Please, Say No To Other (part 3 – END)

cats

Yang belum baca yang sebelumnya : bad guy its my boy , black trouble , PSNTO-1 , PSNTO-2 .

 

Title: Please , Say No To Other (part3/END)

Sequel : Black Trouble

Author: Song_G1004

Genre: NC , Romantic , Sad

Main Casts: kim woobin (actor) and kang songgun (OC)

Other cast : Nichkhun (2pm) and Henry law (SJ-M)

Rating: +17

Annyeong haseyeo … thor ini bawa PSNTO part 3 yeeeeeee …. Terima kasih yang sudah baca dan comen . Ada yang comen masih bingung alurnya ya … hehheeh thor songG masih tahap pembelajaran jadi masih susah ngungkapin yang ada dipikiran thor jadi thor akan lebih belajar lagi nde …soal typo , itulah kekurangan thor… meskipun uda bolak-balik aku koreksi tetep aja masih aja karena thor g teliti hehhehe … mianhae dari thor and baiklah kita langsung aja HAPPY READING AND CEKI pake DOT J

“ahhh ssttt oppaaaa … “ song menarik tengkuk woobin dan menciumnya “ sarang emmppt saranghae emmm “

Woobin sedikit kaget dengan perkataan song “nad nadoo AHH~” woobin menembakkan ribuah sel spermanya kedalam rahim song yang sebenarnya sudah terisi anaknya

“AHHHH~”song juga klimaks setelah woobin

“hooosshhh hoos “ woobin mengecup singkat kening song “mianhae …” woobin mengambil selimut untuk menyelimuti tubuh mereka

Itu tak dihiraukan song yang begitu lelah dan mulai tertidur dipelukan woobin

Woobin mengelus sayang rambut song yang sedikit basah karena keringat‘apa ini mimpi ..? ‘ woobin dalam hati

Sementara diluar kamar woobin sepasang suami istri tengah menguping aktifitas anaknya tersebut

“yeobo … bagaimana ini “ tanya nyonya kim berbisik pada tuan kim

Tuan kim mulai berjalan menjauhi pintu diikuti istrinya “bagaimana apanya? .. bukanah ini bagus untuk hubungan mereka ?”

“tentu saja ini bagus , tapi aku khawatir woobin akan melukai cucuku …” nyonya kim terdengar sangat khawatir”bagaimana jika woobin terlalu keras ..?”

“Aiss itu tidak mungkin … sudahlah “

—-

Aktifitas bercinta songgun dan woobin benar-benar menguras tenaga mereka.Meskipun hanya ronde tunggal , ini adalah pertama bagi mereka setelah beberapa bulan tidak melakukannya .

Jam menunjukkan pukul 7 pagi tapi Songgun masih meringkuk dengan tubuh polosnya dibalik selimut tebal milik woobin. Berbeda dengan woobin yang sudah bangun dan mulai membersihkan dirinya .

Woobin terlihat keluar dari kamar mandi disalah satu sudut kamarnya . Namja yang kini hanya memakai handuk putih yang menutupi bagian bawah tubuhnya pun tersenyum ringan saat melihat yeoja yang ia tiduri semalam masih saja terlelap.

Perlahan woobin menghampiri song dan kembali membaringkan diri menghadap song . Perlahan jari woobin mulai memainkan bulu mata songgun

‘dia bukan temanku ..’ inner woobin yakin bahwa songgun bukan hanya  sekedar teman dimasa lalunya

Hal ini didasari oleh perasaan hati woobin yang selalu bergetar jika melihat senyum song dan beberapa kilatan bayangan tentang mereka yang akhir-akhir ini woobin sering dapatkan

“eugh ..” song mengerang karena seseoang telah mengganggu tidurnya . woobin semakin mendekatkan jarak mereka dan ..

Cup cup cup Kini songgun rasakan beberapa kecupan ringan disekitar matanya .

‘aisshhh .. minggirlah Rezu-ahh , aku masih ingin tidur ‘ song mengumpat dalam hati dan mengira yang melakukannya adalah anjingnya

Woobin tersenyum melihat song mulai menggeliat bangun dengan wajah yang sedikit kesal . Ia melihat songgun mulai membuka matanya

Songgun mengucek matanya malas “eughh .. hoamm “ song menutupi mulutnya saat menguap dan matanya menyipit serta dahinya berkerut saat melihat bayangan namja didepanya

‘kenapa sepagi ini woobin oppa sudah ada dikamarku ‘ song masih belum sadar tapi beberapa saat kemudian ‘hei … tunggu dulu – ‘

“annyeong song ..” sapa woobin mengelus pipi song dengan tangan kanannya sementara tangan yang lain ia gunakan untuk menyangga kepalanya

Menyadari sesuatu song membelalakkan matanya dan memperhatikan keadaan sekitar ‘ini bukan kamarku’

“yakk ! apa yang mmmpptt …” songgun berteriak keras tapi dengan cepat woobin menghentikannya dg langsung menciumnya

Song memukul lengan woobin agar ia melepaskan ciumannya . Songgun mendorong woobin hingga ciuman mereka terlepas

Songgun memandang malu woobin“bag – bagaimanaa ini ? oppa kenapmmmppt ..” songgun ingin mengutarakan apa yang ada dalam pikirannya tapi lagi – lagi woobin mencium song

Woobin memperdalam ciumannya membuat songgun kembali mendesah . beberapa saat kemudian woobin mengakhiri ciuman mereka . songgun tertegun dengan wajahnya yang memerah dan matanya yang tak bisa lepas menatap namjanya

Woobin membalas memandang lembut song dan menyelus rambut song yang sedikit kusut “pagi song apa tidurmu nye-mmmpptt” woobin ingin menyapa songgun tapi tiba – tiba kini songgun yang menyerang woobin .woobin pun tersenyum meladeni songgun

Entah keberanian dari mana songgun benari mencium woobin terlebih dahulu . Sesuatu yang besar didalam dirinya lah yang mendorong song untuk melakukannya. Songgun merasakan bahwa ini keinginan bayinya

Woobin memeluk pinggang song dan menarik kepelukannya agar tidak ada jarak diantara mereka.  Tapi disela ciuman mereka , indra penciuman songgun terganggu dengan aroma maskulin dari tubuh woobin . Ia memang sensitif dengan bau bau yang menyengat akhir-akhir ini dan itu membuat perut song bereaksi

Song melepaskan ciumannya cepat “huekkk …” dengan cepat song menutupi mulutnya dan bangkit mengeratkan selimut untuk menutupi tubuh polosnya

“yak songgun-ah waeyo ..?” woobin menatap khawatir song tapi songgun tak menghiraukan woobin dan bergegas turun dari ranjang berlari kekamar mandi . Sementara woobin mengikuti song dari belakang

“huekk ,, huekk.” Setelah sampai di wastafel kamar mandi woobin ,Songgun berusaha mengeluarkan isi perutnya tapi hasilnya nihil . Satu tangannya memegangi selimut sementara tangan yang lain memegangi geraian rambutnya kebelakang agar tidak mengenai muntahannya nanti

“apa yang terjadi song …. kau sakit ? “ woobin memijit tengkuk song dengan perasaan khawatir

“huak.. hue” songgun tidak menghiraukan celotehan woobin dan memberikan tanda dengan tangannya yang dikibaskan keudara untuk menjauh darinya

“aniyo .”tolak woobin yang masih dibelakang songgun membantu memegangi rambut song

Songgun berusaha mendorong woobin keluar “humt aishh “song mengerang kesal pada woobin yang membantunya membasuh mulut , ia marah karena woobin tak menghiraukannya

“hiskk .. hiks ..” sesuatu didalam diri song kembali menyuruhnya untuk menangis . Dipagi hari selama hamil songgun selalu mengalami morning sick dan pada akhirnya songgun selalu saja menangis tanpa alasan yang jelas . Ia sangat sensitif

Melihat songgun menanis woobin membalikkan tubuh song menghadapnya “songgun – ah ada apa ? kenapa kau menangis emm ? mana yang sakit “ woobin berusaha menegakkan dagu songgun tapi songgun tak mau melihat woobin

Woobin bicara agak keras “yakk songgun – ah bicaralah … “ woobin frustasi melihat songgun hannya menangis didepannya dan diam tidak menjawab

Tiba – tiba saja pikiran songgun diputar saat woobin membentaknya tadi malam , itu menyadarkan songgun dan dengan cepat menatap woobin

“yakk ! kenapa hiks … kepana kau lagi – lagi membentakku eoh ? .. kenapa kau juga membentakku tadi malam hikss … apa salah ku eoh ?”

Woobin bingung dengan perubahan song yang begitu dastris “songun – ah ..“ lirih woobin

“dan sekarang … kenapa kau ikut campur urusanku eoh .. aku kan menyuruhmu pergi ..”

Woobin masih saja diam tidak banyak bicara seperti tadi

“yak … hiksss kenapa kau diam saja sekarang hiksss..kau masih ingin membentakku … ayo bentak lagi …” songgun berulang ulang memukul dada bidang woobin yang terekspos

Greepp – woobin memeluk erat songgun yang masih memukulinya

“hikss .. lepaskan hikss … kenapa kau melakukan itu … apa salahku ..” song semakin keras menangis dan meronta ingin dilepaskan

Woobin memeluknya erat “jeongmal mianhae songgun ah .. aku ,  aku tak tau apa yang membuatku seperti itu .. aku sangat marah dan khawatir padamu ,, “

“hiks ,, aku tidak berbuat macam – macam tadi malam hikss aku hanya –“

Woobin tau bahwa sikapnya kemarin keterlaluan , dia semestinya membentak namja itu bukan songgun “nde ,,, mianhae ,,, nan jeongmal mianhae ….” woobin membenamkan wajahnya dilekukan leher song dan mengecupinya ringan “mianhae “ bisik woobin tepat didepan telinga song dan kemudian mengecupnya berulang ulang

Kini songgun yang hanya diam dan tangisnya mulai reda . songgun sudah mulai tenang dan lebih menyandarkan kepalanya didada woobin , ia bisa mendengar detak jantung woobin yang cepat. Songgun tersenyum dan itu bisa dirasakan kulit dada woobin dan membuat woobin juga tersenyum merasakannya

Hening sesaat

“oppa -..” panggil songgun lirih

“nde … “ tanggap woobin yang sedang memainkan jarinya dipunggung atas song yang tidak tertutup selimut

“kau ingat yoon ah in ..?” jari song bermain di abs woobin

“apa kita perlu membahas namja brengsek itu eoh ?” meskipun woobin kesal mendengar nama itu tapi woobin berusaha menjawabnya selembut mungkin, ia tak mau menyakiti song lagi

Song mengangguk “kemarin .. aku tak benar-benar datang dengan ah in oppa .. aku hanya bertemu dengannya di luar gedung ..”

Woobin memberi jarak antara mereka tapi tangannya masih melingkar di pinggang song “kau bilang tak akan datang emm ?” tangan kanan woobin mengelus lagi pipi song

Song menatap mata woobin “awalnya aku akan datang oppa tapi…” song terdiam sesaat “ada sesuatu hal yang membuat mengurungkan niatku “

Woobin mengerutkan keningnya “apa itu ?”

“aku tak bisa bilang oppa ,,, mianhae ..” song menunduk kemudian

Woobin penasaran dan kemudian melintas ide jailnya “apa perlu aku memaksamu eoh “ goda woobin menyatukan kening mereka dan menyunggingkan smirknya

“YAKK ..” mendengar hal itu songgun mendorong woobin tapi wobin tak mau melepasnya dan kembali merengkuh song kedalam pelukanya

“kekeekkee .. aku hanya bercanda ..” woobin meletakkan dagunya dipuncak kepala song

“menyebalkan oppa ..” pout song yang kemudian berganti dengan senyuman karena song dapat lagi merasakan hangat tubuh namjanya dan bisa bergurau lagi dengannya .

Entahlah sudah berapa lama songgun dan woobin berpelukan .

“sampai kapan kau akan memelukku terus oppa .. aku harus bekerja , jadi lepaskan “

“bekerja dihari sabtu eoh ?”

“aku harus menghadiri rapat menggantikan aboeji ” dongak song menatap woobin

“jinjja ? .. baiklah hari ini aku akan mengosongkan jadwal dan pergi bersamamu” elus pipi song lagi

“tak usah oppa , aku bisa sendiri ,,, ini hanya rapat biasa”

“aku tak menerima penolakan eoh ..” woobin mengecup singkat bibir song “sudahlah kajja bersihkan dirimu .. “ kini woobin benar-benar melepas pelukannya tapi jarak mereka masih dekat

“nde …” songgun tersenyum

Woobin membalikkan tubuhnya dan songgun memandang punggung woobin yang mulai menjauh keluar dari kamar mandi

“em oppa ~ “ panggil songgun pada woobin yang sudah didepan pintu

“eh … nde ? “ woobin memutar tubuhnya lagi menghadap songgun

Songgun sedikit menelan ludahnya , ada sesuatu yang ingin ia tanyakan ‘bukankah ini sangat janggal jika woobin oppa bisa bermesraan dengan ku yang ia ingat sebagai temannya ?’

“ke- kenapa op-oppa ..” songgun begitu gugup menatap woobin“ke kenapa ki- kita melakukan ini sem-semua op oppa ddan ta-tadi malam ki kita ..”

Woobin kembali menghampiri song dan menggenggam tangannya “karena aku mencintaimu song ,,, aku bisa merasakan itu ,,, ada sesuatu hal yang meyakinkanku bahwa kau milikku ,,, hanya milik kim woobin . Aku tak peduli semua orang bahkan kau pun mengatakan bahwa kau hanya temanku , aniya .. kau bukan temanku , aku tau itu . mungkin ingatanku bisa hilang song tapi hatiku masih bisa merasakannya ..”jelas woobin panjang lebar lalu mengecup tangan song

Songgun mulai berkaca-kaca lagi “oppa – mianhae .. aku tak berkata sebenarnya .. aku takut oppa terbebani dengan itu .. aku tak mau kau memikirkanku begitu keras“ dengan cepat songgun kembali memeluk woobin dan menjelaskan dengan sesenggukan

“ani , seharusnya oppa yang meminta maaf karena tak mengingatmu “

“itu bukan salah oppa ..”

Woobin membalas pelukannya “kau suka memeluk rupanya “ woobin terkekeh sebentar . Entah dari mana kata-kata itu tapi woobin familiar dengan kata – kata itu . Ia sering mendengarnya dimasa lalu

“itu kata – kata ku oppa .. jangan mengopiku ..” satu tangan songgu menghapus air matanya sendiri

“ah benarkah ? … pantas saja aku familiar dengan kata – kata itu .. apa dulu aku suka memelukmu ?” woobin memeluk lebih erat

“nde .. kau suka sekali memelukku seperti ini “

Dalam hati woobin sangat merasa bersalah karena ia sama sekali tak mengingat moment – moment itu .meskipun perlahan kenangan itu datang lagi , tapi woobin merasa sangat menyakiti songgun’ ini pasti membuat mu begitu sedih ‘ inner woobin

“baiklah … aku akan memelukmu terus ..aku akan memelukmu sampai ingatanku kembali”

Songgun melepaskan pelukannya dan memandang marah woobin “yak jangan memaksakan diri oppa .. cepat atau lambat ingatanmu pasti akan kembali dan saat itu terjadi aku akan disampingmu “

Woobin tersenyum mengelus rambut song “gomawo … ini pasti sangat berat untukmu …mianhae “ woobin memandang sedih song

songgun mengangguk  “gwenchana oppa”

Sekarang woobin sudah rapi dengan kemeja kerja biru dan celana hitam kain yang pas dikaki jenjangnya  . Sepatu fantovel dan jas hitam yang sedikit membentuk bodinya semakin menambah kadar ketampanan woobin . Ia membuka satu kancing atasnya dan tak memakai dasi karena menurutnya itu terlalu formal mengingat ia hanya ingin mengantar songgun ke kantornya dan akan menunggu songgun hingga rapat selesai diruang kerja songgun.

Saat woobin tengah serius menyisir rambutnya , sebuah lengan mungil memeluknya dari belakang “kau terlihat tampan seperti biasanya oppa”

Suara lembut itu dengan cepat dapat woobin kenali , woobin tersenyum lalu membalikkan tubuhnya menghadap seseorang yang tadi memeluknya “gomawo ..” woobin mengecup kening songgun yang sedikit basah “aku perlu bantuan ,,” woobin terdengar manja menyerahkan sisirnya kepada songgun agar menyisirkan rambutnya

Songgun tersenyum dan dengan senang hati songgun mulai menata rambut woobin tapi dengan tinggi badan woobin yang terlampau tinggi sungguh sangat menyusahkan songgun yang pendek

“aish … kenapa kau tinggi sekali eoh ..” dengus songgun kesal “kau harus duduk oppa ..” songgun mendorong woobin untuk duduk ditepi ranjang agar memudahkan songgun menyisir

“kalau begitu kau juga “woobin menarik songgun yang masih menggunakan kimono mandinya agar duduk dipangkuannya

“yakk .jangan bergerak eoh..aku bisa jatuh nanti ”  songgun menata rambut woobin keatas *bayangin woobin di the heirs “cha .. sudah selesai … ini gayamu dulu oppa “

“benarkah ? ini kan gayaku saat di sekolah dulu .?” woobin yang masih memangku songgun dan menatap pantulan dirinya dilemari cermin miliknya

“nde … kau tak pernah mengganti gayamu .. menurutku kau sangat tampan jika dibandingkan dengan rambut berponimu akhir-akhir ini” jujur song

“baikahh ,,aku tak akan memakai poni lagi … “ woobin mengangkat songgun turun dari pangkuannya “pakailah itu .. eomma yang memberikannya padaku saat kau mandi “ tunjuk woobin pada setelan busana kerja yang terlipat rapi di atas ranjang

‘ini kan bajuku yang tertinggal waktu itu ‘ gumam songgun mengenali bajunya yang tertinggal saat ia menginap terakhir kalinya dirumah woobin sebelum kecelakaan itu

“ah nde gomawo oppa ..” song segera mengambil bajunya dan kembali kekamar mandi

“aku tunggu dibawah nde ..”

“nde oppa ..” jawab songun sebelum menutup pintu

Dibawah , tepatnya dimeja makan nyonya kim masih sibuk menyiapkan sarapan dibantu oleh hwang ahjuma ,

“pagi eomma ..” sapa woobin menghampiri eommanya dan mengecup kening nyonya kim

“pagi sayang ..kajja duduk ” nyonya kim menyeret salah satu kursi untuk woobin

Woobin tersenyum “gomawo eomma “ kemudian woobin pun duduk “oh ya .. dimana appa eomma .. “ tanya woobin yang kemudian meminum segelas orange jus yang disajikan oleh hwang ahjuma barusan

“pagi-pagi sekali appamu sudah berangkat ke busan , ia harus mengurus perusahan cabang disana “ nyonya kim duduk di hadapan woobin

“apa ada masalah eomma ?“

“ani ,, appamu bilang dia hanya melakukan kunjungan supervisi biasa”

Disela pembicaraan nyonya kim dan woobin , songgun pun datang menghampiri mereka

“annyeong ahjuma …” songgun memberi salam ramah pada nyonya kim

Nyonya kim pun menoleh “ah kau sudah turun rupanya .. annyeong song kajja .. kajja duduk disebelah woobin nde ..”

Songgun mengangguk “nde ahjuma ..”

Woobin pun bangkit untuk menarik kursi disampingnya “silahkan ..”

“gomawo oppa “

Mereka pun sarapan dengan dengan beberapa gurauan disela makan mereka

Skip

Song berjalan beriringan dengan woobin saat memasuki perusahaan tuan kang . Beberapa staff memberi salam pada songgun tapi songgun hanya menunduk ramah memberikan salam dengan senyumnya.

“selamat pagi nona kang “seseorang namja tampan menyambut kedatangan songgun  didepan lobi kang corp .

“pagi Henry-ssi.. jam berapa rapatnya dimulai ..” tanya songgun dengan aura kebiwaannya pada namja yang bernama Henry law , asistennya itu

Namja berjas abu-abu itu membuka buku coklat agendanya yang berisi beberapa jadwal song “em .. rapat akan dimulai 30 menit lagi nona “ kata henry sambil membenarkan kacamata bening berframe agak lebar itu

“baiklah .. siapkan semua berkas-berkas yang dibutuhkan .. saat semua siap panggil aku diruanganku “

Henry mengangguk patuh “baik nona ..”

“ah ,, satu lagi,, apa kau tau , jam berapa presdir kang datang dari bangkok ?”

“jadwal presdir sudah berakhir tadi malam nona dan presdir kang sudah kembali dengan penerbagan pertama jam 6 pagi tadi , jadi diperkirakan presdir akan datang ..” henry melihat jamnya “sekitar  2-3 jam lagi nona “

Songgun mengangguk mengerti “baiklah kalau begitu … terima kasih henry ssi”

“nde nona kang “ henry memberi hormat

Songgun sedikit mendekat kearah henry “kau sudah bekerja keras dongsaengku , aboeji pasti sangat bangga padamu “ bisik song pada henry yang sebenarnya adalah adik angkat song

Henry tersenyum lebih lebar sehingga mata sipitnya membentuk satu garis “gomawo nunna “ bisik henry .

Woobin melihatna heran , tentu woobin tak mengingat henry . Sejak kecil henry diasuh oleh orang tua tuan kang dijepang . Meski begitu songgun sangat menyayangi henry seperti adiknya sendiri

Tak ada satupun staff karyawan disini yang mengetahui henry adalah anak angkat presdir. Henry hanya dikenal sebagai karyawan magang yang menjadi asisten song yang baru bekerja sekitar 6 bulan yang lalu .

Bukannya tuan kang tak mau mengakui henry tapi henry sendiri yang tak mau semua orang tau . Jika semuanya tau maka henry akan mendapatkan keistimewaan dan bekerja tidak nyaman . Ia ingin bekerja sendiri mulai dari nol seperti songgun dulu

Henry melihat woobin “apa ini woobin hyung  ..?” henry kembali berbisik

“nde ..” lirih song “oppa ini henry .. adikku .. selama ini dia menetap di jepang ..”

Woobin menjabat tangan henry “ah begitu rupanya,  kim woobin imnida”

“henry law … senang bisa mertemu dengan mu hyung“

“nde … jika  ada waktu luang , hubungi aku . Aku ada beberapa rekomendasi kedai soju yang perlu kau coba . aku akan menraktirmu “

“nde gamsahamnida hyung ..”

“kajja oppa …”ajak songgun pada woobin memasuki lift . Woobin tersenyum pada henry sebentar lalu mengikuti songgun masuk lift.

Ding~

Lift pun terbuka dan song sudah sampai dilantai tempat devisinya ia bekerja

Mereka sudah sampai didepan ruangan songgun “silahkan masuk oppa “ songgun mempersilahkan woobin masuk keruangannya yang lumayan cukup luas seperti ruangan kerja woobin dikantornya

“ em ,, “ woobin sedikit mengamati ruangan songgun “ini terlihat seperti ruanganku dikantor” woobin melihat-lihat beberapa furniture ruangan ini yang tatanannya kurang lebih sama seperti ruangan woobin

“benarkah ..?” songgun tersenyum penuh arti

Mulai dari tatanan sofa yang ditata melingkar disamping pintu masuk , beberapa rak buku yang bersebelahan dengan meja kerja songgun , serta lukisan dan guci-guci kecil yang menghiasi disudut ruangan . Dan yang paling mencolok adalah adanya mini bar disudut ruangan ini

“dan ini paling mencolok menurutku ..” woobin menunjuk mini bar itu

Songgun duduk dikursi kerjanya “tentu saja sama oppa ,,,kau yang memintaku agar mendesain seperti milikmu … “

Kemudian sekelibat bayangan ingatan woobin kembali hadir . dalam bayangan itu woobin meminta songgun untuk mendesain ruangan barunya .

“ah jadi begitu …” woobin duduk disalah satu kursi bar menghadap songgun

Songgun mengangguk “kau mau minum oppa ,,, akan aku pesankan “

Woobin bangkit membuka jasnya yang kemudian ia simpan diatas meja bar dan membaringkan diri disofa tamu song“ani … kau siapkan saja rapatnya … aku ingin bersantai”

‘dia memang tak bisa meninggalkan kebiasaannya ..’ songgun tersenyum lagi saat melihat woobin yang terpejam dengan satu lengannya menutup matanya dan kaki kanannya yang ditumpukan pada kaki kirinya

“kau terlihat lelah …”tanya songgun sambil mengamati berkas-berkas dimejanya

“hemmm” woobin hanya mengeram menanggapinya “ini gara-gara kau semalam song “

“aish oppaa~ jangan menggodaku disaat kerja eoh “

“kekkekke ..aku suka mengodamu song ” woobin masih dengan posisi yang sama – memejamkan mata

“menyebalkan “ pout song pura-pura marah

…. 20 minute before metting

“ashh .. ammpp oppaahh kauu ahh kau gila eohh” caci song disela desahannya

Tapi woobin diam saja dan masih serius mengecup nipple songgun yang masih didalam branya. Songgun kira woobin akan berhenti saat ia pura –pura marah tapi ternyata songgun salah dan woobin menyerangnya seperti ini

Kemeja song sudah terbuka kancingnya tapi woobin sengaja tak melepas kemejanya . Tangan kanan woobin aktif mengelus permukaan punggun dan pinggang song , sementara tangan lainnya meremas lembut payudaranya

“emm ahh ahhh “ songgun yang terlentang pasrah dimeja kerjanya hanya bisa mengerang  saat satu tangan woobin sudah sampa di msV nya dan mengelus pelan dari luar dalamannya

Woobin menyibak keatas bra merah songgun dan mulai menghembuskan nafasnya tepat di niple sonngun

“eumm jeball oppa ahhh~”

Slup slup slup

“ahh asstt ahhh~”

Woobin menjilat jilat keras puting songgun . lidahnya menyapu puting songgun berkali-kali dan memutarnya , meliuk liuk penuh penekanan hingga puting song sangat keras . sementara tangan yang lain memainkan payudaranya , memilin , menggosoknya hingga menariknya keras dan itu dilakukan secara bergantian

“ammppt …. cepatt lahh..”

Tangan woobin yang pada awalnya mengelus lambat di ms v song kini dengan merani masuk dan cepat menggosok daging kecil sebesar biji kc, hijau milik songgun

“ahhhh ahhhh ssttt ahhh”

Jari woobin mulai masuk lebih dalam dan dengan cepat mengeluar-masukkan tetap dilubang song yang cukup basah

“ahhhh ahh ouhhhh “kaki song yang menggantung ke bawah dinaikkan keatas meja lalu ditekuk sehingga membuat lubang song semakin lebar

Jari woobin sengaja ditekuk diliuk liukkan didalam lalu di getarkan hebat membuat gelombang nikmat song segera datang . mengetahui hal itu , mulut woobin segera turun menggantikan kerja jarinya yang dengan cepat menghisap msV song kuat dan sesekali memainkan klit songgun dengan lidahnya

“oppaa ahh sttt oppaa ahhh” kepala song bergerak gerak kekanan-kiri tak kuat menahan gelombang kenikmatan mulai ia rasakan .

Woobin mulai membuka sabuk dan menurunkan celananya tapi mulutnya masih aktif menghisap bibir ms V song

Jlebb .. woobin memasukkan cepat miliknya

“ouww ,, ouw ahhh ahhh opppaa ahh ahh “ tubuh song bergetar hebat menerima milik woobin yang tiba-tiba ada didalamnya . membuat kenikmatan song tak terkendali

Songgun berusaha duduk dan memeluk leher woobin “jeball op-paa hhh palliwaaa” song terengah mengelap keringat woobin

“nde ….ashht” woobin mengecup sekilas bibir song dan mempercepat gerakannya

“ahhh uhh emmm ahhhh” songgun juga menggoyang pinggulnya

“ahhh ndee ahhh disitu oppa .. lebih kerass hhh ahhh~ ahh~ “ songgu meliukkan tubuhnya saat titik G miliknya berhasil disentuh woobin

“ahhhss kau nikmat chagi …. ahh sedikit lagi …”

“ahhhhh aku tak kuat oppahh”

“sedikit lagi ohhh” erang woobin

“ AHHH~”

“bersama chagiyaAHH~”

“gomawo oppa hoss hoss”

“cheonma hosshh … masih ada waktu 10 menit sebelum rapat dimulai, bersihkan dirimu cepat ” woobin mengeluarkan miliknya

“argghh .. nde oppa “ songgun turun dari mejanya dan masuk kedalam kamar mandi ruangannya

Woobin membenarkan pakaiannya yang hampir berantakan . Setelah selesai dengan dirinya , woobin juga membersihkan cairan cinta mereka yang tertinggal diatas meja song dengan sapu tangannya.

Tok tok tok – seseorang mengetuk pintu ruangan songgun

“nde masuk …” perintah woobin

Henry membuka pintu lalu membeli salam “hyung .. mana nunna ? meting akan segera dimulai sebentar lagi”

“tunggu sebentar , songgun masih  ..” sebelum woobin menyelesaikan ucapannya songgun sudah keluar dari kamar mandi

“ada apa henry – ah …. apa semua sudah siap ?”

“nde nunna … semua berkas juga sudah aku siapkan … kajja …” henry memperlihatkan tumpukan berkas ditangannya

“ah kajja …. oppa aku tinggal dulu nde … kalau kau bosan , kau bisa membaca buku itu ..” songgun menunjuk beberapa buku di raknya

“nde song …” woobin tersenyum

“siapa saja yang hadir dalam rapat kali ini henry-ah “ tanya songgun saat keluar dari ruangannya

Henry yang mengekor dibelakang nunnanya terlihat melihat catatannya “ada beberapa direktur dan perwakilan dari perusahaan – perusahaan pemegang saham lama nunna , dan ah ya … ada satu lagi ..”

“apa itu ..?” tanya songgun tepat di depan aula pertemuannya

“perusahaan yoon akan bergabung dengan perusahaan kita .. mereka tertarik dengan proyek musim panas yang kita buat tahun ini “

“yoon vision corp ? “ songgun mengerutkan dahinya ‘kuharap tebakanku salah ‘

“nde ,, kau benar nunna ..”

Deg

“siapa yang datang mewakili perusahaan yoon dalam rapat ini ..”

Henry kembali melihat catatannya “ direktur yoon ah in sendiri yang datang”

‘aish … kenapa aku harus berurusan lagi dengan namja satu itu lagi tuhan . Meskipun aku sudah memaafkannya jauh – jauh hari tapi , entahlah .. ada sedikit perasaan kesal jika aku harus bertemu lagi dengannya . Apalagi jika woobin oppa tau , pasti dia tidak akan senang seperti kejadian tadi malam .

“nunna ,,, ? gwenchana ..?“  henry membuyarkan lamunan songgun

“ah nde … gwenchana .. kajja ..” song sedikit menghirup udara berat untuk sedikit menenangkan pikirannya

Henry membuka pintu aula dan mempersilahkan songun masuk . Disana sudah ada beberapa perwakilan perusahaan yang siap dengan berkas-berkasnya

Songgun duduk di kursi bagian depan sendiri untuk memulai rapat . Matanya menyapu seluruh ruangan untuk melihat siapa-siapa saja yang datang . Matanya berhenti pada namja berjas hitam yang duduk dua kursi di depan songgun

Namja itu sedikit tersenyum pada songgun . songgunpun membalasnya

“selamat pagi semuanya , saya kang songgun akan menggantikan presdir kang tae sung dalam memimpin rapat kali ini ..”

….

Satu jam berlalu , tapi rapatnya tak kunjung selesai . Woobin pun yang merasa baik baik saja memainkan hapenya dari tadi kini mulai bosan . Ia pun mematikan hapenya  dan kemudian , woobin teringat perkataan song

‘… kalau kau bosan , kau bisa membaca buku itu ..’

Akhirnya woobin mengambil salah satu koleksi buku songgun untuk dibacanya

Srett … saat woobin mengambil buku , selembar kertas persegi jatuh diatas sepatu woobin

“nde ..? apa itu ?” woobin pun mengambil kertas itu “sebuah foto ..?” setelah diperhatikan itu adalah sebuah poto hitam putih yang gambarnya kurang woobin pahami . backgroun foto itu terlihat gelap dan ada gambar seperti cahaya dari atas dengan gumpalan hitam ditengah cahaya tersebut

Woobin mengerutkan keningnya , ribuan pertanyaan memenuhi kepalanya ‘milik siapa foto ini ..siapa yang hamil ??’ meskipun woobin tak ahli dibidang kedokteran tapi woobin masih bisa tau bahwa foto yang dipegangnya sekarang adalah foto hasil USG seseorang .

Woobin membalikkan foto tersebut yang ternyata terdapat catatan  disana .

‘woobin junior .. eomma akan merawatmu dengan baik ‘ tertanda tangan kang songgun

Deg – mata woobin terbelalak membaca kalimat itu . Tangannya bergetar menerima semua implus syaraf yang terasa tiba-tiba menyerang otaknya .

“arghh …” woobin mengerang mendapati kepalanya yang tiba-tiba sakit

Bayangan – bayangan itu kembali datang , kini pikiran woobin dikembalikan pada saat sebelum kecelakaan .

Flasback

woobin terlihat mengambil sebuah tas berwarna merah milik songgun yang tertinggal di mobilnya . Ia tersenyum saat melihat ada hpnya didalam sana . Langsung saja woobin mengambil tas itu lalu keluar dari mobil . suasana jalan memang sepi , maka dari itu woobin memutuskan untuk langsung menyebrang . Tapi entah dari mana , tiba-tiba sebuah mobil mengarah cepat kearahnya dan

Brakkk  … woobin merasa seperti sebuah roh yang keluar dari tubuhnya setelah tabrakan itu. Ia dapat melihat dirinya sendiri yang terkapar berlumuran darah

“OPPAAA…” roh woobin menoleh saat yeoja berpakaian pengantin itu berteriak padanya – pada tubuhnya yang tergeletak

“songgun~ah ..” lirih roh itu

Dengan berlinang air mata , songgun segera berlari kearahnya dan memeluk kepala woobin yang sudah berlumuran darah

“hikksss oppa ,,, ireona oppa … siapa saja tolong ..!!” songgun seperti berteriak kesetanan pada orang-orang yang mengerumuni mereka

Flashback end

“arghhh ..” woobin masih saja memegangi kepalanya yang begitu pening . Keringan dingin begitu banyak menghiasi dahi woobin

“song-songgun ah .. mianhae ,, arghh” pandangan woobin ulai kabur dan lama kelamaan semua menjadi gelap. Ya .. woobin pingsan

Rapatpun sudah berakhir beberapa menit yang lalu , kini hanya tinggal henry , songgun dan ah in yang berada didalam aula

“aku duluan ah in – ssi …” pamit songgun ramah yang diikutu henry dibelakangnya

“chakkaman song ..” ah in sedikit berlari menyusul songgun yang berada didepan pintu

“nde ? ada apa oppa ?…” songgun menghentikan langkahnya

“songgun-ssi .. apa kau ada waktu? aku ingin bicara denganmu ..”

Songgun sedikit melirik adiknya yang merasa tidak senang “ah mianhae ah in-ssi aku –“

“bisakah kau memanggil oppa … aku tak mau kau memanggilku seformal itu ,,” senyum ah in

Songgun ikut tersenyum dengan terpaksa “nde ? mianhae oppa … hari ini aku sangat sibuk, jadi aku tak ada – “

“bahkan hanya sekedar minum teh kau tak mau …” ah in berubah menjadi sendu “kau masih marah padaku kan “

Henry yang tau bahwa ah in hanya berakting merasa jijik melihatnya

“aish oppa~ jangan bicara seperti itu …” songgun berfikir kemudian “baiklah , kau kembali dulu ya henry-ssi , simpan ini di ruanganku “ songgun menyerahkan beberapa file kepada henry

“baiklah nona ..” henry yang sedikit mendengus pun meninggalkan mereka

“gomawo songgun,, kajja ,,, kita ke cafetaria ,,” ajak ah in merangkul bahu song

“aish … kenapa nunna mau menerima ajakan hyung jahat itu … dari melihatnya saja aku sudah tidak suka ..” gerutu henry saat berjalan dikoridor menuju ruangan nunnanya

“ah .. apa aku beri tahu woobin hyung saja ? … ah itu ude yang bagus “ henry mempercepat langkahnya “hyung ~~~” teriak henry memasuki ruangan songgun “yak ..! dimana woobin hyung ? disaat seperti ini dia malah menghilang.”

Henry menebarkan matanya keseluruh ruangan untuk mencari woobin . dibalkon dan kamar mandipun tidak ada “aish … hyung kau – “ perkataan henry berhenti saat mata nya melihat tubuh woobin yang tergeletak dibalik meja kerja song

“yak … hyung ~ ..!!” henry panic dan segera menghampiri woobin

“hyung ,, hyung ireona hyung …” henry mengguncang tubuh woobin agar terbangun tapi hasilnya nihil “yakk…” henry berusaha memindahkan tubuh woobin tapi henry kesusahan mengangkat tubuh jangkun itu jika dibandingkan dengan tubuhnya

“bagaimana ini … ah ! songgun nunna ..” henry segera mengambil ponselnya

,,,

Sementara itu ah in dan songgun sedang duduk menikmati tehnya dilantai dua cafetaria kantor songgun . Mereka memilih duduk disebelah dinding kaca agar dapat melihat pemandangan kota

“kenapa semalam kau tiba-tiba menghilang em ? “ tanya ah in menyesap tehnya

“aku bersama woobin oppa semalam “ jawab songgun to the point

“apa dia marah karena semalam kau datang bersamaku ?” ah in sedikit tersenyum sinis

“aish … kita tak datang bersama oppa … kita hanya kebetulan bertemu .. “ dengus kesal songgun .. “sebenarnya apa yang ingin oppa katakan eoh ?” songgun meminum green tea nya

“kudengar woobin mu mengalamami amnesia … “

Deg … mendengar hal itu songgun hampir saja tersedak

“apa itu benar ..?”

“ah dar darimana oppa mendapat berita bohong itu eoh ? it itu tidak benar “

Ah in tau bahwa songgun berbohong , ia tersenyum licik “kudengar juga dia tak ingat padamu … apa itu benar ?”

Brak ….songgun memukul meja keras lalu bangkit dari kursinya “ cukup tuan yoon ah in … kau tak berhak mencampuri urusan kami … kau tak puas eoh menjadikanku target taruhan kelompokmu beberapa tahun lalu …” songgun berteriak membuat semua mata karyawan dicafetaria ini tertuju pada songgun

“songgun- ah aku hanya …”

“jika hanya itu yang ingin kau bahas ,,, maka lupakan saja“ songgun sedikit menahan air matanya agar tidak keluar saat meninggalkan ah in

“songgun-ah ~” panggil ah in tapi tepat saja tak dihiraukan songgun

Songgun menyusuri anak tangga , tapi tiba-tiba saja hapenya berbunyi

Pip “yeoboseo henry ah … ada apa ?”

“…” songgun mendengar nada suara henry sangat panic

“mwo …?”

“…”

Dengan cepat songgun menuruni anak tangga “nde baik .. nunna akan-…”

Srett “arghh …” entah karena begitu panic , songgunpun terpeleset tak mengetahui bahwa ada satu anak tangga lagi sebelum mencapai lantai

‘yak … nunna ! kau kenapa …?; tanya henry yang masih tersambung dengan songgun

“argghh ..” songgun mengerang merasakan perutnya yang begitu sakit ‘andwae … bayiku ,,,’ kata songgun dalam hati

“nona kang !! “ beberapa orang menghampiri songgun

Songgun merasakan ada sesuatu yang hangat mengalir dari selangkangannya

“cepat panggil ambulance … nona kang berdarah ..”

“andwae~ “ lirih song dengan kesadaran yang mulai berkurang . perlahan pandangannya  menjadi kabut dan berangsung menjadi gelap

^woobin pov

“eugh …” hanya pening yang aku rasakan saat aku membuka mataku . cahaya disini begitu terang sehingga membuatku terus mengerjapkan mataku

“ah woobin ah .. kau sudah sadar …?” tanya eomma yang kini menggenggam tanganku dengan berlinang air mata

“eomma ~” jawabku lemah . kulihat ruangan ini . disini begitu femiliar menurutku . Dekorasi serba putih dan bau menyengat yang khas membuatku mudah menebak dimana aku

“kenapa aku dikamar ini lagi eomma ..”

Eomma mengelap air matanya “kau pingsan tadi dikantor songgun “

Aku bangkit dari tidurku “arhk … kau benar eomma … aku pingsan – “

‘foto itu …’ tiba – tiba saja aku mengingat foto itu

“eomma … songgun … dimana songgun eomma ? aku harus bertemu dengannya … ada sesuatu yang ingin aku tanyakan …”

Kulihat eomma menunduk dan tangisnya kembali pecah “songgun .. dia –“

Deg

Kuberlari cepat sekuat tenagaku menyusuri koridor tempat songgun dirawat

‘songgun … dia – keguguran …’ tangis eomma pecah saat mengatakan itu

Hanya itu yang kini memenuhi otokku . meskipun eomma berusaha menjegahku untuk bangun , tapi aku tetap meninggalkan kamarku dan berlari menuju instalasi kandungan

Tuhan ,,, kenapa kau mengambil bayiku disaat aku sudah mengingat semuanya . Ya , aku sudah ingat semuanya . Disaat aku pingsan tadi entah seperti melihat film dalam tidur , aku bisa melihat kembali semua kenangan bersama songgun . Dimulai dari kisah kami disekolah , perayaan hari jadi kami dan yang paling akhir aku ingat adalah pada saat kami bersama di sebuah butik busana pengantin . aku bisa melihat songgun mengenakan gaun pernikahan kami

‘saranghae yeobo …’ itu kata – kata terakhir songgun yang membuat aku tersadar dan mengingat semuanya

Hoshh hoshh – nafasku tercekal saat aku sudah sampai didepan kamar yang dimaksud eomma

‘andwae …!!  andwae …hiks ,,, kenapa kau tega melakukan itu padaku …andwae .. hiks ,,!!’

Kudengar suara itu begitu sesak menyayat hatiku . Air mataku jatuh begitu saja mendengar songgun meraung seperti itu

Cklek … kuberanikan diri untuk masuk meskipun seluruh syaraf dan tubuhku bergetar tanpa komando

Mata indah yang biasanya selalu tersenyum padaku kini penuh dengan kepedihan

“cha … chagiyaaa….” kakiku ikut bergetar saat menghampiri tubuh gadis yang kini wajahnya begitu pucat tapi masih bisa meronta- ronta mencoba melepaskan pegangan dokter itu

Songgun dan seorang dokter yang berusaha menenangkannya menoleh padaku

“op – oppaa .. hiks ,,”

^songgun pov

Entah dimana aku sekarang , yang pasti saat aku bangun aku hanya merasakan hawa dingin disekitar ruangan yang didominasi warna putih ini dan bau yang sangat menyengat

“euhh …” keluhku sakit diseluruh persendian tubuhku

“songgun-ah …” kutolehkan wajahku melihat siapa yang memanggilku

Aku tersenyum pada namja berjas putih itu “nichkhun-ah …eug ..” aku berusaha bangun , tapi dengan cepat nichkhun menahanku dan membaringkanku kembali

“jangan banyak bergerak eoh , kau masih lemah ..” nichkhun membelai sayang rambutku dan membenarkan lagi selimutku yang tersibak

Dia memang sahabat terbaik ku . aku beruntung bisa memiliki nichkhun yang selalu menyayangiku dan melindungiku . Walaupun kami sangat dekat tapi itu hanya sebatas teman dan saudara , tidak ada sedikitpun rasa cinta sebagai pasangan

Kini dia duduk disamping ranjangku “kau lapar emm … ? aku ambilkan sesuatu nde ?”

Aku menggeleng “ani nichkhun – ah perutku sedang – “ tak sadar kuraba perutku . Tunggu ada yang salah dengan perutku . Aku … aku tak bisa merasakannya

Deg … pikiranku berputar pada kejadian aku terjatuh di tangga tadi

“nich,,nichkhun-ah … apa yang terjadi – ?” tanya ku takut . Jantungku berdetak begitu cepat

Nichkhun sepertinya gelagapan mendengar pertanyaanku . aku semakin takut

“kau ,, ti-tidur saja nde … kau baik – baik saja ..e,,nanti aku jelaskan ” aku tau dia berbohong

Kupegang tangannya erat “nichkhun-ah …” mataku mulai berkaca – kaca . ada perasaan buruk yang sangat begitu terlihat dari gelagat nichkhun. Aku bangkit denga cepat “nichkhun-ah hiks … jebal ..”

“songgun …~” ia memanggilku sangat lirih

“dimana … dimana bayiku …”

Greppp …. dengan cepat ia memelukku “kau harus kuat songgun-ah … maaf … maafkan aku … aku tidak bisa melakukan apa – apa … lee uisa bilang … janin mu sudah tak bisa diselamatkan lagi .. jeongmal mianhae…”

Mendengar hal itu , air mataku begitu deras jatuh .“andwae …”lirihku penuh luka

Kurasakan nichkhun semakin erat memelukku “mianhae ,,, aku minta maaf song ..”

“andwae …” nafasku memburu mencoba melepaskan pelukan nichkhun

“songgun ah …” ia menahan tanganku

“andwae …!!  andwae …hiks ,,, kenapa kau tega melakukan itu padaku …andwae .. hiks ,,!!” aku lebih keras mendorong nichkhun

Entah setan dari mana , aku bisa meronta , berteriak seperti ini . Perasaan marah dan tak terima sudah memenuhi otakku

Tidak ,,, ini bukan salah nichkhun ataupun dokter lainnya . ini semua salah ku . aku tidak bisa menjaga bayiku sendiri tapi … aku tidak bisa membendung rasa kecewaku

“cha … chagiyaaa ..” kutolehkan pandanganku pada namja yang baru saja masuk . aku kira itu henry tapi tebakanku salah

Perlahan kurasakan pegangan nichkun semakin mengendur

“op oppaa hiks …” panggilku pada woobin oppa . melihat wajahnya semakin membuatku menangis begitu keras “hikss oppaaa ,,,” aku tidak bisa menjelaskan semuanya , aku tak bisa bilang kalau aku baru saja kehilangan bayiku – bayi kami

Woobin oppa berlari padaku dan memelukku “mianhae … jeongmal mianhae chagiya .. aku sudah meninggalkanmu ,,,, aku sudah gagal menjadi seorang ayah ,,,, aku memang namja yang tak berguna “

‘apa maksudnya itu ,, ? woobin oppa sudah tau ? apa dia sudah ingat ?’

“oppaa~ apa maksud oppa hiks …” aku melepaskan pelukannya

“baiklah ,, aku keluar dulu …woobin – ssi tolong jaga songgun” kata nichkhun menyela lalu kulihat ia keluar meninggalkan kami berdua

“oppa ?” tanyaku lagi

woobin mengelus sayang rambutku “nde .. aku suda ingat chagiya … saat dikantor tadi aku menemukan foto hasil usg mu … dan itu membuat aku ingat kembali padamu … mianhae mianhae ..” air matanya ikut turun membasahi pipi tegasnya

“hikss  benarkah itu oppa ?” tanganku terulur menghapus air matanya

Woobin meraih tangan ku yang sedang menghapus airmatanya “nde … benar chagiya …aku bisa mengingatmu lagi …”dia mencium tanganku

Entah aku harus senang atau sedih .. senang karena mengetahui woobin oppa bisa mengingatku lagi dan sedih karena telah kehilangan bayiku

“hiks mianhae oppa … kau pasti sangat kecewa padaku karena tak bisa menjaga bayi kita hiks ..”

“stttt … kau bicara apa eoh …aku tak menyalahkanmu sama sekali song …. mungkin bayi itu bukan takdir kita yang memilikinya emm … “ ia kembali memelukku

“mianhae ,,,” tetap hanya itu saja yang bisa aku ucapkan

“jika kau masih memingingkan bayi ,,, akan ku buatkan lagi untukmu …”

Aku tersenyum sedikit “aish oppa ..“ balasku lemas memukul punggungnya

Ia melepaskan pelukannya tapi tangannya masih melingkar dipinggangku “aku tak bercanda eoh … kita akan menikah secepatnya …” ia mengecup keningku “saranghae yeobo ..”

Aku tersenyum mendengar kata-kata itu “nado saranghae yeobo ..”

Cup …. kami mulai menciumi bibir kami satu sama lain mencoba menyalurkan kerinduan kami yang begitu besar

 

AND

 

Tara ,,,, gimana ending-nya ? uda dapet g ? atau malah garing sama sekali ? terlepas dari itu , thor tetap berterima kasih pada semua yang uda baca dan komen di ff buatan thor songG . Semua ff asli dari pemikiran otak dodol thor sendiri . Selain itu , hantu typo juga titip minta maaf karena sudah mengganggu selama perjalanan .

Semoga ketemu di ff selanjutnya nde

Posted on 26/06/2014, in Aktor. Bookmark the permalink. 19 Comments.

  1. Typo nya masih bertebaran,tapi over all aku suka dengan ending nya. Tetap semangat author

  2. ahhh so sweet bgt 😄

  3. ahhh so sweet. akhirnya bsa comment jg ^^ huhu

  4. ahh so sweet

  5. akhirny happy end. suka deh..
    sequelnya lg dong, proses pembuatan the 2nd baby. hihi ga sabar deh..
    gemes bgt sm woobin X3

  6. ya gantung thor jeongmal..
    gk krenkn klu blm liat mreka nikah
    sequel thor

  7. happy ending sihh tp sayang song nya keguguran, coba gk keguguran pasti lebih happy lagi 🙂

  8. masih mau kalo dikasih sequel, Thor. Hehe..

  9. itaningrum_sparkyu

    akhr crita yg cukp realistis dan tdk mengecewakn. Emang benr trkdag kita hrs khilgn sesuatu dl br dpt suatu yg laen. Ff ni trmsuk yg slalu aq tggu walaupun kmrin aq jarg comnt *mian thor* krn tmbol hp yg lg abal”.

    Smnjk bis nntn The Heirs kmarn aq jd kesemsem ma si Kim Wobin jd pas bgt deh nemu ff yg main castx si bang wobin plus dgn alur crita yg yah…mnvrt aq bgus ko. So author klo smpt buatlah lg sequelx dgn crita
    2nd babyx Wobin-Song.

    Gomawo^^

  10. Punjang tapi puaas dengan endingnya.gumawo authornim.

  11. bagus…lanjut dong… yayaya

  12. ending nya keren bgt pi syang bayi nya song ke guguran huft….adain squel nya lg dong

  13. akhirnya ingat juga, tp mereka kehilangan calon anak, tp bisa buat lagi sih

  14. keren kok… aku suka endingnya.. squel lg dong … heeheeehee 🙂

  15. ahhh thor endnnya kurang nendang .. kurang giman gituu .. sequel dong thor jarang jarang ada ffnya woobin .. sequel yh author kan baik ..

  16. Ahhhhh Daebakkk keren banget thorr ini ff keren super kerennn >< smpah ga kebayang bangettt btw itu end thor bkn and wkkwkw :v *abaikan

  17. thor sequel dong huh>___< /maksa

  18. suka banget ih ff nya>_<

  19. suka sama ceritanyaaa, tapi masih banyak typoo. keren pokonyaa penasaran sama nickhunnya dongheheheh

Jangan lupa komennya..!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: