MY Black Angel Part 1

Tittle : My Black Angel

Author : Seochoi

Cast : Kwon Jiyong, Han Hyora (OC), Ok Taecyeon

Rate : M, Series

Annyoeng Haseyo, ini ff Pertama ku yang dipublish di sini, kritik dan saran sangat diharapkan. Terima kasih *bows*

Kwon Jiyong

Aku menatap wanita didepan ku ini dengan jijik, permintaannya membuat pandanganku terhadap wanita bertambah yakin kalau mereka semua adalah makhluk manipulatif, sama seperti oemmaku tersayang dan Sandara Noona

“ayolah Kwon Jiyong ssi jebal, aku butuh sekali uang itu, aku berjanji padamu aku akan melunasi semua hutangku, aku merasa malam ini aku akan beruntung”

Wanita ini berlutut sambil menangkupkan tangannya di hadapanku, wajahnya memelas memohon belas kasihan, penjudi .. ku memiringkan senyum ku dengan tetap menampakkan pandangan dinginku padanya, apa merek a kira dengan berjudi mereka akan kaya? Mereka sudah dipermainkan penasaran itu adaah sifat dasar manusia, mereka akan merasa mereka akan menag kali ini. Tapi sesungguhnya mereka salah, semakin mereka penasaran semakin banyak pundi pundi yang masuk kedalam kasino kasino ku.

“baiklah Park Seyra ssi, silahkan menandatangani surat ini, dan kau tau bunga uang yang kau pinjam kemarin nilainya sama dengan uang yang kau pinjam sekarang, apa kau mengerti?”

“ya aku mengerti Kwon Jiyon ssi”

Lalu dia membubuhkan tanda tangan secepatnya pada kertas yang aku sodorkan

“kau tidak membacanya terlebih dahulu?”

“Aniyo aku percaya padamu”

“gerue kau bawalah surat keterangan ini pada kasir dibawah, dan mereka akan mencairkan uang yang kau minta”

“terima kasih terima kasih Kwon Ji young ssi”

Wanita itu membungkukkan badannya berkali kali padaku, aku hanya melambaikan tangan malas, kedua bodyguard yang berjaga didepan pintu langsung membuka kan pintu untuk wanita itu dan mereka berjalan keluar. Tinggal aku sendiri di kantorku yang mewah ini. Kunyalakan komputer dan bersiap melakukan video call dengan tim pengacaraku yang sekarang berada di New York untuk mengakuisi perusahaan  milik Donal Trump

“Hello Mr. Kwon”

“Hmm, its everything under controll?”

“yes Mr. Kwon you no need to worry, everything is going to our plan”

Aku tersenyum senang

“Good job”

Aku mematikan sambungan, Samsung Galaxy Note 2 ku berbunyi pertanda bahwa ada sms masuk, ku baca ternyata dari Seunghyun Hyung yang isinya mereka sudah berkumpul di Pub milik Daesung. Aku pun segera bergegas kesana.

PUB DAESUNG

“Aaa Hyung disini disini”.

aku melihat magnae kami Lee Seunghyun melambai – lambaikan tangannya agak aneh karena hanya kami berlima ditempat VVIP ini mungkin dia terlalu senang bisa bertemu denganku terakhir kali kami berkumpul bersama adalah ketika pernikahannya 7 bulan lalu.Namanya memang Lee Seunghyun sama dengan nama Seunghyun Hyung oleh sebab itu kami memanggilnya Seungri, kami berlima termasuk aku, Seunghyun hyung, Daesung, Yongbae dan Seungri memang sering berkumpul di Pub milik Daesung, tapi akhir akhir ini frekeunsinya semakin jarang karena pengaruh kesibukan kami apalagi sekarang Seungri dan Seunghyun hyung-yang kami panggil Top- sudah menikah. Orang orang juga mempunya julukan untuk kami berlima yakni Bigbang mungkin karena kami yang menentukan arah politik dan perekonomian Korea well who knows, aku juga heran dengan julukan tersebut. Mereka juga kerap memanggilku dengan nama panggilan bukan Jiyoung tapi G Dragon aneh bukan, tapi aku akui nama ini lumanyan bila dibandingkan dengan nama Seunghyun hyung.

“yaaa Magnae kau tampak sehat, rupanya pernikahan cocok untukmu”

Aku menepuk bahunya hangat, Seungri tersenyum lebar padaku

“oleh sebab itu Hyung kau harus segera mengikuti jejakku dan jejak Top Hyung”

“yaa apa yang kau bicarakan? Aku tidak akan menikah kau tau?” Aku melotot garang pada Seungri.

“Sepertinya aku juga pernah mendengar kalimat itu keluar dari mulut si Magnae”.

Kali ini Yongbae yang angkat bicara, aku mempoutkan bibirku kesal dan kulihat TOP hyung juga sedang tersenyum lebar sambil melihat kearahku. Diantara kami berlima hanya TOP hyung yang tahu semua rahasiaku, betapa aku membenci yang namanya pernikahan dan wanita.

“ya Hyung kenapa kau hanya senyum senyum? Tumben si Sehyun kau tinggal biasanya kalian berdua seperti perangko dan dan lemnya, dimana ada Sehyun disitu ada kau hyung”

Aku berusaha mengalihkan topik pembicaraan pada TOP hyung

“Lebih tepatnya TOP hyung yang mengikuti kemana Sehyun pergi’. Daesung mengikik geli dan langsung berhenti ketika melihat tatapan tajam TOP hyung

“TOP hyung, aku dengar Sehyun mengandung lagi? Kau ini hyung seharusnya beri istrimu waktu untuk bernafas”.

Nada suara Seungri terdengar jengkel,aku kaget dan menoleh cepat padanya

“Itu benar Hyung? Bukannya Sehyun baru melahirkan? Berarti anakmu akan ada 4 hyung? Mudah mudahan kehamilan ini tidak kembar seperti yang pertama”. TOP hyung terlihat agak serba salah dan lalu marah.

“ya Seungri darimana kau bisa tahu kabar ini? Dan kau bilang apa? Sehyun? Kau harus memanggilnya noona kau dengar noona.”

“shireo kenapa aku harus memanggilnya noona, Sehyun lahir di tahun yang sama dengan ku hyung”.

“tapi dia  lahir 3 bulan lebih  awal dari kau, dan dia juga menikah denganku itu artinya dia sudah menjadi noonamu”. TOP kesal dengan keras kepalanya Seungri

“Seungri, benar Sehyun hamil lagi? Darimana kau bisa tau?” Daesung tampaknya benar – benar penasaran.

“sewaktu aku masih di Jepang Sehyun meneleponku dia bilang apa Suzy sudah hamil, karena akan bagus apabila ada teman untuk hamil”.

Aku dan daesung hanya melihat TOP Hyung dengan tatapan –mengapa kau lakukan itu pada gadis semanis Sehyun, hyung- dan aku llihat Taeyang hanya menghitung lewat jarinya dan menggeleng gelengkan kepalanya.

TOP hyung mendesah tampak tidak berdaya

“Aku tidak tahu, aku hanya tidak ingin laki laki disekitarnya sadar betapa cantiknya Sehyunku, mereka harus tahu kalau Sehyun hanya millikku”

Aku tersenyum geli “jadi oleh sebab itu kau selalu membuatnya hamil hyung? Kekanak-kanakan sekali”

“Ya, kenapa kau yang protes? Sehyun saja tidak pernah protes”

“mungkin dia takut padamu Hyung” kali ini si Magnae yang angkat bicara

“magnae kau minta dipukul ya?”

“Sabar Hyung, ada yang ingin ku tanyakanpadamu hyung  bagaimana waktu Sehyun mengandung anak pertama kalian? Apa merepotkan? Lalu apa saja yang kalian siapkan hyung?

“kenapa kau bertanya? Apa Suzy sudah mengandung?”

Seungri hanya tersenyum lebar dan mengangguk cepat, Dan ruangan VVIP ini langsung riuh dengan ucapan selamat pada Seungri, aku melihat wajah Seungri dan TOP hyung diselimuti kebahagian. Benarkah pernikahan bisa begitu bahagia? Aku menggeleng cepat, aku tidak mau gambling dengan kehidupanku, yang aku tau wanita dan pernikahan adalah hal yang tidak bisa disatukan. Sekarang wanita hanya aku jadikan nafsu pemuas seksku, aku bahkan tidak bisa mengingat nama2 mereka lagi, aku berganti wanita seperti berganti baju, bahkan Seungri pernah berkata dia ngeri melihat kebiasaanku bergonta ganti pasangan, dia tidak tahu kalau sebelum tidur denganku wanita wanita itu harus melakukan serangkaian pemeriksaan oleh dokter dokterku.  aku tidak bodoh, aku tidak ingin mati muda oleh serangkaian penyakit menular dan juga tidak akan jatuh dalam jebakan wanita yang menangis nangis minta pertanggung jawaban dariku. Aku adalah kebalikan dari si Magnae, dia akan aktif mendekati semua aku ulang semua wanita cantik di pesta, tapi dalam kasusku wanita wanita itu yang akan mendekatiku, karena aku tidak suka memburu aku lebih suka diburu, menurutku lebih keren.Memang tidak semua wanita buruk, contohnya Kim Sehyun dan Bae Suzy istri dari Top Hyung dan magnae Seungri, selain wajah mereka cantik, hati mereka juga baik luar biasa membuat iri saja.

“Kenapa tidak memeriksa di rumah sakit ku saja Seungri-ah?” . Taeyang terlihat tidak senang.

“Bukan begitu Hyung,  sebetulnya aku juga baru tau tadi lewat telepon karena aku juga baru pulang dari Jepang, Suzy juga belum sempat memeriksakan kandungannya ke Dokter dia hanya menguji di test pack saja”.

“Jadi kau belum sama sekali menemui Suzy? Ya kau ini, apakah kau ini bisa disebut suami yang bertanggung jawab?” Daesung berseru sambil memukul kepala Seungri, bersamaan dengan itu aku, TOP Hyung dan Taeyang bersamaan memukul kepala si magnae.

Plak plak tampak Seungri kewalahan melindungi kepalanya dari sasaran kemarahan kami, karena kami sangat menyayangi Suzy disamping ada peristiwa yang hampir merenggut nyawa Suzy. Apalagi Daesung yang ternyata dulu pernah menyimpan perasaan cinta pada Suzy, tapi tampaknya dia telah bisa melupakan rasa cintanya pada Suzy.

“Besok kau harus membawa Suzy ke rumah sakitku. Arasso magnae?” Taeyang melotot galak pada Seungri hingga membuat si Magnae mengkeret ketakutan

“aku tidak mau kejadian Sehyun terulang kembali”. Taeyang melirik TOP hyung dengan pandangan membunuh.

“yaa Taeyang bagaimana kau masih bisa mengungkit hal itu? Kalau difikir fikir itu bukan sepenuhnya salahku, siapa suruh Sehyun datang sendiri ke rumah sakit dan tidak membangunkan ku”. TOP berusaha membela diri

“Gerunika kau seharusnya siaga di bulan bulan terakhir kehamilan istrimu hyung”. Taeyang mendesah kesal. TOP Hyung sepertinya ingin membantah, tapi tidak ada kata kata yang keluar dari mulutnya.

“Sudah sudah mengapa kita malah mengingat hal hal yang buruk, ada baiknya kita bersenang senang”. Daesung menengahi kami

“ayo ayo bersulang” aku pun mengangkat gelas diikuti oleh keempat sahabat ku ini

“KANPEEEI”

“Seungri ah jangan minum dulu, kau harus menghubungi Suzy kalau kau ada disini” suara Taeyang

“Mengapa kau kesini? Bukannya ke rumahmu terlebih dahulu” Daesung menambahkan

“ Taeyang hyung yang bilang kita harus berkumpul karena lama tidak bersua, dia juga menekankan SEMUANYA, mana mungkin aku menolak, arasso arasso aku akan menelepon Suzy, tanpa kalian suruh pun aku akan meneleponnya”.

Ku lihat Seungri beranjak kesal dan kudengar dia mulai berbicara mesra pada Suzy. Sebetulnya aku tidak menyangka kalau Lady killer seperti Seungri bisa jatuh cinta setengah mati pada seorang wanita. Mungkin benar apa yang dikatakan Taeyang bahwa kunci hati Seungri berada di tangan Suzy, lalu kunci hatiku? Aku tersenyum jijik, aku pernah memberikan kunci hatiku pada seorang wanita dan dia membuangnya karena menganggap aku anak kecil, tidak kompeten dan tidak layak diperjuangkan. Kuhabiskan minuman ku dengan sekali teguk, mataku menerawang… Sandara noona, aku merindukanmu. Kulihat dengan ekor mataku pandangan bertanya dari TOP Hyung, hah aku seperti buku terbuka bila didepannya. Aku tersenyum untuk menenangkannya berbicara lewat mata kalau aku baik baik saja.

Han Hyora

Aku melihat jam dengan gelisah. Seharusnya oemma sudah pulang, apakah dia ketempat terkutuk itu lagi? Oemma kenapa kau melakukan ini? Kalau kau bersedih atas meninggalnya appa dan bangkrutnya usaha kita kau jangan melarikan stresmu dengan berjudi, kau akan mendapatkan masalah baru. Hati hati ku lipat uang hasil penjualan sabun mandiku, ya aku memang berjualan dijalan, sejak usaha appa bangkrut dan beliau terkena serangan jantung yang merenggut nyawanya aku berjuang sendirian untuk menghidupi keluargaku yang hanya tinggal aku dan oemma. Rumah besar kami aku jual, untung saja hutang hutang appa tertutupi oleh asuransi jiwanya. Tapi oemma sangat terguncang, beliau yang biasa hidup mewah melarikan stresnya dengan mabuk mabukan dan berjudi. Aku juga tidak memberitahu oemma kalau masih ada sisa tabungan hasil dari penjualan rumah, karena kalau oemma tahu bisa bisa uang itu habis dimeja judi.

“Hyora ah, Hyora ah”.

Aku tersadar dari lamunanku, aku bergegas keluar dari rumah loteng kami dan menemukan oemma sedang terduduk dijalanan yang dingin.

“oemma, apa yang oemma lakukan disini?” ayo masuk kedalam rumah nanti oemma sakit”.

Aku berusaha memapah tubuh oemma yang tampaknya semakin kurus, huuf nafas oemma bau alkohol.

“oemma, oemma mabuk lagi?”

Oemma menepis tanganku kasar, dia menunjuk nunjuk wajahku dengan marah

“aku tidak mau tinggal dirumah sempit itu, rumah itu bahkan tidak lebih besar dari toilet rumahku, aku ingin pulang ke rumahku Hyora ah”

“oemma wagero yo…, jangan begini oemma malu”.

Oemma masih berbicara dengan mabuk, dengan susah payah aku berusaha membawa beliau keatas, kutidurkan ia, dan kuselimuti.

“Oemma mengapa berjudi lagi, kau menggunakan uang siapa?”

Oemma tampaknya masih bergumam tidak sadar

“Hyora ah, aku yakin akan menang dan kita akan kembali lagi pada rumah kita”.

“arassoyo oemma, tidurlah”

Aku peluk dia dan kamipun tertidur dengan tenang, tanpa aku tahu bahwa badai sudah menanti dikehidupan kami.

Keesokan paginya aku membuatkan minuman untuk oemma yang bisa menghilangkan rasa pusing akibat  mabuknya, kupandangi muka orang yang sudah melahirkan ku ini, betapa menyedihkannya, dalam 4 bulan muka oemma ku yang cantik dan terawat bisa  tirus dan cekung seperti ini.

“oemma, jangan berjudi lagi oeh, dalam 4 bulan terakhir ini setiap malam oemma selalu pulang dalam keadaan mabuk, apakah dengan berjudi oemma bisa mengembalikan kekayaan kita?”

Oemma hanya terdiam mendengar ceramahku, dia menyesapi minumannya dan tidak berani melihatku.

“berhenti berjudi oemma, kalau begini terus oemma akan terlilit hutang, semua perhiasan oemma dan aku sudah digadaikan untuk berjudi, aku sengaja membiarkan oemma karena aku lihat dengan berjudi oemma masih ada semangat hidup, tapi cukup oemma jangan diteruskan”.

Aku genggam kedua tangan wanita yang sangat aku kasihi ini

“berjanji padaku oemma, bahwa oemma tidak akan kembali ketempat itu lagi, berjanji oemma”.

Oemmaku mengangguk dan kulihat ada bulir airmata mengalir di pipinya, aku peluk dia

“semua akan baik baik saja. Oemma istirahat saja dulu aku akan berjualan ya”.

Oemma ku hanya mengangguk, kuselimuti lagi dia .

“oemma aku sudah membuat makan siang, nanti oemma hanya perlu menghangatkannya ya”

Aku tersenyum tidak lupa kucium pipi orang yang aku kasihi itu kutuup pintu dan bergegas menuju tempatku berjualan sabun mandiku.

TIGA MINGGU KEMUDIAN

Aku berjalan dengan tenang aku sungguh bersyukur kepada Tuhan hari ini semua sabunku lagi lagi laku terjual, kalau begini terus impian ku untuk membeli kios akan segera terwujud.

“Han Hyora Han Hyora”

Aku melihat Taeyon Ahjumma berlari sambil meneriakkan namaku dengan panik

“ada apa Ahjumma? Mengapa panik seperti itu”

“ada polisi di rumahmu dan mereka akan membawa ibu mu pergi”

Aku terkejut dan segera berlari menuju rumahku diikuti oleh Taeyon ahjumma

Aku lihat ada 3 orang polisi dan 2 orang bertubuh besar berbalutkan jas, merak tampaknya hendak membawa paksa oemma ku

“Ahjussi Chakkamanyo, kenapa membawa paksa oemmaku?”

Aku berusaha melepaskan cekalan orang dengan pakaian jas itu dari lengan oemmaku

“Hyora –ah tolong oemma, oemma tidak mau dibawa ke kantor polisi”. Oemmaku menangis pilu matanya tampak ketakutan sekali. Melihat semua itu kemarahanku meledak

“ AHJUSSI apakah anda tidak mempunyai oemma dirumah, mengapa menyeret perempuan paruh baya seperti anjing?”

“anda putri dari nyonya ini?” tanya petugas polisi padaku

“ ya aku putrinya”.

“kami harus membawa ibu anda ke kantor polisi karena dia dituntut dalam pengembalian hutang sebesar $700.000. jatuh temponya seminggu yang lalu, menurut pelapor mereka sudah berusaha menghubungi ibu anda tapi tidak pernah berhasil”.

Aku hanya ternganga, otakku belum bisa mencerna keterangan yang diberikan oleh petugas polisi itu. Hutang, hutang apa? $700.000 bukankah akan jadi puluhan juta apabila dikurskan ke won? Aku hanya terpaku melihat ibuku digiring oleh petugas polisi itu.

“Hyora –ah Hyora-ah tolong oemma tolong oemma”

Aku seperti tersadar dan bergegas menghampiri petugas polisi itu.

“pak apakah saya bisa mendampingi ibu saya?”

“tentu”

Kami pun pergi menggunakan mobil polisi diringi tatapan para tetangga, malunya aku. Oemma apa yang kau lakukan kali ini? Batinku sedih sekali.

Kantor Polisi

Aku terhenyak kaget mendengar penjabaran polisi dan orang orang berjas hitam yang ternyata dari Kasino Enterprise yag merupakan cabang dari jaringan kasino di Las Vegas milik Kwon Jiyong yang juga calon pemilik Kwon Enterprise Group disamping itu dia juga mempunya beberapa perusahaan sendiri dibawah bendera GD Corp. Mengapa ibuku bisa berhubungan dengan orang itu? Kwon Jiyong sangat terkenal dikalangan Chaebol Korea, walaupun keluargaku dulu bukan termasuk 10 besar keluarga terkaya di Korea tapi aku tahu sepak terjang Kwon Jiyong, Cassanova ice, Prince of Ice dan masih banyak julukan bagi dia. Berganti pasangan seperti berganti baju dan mempunyai sahabat2 aneh yang dinamai Bigbang.

“oemma, mengapa oemma melakukan itu oeh? Bukankan oemma sudah berjanji akan berhenti oemma? Dan juga oemma baru berjudi, mengapa sudah mempunyai hutang sedemikian banyak?”.

“nyonya park bukan baru berjudi, dia sudah menjadi langganan kami kurang lebih setahun”.

Aku menoleh kaget pada pria berjas hitam yang berbicara tadi

“dan anda siapa?”

“Perkenalkan saya sekertaris Kim, saya bertugas mendisiplinkan pelanggan yang menunggak” dia menganngsurkan kartunamanya padaku, aku bergidik ngeri mengartikan kalimat “mendisiplinkan yang baru dia ucapkan padaku. Aku lihat oemmaku hanya menunduk dan menangis.

“Sekertaris Kim jadikan saya sebagai jaminan, saya mempunyai tabungan kira-kira $400.000 –aku bisa merasakan oemma menoleh kaget padaku- saya akan segera mencairkannya tolong jangan penjarakan oemma saya, sisanya akan saya angsur, saya janji”. Nada suaraku memelas.

“Tapi Agassi, $700.000 itu hanya bunganya saja”.

Aku membelalak kaget. Habis sudah, aku pandangi oemmaku perasaanku bercampur aduk antara sedih dan marah. Aku merasa  mual aku marah dan frustasi

“ Kalian juga mengapa hanya memihak pada orang – orang kaya saja???!!! Kami orang miskin membayar pajak juga bagi Negara ini!!” aku berdiri dan berteriak teriak frustasi, aku lempar semua barang yang berada dimeja depanku sehingga membuat kegaduhan di ruangan itu, beberapa polisi wanita berusaha menenangkanku.

“BERISIK SEKALI, ADA APA INI?”

“ooh Kepala Polisi Ok ”

Aku menoleh pada asal suara itu, tampak sosok laki laki berseragam polisi lengkap dengan pangkatnya, tinggi dan tampan itu kesanku ketika melihatnya .Semua polisi langsung memberi hormat padanya.

Ok Taecyeon

Aku keluar dari ruanganku karena mendengar ribut ribut, terus terang aku kesal sekali apabila konsentrasiku terganggu. Aku keluar hendak menghentikan yang menciptakan huru hara ini, aku melihat gadis mungil nan manis yang sedang dipegangi oleh beberapa petugas wanita, aku tersenyum dalam hati, si mungil ini yang menciptakan semua kekacauan ini? Aku menampakkan wajah malas andalanku

“ada apa ini?”

“hmm begini Kepala Polisi Ok….”

“aku hanya merasa tidak adil, kalian kan katanya pelindung masyarakat, mengapa pada kenyataannya hanya melindungi kepentingan orang –orang kaya saja”

Sebelum staffku selesai menjelaskan, gadis mungil ini berteriak padaku, aku member isyarat untuk melepaskannya, dan member isyarat agar dia menghampiriku.

“sepertinya harus ada yang diperjelas disini, kami bukan lah anjing anjing penjaga dari golongan yang kalian sebut Chaebol, kami menangkap orang yang terbukti bersalah, jadi kau salah sama sekali kalau menganggap kami berat sebelah”

Gadis itu sedikit mundur mungkin dia takut mendengar nada dingin dalam suaraku

TBC

Posted on 20/12/2013, in FF. Bookmark the permalink. 19 Comments.

  1. vthree shflyjoy137

    ffnya keren..ditunggu lanjutannya..

  2. next authornim >.< seruuu

  3. Penasaran sama part selanjut nya

  4. Rita Clouds

    suka suka suka bkin penasaran 🙂

  5. Ditunggu kelanjutannya authornim..

  6. kyaa urie gd. . penasaran min. . next part jgn lam2 ya min. . .

  7. keren… next part jgn lama2.

  8. banyak typo, ceritanya juga kurang jelas. alurnya kurang ter-arah~

  9. next min 😀

  10. terima kasih komen n kritiknya nex part mohon ditunggu *bows*

  11. awal yg menarik Thor….
    tetap semangat *!*

  12. Hideyasu Kumori

    huuuu kereeeeennn…apalagi part si 5 chaebol.yg lagi party di bar ituuuu…sukaaaa, kebayang kalo memeber bigbang pada nikah nanti gimana hahah /gigit buntut gaho/

  13. Disini GD playboy bnget , msa brganti cewe kyak berganti pkaian :p. Kasian hyora dia harus nanggung hutang sbnyak itu , pdahal itu baru bunganya , 🙂 disiiini kyaknya GD sama taec nantinya bbkal brsaing buat dpetin hatii hyora yaaa , dtunggu lanjutannya yaaa thor 🙂

  14. Keren !! Feelnya juga dpt 🙂 keep writing thor

  15. Aku pernah baca ini di ff nc korea..
    Disini ada part 3nya
    Aku baca ya min.

  16. Menarik nih,,,
    Lanjut ,,,

  17. Oo.. Good thor lanjuttt

Jangan lupa komennya..!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: