Ajjushi, comeback to me! (sekuel Ajjushi, Saranghaeyo)

prince yul

Judul               : Ajjushi, comeback to me. (sekuel Ajjushi, Saranghaeyo)

Author            : Jung woo kyung

Genre              :Romance,Yadong

Rating             : NC-21

Lenght            : twoshoot

Cast                : Kim jeong hoon (PH,INR)

                          Lee jung hee (OC)

Anyeong yeorobun, ini lanjutannya FF yang kemarin, semoga kalian menyukainya dan jangan lupa kasih saran dan kritikkannya yach, oke happy reading.gumawo!!

Warning : Typo bertebaran dimana-mana.

*dua bulan kemudian*

Sudah dua bulan sejak kepergiannya, hidupku sangat berantakan, satu minggu sejak kepergiannya aku hanya mengurung diri di apartement, menangis dan terus menangis. Benar-benar menyedihkan. Minggu ke-2 aku berusaha bangkit dengan menjalani aktifitasku dan mennyibukkan diri. Apapun aku kerjakan untuk melupakannya, sampai sekarang pun aku masih berusaha melupakannya. Meskipun belum bisa tapi aku sudah sedikit tenang dan menata kembali hidupku.

Aku sedang berjalan-jalan di pusat perbelanjaan di pusat kota, kenangan itu melintas lagi, kenangan bersama ajjushi di tempat ini. Begitu banyak kenangan manis yang membuatku tersiksa, hampir semua tempat di kota ini mempunyai kenangan dengan Jeong hoon ajjushi. Aku benar-benar membenci diriku sendiri yang tak bisa melupakannya.

Entah karena sangat merindukannya atau hanya imajinasi, aku merasa melihat ajjushi dan dia berjalan kearahku.

“Ya Lee jung hee hentikan khayalanmu itu” kataku pada diri sendiri.

Tapi tunggu dulu, ini bukan khayalan ini nyata, Jeong hoon ajjushi benar-benar nyata, aku melihatnya berjalan kearahku, tapi tidak, dia tidak melihatku dia ternyata berbelok dan masuk di salah satu toko pakaian.

sedang apa dia disini?” akupun berjalan menuju toko tersebut. Aku memang bodoh, sudah berusaha keras melupakannya tapi sekarang apa? Hanya melihatnya sekilas aku langsung berlari mengejarnya hanya untuk bisa melihatnya. Dan sekarang apa? Aku hanya bisa berdiri di luar toko seperti pengemis yang minta di kasihani. Aku melihatnya, hanya dengan melihatnya dari jauh saja membuat hatiku tenang di satu sisi dan di sisi lain terluka karna kenyataannya dia bukan milikku lagi. Sekarang dia sudah jadi milik orang lain, sudah bertunangan aku sangat iri dengan wanita yang jadi tunangannya, pasti wanita yang cantik, elegan dan berkelas, tak seperti aku yang hanya gadis biasa sangat-sangat biasa.

 

Aku masih berdiri di depan toko dan kulihat ajjushi sedang duduk di salah satu kursi di sudut toko, sepertinya dia menunggu seseorang. Setelah beberapa saat dia berdiri, seorang wanita cantik dan anggun menghampirinya dan langsung menggandeng tangan Jeong hoon ajjushi. Mereka berbalik dan menuju pintu keluar, aku buru-buru meninggalkan tempat itu dan bersembunyi disamping toko tersebut. Aku melihatnya keluar dari toko dengan masih menggandeng tangan wanita itu menuju mobilnya. Akupun berjalan meninggalkan tempat itu dengan keadaan menyedihkan, hatiku sangat sakit seperti ditusuk ribuan jarum.

 

Aku sudah berada di apartementku, aku sedang membungkus diriku dengan selimut dan meringkuk di sofa sambil menangis mengingat kejadian tadi.

“Pasti itu adalah tunangannya, sangat cantik dan anggun. Wanita yang bisa membuat orang tuanya bahagia. Sangat serasi.” Kataku dalam hati. Kenyataan itu yang memperburuk keadaanku saat ini. Mataku pasti sudah sangat bengkak karena terlalu banyak menangis, Mungkin Karena lelah menangis akupun jadi tertidur.

 

Aku merasakan ada tangan yang membelai wajahku, aku pun perlahan membuka mataku, kuliahat dia, Jeong hoon ajjushi, dia sedang memandangku dan membelai wajahku, pria yang kurindukan ada disini, apa ini mimpi? Ya..sekarang pasti aku bermimpi, mana mungkin Jeong hoon ajjushi berada di sini. Aku akan menikmati mimpi ini, hanya dalam mimpi aku bisa bertemu dengannya.

“ajjushi, bogoshipeo!!” ucapku pelan

“kau datang!! Meski hanya di dalam mimpi tapi itu sudah cukup untukku, ajjushi gumawo” kugenggam erat tangannya, tangan yang selalu membelaiku dengan lembut. Kudekap erat tangan itu.

“jung hee ya, nado bogoshipeo” aku mendengarnya, Jeong hoon ajjushi juga merindukanku, aku langsung bangun dan memeluknya sangat erat. Dia perlahan melepaskan pelukanku dan wajahnya sangat dekat dengan wajahku, perlahan dan pasti dia mencium bibirku lembut awalnya, semakin lama semakin menuntut dan penuh nafsu, akupun membalas ciumannya tak kalah ganas. Tiba-tiba dia mengangkat tubuhku dan aku melingkarkan kakiku di pinggangnya. Aku dalam gendongannya tanpa melepas tautan bibir kami. Dia berjalan menuju kamarku, setelah berhasil membuka pintu kamar dan menutupnya lagi dengan kakinya, Jeong hoon ajjushi langsung membaringkan tubuhku di ranjang. Tangannya sibuk melucuti semua pakaianku. Dengan sekejab saja aku sudah full neked. Dia melepas ciumannya  hanya untuk melepas pakaiannya sendiri. Dengan cepat dia sudah menindihku lagi dan mencium bibirku, memasukan lidahnya mengeksplor dan menjelajahi mulutku. Setelah bosan dengan bibirku, ciumannya beralih ke leher. Aku sangat merindukan sentuhannya, kudongakkan kepalaku menikmati sensasi ciumannya di leherku. Tanganku meraba dada bidangnya, memijatnya pelan dan sesekali mempermainkan puting dadanya. Dia pun tak tinggal diam, ciumannya turun ke tulang selangkaku menjilat dan menggigitnya pelan menciptakan kiss mark yang sangat banyak. Tangannya dari tadi mempermainkan dadaku, meremas, memelintir putingku.

“oooohhhhh…..ahhh…aahhh….aajjjuuussshhhiiiihhhhh…..ooohhh” desahku.

“saranghae jung hee yaa…” ucapnya di sela-sela aktifitasnya

“nnnaaaaddddoooooo…..ajjuusshhiiii….aahhh”

Tangannya kirinya sudah berada di bawah, membelai miss vku dan tangan yang satunya masih sibuk mempermainkan dadaku. Tiba-tiba dia memesukkan dua jarinya sekaligus ke dalam miss v ku dan mengocoknya. Bibirnya kembali melumat bibirku.

“oooohhhh…..eemmmmtttt” lengkuhku tertahan karena bibirku dilumatnya. Aku tak tahan lagi menikmati tiga sensasi bersamaan, bibir, dada dan miss v ku. tanganku turun ke bawah dan memegang juniornya, langsung saja aku memijatnya pelan dan mengocoknya.

“ooohhhhh…..jjjuuunggg hhheeee aahhhh….yoouuu ssssmmmmaaarrrtttt…” racaunya setelah melepas ciumannya.

Dia mengubah posisinya, sekarang gaya 69, dia sibuk menciumi mis v ku dan lidahnya menusuk-nusuk lubangku. Aku sibuk dengan lolipop super besar yang ada di hadapanku. Ku kulum dan kukocok di dalam mulutku.

“eeeehhhh…..eeengggg….eeenngggg…” desah kami bersamaan  memenuhi ruangan.

Setelah beberapa menit kurasakan junior Jeong hoon ajjushi berkedut dan bertambah besar, begitupun dengan mis v ku.

“ eeeengggg oooohhhh ppppaaalllliiiiii….. ajjuuuusshhhiii…akkkkuuuhhhh maaaauuu… keeelluuuaaarrr…hhhhh”

“nnnaaaadddoooo…..chaaaggiii…aaahhh” aku mempercepat kocokan di juniornya dan Jeong hoon ajjushi juga mempercepat kocokan tangannya di miss v ku.

“bbllluuuuurrr……”

“croootttt….crrroooottttt…..”

“Aaahhhhhhhhh………….” lengkuh kami bersamaan.

Belum sempat aku mengatur nafas, ajjushi sudah membalikkan tubuhku, sekarang posisi tubuhku miring dan dia berada di belakangku, dia mengangkat sebelah  kakiku dan memposisikan juniornya di miss v ku. perlahan ajjushi mendorong juniornya supaya masuk ke miss v ku. baru ½ nya bisa masuk aku meringis menahan perih di miss v ku, tiba-tiba dia memasukkannya dengan sekali hentakan membuatku menjerit karna sangat sakit dan nikmat.

“aaarrrrrggggg…….”

“aahhhh…..hehehehehe….mianneee….chagi….” ucapnya tanpa rasa penyesalan.

Setelah beberapa menit dan dirasa miss v ku sudah terbiasa, Ajjushi mulai menggerakkan pinggulnya maju mundur secara teratur. Tangannya sibuk meremas dan memelintir ke dua payudaraku dan bibirnya mencium dan membuat kiss mark ditengkuk sampai punggungku.

Lama-kelamaan tempo kocokannya semakin cepat dan tak beraturan, membuatku melayang….!

“ahhhh…..ahh…ahhh…ooohhhh….ahhh….” desah kami bersamaan menikmati perpaduan gesekan antara kedua kelamin kami.

“aj….uh…sh…ih….pa…li….aku…h….” racauku tak karuan.

“na…do….ch…a..g…..i….aahh……!”

“aaaarrrrrrgggggggg…….”

“ahhhhhhhhhhhh”

Desah kami bersamaan saat cairan kami keluar bersamaan di dalam rahimku, kurasakan sisa-sisa sperma dan cairanku meleleh ke pahaku.

Aku langsung lemas tak bertenaga. Beberapa saat kemudian setelah dia berhasil mengatur nafasnya, Jeong hoon ajjushi mengangkat tubuhku dan memposisikan dengan gaya doggystyle dan langsung menusukkan juniornya yang entah sejak kapan sudah tegang lagi.

“aaarrrrgggg……..ajjushi…..ak..u…h…sud..a..h…le…la…h….” protesku

“satu kali lagi chagi,ne!!” tanpa memperdulikan protesku dia sudah menyodokan juniornya ke miss v ku.

Entah sudah berapa kali aku orgasme aku sudah tak ingat lagi karena kurasakan aku bukan tidur lagi tapi pingsan.

 

@pagihari

 

Sinar matahari membangunkanku dan merasakan tubuhku sakit semua. Aku mengingat-ingat minpiku semalam. Aneh!. Tadi malam mimpiku terasa sangat nyata. Betapa kagetnya aku, saat tersadar ada sepasang tangan sedang memelukku dan ku lihat tubuhku dalam keadaan telanjang. Kutolehkan wajahku untuk mengetahui pemilik tangan yang sedang memelukku itu.

“Ajjushi? Kenapa dia bisa ada disini?”  gumamku yang masih belum mengerti.

“ajjusshi ironaaa….palli irona…” ku goyang-goyangkan lengannya.

“eemmmhhh” dia hanya bergumam dan malah mempererat pelukannya dipinggangku.

“yyaaaa….ajjusshiii…irrrrooonnnnaaa…” teriakku sambil melepas pelukannya dengan paksa, kudorong tubuhnya hingga dia terjatuh dari kasur dan langsung berdiri kaget karena perbuatannya itu.

“ya…ada apa….apa ada gempa bumi?” racaunya bingung.

Aku menutupi wajahku dengan selimut karena jeong hoon ajjushi berdiri di depanku dengan keadaan telanjang.

“yaaa….lee jung hee kenapa kau mendorongku huh?” ucapnya kesal setelah benar-benar sadar. Jeong hoon ajjushi kembali duduk dipinggir tempat tidur sambil menarik selimut untuk menutupi bagian bawah tubuhnya.

“ya…harusnya aku yang tanya kenapa ajjushi bisa ada di sini huh? Dan apa ini? Apa tadi malam kau memperkosaku huh?” tuduhku.

“kau ini bicara apa huh? Aku tak pernah memaksa apapun, justru kau sendiri yang minta.” Jawabnya sambil tersenyum evil.

“mwo? maldoandwe(tak mungkin), tapi kenapa kau bisa masuk ke apartementku?”

“tentu saja aku bisa, kau tak pernah mengganti passwordnya, dasar pabo.” Jawabnya cuek

“ya…!! Tapikan kita sudah putus, kau tak berhak masuk rumah tanpa ijin.” Ucapku kesal

“kita masih belum berakhir jung hee ya..aku datang untuk memenuhi janjiku padamu.”

“ajjushi ingatlah kau sudah punya tunangan dan sebentar lagi kau akan menikah dengan tunanganmu. Sekarang pergilah” sangat sakit mengatakan hal yang berlawanan dengan keinginanku.

“shiro!! Jung hee dengarkan baik-baik, aku sudah memutuskan menolak perjodohan itu dan otomatis pertunangan itupun gagal.” Ucapnya sambil menggenggam tanganku.

“gojimal, terus wanita yang kau jemput di pusat perbelanjaan kemarin siapa? Kalian terlihat sangat mesra dan serasi.” Ucapku dingin.

“oh eottokae arraseo? Apa kau sedang menguntitku huh?. Ucapnya sambil tersenyum evil.

Apa-apaan ini? Kenapa dia malah tersenyum setan seperti itu? Apa dia mau menyombongkan diri? Dan bodohnya aku kenapa aku mengungkit masalah itu.

“mwo? Menguntitmu? Kau terlalu percaya diri kim jeong hoonssi….”

“oke! Sekarang dengarkan aku baik-baik dan jangan potong ucapanku sebelum aku selesai, arrachi?”

“nde, tapi jangan harap aku akan berubah pikiran” jawabku keras kepala.

“kau pasti akan berubah pikiran”

“huh….” percaya diri sekali dia.

“kami, aku dan wanita yang dijodohkan denganku itu sudah sepakat untuk tidak menerima perjodohan itu, aku bercerita kalau aku sudah ada wanita yang aku cintai dan dia juga sudah memiliki seseorang yang di cintainya, tentang orang tua ku mereka memang belum sepenuhnya setuju tapi mereka bilang akan memberikan kesempatan pada kita untuk menunjukkan pada mereka kalau penilaian mereka salah tentang kamu chagi. Kita harus berusaha arrachi?”

Aku sangat senang mendengarnya, spontan aku tersenyum dan sedetik kemudian aku memasang wajah dingin lagi supaya Jeong hoon ajjushi tak besar kepala terhadapku. Aku ingin memberinya sedikit pelajaran tapi dia malah tersenyum evil, apa dia melihat waktu aku tersenyum tadi. Bodoh…kenapa aku tak bisa bertahan sedikit saja.

“dan tentang yeoja yang kau lihat kemarin dia adalah adik sepupuku, dia baru datang dari perancis, dia memang sedikit manja terhadapku karena dia sangat ingin mempunyai seorang oppa. Sekarang kau percayakan, dan tentang aku yang sebentar lagi menikah itu memang benar.”

“mwo? Tapi tadi kau bilang sudah membatalkan perjodohannya? Apa kau di jodohkan dengan wanita lain lagi” ucapku spontan.

“aish….kau ini…. aku memang akan segera menikah dan dia adalah yeoja galak yang ada dihadapanku sekarang”

“mbusunsuriya ajjushi?”

“aish…dasar yeoja pabo, yang ku maksud adalah kau lee jung hee, kau yang akan menjadi pengantinku lee jung hee ssi.”

“mwo? Shiro!!”

“wae? Aku tahu kau masih sangat mencintaiku”

“huh kau terlalu percaya diri, aku sudah melupakanmu ajjushi.”

“kau tak bisa memebohongiku jung hee ya, mengaku saja….”

“apa buktinya kalau aku masih mencintaimu?”

“kekeke…kau ini!! Banyak sekali dari password apartmenmu yang tidak pernah kau ganti. itukan tanggal ulang tahunku, dan yang paling jelas adalah semalam, kau sangat menginginkanku, setiap desahanmu kau selalu menyebut oh…..ajjushii….saranghae, bogoshipeo….!! apa itu kurang jelas huh!!”

Aish..dasar kau lee jung hee pabo, kenapa tak bisa membedakan antara yang nyata dan mimpi. Aish…pabo…paboo…!!” rutukku dalam hati

“ya jangan memaki dirimu sendiri, aku tahu kau bodoh tapi jangan perlihatkan kebodohanmu dengan jelas seperti itu” ucap Jeong hoon ajjushi sambil tersenyum melihat ekspresiku yang bodoh.

“huh…apa ajjushi sekarang bisa membaca pikiran orang lain?”

“aigoo…kau ini, itu sudah jelas terlihat di wajahmu, sekarang kau tak ada alasan menolakku lagi.”

“ye..ye..ye..ajjushi kau memang yang terbaik” cibirku. Dan dia langsung menangkup wajahku dan mencium bibirku.

“kita lanjutkan yang semalam ne!!”

“mwo?”

“semalam aku belum puas, kau keburu pingsan dulu, adikku sangat tersiksa karna tak mendapat kehangatan, kita lanjutkan ne? Jebal?” ucapnya memohon

“ajjushi…..” protesku.

Tanpa menunggu jawabanku dia sudah menindih tubuhku dan tangannya mulai menjamah tubuhku lagi dan lagi.

 

END

Yeah…akhirnya selesai? Eotte? Bagusan yang pertama atau yang sekuel? Ato malah jelek semuanya? Hiks….!! kasih koment ne? Gumawo!

Advertisements

About Yadong Fanfic Indo

Fun...Fun.. and Fun...

Posted on 22/01/2014, in Aktor, OS. Bookmark the permalink. 22 Comments.

  1. Tobias nagma

    Seruuuu

  2. Happy ending
    🙂
    V kurang panjang
    😛

  3. blm baca part 1 tp aq suka hehehe :-):-D menarik

  4. iya thor blm baca part 1 nya,tpi ceritanya bagus,thor boleh sequel gk

  5. kartika hutabalian

    Kayaknya bikin squelnya deh thor..
    Biar happy ending…

  6. kyaaa sequel juseyoo ^^

  7. Too short 🙂
    Tpi ska ide crtanya.. ^^
    next FF di tunggu ya

  8. iya bikin sequel lagi dong yg ceritnya married ama punya anak….;)

  9. Seru,keren.
    Akhir nya happy ending,cumab kurang panjang aja.

  10. Happy ending , 🙂

  11. hua kurang panjang perlu sequel…

  12. kali deh junghee, masya iya mimpi ampe nyata bener bgtu. bener2 deh -.-”
    dan akhirnya happy juga.. hohohohoho
    suka sma ff nya ^^b

  13. ninggalin jejak horeee happy ending 🙂

  14. ninggalin jejak dulu akhirnya happy ending

  15. ciciparamidha

    Heheee… Ahjussinya mesum yaa… Untung mereka bisa bersatu…

  16. Keren critanya tapi cast nya kurang cocok klo itu jong hoon krna muka nya itu angel bgt dia hehe

  17. Cerita yg bgs, alur ceritanya mudah d mengerti walaupun ada konflik , tank’s to author dah bikin cerita ini..

  18. bagus ide critanya thorr

  19. endingnya bagus saengiiii
    g perlu ribet2 nyeritaan flashbacknya
    yg pentng intinya dapet

  20. ini perlu AS seruu bgtt mau tau mereka jd merried apa enggak..hehe as y chinguu.. ^^

  21. Dua2’a bagus diadakan sequel ke 3 dong please

  22. Lagiiiii .-.

Jangan lupa komennya..!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: