Bad guy its my boy

Title: Bad guy its my boy
Author: Song_G1004
Genre: comedy, romantic, nc
Main Casts: kim woobin (actor) and kang songgun (OC)
Rating: +21

@Seoul,2013

Dengan wajah penuh senyum , seorang yeoja cantik tengah melangkahkan kakinya ke sebuah gedung yang menjadi tempat namjachingunya menjabat menjadi seorang general manager perusahaan ini . Satu tangangnya menenteng tas bewarna merah cerah sedangkan satu tangan lainnya tengah membawa sekotak bekal makan siang yang niatnya akan ia berikan kepada namjachingunya sebagai kejutan dihari jadi mereka yang ke enam . Ya … ini pertama kalinya gadis ini membuatkan bekal untuk namjanya , biasanya ia tak perlu repot memasak, gadis ini hanya perlu menelpon namchinnya untuk makan siang bersama . Tapi tidak untuk siang ini , ini hari yang special.

Ding …. Pintu lift tertutup

^^songgun pov

Hemm ,,, aku tersenyum tipis mengingat semua yang terjadi antara aku dan woobin oppa . Aku masih mengingat jelas apa yang woobin lakukan di masa sekolah dulu . Cih~ aku ingin sekali membunuhnya

#flashback

“yak~~ kembalikan sepatuku ….” Teriak ku pada seorang namja yang tengah mengikat sepatuku diatas pohon meple taman sekolah

Bukk …. Namja itu melompat dari atas pohon

“aniyooo … kau tak ingat perkataanku seminggu lalu eoh ? aku tak akan membuatmu tenang bersekolah disini ..” seringainya muncul membuatku takut

‘asihhh ~jinjja … maksudku .. apa ini harus benar-benar seperti drama ?’ rutukku dalam hati

Setauku aku tak mempunyai dosa dengannya ,,, aku hanya siswi baru di sekolah Jeguk high school selama 7 x 24 jam , tapi kenapa aku harus tersiksa seperti ini tuhannn ~lagi2 aku mengumpat didepan namja ini

“berapa banyak hutang orang tuaku padamu eoh ?” tanyaku putus asa . tak mungkin kan dia menyiksaku karena juice itu ,,, dari awal dia memang tak suka padaku .. pasti ada alasan lain.

“mwooo?” kagetnya

“cih~ kau kaget aku mengetahuinya eoh ? dengar ..” aku sedikit mengatur nafasku “jika itu memang yang menjadi alasan kau membullyku ,, aku akan bicara kepada orang tuaku untuk segera melunasinya okey …?”

Dia bengangkat satu alisnya …

Sudah kuduga ternyata benar itu alasannya . Baiklah , sepulang sekolah nanti aku akan membicarakan ini dengan orang tuaku . Ayolah , seberapa banyak hutang kedua orang tuaku ke namja mengerikan satu ini sehingga namja ini tak henti-hentinya mengerjaiku dari awal aku masuk sekolah.

Kim woobin , siapa yang tak mengenal prince sekolah ini . Ya … hampir semua yeoja berteriak histeris kanera ketampanan , kekayaan dan keangkuhannya memimpin geng Lucifer sekolah ini . Semua yeeoja-bukan termasuk aku , kang song gun yang sama sekali tak tertarik dengan pewaris tunggal WB Corp atau salah satu perusahhan home shopping terbesar di korea selatan.

“yakkk~ kim woobin .. kau mendengarkanku kan ? bicaralah ..” kesalku karena dia diam saja .

‘aku ingin sekali membunuhnya’

^^woobin pov

Ini terhitung sepekan gadis ini menjadi targetku. Gadis ini berbeda dari yang lain , maksudku dia tak berteriak kepadaku .

“yakkk~!! kim woobin … kau mendenganrku kan ? bicaralah … “ dia berteriak padaku

Maksudku bukan berteriak seperti itu . Dia tak berteriak seperti kebanyakan yeoja yang menggilaiku . Aku bertemu dengannya di café sekolah seminggu lalu .

##flashback in flashback

Seperti biasa semua yeoja histeris karena grup Lucifer telah datang . Aku , kim hyunjoong , song jongki dan lee minho memebernya . Tapi tidak dengannya , kang songgun yang masih tenang memakan menu lunchnya ..

“yaaaa wobin oppa…!”

“minhooo oppaaa saranghae…”

“apa kau mau berkencan dengan ku jongki oppaaa”

“kau seperti pangeran hyunjongie~~~~”

Teriakan2 itu tak membuatnya ia bergeming.Dia hanya sedikit kaget dan menutup sebentar kelinganya saat gang Lucifer memperhatikannya , lalu melanjutkan makannya tanpa memperhatikan dimana dia sedang makan

“anak barukah ?“ bisikku pada minho

“nde … kang song gun , pindahan dari busan “ jawabnya

“dia sekelas dengan jongki “ sambung hyunjoong

Aku tersenyum miring lalu mendekati mejanya . Suasana café menjadi hening sekarang . Hanya suara hyun joong yang berbisik dengan jongki dan minho

“itu target woobin selanjutnya “ sayup2 aku mendengar itu dan membuatku menyeringai.

Aku menyeret salah satu kursi lain dan langsung duduk dihadapannya

“minggirlah … ini meja kami …” kulihat ia sedikit kaget

“nde …?” dia memandangku lalu melempar pandangnya keseluruh café “masih banyak meja yang kosong … tak sopan mengganggu orang yang sedang makan …” dia lalu melanjutkan makannya .

“hahh..”

“berani sekali dia”

“dia tak tau siapa yang sedang dia hadapi “

Riuh anak-anak dibelakangku

Aku mengulum lidahku kesal dan BRAKKKK ….. aku menggebrak meja tepat didepan piringnya

“yakk~ apa-apaan kau ..” dia bangkit

Aku kemudian juga ikut bangkit “kau tak mau minggir eoh ? baiklah kal -”

BYUUR ~ belum selesai bicara dia benyiramku dengan orange juice nya

“KAU ~…!!” geramku

“omonaa,,,, “ aku tau itu suara magnae jongki

Jongki , hyunjong dan minho menghampiriku

“hyung ..-“ aku menjegah jongki untuk bicara

“kau tak tau berurusan dengan siapa eoh ?!!” tunjuk minho padanya

“aku tau siapa kalian … lantas aku takut … aniya ,,,,” entengnya ia bicara melipat tangannya di dada

Dia mulai melangkah meninggalkan kami ,Namun dengan cepat aku menahannya

“yakk~apa-apaan eoh ? lepaskan ..” dia meronta melepas cengkramanku

“jangan harap kau dapat lari em..”

Dia menghembuskan nafas berat “hemmm …. aku anggap ini sebagai ucapan selamat datang untuk ku … KIM-WOO-BIN …. Senang bertemu dengan mu “ dia tersenyum lalu melepaskan cengkramanku dan pergi

DEG,,, aku tertegun ‘dia mengenalku ,,? Lantas kenapa ia seberani ini ?’

Aku memandang punggungnya yang mulai menjauh . Beberapa detik kemudian aku menyadari sesuatu

“aku tak akan membuatmu tenang bersekolah disini KANG SONG GUN !!“ teriakku.

Dia berhenti lalu berbalik “cih~ berharaplah aku akan takut huhuhuh eomma~ aku takut ,,” dia seperti bayi menangis dan nadanya sangat menyejekku “sayangnya tidak “ dia kembali dengn muka datarnya

“aish~~ benar-benar” aku bercakak kesal

Sejak saat itu aku penasaran dengan sosoknya

## flashback in flashback off

Krakk ~,,,

“yakk~ appoo…kau-” lamunanku terherhenti saat kaki mungilnya berhasil menginjak kakiku

“jangan berlebihan seperti itu , aku hanya menyentuhnya sedikit . Jadi berhentilah berteriak seperti wanita “ kelakarnya

“yai… apa katamu ,, berani sekali kau “

“aish sudahlah ,,, aku lelah berdebat denganmu . Sekarang cepat kembalikan sepatuku atau -“

Aku mencakakkan pada pinggangku “atau apah eoh ? “

“ishhh,,, atau kau-”

PLUK~

Tiba-tiba saja sepatu songgun sudah meluncur jatuh ditengah- tengah kami

“berhentilah bermain-main tuan kim ..”

Mataku dan songgun menengok sumber suara itu

“cih~kau lagi …” cibirku sebal

“Ah in oppa” lirih songgun

‘aish,,, kenapa dia selalu mengganggu kesenanganku ‘ gumamkku dalam hati

===

In mine Woobin

“saranghae songgun~ah ..”

Kuhentikan langkahku saat aku melintas di sebuah koridor bagian belakang sekolah. Aku melihatnya ,, dissana songgun tengah bersama dengan seorang namja tinggi yang sedikit aku dapat melihatnya . Mereka menyampingiku

“eh ,, ji,,n,,jja ?? “ Songgun terlihat mendongak tapi tertunduk kemudian

“maukan kau menjadi yeojachinguku ?”

===

Entah kenapa kejadian beberapa hari yang lalu selalu sukses membuatku gusar. Semenjak kejadian itu ,, entah kenapa aku lebih sering menjauhi songgun . Aku tak pernah berhasil mencari tau apa yang menjadikanku seperti ini . Aku selalu menghindar bertatap muka di kantin sekolah atau memilih jalan kembali kekelas saat aku tau songgun akan berjalan di koridor depan kelasku. Dan lebih mengenaskan bahwa aku malas membully lagi.

Sungguh sangaat berbeda dengan apa yang terjadi beberapa waktu lalu antara kami . Ya ,,, bukan hanya sekedar membullynya tapi aku menjadikannya sebagai ‘budakku’. Setiap hari aku selalu memaksanya untuk mengekor di belakangku saat berjalan di kantin, membawakanku tas saat datang dan pulang sekolah atau bersedia melakukan hal2 konyol di halaman sekolah dibawah tekananku . Tapi tidak untuk saat ini .

#flashback off

^^songgun pov

Kusandarkan tubuhku didinding lift yang sedang membawaku ke lantai dimana woobin oppa bekerja . Aku masih ingat ekspresi wajah kagetnya saat aku tau namanya diawal pertemuan kami dikantin . Mungkin woobin oppa sudah lupa atau mungkin tak mau mengingat mantan fansnya dulu di junior school.

Semua kejadian-kejadian antara aku dan woobin tak hentinya membuat aku tertawa . Namun ada kalanya aku sedikit murung karena hal memalukan untukku. Salah satunya saat ia menyuruhku untuk bertingkah konyol dengan menari gangnam style di halaman sekolah . Cihhhh … sunggung aku ingin sekali membunuhnya waktu itu , tapi ,,, mungkin aku akan menyesal jika membunuhnya waktu itu . Karena tidak lama setelah itu aku mulai menyukainya

#flashback on

^^author pov

Ditempat yang berbeda dua insan ini sedang menghabiskan waktu dalam diam . Song sedari tadi hanya menelungkupkan wajahnya di meja untuk meredam masa bosan . Sementara woobin kini hanya tiduran di pojokan perpustakaan yang menjadi tempat favoritnya untuk tidur selain atap sekolah. Ia tidak peduli beberapa bisikan2 siswa lain yang juga ada disana

“ah in~ah … apa rencanamu berjalan lancar “ tanya seorang namja jangkun yang tengah duduk bersandar di antara beberapa deretan rak buku .

“rencana apa maksudmu ?”

Tanpa membuka matanya , woobin sudah hafal dengan suara bass itu

“nona kang , apa kau sudah dapatkan?”

Woobin dengan keras membuka matanya .

“nona kang ,? Kang songgun maksudmu “ tanya namja bersuara bas itu balik

“nde ,, bagaimana ??’’

Mendengar nama songgun disebut , woobin lantas bangkit dan menggeser tubuhnya lebih dekat dengan rak agar dapat mendengar dengan jelas. Dua namja itu mulai bicara

“aku sudah menembaknya .. tapi dia masih belum menjawabku ..”

“kau pasti akan ditolak dude ..dan mobilmu akan segera menjadi milik hyuna”

Deg ,,, mendengar hal itu , woobin merasa tak terima dengan apa yang ia dengar barusan .

Ya , memang selain geng Lucifer di Jeguk school , ada satu lagi kelompok popular yang menjadi saingan abadi geng Lucifer . Mereka sering dikenal dengan sebutan Truble Maker. Grup ini dipimpin oleh dua ketua yang tidak kalah garangnya dengan woobin yakni Yoon ah in dan Hyuna sebagai couple-nya

Tidak jauh dari geng Lucifer , mereka merupakan anak-anak konglomerat dan pewaris perusahaan2 terkenal di korea .Trouble maker sering bertindak cool didepan calon slave nya . Mereka terlebih dulu bersikap manis hingga sang target jatuh di tangan mereka .

“tak akan kris .. dia tak akan menolakku … aku tau dia tertarik padaku sejak lama “ kelakar ah in dengan PDnya

Kris tersenyum miring “seberapa banyak dia tertarik padamu , dia pasti berubah pikiran jika hyuna mengubah pikiran gadis itu.”

Woobin semakin serius menajamkan indra pendengarannya.

“mwoo? Apa maksudmu kris?”

“hyuna akan membawa gadis itu ke gudang dan –“

Tanpa mendengar kelanjutan cerita kris , woobin langsung berlari mencari songgun dikelasnya . Entah , woobin tak bisa menebak lagi apa yang ia rasakan sekarang. Jantungnya begitu keras berdenyut dan jari-jarinya mulai dingin. Ia takut sesuata hal buruk akan menimpa songgu. Dia khawatir .. woobin sadar bahwa ia khawatir ketika ia tak menemukan songgun dikelasnya .

^^songgun pov

Jam istirahat sudah bordering beberapa waktu lalu tapi aku memilih untuk duduk sendirian di dalam kelas . Beberapa hari ini woobin tak menemuiku untuk menyiksaku . Biasanya saat seperti ini dia langsung menyeretku ke kantin untuk hanya membelikannya makanan atau di jadikan olok-olokan gang lucifernya . Dengan begini aku sedikit bernafas lega

Brakkk … kudengar pintu dibuka dengan kerasnya. Aish , baru sedetik aku bernafas lega ternyata malaikat pencabut nyawa itu datang kembali . Ya tanpa melihat siapa yang membuka pintu aku sudah tau dia woobin

“yak!! Bisakah kau ta-“ kuhentikan ucapanku saat melihat siapa yang datang menghampiriku

Aku segera berdiri dan menatapnya takut “hyu,,,,hyuna eonni “ kataku tergagap

Tatapan matanya tajam mengintimidasiku . seakan kilatan api tergambar di mata kucingnya itu.

“kajja ikut kami ,,” tanpa menghiraukan sapaanku aku segera ditarik oleh hyuna eonni dan pengikutnya , dasom

“ki,,,kit.. kitaa mau kemana eon ?”

Tapi hyuna dan dasom tak menjawab pertanyaanku dan terus menyeretku hingga belakang sekolah

“eo,,, eonni..”

PLAKKK …sebuah tamparan keras berhasil mendarat . Saking kerasnya kurasakan sudut bibirku berdarah

“kau tak bisa diam eohh ?” kini hyuna berteriak padaku dan mendorongku kesebuah ruangan gelap penuh debu.

“som~ya,, jaga pintu dengar benar “ tegas hyuna dan dasom kulihat hanya mengangguk dan pergi keluar meninggalkan kami berdua

Aku begitu takut saat hyuna mengeluarkan seringainya dan mendekatiku sehingga aku terpojok lebih masuk ke dinding gedung ini

“jadi ,,, apa ini yeojachingu ah in yang baru em ?” tanya hyuna halus tapi penuh dengan kepalsuan. Tangannya mengelus pipiku

“an..aniyo eon,, aku-“

PLAKK sebuah tamparan keras kembali mendarat di pipi lebamku tadi sehingga membuat darah yang keluar semakin banyak

“arghh,,” sejalan dengan itu air mataku tak dapat ku bendung

“aku tak menyuruhmu untuk bicara pabo..” tangan kirinya mencengkram kerahku dan tangan kanannya menekan kedua sisi pipiku dengan ibu jari dan telunjuknya.

“kuperingatkan padamu nona kang songgun , jangan pernah sekali-kali kau mendekati ah in oppa , atau kau akan menyesal berurusan denganku , ARRA,,?”tanyanya mencengkram keraku lebih erat

“ar,,,arrasoe eon ..hikss,,” aku menunduk takut . sedekit kemudian hyuna melepas cengkramannya

“senang berdiskusi dengan mu nona kang .” dia sedikit senoyor kepalaku lalu dia pergi meninggalkanku

^^author pov

Kejadian itu tak sampai 10 menit tapi Songgun masih terlihat shock didalam gudang . Ia merosotkan dirinya duduk bersandar didindingdan memeluk lutuknya yang di tekuk

“hisks,,,hiks,,,” air matanya terus mengalir

Sementara itu woobin masih terlihat bingung mencari songgun, Hingga ia melihat seluet hyuna dan dasom keluar dari arah halaman belakang. Tanpa pikir panjang woobin langsung berlari menuju gudang belakang sekolah.

BRAKKK.. dengan keras woobin membuka pintu gudang dan mencari sosok yeoja yang tengah dicarinya.

“songgun !! ,,, songgun~ah!!” songgun masih terlalu sedih hingga ia tak mendengar teriakan woobin

Woobin mencari songgun lebih dalam dari sisi gudang yang gelap. Hingga akhirnya ia menemukan sosok yang ia cari tengah bersandar disamping tumpukan meja yang rusak

“songgun~ah ..” woobin langsung berlari menghampiri songgun dan meraup kelapa songgun untuk dipeluknya

Nafas songgun tercekal saat woobin memeluknya dengan erat. Memang songgun sudah menghafal suara ‘malaikat pencabut nyawanya’ itu

“woobin~ah … hiks,,hiks,,,huaaaa.” Songgun membalas pelukan woobin lebih erat dan menangis lebih kencang . Meskipun songgun merasa tertekan jika dengan woobin , tapi tidak sekarang ia malah merasa sangat aman.

“uljima .. kau sudah aman sekarang “ woobin mengelus sayang rambut songgun . hal itu di tanggapi dengan anggukan oleh songgun

^^woobin pov

Kini aku sudah membawa songgun ku ruang kesehatan sekolah . Aku tak peduli tatapan aneh yang memandangku saat aku menggendong songgun menuju ruang kesehatan . sungguh aku tak tega melihat hasil perbuatan hyuna di wajah songgun. Aku bersumpah akan membalasnya

“arghh… pelan-pelan..” erang songgun saat aku mulai mengoleskan cairan alcohol untuk membersihkan darah dan lukanya

“nde nde ,,, mianhae ,,, tahan sedikit nde..” kataku lembut dengan menatapnya sendu dan dia mengangguk. Dengan berdiri aku teliti merawat songgun yang duduk ditepi ranjang

“sssttt…” dia meringis kesakitan menggigit bibir bawahnya

Berada sedekat ini dengan songgun membuat jantungku tiba-tiba berdenyut dengan keras. Beberapa nafasnya yang tercekal menahan sakit itupun lolos menyapa kulit wajahku membuat darahku berdesir dengan cepat

^^author pov

Entah setan apa yang merasuki jiwa woobin , ia mulai mendekatkan bibirnya focus pada bibir songgun . Songgun yang duduk di tepi ranjang juga bingung dengan apa yang ingin dilakukan woobin. Songgun pikir woobin ingin melihat lukanya lebih dekat tapi anggapan songgun salah saat bibir woobin berhasil mendaratkan bibirnya di sana

Mata songgun terbelalak merasakan firstkiss nya telah dicuri . woobin hanya memempelkan bibirnya tidak bergerak tapi sedetik kemudian woobin berani membuka mulutnya dan berusaha mengecup bibir songgun yang masih tertutup.

Woobin membuka matanya tanpa melepas kecupannya dan menatap songgun lembut. Songgun mendorong pelan woobin agar menjauh darinya . Ia sangat malu sehingga ia menunduk

Woobin yang melihatnya merasa geli , Ia yakin bahwa ini ciuman pertama songgun

“saranghae ..” ucap woobin lembut dan menegakkan dagu songgun untuk menatapnya

“mw.. mwomff..” tanpa melihat ekspresi terkejutnya songgun, woobin kembali melumat bibir songgun sedikit lebih kasar dari yang pertamanya.

Woobin tidak memaksa songgun hanya ia terus menghisap bibir songgun yang masih saja ditutup. Sedangkan tangan woobin sudah berani merengkuh pinggang songggun agar lebih mendekat . Hal itu membuat selangkangan woobin jatuh diselangkangan songgun tepat disaat paha songgun terbuka karena desakan woobin

“ahh~..” songgun mendesah karena woobin terus bergerak memperdalam ciumannya dan itu membuat selangkangan mereka bergesekan

Hal itu tak disia-siakan woobin untuk memasukkan lidahnya ke mulut songgun dan kembali melumatnya dengan ganas. Songgun sudah terhanyut dengan apa yang woobin lakukan padanya , ia mulai memejamkan matanya dan mulai membalas ciuman woobin

Merasa mendapat lampu hijau , woobin lebih bersemangat mencium bibir bawah songgun sementara songgun melumat bibir atas woobin.

“eummhh,,emmfft..” desah songgun dalam ciumannya saat tangan woobin berani berkelakar masuk keseragamnya dan mengelus punggung keatas kebawah membuat songgun meremang dan ia mengalungkan tangan kanan songgun memeluk leher woobin dan tangan satunya dengan berani mengelus dada bidang woobin

“ahh ,,, eummm” woobin juga ikut mendesah

“woonmmtf…binnahhh .. bagg,, aimanaeumm.. kalaumm ada orang masuk eumggh ..” songgun berusaha menyampaikan isi pikirannya yang normal dan masih tersisa di otaknya sedikit disela ciuman woobin yang mulai mengganas

Sungguh tak lucu jika dua anak pengusaha ternama di korea dipergoki tengah bercumbu di ruang kesehatan sekolah . Mungkin mereka akan pulang dengan tinggal nama mereka saja

Woobin melepas ciumannya dan menarik tangannya keluar dari seragam songgun

“kau takut emm ..” woobin mengelus pipi songgun membuat semburat merah terpoles di kedua pipinya

Songgun langsung menundukkan wajahnya

“kajja ikut aku” woobin menyeret keluar dari ruang kesehatan

“yak!! Kau mengajakku membolos eoh ?? andwae … lepaskan aku !!” tanya songgun tak dihiraukan woobin yang terus menyeret hingga sampai diparkiran dan woobin segera mendorongnya masuk kedalam sedan putih bermerk Hyundai miliknya dan melaju pergi

Songun hanya diam memandang kearah jendela dan woobin sesekali tersenyum melihatnya tanpa sedikitpun melepaskan genggamannya di tangan songgun

Songgun dan woobin kini sudah sampai di basement sebuah gedung . Songgun terlalu serius dengan lamunannya sehingga ia tak tau mobil telah berhenti

“kajja turun “ ajak woobin melepas seatbeltnya lalu seatbelt songgun .

Songgun tidak bergeming dan hanya meremas ujung roknya

“aku ingin pulang ,, “ lirih songgun

Woobin yang akan keluar mobil kembali menatap songgun “kau sudah pulang chagia … lihat sekelilingmu “ woobin mengacak gemas rambut songgun

Songgun baru sadar ia berada di basement apartemennya sendiri . ‘hey .. kenapa woobin tau apartementku ?’ pertanyaan itu sukses melintas di otak songgun . Hal itu membuat songgun buru-buru keluar

“dari mana kau tau apartementku ?” tanya songgun pada woobin yang bersandar di cap depan mobil menunggu songgun keluar “kau menguntitku ?” tebak songgun

Woobin tersenyum lalu menegakkan tubuhnya “kau pintar sekali chagiya .. kajja , buatkan aku ramen , aku lapar”

Songgun terbelalak ketika mendapatkan panggilan ‘chagia’ dari woobin dan sikapnya yang kali ini sgt manja

“mwo ? chagia , yak!! Sejak kapan aku yeojachingu mu eoh ? “

Tapi woobin tak menghiraukan kicauan songgun dan langsung menyeret masuk ke loby apartement dan masuk ke dalam lift dan menekan tombol

“lantai 13 nomer 1004 , benarkan ??” kata woobin menekan tombol 13

Songgun kembali kaget mengetahui woobin tau dimana kamarnya

“pshyco .. bahkan kau tau kamarku dimana “ songggun hanya mendengus kesal dan bersendekap menyenderkan badannya di dinding lift

Woobin hanya tersenyum

@songgun room – 1004

Woobin menghempaskan tubuhnya di sofa yang berada di ruang tamu sedangkan songgun masih menatap kesal di dapur yang tidak jauh dari ruang tamu . Songgun membuatkan makanan untuk woobin yang sedari tadi mengeluh lapar .

Persediaan ramen song habis lalu song putuskan untuk melihat apa yang ada di kulkas. Di kulkas dua pintunya hanya ada sayuran , saos tomat dan pasta beku .dan songgunpun memutuskan untuk membuat pasta. Ia masih memakai seragam dan menguncir rambutnya keatas

“apa ini kamar mandi ?” songgun memalingkan wajahnya dan mendapati woobin yang tengah berada di depan salah satu pintu disamping dapur

“nde .” jawab songgun singkat lalu kembali focus dengan pastanya dan ia pun tak menghiraukan woobin yang entah berapa lama melesak di kamar mandi

15 menit berlalu , kini songgun hampir menyelesaikan menunya dan tinggal membuat saos pasta. Semua berjalan lancar tanpa hambatan hingga tiba-tiba sebuah lengan kekar memeluk pinggangnya dari belakang

Songgun tersentak dan seperti ada yang mempause dirinya , tubuh songgun terasa kaku saat mencium aroma maskulin daun mint dari seseorang dibelakangnya

Belum selesai dengan terkejutannya , tiba-tiba songgun seketika meremang saat ia merasakan hembusan nafas di tengkuk belakangnya. Itu membuat songgun geli shg ia menggigit bibir bawahnya

“wo… woobin~ah jangan menggangguku , cepat lepaskan “ songggun mencoba melepaskan pelukan woobin

“aniyoo~…” kata woobin lembut tepat di telingnya . Woobin malah menyandarkan dibahu songgun

“yak!! Apa Kau-“ songgun memaksa untuk berbalik sehingga tangan woobin terlepas dari pinggangnya. Tapi katanya berhenti saat melihat woobin hanya topless dan mengenakan handuk putih di pinggangnya.

Songgun terkesima dengan abs woobin yang sudah mulai terlihat dan basah karena woobin baru selesai mandi. woobin pun menyeringai melihat gadisnya berbinar

Woobin melangkah maju sehingga membuat songgun melangkah mundur terhimpit dengan counter dapurnya . Sedikit demi sedikit woobin merengkuh pinggang songgun dan mendekatkan bibirnya ke bibir songgun dan

CHUUP~

Woobin kembali mencium songgun dengan lembut dan tak lupa tangan kirinya beranjak dari pinggang songgun keatas counter dapur untuk mematikan kompor yang diatasnya telah terisi dengan souspan penuh dengan blackpaper souse yang hampir matang

Songgun yang kembali terbuai mulai membalas lumatan woobin dan mengalungkan kedua tangannya di leher namja maskulin itu. Woobin semakin memperdalam ciumannya dan menekan tengkung songgun lebih keras.

“eumhh ..” itu desahan pertama songgun yang lolos dari mulutnya

Hal itu tak disia-siakan woobin dengan memasukkan lidahnya kedalam mulut songgun dan menggelitiki langit-langit mulut songgun dan saling berbelit dengan lidah songgun.

“emhhh,,, uhh “ dengan semangat woobin menghisap lidah songgun dan songgun hanya bisa sesekali menghisap bibir bawah woobin . Ia sangat kewalahan dengan woobin yang ganas

Tangan kanan woobin kini mulai berani menjalar keatas punggung songgung dan berjalan ke depan dadanya . Woobin tersenyum dalam ciumannya saat menemukan dua gundukan kembar dan tanpa basa-basi ia meremasnya dengan pelan secara bergantian

“ahh,,,” desah songgun mengeratkan pelukannya dileher woobin saat woobin dengan sengaja meremas payudara kanannya dengan lembut

Mendengar desahan songgun , woobin semakin semangat mengerjai gundukan itu yang masih berada di dalam seragam songgun .Dengan perlahan woobin mengangkat pinggang songgun dan mendudukannya di atas counter dapur . Dengan begitu woobin tidak perlu merunduk dan lebih mudah melumat kembali bibir atas songgun. kedua tangannya kini sibuk membuka kancing seragam songgun

“eummmm .. uhh” woobin semakin mendekatkan selangkangan mereka agar bergesekan

Songgun sudah tak ingat apa-apa lagi , dia begitu terbuai dengan pengalaman pertamanya ini yang membuatnya hilang akal.

Setelah melepas seragam songgun dan melemparnya jatuh dibawa kaki woobin , ia kemudian melepaskan ciumannya dan melihat wajah songgun yang sudah sangat memerah .Dengan masih menatap songgun tangan woobin terulur kebelakang dan Clek- ia berhasil membuka pengait bra berwarna ungu songgun dan membuangnya kebawah

Songgun reflek menutupi dadanya yang kini toples dan menunduk malu

“jangan ditutupi chagia ,, ini milikku” woobin menahan tangan songgun untuk tdk menutupi dadanya yang menurut woobin berukuran sedang tapi sangat bulat dan hal itu sukses membuat sesuatu dibagian bawahnya mulai menegang.

Woobin masih menatap intens mata sayu sonngun tapi tangannya mulai nakal mengelus dada bagian atas songgun

“uhh ,,, eeuhhh “ woobin sangt senang melihat ekspresi songgun yang sudah sangat kacau

Kedua tangan woobin dengan perlahan menyentuh puncak dada songgun dan mulai memijatnya keatas

“ahh,, eummhh woo,, ahh ,,hent-ahh” songgun sudah tak bisa lagi melanjutkan kata2nya karena woobin memijat lebih keras .song menggeser gusar karena rasa aneh menggelitih di bawah selangkangannya

”ahhh ,,,ahh”

Senyuman woobin tak henti2nya menghias di wajahnya saat melihat songgun memejamkan matanya dan wajahnya yang merah serta tak henti-hentinya mendesah didepannya ..

“bagaimana kalau seperti ini em?” woobin menjepit kedua nipple songgun dengan kedua ibu jari dan telunjuk dan menariknya serta menggoyangnya asal

“ahhh eumm,,,,aisttt ..”

“ohhhh … ahh woobin ahh ini… ahh” dengan cepat woobin mengulum nipple kanan songgun yang sudah menegang . woobin memang melewatkan bahu dan leher songgun tapi ia tidak akan melepaskan yang satu ini

“ahhh ,,, sssst,,, uhhhh ,,” songgun memeluk erat kepala woobin dan menekannya lebih dalam agar dapat menghisap nipple lebih kuat

SLUUUPP – SLUUUP ,, dengan keras woobin menghisapnya lebih keras tanpa henti

Tangan kiri woobin tak ia anggurkan , ia terus meremas daging kenyal sebelah kiri itu dan memilin nipple asal . membuatnya semakin membesar

“kauemm ,,, sukkmmf ,,, sukha chagiemmt “ kata woobin yang masih mengulum

“ndee,, ohhh,,, sukha,,, eumggh “ songgun begitu putus asa menahan kenikmatan yang baru pertama kali ia rasakan

Woobin merasa pegal sedari tadi membungkuk agar dapat mengulum nipple songgun . Ia kemudian menarik salah satu kursi meja makan di belakangnya dan duduk dihadapan perut songgun .

Woobin sedikit mendongak agar dapat mengulum nipple songgun yang satunya sementara tangan kanannya mulai turun melepas rok serta dalaman songgun dan dengan segera membelai pelan miss v songgun membuat songgun mengerang hebat

“ouch,,,,” songgun mendongak keatas ketika woobin tak beranjak jadi miss v nya dan terus mengesek-ngesekkan jari telunjuknya dengan cepat di klit songgun

Woobin melepaskan kuluman nipplenya dan melhat eksperesi songgun puas “kau sudah basah chagia~” seraya dengan berani memasukkan jari tengahnya kedalam miss v songgun

“arghhh~ ,, “ songgun mencengkram bahu woobin dan matanya mulai berkaca-kaca

“tenang chaginya ini akan nikmat “ tangan kiri mengelus pipi songgun menenangkannya dan songgun mengangguk

Woobin mulai menggerakkan jari tengahnya keluar masuk pelan-pelan dan sesekali menjubit klit songgun untuk menaikkan libido songgun dan mengurangi sakit

“uhhh ,,, ouhhhh” desah songgun saat mulai nikmat

“ouhh ,,, ouhh ..ahhhss” desah hebat songgun ketika woobin mempercepat gerakan dua jarinya

“ahhh ,,,sstt ,,,,woobinn ahhh hentikan-“

Woobin menyeringai merasakan dinding miss v songgun mulai berkedut “ada apa emm ?” woobin sengaja mengurangi tempo kecepatannya

“hen-,, hentikhann,,,, adhaa yhaang inghhiin owhh,,” songgun merasa ucapannya salah . Gerakan perlahan woobin membuat ia semakin menggila dan semakin gelisah namun sedetik kemudian ,,,

“ja ,,, jangannnn eummm ,, jang,,ann berhenttii ohhh,,,” ia mengerang putus asa saat ia rasakan sesuatu yang ingin keluar tadi tidak jadi keluar

Songgun menggerakkan pingguknya sendiri yang masih duduk dicounter dapur

“uuhhh ,,,ouhhh ,,, ouuhh “ meskipun ia mendesah tapi woobin tetap menggerakkan pelan

“palli ahh woobin oppa ,, emmm jeb ,,jeball palli ,,,ouhhhh “ mohon songggun dengan mata sayunya dan masih menggoyang sendiri

“baiklah chagi ..” seketika itu woobin menggerakkan tangannya lebih cepat dari pada yang tadi

“ooohh yeahhhh ooohhhh “ songgun mendesah hebat sekaligus senang dan nikmat

“kauuu hebb,,,bat ohhh” songgun merasakan kedutan lagi di miss v nya

“keluarkan chagiya~ .. keluarkan saja “ dengan cepat woobin menambahkan satu jarinya dan langsung menggerakkan asal dan cepat

“ahhh .. woohhh ,,, woobinn nde,, ffasterr ahh,,,”

“ahh,, owchh sedikit ,, lagiii …” erang songgun yg mulai akan orgams

“sebut namaku chagia~ … sebut namaku..”

“akhuu ..~ woobiinnnn AHHH~” seketika jari woobin terasa terhisap lebih dalam di miss v ketika orgasme pertama songgun

Songgun masih mengatur nafasnya tapi woobin cepat merengkuh miss v songgun dengan bibirnya dan menjilat pelan membuat songgun kembali merasakan desiran aneh di darahnya

“woobin ahh .. aku lel-“

“ini belum selesai chagia..” woobin kembali serius dengan lumatan di miss v songgun dan memasukkan lidahnya bergerak zikzak didalam dengan cepat . Sesekali woobin menghisap kli songgun dan membuatnya kembali mendesah

“ahh ,, ahhh…”

Woobin mengeluar masukkan lidahnya dengan tempo cepat dan tangannya masih sibuk mencubit-cubit keras klit songgun

“oohhh ..” songgun mendongakkan kepalanya dan menekan kepala woobin agar memainkan miss vnya lebih dalam

“emmm ahhh oooohhh”badan songgun mulai mengejang saat otot vaginanya mencengkram lidah woobin dan merkedut hebat

“akhuu .. AHHH~” woobin kembali merasakan bibirnya basah oleh cairan orgasme kedua songgun

Kali ini woobin ingin membaginya dengan songgun “cobalah …” kata woobin berdiri tepat di hadapan songgun

Dengan ragu songgun mendekatkan bibirnya ke bibir woobin yang mengkilat karena cairan songgun dan sedetik kemudian mereka terlibat kembali di dalam ciuman panas mereka

Woobin mulai melepaskan ciumannya “kita pindah ke kamarmu nde “ ucap woobin seraya melingkarkan kedua kaki songgun kepinggangnya dan mengangkat pinggang songgun dari counter dapur

Songgun hanya mengangguk malu dan saat melihat bibir bengkak woobin membuat setan di dalam tubuhnya kembali bangun dan dengan tiba-tiba mencium woobin ganas

Woobin yang awalnya kaget merasa senang dengan songgun yang agresif dan terus berjalan menuju satu-satunya kamar di apartement ini . woobin membuka pintu dengan salah satu tangannya tanpa melepas ciuman songgun dan menutupnya kembali dengan kakinya

Perlahan woobin menurunkan songgun di pinggir ranjang dan dengan perlahan mendorong songgun terlentang kebelakang . Sebelum bergabung dengan songgun ia tak lupa melepaskan handuk yang ia kenakan dari setelah ia selesai mandi tadi. Alhasil songgun dapat melihat jr woobin yang menegang sempurna.

Songgun merasa gugup dan memalingkan wajahnya tidak menghadap woobin . Woobin yang tau hal itu kerkikik dan menindih songgun dengan kedua tangannya sebagai tumpuan agar tidak benar-benar menghimpit songgun

“tananglah … aku tidak akan melakukannya jika kau keberatan “ woobin merapikan poni kemudian membelai lembut pipi songgun yang masih tak menatapnya

Mendengar hal itu perlahan songgun memandang woobin takut “ap…apakah ini pertama bagimu ?”

Woobin mengangguk . Memang ini pertama kalinya bagi woobin . Meskipun woobin ketua lucifer yang brengsek tapi Ia tak pernah melakukannya hingga sejauh ini dengan yeoja lain . Ia tak mau merusak nama baik keluarga dan perusahaannya . Tapi berbeda dengan kali ini . Sepertinya woobin benar-benar jatuh cinta pada songgun

“aku tak pernah sejauh ini … apa kau juga ?” tanya woobin balik

Songgun juga mengangguk “nde ,, ini pertama kalinya bagiku ,, selama ini hidupku selalu focus dengan pendidikan dan tak ada waktu untuk bersosialisasi dengan namja dan..”Songgun menggantungkan ucapannya , ia merasa malu

“ciuman pertama mu ,, itu aku kan ??” tebak woobin dan songgun sebentar memandang woobin dan mengangguk

“saranghae songgun ~ ah “ woobin mencium kening woobin

Songgun juga ingin mengucapkan hal yg sama“na ,,,, nado saranghae “

woobin tersenyum mendengar balasan songgun dan mengecup sekilas bibir song

“apa kita akan melanjutkannya ..?” goda woobin nakal mengesek ngesekkan miliknya di milik songgun yang masih basah

“uhh… terserahh khau emhh ..” songgun masih menggigit bibir bawahnya agar tidak mendesah

Seperti mendapatkan jackpot , dengan semangan woobin terus menggesek-gesekkan miliknya dan membuat miliknya semakin menegang . Nipple songgun yang kembali menegang membuat woobin ingin kembali bermain dengannya , mengulum lebih liar

“ahhhh ,,, woobiann jeb-,, jeball eummmhh “ desah songgun memejamkan matanya

“sebentar lagi chagia ,,, kajja bantu aku ..” woobin menarik tangan songgun tepat berada di depan milik woobin yang menegang,

“manjakan dia chagi ..” bisik woobin

‘memanjakannya ??’ songgun masih bertanya – tanya . Bagaimana cara memanjakan benda panjang ini . Memandangnya saja membuat songgun takut

“tapi,,,, bagaima-“

“ikuti instingmu chagiya” jawab woobin

Songgun menghela nafasnya berat dan perlahan memegang kepala mr, p woobin yang besar.

“ouch,,” desah woobin yang masih diatas songgun .

Songgun yang melihat wajah woobin memerah merasa senang dan entah kenapa itu terlihat sexy dimata songgun. Songgun menggenggam erat batang milik woobin dan menggerakkan keatas bawah seperti mengurut

“ohhh .. kau pintar chagi ahh more ..please .. please oww ..”

songgun semangat mengurut milik woobin dan dengan cepat mengganti gerakannya dengan gerakan mengocok sehingga membuat woobin semakin meremang

“ochh,, kau- fast ,, faster chagiya aku- ingin “

Mendengar hal itu dengan cepat songgun mendorong woobin dan kini songgun yang berada di atas paha woobin . Tanpa basa – basi songgun mengulum dan menghisap kuat junior woobin dan sesekali memijat twinsball membuat desahan woobin semakin keras

“arghh,,, nam ,,, nampeun yeoja oehhh owhhh ..”

Songgun tidak terima dengan ucapan woobin . Oleh karena itu songgun menambah kecepatannya untuk menghisap ujungnya , mengulum dan menggigit junior woobin sehingga urat-urat kasarnya semakin terasa di mulut songgun

“yak!! Aw ,, ahh sedikit OUHHHH~ “ desah woobin lega melepas sperma pertamanya yang dengan cepat dihisap oleh songgun dan menelannya .Itu membuat woobin kembali menegang

“jangan pernah kau menyebutku namppeun nde , aku tak suka.. arra?!!! “ pout songgun turun dari atas woobin dan tidur di samping woobin dan menarik selimut sampai atas dadanya

Woobin tersenyum singkat dan kembali memposisikan dirinya diatas songgun dan menarik selimutnya kebawah “nde arraseo ,, mianhae “

Songgun mengangguk “apa kita sudah selesai ??” tanya polos songgun

“kita bahkan masih pemanasan chagia “ woobin mengecupi leher songgun dan satu tangannya sibuk untuk mengocok miliknya sendiri . Serasa telah menegang

“kau siap chagia ?”

Songgun hanya mengangguk memejamkan matanya .

“argkk ~ “ songgun sedikit terpekik ketika kepala junior woobin mulai memasukinya “pelan-pelan argh” air mata songgun tidak bisa terbendung lagi saat merasakan kesakitan luar biasa di bawah sana . woobin semakin menekan juniornya

“in ,, ini sempitt ssekali uhh ..” desah woobin sedikit menarik kembali keluar dan

JLEBB~ woobin menghentakkan dengan keras membuat miliknya kini tertanam sempurna di miss v songgun

“ARGHHH~ HIKS..HIKS” tangisan songgun pecah merasakan sesuatu didalam sana telah robek dan darah keperawanannya mengalir deras . “appoya ,,, hiks,, hiks,,,”

“mianhae … mianhae chagia ~ akan terasa sakit jika perlahan ,,, tenanglah sakit ini akan sebentar dan akan terasa nikmat nanti “ dengan perlahan woobin memeluk songgun

“ini perihh sekali bin~ah hiks,,, hikss “ songgun membalas pelukan woobin dengan erat , mentransferkan segala kesakitannya

“apa kita hentikan saja … aku tak tega melihatmu kesakitan seperti ini ? “

Sonngun kaget mendengar itu “apa kau gila eoh ? “ songgun sedikit mendorong woobin tapi mengingat badan mereka yang masih menyatu dibawah sana membuat songgun sedikit mendesah

“ssttt… kau sudah merebutnya dan kau bilang akan berhenti disini ? shireo ,,, aku akan membunuhmu jika kau melakukan itu “ mata songgun berkilat

Woobin sedikit membuat jarak untuk melihat wajah gadisnya “tapi-“

“beri aku waktu sebentar untuk menyesuaikannya”

Woobin mengangguk dan mereka hening dalam pelukan mereka

“gerakkan sekarang “ titah songggun memukul pelan punggung woobin

Woobinpun mulai menarik sedikit keluar juniornya dan kembali membenamkannya perlahan .

“ahh …” songgun mulai mendesah meskipun tak di pungkiri rasa perih masih menjalar ditubuhnya

“ssttt..” woobin juga mulai menaikkan tempo permainannya lebih cepat dan lebih dalam menghujam

“ahhh … akhhh oww … “ songgun sudah bisa merasakan nikmat yang tadi woobin bilang

Woobin tidak ingin mengerjakan hal lain selain focus dengan pekerjaannya dibawah sana . Ia terus menggenjot sambil memandangi wajah songgun yang sudah sangat terangsang .

“ahh … ssttt…. Ahhhhhhw “

Mengetahui hal itu woobin dengan membabi buta menekan – nekan kuat dan mencari g-spot songgun

“aahhh ,,, ahhh ,,, nde ,,, disitu aahhh “ desah songgun hebat saat woobin berhasil menumbuk daging tonjolan kecil didalam sana .

Woobin sudah menemukan titik rangsang songgun dan terus menumbukknya dengan keras

“arhhh ,,, ahh ,,, ndee woobin ahhh pleaseee~” song mencengkram bantal dengan kuat untuk menyalurkan kenikmatannya

dinding vagina songgun begitu ketat dan semakin menghisap kedalam

“owww,,, nikmat chagiya …ooh”

“ahh ,,, more woobin ahh jebball ouch ..” kepala songgun bergerak tak karuan tak bisa menahan kenikmatan tiada tara

Woobin merasa dinding songgun semakin menghimpitnya dan berkedut . Miliknya juga semakin tegang dan itu semakin membuat woobin bersemangat ingin mencapai puncak bersama

“ahhh ,, ouww,,, faster ,,, fast ahhh”

“aughh… ahhh.sttt”

“ahhh ,,, moreee,,,, ahh “

“hasss,, ahhh ,,aaahhh “suara songgun semakin berat

“sedikit lagi uhhh “

Merasa akan mencapai puncaknya , woobin terus menumpuk brutal hingga ranjang song ikut berderik

“ahhhgg…. Ahhhsss ..”

“keluarkan bersama chagia.. ahhh “

“jeball woo AHHH~”

“AHHHH~” elung mereka bersama mendapatkan puncaknya secara bersamaan

Woobin mengecup kening songgun “gomawo ..” ucap woobin dengan nafas yang masih berderu- deru

“nd.e” Songgun sedikit meringis saat woobin melepaskan kontak mereka

Woobin menyelimuti tubuh mereka berdua yang polos dan memeluk erat kepala songgun untuk bersandar di dadanya. Beberapa menit kemudian dengkuran kecil menggelitik telinga woobin yang membuatnya tersenyum

“jaljjayo chagia ~” woobin mencium singkat bibir songgun dan ikut tertidur mempererat peluknya di pinggang songgun

^^ songgun pov

“eummm…” aku terbangun dari tidurku . Sungguh tubuhku merasakan remuk di seluruh tubuh .

Saat aku ingin membangunkan diri kurasakan tangan kekar memeluk erat pinggangku . Aku tersenyum lekat menatap wajah polosnya yang tengah tertidur lelap seperti bayi . Pasti ia juga merasa sangat lelah seperti ku .

Kulirik jam warkerku dimeja masih menunjukkan pukul 5.00 pagi . Dengan perlahan aku sedikit menyingkirkan tangannya dari tubuhku dan mengecup sekilas bibirnya lalu menyelimutinya dengan benar .

Setelah berhasil lepas aku berusaha turun dari ranjang dengan tubuh polos.

“arkhh..” aku terperanjat merasakat sakit yang teramat sakit dibawah selangkanganku Aku melangkah sangat perlahan karena ini benar benar perih . Aku mengambil handuk woobin yang ia kenakan kemarin dan melilitkannya ditubuhku

Saat aku menuju kamar mandi , aku melongo saat melihat keadaan dapurku yang berantakan . seragamku berserakan dilantai , kemudian pasta yang kemarin aku masak tergeletak begitu saja diatas meja makan dan panci saus yang masih tertutup tertinggal di atas kompor. Dan lebih parah , aku dapat melihat cairan beningku yang masih tercecer diatas counter dapur dimana woobin menyerangku kemarin.

Aku memukul keningku sendiri ‘betapa bodohnya aku’ rutukku kesal namun kemudian aku tertawa mengingat ‘kenapa ku bisa melakukannya dengan namja menyebalkan itu di dapur ?’

Aku segera memungut seragam dan dalamanku lalu kumasukkan ke dalam mesin cuci yang berada tidak jauh dari kamar mandi . Aku juga memasukkan seragam woobin yang ia tinggalkan dikamar mandi

15 menit kemudian aku sudah selesai membersihkan diri . Waktu masih sangat pagi dan aku putuskan untuk membersihkan dapurku dan membuatkan sarapan untuk woobin . Aku terlalu serius sehingga tak terasa waktu sudah menunjukkan pikul 6.00 am . Aku bergegas menyiapkan nasi goreng dengan telur dadar untuk woobin di piring dan segelas susu coklat di meja makan .

Setelah beres dengan membuat sarapan , aku berkutat dengan seragamku dan woobin . seragam kami sudah kering dengan mesin pengering otomatisnya dan aku tinggal menyetrikanya

^^woobin pov

KRIIIINGGGG~…..!!!

Suara bising itu berhasil membangunkanku dari tidurku . Kukerjap-kerjapkan mataku untuk menormalkan pandangan yang masih mengabur.

Kuraba sisi sampingku dan ternyata kosong ‘mana songgun?’

Aku langsung bangun mendapati songgun tidak ada disampingku . Kumencari keseluruh kamar tapi langkahku terhenti saat mataku menangkap seragamku yang sudah tergantung rapi di pintu lemari songgun . Seingatku seragamku kemarin aku tinggalkan di kamar mandi.

Aku mengambil seragamku dan menemukan sebuah note disaku jas seragamku

‘aku tak tau kau suka susu coklat atau tidak , tapi hanya itu yang aku punya di lemari es dan semoga kau juga suka nasi goreng buatanku. Makanlah dengan benar dan bergegas kesekolah . Aku pergi lebih awal karena hari ini adalah jadwalku piket kebersihan’

Membaca hal itu aku langsung bergegas ke meja makan dan ternyata benar , disana sudah ada menu buatan songgun . Aku duduk lalu mulai makan . ‘em rasanya lumayan’ aku senang memiliki yeoja yang bisa memasak. Setelah selesai dengan makananku , aku bergegas mandi dan berangkat menyusul songgun

^^author pov

Sebenarnya songgun tak ada jadwal piket kebersihan hari ini . Ia berangkat dahulu karena ia merasa malu jika berhadapan dengan woobin setelah apa yang mereka lakukan. Songgun juga tidak mau teman-temannya berfikir yang tdk-tdk antara dirinya dan woobin jika mereka terlihat datang kesekolah bersama pagi ini.

Setelah beberapa menit lalu songgun sampai, ia memutuskan untuk pergi ke taman sekolah yang tak jauh dari kelasnya. Songgun masih melangkah pelan mengingat selangkangannya masih sedikit perih . Songgun akan menjawab kakinya tergilir saat beberapa temannya menanyakan tentang gaya berjalannya pagi ini .

“songgun ah ~” songgun menoleh saat namanya di panggil di koridor yang sisi – sisinya terdapat beberapa rak-rak para siswa *bayangin the heirs

“ohh” songgun kaget melihat siapa yang memanggilnya . Dengan cepat songgun kembali berbalik dan berusaha mempercepat langkahnya tapi tetap saja ia kesulitan

“songggun ah!!” namja itu menarik tangan songgun “aku ingin bicara denganmu .. bisakah – “

“em mian ah in oppa , aku ,,, aku harus buru – buru ..”

Songgun masih sangat jelas mengikat apa yang dikatakan hyuna kemarin . Ia tak ingin menggali kuburannya sendiri

“kumohon … aku hanya ing – “

“aku benar- benar sedang buru-buru oppa “

“tap – “

“chagiyaa~ “ suara barito itu tegas menggema di seluruh penjuru koridor yang membuat siswa yang berlalu lalang disana menengok ke sumber suara tersebut dan keheningan terjadi

“oh “ songgun terlonjak mendapati woobin berada didepan sana . Songgun meneguk salifanya saat woobin mendekatinya dan ah in

Woobin menatap tajam songgun yang masih digandeng ah in . Menyadari hal itu , songgun buru-buru melepskannya

Woobin menyeret songgun kebelakang badannya , menjauhkan dari jangkauan ah in

“kurasa tak ada yang perlu kau bicarakan dengan yeojachinguku .” kata woobin tegas pada ah in

“cih~ sejak kapan songgun menjadi yeojachingumu , semua orang sudah tau bahwa aku yang menembaknya bukannya k – “

“dan menjadikannya sebagai taruhan dengan hyuna eh ? “ dengan cepat woobin memotong ucapan ah in

Songgun dan ah in sama – sama kagetnya mendengar ucapan woobin

“mw … mwoo ? “ tanya songgun lirih dengan mata yang mulai sembab

Woobin menatap iba songgun dan mengelus kepalanya sesekali “uljima ..” senyum woobin menyeratkan genggaman tangannya

“aku tak akan membiarkan kau sedikitpun mendekati songgun . “ ucap woobin terakhir pada ah in

Dengan gerakan cepat woobin menggendong songgun ala bridal , hal itu membuat semua mata terlihat kaget

“yak !! apa yang lakukan eoh ? cepat turunkan aku !!” intrupsi songgun berbisik pada woobin

“aku tau itu masih sakit kan , sedari tadi aku memperhatikanmu di koridor” woobin mulai membawa songgun menjauh dari kerumunan

Songgun bersemu merah dan tak berani menatap woobin yang masih menggendongnya

“kenapa kau mudah sekali memerah eoh ?” goda woobin berjalan kearah taman

“aishh ,, diamlah “ kesalnya ,

ketika sampai di taman woobin perlahan mendudukkan songgun dibawah pohon maple secara perlahan* tempat yang sama dimana woobin pernah mengikat sepatu songgun dulu

“kenapa kau tak membangunkanku tadi ? kitakan bisa berangkat bersama “ woobin mengambil tempat duduk disamping songgun

“kau tak membaca note ku ? aku harus berangkat pagi hari ini , aku tak tega membangunkanmu “ jawab songgun tak berani melihat woobin

Woobin tersenyum mendengar jawaban songgun dan tanpa ragu mengacak sayang poni song

“yak ! mwohaeyo ?” songgun kaget menatap woobin

“ani … nan .. – “ woobin sulit mengucapkan kata2 selanjutnya

Songgun menoleh kearah woobin “aku tau apa yang ingin kau ucapkan … nado saranghae .. oppa “ songgun sedikit tersenyum geli ketika memanggil woobin dengan sebutan oppa

Senyum woobin begitu mengembang “chagiyaa~” woobun merentangkan tangannya disambut songgun yang langsung memeluknya erat .

##flashback end

^^songgun pov

Ding ~~ lift terbuka

Dengan segera aku bergegas memasuki koridor lantai ini yang tidak bisa dibilang biasa saja . Ini sangat mewah meskipun seperti kebanyakan kantor lainnya

Seseorang yeoja

?????????????

About Yadong Fanfic Indo

Fun...Fun.. and Fun...

Posted on 17/05/2014, in Aktor, OS. Bookmark the permalink. 40 Comments.

  1. siapa yeoja itu??
    aku suka ceritanyaa hehe.. masih gantung nih..
    sequel author!! ^^

  2. Sequel sequel sequel

  3. Bgus bgus bgus bgt. Tapi ngakak pas lg serius2 menghayati crita’y eh ada meraup kelapa he he lbh perhati’n lg typo2 yg brtbrannya ya thor. Tapi crtnya udh bgus bgt T.O.P dah thor. Lanjt yah

    • ahahah mianhae … emang kebiasaan typo pas lagi nulis atau ngetik cepet n thanks comennya… sequel dalam proses produksi

  4. Thor siapa itu cewe? -_-”
    Pntesan wktu baca knpa udh mau abs tpi msh bgian yg flashback trnyata mau ada lanjutannya trus konfliknya disni blm brasa😀 sequel kan? iya dong^^ ditunggu sequelnya thor^^

  5. lanjut thor atau sequel ?boleh boleh

  6. apa artinya “???????”
    tbc or ending..??
    trus ada yoeja lg..?? siapakh dy??
    ah authornim bikin penasaran ajaaa..

  7. Waahh, jgn bilang kalo Woonbin lg selingkuh sm ce lain..
    Aaiissshh, knapa co kece itu demen bgt selingkuh si???
    Lanjut..

    Jia Jung

  8. Run Evil Nur

    Wah keren thor~~~

  9. Ini ngegantung! Overall gue suka bgt sm image woobin disini! Sequel ga?! Pokoknya hrs ada sequel!

    • image cool emang thor sengaja biar lebih dpt alurnya hehheh …. sequel ditunggu n gomawo comennya

  10. sequel please

  11. keren keren ceritanya..ayo tor lanjutin..ditunggu tor.

  12. Gantung banget nih author #Berarti wajib ada sequel nya.

  13. aduh.. ini bukan one shoot??
    sequel pliiiiisss…
    woobin.. akhirnya ada jg cast woobin!
    daebaak!!

    • ne … thor emang ambil woobin jadi castnya krn pas bgt ma karakter di ff thor …. tunggu sequel nya ya

  14. Sequellll sequellll….

  15. kok ending nya gitu thor… ?
    ada part 2 nya kan… segera luncurkan ya thor part 2 nya seru sih jd penasaran nih… segera yaaaaa pleaseeeeeee…. makasih…🙂

  16. what… ada seorang yeoja… nugu nugu ????

  17. uhm…beberapa flashback sempat membuat aku bingung sehingga harus membacanya ulang,… untuk pelaku yadong pemula bersama songgun, dsini wobin udah kelihatan lihai, kebanyakan nonton av kali hehehe….

  18. Seorang yeoja apa thor ???? Huuhuhu penasaran sequel thor… Hehhe

  19. Weh…bkin penasran..sequel dong.. hehe🙂

  20. author nih author … wih banyak yang suka ya ff ni … heheh sebenarnya author g sengaja ngepotong lanjutannya .. em sequel dalam proses pembuatan kog hehheh

  21. wo!!! .. saya harap itu bukan pacarnya woo bin yang lain ^^

  22. ha????? yeoja???nugu ??????
    ditunggu lanjutanya

  23. baguuuussss kim woo bin bias ><
    akhirnya gantung pedih bat hatiku

  24. Penasaran,siapa yeoja nya ?

  25. Seorang yeojaaa ?? Jgan2 woonbin selingkuh ???

  26. Sequelnya dong min:(
    Ngegantung nih wkwk

  1. Pingback: Please, Say No To Other (part 3 – END) | Yadong Fanfic Indo

Jangan lupa komennya..!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: