You Not My Fate (Second confession)

cats m
judul    : You Not My Fate
Autor    : Yellow
Cast    : Park Hyun Ri (OC)
Lee Min Woo (Shinwa)
Other cast temuin sendiri yah…
genre    : Romance, Sad, Life. Yadong
Rate     : M

Disclaimer
Ini lanjutan dari FF “You Not My Fate” (season 1) karena ada yang
meminta makanya aku nyoba nulis lanjutannya dan ini adalah season
ke-2nya. Tulisan FF ini aku masih tetep belajar dan masih tetep
mendalami karakter dan alur ceritanya jadi mohon bantuannya ya reader
buat koment yah maaf lo masih banyak TYPO ?..

Happy Reading ajah..!!!!

Like this again why?
Becouse I can’t live without you.
I want you.
I don’t want to end things like this.

Autor Side.

“Aku akan bertanggung jawab, karena memang itu yang aku inginkan.
“Aku ingin mengikat hubungan kita dengan adanya anak diantara kita.”

Hurffttt…Hembusan nafas seorang yeoja yang tengah berdiri dibalkon
villa tempatnya tinggal. Seakan memandang pemandangan pagi di pantai
yang indah didepannya. Tapi bukan hal itu yang membuat yeoja itu
menghembuskan nafasnya berat. Pandangannya kosong, pikirannya masih
dipenuhi bayang – bayang lelaki yang sudah memenuhi pikirannya selama
ini. 3 bulan lalu tepatnya, yeoja itu masih bersama lelaki itu tapi
akhirnya dia memilih menghilang dari pandangan lelaki itu. Dalam
lamunanya yeoja itu bergumam bahwa pilihannya saat ini adalah yang
terbaik, karena memang lelaki itu bukanlah Jodohnya dan pilihan takdir
yang salah akan membuatnya semakin terpuruk dan terperangkap cinta
yang semakin dalam dan berakhir menyakitkan.

^^^^^^^^^^
Ting Tong, terdengar bunyi bell yang seketika membuyarkan lamunan
yeoja itu. Dia berlari kecil kearah pintu villanya ketika mendengar
suara bell tadi.
“Chakamma.” Teriaknya, “Kenapa Choi Ahjumma datang sepagi ini?
Tanyanya dalam hati. Sampai didepan Pintu yeoja itu segera membukanya.
Deg, dengan menampakkan ekspresi terkejut yeoja itu berdiri didepan
pintu melihat siapa yang datang ke villa.

Hyun Ri side.
“EOMMA! Pekikku. Aku terkejut melihat Eomma datang ke villa. Ya
selain aku memutuskan kontak dengan Lee Ahjussi aku juga berbohong
pada Eomma kalau aku tinggal di Busan bersama teman Kuliahku Young ah.
“Anak nakal.” Kata Eomma sambil memelukku.
“Tapi, bagaimana Eomma tahu aku tinggal disini? Apa Young Ah
memberitahumu? Tanyaku.
“Wae? Apa Eomma tak boleh menemui putrinya dan calon cucunya.” Kata
Eomma yang membuatku semakin terkejut.
“Bagaimana Eomma tahu kalau aku hamil? Tanyaku binggung.
“Kau pikir Eommamu ini siapa haa? Wanita manapun akan tahu kalau kau
hamil begitu melihat tubuhmu yg mengemuk dengan perut sedikit buncit
ini.” Kata Eomma lagi sambil melepaskan pelukannya.
“Ah, Mianhae Eomma, hiks,,,Jeongmal Mianhae.”kataku mulai menangis.
Ku lihat Eomma hanya menutup mulutnya, dia juga terlihat mengeluarkan
airmatanya dan kembali memelukku. Aku semakin terisak dalam tangisku
dan semakin merasa bersalah karena membohongi dan tak mendengar kata –
kata eomma.
“Apa lelaki itu tahu kau hamil? Tanya Eomma.
“Ani (mengelengkan kepala), aku tak memberi tahunya, aku sudah
meninggalkannya dan memutuskan hubungan dengannya. Aku akan
membesarkannya sendiri.” Jawabku sembari mengajak Eomma masuk dan
duduk di ruang tamu.
“Ish, Noel Baboya? Sungut Eomma sambil memukul pundakku.
“Awww, appo.” Teriakku mengelus pundak yang dipukul Eomma.
“Hiks, Aigoo Hyun Ri-ah, apa kau hidup dan makan dengan baik selama 3
bulan ini? Kata Eomma dan kembali menangis.
“Ye Eomma, aku bekerja dipertanian milik tuan Choi, beliau dan
keluarganya sangat baik padaku, mereka juga sering mengunjungiku dan
memberikan makanan yang enak untukku.
“Mianhae, Eomma tak bisa menjagamu.’ Ku rasakan tangan Eomma mengelus
kepalaku lembut.
“Gwenchanayo Eomma, aku sudah dewasa, sebentar lagi aku juga akan
menjadi seorang Eomma jadi aku harus bisa menjaga diriku dan calon
anakku.” Kataku menenangkan Eomma.

2 bulan kemudian.
Lee Side.
Sudah 5 bulan aku tak mengetahu kabar Hyun Ri sejak terakhir aku
mengantarkannya ke rumah neneknya, aku cari dimana pun aku tak
menemukannya, Hpnya mati dan teman – teman kampusnya pun tak ada yang
tahu. Aku tak mungkin bertanya pada Ny. Park (Hyun Ri Eomma). Dia
pasti marah besar dan membenciku sekarang ini, sudah terlihat dia
hanya tersenyum saat melihat istri dan anak – anakku tapi dia akan
memasang wajah masam ketika melihatku.
“AAAAAAAAARRRRRRRhhhhhhhh. PARK HYUN RI.” Teriakku kencang dalam
mobil yang ku kendarai. Aku semaki frustasi dan merasa gila karena
Hyun Ri menghilang dari pandanganku.
“Hyun Ri Eomma? Gumamku saat aku akan memasukkan mobilku ke garasi.
Ku lihat ibu Hyun Ri memasuki mobilnya seperti mengendap – endap, dia
segera melajukan mobilnya, aku pun tak jadi memarkirkan mobiku, ku
ikuti mobil Ny. Park. “Pelabuhan? Jeju? Apa mungkin? “ tanyaku dalam
hati setelah aku sampai dipelabuhan. Aku segera mengikutinya memasuki
kapal yang menuju jeju.

Autor Side.
Sampai di pulau Jeju, Lee masih tetap mengikuti Ny. Park. Dia
berhenti mengikuti ketika mobil Ny. Park masuk kesebuah halaman depan
rumah. Lee melihat papan nama yang tertulis diatas pagar rumah  itu.
“PERTANIAN BOTANI CHOI”. “Apa yang Ny. Park lakukan di pertanian kecil
itu? Apa mungkin dia menanamkan sahamnya dipertanian kecil itu? Tanya
Lee dalam hati.
Lama Lee menunggu dengan rasa penasaran, Ny. Park akhirnya keluar dan
diikuti seorang yeoja yang tengah digandeng tanganya oleh namja lalu
membukakan pintu mobil untuk yeoja itu. Lee membelalakkan matanya,
betapa dia terkejut melihat pemandangan didepannya. “Hyun Ri”. Kata
Lee terkejut.
Ya yeoja itu adalah Hyun Ri, wanita yang sudah menbuatnya jatuh cinta
dan hampir gila untuk ke-2 kalinya, wanita yang sangat ia rindukan.
“Hyun Ri-ah.” Kata Lee lagi. “lalu siapa namja itu?” lanjutnya sambil
memukul kesal stir mobilnya. Melihat mobil Ny.park yang membawa Hyun
Ri pergi, Lee Kembali mengikutinya. Sampailah mobil Ny. Park berhenti
didepan sebuah Villa. Hyun Ri turun sendiri, kemudian dia segera masuk
kedalam Villa. Sedangkan Ny. Park kembali melajukan mobilnya dan
pergi.
Lee yang sedari tadi mengikuti dan mengamati Hyun Ri akhirnya keluar
dari mobil dan menuju Villa Hyun Ri, dia sudah tak bisa menahan rasa
rindunya pada Hyun Ri. Dia kemudian memencet bell villa Hyun Ri.

Hyun Ri side.
Ting Tong.
“Siapa yang datang? Apakah Eomma ada sesuatu yang belum dikatakan?
Tanyaku setelah mendengar suara bell bunyi. “Nde. Nuguya? Kataku
setelah didepan pintu. Segera aku buka pintu villa. Deg, betapa aku
terkejut melihat siapa yang berada dibalik pintu. Segera aku tutup
kembali pintu villa bermaksud menghindari orang itu tapi sayang
kakinya menganjal pintu, dia mendorong kembali pintu itu dan aku yang
tenaganya kalah akhirnya terpental kebelakang.
“Hyun Ri-ah.” Katanya dan langsung menarikku dalam pelukannya.
“Ahjussi, lep..pass..kann.” kataku sambil memberontak mencoba
melepaskan pelukannya.
“Andwe, aku tak akan melepaskanmu lagi, kau tahu aku sudah tersiksa
selama 5 bulan ini tanpa dirimu.” Katanya lagi. “Apa ini anakku?
Lanjutnya lagi dan melepas pelukannya kemudian mengelus perutku.
“Ani.” Jawabku berbohong dan mulai melangkah mundur menjauhinya.

Lee Side.
“Apa ini anakku?” tanyaku pada Hyun Ri kemudian mengelus perutnya.
“Ani.” Jawabnya yang membuatku terkejut, aku tak percaya ku lihat dia
mulai melangkah mundur. Dengan segera aku menariknya kembali dalam
dekapanku.
“Jangan berbohong Hyun Ri-ah, kau mengatakan itu hanya untuk
menghindariku. Aku tahu kau hanya melakukan hubungan sex dengan ku
Hyun Ri-ah.” Kataku tegas masih dengan posisi memeluknya.
“…..” diam, dia tak menjawab ataupun memungkiri perkataanku, yang
kudengar kini hanya isak tangisnya.
“Kenapa kau tak mengatakan apapun padaku Changiya? Apa aku sekarang
seburuk itu dimatamu? Apa kau meninggalkanku karena aku telah merusak
masa depanmu? Jangan salahkan aku. Itu kemauan kita berdua. Salahkan
Tuhan yang telah membuka takdir rumit diantara kita dan
mempermainkannya. Aku sudah berjanji padamu kalau aku akan bertanggung
jawab karena memang ini yang aku inginkan Hyun Ri-ah, bahkan aku sudah
berdusta terhadap istri dan anak – anakku dan juga keluarga besar
kita.”  Kataku yang mulai ikut meneteskan airmata. “Apa kau ingat saat
– saat kita bersama dulu, bagaimana awalnya kau bahkan aku mampu
memulai menumbuhkan bibit cinta yang mungkin terlarang bagi sebagian
orang tapi tidak bagiku? Lanjutku.

Flashback.
“Park Hyun Ri, saranghae.” Kata Lee tiba – tiba. “Ah, Ahjussi, kau
sudah mabuk? Kita baru minum 2 gelas wine.” Kata Hyun Ri meragukan.
“Ani, aku sungguh – sungguh Hyun Ri-ah, aku tulus dari hati. Dan aku
tak akan mabuk hanya karna minum 2 gelas wine ini (menunjuk gelas wine
yang kosong).” Jelas Lee. “Bagaimana dengan istri dan anak – anakmu
kalau kau benar – benar mencintaiku Ahjussi. Jangan bercanda
denganku.” Sergah Hyun Ri. “Aku sedang tak baik dengan istriku,
beberapa hari ini kami sudah tak sekamar. Dia lebih memilih tidur
bersama anak – anak kami dibanding tidur dengan suami yang sudah
mencintainya selama ini.” Tukas Lee. Mendengar bahwa Lee mengatakan
cinta padanya disaat rumah tangga Lee sedang dalam masalah Hyun Ri
merasa dipermainkan. Dia merasa bahwa Lee hanya menganggapnya sebagai
pelarian. “Jadi kau hanya menjadikanku sebagai pelarianmu Ahjussi?
Tanya Hyun Ri yang mulai marah. “Ani, Aku tak pernah menggangapmu
sebagai pelarianku, aku sudah jatuh cinta padamu sejak pertama kau
datang kerumahku.”jelas lee lagi “Ck, Ya. Ahjussi, apa kau tahu ini
salah? Kau pikir aku mau menghianati istrimu yang baik dan pedu…..
CHUUUP.” Belum selesai Hyun Ri berbicara bibirnya sudah terlebih
dahulu dikunci dengan bibir Lee. “Aku benar – benar mencintaimu Hyun
Ri-ah, dan aku ingn memilikimu.” Kata Lee ditengah ciumannya.

Flahback end.

“Aku Akan menikah Ahjussi.” Katanya kemudian melepaskan pelukanku.
“Aku akan menikah bulan depan, tapi hiks,, aku tak akan menikah
denganmu Ahjussi aku akan menikah dengan Min Gyu-sii, putra dari
pemilik pertanian ditempat ini.” Katanya yang seketika membuat hatiku
hancur berkeping – keping.
“Aku tak mau menyakiti hati istri dan anak – anakmu lagi Ahjussi.”
Lanjutnya lagi
Aku terpaku, aku tak mengerti dengan ini semua, aku meruntuki diriku
sendiri, apa aku salah jika aku egois demi kebahagianku seorang.
“Apa dia namja yang mengandeng tanganmu tadi? Tanyaku pilu.
“Ne. Dia namja yang baik, keluarganya juga baik padaku, bahkan tadi
Eomma datang karena Tn Choi ingin membicarakan hubunganku dengan Min
Gyu.” Lanjutnya tanpa memandangku.

Min Gyu Side.
“Ah,, apa nunna sudah sampai rumah? Aku ingin sekali menceritakan hal
yang bahagia ini padanya.” Kataku dengan wajah berseri.
“Hmmm, ada mobil? Mobil siapa ini? Apa Nonna punya tamu?” tanyaku
sambil mengeleng ringan dan segera membuka pintu Villa. Samar – samar
aku mendengarkan pembicaraan Hyun Ri nunna dengan seorang laki – laki,
perlahan aku membukan sedikit pintu villa, ku tajamkan pendengaranku.
“Aku Akan menikah Ahjussi. Aku akan menikah bulan depan, tapi hiks,,
aku tak akan menikah denganmu Ahjussi aku akan menikah dengan Min
Gyu-sii, namja anak pemilih pertanian ditempat ini.”
“Aku tak mau menyakiti hati istri dan anak – anakmu Ahjussi.”
“Apa dia namja yang mengandeng tanganmu tadi? “
“Ne. Dia namja yang baik, keluarganya juga baik padaku, bahkan tadi
Eomma datang karena Tn Choi ingin membicarakan hubunganku dengan Min
Gyu.”
“MWO?” Aku tercekat mendengarkan perkataan Hyun Ri Nunna, Bagaimana
mungkin dia mau menikah denganku, sedangkan umurku terpaut 3 tahun
darinya dan aku, aku tak mencintai Nunna dan kapan Aboeji membahas
pernikahan ini.
“NUNNA.!” Panggilku mengejutkan mereka, aku langsung melangkahkan
kakiku masuk dan mendekati Hyun Ri nunna, kulihat nunna segera
mengusap airmatanya yang menetes dipipi dan tersenyum padaku.
“Mianhae Ahjussi, sepertinya kau harus pergi. Ini sudah sore, kau
akan ketinggalan kapal penyebrangan terakhir jika kau tak segera pergi
dari sini. JEBAL.”  Kata nunna pada lelaki itu dan dia segera
mengandeng tanganku.

Autor side.
Serasa hancur melihat perkataan yang diucapkan hyun Ri serta
kemesraan Hyun Ri pada namja yang lebih muda darinya, Lee bergegas
pergi dari villa Hyun Ri. “Blammm.” Bersamaan dengan pintu tertutup
dan perginya Lee, Hyun Ri langsung menjatuhkan tubuhnya ke lantai, dia
menunduk, menangis sejadi – jadinya. ”Mianhae Ahjussi. Mianhae.
Jeongmal mianhae.” Katanya disela – sela tangisnya. Hari ini dia
seperti terjatuh dari jurang dan terpuruk sangat dalam, dia masih
mencintai Lee, dia sangat membutuhkan Lee disampingnya.
“Nunna, Gwencanna? Kata Min Gyu sambil memegang kedua pundak Hyun Ri
dari depan.
“Hiks, Mianhae Min Gyu, pasti kau sudah mendengar semua yang kami
bicarakan. Maaf aku menggunakanmu sebagai alasan, kalau kau ingin
marah pada nunna marahlah Min Gyu.” Kata Hyun Ri  menatap Min Gyu sayu
dan pasrah.
“Anio nunna, aku tak akan marah padamu, berhentilah menangis, kasihan
bayimu jika kau terus bersedih nunna.” kata Min Gyu kemudian menyeka
air mata Hyun Ri dengan tangannya dan memeluk Hyun Ri hangat.
“Jinjja? Gomawoyo Min Gyu-ssi.” Hyun Ri membalas pelukan Min Gyu.
“Nde nunna.” Jawab Min Gyu lagi kemudian membantu Hyun Ri berdiri dan
mengantarnya kekamar.

Beberapa bulan kemudian.
Lee masih sering memantau keadaan Hyun Ri dan calon anak mereka, dia
kecewa sekaligus merasa bahagia mengetahui kebohongan yang dikatakan
Hyun Ri beberapa bulan yang lalu tentang pernikahannya dengan putra
pemilik pertanian. Ternyata putra pemilik pertania itu tidak menikah
dengan Hyun Ri melainkan menikah dengan gadis lain.
Lee mengamati Hyun Ri dari jauh, tersenyum kecil saat melihat Hyun Ri
mengelus perutnya yang semakin membesar. Mengikuti hyun Ri, terkadang
khawatir dengan keadaan Hyun Ri yang seperti kesusahan saat berjalan
atau pun melakukan aktifitas dengan perut besarnya. Dia selalu
memberikan perhatian penuh pada Hyun Ri, dia selalu menitipakn barang
– barang keperluan Hyun Ri pada  Min Gyu yang beberapa bulan lalu ia
temuni dan ia desak agar berkata sejujurnya antara hubungan yang
sebenarnya dengan Hyun Ri tanpa sepengetahuan Hyun Ri.

Hyun Ri duduk sendirian di taman dekat villanya, dia menutup kedua
matanya, menarik dan menghembuskan nafas dalam, menikmati setisp aroma
segarnya udara pedesaan sore hari. “hmmm. Taman yang sepi dan indah,
SARANAGHAE LEE MIN WOO AHJUSSI”. Gumam Hyun Ri.
“Nado saranghae. Will You Marry Me PARK HYU RI.? Hyun Ri terkejut
mendengar itu, dengan reflek dia membuka kedua matanya dan melihat Lee
sudah berjongkok didepannya entah sejak kapan Lee ada disana, dengan
memegang sebuah cincin di tangan kanannya sedang tangan kirinya
membawa buket bunga mawar merah. Hyun Ri masih tak percaya dengan
kedatangan Lee, matanya berkaca – kaca. tak mampu mengucapkan kata –
kata.

Hyun Ri side.
Hah, aku terkujut, tiba – tiba Lee Ahjussi ada didepanku. Kapan dia
datang, kenapa aku tak menyadari kedatanagnnya.
“Nado saranghae. Will You Marry Me PARK HYUN RI.” Katanya terdengar
lantang. Ku lihat dia menyodoriku sebuah cincin dengan batu rubi
ditangan kanannya, sedangkan tangan kirinya memegang sebuah buket
bunga mawar merah kesukaanku. Aku terpaku mendengar ucapannya, mataku
mulai panas aku tak bisa membendung lagi air mataku hingga akhirnya
tangisku pun pecah.
“Eotte? Tanyanya lagi. Aku masih diam, aku tak bisa berkata – kata lagi.
“Berikan aku kesempatan ke-2 Hyun Ri-ah, aku juga ingin bersama anak
kita dan bersamamu selamanya.” Lanjutnya lagi, namun aku masih kokoh
diam.
“Baiklah, mungkin ini sulit untukmu, tapi aku akan berusaha
membahagiakanmu dan calon anak kita Hyun Ri, Jebal, percayalah padaku.
Jawablah aku Hyun Ri-ah, kenapa kau diam? Harus menunggu berapa lama
lagi aku untuk bisa bersamammu? Apa aku harus megakhiri hidupku dulu
baru bisa kau beri kesempatan dikehidupan mendatang sebagai second
conffession kita? Agar takdir tak mempermaikanku dan kamu? JAWAB.”
Katanya dengan linangan air mata didepanku dan kepiluan yang sama
seperti yang aku rasakan.
“ANDWE AHJUSSI, hiks..hiks..hiks..Shiro! Aku tak bisa hidup tanpamu,
aku mencintaimu .” Kataku dan menghambur kedalam pelukannya, kudekap
tubuhnya, kucium aroma maskulin tubuhnya yang harum, wangi yang selama
ini aku rindukan. “Aku mau menikah dan hidup bersamamu selamanya
Ahjussi.” Yah benar, akhirnya pertahanan yang aku bangun selama ini
runtuh bersama keegoisanku. Aku memang menbutuhkannya, aku sering
menyiksa diriku untuk melupankannya walaupun akhirnya aku tak bisa dan
semakin terpuruk.
“Jinjja?” tanyanya terdengar tak percaya.
“NE…NE..NE..” jawabku lantang ditelinganya, dia pun menciumku,
mencium bibirku lembut.
Lee side.
Dia mau menikah denganku apa ini benar. “ Jinjja?” tanyaku tak
percaya dengan apa yang aku dengar.
“NE,,,NE,,,NE…”jawabnya lantang ditelingaku. Segera kutautkan
bibirku kebibirnya, kucium mesra ku kecup berulang-ulang meyakinkanku
bahwa aku tak bermimpi. Ku lepas Ciumanku, ku pandangi wajahnya ku
usap sisa air mata yang mengalir dipipinya dengan kedua ibu jariku,
kembali kukecup singkat bibirnya dan beralih mencium perutnya,
mendengakan setiap detak jantung calon anak kami, ku elus lembut
perutnya. Aku berbicara padan perut Hyun Ri, ku dengar Hyun Ri
terkekeh melihat tingkahku dan sesekali dia mengusap kepalaku lembut.

Autor side.
Hari ini Hyun Ri akan menikah dengan Lee secara Gereja di Jeju. Hanya
dihadiri keluarga dekat dan kerabat. Tanpa tamu undagan dan tanpa
pesta pernikahan yang mewah karena kehamilan Hyun Ri yang hanya
tinggal sebulan lagi untuk melahirkan. Yah, mereka menikah secara
Gereja dan sengaja tak mendaftarkannya ke catatan sipil menginggat Lee
masih menjadi suami orang lain.
Dengan perut yang besar Hyun Ri masih tetap terlihat cantik dimata
Lee, mengenakan gaun Pengantin putih yang panjangnya hanya selutu
dengan membawa buket bunga Hyun Ri berjalan di altar dengan didampingi
Appanya, meskipun awalnya Appanya menentang dan menolak bahkan hampir
mengusir Hyun Ri tapi dengan bantuan bujukan Eomma Hyun Ri yang
mengancam akan bunuh diri jika Appa Hyun Ri tak merestui dan Mengusir
Hyun Ri, akhirnya Appa Hyun Ri luluh dan terpaksa merestui pernikahan
putrinya.
Janji suci pernikahan didepan pastur pun sudah mereka ucapkan, kini
Hyun Ri dan Lee sudah resmi menjadi pasangan suami istri. Lee pun
mencium bibir Hyun Ri dihadapan para tamu saksi pernikahan backstreet
mereka. Lee berjalan keluar gereja mengangkat tubuh hyun ri dan
mengendongnya menuju mobilnya. Lee membawa Hyun Ri pulang ke villa.

At Villa.
“Apa kau mau mandi dulu Ahjussi.” Kata Hyun Ri.
“Ahjussi? Balas Lee berjalan mendekat ke arah Hyun Ri. “Kenapa kau
masih memanggilku Ahjussi Changi? Tanya Lee sambil mengelus perut
buncit Hyun Ri. “Yeobo, Panggila aku Yeobo sekarang.” Lanjutnya
sakartis dan segera mengecup, melumat dan menghisap bibir Hyun Ri.
“Emmmb, Ne, Yeo..Bohhhhhh.” jawab Hyun Ri ditengah ciuman. Mendengar
Hyun Ri memanggilnya Yeobo Lee segera melepas ciumannya dan tersenyum
licik, dia kemudian memgangkat tubuh Hyun Ri ala bridal style masuk
kedalam kamar. Blammmm. Suara pintu tertutup yang didorong kakinya.
Dia menurunkan Hyun Ri, mengetahui apa yang ada dipikiran Lee, Hyun Ri
segera mengelak dan akan menuju kamar mandi. Tapi sebelum Hyun Ri
membuka pintu kamar mandi Lee terlebih dulu berhasil memegang tangan
Hyun Ri dan mendorong Hyun Ri ketembok, memang susah saat ini Lee
menghimpit Hyun Ri dengan keadaan perut buncit Hyun ri yang
menganjalnya. Dia kemudian melumat kembali bibir hyun Ri lembut,
menghisap bibir bawah dan bibir atas Hyun Ri bergantian, hyun Ri pun
membalas ciuman Lee, dia mulai terlena. Tapi dia segera tersadar saat
merasa sakit diperutnya.
“Ahhh, Appo.” Teriak Hyun Ri dan mendorong Lee.
“Wae? Apa aku terlalu kasar Changi?
“Anio, ahhhh..isshhhh.” Rintih Hyun Ri lagi mengigit bibir bawahnya
dan mengelus perutnya.
“Mwo? Ada apa Changi kenapa dengan perutmu? Apa kau akan melahirkan
sekarang? Tapi,,tapi ini belum waktunya.” Kata Lee panik dan ikut
mengelus perut Hyun Ri.
“Yeobo, dia menendang perutku, uri aegy menedang perutku. Hahahaha.”
Kata Hyun Ri senang karena berhasil membuat Lee panik.
“Aisshh, kau..Ahhhhhh.” kata Lee mengacak rambutnya frustasi. “Awas
kau, aku akan membalasmu lebih dari yang kau lakukan.” Ancam Lee yang
berhasil membuat Hyun Ri begidik ngeri mendengar itu dan bergeser dari
hadapan Lee. “Est (sambil kembali menarik tangan hyun Ri) kau mau
kemana Changi? Uri aegi biarkan Appamu ini bermain sebentar dengan
Eommamu ne? Appa berjanji tak akan kasar dan tak akan menyakitimu atau
Eommamu, jadi tenang lah disana ne? Arrasso?” lanjut Lee sambil
mengelus perut Hyun Ri dan mengecup sekilas perut Hyun Ri.
“Yeobo? Apa kau tak lelah? Aku akan menyiapkan air hangat untukmu
mandi ne? Kata Hyun Ri dengan aegyonya.
“Ani, aku tak lelah, aku akan mandi setelah bermain denganmu. Arrasso
nae Changi? kata Lee dengan smirknya dan kembali melumat bibir Hyun
Ri, mengecup belakang telinga Hyun Ri dan turun menjelajahi leher Hyun
Ri, membuat Tanda kepemilikan disetiap inci leher Hyun Ri, tangannya
mulai meraba punggung Hyun Ri dan membuka resleting gaun penganti Hyun
Ri. Hyun Ri mendesah, dia tak bertindak apa – apa, hanya mengalungkan
kedua tangannya dileher Lee dan merasakan sensasi disetiap kecupan
yang Lee beriakan.
Sreettss. Lee berhasil membuka resleting belakang gaun pengantin
milik Hyun Ri, Lee segera melepakan Gaun itu dari tubuh Hyun Ri. Lee
memandang tiap lekuk bagian tubuh Hyun Ri dan berkata “Kau masih
terlihat seksi meskipun dengan perutmu yang besar Changi.” Mendengar
perkataan Lee wajah Hyun Ri berubah memerah, dia terpesona dan malu.
Lee segera membuka bra dan cd yang masih menutupi bagian sensitif
milik Hyun Ri, selesai dengan Hyun Ri, dia segera melucutu pakaiannya
yang masih lengkap dan melemparnya kesembarang tempat. Kini mereka
sudah sama – sama neked.
“Let’s do it Changi.” Kata Lee dan segera menidurkan Hyun Ri di
ranjang dan Menindihnya. Lee mencium bibir Hyun Ri dengan kasar,
meremas buah dada Hyun ri dengan tangan kanannya sedangkan tangan
kirinya ia gunakan untuk menopang tubuhnya. Masih dengan tangan kanan
yang meremas dan memilin puting Hyun Ri, ciuman Lee turun keleher
kemudian pindah ke dada hyun Ri dan mengulum menghisapnya seperti bayi
yang sedang menyusu. “Emmbb,,assshhhh..oucchhhh.” desah hyun ri dan
menekan kepala Lee agar memperdalam kuluman Lee.
Puas dengan payudara Hyun Ri, ciuman lee turun lagi, mengecup perut
Hyun Ri, mengelusnya dan sampai dia pada titik tersensitif kedua milik
hyun Ri. Lee segera merengangkan kedua kaki Hyun Ri, diturunkannya
kepalanya tepat dia didepan miss v hyun Ri, mengelus klirotis Hyun Ri.
“ahhhhhhhssss.’ Desah Hyun Ri. Lee mengecup miss v Hyun Ri memberi
rangsangan disana setelah puting Hyun Ri menegang dan mengeras tadi.
Dihisap dan dijilatnya kemudian digigit kecil klirotis Hyun ri.
“Akuuuuuhhhh assss keeluuaaarr Yeoboooohh.” Kata Hyun Ri yang sudah
mengeluarkan cairannya dan meremas seprai. Lee segera mengocok
sebentar litlenya yang sudah menegang sempurna hanya karna membuat
Hyun Ri horny, seperti biasa Hyun Ri tak membalas servisan dari lee
karena dia merasa jijik (alasan doang, sebenarnya autor yang jijik
diskripsiin itu.huueekkkss) degan itu.
Lee bangkit dan berdiri, kemudian menarik tubuh hyun ri ke pinggir
ranjang, mengangkat kedua kaki Hyun Ri dan menaruhnya di pundaknya.
Dengan segera Lee memasukkan litlenya ke dalam miss v hyun ri dengan
pelan. “Akhhhhhh, emmbbhhh.” Pekik hyun ri menahan sakit setelah lee
berhasil memasukan litlenya kedalam miss v nya dalam sekali hentakan.

Lee Side.
“Yeah”. Kataku senang merasakan litleku dijepit miss v Hyun Ri. Dia
memejamkan matanya dan meremas sprei, aku mulai menggoyangkan pelan
pinggulku, Hyun Ri kembali mendesah, aku sedikit perdalam sodokanku,
dia sedikit mengeliatkan tubuhnya dan menutup matanya. Sepertinya dia
saat ini merasakan sensasi yang sama dengan ku. Aku genjot berulang
ulang litleku didalam miss v nya tapi aku tetap berhati – hati, aku
masih ingat bahwa Hyun Ri sedang hamil jadi aku harus bermain secara
halus.
“ahhhh, ahhh, ahhh. Jebbballl Yeobo,,lebihhhh…Assshhhh.” pinta Hyun Ri.
“Allright baby, aku akan melakuhhhkaannn aapppaaa yang kauuhh
miinntaahh,” jawabku yang juga mendesah. aku pun semakin semangat dan
semakin meperdalam lagi genjotanku serta mengelus perut Hyun Ri
berharap anak kami tak tersakiti didalam.

Hyun Ri side.
“Apa yang aku katakan, kenapa aku malah menikmati dan memintanya
melakukan lebih.” Kataku dalam hati. Ku rasakan pinggulnya bergerak
dan semakin memperdalam sodokannya di miss v ku. Aku semakin merancau
tak jelas, sekarang yang ku rasakan hanya kenikmatan yang aku rindukan
dan seakan aku melupakan bahwa aku tengah hamil besar saat ini.
“Menungging lah.”Pintanya.
“MWO.? SHIRO! Tolakku.
“Ayolah, aku ingin melakukannya, kenapa kau tak mau memanjakan
litleku.” Rengeknya seperti anak kecil.
“Ye, ye, ye.” Jawabku, segera aku cabut litlenya dan naik ke atas
ranjang meskipun sedikit kesusahan karena perutku yang besar dan
segera aku menungging.
“Gomawo.” Katanya senang dan kembali memasukkan litlenya kedalam miss
v ku. Aku memang tak senang dengan posisi doggy style seperti ini,
karena ini akan selalu membuatku kelelahan. Berapa kali kami melakukan
hubungan sex ini dengan posisi yang berbeda-beda. Aku yang sudah
berulang kali organsme kini gilirannya yang merasakan gejolak itu.
“Aku sudah mau keluar lagiihhhh.” Kataku. “Nado Changi.” Katanya dan
“AHHHHHHHHHHHH.” Lenguh kami bersama saat cairan kami keluar dan
menyembur di rahimku.

Autor side.
Setelah hampir 4 jam (lebay) mereka melakukan hubugan sex dan merasa
puas, Lee segera mencabut liltlenya dan merebahkan tubuhnya disamping
Hyun Ri, kemudian menarik selimut dan menutupi tubuh mereka kemudian
mendekap tubuh Hyun ri dan mengelus perut Hyun Ri. “Gomawo changi, dan
gomawoyo uri aegi, karena sudah tenang didalam dan tak membuat Eommamu
kesakitan.” Katanya dan mecium sekilas bibir hyun Ri. Hyun ri hanyan
mendengarkan dan tersenyum kemudian keduanya terlalap dalam mimpi.
END>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Sekali lagi terimaksih buat admin yang dah mau post FF geje aku lagi.
Dan terima kasih buat yang udah mau nyempetin mampir buat nonton dan
memberikan kritik atau komen yang membangun buat aku… Keep
FIGHTING…GOMAWOYO CHINGU..!!!!!!!!!!!

Advertisements

About Yadong Fanfic Indo

Fun...Fun.. and Fun...

Posted on 09/01/2014, in OS. Bookmark the permalink. 13 Comments.

  1. ah…manis bgt suka… ih iri deh tapi penasaran sama istrinya sih lee

  2. LiaHeechul_elf

    Ceritain dong istrinya juga. Hyunri nya melahirkan juga…

  3. Tobias nagma

    Tambah satu part lgi donk

  4. nasib istrinya gmana thor?

  5. Perlu sequel Lªği ƞȋ̝̊♓..krn penasaran dgn lanjutannya..gmana akhirnya?? Apakah istri pertama Ωyå akan tau???

  6. Gmna nasib istrinya lee???ksian dicampakkin sma lee

  7. SEQUEL wajib ..
    trus istriya nya lee eottokhe???

    ceritanya daebak ,, cman alur nya kcepetan …
    next part d tnggu..

  8. Trus status pernikahan lee sama istrinya gmna ??? Kan mreka blom cerai ?? Apa istrinya lee tauu hub gelap antara lee sama. Hyunri ?? Trus gmna sama ank2nya tn lee ???

  9. knp nda cerai aja , emang hepi end, tp tetep ada yg mengganjal

  10. Buat sequel nya lagi, setelah HyunRi melahirkan & bagaimana reaksi istri Lee ahjussi saat tau suaminya & HyunRi menikah & punya anak 🙂

  11. snowwhite679

    Menurut aku ga ada masalah sama istrinya lee. Ini sangat menarik dan menantang.

Jangan lupa komennya..!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: