Hyun Ri-ah, noe oediyo? Tanyaku dari telepon dengan tetap
mengikutinya dari jauh.
“ahmm, molla.” Jawabnya
“Bogossipho Hyun Ri-ah, Saranghae.” Dia berhenti melangkah setelah
mendengar ucapanku.
“Andwe Ahjussi, ini salah. Seharusnya aku tak melihatmu dengan hatiku
dari awal, harusnya aku bisa lebih mengendalikan diri saat melihatmu
tersenyum Ahjussi. Mianhae, jeongmal mianhae.” Jawabnya, kulihat dia
menagis. Tak tega melihatnya menangis aku pun segera menutup
telephonku dan segera menghampirinya. Ku peluk dia dengan tiba – tiba,
ku rasakan dia terkejut.

Hyun Ri side.

“Eottokae…? hiks,,hiks,,hisk.” Tanyaku pada diri sendiri, tangisku
pun semakin menjadi, aku menutup wajhku dengan kedua telapak tanganku,
berharap airmataku segera berhenti. Greebbss. Aku terkejut tiba – tiba
kurasakan sebuah lengan memelukku dengan erat dibelakangku.

“Hajima. Berhentilah menangis Hyun Ri-ah, aku minta maaf, aku tak
bisa melepaskanmu. Rasa sayangku sama besarnya rasa sanyangku pada
istri dan anak – anakku.” Ku dengar suara yang tak asing, aku mencoba
melepas pelukannya tapi percuma dia semakin mengeratkan pelukannya dan
itu semakin membuatku sakit dan terisak.

“Andwe Ahjussi. Hikss, aku tak bisa seperti ini terus. Hikss aku
sudah menyakiti keluargamu dan keluargaku. Hikss, ini salah, ini sudah
salah sejak awal Ahjussi.” Jawabku dengan isakan yang kurasa semakin
menjadi.

Dia memutar badanku yang masih dalam dekapannya, dia menjauhkanku
sejenak, memandangku, menhapus air mataku dengan ibu jarinya kemudian
kembali memelukku erat lagi, tapi aku belum berhenti menangis hingga
kurasakan kini bibir kami telah menyatu, kurasakan ciuman lembutnya
dan manis bibirnya yang sudah sebulan ini aku rindukan. Lama ku
rasakan ciuman kami semakin dalam dan penuh perasaan. Perassan yang
sama yaitu rindu.

Autor side.

Lee membawa Hyun Ri ke Hotel, Lee tahu ia tak mungkin mengantar Hyun
Ri pulang atau membawanya ke apartemen pribadinya yang saat ini ada
kakak iparnya yang tinggal disana. Mereka memesan kamar VIP dengan
sebuah ranjang king size dan view yang indah, pemandangan kota Seoul
dimalam hari yang hanya hiasa lampu dan diterangi sinar rembulan.

Lee mendekap tubuh Hyun Ri yang mungil dari belakang, mereka
menikmati heningnya malam dengan menatap indahnya suasana malam kota
Seoul dari atas balkon kamar hotel. Tapi itu tak bertahan lama, Hyun
Ri segera melepas tangan Lee yang memeluknya. Lee terlihat sedikit
terkejut tapi dia tak peduli.

“Aku sedikit lelah Ahjussi. Mian, aku mau mandi dulu.” Kata Hyun Ri
dan beranjak masuk menuju kamar mandi. Tapi belum sempat Hyun Ri
membuka kenop pintu kamar mandi tanganya sudah ditarik terlebih dahulu
oleh Lee.
“Ah Ahjussi, apayo.” Rintih Hyun
“Mi,,mianhae Hyun Ri-ah.” Kata Lee sambil melepas cengkramannya dan
merasa bersalah.
“Gwencana Ahjussi.” Kata Hyun Ri mengusap lengan kanannya yang ditarik Lee.

Merasa telah menyakiti tangan yeoja yang dia cintai , Lee memeluk
Hyun Ri dengan hangat, Di taruhnya kepala Hyun Ri didada bidangnya.
Sesekali mengucapkan kata maaf dan membelai lembut rambut Hyun Ri,
kemudian mencium kening Hyun Ri, kedua mata Hyun Ri, pips Hyun Ri,
mengecup Hidung mungil nan mancung (?) milik Hyun Ri dan terakhir
mengucup lumbut bibir Hyun Ri, mencium dengan perasaan melumatnya
halus dan kecupat – kecupan kecil. Hingga akhirnya nafsu yang
berperan.

Didorongnya tubuh Hyun Ri ke tembok, dihimpitnya tubuh mungil Hyun Ri
dan melumat bibir Hyun Ri. Sedikit perlawanan dari Hyun Ri, namu itu
tak berarti untuk Lee. Dia tetap menautkan bibirnya kebibir Hyun
melumat bibir atas dan bawah Hyun Ri hingga Hyun Ri menyerah dan
mengikuti alur yang dibuat Lee. Hyun Ri membalas ciuman panas Lee, dia
membuka mulutnya membiarkan Lee memasukkan lidahnya didalam mulut Hyun
Ri dan membiarkan Lidahnya mengabses yang ada dimulutnya.

Saliva mereka saling bercampur dan keluar disela –sela ciuman mereka.
Hyun Ri yang merasa sudah tak bisa bernafas akhirnya mendesar setelah
Lee melepaskan ciumannya. Tenetu saja Lee sangat tahu hal itu, karena
dia memang lebih berpengalaman. Ciuman panas yang dulu hanya dia
berikan untuk istrinya seorang kini sudah mulai dia bagi untuk Hyun
Ri.

Lee kembali menautkan Bibirnya, kemudian dia menggendong tubuh Hyun Ri
ala bridal style tanpa melepaskan ciumannya. Lee merebahkan tubuh Hyun
Ri diatas ranjang, dia menindih tubuh Hyun Ri, ciumannya turun ke
leher putih nan mulus milik Hyun Ri, mengigit kecil menghisap
menciumnya dalam hingga meninggalkan tanda yang amat jelas. Sedengkan
Hyun Ri yang merasakan itu hanya bisa mendesah dan meremas rambut Lee.

“Ahhhhhhh, embbhh. Jebal, Ahjussi ini salah.” Kata Hyun Ri ditengah
desahan yang sudah tak tertahan akibat perlakuan Lee salah satu area
sensitifnya.
“Mianhae Hyun Ri. Emmbbh anio, maksudku Changi!” Balas Lee masih
dengan aktifitasnya menciummin dan memberi kissmark dileher Hyun Ri.
Puas membuat kissmark dileher Hyun Ri, Lee menatap Hyun Ri dengan
penuh kasih. Perlahan dia kembali mencium bibir Hyun Ri, ciuman tulus
ia berikan untuk Hyun Ri. Kini tangan kanan Lee menyentuh lembut pipi
Hyun Ri, menelusuri setiap lekuk wajah Hyun Ri yang cantik hingga
turun keleher. Hyun Ri yang merasakan itu perlahan mulai mengalungkan
tangannya di leher Lee dan sesekali meremas lembut rambut Lee.

Lee side.

Aku terus menciumnya, ku telusuri lekuk wajahnya dengan jari – jari
tangan kananku. Turun ke leher putihnya yang kulihat sudah banyak
tanda merah karena perbuatanku. Kini kurasa Hyun Ri sudah mulai
menerima perlakuanku, ku rasakan kedua tangannya mengalung dileherku,
sesekali meremas kecil rambutku. Dia menikmati ini matanya yang
menutup seperti merasakan sensasi yang sama denganku, napsu untuk
memilikinya malam ini.

“Ahhhhhhh, Ah.. Ahjusshi.” Kudengar desahannya seteleh aku membuka
kemejannya yang berwarna biru dan ku ciumi dada atasnya yang masih
terbungkus rapi oleh bra, sesekali ku hisap dan ku pijit dada sebelah
kanannya dengan tangan kananku. Tangan kiriku masih menopang tubuhku
agar aku tak menimpa tubuhnya.

“Ohhhhh,,iissshhhhh,,emmmbbb.” Desahnya lagi setelah aku melepaskan
bra yang menutupi dua gundukan sintal namun tak terlalu besar
dibawahku dan kembali  menghisapnya, kukulum nipelnya bergantian kanan
dan dikiri dengan pijatan dan remasan yang sedikit ku tekan agar dia
lekas Horny.

Hyun Ri side.

“Emmbbhhh.” Sial desahku keluar lagi runtukku dalam hati. Ku rasakan
remasan dan hisapan Lee Ahjussi didadaku semakin kuat, dia menghisap
dan mengulum nipelku semakin dalam. Aku merasa tubuhku sudah mulai
panas akibat rangsangan yang dia berikan. Yah, ku akui, awalnya aku
menolak perlakuannya, tapi entah kenapa aku malah mendesah dan
mengikuti permainannya lagi.

Ku rasakan sesuatu mengganjal di selangkanganku, aku rasa itu adalah
litlle Lee. Sepertinya dia sudah menegang, aku semakin merasa gelisan
dan hanya terus mendesah.

Autor side.

Merasakan perlakuannya ditrima oleh Hyun Ri, Lee menarik tangan Hyun
Ri mengarah ke litlle Lee nya yang sudah menegang, mengesek – gesekan
tangan Hyun Ri ke batangnya. Hyun Ri sedikit menarik tangannya yang
menempel pada benda tumpul (?) milik Lee. Lee tak tinggal diam,
melakukan penolakan lagi dari Hyun Ri kini dia kembali mengulum nipel
kiri Hyun Ri dan meremas buah dada sebelah kanan dan memilin nipelnya.
Hyun Ri yang merasakan sensai perlakuan Lee kembali mendesah. Tubuhnya
mengeliat merasakan geli sekaligus nikmat, kini tangannya mulai
menekan kepala Lee lebih dalam menenempel dan menghisap nipelnya.
Lee tak tinggal diam, ciumannya turun keperut datar Hyun Ri, dia
melihat Hyun Ri masih mengenakan celana jeans ketatnya. Tangan Lee
mulai nakal, dia menyentuh miss V Hyun Ri yang masih tertutup celana
jeans dan mengesekkan tangannya disana. Hyun ri kembali mengeliat dan
mendesah. “Ahhhhhh,, Ahjussi…Ohhh”. panggil Hyun ri ditengah
desahannya. Lee yang mendengar itu langsung membuka kancing celana
Hyun Ri bersama denga Cdnya. Dia pun kemudian berdiri dan dengan cepat
menanggalkan semua pakaiannya. Kini mereka berdua sudah sama – sama
full naked.

Lee kembali mencium bibir Hyun Ri, meremas dengan napsu buah dada
milik Hyun Ri. Ciumannya turun semakin ke bawah hingga tepat berada
didepan miss V Hyun Ri. Hyun Ri yang merasa malu miss Vnya ditatap dan
dicium Lee langsung menutupnya dengan kedua tangannya.

“Wae? Tanya Lee sambil melepas tangan Hyun Ri yang menutupi miss Vnya.
“Aku malu Ahjussi.” Jawab Hyun Ri memalingkan wajahnya dan mengigit
bibir bawahnya.
“Kenapa harus malu, ini buka pertama kalinya bagi kita. Aku inginkan
hal yang lebih dari ini, aku ingin disini (mengelus perut datar Hun
Ri) diisi kehidupan penerus kita.” Kata Lee dan kembali mencium bibir
Hyun Ri.

Hyun Ri yang mendengar itu hanya diam saja. Ya, ini memang buakan
yang pertama kali ia lakukan karena sebulan yang lalu dia dipergoki
oleh Eomma Hyun Ri sedang melakukan hubungan suami istri dikamar Hyun
Ri bersama Lee. Dan hal itu yang membuat Eomma Hyun Ri marah dan syok
sehingga menyuruh Hyun Ri agar tinggal bersama Haelmoni di Seoul. Lee
melepas tautan bibirnya dia kembali mencium miss V Hyun Ri dan
menghisap serta menggigit kecil klirotis Hyun Ri. Hyun ri semakin
mendesah, “ Ahjussi, aku ingin. Ahhhhhhh”. Desah Hyun Ri yang sudah
berorgansme yang pertama. Cairan putih kental mengalir keluar dari
miss Vnya, Lee yang mengetahui itu segera menghisap habis dan
membersihkannya dengan lidahnya tanpa rasa jijik. Mengetahui Hyun Ri
sudah basah dia segera mengocok sebentar litlle Lee nya yang sudah
menegang sempurna kearah miss v Hyun Ri. Dia tidak meminta balasan
servis pada litle Leenya karena dia tahu Hyun Ri akan menolat dan
marah jika dia meminta.

“Let’s do it Changi”. Kata Lee memulai. Pelan Lee menggesek –
gesekkan ujung litle Lee nya ke bibir miss V Hyun Ri, menyentuhkannya
ke lubang miss V Hyun Ri dan JLEBB..
“Aooowwww, Appo. Hiks.” Teriak Hyun Ri kesakitan merasakan litle lee
masuk dengan sempurna di lubang miss Vnya. Sedikit dia mendorong perut
bawah Lee agar tak terlalu dalam memasukkan litle Leenya, tapi percuma
Lee dengan sigap segera menggerakkan pinggulnya dan memaju mundurkan
pinggulnya merasakan lubang miss V Hyun Ri yang masih sempit meskipun
ini bukan kali pertama dia memasukkan litle Leenya kesana.

Lee side.
“Ah,,ah,,ah.. ouucchhh.. yeah.. I LOVE YOU AND I LIKE THIS WITH YOU!”
rancauku tak jelas masih dengan aktifitasku memasuk keluarkan litle
Lee ku ke lubang Hyun Ri. Kulihat Hyun Ri menggigit bibir bawahnya
menahan desahan yang akan keluar dari mulutnya. Segera aku lumat
bibirnya dan  meremas kedeua buah dadanya.

“Ahjussi, jebal. Leee biihhh daallamm..FUCK ME MORE THIS.” Ucapnya
disela – sela ciumanku. Mendengar itu aku semakin brutal menghantam
miss V nya dan dia semakin mendesah tak karuan, kedua tangannya
menarik dan meremas bedcover, matanya tertutup, sepertinya dia
menikmati permainan ini.

Hyun Ri side.

Tubuhku semakin bergetar, kurasakan miss V ku semakin menegang dan
berkedut. “Ahjussi, aku,,aku ingin keluar sekarang.” Kataku tapi
bukannya dia melepaskan litle Leenya tapi dia menambah kecepatan
hantamannya di miss V ku dan dengan nafas yang terengah – engah karena
desahan.

“Aku belum, sudah ku bilang aku akan memberikan kehidupan dirahimmu,
jadi jebal, jangan panggil aku Ahjussi lagi, tapi Yeobo karena setelah
ini aku akan menikahimu secara gereja.” Katanya ditengah aktifitasnya
yang semakin menjadi di miss v ku, Di menarik bantal dan menaruhnya di
bawah pantatku.

“Posisi ini akan mempernudah sepermaku masuk kedalam rahimmu dan
bercampur dengan ovummu dan menyatu di dalam. Ini salah satu caraku
saat aku bercinta dengan istriku I’ll Cum inside now.” Lanjutnya lagi.

“AHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH..” lenguh kami bedua. Aku hanya pasrah hingga
akhirnya aku merasakan litle Leenya mengeras dan berkedut (Cum)
menyemburkan beribu – ribu sperma di rahimku dan menahnya lebih lama.
Aku pun mendesah saat akhirnya aku organsme lagi dan menitikan air
mata mendengar dia akan menikahiku.

Autor side.

Belum puas Lee melakukan ronde pertamanya dengan Hyun Ri, masih
dengan posisi litle Lee yang masih tertanam dalam miss V Hyun Ri, dia
menggendong tubuh mungil Hyun Ri sambil melumat bibir Hyun Ri dan
masuk ke Kamar mandi.

At morning 06.00 KST.

Hyun Ri side.

“Awwww.” Pekikku merasakan sakit di miss V ku. Ya, Lee Ahjussi benar
– benar membuatku kelelahan. Semalam kami melakukannya sampai pagi.
“Hmmmm, kau sudah bangu Yeobo?” mendengar suara itu aku segera
membalikkan badanku, Lee Ahjussi masih bersamaku, dia memelukku erat
tubuh kami masih polos tanpa busana.
“Tidurlah sebentar lagi, aku rasa kita baru tidur 1 jam yeobo.”
Lanjutnya lagi semakin mengeratkan pelukannya dan menempelkan kepalaku
di dada bidangnya.
“Ahjussi? Panggilku.
“Wae? Jawabnya
“Aku takut, bagaimana kalau aku hamil? Tanyaku masih dipelukannya.
“Aku akan bertanggung jawab, karena memang itu yang aku inginkan.”
Jawabnya kemudian melepaskan pelukannya. “Aku ingin mengikat hubungan
kita dengan adanya anak diantara kita.” Jelasnya lagi. Dia menarik
daguku, mata kami salaing bertemu, aku memandangnya, mencari kejujuran
dalam matanya. “Morning Kiss.” Ucapnya kemudian menciumku kilat.

Aku bangun dari tempat tidur, ku tarik selimut yang menyelimuti tubuh
kami untuk menutupi tubuhku yang polos, aku mencari bajuku yang
dibuang olehnya semalam dan melangkah menuju kamar mandi.

Blaamm, ku tutup pintu kamar mandi, tak lupa ku kunci dari dalam. Ku
lepas selimut yang ku pakai, ku tatap tubuh polosku di cermin kamar
mandi yang cukup besar. Ku lihat tubuhku penuh dengan tanda kissmark
darinya, ku usap perut datarku. “apakah benar aku akan hamil? Lalu
bagaimana aku menghadapi keluarganya terutama istrinya dan apa
tanggapan keluargaku jika aku benar hamil nanti? Tanyaku dalam hati.

Ku hidupkan sower, ku dudukan tubuhku dibawahnya, aku menangis. Yah
aku menagis menyesali perbuatanku yang sejauh ini, perbuatanku yang
tega mencintai suami orang dan tega menyakiti hati seorang wanita yang
tak bersalah sekalipun padaku.

Dor, door, dor. Ku dengar pintu kamr mandi degedor. “Yeobo? Hyun
Ri-ah? Gwencannayo?” tanya Lee ahjussi sambil mengedor pintu namu tak
ku pedulikan, aku masih terus terisak dalam tagisku yang diguyur air
dari shower kamar mandi. Tiba – Tiba ku rasa pandanganku semakin gelap
dan aku tak sadarkan diri.

Lee side.

Aku bangu dari tempat tidur, ku ambil boxerku yang ada di lantai,
kemudian ku pakai. Ku lihat Hyun Ri tak kunjung keluar dari kamar
mandi. “Ini sudah lebih dari setengah jam, kenapa Hyun Ri Tak kunjung
keluar.” Gumanku merasa khawatir. Akhirnya aku mengedor pintu kamar
mandi yang terkunci dari dalam.

“Yeobo? Hyun Ri-ah? Gwencannayo? Panggilku.
“……”kenapa tak ada jawban pikirku.
“Hyun Ri-ah? Ya, PARK HYUN RI! Teriakku keras semakin khawatir karna
Hyun Ri tak menjawab panggilanku. Dengan terus mengedor pintu kamar
mandi akhirnya aku putuskan untuk mendobrak pintu kamar mandi. Tak
memperdulikan rasa sakit yang akan ku rasakan aku, Braakkk akhirnya
aku berhasil membuka paksa pintu kamar mandi. Ku lihat Hyun Ri
terduduk lemas di lantai kamar mandi dengan air yang menguyur
badannya. Segera aku menghampiri Huyn Ri, ku ambil handuk yang
tergantung di pinti kamar mandi, segera ku slimuti badannya dengan
handuk dan ku matikan Shower. Segera ku gendong tubuh Hyun Ri yang
lemas dan tak sadarkan diri, kurebahkan tubuhnya di ranjang dan segera
aku pakaian baju dan ku selimuti tubuhnya yang kediginan.

Aku segera menelpon bagian dapur Hotel ku pesan makanan dan air
gingseng hangat. Tak butuh waktu lama, 10 menit kemudian pesananku
sudah sampai, aku yang masih khawatir melihat tubuh Hyun Ri yang
mengigil kedinginan dan belum siuman aku terus menunggunya, kugenggam
kedua tangannya dalam cemasku berharap genggamanku dapat membatu
sedikit mengurangi demamnya.

“Euunngghhh.” Ku dengar lenguhnya, Perlahan dia membuka matanya dan
segera aku ambil air gingseng hangat yang sudah ku pesan tadi dan
meminumkannya untuk Hyn Ri.
“Gwencannayo?” Tanya ku panik.
“Nde, nae gwencanna.” Jawabnya.
“Apa aku harus membawamu kerumah sakut?” Kataku lagi sambil menyentuh
keningnya yag masih deman.
“Anio Ahjussi, Lebih baik kau antar aku pulang saja.” Katanya yang
kemudian bangun dari tidurnya dan berjalan tertaih. Aku pun memapah
tubuhnya, aku cek out dari hotel. Aku segera membawanya masuk kedalam
mobilku dan mengantarnya pulang.

3 bulan kemudian.

Autor Side.

Hyun Ri memandang pemandangan pantai yang indah dari balkon sebuah
villa milik keluarganya di Jeju. Yah, setelah kejadian malam itu Hyun
Ri memang memilih menghindari Lee dan memutuskan kontak dari nya. Kini
dia tersenyum kecil menginggat kembali apa yang diakataka Lee 3 bulan
yang lalu.

“Aku akan bertanggung jawab, karena memang itu yang aku inginkan.
“Aku ingin mengikat hubungan kita dengan adanya anak diantara kita.”

“Uri Aegi, mianhae, Eomma menjauhkanmu dari Appamu. Eomma tak mau
menghancurkan keluarga bahagia Appamu. Mianhae.” Kata Hyun Ri dengan
mengelus perutnya yang mulai membesar. Kini Hyun Ri sedang hamil 8
minggu dia memang memilih merahasiakan kehamilannya dari Lee dan dari
keluarganya. Dia tinggal di Jeju hanya seorang diri, dia bekerja di
sebuah pertanian milik salah satu Tuan tanah yang bernama Choi Min
Woo. Tuan tanah itu baik terhadap Hyun Ri, dia yang selalu datang
bersama istrinya. Dan sesekali Choi Min Gyu anak laki – laki tuan Choi
juga sering menemui dan memantau keadaan Hyun Ri selama ini, Orang itu
sudah menganggap Hyun Ri sebagai keluargannya.

Dalam lamunanya Hyun Ri bergumam bahwa pilihannya saat ini adalah
yang terbaik, karena memang Lee Ahjussi bukanlah Jodohnya dan pilihan
takdir yang salah akan membuatnya semakin terpuruk dan terperangkap
cinta yang semakin dalam dan menyakitkan.

THE END>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Makasih buat admin yang dah mau post FF geje ini jangan lupa koment yah..!
Nb: Admin boleh edit lo tulisan aku masih rancu..
GOMAWO FIGHTING

About Yadong Fanfic Indo

Fun...Fun.. and Fun...

Posted on 20/11/2013, in OS. Bookmark the permalink. 22 Comments.

  1. Gmana nasib aegy??? Msh menggantung ƞȋ̝̊♓ akhir cerita ini..perlu sequel..

  2. pertamakah ak???? hhe
    adusssss
    nyesekkkk….
    hhu

  3. Kim_Youngie

    kasian ih sama nasib aegy nya,,,,,,
    knpa malah sad ending thor?
    pokoknya sequel+happy ending

  4. butuh sequel thor…

  5. Raisa Jarief

    Thoorr, bikinin seqnya dums. Kasian hyunrinya sendirian. Hyunri harus bahagia 🙂

  6. kagak ada sequel apa?? anaknya gi mana penasaran

  7. huhuhu sudah punya feel pasti hamil dan ngejauhin ahjjusi 😦

  8. Kasian amatt hyun ri dia lebih milih membesarkan anaknya seorang diri , tapi kyaknya endnya msh gantung deh , knapa hyun ri gaaa dbikin? sama anaknya tuan tanah tempat dia krja ,

  9. Kasian amatt hyun ri dia lebih milih membesarkan anaknya seorang diri , tapi kyaknya endnya msh gantung deh , knapa hyun ri gaaa dbikin? sama anaknya tuan tanah tempat dia krja , tapi aku ngung kok lee ajhusi bisa cinta juga sama hyun ri bukannya hub dia sama istrinya baek2 ajjj , tapi kok dia bisa selingkuh ? , bisa diceritain dengan jelas gaa alesanya d ff ini gaa disebutin knaplee ajhusi bisa selingkuh sama hyun ri ?

  10. Kasian amatt hyun ri dia lebih milih membesarkan anaknya seorang diri , tapi kyaknya endnya msh gantung deh , knapa hyun ri gaaa dbikin? sama anaknya tuan tanah tempat dia krja , tapi aku ngung kok lee ajhusi bisa cinta juga sama hyun ri bukannya hub dia sama istrinya baek2 ajjj , tapi kok dia bisa selingkuh ? , bisa diceritain dengan jelas gaa alesanya d ff ini gaa disebutin knaplee ajhusi bisa selingkuh sama hyun ri ? Poor hyun ri

  11. LiaHeechul_Elf

    Huahaa, sad… Hikksss

  12. ceritanya kurang sedih dan konflik nya udh bagus tapi agak kurang greget gitu,,
    ceritanya gantung di akhir, mudah2an ada squel nya yah biar para reader gak penasaran,,
    tapi tetep keren kok ff nya 😀

  13. sequel nya????

  14. Masih gantung,butuh kelanjutan nya.

  15. kyknya ku dah pernh bc ff ni,
    tapi g tw author/sipenulis ma pa gak..
    atau pernh publis ff ni dtmpt lain ???

  16. cerita tingkat tinggi euy, cinta ma suami org, mmmm,
    itu terlalu berat unt sya

  17. Typo banyak banget…
    trus kurang greget
    Sequel tuh

  18. snowwhite679

    meninggalkan jejak.

Jangan lupa komennya..!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: