Beautiful Sin (Chapter II)

Image

Title: Beautiful Sin

Author: evil-cassie

Main Cast:

Shim ChangMin [DBSK]

Seo HyunJin [M.I.L.K]

Rated: M

Warning: OOC/DLDR, NC-21, Violence, TYPO’s!

DISCLAIMER:
” I ONLY OWN THE PLOT, NOT THE CHARACTERS”

“TVXQ! ALWAYS BELONG TO CASSIOPEIA”

東方神起

Setelah hampir satu minggu lebih anak nakal itu membolos entah kemana, hari ini dirasa sungguh berbeda. anak nakal itu justru datang lebih awal dibanding mahasiswa yang jauh lebih baik darinya. aku —selaku wakil dekan tentunya— benar-benar merasa begitu bangga pada anak nakal itu. kenapa? karena mungkin ia telah disadarkan oleh Tuhan untuk menjadi pribadi yang lebih baik atas kematian ibunya. atau mungkin anak nakal itu ingin berubah karena tuntutan dari kampus. setidaknya dia bisa memperbaiki nilai-nilainya dengan sebuah absen kehadiran.

Aku memperhatikannya dari balik kaca ruanganku. semua yang ada pada dirinya tetap sama, tak ada yang berubah sama sekali. kecuali pakaian, tentunya. Aku selalu berharap kalau aku bisa melihat senyumnya lagi, sama seperti dulu saat aku dan dia masih menjadi sepasang kekasih. kalau saja dia tidak gegabah melakukan hal nista macam itu, tentunya hubungan kami masih berjalan sampai saat ini. atau jika saja aku tidak menuruti semua kemauan gilanya, pastinya kami masih bisa bersama. Tapi tak ada yang bisa kulakukan, selain percaya kepada takdir Tuhan.

東方神起

Pandangan Hyunjin kembali tertuju pada layar sebuah netbook dihadapannya. matanya kembali menerawang apa-apa saja yang baru saja ditulisnya. dan seperti inilah kegiatan sehari-hari Hyunjin ditengah waktu luangnya sebagai dosen, menulis setiap unek-unek hatinya didalam sebuah jurnal pribadinya. Bukan bermaksud untuk membongkar aibnya sendiri, tapi didalam jurnal itu, ia selalu menuangkan pelajaran kehidupan dalam setiap kisahnya.

“betapa buruknya nasibku..” keluh Hyunjin, ditengah tengah kegiatannya memeriksa jurnal hariannya.

“unnie.. kenapa kau selalu bilang begitu?” Tanya seorang yeoja yang tak lain adalah Yumi, teman dekat Hyunjin.

“entahlah.. kurasa belum saatnya aku memberi tahumu tentang kisah hidupku..” jelas Hyunjin

“unnie, kau ini sudah kuanggap seperti kakakku sendiri. bukankah aku mengenalmu sejak kita masih di sekolah dulu?” tanya Yumi “jadi kurasa tidak mungkin kalau aku tidak mengetahui apa apa saja yang menjadi kendala di hidupmu..” lanjutnya

Hyunjin hanya mengangguk pelan, tak ada suara yang ia keluarkan. ia hanya tidak ingin semua orang didekatnya ikut khawatir dengan keadaannya. ia tak ingin membuat siapapun ikut merasakan sedih hanya karena simpati dengan kisah hidupnya yang miris. menjadi single parent bukanlah keinginannya, melahirkan anak di usia muda juga bukan keinginannya. hanya saja ia harus percaya dan sangat yakin pada takdir. berapa kalipun ia mencoba untuk menghindari semuanya, perlahan-lahan tetap akan terjadi. karena setiap takdir, tidak akan pernah bisa dihindari.

“unnie..”

Suara Yumi membuat Hyunjin sadar dari lamunannya. tidak ingin menunggu lama, yeoja itu segera membawa beberapa tumpuk buku lalu menutup netbook-nya. hanya dengan seulas senyum, ia langsung pergi meninggalkan Yumi yang masih terdiam di tempatnya.

***

‘temui aku di gedung olahraga sepulang kau mengajar nanti’

Hyunjin tidak perlu berfikir berkali-kali untuk menebak siapa yang baru saja mengiriminya pesan singkat itu. ia bahkan bisa menebak dengan mudah gerak-gerik si pengirim saat ia masih berada di dalam kelas.

“mau apa dia menemuiku? ” umpat Hyunjin, dalam hati.

***

Hari sudah hampir malam. seperti biasanya, Hyunjin memang sangat hobi dengan yang namanya lembur. menurutnya jika lembur, esok paginya ia tak perlu repot-repot mempersiapkan materi untuk mengajar para mahasiswanya. belum lagi akhir minggu selalu memanggilnya untuk menghadiri seminar, itu sebabnya ia lebih suka menghabiskan waktunya untuk lembur jika waktu sudah mendekati ujian akhir seperti sekarang ini.

“Aku tau, kau niat sekali menghubungiku, anak nakal..”

Hyunjin menyunggingkan senyumnya, lalu ditutupnya pintu ruang kerjanya sebelum ia melangkah pergi meninggalkan ruangannya.

***

Changmin masih dengan setia menunggu kedatangan mantan kekasihnya itu. wajahnya tak ada penyesalan sama sekali, justru aura bahagia yang bisa ditangkap dari wajahnya hari ini. padahal jika mengingat ngingat kejadian di kampus tadi, Changmin tidak mempunyai kenangan yang baik mengenai nilai prakteknya. Ya, satu minggu tidak mengikuti perkuliahan membuatnya kewalahan menghadapi praktikum.

“Kau.. sudah kuduga kau pasti datang” ucap Changmin, lalu mengulurkan tangannya untuk menjabat tangan Hyunjin

“Tidak usah basa-basi, ada apa kau mengajakku kemari? jangan bilang kau ingin minta maaf dan kau menyesal..” timpal Hyunjin

“Hyunjin-ah..” panggil Changmin, suaranya terasa bergetar kali ini.

“cukup! aku tidak mau lebih lama lagi berada di tempat seperti ini, apalagi keadaannya jika berdua denganmu.. ” bentak Hyunjin

Changmin tidak dapat menahan kerinduannya terhadap sosok dihadapannya itu. Kedua lengannya segera terbuka lebar lalu memeluk yeoja yang ada di hadapannya. sontak membuat Hyunjin hampir saja kehilangan nafasnya. sejujurnya ia sangat merindukan namja dihadapannya ini, dan ketika Changmin memeluknya ia selalu teringat setiap kenangan-kenangan di masa lalunya bersama dengan namja tinggi itu.

Air mata Hyunjin tidak dapat dibendung lagi. kedua pelupuk matanya terasa sudah sangat lelah untuk menampung semua air matanya. kedua lengannya pun refleks membalas pelukan Changmin. kedua matanya tertutup, merasakan hangatnya setiap pelukan yang diberikan mantan kekasihnya itu. Haruskah ia jujur kalau ia masih sangat merindukan namja di hadapannya ini? haruskah ia jujur kalau ia tidak pernah bahkan sedikitpun membenci namja yang telah merusak hampir separuh hidupnya itu?
Lututnya dirasa terlalu lemas, sudah tidak dapat menahan kedua kakinya.

Hyunjin melepas pelukan mereka, lalu menatap Changmin sayu. jemarinya menelusuri setiap lekukan wajah mantan kekasihnya itu. Hatinya dirasa terlalu lemah jika harus membenci namja dihadapannya itu. Hyunjin terlalu mencintai Changmin. seberapapun Changmin menyakitinya, ia tetap tidak akan pernah bisa untuk membencinya, apalagi jika harus meninggalkannya.

“Changmin-ah”

Suara Hyunjin dirasa sudah cukup menahan tangis, sehingga terdengar seperti sebuah isak tangis. Changmin menghapus air mata Hyunjin dengan kedua ibu jarinya, lalu dikecupnya kening yeoja yang pernah mengisi hidupnya itu. yeoja itulah yang membuatnya hampir seperti anak berandalan macam saat ini. Hyunjin-lah yang mampu membuatnya hampir gila karena hubungan mereka yang harus kandas beberapa tahun silam.

Hyunjin tidak mungkin menahan hasratnya lagi. ia dirasa tidak mungkin jika harus bermain dengan ego-nya lagi ketika berada dalam situasi seperti ini. tanpa pikir panjang, Hyunjin langsung meraup sepasang bibir yang ada di hadapannya itu, dikecupnya dengan lembut, tanpa ampun. Changmin yang mendapat perlakuan seperti itu, sangat tidak mungkin jika ia menghentikan semuanya. ia justru akan memulai semuanya dengan baik. dilumatnya bibir Hyunjin, lalu digigitnya bibir bagian bawah milik Hyunjin sehingga lidahnya mendapatkan akses untuk memasuki rongga mulut Hyunjin, dan dirasakannya setiap sudut didalam rongga mulut milik Hyunjin.

“ngghh–“

Hyunjin hanya bisa melenguh saat Changmin semakin ganas memainkan lidahnya didalam rongga mulutnya.

Changmin yang mendengar lenguhan Hyunjin, tidak tinggal diam. kedua tangannya membuka kancing-kancing pada kemeja yang dikenakan Hyunjin.

“kau masih seperti dulu rupanya.. tidak pernah berubah.. semuanya masih tetap sama, tidak ada yang memburuk” ucap Changmin, lalu mengelus bagian dada Hyunjin

“tidak ada yang pernah menyentuhku! kecuali kau.. ahh–“

Lenguhan Hyunjin semakin menjadi-jadi ketika ujung jari Changmin menyentuh ujung putingnya. dimainkannya puting yang memerah itu dengan jari-jarinya, lalu dipilinnya dengan lembut.

Semakin lama permainan tangan Changmin semakin liar. apalagi ketika tangannya menyentuh bagian privat milik Hyunjin. tanpa pikir panjang dimasukkannya jari telunjuk dan jari tengahnya kedalam vagina Hyunjin, setelah sebelumnya ia mengelus bagian klitoris Hyunjin tentunya.

“Min-ahhh… hentikan.. aku.. aku… hhhh”

Hyunjin melenguh frustasi, saat kedua jari Changmin menyentuh titik sensitif didalam vagina-nya. ia tahu apa yang ia lakukan kali ini adalah salah. Hyunjin pernah berjanji kalau ia akan membenci Changmin habis-habisan dan tidak akan pernah mau melakukan hubungan apapun dengannya. tapi apa yang ia lakukan saat ini adalah diluar pikirannya. ia tak pernah ingin kejadian malam itu kembali terulang. tapi entah kenapa kali ini terasa berbeda, ia justru merasa menikmatinya saat ini.

Changmin mengikat kedua tangan Hyunjin diatas kepalanya. Sepasang handcuff yang digenggamnya tadi, kini telah melingkar dengan manis di kedua pergelangan Hyunjin.

“Hyunjin-ah.. katakan kau mencintaku..” ucap Changmin

“ANDWAE! aku membencimu! AKU MEMBENCIMU! AKU–“

Sebuah tamparan berhasil mendarat di pipi kanan Hyunjin sebelum ia melanjutkan perkataannya. Changmin tersenyum sinis mendengar kata-kata yeoja yang kini hanya terbalut dengan kemeja hitam yang terbuka, memperlihatkan bagian atas tubuhnya yang terekspos tanpa tertutupi apapun. dengan kedua tangannya yang terikat diatas kepalanya.

“kalau kau membenciku kenapa kau tidak menghentikan semuanya?” tanya Changmin, rendah “kenapa kau tidak mencegahku untuk melakukan ini Hyunjin?” lanjutnya. “Jawab Aku!!!” bentaknya, lalu mendaratkan sebuah ciuman kasar pada sepasang bibir merah milik Hyunjin.

hiks..  hiks.. aku.. aku..” Isak Hyunjin

“katakan kalau kau juga mencintaiku Hyunjin! katakan kalau kau menyukai ini semua! katakan!”

untuk kesekian kalinya Changmin membentak mantan kekasihnya itu. Hal ini dirasa sangat menyakitkan untuk Hyunjin. hal ini membuat harga dirinya kembali hilang dengan mudahnya untuk yang kedua kalinya. dan pada malam itu pun, tanpa menunggu waktu lama, Changmin segera melepas celana-nya lalu memasukkan penisnya kedalam vagina Hyunjin. sementara Hyunjin? ia hanya mampu menangis menahan sakitnya, ia hanya berharap bahwa malam ini cepat selesai.

東方神起

Keesokan harinya, Hyunjin tidak hadir mengajar. alasannya tubuhnya masih terasa sangatlah sakit akibat perlakuan nista yang dibuat mantan kekasihnya. ya, sekali lagi mantan kekasihnya itu kembali mengambil harga dirinya dengan paksa, atau secara kasarnya sama dengan memperkosanya. Tak ada seorangpun yang tau insiden malam itu, termasuk kedua orang tua Hyunjin. ia hanya mengatakan kalau ia kurang sehat, itu sebabnya ia enggan berangkat bekerja.

“Hyunjin..” panggil seorang wanita paruh baya yang tak lain adalah ibunya.

“umma..” jawab Hyunjin, lirih.

“kau mau sampai kapan menutupi semua yang terjadi?” tanya sang ibu, lalu membelai lembut rambut putri tunggalnya itu.

“tidak ada masalah apa-apa umma..” jawab Hyunjin, berusaha menutupi semuanya.

“Changmin. anak itu kan? anak nakal itu lagi yang membuatmu menderita?”

Hyunjin hanya mampu menghela nafas, sebelum akhinya ia memeluk erat tubuh ibunya, melepas semua beban yang ia rasakan.

***
Changmin hanya mampu terduduk pada sisi kamarnya. matanya terus menatap lurus kedepan seolah ia sedang berbicara dengan orang lain. tak lama kemudian ia mengacak rambutnya frustasi. apa yang tadi malam dilakukannya? apa yang membuatnya menjadi seperti ini? ia baru tersadar kalau semalam dirinya kembali membuat Hyunjin terluka. menyia-nyiakan kesempatan yang ia punya. seharusnya semalam berakhir dengan indah, tetapi kenapa semuanya berbalik seratus delapan puluh derajat? ia kembali mengacak frustasi rambutnya, mengingat ingat betapa bodohnya ia tadi malam.
“kenapa aku harus melakukan hal itu padanya? seharusnya aku meminta maaf, memeluknya lalu membuatnya melupakan semua traumanya di masa lalu bersamaku” keluhnya.
Changmin hanya bisa menghela nafas panjang kala mengingat apa-apa saja yang pernah dilakukannya sehingga membuat Hyunjin menangis, atau bahkan mengalami trauma. dan dengan tekad sepenuh hati, ia menyerah mendapatkan Hyunjin kembali, ia sudah lelah dengan apa yang digariskan Tuhan untuknya dan Hyunjin. Ia hanya berharap kalau Hyunjin bisa mendapatkan namja yang jauh lebih baik darinya, dan mengubur impiannya untuk kembali bersama Hyunjin.
東方神起
A/N: cukup sudah author menulis chapter 2 *elap keringet* sejujurnya author pingin detailin chapter ini, soalnya chapter depan udah masuk chapter semi-akhir kayaknya. tapi, salahkan dosen author yang maksa author untuk mengerjakan tugas analisa yang begitu menumpuk T_T well, author belum bisa janji kapan bisa post chap depan, masalahnya author lagi dikejar deadline tugas, plus banyak kegiatan di kampus dan kantor. gomen-ne reader-san *bow* author berterimakasih sebanyak banyaknya kepada para reader yang sudah membaca apalagi yang memberikan review *hug satu satu* maaf juga untuk typo yang bertebaran akibat netbook author yang sudah tua (?) banyak keyboardnya yang macet *plakk* author juga minta maaf untuk cerita yang terkesan ngebut atau lambat, juga masih jauh dari sempurna. akhir kata, Terimakasih ^__^
Jakarta, 03 Desember 2013
-Evil

Posted on 03/12/2013, in DBSK, FF and tagged , . Bookmark the permalink. 76 Comments.

  1. Part 2 bagus..

  2. Raisa Jarief

    Kurang panjang nih thor~ tp bagus kok ceritanya😀

    • tachikawarie

      Nah iya T^T gomen ne, aku lagi buru buru banget soalnya… tapi makasih banget >< *big hug*

  3. bagus nihh
    kpn lanjutannya thor??😀

    • tachikawarie

      ehehehehe arigatou😀 *bow*
      ditunggu aja ya…. yang pasti nggak akan keluar dari bulan desember kok😉

  4. Daebak…..
    NEXT…..!!!!

  5. Makin ribet aja jalan ceritanya thor,knp Hyunjin terlihat murahan sperti itu,changmin juga dia kan udh punya anak tpi masih gx dewasa.
    D’tunggu part selanjutnya mudah”n makin jelas eon,klo bisa buat moment” brg Minji thor!

    • tachikawarie

      iya T^T aku juga nggak tau kenapa bisa jadi seperti ini… padahal tadinya tuh mau dipanjangin terus dikasih kebahagiaan gitu buat si minnie sama hyunjin, tapi aku pinginnya nyiksa terus :-p
      oke, next chap bakal aku coba buat momen mereka deh.. thanks sarannya *hug*

  6. Kependekan banget thor~
    tapi feel nya dapeet bangeeud😀
    oh ya thor, konfliknya ditambah parah ya😀
    biar seru hehe

    keep writing thor :*

    • tachikawarie

      setuju T^T orang wordsnya aja cuma 1819.. padahal aku biasa nulis paling pendek aja 2K+ *frustasi*
      soalnya tadi balapan sama tugas sih jadinya begitu, sampai aku juga bingung kenapa ceritanya bisa jadi angst full di part ini… hiks…
      nah, emang aku mau buat seperti itu di chap depan, makasih usulnya😉

  7. akhr x ni part 2 rilis juga tp konflik x kurang greget n jln crt x bkin bingung tp q suka ide crta yg sad hurt kek gni mg part 3 x lebih di matengin jln crta x byr ngeh ma konflik x oke thos smangat

    • tachikawarie

      iya, aku juga bingung kenapa bisa jadi begini.. soalnya tadi balapan sama tugas juga, jadi kurang dapet feel malahan pas aku nulis ini…. hiks..
      chapter depan diusahakan lebih baik deh T^T

  8. Lagi2 mlakukan kekerasan kpn changmin mo brubah n lg tu cwenya knp g punya perthanan diri mau z d gtuin lgi.
    D tunggu next part😛

    • tachikawarie

      suatu saat minnie bakal berubah kok, nanti kalau udah nikah sama aku :p *plakk*
      soalnya kelemahan hyunjin itu ketika dia ketemu sama minnie, makannya mau aja diapa”in.. T^T
      iya, ditunggu aja ya next partnya…

  9. yah…. kok part selanjutnya gak pasti sih …kecewa… padq hal penasaran

    • tachikawarie

      yang pasti masih di bulan ini kok😀 tenang aja.. soalnya aku pingin cerita ini beda sama ff aku yang bergenre shounenai yang rata” gimanapun caranya kalau udah deadline-nya end ya end walaupun ngegantung :-p
      jadi butuh waktu lama buat dapet feelnya sebelum nulis next part… silahkan ditunggu ya😉

  10. Titania Blackjack~VIP~BABY(s) {@RapperTita7_BA1}

    berharap genrenya berubah jadi angst :3
    bagus thor ffnya! ^^
    next ya thor😉

    • tachikawarie

      angst?!😉 boleh juga kayaknya hahahahahaha…
      ditunggu aja ya di chap berikutnya, sebetulnya bagus sih kalau angst, tapi kita cocokin sama mood aku dulu😀
      waaaaaa makasih >< *hug*

  11. ldyesungkim

    disini konfliknya yah thor?hmm kurang konflik sih thor menurutku boleh saran gak disini?kenapa gak buat changmin cemburu karena hyunjin deket sama cowok lain ato apa gitu thor biar konfliknya tambah greget?overall sih aku suka ceritanya thor ^^ next part ditunggu yah thor

    • tachikawarie

      bukan dear T^T belum masuk konflik, ini baru pra-konflik, tadinya kan mau aku buat panjang di part ini biar ada konfliknya yang bikin dunia tumpah ruah (?) tapi berhubung tugas minta perhatian lebih, akhirnya aku pendekin dan bener” jauh dari prediksi aku sebelumnya T^T
      ide ceritanya emang mau aku masukin tuh, bikin karakter cowok lain, sepertinya di chap 3 deh😉
      makasihh…. makasihhh😀

  12. Nathalie park

    aa..jd gra” ptz sm hyunjin changmin b’ubh jd ky berandalan gt????tp klo dy nyesel knp g cba bwt perbaikin k’slhn’y yg dlu????aga krng ska sm sft hyunjin,s’hrz’y dy g mdh gtu aja bwt nemuin changmin klo ujung” dy sndiri g bs nolak apa yg changmin mw..

    • tachikawarie

      iya, minnie jadi one of the brat sejak putus sama hyunjin.. tapi lebih parahnya ketika ibunya dinyatakan sakit.. di chap depan penjelasan lebih lanjutnya deh😀
      nah, iya.. emang sebenernya hyunjinnya juga yang tidak konsisten *plakk*
      anw, thanks for read😉

  13. kasian bgt hyunjin…changmin oppa benar2 bad boy…
    hyunjin-ah,,jgn pernah memaafkan changmin oppa..

    • tachikawarie

      T^T gatau kenapa di ff ini aku beneran pingin bikin minnie disebelin (?) hahahahaha, habis kasian setiap karakter bad boy itu pasti castnya yunho atau yoochun kalau di setiap ffku…
      kalau hyunjin nggak maafin minnie, nanti kasian dong anaknya nggak punya appa :p

  14. Ditunggu next chapernya.

  15. good job😀
    keren dech d tunggu part selanjutnya

  16. tachikawarie

    wahhh >< makasih bangettt *hug*
    iya, ditunggu saja part berikutnya ya🙂

  17. agak kurang panjg. jd kesnya konfliknya loncat loncat. part 1 ma yg 2 kurang bgt ad penghubungnya

    • tachikawarie

      iya T^T jujur aja aku juga pas ngerjainnya feelnya kurang dapet banget..
      makannya berusaha buat dilengkapi di chap tiga nanti, terimakasihdukungannya🙂

  18. tachikawarie

    ahahhaahahah makasih >< *hug*

  19. kyaaa…
    pnasaran2… >_<…
    next chapt neeee….

  20. bagus ceritanya
    ditunggu cerita selanjutnya

    • tachikawarie

      makasihh makasiiiiih *bow*
      ahahahaha, kalau mau baca cerita lainnya bisa diliat akun aku di ffn kok😉

  21. Kerennnn coyyy

  22. keren thor.. next chap yaa😉

  23. Fighting eonni ^_^

  24. LiaHeechul_Elf

    Keren thor

  25. kyaa author aku udah baca part pertamanya😀
    apa sikap changmin emg kyk gt? atau dia masih egois? hyunjin nya udah baik loh itu😦

    • tachikawarie

      ah iya, terimakasih >< *hug* heheheheh~
      iya, memang changmin itu pingin dapetin hyunjin lagi gimanapun caranya, sekalipun itu cara haram ._.

    • tachikawarie

      ah iya, terimakasih >< *hug*
      heheheheh~
      iya, memang changmin itu pingin
      dapetin hyunjin lagi gimanapun
      caranya, sekalipun itu cara haram ._. *digaplok*

  26. endingnya gak enak banget deh thor_-” kalo berhenti dichapfer ini ceritanya aneh ._.
    maaf bukannya sok menggurui :))

    • tachikawarie

      iya dear, aku juga begitu liatnya >.< aduhhh bener bener chap terancur kalau dibaca berulang ulang, banyak yang kelewat atau malah alurnya loncat loncat kali T_T enggak kok dear, chap tiga bisa dibilang chap akhir, masih dalam pengerjaan🙂

  27. lia anae hae

    part 2 kyk ada yg kurang gimana gitu thor, emosi castnya kali ya yg naek turun. wkwk
    btw, next chap gpl ya ^^

    • tachikawarie

      iya, aku rasa juga begitu dear >.< makannya aku minta maaf banget, masalahnya pas nulis part ini aku lagi kena jamah tugas juga (?) well ditunggu aja, part tiga masih dalam pengerjaan dear😀

  28. Ya allah si Changmin kejem gitu
    Gak dapet nikmat/ mah adayanya rasa sakit + trauma mendalam .-.
    Next thor jan lama-lama
    konfliknya makin keliatan *ava seh

    • tachikawarie

      iya tuh >< changmin kena virusnya kyuhyun sih *dirajam* habis aku lagi pingin nyiksa orang dalam ff nc😀 *muka polos* oke, tenang aja…. chap tiga masih dalam pengerjaan kok dear😉

  29. tachikawarie

    ah iya, terimakasih >< *hug* heheheheh~
    iya, memang changmin itu pingin dapetin hyunjin lagi gimanapun caranya, sekalipun itu cara haram ._.

  30. tachikawarie

    aaaaaa~ >.<
    kamsahamnida dongsaengieeee *bow*

  31. Pendek banget masa-_- tp gpp bagus kok thor:D ditunggu part 3 nya ya..

    • tachikawarie

      iya T^T gomen *bow* chap tiga masih dalam pengerjaan, bisa dibilang chap terpanjang juga… makasih sudah membaca😉

  32. Feelnya itu kaya naik roller coaster thor, naik turun rasanya, di kirain bakalan baikan dgn cara” baik, eh taunya malah gitu -__-
    Kurang panjng nih thor, next part lbh pnjng yah

  33. Choi Min Hyo

    Yeee, di tunggu next nyaa

  34. Kok hyujin mauu ajj diperlakukan kaya gitu sama changmin ??? Tambah rumit nih hub mrka b2 ,🙂

  35. thor aku baru bc yg ini sama part 1 jadi aku tinggalin jejaknya disini ya kk, bagus thor. speechless. bagus pokoknya. keep writing thor. lanjut thor chap 3 jan lama2 ehehe penasaran duluan

  36. Kurang panjang thor isinya

  37. bagus banget thor tapi pendekan
    Next dong

  38. kerekeren thor,lanjut terus ya ^^

  39. kependekan, terlalu singkat nih thor ff nya..
    okeh di tunggu part selanjutnya aja deh..

  40. next..bgus critanya..

  41. Makin bagus thor
    ditunggu part selanjunya

  42. Makin bagus thor, tapi kok cuma pendek?
    ditunggu part selanjunya

  43. luna nur arifwibowo

    ceritax keren ,,tpi part yg k’dua terlalu pendek, ceritax tetep keren di tunggu part selanjutx ?!!

  44. Mentari Nahraisha

    Tambah bagus ceritanya…
    Next part ditunggu

  45. Thor, lanjut dong..
    Jebbal😦

  46. maap ni thor..
    tapi watak cast.y plimplan semua..
    jadi kurang klop ma cerita.y..
    keep writing.. ^^

  47. ahh thor kok sad😥 jahatttt… cerita nya bnr2 ga kedugaaa^^)b

  48. udah ada lanjutannya thor? Penasaran gue :3

  49. Changmin nakal iih :v
    btw ff ini udah ada lanjutannya belum? :3

  50. Aku pembaca baru kapan lanjutannya nih 😀
    Apa udah ada ngubek2 kok gak ada 😖

Jangan lupa komennya..!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: