DUMB & NERD…?! [Part 1]

kyu ff nc yadong

Title: DUMB & NERD…?!

Author: mizzMK / @mishil_shin

Genre: Series, Humor, Sad, romance, etc..

*Cast:

– Shin Hwayoung (OC)

– Cho Kyuhyun

*Other Cast:

Lee Hyukjae, Choi siwon, Shim Changmin, Yesung, Shindong, Lee donghae, dll

Annyeong chingu *bow^^.. choneun Misil imnida.. ini adalah FF buatanku bukan yg pertama sih tapi ini pertama kalinya saya publish ff yg sudah menjamur d pc saya hehe.. untuk typo mohon maaf ya….HAPPY READING^^

*Desclimer:

Semua isi cerita ini asli dan bisa dipertanggung jawabkan ini punya diriku ASLI..^^

Di sini bercerita Kyuhyun sama Hwayoung yang sama-sama menyamar di satu sekolah yang sama menjadi seorang yg bisa dibilang jauh dari kehidupan nyata mereka. Saking sering jadi korban bully merekapun akhirnya jatuh cinta di kondisi yg tidak pas.

 

Banyak yang tahu tentang pepatah lama JODOH ITU DITANGAN TUHAN. Siapapun orangnya, meskipun dia bukanlah pilihan kita, itu tetaplah rencana tuhan. Bagaimana kalian bertemu? Dan dengan cara apa kalian bertemu?. Jika suatu saat kalian berada dalam satu tali sakral yang sudah ditentukan oleh NYA, maka sudah itulah hadiah dari Tuhan untuk kalian jaga.

……………..

 

*SINHWA University*

Nampak seorang yeoja tengah merengut. Bagaimana tidak, sudah hampir satu, dua jam dia dan anggota gengnya bermain TOD atau yang lebih dikenal dengan Truth or Dare, namun sepertinya dewi fortuna belum berpihak padanya. Pasalnya sudah 4x arah penunjuk selalu mengarah padanya membuat gadis itu mau tidak mau menerima hadiah nya.

Hwayoung Pov*

DAMN! Sudah hampir lima kali botol sialan itu terus saja mengarah ke arahku. Seperti ayam potong yang baru dicabut bulunya, semua rahasia terbesar dan terdalam yang kusimpan terbongkar sudah.

“Youngie-ah, jawab aku. Apa kau menggunakan pakaian dalammu dengan lengkap jika tidur?”. MWOOOOO…pertanyaan gila macam apalagi ini sekarang. Seketika mukaku terasa seperti terbakar. Shin hwayoung sepertinya setelah ini kau harus pindah ke negara lain mengasingkan diri sebelum kau gila karena ulah mereka.

“eopso..” jawabku datar, ini benar-benar membuatku malu. Kulihat para namja mesum ini melongo mendengar jawabanku barusan.

“sekarang giliranku” Yesung mencoba memecahkan keheningan sesaat. “Youngie-ah, sekarang kau memakai bra dan cd berwarna apa?”, tanya Yesung sambil tersenyum horror ditambah wajahnya yang terlihat innocent.

“….” hening.

“ARRRRRRRGHHHH.. YAKKK..!! kalian cari mati ya? Kenapa daritadi pakaian dalamku saja yang kalian urus?!” akhirnya emosiku terluapkan. Ketiga kunyuk itu terdiam sesaat, bahkan tidak ada wajah ketakutan atau bersalah dari mereka.

“jangan-jangan,….kau..malahhh.. TIDAK PAKAI UNDERWARE JUGA??”

1

2

3

“LEEEEE HYUK JAEEEEE….. MATI KALIANNNN SEMUAAA…!!!”

 

*Skip*

 

Sementra itu di tempat lain juga merupakan salah satu universitas ternama, yah bisa dibilang saingan SINHWA Univ. sebut saja namanya KYUNGHEE Univ. beberapa mobil sport mewah terlihat tengah memarkir di depan halaman kampus tersebut. Bak seorang artis holywood mobil-mobil itu selalu ramai dikerumuni banyak orang, terutama para yeoja, dan mereka juga tidak tanggung-tanggung berhisteris ria saat salah satu sang empunya mobil keluar.

Ya.. CHO KYUHYUN, anak seorang pemilik perusahaan CH.Corp, sebuah perusahaan terbesar di skala International. Ayah Kyuhyun juga yang mendirikan Kyunghee University bersama beberapa rekan bisnisnya.

“awwwww…Kyuhyun Oppa..!!saranghae..nan jeongmal saranghae….”, Nampak seorang yeoja berteriak histeris seolah-olah yg dilihatnya adalah seorang dewa dari surga. Namun sayang teriakan itu bagai suara kereta express yg tidak berarti, Kyuhyun dan 2 sahabatnya tetap berlalu seperti biasa.

 

 

 

*Kyuhyun Pov*

Astagaaa, mereka itu manusia atau bukan sih?! Kenapa suara mereka hampir mirip spiker rusak, untung aku memasang earphone, YAHHH meskipun tidak ada alunan musiknya paling tidak ini bisa mencegahku dari tingkat ketulian usia dini -..-“. oh iya aku rasa, aku tidak perlu memperkenalkan diriku lagi. Dari teriakan salah satu fans gilaku, kalian pasti sudah tau. KYUHYUN..namaku CHO KYUHYUN, masalah status biar kupertegas. Ayahku Cho Seunghwan, adalah pemilik perusahaan ternama di ranah international, aku anak bungsu dari dua bersaudara. Nunna ku Cho Ahra sekarang tengah membukausaha butiknya di prancis, meskipun hasil rancangannya menurutku standar hehehe…

Itulah sekilas biodataku dan para yeoja setengah macan tadi bisa dibilang fansku, aku sendiri tidak tahu kenapa mereka menggilaiku, padahal aku tidak gila(?). walhasil aku harus selalu meutup telingaku dengan earphoneku ini setiap turun dari mobil, tidak lucukan kalau namja tampan, berkarisma, kaya raya dan TOP sepertiku tuli karna terlalu sering diteriaki(?!).

“Yakk..Kyuhyunah, aku rasa kau cocok sekali jadiseorang model atau aktor haha..” kata Changmin sambil merangkulku. Disini aku hanya memiliki 2 orang sahabat, itupun mereka sahabatku sejak kecil. Shim Changmin dan Choi Siwon, ayah mereka juga merupakan kolega bisnis ayahku.

“dia benar Kyu-ah, bahkan aku saja kalah pamor denganmu”. timpal Siwon. “sayangnya aku tidakberminat, mereka dan suara mereka membuatku risih dan hampir tuli, dasar mengganggu.” jawabku datar, sedangkan kedua sohibku malah tertawa dengan jawabanku.

Kami sampai di kelas, di sini kami istimewa sehingga memiliki ruang belajar khusus dan hanya kami bertiga yg boleh tempati. Kulihat malas beberapa surat yg sudah kuduga adalah surat cinta dan beberapa bingkisan sudah tersusun rapih di atas mejaku.

“woah.. untuk kesekian kali hadiah para fans sudah menanti”. Celetuk Siwon sembari melirik ke mejaku. “aku heran padahal ini bukan hari valentine atau natal, tapi kenapa bungkusan-bungkusan ini mencolok sekali ya?”. Kulihat Changmin juga sibuk memperhatikan bingkisan miliknya. “yakk siwon-ah kenapa mejamu cuman ada setangkai bunga saja?”. Kulihat meja Siwon hanya ada setangkai lili putih putih terbungkus manis dengan pita biru sebagai hiasan. Siwon hanya menggedikkan bahunya santai.

*Kyuhyun Pov’s end*

 

****

‘KRINGGGGG….KRINGG….’ bel mata pelajaran akhir menggemakan seisi sekolah, terlihat semua murid dengan semangat berhamburan keluar dari kelas masing-masing, tidak terkecuali Hwayoung dan kawan-kawannya yang memang sudah sangat suntuk sedari tadi. Hwayoung a.k.a Park Hwayoung mahasiswi semeter 5 jurusan kedokteran, anak bungsuu dari 2 bersaudara. Oppanya Shin donghae, adalah seorang pemilik restoran cepat saji yg terkenal. Orangtua mereka sudah meninggal 3 tahun lalu akibat kecelakaan pesawat. Untunglah Hwayoung memiliki sahabat-sahabat yg sangat setia kawan, meskipun terkadang otak mereka agak sedikit yadong.

Baru saja yeoja itu bergabung dengan sahabat-sahabatnya, tiba-tiba handphonenya berbunyi. Seketika raut wajahnya berubah sedikit flat namun terkesan dingin.

“ne, arraseo aku pulang.” Segera ia memutuskan telefon tanpa menunggu respon dari suara di seberangnya. Hyukjae dan kawanannya hanya memandang gadis itu dengan tatapan bingung. “ada apa?” tanya Donghae. Gadis itu hanya menghela nafas kasar. Dan tanpa bertanya lagi mereka sudah tau masalahnya. PERJODOHAN, ya kalimat itulah yg ada diotak mereka. Shin Hwayoung, gadis itu memang sudah lama dijodohkan oleh kerabat almarhum ayahnya.

 

*Flashback*

“eomma..” yeoja berusia 17 tahun terlihat berlari kecil menghampiri kedua orangtuanya. “wae, aku dengar ada hal penting yg ingin kalian sampaikan” lanjut yeoja itu dengan santai, tanpa sadar ekspresi kedua orangtuanya yang mulai serius.

“lansung saja Youngie, appa tanya apa sekarang kau sudah punya namjachingu, atau mungkin ada namja yg kau sukai?” tanya appa Hwayoung membuat gadis itu lansung tersedak dan hampir memuntahkan isi mulutnya.

“aigooo baru ditanya begitu kau sudah seperti ini bagaimana kalau kau dengar berita dari appa, aku yakin kau pasti terkena struk ringan” celetuk sang kakak yg lansung mendapat tatapan maut gratis dari sang adik. Yeoja itu kembali melihat orangtuanya, menatap bingung. ‘perasaanku mulai tidak enak’ batinnya.

 

Dilihatnya sang appa menghela nafas berat. “ani.. aku belum memikirkan namjachingu ataupun berfikir untuk menyukai seseorang untuk saat ini” jawab Hwayoung, “aku ingin fokus dengan sekolahku dulu, lagipula tumben sekali kalau kalian menanyakan hal itu, ada apa?” lanjutnya.

“gurae lansung saja, berhubung kau juga belum memiliki namjachingu. Appa ingin menjodohkanmu dengan anak kerabat appa. Kebetulan appanya juga sahabat ayah sejak kecil dan kami sepakat menjodohkanmu di usiamu ke-22 nanti Youngie~ah dan appa harap kau tidak menolak”.

 

JDERRRRRR….

 

Seperti disambar petir.’ MWO??? DIJODOHKAN??? MERRIED??? Astagaa mimpi aku semalam tahun berapa ini? Kenapa masih ada saja perjodohan di era moderenisasi seperti ini?’ Hwayoung membatin. Sungguh ia tidak ingin dijodohkan meskipun masih jauh dari usia yg ditargetkan tapi tetap saja ia tidak mau. Dalam otaknya ia sudah membayangkan seperti apa calon suaminya, pastilah pria dingin yg playboy dengan pacar banyak, kasar dan aneka pemikiran negatif lainnya. Tidak, ia T-I-D-A-K-M-A-U.

“hajiman, kenapa harus aku, bahkan shindong oppa belum menikah, kenapa aku yg dicarikan jodoh?. Shireo! Nan shireoyeo! (tidak! Aku tidak mau!)” tanpa menunggu respon gadis itu lansung pergi. Sang appa yg terlanjur emosi seketika berdiri. “terserah, appa akan tetapmenjodohkan kalian, suka tidak suka.” Teriak sang appa namun tetap diacuhkan sang putri.

*Flashback end*

 

*Hwayoung pov*

Kukira perjodohan itu sudah tidak ada lagi semenjak appa dan eomma meniggal, tapi dugaanku salah. Justru orangtua calon suamiku yg tidak kuketahui asal usulnya itu meminta agar perjodohan ini tetap berjalan sebagaimana mestinya. Mereka meminta kepada samchon dan imoku dengan alasan bahwa perjodohan itu termasuk dalam kategori keharusan, konyol bukan??.

.“ada apa?” tanya Donghae,sedangkan aku hanya bisa mendengus kasar dan mereka lansung paham apa masalahku. “bukannya orangtuamu sudah meninggal, kukira perjodohan itu tidak mungkin diteruskan?” lanjutnya. Aku memandangnya sekilas betapa aku sangat suka memandang kedua mata sahabatku itu.

Well, sebetulnya sudah sejak lama aku menyukai Donghae namun aku kalah cepat. Dia sudah memilih yeoja lain yaitu Im Yoona teman sekelasku.

“awalnya iya, tapi mereka bersikukuh ingin perjodohan itu diteruskan dengan alasan itu amanat dan harus dijalankan. Dan lebih menyedihkannya, paman, bibi, dan oppaku setuju” ucapku lemas sedangkan dia hanya mengangguk.

“gureom, neo eottokhae? (jadi kamu bagaimana)” timpal Yesung. Aku hanya menggeleng pasrah, “kata imo ku mereka sudah menungguku dirumah dan aku disuruh cepat pulang” lanjutku. Mereka mengangguk lagi sambilmenatapku prihatin, seolah mengisyaratkan agar aku tabah, membuatku bertambah lusuh.

*Hwayoung pov’end*

 

Hwayoung berlari kecilmenuju ruang tamu dan setibanya disana ia menangkap sosok pasangan paruh baya yg mungkin seumur dengan orangtuanya tengah memandang sosoknya juga. “ahh, iya, Tuan cho dan Nyonya cho kenalkan ini kemenakan kami, ini Shin Hwayoung”. Kulihat Nyonya cho lansung tersenyum sumringah sambil menghampiriku.

“aigoo… jadi ini uri Youngie, yeoppo.. neomu yeoppunde” (bayangin ekspresi nyonya Cho mirip sama mamanya Baek Sungjobdi playfull kiss -_-“). Seketika Nyonya Cho lansung memeluk Hwayoung yg masih membatu ditempatnya. Dia betul-betul bingung harus bagaimana, sedangkan calon mertuanya sudah senang setengah mati.

“ige?” Tanyanya bingung. Dilihatnya semua penghuni rumah mulai dri bibinya, paman,oppa, tuan cho hingga kembali ke Nonya Cho dengan senyumnya yg masih mengembang. Nyonya Cho menganggung antusias, begitu juga yg lain.

“ne, aku, ibumu, ehh ani lebih tepatnya calon Ibu mertuamu” jawab Nyonya cho seolah tahu apa yg dipikiran gadis itu sambil memberi penekanan pada kata ‘calon ibu mertua’ padanya. Sedangkan Hwayoung hanya bisa pasrah sambil memasang senyum aneh hingga acara pertemuannya selesai.

>>SKIP<<

“eotte, oppa rasa mereka keluarga yg baik. Tadinya oppa agak ragu hajiman melihat Cho ahjjuma tadi sepertinya dugaan oppa salah”. tutur Shindong pada adik satu-satunya, sedangkan Hwayoung masih sibuk dengan laptopnya lansung memutar kursinya menghadap oppanya.

“oppa, kenapa aku tadi tidak melihat putra Cho ahjjuma.?”

“wae, jangan bilang kalau kau sudah mulai penasaran hmm?.” Hwayoung memutar bola matanya kesal membuat Shindong terkikik. Baru Shindong beranjak keluar kamar, Hwayoung kembali memanggilnya.

“wae?” tanya Shindong. Bukan menjawab, gadis itu malah menarik lengan namja itu, membuatnya lembali duduk di kasurnya. “waeyo? Yak! Kau itu kenapa?” tanya Shindong kesal. Hwayoung tersenyum sedangkan namja itu menatap aneh adiknya.

“oppa, 2 bulan lagi usiaku genap 22 tahun bukan? Aku punya satu permintaan. Aku mau…-“

 

>>Skip In Cho House<<

*Kyuhyun Pov*

Rasanya melelahkan sekali seperti inilah aku kalau waktu senggang, pergi bersenang-senang dengan dua sahabatku dan pastinya besama Yeonji yeojachinguku. Kuedarkan pandanganku ke seisi rumah sepertinya tempat ini sepi, apa penghuninya sudah musnah? Biarlah, toh rumah ini memang selalu sepi. Kulangkahkan kakiku menuju kamarku di lantai dua, namun belum beberapa langkah tiba-tiba ibuku memanggilku.

“oh, Putraku sudah pulang” sambut ibuku dengan senyum khasnya. Hufft.. memang begitulah kelakuan ibuku suka berlebihan. “kemarilah ibu mau bicara sesuatu” lanjutnya yg sudah duduk disofa dan aku sudah bisa menebak apa yg ingin dia bicarakan.

“ada apa eomma, apa tidak bisa dibahas besok?” sahutku malas. Kulihat ibuku menggeleng. “memang masalah apa?”. Lanjutku. “emm.. begini, eomma mau membahas masalah perjodohanmu dengan anak sahabat eomma.”

GOTCHA!!! Tepat seperti dugaanku. Lagi-lagi masalah itu.

“eomma sudah bertemu dengan calon istrimu tadi siang, aigoooo.. neomu kyeoptta Kyu, eomma tidak sabar ingin cepat-cepat menjadikannya sebagai menantu eomma.” Aku hanya bisa menghela nafas lelah saja. “kukira bukannya perjodohan itu batal karena orangtuanya meninggal?”. Kulirik eomma yg kembali menggeleng.

“awalnya begitu tapi menurut eomma dan appa justru perjodohn ini harus tetap berjalan karena kami sudah membuat kesepakatan dengan mendiang orangtua Hwayoung dulu dan akhirnya kami memutuskan tetap menjalankan perjodohanmu ini”. Jelas eomma pajang lebar. “nugu?? Hwayoung? Apa dia nama calon istriku?”. Eomma mengangguk ditambah senyumnya yg semakin melebar karena aku menyebut nama yeoja itu.

“sudahlah eomma jangan tersenyum begitu nanti bibirmu bisa sobek, bisa-bisa appa mengira eomma hantu lagi”. “YAKKK..!! dasar anak kurang ajar berani-beraninya berkata seperti itu pada eommamu. Memangnya kau sudah siap mendapat eomma baru HAHH??!! Dasar anak bodoh”. Akhirnya wanita tua ini membalas ucapanku juga setelah daritadi hanya menggeleng dan mengangguk saja.

“jadi eotte? Kau setuju kan Kyu? Eomma harap tidak ada penolakkan kau tau kan hingga usiamu sekarang ini eomma tidak pernah meminta sesuatu terhadapmu. Kalaupun kau tidak bisa menerima dengan perasaanmu saat ini paling tidak pikirkan eomma. Anggap saja kalau ini permintaan terakhir eomma Kyu”.

Aishhhh kalau sudah berakting begini mana bisa aku menolak, lagipula tidak ada pilihan menolak kecuali kalau aku mengajukan syarat sebagai bahan deal. Chakkaman!! Syarat?? Seketika setan dalam diriku tertawa atau menyeringai licik lebih tepatnya.

“arraseo eomma, aku mau tapi aku punya syarat untuk itu”.

Ne? Syarat? Syarat apa lagi yg kau ajukan?

“ehm..ehm.. begini, usiaku sekarang belum 23 tahun, jadi..-“

“tapi dua bulan lagi kan kau 23 tahun kyu” potong eomma. “aihh eomma jangan potong dulu ucapanku, aku belum selesai tau.” Balasku kesal, “arra, arra, lanjutkan” sahut eomma.

“begini karena usiaku belum 23 tahun jadi aku ma..-“

“Yakk… kau itu ribet sekali sih!! Lansung pada intinya saja, kau mau syarat apa?.” Aishhh eomma betul-betul menyebalkan.

“1 bulan, yaps, 1 bulan. Aku mau mencari jati diriku sekaligus mencari wanita yg tepat untukku selama 1 bulan, kalau tidak bisa kutemukan dalam waktu sesingkat itu. Aku akan menerima tawaran eomma, kalau perlu kami menikah tepat pada hari ulangtahunku, eotte?”

TIK..TOK..

TIK..TOK..

TIK..TOK..

HENING..!!

“okey, hanya satu bulan dengan CATATAN, kau mencari jati diri tidak dengan dirimu sekarang, eotte?.” Sekarang bisa kulihat seringaian iblisku pindah ke eommaku. Aku terdiam mencerna kata-katanya barusan, apa maksudnya tidak dengan diriku sekarang?

“baik eomma jelaskan, begini, kau bilang mau mencari jati diri dan wanita yg cocok denganmu sebelum dijodohkan bukan? Kau eomma izinkan seperti itu selama sebulan, tapi kau tidak boleh berpenampilan sebagai Cho Kyuhyun anak eomma. Kau harus menyamar sebagai orang lain. Eomma tantang kau bisa mendapatkan pengganti Hwayoung dalam satu bulan dengan penampilan layaknya pria desa, culun, kutu buku, berkacamata, dan serba pas-pasan, atau apapun bagaimana? Kalau kau tidak setuju maka syarat kita batalkan dan pernikahan dipercepat.”

MWOOOO???!!!!

Aku melongo mendengar penjelasan eomma, betul-betul pecinta drama seri terbaik. Bagaimana bisa aku mengubah penampilanku seperti itu, lalu bagaimana nanti yeoja-yeoja bisa mendekatiku sedangkan penampilanku saja sudah bisa kubayangkan dan membuatku ingin menyiram diriku dengan air keras saat ini juga.

“ingat Kyu kau mencari jati diri dan yeoja yg menjadi pasanganmu tidaklah mudah. Kau harus betul-betul mendapatkan yg tulus mencintaimu apa adanya mencintai kekuranganmu bukan mencitai lebihmu saja. Karena itu juga cara yg dipakai appamu saat itu, dan eomma betul-betul tidak tahu kalau appamu ternyata seorang anak pengusaha besar.” Jelas eommaku lagi seolah tau apa yg ada dalam pikiranku saat ini.

“baiklah, aku setuju, aku setuju mulai minggu depan eomma carikan aku universitas yg berkualitas dan rubahlah identitasku” seruku mantab. Eommaku tersenyum kemudian meninggalkanku, namun berbalik lagi.

“Kalau begitu semua orang bisa dan percayalah kau tidak akan bertahan lama jika seperti itu. Ingat selama penyamaran jangan pernah kau beritahu siapapun mengenai identitasmu, arra?.” Aku mengangguk dan eomma lansung meninggalkanku sambil tersenyum.

*Kyuhyun Pov’s End*

“WHATSSSSS…???!!! ARE U CRAZZY?.” Sontak terikan Donghae dkk menghebohkan seisi kampus. Hwayoung memutar bola matanya malas. “yak, apa kau yakin eoh? Bagaimna bisa kau..aishh.” Eunhyuk mengacak-acak rambutnya gusar, namun lagi-lagi orang yg jadi sasaran tembak hanya bersikap santai. “YAK.. kalian ribut sekali, malu dilihat orang seisi kantin. Lagipula hanya 1 bulan tidak selamanya arra” ketus Hwayoung.

**flashback**

. Baru Shindong beranjak keluar kamar, Hwayoung kembali memanggilnya.

“wae?” tanya Shindong. Bukan menjawab, gadis itu maah menarik lengan namja itu, membuatnya lembali duduk di kasurnya. “waeyo? Yak! Kau itu kenapa?” tanya Shindong kesal. Hwayoung tersenyum sedangkan namja itu menatap aneh adiknya.

“oppa, 2 bulan lagi usiaku genap 22 tahun bukan? Aku punya satu permintaan. Aku mau..” Hwayoung menggantungkan kalimatnya sambil terseyum evil. Shindong menatapnya sedikit ngeri melihat adiknya mendadak aneh.

“palliwa, kau mau bicara apa, aku sibuk tidak bisa melayanimu terlalu lama?.” “aku punya permintaan.” Seketika lampu kuning menyala di ats kepala Hwayoung.

“sebelum usiaku 22 tahun, aku mau bersenang-senang dulu bisa kan?.” Shindong hanya memutar bolamatanya sambil berdecak. “kau ini berapa usiamu jangan seperti anak-anak.” “ani, bukan begitu berhubung perjodohan ini belum berlansung, aku mau oppa mengizinkanku untuk mencari pasanganku terlebih dahulu bagaimana?”

“kau itu bicara apa, oppa tidak mengerti, kau terlalu berbelat-belit” kesal Shindong melihat tingkah laku adiknya yg semakin aneh dimatanya. Hwayoung mendengus kesal. “begini, beri aku waktu 1 bulan. Ya, hanya 1 bulan aku mau menyamar agar bisa mendapatkan pasanganku. Kalau dalam 1 bulan aku bisa menemukan namjachingu, maka aku mau perjodohanku dibatalkan bagaimana? Apa oppa setuju?.”

Shindong terkejut mendengar tawaran adiknya. Dengan tegas ia menggeleng. “shireo! Oppa tidak setuju.” Sahutnya tegas. “ayolah oppa hanya sebulan, kalau dalam satu bulan tidak ada hasil maka aku siap dijodohkan, bahkan kalau perlu aku akan informasikan acara perjodohanku di hadapan seluruh siswa di kampusku, bagaimana? Hanya 1 bulan oppa, jebbalyeo.” Shindong kembali menatap adiknya yg sudah memelas dengan panda eye di hadapannya. Hahhh .. kalau sudah begitu dia sudah pasti tidak tega.

“arra, arra, berhenti memandangku dengan piggi eye begitu.” “YAKK OPPA..!! ini panda eye bukan piggy isshh.” Gerutu Hwayoung. Shindong hanya tersenyum tipis namun kembali bersifat semula lagi. “1 bulan aku izinkan saengku ini. Kebetulan aku punya kerabat di salah satu kampus aku akan mendaftarkan kau disana, hajiman kau menyamar sebagai apa memangnya?”

Hwayoung terlihat berfikir sejenak dan lagi-lagi lampu kuning menyala diatas kepalanya. “mungkin bisu..ya, oppa aku mungkin akan menyamar sebagai gadis bisu. Aku mau tau kalau aku berperan sebagai gadis culun nan bisu kira – kira ada yg naksir denganku tidak? Atau jadi gadis cacat, pokonya aku akan menyamar.” Shindong hanya melongo cengo mendengar ucapan adiknya itu. You’re really freaky girl batin shindong sambil menggeleng pelan.

“geurreseo, eoh, jadilah aggasi yg bisu kenapa tidak sekalian juga jadi gadis desa yg sedkit norak atau gadis cacat mungkin.” “aha! Ide yg bagus oppa. Baiklah, mulai minggu depan aku akan menjadi sigadis bisu yg norak ha..ha..ha..” seru Hwayoung dengan seringaiannya yg khas membuat Shindong kembali merinding kemudian kabur ke kamarnya.

 

*flashback end*

 

“guys.. bersiaplah untuk minggu depan, doakan aku”. Seru Hwayoung dengan semangat membara, sedangkan ketiga sahabatnya hanya memasang tampang cengo dan bloon mereka.

 

TBC~

 

Gimana chingu? Kalau RCL please.. kalau bagus akan aku lanjutkan ke part 2 nya ya , saran & kritik akan selalu ditunggu sebagai motivasi dan evaluasi dalam membuat epep hahai.. okey see you on next chapt, BYE!! 🙂

Advertisements

About Yadong Fanfic Indo

Fun...Fun.. and Fun...

Posted on 11/07/2014, in FF, Super Junior and tagged . Bookmark the permalink. 13 Comments.

  1. lucu aku suka ffnya..
    bakalan seru nih kaynya.

  2. kereeeeen thooor^^

  3. gila aja si kyuhyun jadi namja cupu, tapi kyu oppa masih tetap keren

  4. Salam kenal chingu!

  5. hay, aku new reader! Salam kenal y ^^. Ceritanya bagus banget.. Lucu,.aku baca sampe ngakak.. Hahahaha. Baru kali ini nemu jalan cerita yng unik gini.. Jadi penasaran baca part selanjutnya! Terus berkarya y, fighting! ^^

  6. bkin penasaran !!

  7. Suki no gara

    Ha ha ha gk kbayang gimana jadinya, gk taw tuh mungkin author lagi maw jelekin kyu oppa..

  8. Annyeong,, hwa kyaknya critanya keren nich,, udah penasaran ama part 2, apa kyu dan hwayoung 1 kampus ya hemmm………

  9. ah kyknya aku ngerti
    aduh makin penasaran

  10. Keren bgtz, good luck chingu….:)

  11. hahahaha….lucu bgt….

Jangan lupa komennya..!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: