Hurt Marriage PART 4

Author : Yo Jin ^^ @rosita325
Tittle : Hurt Marriage PART 4
Pg : NC
Cast : Yesung a.k.a Yesung Super Junior
Sung Eun-Hee a.k.a Eun-Hee
Lee Yo Jin a.k.a GUE.

Ini FF pernah di post di SJFF satu tahun yang lalu, wks.

BEFORE>>

“Jadi ini..”

“Hanya sandiwara! Aku ingin memberikan kado indah untukmu, karena hari ulang tahunmu adalah hari yang paling istimewa, Tuhan yang begitu mulia membuatmu hadir kedunia ini dan menjadikanmu sebagai istriku yang cantik.” Eun Hee menutup mulut tidak percaya, ia tercengang dan masih tidak sanggup untuk berkata-kata.

“Ini mustahil,” gumamnya.


“Tidak, ini tidak mustahil sayang… aku akan janjikan padamu, aku akan membahagiakanmu, karena aku begitu mencintaimu.”

“Yesung..” Eun Hee sudah tak dapat berkata-kata. Ini tidak masuk di akal sungguh! Ia memukul bahu Yesung dengan keras.

“nappeun nom, aku benci kau, aku bencii…” ia menangis.
Yesung terkekeh dan kembali memeluk Eun Hee.

“Tapi juga mencintaiku kan?”

“Iya, tentu saja.”

I love you
Baby I’m not a Monster
Neon aljanha yejeon nae moseubeul shigani chinamyeon sarajyeo beoril tende
Keu ttaen al tende Baby

HURT MARRIAGE PART 4

“Hah…” Eun-Hee terlonjak kaget ketika deringan keras masuk ke telinganya. Matanya terbuka, dan jantungnya berdetak cepat sekali. Ia mengatur nafas nya, dan menelan ludah. Ia mendesah sekeras-kerasnya dan memegangi dadanya yang berdentang cepat sekali. Terkejut? Tentu saja, ponselnya tiba-tiba berbunyi nyaring, tepat ditelinganya bagaimana mungkin ia tak terkejut? Tangannya terangkat memegangi keningnya. Hanya mimpi..

Ia menghela nafas dan menghela nafas panjang. Ia bangkit dari tidurnya dan menatap ponselnya yang masih berdering di sisinya. Ia mengambil ponselnya dan melihat siapa yang menelepon. Eun-Hee mendecak lalu mengangkatnya.

“Hallo, Yesung..” sahutnya dengan suara yang serak.

“Oh sepertinya kau baru bangun tidur, kau juga tidak membawakan aku makan siang lagi?” Terdengar suara Yesung yang ceria diujung sana.
Eun Hee menghela nafas, dan mengusap pipi dengan sebelah tangannya, nyawanya benar-benar belum terkumpul. Jantungnya pun masih berdetak karena terkejut tadi. Sial, mimpi macam apa itu.

“Nyawaku belum terkumpul Yesung ssi, aku sedikit tidak memahami..” Ia terdiam sejenak.
“Soal mengantar makanan itu, aku malas.. Lagipula saat itu bukan aku yang mau sendiri, Eomma yang menyuruh,” ia kembali diam dan melihat jam dinding yang berada di kamarnya.

“Ini sudah jam lima, kau takkan pulang? Sepertinya kau sedang berada di kantor, daan.. apakah kau menelepon hanya untuk mengatakan ini?” Eun Hee mengatakan setiap perkataan dengan nada yang kurang bersahabat, dan Yesung diujung hanya mengerutkan dahinya tidak mengerti. Apakah karena ia menganggu tidur istrinya, wanita itu bisa marah sepert ini?? Pikir Yesung. Ia juga bicara tanpa basa-basi, Yesung tahu Eun-Hee memang bukan orang yang basa-basi, tapi kali ini suaranya terdengar ketus dan aneh.
“Ada urusan. Aku meneleponmu hanya untuk mengatakan, sepertinya aku akan pulang terlambat,” kata Yesung pelan, berniat tidak memperdulikan apa yang sedang terjadi pada wanita itu saat ini.

Eun Hee menghela nafas berat. “Ya, tidak apa-apa..” jawabnya pelan.
“Kau tak ingin bertanya mengapa aku pulang terlambat?” Eun Hee tersenyum sinis.
“Haruskah? Itu pasti masalah pekerjaan bukan? Aku tidak akan mengerti tentang hal yang seperti itu, jadi aku tidak mau tahu.” balasnya lagi, lagi-lagi terdengar ketus ditelinga Yesung, ia merasa tak nyaman dengan bicara Eun Hee yang seolah-olah bicara dengan orang yang dibencinya.

“Eun Hee..-”

“aku mencintaimu,” Yesung tentu tercengang ketika mendengar suara Eun-Hee yang tiba-tiba. Eun Hee tiba-tiba mengatakan hal seperti itu, dengan nada yang pelan. Yesung menyunggingkan seulas senyum tipis.

“Bukankah itu yang biasanya diucapkan istri kepada suaminya jika suaminya bekerja “hati-hati dijalan ya, aku mencintaimu” aku telah melakukannya, bye-bye cepat pulang, hati-hati dijalan.. aku mencintaimu.” disaat itu juga, Eun Hee mematikkan ponselnya, dan melemparnya kembali ke kasur.

Ia kembali memejamkan matanya dan menggigit bibir bawahnya. Dia kira, Yesung akan mengucapkan selamat ulang tahun kepadanya, tapi ternyata…

Mimpi itu… ia memegangi bagian dadanya sendiri. Seandainya jika ia hidup didalam mimpi, jika saja mimpi itu nyata,pasti akan melegakan.

Logika, semua juga harus dipikir secara logika. Saat melihat calon suaminya waktu itu melakukan hal jijik dengan gadis lain, ia melihat dengan jelas, tubuh Yesung yang telanjang dan juga Yo Jin. Masih teringat.. sangat nyata dipenglihatannya.
Hah~ mungkin dia terlalu menonton film ber-genre Happy Ending, jadi memimpikan jalan cerita konyol dengan alur yang gagal masuk ke dalam mimpinya.
Tapi… seandainya mimpi itu nyata, kenyataan bahwa Yesung hanya bersandiwara.. hanya untuk memberikan kado tergila untuknya, pasti dia akan senang, mengapa ia harus merasakan hal yang begitu menyakitkan ini? Mengapa ia bisa memimpikan hal yang jauh berbeda dengan kehidupan nyata? Kenapa itu hanya mimpi?
“Ini benar-benar gila,” gumamnya.
*

Eun-Hee berjalan dengan langkah yang terseok-seok ke luar kamar, menuju dapur. Ia merasa lapar, tadi hanya makan kue di pukul dua siang sedangkan ini sudah pukul lima. Mau bagaimana pun, ia harus makan untuk melanjutkan hidup.
Masalahnya ia malah masak, mungkin lebih baik makan di luar saja. Sekalian menghirup udara segar.

“Yaaahh Sung Eun-Hee, kau sangat menyedihkan. Suami yang selingkuh, dan kau makan selalu sendiri. Menyedihkan.” Katanya kepada diri sendiri, dan mengambil air putih di meja makan lalu meminumnya.

“Bahkan air putih pun terasa begitu pahit,” ia tersenyum tipis. Dan menaruh gelas itu berisi air putih itu di meja makan kembali.
*
Awan yang suram, angin musim gugur bertiup agak kencang. Daun muali terlihat berguguran, dari atas pohon ke bawah tanah. Jatuh begitu memilukan. Padahal menuru Sung Eun-Hee ini masih rada awal untuk pembukaan musim gugur tahun ini.

“Kenapa Tuhan sepert ini?” Ia bergumam tak jelas sambil terus berjalan di sisi jalan jalan menuju restoran yang sering ia kunjungi. Ia tidak berniat naik bus karena restoran itu berjarak tidak jauh dari gedung apartementnya. Ia hanya akan menikmati hari ini saja. Eun-Hee melirik jam yang melingkar di tangannya, sudah hampir pukul enam sore.
“Hari ulang tahun yang mengerikan,”

*

“Malam..” gumaman pelan terdengar ditelinga Eun Hee sendiri, ini sudah pukul tujuh malam, jalanan pun masih terlihat ramai, berbagai macam warna lampu mengelilingi dirinya. Suara musik yang terdengar samar-samar, suara klakson mobil. Inilah kehidupan yang nyata, pikirnya. Perutnya pun sudah terisi dengan baik.

Ia.. ingin berjalan saja, menuju apartementnya. Lagi-lagi dengan pikiran yang kalut, seperti waktu itu, bedanya waktu itu hatinya begitu sakit ia tidak bisa berpikir jernih. Tapi kini walaupun hatinya begitu sakit, tapi ia masih bisa menahannya, setidaknya tidak ada kejadian yang membuatnya tertunduk ditanah dan menangis ditengah guyuran hujan. Sungguh, jika dibayangkan betapa bodohnya saat itu. Lucu juga, oh Tuhan, itu sangat tidak baik untuk dikenang.

Ia sedikit merapatkan jaket coklat yang ia pakai. Ia berjalan dengan langkah yang santai, dan sesekali menghirup udara malam yang begitu hampa didadanya.
Ia menghentikkan langkahnya sendiri ketika matanya menangkap sesuatu yang tidak asing baginya, disana-seberang sana ia melihat mobil yang terparkir dipinggir jalan. Bukan karena mobil itu keren atau ada sesuatu yang aneh, tapi mobil itu adalah mobil yang sangat ia kenal.

Mobil Yesung.

Didalam mobil itu terang, sangat terlihat disana terdapat pria yang begitu ia kenali. Mendadak jantungnya berdetak cepat sekali. Dengan perlahan ia melangkahkan kakinya, seolah meyakinkan bahwa yang ia lihat benar suaminya atau bukan.

Ia menelan salivanya dan Damn.

Darahnya berdesir, tubuhnya bergetar. Matanya mengerjap-ngerjap, dan ia terkekeh sumbang melihat sesuatu hal yang membuat hatinya terasa sudah berlubang. Ia menggigit bibir bawahnya dengan kuat-kuat dan nafasnya mulai naik-turun tidak menentu.
Ini tak benar bukan? Mengapa lagi-lagi ia harus melihat sesuatu yang begitu menyakitkan di hari ulang tahunnya. Tuhan…

Namun hati kecilnya menyimpan harapan rapuh bahwa yang dilihatnya pasti bukan, ia pasti salah orang. Tapi mengapa terasa begitu jelas. Laki-laki itu tidak mengingat ulang tahunnya dan malah pergi dengan wanita yang Eun-Hee akui cantik itu.
Dengan tangis yang akan pecah ia memundurkan langkahnya lalu berlari kencang, sangat kencang. Walaupun dengan kaki yang gemetaran, ia tetap berlari walaupun angin begitu kencang menerpanya, ia terus berlar. Ketika kakinya sudah tak kuat untuk menopang tubuhnya, ia hanya akan berlari yang terpenting ia tak mau melihat itu lagi. Tidak mau, tapi takdir menyuruhnya untuk melihat.

*

Tubuhnya bergetar dengan hebat dan ia terisak-isak diluar kendali. Tiba-tiba saja ombak yang begitu besar menghantamnya, rasa sakit membanjiri tubuhnya. Luka, sakit itu kembali menjadi luka lagi. Luka yang lebih besar dari sebelumnya. Tak ada yang menjadi pandangan indah dihadapannya. Walaupun Sungai Han bertabur bunga pun tak akan membuat pandangannya menjadi indah, semuanya buruk.. semuanya hancur, semuanya terlihat menyedihkan dimatanya.

*

Sungai Han yang begitu indah kini dimatanya begitu memilukan. Eun-Hee berdiam diri sambil memandang air di bawah sana dengan kening yang berkerut. Ia merasa tertekan, beban, dan ingin mati. Ingin mati. Katanya mati itu damai, ia ingin merasa damai. Apakah ia menjatuhkan dirinya saja? Agar ia bisa mati dengan damai. Bolehkan?

Satu langkah saja, ia pasti akan terjatuh. Ia terkekeh hambar, memikirkan keputusan gilanya. Tapi kenapa ia tetap diam tidak bergerak, ia hanya perlu satu langkah lagi.
Sakit.

Demi Tuhan ia tahu hatinya sudah terlalu sakit. Sudah terlalu buruk untuk dilanjutkan dan kembali etrsenyum dengan bodohnya. Yesung, kenapa kau tega? Apa salahku? Dan apa yang terjadi pada diriku yang masih diam seperti orang bodoh hanya karena laki-laki sepertimu? Segala pikiran kebingungan selalu berputar cepat mengelilingi otaknya. Mencoba mencari jawaban atas apa yang ia alami di dunia ini.
Ia mencodongkan tubuhnya ke depan, menatap permukaan sungai. Kakinya yang terasa berat, melangkah pelan.. ia memejamkan matanya. Merasakan hawa dingin yang begitu menggelitik tekuknya, satu langkah saja..

Tiba-tiba saja ada yang memegang bahunya, memutar tubuhnya kasar menjauhi tepi sungai han. Eun Hee terperanjat dan nyaris kehilangan keseimbangan. Ia memutar kepala dengan cepat dan langsung berhadapan dengan laki-laki yang tak ia kenal.
“Siapa…?” Katanya lemah.

Satu tamparan melayang cepat ke pipi mulusnya. Mata yang terlihat sayu itu terpejam karena sakit yang berdenyut di pipinya. Ia mengangkat wajah dan menatap seorang pria bertubuh tinggi. Matanya tidak terlalu besar, dan hidungnya mancung. Siapa..?
“Ini terasa sakit,” Eun-Hee terkekeh garing akibat hal yang tidak diduganya.
Laki-laki itu tersenyum sinis. “Agassi sadarlah, hanya karena ada suatu masalah kau berusaha untuk bunur diri,” kata laki-laki sakartis dan begitu tajam.
Eun-Hee tersenyum tipis.

“Suamiku selingkuh, ia menyetubuhi gadis lain, aku selalu melihatnya. Hatiku begitu sakit, aku hanya ingin rasa sakit ini hilang,” katanya lirih dan diiringi air mata yang mengalir satu demi satu dari kelopak matanya. Ia bahkan tidak menyadari bahwa saat ini ia sedang menangis.

Laki-laki itu terlihat tidak percaya dengan apa yang wanita ini katakan dihadapannya.
“Hanya karena itu? Kau ingin mengakhiri hidupku hanya karena itu? Kau bodoh, kenapa kau begitu menyedihkan, tinggalkan saja.. banyak laki-laki yang lebih baik. Setidaknya.. tidak seberengsek suamimu itu.” bentak laki-laki itu.
Eun-Hee menatap laki-laki itu dengan senyum bodohnya.

“Kau kira semuanya mudah? Aku.. Aku mencintainya, karena aku mencintainya aku tidak berani bahkan untuk melirik laki-laki lain. Aku ingin bersamanya, dan selalu tersenyum padanya.”

“Apakah dengan kau mati, akan selesai? Setelah kau mati, kau bahkan akan kehilangannya, dia akan hidup dengan gadis selingkuhannya. “ Sahut laki-laki itu cepat
Eun Hee mengerjap. Ia membasa bibirnya dan kembali merasakan perih itu ketika mendengar Yesung akan hidup bersama gadis selingkuhannya.
“Lalu aku harus bagaimana…? Bagaimana?”

Laki-laki itu menghela nafas kasar. “Aku bukanlah orang yang akan mengurusi hidup seseorang tapi aku hanya tidak suka dengan cara yang kau lakukan. Jika kau merasa bodoh dan menyedihkan diperlakukan seperti itu, tinggalkan dia. Tapi.. jika kau begitu tak ingin kehilangan dirinya, begitu mencintainya, jangan pernah meninggalkannya dan membuatmu menyesal seumur hidup. Buatlah dia sadar dengan apa yang ia lakukan, buatlah dia mencintaimu dengan tulus.” Eun Hee terdiam.
Ia menatap dalam laki-laki dihadapannya.

“Siapa namanu?” Laki-itu kembali mendecak tidak percaya. Ketika ia sudah mengatakan hal-hal yang sok bijak, wanita itu malah menanyakan namanya. Dasar wanita gila.
“Lee Eun Cup,” jawabnya singkat dan kesal.

Eun Hee mengangguk.

“Aku tak mau kehilangan dia, aku tidak akan mencoba hal ini lagi.. benarkan? Aku akan kelihatan lebih bodoh, terima kasih.” Eun Hee mendekat dan memeluk laki-laki itu.
Laki-laki itu tersentak, terkejut dengan apa yang wanita ini lakukan. Tapi ia tidak berontak.

“Terima kasih, hanya bertahan sebentar kan?”

To be Continued

Kasihan deh lo ketipu wkwkwkwk. Patokannya lagu BigBang aja, jangan kebanyakan mikir positif hohoho.

About rositaadiana

Rosita Adiana, 4 oktober 1998. Big Fans of Super Junior.

Posted on 09/05/2014, in Uncategorized and tagged , . Bookmark the permalink. 49 Comments.

  1. Kyaaaa eun cup itu cast baru lagi? Next.

  2. keren thor…..next selanjutnya ditunggu
    jgn lama” thor publishnya

  3. Ternyata cuma mimpi,cekek aja yeusung nya.

  4. sungguh menyesakkan…. ternyata itu cuma mimpi ya.. next part jangan lama~lama ya…

  5. Author,kenapa baru di post ? pada hal aku udah lama tunggu next chaper ini. Di tunggu next chaper nya,kalau bisa jangan lama-lama di post nya.

  6. aish…author bikin orang jadi kaget tau ga sih udh seneng2 pas part kemren dikira happy ending eh taunya cuma mimpi -_-
    next ya thor

  7. Hehe bener” ketipu >,< ah min nakal deh

  8. loh? jadi iy mimpi ,,, ternyata ,,, waj si yeye keterlaluan itu —
    next author ,,, ud penasaran ,,, kalo jadi eun hee mending pacaran ma si eun cup ,,, ceraiin aja tuh si yeye kekeke

  9. septi dhyana

    next part ditunggu, feelnya dapet banget

  10. Eun Cup itu siapa lagi ? Ketipu banget thor astaga kirain happy ending. Lanjutin thor ^^

  11. Haaa…. Kasian eunhe. Mudah2an aja yesung cepat sadar dan ngga selingkuh klg…

  12. Haaa…. Kasian eunhe. Mudah2an aja yesung cepat sadar dan ngga selingkuh lg…

  13. Yahhhhh cumi. Kena deh

  14. huwaaa nyesek sumpah bca nya hiks hiks pdhl q dah sneng pas tw smua kejhatan yesung cmn sandiwara haha trnyata itu mimpi

  15. Yahh ketipu ama author-_-
    Author tega nihh.. Udh seneng” ternyata cm mimpi._. Bunuh aja deh yesungnya, slingkuh muluu #kejem amat:D
    Eun Cup?cast baru?^^
    Next part jangan lama” thorr.. Fighting!

  16. kim sun young

    kok cuma sedikit sih chingu FF nya?? padahal nunggunya lama lho,,
    next ya chingu, tp jangan lama”. Arra?

  17. Ok gw ketipu ,hahahahahahaha *nanggissambilmewek 😥
    eyy nama.a lee eun cup , aigoo lucu.a >.<
    hu'uh bikin sadar tuh yesung , keselll bangettt degh ,,,!!!!!!
    ok thor ditunggu next chapt.a , jangan lama" loh 🙂

  18. waaa bener” ketipuu…
    kirain beneran yesung lg msin sandiwara.. taunya beneran br*****k…

    yg tabah y sung eunhee..
    jln cerita ini tergantung dr Author.. terserah Authornya mau cpt happy ending atou berlama” dg melankolis yg mengiris” hti readers nya..

    penasaran buat selanjutnya.. masihkah mellow ato cpt sadar si yesung nya…??

    selalu d tunggu next partnyaaaa…

  19. Neni MadRiDista

    kyaaaaaa …hai..aku udh baca ini di blog lain…ada epilog nya juga kan…..tp baca ulang lagi seruuuuuuuuuu…..walaupun udah tau jln critanya…

  20. Ahh akhir ya lanjutan ff ini [d̲̅i̲̅] post ǰµǤά
    Sumpah yesung oppa jahat ߪΩǦ̩̥έ³[e̲̅]t‎​ sih
    Next part min
    Ppalli palli

  21. huaaaaaaaaaaaaaaaaaa mimin jahat nih .. jangan sad end yg min ..

    sama jadi kepikiran emng lagu bigbang yg mana emng ada yh yg titlenya hurt marriage ?

  22. yak!!!! apa ini??? orng kmrin sdah happy ending!!! #nyesek

  23. nama cast baru lee eun cup… lucu hahahahaha… 😀
    kenapa coba bukan cho kyuhyun ato lee donghae… :3

  24. Aqhuccilemod

    Huhhh mmpi aigoooo…

  25. Aqhuccilemod

    Huhhhh hnya mimpiiiii aigoooo

  26. Sapa lagi itu? Un cup?
    Dan tadi itu cuma mimpi -__- duhduhh
    Lanjut min penasaran, dasar yesung itu….

  27. Coment aku tetap sama smoga tetap happy ending aja ya thor

  28. dohhhh yesung jahat amat… mungkin yesung begitu mau ngerjain juga kali kaya dalam mimpinya itu … *sotoy ..
    lanjut thor jangan lama” ..

  29. Eng ing eng
    ada si encup kwkwkw namax lucu sumpah pengen ngakak, *salah fokus
    harusx gw nyesek tp kok knp ktawa ktiwi gni yak, mengingat yesung yg slngkuh sampe naiktrun sm yeoja lain,
    tp dgn khadirn encup jdi ngakak sndri hahaha

  30. cuma mimpi-_- miris bgt hidupnya eunhee.. next thor tpi jan kelamaan yaa..

  31. Eun Cup itu siapa?
    Next

  32. Bner2 bkin q tertipu thor..!? Ktanya hrus berfikir positif,,tpi author blang jngan kbnyakan berfikir positif..bingung jdinya?!
    Tpi bnerkan yesung itu bneran slingkuh.. pkoknya eunhae hrus bsa buat yesung menyesal krna slingkuh..;-> bkin naek darah ajj klau dnger kta slingkuh.

  33. Ah ternyata mimpi.. Kirain bneran sandiwara..
    Ni FF bikin tekanan darah naik turun..
    Thor, ntar happy ending ya..

  34. Next thor.
    Jangan lama-lama okee 😀

  35. ya ampun jadi ultahnya hanya mimpi…
    kasian skali, q kira part ini ada iti2nya ternyata tmbh romantis

  36. hari ultah yang mengerikan, mimpi yg menyakitkan, hati yg gugur, Aishh dapat bgt feelnya thor. next thor jan lama2! kya waktu itu nunggu lama bgt taunya critanya pendek bgt.
    BIKIN YG PANJANG YA THOR CRITANYA ^^

    tau gak thor, thor hampir buat aku nangis padahal ini belum seberapa. aku hanya bayangin jika aku jadi eun hee akan sesakit APA? Wks…
    tiba2 ada encup yg bikin aku ketawa ><
    haha udahlahya jadi curhat begini pdhl niatnya cmn comment kwkwkwkw

  37. Sbnernya gmna sih ,, jd yeppa bneran slingkuh ??? Oalahh ada cast namja baru nih namanya eun cup brasa kya orng sunda ? :p

  38. ngepot bacanya..he..he..
    JEDDDeerrr…mimpi doank…tp g papah malah tambah seru…
    eun cup?? hi..hi..lucu namax…

  39. tapi yakin kok saeng….yesung juga cinta ky nya…sama eun he

    sssssttt….. cowok yg nolong sapa yaaahh…kok lee eun cup…. ucuuuupppp x y …qqqqq!

  40. Weny asfahani

    Aish aku kira in beneran rupa nya mimipi -_- ketipu -,-

  41. Pgn baca lanjutannya tp d proteksi.. gimn cara minta passwordnya ya?

  42. aku pertama minta maaf dulu soalnya di chap sebelumnya aku ga komen soalnya nanggung di chap ini aja komennya gapapa jan hehehe

    what!! itu cuman mimpii omg aku ga nyangka bangetttt
    wahhh nambah tertekan eun heeenya gara” yesung okhhh yesung kenapa kau seperti niiii

    thor chap 5nya di protek , cara mnt pw nya gimana ke twitter aja ?

  43. ternyata cuma mimpi author padahal udah seneng bakal happy ending,..lanjut thor penasaran

  44. yah hanya mimpi

  45. sandiwara? bohong.
    nyata? ya.

  46. kamvret!!! ane kira itu beneran ternyata cuma mimpi -_-

    lee eun cup?? lucu namanya hahaha 😀

Jangan lupa komennya..!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: