Is It Wrong?

siwon and yunho ff nc

Author : Avyxena

Tittle  : Is It Wrong?

Type   : Romance, NC 21

Cast   : –  Jung Yunho

–      Choi Jihyun

–      Choi Siwon

Disclaimer :

 

Cast belong to themselve. This fanfic belong to me.

Happy Reading!

 

.

.

.

 

Hujan yang beberapa jam lalu baru saja turun menyisakan rintiknya, aroma tanah yang tersiram air menyeruak membuat suasana terasa damai. Sepasang mata indah itu terus saja menunduk, pikirannya seakan berkecamuk, bahkan ia tak peduli bahwa tubuhnya sudah mulai membeku kedinginan—untungnya seseorang disebelahnya menyelimutinya dengan sebuah jaket.

“Maaf” Masih dengan tertunduk, bibir itu mengukir senyum getir. Bahkan untuk sekedar berbicara pun lidahnya terasa kelu. Ia merasa sangat aneh. Aneh sekali mendengar apa yang tadi kekasihnya bicarakan. Perlahan ia mengigit kecil bibirnya—menahan getaran yang entah datang dari mana. Hatinya kah?

Sebenarnya ini bukan pertama kalinya ia mendengar tentang hal ini. Ia sudah tahu, sejak jauh-jauh hari tapi ini berbeda, ia mendengarnya secara langsung dari sumbernya.

‘tidak. Aku tidak boleh menangis’ Gumamnya dalam hati walau kenyataannya matanya sudah mulai menghangat

“Apa yang perlu aku maafkan?” Akhirnya setelah berpikir beberapa saat, satu kalimat meluncur dari bibirnya. Tentu saja dengan nada gemetar.

Hening. Tak ada jawaban, yang ia rasakan hanyalah sebuah tangan yang menggenggam tangannya dengan hangat.

“karena aku harus pergi”

Tanpa sadar pegangan tangan keduanya semakin erat. Seolah menyalurkan perasaan masing-masing yang tak terucap.

“bukankah itu kewajibanmu? Setiap laki-laki di Korea harus pergi wajib militer dan sekarang giliranmu, oppa

Namja itu tersentak—sudah hampir 3 tahun mereka berpacaran dan baru kali ini ia mendengar sebutan itu meluncur dari bibir gadisnya. Padahal dirinya lebih tua 2 tahun, ah memang kekasihnya itu terlalu gengsi untuk sekedar memanggilnya oppa

Sedikit tawa tersungging dari bibirnya “aku terharu mendengarmu memanggilku seperti itu, Hyun-ah

Perkataan sang namja membuat Jihyun memalingkan wajahnya lalu menghambur dipelukannya dan menenggelamkan setengah tubuhnya di tubuh kekasihnya itu. Menghirup aromanya, merasakan kehangatannya, dan berharap semua itu tak akan pernah berakhir.

saranghae” Cicitnya pelan. Tangan kekar sang namja bergerak, menyentuh rambut yeojanya kemudian mengecup puncak kepalanya lembut.

na do” Balas sang namja. Jihyun melepas pelukannya, masih dengan tangan yang melingkar dipinggang sang kekasih, Jihyun menatap kekasihnya nanar. Ia meneguk ludahnya sebelum berucap

“k-kau benar akan pergi Yunho?”

Yunho—nama namja itu menghembuskan napasnya pelan, menciptakan kepulan asap yang terasa dingin. Yunho menarik wajah Jihyun untuk mendekat dengan wajahnya, disatukannya kening mereka berdua, hidung mereka saling bergesek membuat Jihyun terkikik kecil karena geli

Yunho tersenyum, dalam hatinya bertanya ‘apa aku bisa melihat senyumanmu lagi 2 tahun mendatang Jihyun-ah?’

Yunho menutup matanya sejenak kemudian membukanya lagi, sepasang mata beriris cokelat milik Jihyun masih ada dihadapannya, menatapnya lembut seperti biasa.

“aku bisa membatalkannya bila kau mau” Ujar Yunho. Kini giliran Jihyun yang tersenyum,

“apa yang akan kau lakukan? Pergi dari Korea lalu mengganti kewarganegaraanmu?”

Yunho bergumam “Bukan ide yang buruk”

Jihyun mendorong bahu Yunho kebelakang membuat posisi mereka berubah, Yunho hanya terdiam—menatap Jihyun dengan tatapan ‘apa-ada-yang-salah?’

“Kau gila Yunho!” Jihyun mengeluarkan lidahnya. Seulas senyum tersungging disana. Tubuhnya bangkit lalu menatap langit yang mulai menguning

Kajja kita pulang, hari sudah mulai sore” Jihyun menggandeng lengan Yunho sambil merapatkan jaket yang tadi Yunho selimutkan pada tubuhnya

Yunho menggembungakn pipinya lalu menggeleng. Berusaha ber-aegyo mungkin?

“Jadi, kencan berakhir? Padahal aku masih merindukanmu ” Kata Yunho dengan nada manja

“wow jadi Choi Jihyun baru saja berkencan dengan Jung Yunho? Kedengarannya hebat haha” Jihyun menggoda Yunho kemudian berlari kearah mobil yang mereka tunggangi

.

.

.

Jihyun menghela napas, mencoba merilekskan tubuhnya, tangannya bergerak membuka safety-belt yang melingkar. Sebelum Jihyun membuka pintu mobil berharga fantastik itu ia memandang Yunho

“kau mau mampir dulu?”

Yunho mengacak-ngacak rambut kekasihnya “tidak, Changmin sudah menungguku”

“jadi setelah berkencan denganku, kau mau berkencan dengan Changmin huh?”

“kau cemburu, hm?” Goda Yunho—mencolek dagu Jihyun

“Yak!”

“hahaha”

.

.

.

“kau mengagetkanku oppa!”

Hampir saja Jihyun mati muda karena serangan jantung—bagaimana tidak? Baru saja ia melangkah memasuki apartementnya, ternyata sudah ada sosok namja bertubuh atletis tengah duduk menonton TV

“adikku sudah pulang ternyata” Jihyun memutar matanya sebal, mendengar penuturan sok manis dari sang kakak

“bagaimana bisa oppa masuk?”

“apa yang tidak bisa Choi Siwon lakukan hm?”

“huh, menyebalkan”

Jihyun duduk disamping kakaknya itu, matanya terpejam cukup lama sampai dirasa sebuah tangan mengelus pelan rambutnya

“apa ada masalah? Kau bertengkar dengan Yunho?” Jihyun menggeleng, dengan manjanya ia memeluk Siwon, menghembuskan nafasnya disana, berharap semua beban yang ada dipikirannya menghilang bersama karbondioksida yang ia keluarkan, berharap saat ia membuka matanya yang kini terpejam ia mendapati dirinya hanya bermimpi. Ia benar-benar berharap.

Jihyun sangat bahagia sewaktu tadi pagi Yunho mengirimkan pesan yang menyuruhnya untuk bersiap-siap karena Yunho akan menjemputnya. Demi apapun, dirinya sempat meloncat kegirangan seperti anak kecil yang dibelikan permen kapas

Akhirnya aku bisa berkencan. Senyumnya dalam hati saat itu.

Dan puncak kesenangannya tiba, saat pada akhirnya Yunho datang di depan apartementnya. Ia bahkan tak bisa menahan tawa saat ternyata Yunho memberikannya seikat bunga, Jihyun tahu benar, Yunho bukan tipe namja romantis seperti itu dan ia yakin Yunho pasti berkonsultasi kesana kemari untuk memilih bunga yang tepat.

Tapi sayang, semua kesenangannya seakan di pause saat mereka duduk hanya berdua di taman pinggiran kota Seoul. Jihyun masih mengingat jelas bagaimana cara Yunho mengatakan semuanya, walau ia tak melihat dan tak berniat melihat ekspresi wajah Yunho saat itu tapi ia bisa menebaknya. Menebak ekspresi gusar seorang Jung Yunho. Semua terekam dengan apik di memori Jihyun.

“Jihyun-ah apakah menurutmu menunggu itu menyebalkan?”

“tergantung dengan apa yang kau tunggu”

“Jika kau harus menungguku, apa itu menyebalkan?”

“aku sudah terbiasa dengan kebiasaan terlambatmu Yunho, kau memang tak pernah tepat waktu. Tapi walau begitu, aku tetap saja menunggumu. Huh”

“a-aku harus pergi,….wajib militer”

“hey, kau menangis?”

Siwon menjauhkan tubuhnya berusaha melepas pelukan Jihyun, saat dirasa dadanya basah dan menghangat. Bukannya melepas, adiknya itu malah semakin memperert pelukannya, membuat Siwon semakin merasakn nafas Jihyun yang seperti menahan tangis

“Apa Yunho menyakitimu?”

Siwon dapat merasakan Jihyun menggeleng dalam pelukannya

oppa,” Sepasang mata bulat itu menatap Siwon dengan pandangan ‘apa-yang-harus-aku-lakukan’

“Yunho, ia…ia kan pergi, wajib militer hiks”

.

.

.

Siwon meletakan ponselnya, ia baru saja menghubungi Eunhyuk mengatakan jika dirinya akan tidur di apartement Jihyun malam ini. Untung saja ada 2 kamar disana. Adiknya itu baru saja tidur setelah selesai dengan tangisannya, kini hanya Siwon yang masih terjaga di hampir pukul 2 malam, ah sudahlah ia bahkan telah terbiasa seharian tak tidur.

Alisnya mengerut, jemari panjangnya memijit pelipisnya perlahan. Ia mengerti bagaimana perasaan Jihyun sekarang, ia ingat bagaimana tangisan Donghae saat Leeteuk pergi wajib militer atau bagaimana murungnya Ryeowook saat Yesung pun ikut menyusul wamil. Jujur saja, ia merasa tak tega melihat Jihyun seperti itu.

Namja berwajah tampan itu menghembuskan nafasnya dan lagi-lagi ia mulai merasa takut. Takut perasaan tersebut muncul lagi.

Tak banyak yang tahu bahwa Choi Siwon seorang pengidap sister complex. Tidak—bahkan lebih parah dari itu, siapa sangka bahwa ia sempat menyimpan rasa pada adiknya sendiri.

TBC or END?

 

N/A :

Haloooo~! Eotteoke??? Bagaimana dengan fanfic saya ini? *tutup muka*

Hah, sejujurnya saat saya mengetik fanfic ini saya masih ragu, apa fanfic ini bisa tamat atau tidak ><

Dan sekarang bagaimana pendapat para reader(s)??? Apa sebaiknya fanfic ini dilanjut atau cukup berhenti sampai disini?

Ah, dan saya sangat minta maaf di part ini belum ada bagian ence nya kkk, karena saya merencanakan fanfic ini dibuat berchapter ._.

So, would you like to comment please?

Hug and Kiss,

 

Avyxena.

About Yadong Fanfic Indo

Fun...Fun.. and Fun...

Posted on 30/11/2013, in DBSK, FF, Super Junior and tagged , . Bookmark the permalink. 41 Comments.

  1. Next dong pasti baklan seru klo end d sni nanggung.
    😛
    Author………. fighting!
    🙂

  2. Nanggung banet ceritanya. Dilanjutin thor!! Saya menunggu nextnya dengan tidak sabar.

  3. next part semoga sister complex-nya siwon gak kambuh

  4. Yah kok TBC sih…
    Lanjot dong thor… ^^

  5. aduuch kirain lngsung end..
    Hehe
    dtnggu kelnjtnnya^^

  6. wajib dnext thor!!!!!!

  7. waduh kepoooooooooooooo. Jan lama2 sequelnya.

  8. Next 🙂

  9. tbc chingu, masih gantung ceritanya

  10. next thor
    kyknya seru. . .

  11. next thor
    kyknya seru. . .
    ditunggu 🙂

  12. Kyaaa lanjutinnn dong, padahal aku kira ini masih panjang -_- rh nyatanya hahahhahaha
    Lanjutin dong ok

  13. ditunggu ceritanya

  14. Lotus Matahari

    what? sister complex? saya suka saya suka saya suka
    TBC aja deh, thor 🙂 please *masang muka polos*

  15. Next author,,,,,,

  16. kartika hutabalian

    Lanjut min..

  17. Yaah thor, ini mah napasnya ketinggalan di tenggorokan. Klo ga dilanjutkan, metong nanti! Wkwkwk
    Lanjut lah thor. 😉

  18. Lanjut chingu…

  19. nah nah.. gmna smpe pnya ‘rasa’ sm ade sendiri?!?!
    di next lah wajib!

  20. next…kependekkan thor..

  21. Yah.. lanjut dong…

  22. wow opa siwon ko malah suka ma adik cendiri kan masih ada aq
    next keren

  23. Lanjut thor .,,,
    Penasaran niee endingnyaaa ,, 😀

  24. Lanjuuut thor,,, kek.a ni crta bakalan seru…
    Syng bgt klo g fiterusin 🙂

  25. Kok endingnya nanggung sih ??? Jgn smpe sister complex siwon brkelanjutan dong thor , buat siwon bisa ktmu sama yeoja yg bisa ngilangin sister complex nya dia , 🙂 dan yunho bisa tetep sama jihyun 🙂

  26. next secepatnya 🙂

  27. aku rasa adiknya mengindap Cinderella complex, ya walaupun cuma ada satu ciri2 gk bisa jauh sm pacarnya, kayak ketergantungan gitu

  28. lanjut min ,,,, aku kira jihyun itu adik tiri eh … ternyata siwon oppa mengidap sister complex ,, kasian bgt ,,,

  29. Lanjutttt thorr…
    Feelnya dapet,,tp ko pendekk?
    (⌣́_⌣̀)

  30. lanjut apa gak ya… /jadi ikutan galau/ hiks, kalo ada sama siwon nya kok jadi gak tega sama yunho nya ;;;_____;;; tapi biar gimana juga pasti ada bagian di mana ada sama siwon (kan sudah ada di cast). hiks… lanjutkanlah saja /?, asalkan reader lain dan author bahagia /? ;”’

  31. next!! aduh siwon oppa kok kena sindrom gituan… andwee!! >_<

  32. Audrey Lucrey

    Lanjutt thorr

  33. Lanjutt thorr..

  34. rifka azzahra

    Next dong thorr!! nanggung nih ..
    Ditunggu deh!!

  35. Lanjut plisssssssss jangan gantunggggg:((((((((

  36. lanjutin dong…. masa cuma segitu? kagok banget. mn blm ada NCnya lagi. hehehe..

  37. shin min rin

    cepqt lanjutt

  38. Otoke? …..tbc dong

  39. Next author-nim…..

  40. shin minrin

    ye seru lanjut !

Jangan lupa komennya..!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: