Ajjeussi, Saranghaeyo!

kim jeong hoon ff nc

Author             : jung woo kyung

Genre               :Romance, Yadong

Rating              : NC-21

Length             : two shoott

Cast                 : kim jeong hoon (PH,INR)

                          Lee jung hee (OC)

Anyeong yeorobun!! Aku datang lagi dengan FF abal-abal ku, kekeke. Castnya aku pilih kim jeong hoon alias pangeranLee yeol dari PH coz aku suka banget sama ajjushi satu ini, kenapa aku panggil ajjushi? Karena dia udah 33 tahun lho, wajahnya yang baby face menyamarkan umurnya yang sebenarnya.

*Kalau masih ada typo bertebaran mianne*. Aku juga mau ngucapin khamsahamnida buat admin yang mau ngepost FF abal-abalku ini, neomu khamsahamnida. Ya udah dech g perlu banyak cincong langsung aja yuk di baca FFnya dan jangan lupa RCLnya yach…!gumawo!

Warning : Typo bertebaran dimana-mana.

 

Aku merasa ada yang membelai wajahku, tangan halus dan kekarnya dengan lembut menelusuri wajahku, hidungku, pipiku dan bibirku. Dengan malas aku berusaha membuka mataku yang masih saja sulit untuk terbuka, ku kerjab-kerjabkan untuk membiasakan dari cahaya matahari pagi, tidak bukan pagi tapi mungkin sudah siang.

“Ajjushi, kau sudah bangun?!!” kataku dengan suara yang masih parau

“Emmm” jawabnya singkat dan tiba-tiba dia mencium bibirku dan melumatnya, tangan kanannya masih sibuk membelai wajahku dan tangan yang satunya meremas dada kananku lembut.

“Eeuummm..aahhhh…Ajjushi geumannae!!” lengkuhku setelah bisa lepas dari ciumannya.

“Cepat bangun, aku sudah memesan sarapan dari room service, sebentar lagi pasti sudah datang.”

“Eoh?” jawabku bingung. Ah iya, aku baru ingat sekarang kami berada di hotel bukan di apartementku. Ya kami memang sering menginap di hotel hanya untuk bisa berduaan dengannya.

“Apa kau hari ini ada kuliah?!” tanyanya

“Ye, nanti jam 2, wae?!!” jawabku sambil duduk dan menutupi tubuh telanjangku dengan selimut.

“Nanti aku antar ne?!!”

“Ani, tidak perlu aku bisa berangkat sendiri Ajjushi. Tapi kenapa Ajjushi masih disini? Kau tidak masuk kerja hari ini?”

“Itu salahmu chagi, kenapa kau lama sekali bangunnya aku jadi terlambatkan!!”

“Kenapa tidak membangunkanku lebih cepat atau kau pergi duluan saja, aku tidak apa-apa!!”

“Andwe, perusahaanku tak akan bangkrut hanya karena bosnya tak masuk kerja satu hari. Aku masih merindukanmu jadi aku sengaja tak membangunkanmu.”

“Aish…mana ada bos sepertimu, contoh bos yang buruk bagi karyawan.ckckck”

“Aigooo….urijunghee disiplin sekali.kekeke” jawabnya sambil kedua tangan halusnya mencubit kedua pipiku.

“aish…appoo Ajjushi” aku berusaha melepaskan cubitannya.

#tok tok room service# (Anggap saja begitu ne!!)

“Kau cuci muka dulu, biar aku yang membuka pintunya” setelah berkata seperti itu dia beranjak untuk membuka  pintu dan aku bergegas ke kamar mandi.

Mungkin kalian bertanya-tanya kenapa aku bisa berada di hotel bersama Ajjushi-ajjushi, kalau kalian mengira aku seorang gadis murahan yang hanya memanfaatkan kekayaan dari ajjushi hidung belang, kalian salah besar. Aku adalah gadis baik-baik dan normal seperti gadis-gadis lain, yang berbeda adalah sekarang Ajjushi itu adalah namjacingu ku.

Aku lee jung hee mahasiswa ekonomi bisnis tingkat 6 di universitas kyunghee. Aku baru berumur 23th. Ajjushi ku, dia kim jeong hoon 33th, seorang CEO dari JK Group salah satu perusahaan besar di seol,  kami telah menjalin hubunganhampir 1 th. Dan pertama kali kami bertemu dengan kejadian yang biasa saja dan tak spesial tapi inilah yang namanya takdir dan aku percaya itu.

 

#Flashback

 

Aku sedang menikmati makan siangku di cafe dekat tempatku bekerja, lebih tepatnya belajar bekerja di butik milik bibiku. Seorang laki-laki tiba-tiba menghampiri mejaku dan dia dengan seenaknya saja dan tanpa permisi langsung duduk di kursi dihadapanku sambil meletakkan makanannya di meja.

“permisi agashi, karena semua meja sudah penuh dan hanya meja ini saja yang masih ada kursi kosongnya jadi tak ada pilihan kau harus mengijinkan tempat duduk ini untukku.” Cerocosnya yang membuatku bingung, masih saja ada namja yang tidak sopan seperti dia, dari penampilannya pasti bukan namja biasa tapi kenapa bisa sampai mau makan siang ditempat sederhana seperti ini!! Aku hanya memandangnya dengan pandangan tak suka.

“apa kau terganggu denganku agashi?” tanyanya dengan wajah innoncentnya. Belum sempat aku menjawab pertanyaannya dia sudah bicara lagi.

“kalaupun kau terganggu aku pun tak peduli, tapi aku baru melihatmu akhir-akhir ini apa kau pelanggan baru disini?”

 hey bagaimana dia tahu?! Apa dia memperhatikanku?!!” ucapku dalam hati.

“bagaimana Ajjushi tahu kalau aku baru disini?” kataku akhirnya.

“tentu saja aku tahu, akukan sudah lama jadi pelanggan disini. Apa kau bekerja di sekitar sini? Dimana?”

Ajjushi apa kau selalu seperti ini pada orang yang baru saja kau temui?”

“ani, tapi kenapa kau memanggilku ajjushi? Apa aku terlihat setua itu?.”

Ajjushi kau ini lucu sekali”

“benarkah? Wah aku senang kalau kau menyukaiku.kekeke”

“mwo? Suka? Kapan aku bilang suka padamu ajjushi huh?”

“tadi kau bilang aku lucu”

“lucu dan suka itu hal yang berbeda jauh”

“ani, menurutku lucu adalah kata lain dari suka, itu sama saja.”

“huh, sesukamu saja Ajjushi. Aku pergi dulu. Keoreom” setelah berkata seperti itu aku langsung beranjak keluar cafe,masih ku dengar ajjushi itu berteriak memanggilku.

“ya…kita belum bekenalan, siapa namamu Agashi?!!”

Dan hari-hari selanjutnya selalu saja dia muncul dan mengganggu makan siangku. Tapi entah kenapa aku merasa nyaman dengan gangguannya itu. Dia sebenarnya orang yang baik, ceria, dan hangat aku suka sekali dengan sifatnya itu, terkadang dia bisa menjadi anak kecil yang nakal, kadang dia menjadi pria yang hangat, sahabat yang baik dan kadang dia bisa menjadi ayah yang bijak. Aku sudah terpesona olehnya dengan semua sifat yang dimilikinya. Dan akhirnya setelah 3 bulan menjadi pengganggu hidupku dia menyatakan perasaannya padaku, walaupun awalnya aku ragu dan takut tapi aku tak bisa menolak pesonanya. Bukan pernyataan cinta yang romantis hanya kata sederhana.

“jung hee ah…nan neo chuahae”

“eoh?”

“saranghandago..”

“apa Ajjushi memintaku menjadi yeojachingumu atau Cuma ungkapan cinta?”

“aish kau ini, tentu saja aku ingin kau jadi nae yeoja.”

“shiro”

“wae?, aku tahu kau juga menyukaiku.”

“huh, aku ketahuan.kataku pelan.

Ne aku memang menyuka mu tapi aku tak mau hanya dijadikan permainan seorang Ajjushi kaya sepertimu.”

“apa kau meragukanku?”

“tentu saja, aku hanya gadis 22th yang belum mengerti dunia, dan kau pria dewasa 32 th yang pasti akan sangat mudah untuk mempermainkan perasaan seorang gadis sepertiku.”

“aku tak akan seperti itu, aku bukan type pria yang kau sebutkan tadi”

“aku tahu, tapi tetap saja…”

“kalau begitu aku mau menikah denganmu, bagaimana?”

“mwo? Menikah? Aku masih kuliah dan aku belum memikirkan pernikahan jadi…”

“jadi kau tak akan menolak lagi kan. Oke mulai sekarang kau adalah calon istriku. selesai”

“mwo? Aku belum bilang iya…”

“baru saja kau bilang iya.”

 

#flashback end

 

Kami sekarang berada di mobil menuju kampusku, dia memaksa untuk mengantarku ke kampus padahal aku sudah menolaknya berkali-kali, ini adalah sifatnya yang paling aku benci diantara semua sikap baiknya. Dia sangat keras kepala dan tak mau dibantah.

“Ajjushi turunkan aku di depan halte saja.”

“Ye, ara nona cantik” jawabnya sambil mencubit pipi kiriku dan  menghentikan mobilnya.

“Ajjushi aku pergi dulu ne!!”pamitku

“Kau pulang jam berapa? Nanti aku jemput!!”

“Ani, nanti setelah selesai aku mau ke butiknya bibi dulu, ada yang harus aku kerjakan disana.”

“Oh geurae, nanti malam aku ke apartementmu, kalau sudah pulang telp aku ne!!”

“Ye, ajjushiku yang tampan…” kataku sambil membuka pintu mobil.

“Chakamanyeo” belum sempat aku keluar dari mobil tangannya sudah menahan tanganku.

“Wae tuk?” ucapku sedikit kesal

“Goodbye kiss” katanya manja.

Belum sempat aku protes dia sudah menarik tanganku dan menempelkan bibirnya di bibirku, aku berusaha melepas tautan bibir kami tapi dia malah melumat bibirku dan tangan yang satunya bergerak meremas dada kananku. Aku sedikit terbuai dengan sentuhannya, beberapa detik kemujdian aku langsung tersadar dimana tempat kami beradasekarang, kalau sampai ada teman kampusku yang melihat aku sedang berciuman dengan ajjushi bisa gawat. Aku langsung mendorong dada bidangnya supaya ciuman kami terlepas.

“Ajjushi hentikan, ini ditempat umum, kau tahu!!” ucapku sambil mengatur nafas karena ciuman tadi.

“Wae? Tak ada yang melihatnya dan orang-orang  juga tak akan ada yang peduli” protesnya.

“Aku tak mau ada teman kampusku memergoki kita berbuat mesum di tempat umum”

“Huh, kenapa kau peduli sekali dengan kata teman kampusmu, dan sampai kapan kau mau merahasiakan hubungan kita kepada semua orang?”

“Bukan begitu, aku hanya tak mau imagemu hancur dengan kehadiranku, dan aku juga belum siap untuk mengatakannya pada dunia, aku hanya menunggu waktu yang tepat!! Setelah aku lulus aku akan mengatakannya pada keluargaku.”

“Sesukamulah!!” jawabnya jengkel

Aku langsung keluar dari mobilnya dan kupandangi mobilnya yang sekarang sudah jauh meninggalkanku. Aku baru saja melangkahkan kakiku, tiba-tiba ada suara yang memanggil namaku.

“jung hee ah….” aku menoleh mencari sumber suara yang memanggil namaku.

“oh na young ah kau baru datang!!” sapaku pada Na young sahabatku.

“ye, tadi siapa yang mengantarmu?! Mobilnya bagus sekali.”

“o..oh..itu hanya teman lama yang kebetulan bertemu di jalan, wae?” jawabku gugup, na yong adalah teman dekatku tapi dia tak tahu tentang hubungan ku dengan Jeong hoon ajjushi, dia hanya tahu kalau aku sudah mempunyai namjachingu tapi aku tak pernah menceritakan siapa namjacinguku.

“Ani, hanya saja sepertinya tak asing bagiku. Apa mungkin aku pernah bertemu dengannya ya?” tanya Na young heran.

tentu saja kau pernah melihatnya, di majalah bisniskan kau selalu membahas tentang kesuksesannya. kataku dalam hati.

“Sudahlah tak penting ayo kita masuk nanti kalau terlambat bisa-bisa kita tak boleh masuk kelasnya jung seungsaemnim”

“ah iya, kajja pali”

 

@apartement

 

Setelah seharian sibuk di kampus dan kerja ditempatnya bibi akhirnya aku bisa pulang juga, sekarang aku sedang tiduran di sofa sambil menonton acara tv yang sebenarnya membuatku bosan. Ini sudah jam 10 malam tapi Jeong hoon ajjushi belum juga pulang, tadi sudah aku sms tapi belum juga di balas, berkali-kali aku telp hpnya sibuk terus, sebenarnya dia sedang apa. Jam kantor sudah lewat sejak tadi, apa dia sedang lembur? Tapi kalau memang lembur pasti dia memberitahuku dulu tapi ini tidak seperti biasanya, aku jadi khawatir.

Aku mendengar pintu apartementku dibuka, ah pasti Jeong hoon ajjushi, aku melihat jam ternyata sudah jam 1 malam, aku pasti ketiduran. Aku langsung bangun dan menghampirinya yang sekarang sudah masuk tapi apa ini? aku mencium bau alkohol dari tubuhnya, dia pulang dalam keadaan mabuk, aku langsung membantunya berjalan.

“Ajjushi waegeurae?”

“oh…..uri jung hee….ahh…huk…huk.. uri jung…hee… huk… neomu….huk….yeoppo…huk..” racaunya tak jelas, ada apa ini? Tidak seperti biasanya dia pulang dalam keadaan mabuk.

Setelah bersusah payah memapahnya akhirnya aku berhasil membaringkannya di tempat tidurku, aku langsung selepas semua bajunya kecuali boxer tentunya, seluruh tubuhnya bau alkohol membuatku mual. Aku menuju dapur untuk mengambilkan air hangat dan handuk untuk membasuh tubuhnya. Kubasuh seluruh tubuhnya, dia selalu menyingkirkan handuk yang kupegang dan selalu bergerak saat kubasuh badannya.

“ya.. ajjushi jangan bergerak terus” teriakku jengkel karena dia mengganggu pekerjaanku.

“euuhhh….”lengkuhnya sambil menepis handukku lagi dan memegang tanganku erat, tiba-tiba dia menarik tangankusehingga akupun terjatuh menimpa tubuhnya.

“Ajjushi apa kau sudah sadar?” tak ada jawaban, hening. Perlahan ku angkat wajahku untuk memastikan dia sudah sadar atau belum, dia masih memejamkan matanya, saat aku berusaha melepas genggaman tangannya dia tiba-tiba membuka matanya dan langsung membalikkan posisi kami, sekarang dia menindih tubuhku dan dalam hitungan detik bibirnya sudah melumat bibirku kasar. Tangannya dengan cepat melucuti baju dan hotpansku dan melemparnya entah kemana. Setelah berhasil melucuti baju ku tangannya meremas dadaku dan ciumannya beralih ke leherku, dihisap dan digigitnya leher, cuping telinga sampai tulang selangkaku, pasti sudah banyak sekali kiss mark disana, kiss mark yang kemarin saja masih belum hilang sekarang sudah ditambah lagi. Aku hanya bisa mendesah tak karuan dan tanganku menjambak rambutnya sebagai pelampiasanku.

“aaahhh….ssssttttt…aaahhhh….aajjjj…uuusshhhiiiii…..oohhhh”

Desahku tak tertahan saat tangannya yang satu meremas dadaku kasar dan tangan yang satunya lagi membelai vaginaku dan memasukkan 2 jarinya ke lubang vaginaku mengocoknya dengan tempo yang cepat.

“aaahhhh…..I wanna cuummm…..ohhhhh”

Lengkuhku saat orgasme pertamaku datang. Ajjushi menarik jarinya dari lubangku dan wajahnya turun menuju vaginaku dan aku mendesah hebat saat benda basah tak bertulang itu menjilati seluruh permukaan vaginaku, terkadang menyedot-nyedotnya dan menggigit kecil  klitorisku. Aku dibuat melayang dan orgasmeku datang lagi.

“oooohhhhh….aaahhhhh….aaarrrrggggg…..aaahhhhh”

Aku masih lemas dengan orgasmeku yang datang berturut-turut dan masih mengatur nafas tapi dia sudah bangun dan memposisikan juniornya di depan vaginaku, aku mencoba untuk merapatkan kedua kakiku tapi dia menahannya dan membuka pahaku lebar-lebar dan tanpa aba-aba langsung memasukkan juniornya yang sudah sangat tegang dengan satu kali hentakan.

“aaaarrrrrggggg…….oooohhhh….aaapppppooooo….” jeritku, meskipun kami sering melakukannya tapi tetap sakit saat junior besarnya memasukiku, dia mulai menggerakkan pinggulnya dan mengeluar masukkan juniornya dengan tempo yang tak beraturan, kadang cepat kadang sangat lembut. Itu yang ku suka darinya , selalu membuatku melayang dalam setiap permainannya.

“ah..ahh..ahh…akk…uuu…hhh…ooohhh…keeellluuaaaarrrr….aaahhh”

“nnnaaaaddoooo…..ooohhhh” desah kami bersamaan saat kami mencapai klimaks.

Kami masih berdiam dalam posisi sebelumnya dan mengtur nafas kami, tubuh Jeong hoon ajjushi masih menindih tubuhku. Setelah sedikit tenang ajjushi menggeser tubuhnya ke samping dan ku dengar dengkuran halusnya. Ternyata dia langsung tertidur. Aku berbalik menghadapnya dan membelai wajahnya pelan.

“jallcha, saranghaeyo ajjushi bisikku pelan dan menarik selimut menutupi tubuh telanjang kami.”

 

*pagi hari*

 

Aku terbangun karena dering alarmku yang meraung-raung, saat aku bangun, aku tak mendapati Jeong hoon ajjushi disampingku.

“apa ajjushi sudah pulang?”gumamku. aku langsung beranjak dari tempat tidur dan memakai bajuku yang tergeletak di lantai, aku keluar dari kamar, ternyata Jeong hoon ajjushi belum pulang, kulihat dia sibuk di dapur menyiapkan sarapan. Aku menghampiri meja makan dan duduk disalah satu kursi. Dia begitu tampan, bahkan hanya memperhatikan punggungnya saja membuatku berdebar. Jeong hoon ajjushi berbalik sambil membawa sup ditangannya dan menyapaku.

“kau sudah bangun!!” sapanya

“emm, aku kira Ajjushi sudah pulang.”

“kajja, kita sarapan dulu, setelah itu ada yang mau aku bicarakan padamu”.

“mwonde?”

“nanti, habiskan dulu sarapanmu”

 

*skip……..*

 

“apa yang ingin kau bicarakan Ajjushi?” kataku setelah sarapan kami selesai.

“jung hee ya..apapun yang terjadi aku hanya mencintaimu.arra?”

“kenapa tiba-tiba… apa terjadi sesuatu?” tebakku.

“bulan depan aku akan tunangan dengan gadis yang dipilih orang tuaku.” Ucapnya to the point. Bagai disambar petir dan dijatuhi berton-ton batu aku mendengarnya. (author lebaynya kebangeten.keke)

“mbuseunsuriya jigeum?”tanpa ijin air mataku sudah mengalir, sekuat tenaga kutahan tangisku tapi tetap saja air mataku tak bisa diajak berkompromi. Meskipun aku sudah tahu akhirnya pasti seperti ini, seorang chaebol(konglomerat) tak akan pernah berhasil kalau berhubungan dengan gadis biasa. Kami orang biasa hanya untuk mainan kalangan chaebol saja, dan bodohnya aku yang tak bisa menolaknya karena aku sangat mencintainya.

“dengarkan dulu jung hee ah” ucapnya memohon

“apa yang harus kudengarkan? Jika hanya akan membuatku sakit. Aku tak mau mendengarnya.” Teriakku sambil menutup kedua telingaku.

“dengarkan aku baik-baik” ajjushi berusaha melepaskan kedua tanganku dari telinga.

“aku tidak akan meninggalkanmu, aku akan mengurus ini semua, berikan aku waktu dan setelah itu aku akan kembali kepadamu, aku harap kau mau menungguku jung hee ya..aku janji akan kembali.” Ajjushi menghampiriku, berdiri disampingku memelukku dan membelai lembut rambutku.

“jung hee yaa..mianneyo!!”

“Ajjushi,uri heojicha(kita putus saja)” ucapku setelah tangisku sedikit mereda. Sangat berat mengatakan ini, tapi aku harus, aku tak mau menunggu hal yang tak pasti dan akan menyakitiku terus menerus.

“shiro, andwe!!” tolaknya

“hubungan ini tak mungkin berhasil, Ajjushi yang kau butuhkan adalah istri yang bisa mendukungmu luar dalam dan aku tak memenuhi syarat untuk itu.”

“kau adalah segalanya bagiku, aku akan tetap bersamamu.”

#dddrrrrrtttt…..dddrrrrtttt….

Hp Jeong hoon ajjushi bergetar dan kulihat dilayar tertera nama “urieomma” tapi dia mengabaikan telpnya dan masih terus memelukku, aku melepas pelukannya dan berkata.

“nagajoyo” ucapku lemah

“aku akan kembali lagi setelah semuanya selesai.” Ucapnya dan mencium puncak kepalaku

“tak perlu, kita sudah berakhir”

“aku akan tetap datang” dan dia benar-benar pergi.

hajima” ingin sekali bilang seperti itu tapi aku tak boleh, aku harus kuat. Dan inilah akhirnya, bagaimanapun kami tak bisa bersama.

Tbc…….

Eotte? Jelekkah? Kurang dapet feelnya atau gimana reeder? Kasih komentnya yach? Gumawo

About Yadong Fanfic Indo

Fun...Fun.. and Fun...

Posted on 09/01/2014, in Aktor, FF. Bookmark the permalink. 30 Comments.

  1. Mmg gak bisa bilang sama ibunya ya kalo udah punya pacar? Protes gitu? Halaaahhh…. Protes aja. Ditunggu next chap cingu…..

  2. Ini tuh dh abad 21 masih z jodoh2an cpe dh!
    😛
    next jgn lm2
    😛

  3. next chapter ditunggu !!! 🙂

  4. bagus.. ini harus happy ending ..

  5. kartika hutabalian

    Lanjut thor…

  6. Raisa Jarief

    Aaaaa endingnya knp begitu yak? Bikin sedih :”( sangat ditunggu sequelnya thor :”)

  7. kenapa jeong hoon gak jujur aja sih, bilang kalo dia udah punya jung hee, gitu!

  8. Next chaper jangan lama-lama yah author

  9. Kenapa enggk bilang aja”klau udah punya calonnya sendiri sm eommanya dan bawa jung hee kehadapan eommanya bilang klau jung hee calon istrinya,,apa jangan2 eommanya orang yg suka melihat seseorang dari derajatnya,,,jadi penasaran banget sama kelanjutan kisah cinta mereka berdua aku harap hepy ending”ditunggu thor kelanjuttannya

  10. Ini hrus hppy ending nich.. Dtggu 5anjtannya…

  11. nexxxxxxxxxxxtttt .
    daebak (y)
    ide critanya bgus >3

  12. Lanjutan’a di tunggu ya ^^

  13. wahhhhhhhhhhh aq senang nya bs melihat wajah prince smile lg hehehe
    thanks thor cast cwoknya prince smile 🙂

  14. sederhana tapi seru 😀
    daebak thor!!
    ditunggu NEXT.ny yaaakk

  15. LiaHeechul_elf

    Ayoo lanjut poart 2 nyaa,aku suka..

  16. next nya jangan lma2 min

  17. jangan2 si …………
    pengenx hepi end to

  18. Emang pertunangannya gaa bisa dbatalin ??? Trus gmna dong nasib jung heeee ??

  19. next thor^^…smoga happy ending^^

  20. Sedih bgt..ceritanya…perlu sequel yach..

  21. Nurjihan Inayah

    penasaran sama nextnya, kelihatanya keren!!, Good story 😀

  22. ditunggu chapter berikutnya……

  23. daebakkkkk minnn

  24. daebakkkkk minnn,
    next jgn lama2 ne min:)

  25. aduhhh d tnggu sequelnya harus happy ending nihhh ;-*

  26. suka suka suka 🙂

  27. duh.. emang susah ya klo pnya pacar ahjussi2..
    tp klo ahjussi nya ganteng ky gni siapa yg ga mau coba?!
    kayanya mesti ada sequelnya deh, oke saya tunggu. mesti happyend ah ff nya..!
    hihi *maksa

  28. ahhh
    kerenn
    q suka kisahnya mereka yg lucuu
    fun tp kasihan jugaa

  29. Kenapaa harus ditunangkaaan… ‎​(“‾̣̣̣̣̣̣̥ε‾̣̣̣̣̣̣̥”)
    Baguuus thorr, tapi aga diperdetail laggi yaaaa… lanjutkaaaan! 🙂

  30. SeeeeeedIiiiih…….!!!!

Jangan lupa komennya..!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: