Love Me, Please! Chapter 2 END

Title : Love Me, Please!

Author : Febi

Genre : Yadong NC 21, sad, Romance

Lengt : Oneshoot

Rate : 21+

Cast : Kyuhyun a.k.a Cho Kyuhyun
Lee Yo Jin a.k.a So Yo Jin
Seo Ah a.k.a Lee Seo Ah
Typo bertebaran.

Happy Reading…
Rasa itu terasa lagi, rasa sakit… berdenyut-denyut di pipinya, mengapa laki-laki ini sangat suka sekali menamparnya? Tapi memang dengan cara ini membuat Yo Jin kembali lagi diam. Tubuhnya terasa sakit dan kaku.
Hembusan nafas menyapu lehernya, sesuatu mengecup-ngecup lehernya yang jenjang… Menyedotnya hingga membuatnya mengeluarkan air mata kesedihan.
Tangannya terangkat menjambak rambut laki-laki yang memang sudah gila, pikirnya. Tetapi itu sama sekali tidak digubris, malah laki-laki Cho Kyuhyun itu makin menjadi-jadi ia kembali meremas kencang payudara Yo Jin seolah itu adalah kenikmatan yang ia baru rasakan.


Yo Jin berteriak, ia tak mau… Ia sungguh tak mau melakukan ini. Ia menjerit sambil memperkeras isakan tangisnya, membuat dirinya begitu menyedihkan.
Lagi-lagi jeritan itu tak berlangsung lama, karena bibirnya sudah dibungkam oleh bibir Cho Kyuhyun, bibirnya yang memang tadi sedang terbuka membuat lidah Kyuhyun dengan lihai memasukkannya ke dalam rongga mulut Yo Jin.
Kyuhyun mengangkat tubuh Yo Jin, dan membuka bra merah Yo Jin. Tangan kanannya kembali meremas dada kanan Yo Jin, dan erangan tertahan kembali terdengar di kamar bernuasa putih ini. Ini sungguh hal pertama yang Kyuhyun lakukan, hal yang paling ingin ia lakukan dengan Yo Jin.
“Kyu… Ahh…” Cairan dari kemaluan Yo Jin mengalir begitu saja, bahkan ia sama sekali belum membuka celananya.
“Kyu aku mohon…” Kyuhyun tersenyum disela ciuman, ia pun menarik bibirnya dan juga menghentikan tangannya meremas-remas payudara Yo Jin. Tangannya mengelus pipi Yo Jin.
“Mohon? Untuk menghentikan ini semua?” Yo Jin mengangguk dalam isak tangis pelannya. Kyuhyun mengangguk. “Aku juga ingin melakukan jika kau sudah menyukaiku,” ucap Kyuhyun. Saat itu ia mendengar ada yang mengedor-ngedor pintu kamarnya.
“Yo Jin! Kyuhyun, kau apakan adikku hah? Yak, Yo Jin..” Kyuhyun bangun dari tubuh ia yang menindih Yo Jin, dan membiarkan matanya melihat semua lekuk tubuh Yo Jin. Gadis itu tentu risih, dan hanya memejamkan matanya membiarkan tangisnya pecah.
“Nanti saja,” gumam Kyuhyun kepada dirinya sendiri. Ia mengambil selimut di ternyata terjatuh ke lantai, dan menariknya menutupi tubuh gadis itu yang hampir sepenuhnya telanjang.
Ia membaringkan tubuhnya di sebelah Yo Jin, dan tersenyum miris akibat ulah yang diluar kontrol. “Tidurlah, maaf…” Kyuhyun menarik tubuh gadis itu agar mau masuk ke dalam pelukannya, tapi gadis itu menolak dan mempererat selimut agar menutupi seluruh tubuhnya. “Jika kau tidak mau aku peluk, aku akan melanjutkannya.” Kata Kyuhyun setengah berbisik. Yo Jin akhirnya menurut dan membiarkan Kyuhyun memeluknya, tanpa tahu saat tangan erat Kyuhyun memeluk tubuhnya, laki-laki itu memejamkan mata dan air mata itu menetes dari kelopak mata.
*
“Tuan Cho Kyuhyun, kemarin kau masih tidak bisa mengontrol…” Dokter yang sering Kyuhyun kunjungi di rumah sakit psikolog, bertanya sambil membaca sebuah kertas yang ata ditangannya. Kyuhyun mengangguk.
“Aku hampir saja melukainya,” katanya menyesal.
“Aku tahu, perempuan itu pasti takut padamu karena kau begitu menyeramkan.” Sahut dokter berwajah tampan, ia bernama Choi Siwon.
Kyuhyun mengangguk lagi. “Tolong lanjutkan terapi itu.” Siwon mendesah mengangguk.
Sudah sejak ia SMA, Kyuhyun menderita tekanan emosi. Ia bisa terbilang sebagai laki-laki yang masuk dalam kelainan jiwa, karena emosinya akan meledak-ledak jika ada yang mengkritik atau membuatnya emosi. Avoindant Personality Disoreder, itu nama penyakitnya.
Orang yang menderita gangguan ini adalah orang yang memiliki ketakutan yang besar akan kemungkinan adanya kritik, penolakan atau ketidaksetujuan, sehingga merasa enggan untuk menjalin hubungan, kecuali ia yakin bahwa ia akan diterima.
Dalam sebagian, ia bisa terbilang sembuh dari sifatnya yang menghindar dengan siapun yang mendekatinya. Sejak kedua orang tuanya membawanya ke psikolog, ia mulai bisa berbaur dan belajar hingga orang tuanya memberikan perusahaan keluarga kepadanya.
Tapi tidak penyakitnya itu semuanya menghilang, tertekan dalam hidupnya membuat luapan emosi. Emosi yang susah ia kendalikan itu adalah penyakitnya lagi pengganti penyakit awal, dan susah sekali untuk sembuh agar bisa mengendalikan emosinya.
Ia berjalan lobi rumah sakit, setelah berkonsultasi dan meminta obat penenang. Kemarin ia hampir saja melukai orang yang ia cintai, cinta pertamanya. Cinta yang selalu ia anggap sebagai takdir di dalam hidupnya. Yang membuatnya tidak mempunyai belas kasihan, dan tidak memperdulikan Ibunya yang tertekan. Karena ia tahu rumah itu sudah seperti hidup bagi Ibu Yo Jin, ia melakukan caranya agar bisa mendapatkan Yo Jin.
Ia menaiki mobil yang berada di depan rumah sakit, ia bersender di jok mobil. Ia memejamkan matanya saat mobilnya mulai berjalan.
“Aku minta maaf… Maaf…”
*
Kyuhyun masuk dalam kamarnya, dan melihat Yo Jin sedang duduk di meja rias. Ia melihat Yo Jin sekilas, dan mengalihkan pandangan lalu merebahkan dirinya di ranjang kamarnya.
Gadis itu tampak agak ketakutan saat sedang menyisir rambutnya, ia masih ketakutan akan yang terjadi kepadanya kemarin.
“Aku… Eonni,”
“Eonnimu sudah tidak ada, diamlah disini, dan temani aku tidur.” Kyuhyun memotong ucapan Yo Jin. Gadis itu tersenyum sinis. “Kau mau mati?” Katanya kesal. Kyuhyun terkekeh. “Aku takkan melakukan hal itu lagi, tenang saja… Aku bukan laki-laki yang akan meniduri gadis yang sama sekali tidak menyukaiku.” Yo Jin mendecak, ia bangkit dari duduknya dan akan berjalan menuju pintu kamar. Tapi dengan cepat Kyuhyun bangun dari tidurnya, dan memeluk Yo Jin dari belakang, mencegah agar gadis itu tidak pergi.
“Lepaskan, aku membencimu..” Kyuhyun mengecup tekuk Yo Jin, gadis itu sontak bergidik. “Aku mencintaimu…” Yo Jin terdiam ketika mendengar apa yang Kyuhyun katakan. Apa katanya tadi? Apa…? Kyuhyun bilang apa?
“Hah?”
“Sejak SMA, sejak aku melihatmu, aku sudah mencintaimu. Dan pada akhirnya takdir memihakku, hingga membuatku mendapatkanmu. Kau tidak akan tahu seberusahanya aku agar kau bisa mencintaiku, dan pada akhirnya kesakitan yang kau terima. Maafkan aku…” Yo Jin melongo tidak percaya. Sejak kapan seorang Cho Kyuhyun bisa mengatakan gombalan gila ini? Apakah laki-laki ini psycho?
“Kau menyukaiku sejak SMA?” Tanya Yo Jin sinis. Kyuhyun mengangguk. “Tapi kau tidak bisa melihatku,” Yo Jin terdiam. Suara laki-laki pelan, dan terdengar begitu lembut. Sungguh, ini bukan Kyuhyun. Ada apa dengannya? Kyuhyun tidak pernah bersikap lembut dan terlihat… Tulus seperti ini? Benarkah ini, Kyuhyun? Laki-laki yang dingin dan selalu mengatakan apa pun dengan datar dan kasar.
Dan apa tadi, Kyuhyun menyukainya sejak SMA? Ini sih sudah di duga, ia tahu ada laki-laki yang suka sekali memperhatikannya diam-diam. Kyuhyun menyukainya, dan menikahinya, benar-benar takdir yang buruk.
Kyuhyun menarik tubuh Yo jin hingga ia berbalik berhadapan dengan Yo Jin. “Ayo ke makam Ayahmu,”
*
Diluar dugaan, dan Yo Jin sama sekali tidak pernah mengalami hal aneh selama bersama Kyuhyun. Dan tumben sekali Kyuhyun tidak menamparnya seperti hari biasanya, malah ia bersikap lembut dan begitu baik. Ia bahkan membiarkannya ke makam Ayahnya, sedangkan laki-laki itu berdiri di jarak dua meter darinya. Berdii menatap langit dengan kening berkerut samar.
Yo Jin menatap Kyuhyun. Ia baru saja selesai menyelesaikan ritual penyembahan kepada kuburan Ayahnya yang berada di depannya. “Kyuhyun,” ia memanggil Kyuhyun dengan pertama kali kalinya. Laki-laki itu menoleh. Dengan memakai kemeja kotak-kotak, dan celana jeans hitam laki-laki itu terlihat keren.

 

Ia memakai kaca mata hitam dan membiarkan rambutnya diporak-parik angin. Ia tersenyum hangat. “Hei,” sahutnya. Ia mendekat ke Yo Jin, dan mengusap rambut Yo Jin ketika ia depan Yo Jin. “Ayo pulang,” katanya lalu menarik lengan Yo Jin untuk berjalan mengikutinya. Yo Jin menahan, dan memandang Kyuhyun dengan aneh. “Kau kenapa? Apa karena aku membiarkanmu meremas dadaku, kau menjadi berubah?” Tanya Yo Jin dengan menyipitkan mata. Kyuhyun mengangguk. “Dadamu besar sekali, hingga aku tidak mampu untuk tidak menamparmu.”
“Apa?”
Tanpa sadar gadis itu begitu gemas memukul Kyuhyun dan laki-alki itu sontak menghindar. “Yak,”
“Kau mesum… Eh,” Yo Jin menghentikan aksi memukul Kyuhyun dan menatap tangannya sendiri. Kenapa ia menjadi seperti ini? Hei, kenapa hari bisa berubah karena kemarin? Dan sejak kapan ia suka memukul Kyuhyun seolah ia sedang bercanda dengan Kyuhyun.
Chu
Kyuhyun mencium bibir Yo Jin saat gadis itu tengah melongo melihat tingkah anehnya sendiri. “Aku mau memegang dadamu lagi,”
“Yak!”
*
Yo Jin tahu ini lagi, tapi ia sangat tidak mengerti apa yang terjadi dalam sehari. Kyuhyun aneh. Ia sama seklai tidak bersikap kasar, dan tidak bersikap seperti biasa.
Ia memandang Kyuhyun yang tertidur di sebelahnya. Ooh.. Ternyata Kyuhyun tampan. Ia tersenyum… Ia berharap Kyuhyun selalu bersikap seperti ini. Ini benar-benar hari terindah dalam hidupnya selama hidup bersama Kyuhyun.
Tapi masih saja ia merasa janggal, laki-laki itu berubah begitu saja, seperti seorang psikopat.
Drrttt drrtt..
Ia merasa ada benda yang bergetar, itu ada di saku celana Kyuhyun. Ia dapat merasakan karena Kyuhyun tidur sambil memeluknya, kebiasaan setiap malam.
Pelan-pelan ia mengambil ponsel di celana Kyuhyun. Ia mendapatkan ponsel Kyuhyun dan membuka sebuah pesan masuk yang datang ke ponsel Kyuhyun. Dan langsung saja matanya melebar terkejut..
“Ap-pa?”
“Apa yang sedang kau lihat?” Entah sejak kapan Kyuhyun membuka matanya dan mendapati Yo Jin membuka kotak masuknya.
“Kyu, kau…”
“Kau sudah tahu,” Kyuhyun mengambil ponselnya dan melamparnya begitu saja.
Yo Jin menatap Kyuhyun takut, matanya mengerjap-ngerjap dan mencoba bangkit dari tidurnya. “Lepaskan aku,” kata Yo Jin ketakutan. Kyuhyun mengulum senyum. “Ayo kita lakukan sekarang,”
“Heh… Minggir,”
*
“Kyuhyun, kau… Gi… Ah.” Kata Yo Jin terhenti karena Kyuhyun terus melumat bibirnya meskipun ia memukul dada Kyuhyun menolak perlakuannya.
Ia melembutkan permainan bibirnya dann melepaskan tautan kami. “Jangan menangis,” ia mengusap kedua pipi Yo Jin. Kepala gadis itu menggeleng ketakutan.

 

“Dan maafkan aku,”
Suara Kyuhyun lebih lembut dan mengoyak pikiran Yo Jin, ia merasa bodoh karena tidak bisa melakukan apa-apa selain membiarkan apa yang Kyuhyun lakukan padanya. Ia lelah, dan merasa hatinya sakit.
“Kau gila,” lirih Yo Jin. Kyuhyun mengangguk. “Dan tolong biarkan aku melakukan ini padamu, karena kau sudah tahu semuanya.”
“Tid…”
Kyuhyun makin berani, kini bibirnya berpindah ke leher Yo Jin, menjilat dan menghisapnya secara lembut.

 

“Em…” Yo Jin tidak menyangkan dirinya tidak berdaya akan sikap Kyuhyun yang lembut dan begitu menuntut. Ia merasa aneh karena tubuhnya merespon.
Tangan Kyuhyun beralih ke kancing baju yang dikenakan Yo Jin. Ia membuka baju Yo Jin, dan memasukkan tangannya agar meremas dada Yo Jin.
“Tolong jangan lakukan ini!” Kyuhyun menjauhkan kepalanya dari leher Yo Jin.
“Maafkan aku,” katanya lagi
“Aaahh…” Yo Jin mendesah kembali karena tangan nakal Kyuhyun meremas dadanya lebih kencang.
Kyuhyun makin berani. Tubuhnya juga sudah tidak berbusaha karena ia bermain sangat terburu-buru. Mulai terlihat jelas Yo Jin yang tampak mulai menikmati sikap lembut Kyuhyun. Tidak terasa Yo Jin hanya memakai underware nya saja. Kyuhyun menarik underwarenya dan membuat tubuh Yo Jin benar-benar telanjang bulat.

 

“Kyu, tidak boleh… Ah ” Kyuhyun menggeleng.

“Mianhae..” Kyuhyun membuka paha Yo Jin lebar-lebar hendak memasukkan juniornya.

“KYUHYUUUN GILAA!” Kyuhyun memasukkan juniornya dalam satu sentakan, dan membuat Yo Jin makin tersiksa karena merasakan sakit luar biasa.

“Akh…. Gil…a.” Pekiknya kuat. Tangannya meremas kuat sisi bantal hingga bergetar hebat.

“Aah..” Yo Jin menangis.

“Mianhae.. “

“Bodoh,” Kyuhyun bersyukur karena ini pertama kalinya ia menjamahi tubuh Yo Jin, dan mendapatkan hal terindah dalam hidupnya. Mengambil hal yang paling berharga dalam hidup Yo Jin.

Kyuhyun menggerakkan juniornya. Perlahan Kyuhyun menarik keluar masukkan juniornya, dan tubuhnya merasa bergetar karena merinding nikmat.

“Eeennghhh….sshhh…” Yo Jin tidka bisa memungkiri bahwa ini memang nikmat.

Kyuhyun terus menggerakkan pinggulnya maju dan mundur dan terus menekan juniorku hingga masuk lebih dalam vagina Yo Jin.

“Kyu… Aku,”

“Sam…Pai…”

Kyuhyun mempercepat genjotannya saat ia hendak akan mencapai klimaks.
“Ahh…”
Kyuhyun berhasil mengambil haknya sebagai suami. Tapi setelah pelapasan ia melihat Yo Jin memejamkan matanya, ia tersenyum dan mengelus pipi Yo Jin.
“Yo Jin ah… Kau benar-benar milikku. Dan, terima kasih atas malam indah ini. Karena kau sudah tahu penyakitku, aku akan mencoba menyembuhkan dan mengendalikan tubuhku. Agar aku bisa mencintaimu lebih lembut. Kau tahu, dada besarmu membuatku tidak bisa menahan ingin bercinta.

The End
WARNING! Ini ff temen gue, bukan gue -_- gue cuman ngedit doing. 🙂

About rositaadiana

Rosita Adiana, 4 oktober 1998. Big Fans of Super Junior.

Posted on 15/04/2014, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 31 Comments.

  1. Kyunya sakit apa siihhh…

  2. LAnjut

  3. Ternyata kyu sakit yaa…

  4. Gantung endingnya, Sequel dunkz, pingin lihat usaha kyu sembuhin penyakitnya & yojin yg mulai bisa mencintai kyu, sesuai judulnya ”love me, please”…

  5. gantung thor
    sequel ya ^^

  6. sqielnya dong boleh ga ??? sebenernya yah menurut aku part 2 ini kurang jelas ceritannya masa abis begituan langsung and ??

  7. sequelnya dong ! penasaran seteah yoojin tau , ntar hubungan mereka kyk gmn?

  8. aduh nge gantung~luem tau kyu nti’ea gmna?? sequelnya doank thor byr lebh jelas,, 😀

  9. Kyk’y butuh sequel dech 😉

  10. need squel thor

  11. sequel… mau sequel

  12. Oh my god akhirnya tetep mesum ya wkwkwkwkwk. Daebak.

  13. Doeng* pendek amat.. Dan ini msh gantung, krna blum jlas gmana prasaanx yo jin ke kyu ahh need sequel lah!

  14. Sequel,,,,,,,
    Butuh sequel,buat mereka berakhir happy ending.

  15. Pkoknya kreenn thor..trnyata kyu itu skitt.. Kasian bngett

  16. Alur ceritanya agak kecepetan thor #akhir cerita nya juga gantung bgt,ayo dong buat sequel nya lagi thor

  17. Shim Ji Hyun

    Ikutan demo minta sequel ah.. Sequel sequel sequel sequel sequel..
    Trus tar eoninya gimana? Masa kyu masi jahat jg ama kakak iparnya

  18. huwaaaaa baguuss tp sayang akhirannya masih agak gantung, seakan akan membutuhkan sekuel 🙂 tp emang iya sih butuh sekuel soal gantung kya cucian baju blm kering (?) hahahaha

  19. sequel thor
    pleasee

  20. hahaha kyunyun oppa gk spn bnget -_- tp akhirny happy end yojin akhirny thu pnykit kyuhyun oppa yg gk bisa ngendaliin amarahnya 😀 moga” yojin mau nrima kyuhyun oppa dg pnyktny it 😀

  21. thor boleh minta link wp nya ga.. plisss..

  22. Oh ternyata Kyu ada penyakitnya toh, ahhh lega rasanya akhirnya aku ngerti ^^

  23. LiaHeechul_elf

    Keren tapi harus squel yaa, feelnya hampir dapat,, nanti di squel feelnya harus dapat Keren tapi harus squel yaa, feelnya hampir dapat,, nanti di squel feelnya harus dapat Keren tapi harus squel yaa, feelnya hampir dapat,, nanti di squel feelnya harus dapat Keren tapi harus squel yaa, feelnya hampir dapat,, nanti di squel feelnya harus dapat lagi,,,

  24. ih, kurang panjang lagi,
    sequel dong

  25. Bagian akhirnya lucu nih,,haha.daebak!

  26. yampun trnyta kyu sakit jiwa..
    emm mksdnya yah gtu deh..
    suka dr sma?? ckckck bilang kek kyu, kan jd g salah kaprah gni keles..
    klo ganteng mah pd aje ~ _^

  27. Wowow ambigu wkwkw, seru demi gue kek oreng gila cengar cengir ndiri, next lain kali thorr

  28. Agak ngegantung Min.. Sequel donggg

Jangan lupa komennya..!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: