Remember (Dream Sequel)

Author : KyuNan

Tittle : Remember (Dream Sequel)

Category : NC 21, Yadong, Oneshoot

Cast : Cho Kyuhyun

Han Min Rin

Tuan Cho ( Kyuhyun appa)

Kyuhyun Eomma

Aaaaaa terima kasih atas komentar dan sarannya. Memang FF yang ‘Dream’ terlalu pendek dan rada kacau dikarenakan baru pertama kali membuat FF

Semoga yang ini ga mengecewakan, ga ngegantung lagi dan ga banyak typonya. Kritik dan sarannya jangan lupa ya

Happy reading
[Kyu pov]

Kulihat istriku sedang memikirkan sesuatu. Ya aku masih mengganggapnya istriku meskipun dia tidak mengingatku lagi.

“Han~ya, kau sedang memikirkan apa?” Aku memeluknya dari belakang.

Diam, itu yang dia lakukan. Aku hampir frustasi menghadapinya, tidak, aku tidak boleh fruatasi. Aku harus menyemangatinya.

*flashback*

Tepat 3 minggu Istriku di rumah sakit, setelah menjalanka oprasi 3 kali.

“Maafkan kami Tuan Muda Cho, istri anda mengalami benturan yang hebat, dan…” Kata kata dokter terhenti ketika menyadari ada pergerakan dari Han

“Han? Kau sadar? Syukurlah” aku sangat senang ketika Han membuka matanya perlahan, tatapannya kosong.

“….”

“Biarkan Nyonya Han istirahat Tuan, ada yang perlu kita bicarakan” sambung dokter

•ruang dokter•

“Istrimu kehilangan sekitar 85% ingatannya dan maafkan kami Tuan, tidak berhasil menyelamatkan kandungannya” air mataku mengalir begitu saja.

“Kami terpaksa menggugurkannya saat operasi kemarin Tuan, kalau tidak akan ada kejanggalan di kandungan Nyonya Han sendiri” sambungnya

“Jadi? Apa.yang harus aku lakukan dok supaya ingatan Han kembali?” Kataku pelan, nyaris tak terdenngar.

“Masih ada 15% ingatannya dan itu mungkin bisa membantu Tuan, saya sarankan ajaklah dia kembali mengingat semuanya, jangan terburu-buru, itu akan menyiksa Nyonya Han” dokter mempertegas penjelasannya

*flashback end*

“Kau lihat kupu-kupu disana chagi? Indah bukan? Sepertimu” aku membalikan tubuhnya dan mengecup keningnya.

Han hanya diam, entah apa yang ia pikirkan. Aku menghela nafas berat.

“Han~ya, kau tidak ingin sarapan? Aku sudah membuatkan sarapan kesukanmu” ajakku

“Aku tidak lapar” jawabnya singkat.

“Baiklah, aku akan berangkat ke kantor, nanti eomma akan datang untuk menemanimu sebentar” ku kecup lagi keningnya dan meninggalkannya pergi

[Han pov]

Kepalaku serasa berat, mungkin benar aku harus memakan makananku tadi.

Kulangkahkan kakiku berat menuju dapur, nasi goreng dan tehh hangat sudah ada disana. Kulahap makanan itu dengan santai sambil memikirkan siapa aku? Dan kenapa mimpi yang sama muncul ditiap tidurku?

Klekk

Suara pintu terbuka membuyarkan lamunanku.

Itu pasti eomma, yang dibicarakan tadi. Tapi entahlah aku tidak bisa mengingat siapa eomma itu? Aishhh kepalaku pusing.

“Han, kau sudah makan?” Sapa wanita tua berparas cantik itu

Aku hanya menganggukkan kepalaku

“Dan Kyu? Diamana dia?” Tanyanya lagi

“Dia sudah berangkat” kataku datar

Eomma beranjak dari kursi, menuju kamar.

Aku tak mengerti mengapa aku harus memanggilnya eomma,  ya itu perintah Kyu, dan aku juga tak mengerti apa hubunganku dengan Kyu, tapi aku merasakan hangat saat berada didekat Kyu, bahkan sangat hangat

“Baiklah Han, eomma pergi dulu, ada urusan dengan appamu” eomma mengecup pipiku lembut, ada kasih sayang yang aku rasakan.

23.00 PM

Anakku, dimana anakku?

Anakkkuuuuuuu…

Aku bangun saat mimpi itu datang lagi. Keringat bercucuran dari keningku.

Dan Kyu pun ikut terbangun, dia mendekapku erat

“Mimpi buruk lagi chagi?” Tanyanya lembut

Aku menganggukan kepalaku.

Nyaman, itu yang ku rasakan saat berada didekapannya.

“Sebaikknya kita tidur kembali” Kyu melepaskan pelukannya, tapi aku memeluknya kembali

“Aku bermimpi, aku mencari anakku” kataku pelan

Lama tak ada jawaban, aku merasakan basah dipundakku.

Kyu menangis.

Aku menyeka air matanya dengan tanganku

“Aku bahkan tidak ingat siapa aku dan siapa dirimu, tapi aku merasakan kehangatan luar biasa dan kenyamanan yang amat sangat saat berada didekatmu” jelasku panjang

“Kau dan aku satu, kita telah menikah lebih dari 2 tahun” jelasnya

“Dan? Mengapa tak ada anak kita” tanyaku penasaran

[Kyu pov]

“Dan? Mengapa tak ada anak kita?”

Pertanyaan pendek tapi sangat memilukan, aku mendekapnya sekali lagi, dan kali ini air mataku tak dapat aku bendung.

Sebagai lelaki, harga diriku hancur. Aku tak peduli, semakin ku dekap tubuh Han.

“Ya, Kyu? Kenapa kau menangis? Ada yang salah” aku menggelengkan kepalaku. Ini bukan saatnya.

“Bisakah kau menjalankan tugasmu sebagai istri sekarang, Han?” Tanyaku hati hati.

Han mengangguk maluu, aku tau dia belum siap

“Tak apa jika kau belum siap, kita tunda sampai kau siap” kataku sembari membaringkan tubuh kembali

“Aaaniii, opp..ppaa” terlihat jelas dia memanggil sebutan itu dengan canggung

“Kau akan merindukan ‘rasa’ ini chagi” bisikku dan menidurkannya disebelahku.

“Oppa, aku takut” ucapnya lirih

Ku kecup bibirnya perlahan, semakin lama menjadi lumatan yang dalam.

“Kau sudah tidak takut chagi?” Aku melepaskan ciuman kami

Dia menggelengkan kepalanya dan tersenyum.

[Author pov]

“Hahh.. Hahhh..” Nafas Kyu tersengal sengal saat dia menghujamkan juniornya ke dalam tubuh Han

“Aouhhh opp..paaaa, pelan, ahhh” rancau Han

Mereka berdua menikmati setiap gerakan.

Kyuhyun terus menghujamkannya, dalam dan semakin dalam.

“Ahhh ah oppa, aku tii…dak tahhh..”

“Agrhhhhh” keduanya mencapai puncak mereka, cairan Kyu membanjiri rahim Han.

Dan kali ini, mereka hanya bermain 1 ronde ^ ^

Tok tok tokkk

Suara pintu itu membangunkan tidur mereka.

Dengan gontai, Kyu berjalan menghampiri pintu

[Kyu pov]

“Appa? Eomma? Pagi sekali datang kemari?” Aku terkejut, karena hanya memakai boxer.

“Tidak usah maluu Kyu, kami kesini hanya berkunjung, melihat kondisi Han” jawab appa sembari menahan tawa.

“Jadi kau sudah berhasil mengajaknya lagi?” Candanya

“Aishhhh” apaan-apaan Appa ini? Batinku

Aku mempersilahkan Appa dan Eomma masuk

“Appa, eomma?” Ku lihat istriku membungkukan tubuhnya, dia terliat cantik

“Lihatlah istrimu, dia sudah cantik dan rapi. Dan kau? Aisshh Cho Kyuhyun, kau masih mengenakan boxer itu” omel eomma

Sejak kapan dia bangun? Dan, dia sangat cantik, lebih dari yang aku kira. Rambut terurai, putih, tinggi, perfect.

“Ya~ apa yang oppa lamunkan” Han mencubit pipiku

Aku bahagia. Pasti. Dia tidak mengingatku dan sekarang dia mulai berubah, menjadi Han-ku yang dulu.

“Ani ani” aku menarik tangan Han dan kemudia kami berempat duduk bersama.

“Bagaimana kondisimu Han? Sudah mulai mengingat sesuatu?” tanya eomma ramah

“…” Han menggelengkan kepalanya

“Emm, tapi aku mulai mengingat Kyuhyun” aku tersenyum bahagia, dia mengingatku

Eomma langsung memeluknya, aku tau beliau sangat senang.

“Ya~Kyu bagaimana kau bisa?” Tanya Appa mengejekku

“Haha, karena cinta kita appa dan karena doa eomma dan appa juga” jawabku

“Baiklah, kami akan pulang, aku tunggu mau di kantor Kyu, ada banyak pekerjaan untukmu” appa dan eomma beranjak dari kursi, aku dan Han mengantarnya sampai ke depan rumah kami

“Eomma harap, kalian akan mendapatkannya lagi” kulihat ada kesidihan pada wajah eomma

“Ne, eomma. Aku akan berusaha” aku memeluk eomma dan appa, begitu juga Han.

[Author pov]

“Kita mau kemana Kyu?” Han mempercepat langkahnya, mengimbangi langkah kaki Kyu

Tak ada jawaban

“Ya~ Cho Kyuhyun, kau tidak mendengarkanku? Aku lelah mengikuti langkahmu” Han mulai emosi

“Sabarlah Nyonya Cho, kita hampir sampai” akhirnya Kyu menggendong Han agar tidak kelelahan.

“Kita sudah sampai” Kyuhyun menurunkan Han.

Dilihatnya wajah istrinya

“Kau menyukainya?” Kyu menarik tangan Han, menuju sebuah kursi pinggi danau itu

“Sangat” wajah Han berseri-seri. Dia menikmati udara pagi di pinggir danau

“Kau kenapa chagi?” Tanya Kyu saat tiba tiba Han memegang kepalanya

“Pusing, bisakah kita pulang? Aku ingin istirahat” pinta Han kepada suaminya

•Rumah Kyu&Han•

Dibaringkannya tubuh istrinya itu, tak lupa Kyuhyun juga memakaikan selimut untuknya

“Kau akan terlambat bekerja” kata Han

“Aku akan menemanimu disini, nanti biar aku bicara ke appa” Kyuhyun beranjak dari tempat tidur dan membuatkan tehh hangat.

“Minumlah” Kyu menyodorkan gelas berisi tehh hangat tadi

“Kau selalu membuatnya pas sesuai keinginanku” Han menyerahkan kembali gelas tadi ke Kyuhyun.

“Kau kembali ingat sesuatu Han?” Kini Kyuhyun berbaring didekat istrinya

“…”

“Jangan dipaksakan chagi, itu akan membuatmu pusing ketika kau memaksakan untuk mengingat suatu hal” Kini tangan Kyu mulai masuk ke dalam kaos biru Han.

Bibirnya kini mulai melumat bibir istrinya.

“Hmmm” desah Han yang keluar dari bibir mungilnya itu

“Kyu ahhhh” desahannya semakin menjadi saat Kyu menghisap nipplenya dan mencoba menurunkan celana yang Han kenakan.

“Kau selalu seksi saat mendesah chagi” kini Kyu berada diatas Han dan semakin ke bawah

“Aouhhhh op…pp..ppaaaa” Han semakin menjadi saat Kyu memainkan klitoris milik Han

[Han pov]

“Aouhhhh op…pp..ppaaaa” aku semakin menjadi saat Kyu memainkan klitoris milikku

Aku merasa ada yang mengalir di bawah sana dan tubuhku lemas.

Tanpa maluu lagi, aku langsung membalikkan keadaan. Aku mencoba ‘menguasai’ tubuh suamiku

“Ahh chagi~ya, kauuu” desah Kyu saat aku mempermainkan nipplenya, kanan dan kiri bergantian aku mainkan.

Aku turun ke bawah dan semakin ke bawah, kubuka celana yang dari tadi ia kenakan.

“Ouhhhh…hhhh” desahnya kini semakin kerasa saat aku mengulum ‘junior’nya. Semakin cepat dan cepat, aki merasakan hal ini tidak asing bagiku.

Dan “arrghhhhh”lenguhnya ketika memuntahkan cairannya tepat di dalam mulutku

Aku memejamkan mataku saat menelan cairan itu, rasanya uh, tidak seburuk yang aku pikirkan

“Haha, kau sekarang berani meminumnya chagi?” Dia mengecup bibirku lembut

Aku bingung, apakah aku tidak pernah melakukan ini sebelumnya?

Wajahku langsung memerah saat aku mendengar ucapannya

“Lihatlah wajahmu chagi, seperti udang rebus” ledek Kyu

“Ya diam kau Cho Kyuhyun” bibirku mengerucut

“Aku berharap, setelah ini akan ada janin lagi di dalam rahimmu Han” aku memandang wajahnya sendu, aku tak tau mengapa tapi aku merasakan keputusasaan di dalamnya

“Oppa?” Aku mencoba menengakannya, ku kecup pipinya. Dia hanya tersenyum dan menidukanku kembali

“Ahh oppaaaaaaa” aku mendesah panjang, setengah menjerit saat pelepasan kami berdua.

“Sekali lagi Han” pinta Kyu padaku

Aku lelah, tapi ku lihat wajahnya itu.

“Baiklah oppa” jawabku

Dia mulai memasukkan ‘juniornya’ dan memompanya perlahan tapi pasti

“Ahh oppaa” aku menggigit bibir bawahku, menahan nikmat yang luar biasa saat ‘junior’ Kyu menghujam tubuhku

“Chagi~ya, aku tidak tahannnn” Kyu memejamkan matanya, aku tau dia akan mengeluarkannya

“Ouhh.. Ahh aha ahh” suara itu keluar dari mulut Kyu, terlihat keringat yang menjalar di tubuhnya.

*2 bulan kemudian*

[Kyu pov]

Aku melihat ada yang aneh dengan Han, dia tak mau lagi memakan nasi goreng buatanku, dia malah memintaku membuatkan pasta, dan aku tau dia sangat anti dengan pasta.

“Oppa” aku mendengar panggilannya dari ruang kerjaku

“Ne” jawabku singkat, aku sedang memperhatikan layar leptopku

“Oppaaaaaaaaaaa” kini panggilannya semakin keras

“Wae chagi~ya? Kau berteriak seperti berada di hutan saja” omelku seraya berjalan menuju kamar

“Oppa? Kau jahat” dia menangis

“Ani ani, aku tidak bermaksud membentakmu chagi” aku langsung memeluknya erat

Han akhir akhir ini juga lebih sensitif. Apa dia sedang datang bulan?

“Bisakah kau membelikan ini” Han memberiku secarik kertas berisikan tulisan, list makanan yang ingin ia makan

“Mwo?” Aku membulatkan mataku. Ada lebih dari 17 jenis makanan yang ia minta.

“Ayolah oppa” rengeknya

“Baiklah. Kau mau ikut?” Tanyaku

“Ah, ani. Aku di rumah saja, aku sedang rada pusing oppa” jawabnya

*2 jam kemudian*

Klekkk

Kubuka pintu rumahku. Han langsung berlari menghampiriku, bukan untuk menyambutku, dia malah menyambut makanan yang aku bawa. Dia tidak memperhatikanku, malah asik memakan semua makanannya. Aku menelan ludahku saat Han menghabiskan semua makanannya dalam waktu 20 menit

“Kau? Mengabiskannya?” Kembali aku menelan ludahku

“Ya? Wae? Ini belum cukup Tuan Cho, belikan aku ice cream vanilla” aku beranjak memenuhi perintahnya.

Setibanya di rumah, aku melihat tubuh Han tergeletak dilantai dapur, aku langsung menggendongnya, membawnya ke dokter keluarga

“Kau berhasil Tuan Muda Cho” dia mengulurkan tangannya, memberiku selamat.

Aku mengerti maksudnya. Aku bahagia, amat sangat bahagia.

Ku telpon appa dan eomma, mereka langsung menuju kemari.

“Hi, chagi, terima kasih” ku kecup pipinya hangat

Dia masih tidak sadar apa yang terjadi

“Kau hamil chagi, kau mengandung anak kita” aku melebarkan senyumku

“Oppa? Aku hamil? Benarkan?” Dia bangkit dari tidurnya dan memelukku

“Oppa, kau tau, aku telah mengingat semuanya” aku terkejut, dan kebahagiaanku bertambah

“Akku.. Akku, ishh” Han memegangi kepalanya “aku ingat oppa, aku ingat dok. Dimana hari aku tertabrak truk saat pulang dari supermarket, aku begitu senang sampai sampai aku tidak menyadari ada truk di arah lawanku” jelasnya

“Syukurlah Tuan, Nyonya Cho sudah kembali bisa mengingat kejadian kejadian yang lalu” aku memeluk Han, disaat appa dan eomma datang.

Han langsung memeluk eomma

“Eomma, maafkan aku, aku tidak bisa menjaga anakku dulu” wajah eomma terkejut mendengar perkataannya.

Aku hanya menganggu, memberi isyarat bahwa ingata. Han kembali membaik. Eomma menangis, tentu saja menangia gembira, begitu juga appa.

*5 bulan kemudian*

[Han pov]

Aku mengantarkan suamiku yang akan berangkat bekerja. Seperti biasa, dia selalu mengecup perutku yang sudah mulai membuncit.

“Jaga dirimu nak, jangan membuat ibumu lelah” dia berkata pada perutku. Aneh? Iya itu lah Kyuhyun

“Jangan terlalu lelah, jaga kondisimu” ucapnya sembari mengecup keningku. Aku pun mengecup pipinya lembut.

Hari ini terasa berbeda

“Oppa, kau tidak bisa hari ini izin libur? Aku ingin bersamamu seharian” rengekku

Dia tertawa kecil

“Akan ku usahakan pulang cepat Han” dia kembali mencium keningku dan menuju mobilnya.

Membosankan, gumamku

Derttt derttttt

Ponselku bergetar

‘Kyuhyun’

Aku pulang jam 3 chagi. Bersabarlah menunggu kepulangan suamimu tercinta ini

Kubaca pesan singkat darinya, aku hanya tersenyum.

Kuambil pigura di dekat tempat tidurku. Terlihat Kyu sedang menggendongku tepat di dekat Menara Eiffel.

Hatiku semakin gundah, tak menentu.

Jam sudah menunjukan pukul 2 siang. 1 jam lagi suamiki pulang. Aku beranjak dari tempat tidurku menuju ruang depan. Aku tau Kyuhyun akan pulang 1 jam lagi tapi aku ingin menunggunya disini

[Kyu pov]

Aku meminta izin pada appa untuk pulang lebih awal karena Han yang meminta, tentu saja appa mengabulkannya.

Sebelum pulang ke rumah, aku sengaja mampir ke toko bunga, membelikan bunga untuk Han dan tak lupa aku mampir ke supermarket untuk membeli beberapa kotak ice cream vanilla.

Saat di jalan aku memikirkan bagaimana anakku nanti kalau sudah lahir, perempuan atau laki laki.

Ah pasti akan mirip seperti Han, matanya, birbirnya, dan….

Sebelum melanjutkan lamunanku, aku dikejutkan dengan suara klakson mobil di depanku, aku membanting setir ke kiri.

Sialll. Aku menabrak tiang listrik. Dan kemudia semua menjadi gelap

[Author pov]

Han, appa, dan eomma bergegas menuju ruang UGD, tempat dimana Kyu sekarang dirawat.

“Tuan Kyu dalam kondisi kritis, mungkin kondisinya membaik dalam 3-4 hari ke depan. Tuan Cho membentur tiang listrik dengan keras, beruntung tak ada luka yang berarti di dalam otakknya” jelas dokter

Mendengar hal ini Han tiba tiba saja tak sadarkan diri. Eomma tak kuasa menahan tangis mendengar hal ini. Dan appa Kyu, dia membopong Han menuju kamar rawat.

*2 hari kemudian*

[Han pov]

Kulihat sepasang mata itu membuka

“Oppa? Kau sadar?” Aku menangis di atas dadanya

Dia tersenyum dan mengusap lembut rambutku

“Saranghae Han Min Rin” ucapnya lirih

Itu membuatku semakin menangis

“Oppa kau akan baik baik saja” aku menempelkan tangannya ke pipiku

“Bagaimana kandunganmu chagi? Baik baik saja?” Tanyanya masih dengan suara lirih

“Anakmu merindukanmu oppa, dia merindukan kecupan hangatmu”

Dia hanya tersenyum. Kini aku mencium bibirnya, aku tak merasakan hembusan nafasnya.

Tiittttt tiittt tiittttt

Layar di sebelahku berbunyi dan menampilkan garis lurus nan panjang

“Oppaaaaaaaaa, opppaaaa bangun opppaaaaa” aku manangis sejadinya

“Dokterrr dokterrr” teriakku frustasi. Aku aku akuuuuuu

Segera dokter berlali bersama dua orang suster

Aku dibawa oleh seorang sister untuk meninggalakn ruangan ini. Aku memberontak, aku menangis, ingin rasanya aku melihat Kyuhyun, suamiku

Aku masih menangis di depan pintu kamar.

Klekk

Pintu terbuka.

“Maaf Nyonya Cho, Tuan Muda Cho Kyuhyun telah pergi selamanya”

Aku mengahmbur, berlali ke dalam kamar

“Oppa kai jahatttt, kauu pembohong” isakku

“Mana janjimu oppa? Janji tidak akan meninggalkanku. Oppaaaa bangun oppaaa. Mana janjimu akan merawat anak kita bersama” aku menangis, semakin menangis dan akhirnya semua terasa gelap dan semakin gelap.

THE END

About Yadong Fanfic Indo

Fun...Fun.. and Fun...

Posted on 17/05/2014, in OS, Super Junior and tagged . Bookmark the permalink. 22 Comments.

  1. Jadi kyu meninggal? Sedih banget jebal jangan buat kyu meninggal dong thor T_T

  2. alurnya cepet banget trus ada beberapa typo juga T_T
    endingnya nyesek banget seolah-olah mereka tidak berhak bahagia 😦

  3. yah kyu malah pergi selamanya hiks
    itu han pingsan atau gimana author?
    mungkin mereka bisa ketemu di alam lain hehehe

  4. Run Evil Nur

    Kyu meninggal? -__-

  5. Sbener’y . . .
    Aq agak bingung. Alurnya kcptn nd agk maksa crtanya thor. Its just my own opinion,no hard feeling ya thor

  6. Hua knp ceritax sad ending… Pokokx author hrs tanggung jawab.. Need sequel…

  7. menurutku rada aneh dan alurny terlalu cepat

  8. terlalu cepet alurnya n agak aneh jg critanya mati gara” nabrak tiang listrik

  9. Hhhh kyuuuu…sedih banget sih.

  10. koq ujungnya begitu….?!?!
    thor aku mo demo! kenapa kyu nya mate? baru jg sadar.. pedih bgt, ga sanggup jadi janda bhkan anaknya blm lahir

  11. endingnya mati?
    mAkin tragis ceritanya

  12. kyu~nya meninggal??? trz han~nya gimana??? kok gantung seh… butuh squel nich…

  13. Yah yah yahh ige mwoyaa? Kenapa kyu mati? Yakkkkk yaakkkk, aishhh *ceritanyaemosi*

  14. aku kira akan happy ending,ternyata sad ending T_T

  15. Kok endingnya galau sih?
    Bikin sequelnya donk thor

  16. Haduh thor koq Ъќ>:/ happy ending sich. Dr mren bwakannya sad ending muluh (˘_˘)ck! (˘_˘)ck! (˘_˘)ck! Ъќ>:/ rela kyu oppa die ¸.•°`:'(`°•.¸

  17. mwo?! kyu oppa jangan tinggalin aku..nanti siapa yang jaga anak kita #plakdigamparSPARKYU hiks…

  18. kayanya bhasanya trlalu tergesa”thorr..
    jdi feelnya kurang..
    dan inikan sad ya.bhasanya juga kurang mngrah ke sad..dan ini masih gantung lho..

    semngattt

  19. thor~ ini wajib sequel T,T Laki gue ga boleh mati T,T

  20. lee hyun rae

    yaah kenapa sad ending? aku brharap ceritanya bklan happy ending😥

  21. alur nya cepet bgtttt…
    terus brkarya ya, smga bsa lbih baik lgi🙂

Jangan lupa komennya..!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: