Love Love Love (Please Say No To Other Sequel)

love 2

Autor               : song_G1004

Title                 : Love love love

Sequel              : Please, say no to other

The cast           : Kang songgun (oc)

Kim woobin (actor)

Other cast

Rating              : +21

Genre               : NC and romantic

Annyeong …. Berhubung di ff sebelumnya (PSNTO-3) banyak yang komen minta sequel , akhirnya author songG kembali hadir membawakan ff ini . Semoga suka nde dan sesuai harapan alurnya . Gamsahamnida~ ~ ~

===

Mentari mulai merangkak naik dan langitpun perlahan berubah menjadi bitu cerah . Semburat sinar kekuningan khas pagi hari pun tak luput dari sorot pandang seorang yeoja yang kini tengah duduk termenung disebuah taman rumah sakit. Termenung mungkin menjadi aktifitas barunya setelah yeoja itu kehilangan sosok yang sangat ia sayangi sepekan lalu.

Tanpa yeoja itu sadari , seorang namja yang berdiri tidak jauh darinya tengah memperhatikan semua gerak-gerik yeoja dari belakang

Namja yang memakai kaos hitam polos dan jeans navy itupun menatap sedih dan perlahan mendekati yeoja yang kini memakai baju pasien berwarna birunya

“disini kau rupanya chagiya ~“ kata namja itu yang langsung duduk disamping yeoja itu yang membuatnya sedikit tersentak. Tak lupa paperbag yang dibawa namja itu ia letakkan disampingnya

“ishhh woobin oppa … kau selalu saja mengagetkanku “ yeoja itu memukul ringan lengan woobin

Woobin merangkul bahu songgun kemudian “ini masih jam enam pagi tapi kenapa kau sudah keluar kamar emm ..” woobin menggenggam tangan songgun “lihat , kau membuat tanganmu dingin ..”

Songgun tersenyum “gwenchana oppa , aku bosan dikamar terus . Jadi aku putuskan untuk jalan-jalan disekitar taman . Lagipula kamarku kan tak seberapa jauh dari sini” songgun merentangkan kedua tangannya dan memejamkan matanya“hemmm udaranya bersih ….”

Woobin mengelus sayang pipi songgun tapi tagannya merasakan kulit yeojanya yang basah “chagiya , kau menangis lagi em “ woobin memandang sedih songgun

“eh nde ?” songgun memegang pipinya sendiri “ah aku ketahuan “ senyumnya sedikit ia sunggingkan dengan terpaksa dan memalingkan wajahnya tidak melihat woobin

Tangan woobin terulur memegang dahu songgun untuk menghadapkan kearahnya “chagiya.”

Songgun tak bisa mengendalikan rahang bawahnya yang mulai bergetar  “aku merindukannya oppa “ songgun menunduk sedih meraba perutnya

Grep , woobin memeluk kepala songgun cepat membuat yeojanya itu semakin terisak

“hikss… mianhae oppa aku menangis lagi , aku tak bisa melupakannya hikss” tangan songgun mencengkram erat ujung kaos woobin menyalurkan kesedihannya

Woobin membelai rambut songgun“emm gwenchana “

“aku melanggar janjiku untuk tidak menangis lagi “songgun melepas pelukannya

Woobin menghapus air mata songgun dengan ibu jarinya“ kau tau chagiya .. seorang bayi yang meninggal didalam rahim ibunya akan menjadi malaikat pelindung bagi orang tuanya ?”

Songgun menggeleng “ani .. tapi bukannya bayi yang meninggal dalam kandungan akan berengkarnasi menjadi seorang bayi untuk keluarga yang dermawan oppa ?” nadanya serak khas seperti orang setelah menangis

Woobin mengerutkan keningnya “dari mana kau tau itu em?”

“aku pernah membaca novelnya “

“aigo. jadi kau lebih mempercayai novel dari pada percaya padaku emm “ woobin mencubit pipi song gemas “kau lebih suka anak kita memanggil orang lain eomma dari pada menjadi malaikat kita eoh”

Songgun terdiam sebentar , ia berfikir bahwa perkataan woobin benar

“oh ? ani ani .. aku tak mau anakku memanggil orang lain eomma karena hanya aku eommanya oppa . Baiklah aku percaya padamu saja “

Woobin tertawa mendengar nada bicara songgun seperti anak kecil yang seakan-akan percaya dengan peri gigi

“kalau begitu , mulai sekarang kau tak boleh bersedih lagi eoh , mungkin sekarang anak kita sedang memperhatikan dari atas surga sana “ tunjuk woobin keatas langit

Songgun mendongak “em baiklah oppa , aku tak akan menangis lagi mulai sekarang. “

‘Eomma yakin kelak kita pasti akan bertemu sayang ..’ kata hati songgun

“oppa membawakan sesuatu untukmu ?” woobin mengambil paperbag disampingnya dan mengambil sebuah termos kecil dari dalam paperbag “eomma menyuruhku untuk memberikan ini untukmu” woobin menuangkan isi termos itu ketutupnya yang bisa dijadikan gelas

“wahh.. syrup jahe kesukaanku , itu akan membantu meghangatkan perutku “ songgun menerima gelasnya lalu meminumnya “ahh ini benar-benar hangat .. gomawo oppa “ songgun mengecup dahi woobin kemuudian

“sama – sama chagiya ..tambah nde ?” tawar woobin , songgun pun mengangguk senang

“oh ya oppa , ini sudah sepekan aku dirumah sakit tapi kenapa lee uisa tidak memperbolehkanku pulang ? kau tau , aku sangat bosan “ kata songgun sebelum meminum syrup jahenya lagi

“aku yang menyuruh lee uisa untuk menahanmu disini . Jika kau pulang tak akan ada yang menjagamu . Appanim dan henry sedang sibuk mengurus proyek baru diperusahaan , sementara aku juga sibuk dikantor”

Songgun mengerucutkan bibirnya “aish aku baik dan tak perlu dijaga”

“aku tak peduli … kau masih harus istirahat banyak. Jika perlu kau berhenti bekerja saja “

“mwo ? aniyo ~ .. aku tidak mau — hoammm..” tiba-tiba saja rasa kantuk menghampiri songgun “emm oppa kenapa mataku “ songgun mengucek matanya yang mulai berat

Woobin tersenyum kecil ikut mengusap mata songgun . Sebenarnya ada arti terselubung dari senyuman itu “kau mengantuk chagi , jangan bilang kau tidak bisa tidur lagi semalam “

Kepala songgun berulang-ulang terjatuh karena menahan kantuknya. Maka dari itu songgun menyandarkan kepalanya dibahu woobin  “hoammm – aku tidur cepat semalam oppa . Kau yang menjagaku semalam kan , kau semestinya tau itu . tapi kenapa hoaam” songgun tidak berhenti menguap

“emm kita pindah kekamar nde , kajja aku gendong “ woobin melingkarkan lengan songgun kelehernya dan bersiap untuk menggendong songgun

“nde terserah oppa saja emm” songgun begitu lemah saat lengannya memeluk erat tengkuk woobin  “aku mengantuk se-ka-li” itu kata-kata terakhir songgun sebelum ia benar-benar terlelap

“chagiya ~ “woobin mengguncang tubuh songgun tapi songgun tidak bergeming. Setelah memastikan songgun sudah terlelap dalam pangkuannya , woobin segera mengambil smarphonenya dan menghubungi seseorang

“yeobseo … ah ini aku , songgun sudah tertidur . Segera siapkan semuanya , kami akan datang 15 menit lagi “

Bip – woobin memutuskan sambungan telponnya

Oobin membelai rambut song “sarangahe , maafkan aku chagi sudah memasukkan obat tidur kedalam syrupmu “

Cup – woobin mengecup kening songgun singkat lalu bangkit dari dudukannya dan segera membawa songgun kedalam mobilnya

SKIP

Mobil jaguar berwarna hitam milik woobin terlihat memasuki pelataran sebuah hotel mewah dipusat kota seoul . Setelah memarkirkan mobilnya woobin langsung keluar dan membawa songgun yang masih tertidur kedalam hotel

“kau sudah datang rupanya , kajja masuk  “ seseorang ahjuma paruh baya yang tengah berdiri didepan sebuah ruangan menyambut kedatangan woobin .

Woobin membaringkan songgun perlahan disebuah kamar yang ada disana “eomma, tolong dandani songgun secantik mungkin . Aku juga harus bersiap siap “

“tenanglah , eomma akan membuat songgun pengantin paling cantik untukmu .. kajja bersiap – siaplah “

Woobin mengangguk dan segera keluar dari ruangan tersebut .

>> 30 minutes later

Cklek ….

Nyonya kim menoleh kearah pintu yang terbuka

“apa dia sudah bangun eomma ?” tanya woobin yang kini sudah siap dengan setelan tuxedo putih senada dengan gaun songgun

“dia belum bangun , seberapa banyak syirup yang kau berikan eoh “ nyonya kim menatap kesal putranya

“hanya dua gelas ..”

Nyonya kim ingin memukul anaknya “ishhh kau ini , itu kebanyakan babo . satu gelas saja cukup”

“ah mianhae eomma , hehhe” woobin menggaruk kepalanya yang tak gatal “ah akan aku bangunkan , eomma keluar saja “

“em baiklah tapi pelan-pelan nde , aku tak mau calon menantuku pingsan karena terkejut hari ini adalah hari pernikahannya “

Woobin mengangguk “baik eomma  “

Setelah nyonya kim keluar , woobin pun masuk kedalam kamar songgun .

Deg

Hati woobin tersentak saat melihat songgun yang masih tertidur kini sudah mengenakan gaun putih panjang khas pernikahan dan juga polesan make up sederhana tidak terlalu mencolok tapi bisa membuat songgun merona dimata woobin

Nyonya kim benar-benar membuat songgun menjadi pengantin tercantik untuk woobin . Maklumlah , semasa mudanya , nyonya kim pernah menjadi putri kecantikan korea yang sekarang sudah memiliki ribuan sekolah kecantikan yang tersebar di korea , jepang dan china

Woobin duduk disamping ranjang songgun , tangannya telulur mengusap surai hitam songgun

‘dia seperti putri tidur , ah tidak dia lebih dari putih tidur’ kata hati woobin

Woobin mendekatkan kepalanya kearah songgun dan mengecup bibirnya ringan . Seperti cerita putri dalam dongeng yang akan bangun jika mendapatkan ciuman sejatinya dari seorang pangeran , songgunpun mengeram menandakan ia akan bangun

songgun mulai terbangun “eumm” ia bangkit dari ranjangnya dan matanya langsung menangkap bayangan kekasihnya “oppa hoamm ~ “

“kau tidur lama sekali chagi “

“ah benarkah ?”tapi Kening songgun berkerut kemudian “hei kau mau pergi ke pesta oppa ? kau tampan seperti seorang pengantin “ tangan songgun memegang bunga mawar pink disaku tuxedo woobin

Woobin tersenyum saat songgun masih tak mengetahui dirinya juga berpakaian pengantin

“kau juga terlihat seperti pengantin chagi “ woobin menggeser tubuhnya agar songgun bisa melihat pantulan bayangannya dari cermin yang ada dibelakang woobin

Songgun menoleh melihat kearah cermin . Betapa terkejutnya saat ia menyadari dirinya sudah tidak memakai baju pasien lagi tapi gaun putih indah dengan bordir kebiruan disekitar dada songgun

“MWOO? Ya oppa , ap- apa ini ? kau – “ songgun terbatah mengungkapkan perkataan yang kini memenuhi otaknya

“nde , aku yang merencanakan semuanya sepekan ini . Oleh karena itu kau tak boleh keluar dari rumah sakit dulu sebelum semuanya siap “

“ki kita akan me menikah hari ini ?” tanya songgun terbata yang hanya dijawab anggukan oleh woobin. Mata soggun mengabut ingin menengis “op oppa ..kau romantis sekali “

“hya hya  …. kau jangan menangis eoh , itu akan merusak make up-nya “ woobin menggenggam tangan songgun meguatkan hati songgun agar tidak menangis “kau tak mau menikah denganku emm “

Plakk – songgun berhasil memukul kesal kepala woobin

“aishh appo chagi “ woobi mengusap kepalanya yang sakit

“kau ini bicara apa oppa , tentu hmmptt.. tentu saja aku mau menikah denganmu “ songgun mati matian menahan matanya agar tidak menangis

“hanya saja , kau tega sekali membuat pengantinmu tertidur dihari pernikahannya “ pout songgun

Woobin mengambil selembar tisu dan mengusap ringan mata songgun “aku ingin membuat hal yang tidak biasa dihari pernikahan kita chagi . Aku pikir membuatmu tertidur dan terbangun dalam busana pernikahan adalah hal yang tak mungkin kau lupakan kan ?”

Songgun mengangguk “aku tak akan pernah melupakan ini … gomawo oppa “

Songgun merengkuh tengkuk woobin dan

Cup – songgun mencium lembut woobin

Woobin membalasnya sebentar lalu melepaskan bibir songgun

“aish sudah nde , aku tak mau lipstick mu habis “ woobin mengelap air liurnya yang tertinggal dibibir songgun

“emm nde “

“kajja kita keluar , semua orang sudah menunggu kita “ woobin menarik bangun songgun

Songgun sedikit merapikan rambutnya yang berantakan “okey oppa …kajja”

Marsh pernikahan mulai terdengar jelas saat songgun berjalan memasuki sebuah ballroom hotel mewah yang kini sudah disulap menjadi tempat pernikahannya bersama woobin . Ribuan mawar biru langkah yang mendominasi dekorasi ruangan ini pun mampu membuat songgun takjub membesarkan matanya dan melupakan sebentar kegelisahannya .  para undangan yang hadir sebegian besar juga memakai baju senada dengan mawarnya

Tapi saat mata songgun menangkap seluet tubuh tegap woobin yang tengah berdiri tepat diatas altar seraya tersenyum kepadanya membuat tubuh songgun kembali bergetar . Ia mengeratkan lengannya yang kini melingkar memeluk lengan kiri aboejinya

Merasakan hal itu , tuan kang tersenyum lalu menyentuh telapak tangan songgun dengan tangan kanannya “tenanglah , semua akan baik-bak saja . Kau anak aboeji yang hebat “bisik tuan kang

Songgun menghela nafas berat lalu kembali menyunggingkan senyumannya “baik abeoji”

Semua mata yang hadirpun terkesan melihat songgun begitu cantik dengan tiara kecil yang menghiasi rambut bergelombangnya yang diurai kesamping

Saat sampai dibarisan paling depan , songgun bisa melihat barisan sebelah kiri adalah barisan keluarganya

Tampak seorang namja berkulit putih susu yang memakai kemeja putih dengan satu kancing atasnya terbuka , jas biru pastel dan celana selutut dengan warna senada tengah melambai riang kearah songgun . Satu tangannya membawa handycame berwarna gelap yang ia gunakan untuk mengambil gambar.

“fhiting nunna~“ kata namja itu dengan volume kecil

Songgun yang bisa membaca bahasa bibir namja yang kini bersurai kemerahan itupun tersenyum  “gomawo henry~ah”

‘sudah berapa kali dia menggati warna rambutnya ?’ tanya songgun dalam hati

Disamping kanan henry songgun bisa melihat nenek dan kakeknya yang datang dari jepang.  Songgun juga melihat nichkhun disana tersenyum dan melambai ringan kearahnya saat mata mereka bertemu .

Kemeja young pink yang dipadupadankan dengan dasi kupu-kupu dan setelah tusexo biru cerah sungguh sangat cocok melekat ditubuh nichkhun . Songgun berfikir bahwa bebek idiotnya kini memang sudah benar-benar bermetamorfosa menjadi dokter yang tampan

Kemudian nyonya dan tuan kim beserta tiga malaikat lucifer  _ minho , hyunjoong , dan joongki , serta lee uisa terlihat dideretan kursi sebelah kanan

Akhirnya kini songgun telah sampai diatas altar berhadapan dengan woobin yang tak hentinya tersenyum kearahnya

Tuan kang melepas lengan putrinya dan memberikan kepada woobin “tolong jaga putri kecilku nde . jika dia bertingkah , cium saja dia “ tuan kang berusaha untuk mencairkan suasana agar songgun tidak tegang

“aish aboeji kau tega sekali “ pout songgun

Woobin sedikit menarik songgun untuk mendekat kepadanya “tenang saja aboenim aku akan menjaganya dengan sepenuh jiwaku “

“jeongmal gomawo aboji “ lanjut songgun

Tuan kang hanya tersenyum dan turun dari altar lalu berjalan dan berdiri disebelah henry.

“apa kalian sudah siap ?” tanya pastur

Woobin dan songgun pun menggangguk bersamaan dan kemudian mereka berhadapan satu sama lain

“apakah kau , tuan kim woobin bersedia menjadi suami dari nona kang songgun . Menerima segala kekurangan dan kelebihannya , selalu bersama disaat suka ataupun duka dan berjanji akan selalu setia hingga akhir ?”

“nde saya bersedia” jawab woobin tegas

“apakah kau , nona kang songgun bersedia menjadi istri tuan kim woobin . Melayaninya dengan sepenuh hati dan berjanji tidak akan meninggalkannya hingga akhir hayatmu ?”

“nde “ songgun menghembuskan nafas besar “saya bersedia “

Riuh tepuk tangan dan suitan bibir tanda bahagia kini memenuhi ruangan ini saat pastur menyatakan bahwa woobin dan songgun sudah resmi menjadi pasangan suami istri

“kau bisa menciuam istrimu sekarang “ kata pastur

Woobin pun mendekatkan wajahnya kearah songgun . Satu tangannya ia gunakan untuk memeluk pinggang songgun

“ada sesuatu yang ingin kau katakan sebelum aku menciummu ?“ bisik woobin

Songgun berfikir sesuatu “emm , aku suka mawarnya yeobo ~“ songgun tersenyum kemudian

Mendengar hal itu woobin sedikit merona “cih.. kau ini “ woobin mencubit gemas pipi istrinya itu

Chup ~ woobin mencium bibir song dengan lembut agar songgun bisa merasakan luapan cinta woobin yang beritu besar

Tepuk tangan dan sorakan kembali terdengar saat peristiwa kiss wedding terjadi

“emm” songgun mendesah saat woobin melepaskan ciumannya

“saranghae yeobo “ kata woobin yang kemudian mengecup singkat kening songgun

“nado saranghae yeobo “ balas songgun dengan mata yang berkaca – kaca

Acara resepsi pernikahan berjalan dengan meriah . Meskipun yang diundang hanyalah sanak keluarga dan teman dekat saja , tapi itu tidak mengurangi kemeriahan acara ini .

Henry , adik songgun ikut andil dalam pengisi acara . Dia memainkan biola kesayangannya dengan apik saat membawakan aransemen klasik dali yunani yang sangat disukai songgun . Ketiga malaikat lucifer pun juga bernyanyi dalam acara tersebut dan pada puncak acara , songgun dikejutkan dengan woobin yang tiba-tiba naik diatas panggung dan menyanyikan lagu ciptaannya untuk songgun

Semua terlihat senang hingga akhir acara disore harinya . Woobin memang merencanakan acaranya selesai disore hari agar ia bisa membawa songgun untuk bulan madu di pulau jeju . Setelah menempuh perjalanan lebih dari dua jam , merekapun sampai tepat saat matahari terbenam.

Saat menuju villa pribadi woobin, songgun tertidur didalam mobil menandakan ia begitu lelah hari ini . Bisa dibayangkan bukan , hampir sepekan ini songgun menjadi pasien rumah sakit yang sebagian besar waktunya dihabiskan untuk tidur . Maka tidak heran jika songgun kini tertidur lelap didekapan woobin

Beberapa menit setelah mendarat , woobin dan songgun sudah tiba di sebuah villa mewah yang terletak tidak jauh dari pantai . Villa yang sebagian besar dindingnya terbuat dari kaca ini mempunyai halaman belakang yang cukup luas dengan beberapa pohon sakura mengelilinginya . Pasti bisa dibayangkan betapa indahnya villa ini jika musim semi datang . Tapi mengingat ini adalah pertengahan musim gugur , yang tampak hanyalah ranting dan dahan polos tanpa bunga .

Dengan tangan yang masih menahan tubuh songgun dalam gendongannya , woobin berjalan memasuki kamar utama yang letaknya paling dekat dengan taman .

“emm” songgun hanya menggeliat dan mendesah kecil saat woobin perlahan membaringkannya diatas ranjang big size itu

Wajah songgun yang begitu damai saat terlelap membuat woobin tak tega untuk membangunkannya . Woobin hanya bisa menarik selimut menutupi tubuh istrinya agar tetap hangat dan mengecup dalam keningnya sebelum woobin pergi membersihkan diri

“eumm hoammm” setelah satu jam berlalu , akhirnya songgunpun mulai membuka matanya

Songgun duduk diranjangnya dan mengucek matanya “dimana aku … apa aku sudah sampai “ songgun memperhatikan keadaan sekitar “dimana woobin oppa ..” songgun menyadari ternyata ia sendirian dikamar ini

Sonngun turun dari ranjangnya dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri . Setelah terlihat lebih segar ia pun keluar dari kamar . Pendengarannya menangkap sebuah suara saluran tv yang sedang menyala , songgun pun memutuskan untuk menghampirinya

Songgun fikir suaminya ada disana tapi ternyata ruangan tengah itu kosong dan tv nya tidak ada yang melihat

‘isshh dimana sih dia ?’ gumam songgun kesal duduk disalah satu sofa panjang ruangan ini

“oppaaa~ kau dimanaaa~ ~ “ teriak songgun kemudian

“oh ?” Merasa namanya disebut woobin yang mengenakan kaos putih dan celana tidur longgarnya pun segera keluar dari dapur menghampiri songgun dengan satu tangannya membawa sebuah cangkir berisi coklat panas

“kau sudah bangun chagi ?” woobin duduk disamping songgun dan meletakkan cangkirnya diatas meja

Songgunpun segera menyandarkan kepalanya manja di bahu woobin “nde , kau kemana saja eoh . Kenapa tidak membangunkanku ? “ pout songgun

Woobin mengelus rambut songgun “aku tak tega membangunkanmu changi , tidurmu tampak nyenyak”

“emm mianhae oppa ..” songgun merasa bersalah membenamkan wajahnya dibahu woobin

“gwenchana, tak perlu merasa bersalah eoh” woobin menegakkan bahu songgun agar bisa menghadapnya “aku sangat menyayangi istriku ini “ wajah woobin mendekat ke wajah songgun

“em aku juga menyayangi suamiku yang tampan ini “ songgun telulur mengelus pipi woobin dan akhirnya

Chuupp ~

Bibir mereka bertemu memagut , melumat dan mengecup satu sama lain membuat suara – suara decapan keluar dari mulut mereka . Songgun memejamkan matanya menikmati setiap inchi pergerakan bibir woobin dibibirnya

“eummhh” desah songgung

“kau mau coklat ?” tawar woobin setelah melepas ciumannya , songgun mengangguk

Woobinpun mengambil cangkirnya dan mendekatkan ke songgun “hati-hati panas “

Songgun beberapa kali meniup uap panas agar suhu coklat sedkit menurun . Serasa coklatnya sudah dingin , songgun pun meminumnya tapi dugaannya salah

“armm panass” bibir song berhasil membengkak karena terkena coklat yang masih panas

“aish kau ini , sudah kubilang kan “ woobin meletakkan cangkirnya diatas meja lalu segera mengusap bibir songgun

“aku pikir sudah dingin tapi tenyata masih panas armmm … apa kau punya es batu oppa “ kata songgun yang masih memegangi bibirnya

woobin teringat salah satu adegan drama yang sering ia lihat bersama songgun . Ia pun kini tersenyum evil “tak perlu es batu , sini biar oppa yang obati “ woobin mendekatkan wajahnya lagi

“em mw mwoo?” meskipun songgun bertanya sebenarnya ia pun tau apa maksud woobin . Ia pun tersenyum seraya memejamkan matanya

Chupp

Sedetik kemudian ia bisa merasakan bibir woobin yang menghisap kuat bibir bawahnya  berusaha menghilangkan nyeri di bibir songgun

Sensasi rasa coklat yang tertinggal dibibir songgun membuatnya semakin intens melumat bibir atas dan bawah songgun

“euumm “ songgun mengalungkan kedua lengannya dan semakin mendorong tengkuk woobin untuk memperdalam ciumannya

Tangan kiri woobin masih melingkar dipinggang songgun untuk memperdekat jarak mereka . Sementara tangan kanan woobin mengelus aktif paha songgun yang terbuka karena songgun hanya memakai rok mini hitam dan kemeja pink kebesarannya

“eummp ahh” ciuman woobin perlahan turun menyusuri dagu lancip songgun dan kini mulut woobin aktif menghisap leher songgun meninggalkan bekas kemerahan sebagai tanpa songgun hanya milik woobin

Tangan kanan wobin perlahan naik dan mulai membuka dua kancing teratas kemeja songgun sehingga woobin bisa melihat dua benda kembar kesukaannya yang masih terlindungi bra berwarna merah berenda

Ciuman woobin turun mengecupi bahu songgun dan dada atas songgun yang terbuka

“emmpp oppaa ~” tangan songgun meremas rambut belakang woobin saat songgun merasakan mulai merasakan dingin disekitar dadanya

Songgun membuka matanya dan kini ia melihat woobin yang berhasil melorotkan branya kebawah dan segera mengecup niplenya berkali-kali

“ahhh ahh “ songgun merasakan miss v nya geli saat woobin menghisap lembut puting kanannya dan puting kirinya dipilin oleh jemari kiri woobin

“uhh emm uhh” songgun semakin mendesah saat miss v nya yang masih terlindungi oleh celana dalamnya diusap berkali kali oleh tangan kanan woobin

Setelah merasakan miss v song mulai basah , kini tangannya ia masukkan kedalam celana songgun dan segera mencari daging kecil favoritnya untuk dimainkan

“aihhss emmp ohhh~ “ setelah berhasil mendapatkan klitoris songgun , woobinpun dengan cepat menggoyangnya dengan jemarinya dan sesekali mencubitnya

Songgun semakin melayang saat dua tiitk sensitifnya yakni nipple dan klitorisnya dimainkan keras oleh woobin

Sonngun mencengkram bahu woobin “ohhmm oppaa oppaa emmppt”

Desahan songgun tertahan dengan bibir woobin yang lagi lagi menciumnya dan kedua jarinya ia masukkan kedalam miss v song dan langsung mengocoknya cepat

“emmpp ahhh emmmt uhhhh”

Sungguh woobin sangat menikmati pemandangan yang ada didepannya , melihat songgun terangsang hebat dengan wajah yang kemerahan sudah sukses membuat milik woobin menegang sempurna

“ohh oppaaa- aku ingginn emmm”

Mengetahui songgun yang akan klimaks , segera woobin mempercepat gerakan jemarinya dan kembali menghisap nipl songgun kuat

“ahhh emm uhhh “ songgun menggeliat dan akhirnya “ohh uhh oppa , aku aaAHH~ ~” songgun pun mencapai klimaksnya

Setelah mencapai klimaksnya , song tersungkur kebelakang dan lemah menyenderkan badannya disofa dengan nafas yang tersengal

Woobin tersenyum senang mengelus keringat songgun yang memenuhi keningnya . Setelah merasa cukup kuat , songgun menegakkan tubuhnya dan duduk dipangkuan woobin melingkarkan kedua kakinya di pinggang songgun

“sekarang giliranku ….” ucap songgun mencium woobin dan tangannya ia gerakkan kearah junior woobin . Tapi belum sampai , wooobin segera mencegahnya

Songgun pun kaget dan melepas ciumannya “emm waeyo ?

Woobin cepat berdiri dan menahan pantat songgun agar tidak jatuh “aku ingin langsung ke inti saja chagi “ bisik sexi woobin

Songgun pun tersenyum “baiklah terserah oppa saja “ tangan songgun melingkar dileher woobin

Dengan bibir yang mencium songgun , Woobin mulai berjalan menuju kamarnya . Kaki songgun semakin ia rekatkan membuat selangkangannya yang basah bergesekan dengan junior woobin yang sudah menegang

“euumm “ desah songgun

“uhh” kini woobin mulia mendesah

Setelah sampai dikamar mereka , woobin perlahan membaringkan tubuh songgun yang langsung ditindihnya dan melanjutkan aktifitas ciuman panas mereka. Sebenarnya tidak benar-benar menindih karena satu tangan woobin woobin ia jadikan penyangga bobot tubuhnya

Satu tangan woobin masih meremas payudara songgun , sementara kedua tangan songgun mulai turun dan melepaskan celana serta dalaman woobin. Merasa ruang gerak yeojanya sulit melepaskan celananya , woobin bangkit memutus hubungan bibir mereka dan segera melepas celananya sendiri beserta kaos . Alhasil kini woobin sudah benar-benar polos.

Songgun tak mau kalah , ia duduk dan langsung melepas kemejanya yang terbuka beseta branya yang melorot dan roknya yang sudah tersingkap ingga perutnya. Kedudukan mereka kini seimbang _ sama-sama full neked

Woobin kembali menindih songgun dan mengecup kedua kelopak songgun yang tertutup

“kau siap ?” tanya woobin lembut tepat ditelinga songgun kemudian mengecupnya beberapa kali

Songgun membuka matanya dan mengangguk menjawab pertanyaan suaminya. Merasa mendapatkan izin , woobin mulai mengarahkan juniornya kedepan bibir vagina songgun

“eghhh” desah songgun mencengkram punggung woobin saat junior suaminya itu mulai masuk

“emmp .. kau sempitt “woobin masih berusaha membenamkan dagingnya itu keobjek yang menurutnya begitu sempit setiap saat

“Agkhhh…” erang songgun memejamkan matanya eratsaat woobin menghentak keras juniornya yang tadinya masih masuk setengah kini sudah tertanam seutuhnya

Woobin mendiamkan sebentar juniornya “emmp mianhae “

“gwenchana “ balas songgun tersenyum dengan suara yang serat “gerakkan sekarang ~”

Woobin mengangguk dan perlahan menarik juniornya lalu membenamkan lagi masuk“uhhh”

“emmppp uhh “ songgun mendesah

Tangan kanan woobin menarik salah satu bantal yang ada disana dan tangan kirinya sedikit mengangkat punggung songgun lalu meletakkan bantal itu dibelakang punggung songgun

“posisi ini akan membuatmu cepat hamil “ woobin lalu mempercepat gerakannya

“ahhh be- benarkahh oppaaa uhhh”

“n nde , eomma yang mem beri tau ku .. aishh “ vagina songgun semakin kuat menghimpit juniornya

“emmm akhh oppaaa … moree fasterr moreeahhh” songgun menggerakkan pinggulnya berlawanan membuat junior woobin semakin kedalam

“ahh chagiii ah ~ ~ “

Oobin berhasil menyentuh G spotnya “disitu .. ughhh mmptt .. aku sudah tidakkk~  … lebiih cepatt oppa “ tangan songgun mencengkram rambut woobin erat saat vaginanya mulai berkedut membuat woobin sedkit kesakitan

“argk … sebut namaku chagiii ~ “ junior woobin merasakan ketat yang membuatnya kalap menggerakkan begitu cepat juniornya in-out membuat ranjangnya ikut berdecit hebat

“woobin ahhh woobin op oppa akhhh “ songgun memeluk erat leher woobin membenarkan wajah woobin dilehernya

Woobin bisa menghirup aroma madu songgun yang begitu memabukkan dirinya

“arhhh oppaaahh sedikit lagi …”

“arghhh “ woobin melepaskan pelukan song dan bangkit meraih pinggang songgun dengan kedua tangannya dan menggoyangnya cepat

Merasa pegangannya hilang , tangan songgun mencari-cari sesuatu disekitarnya untuk dipegang . Setelah ia menemukan pinggiran handboard , segera ia menggenggamnya erat .

“ohh chagi chagiya AHHH~ “ woobin menembakkan ribuan sel sperma dirahim songgun

“oppaaa AHH ~ “ vaginanya hangat karena semburan sperma woobin dan juga cairannya sendiri yang keluar

Tubuh keduanya mengejang saat klimaks itu didapat

“emmmp gomawo ..” kata woobin serak lalu menarik selimut yang jatuh kelantai untuk menutupi tubuh polos mereka

Songgun tersenyum “cheonma oppa …” songgun mengelap keringat yang ada dikening woobin . Tangan songgun kini menarik tengkuk woobin “ini hari suburku oppa “bisik songgun

Wobin membaringkan dirinya disamping songgun tanpa melepas kontak mereka“benarkah ? wah semoga kita beruntung chagi … semoga kita cepat mendapatkan aegy”  tangannya dijadikan bantal oleh songgun

“nde semoga saja … pasti Joongbin akan senang jika memiliki dongsaeng”

Woobin mengerutkan keningnya “joongbin? “

“sebenanya , itu nama calon bayiku dulu oppa “

“ah jadi begitu .. nama yang bagus ?”

“emm hoamm .. aku ngantuk oppa “ songgun membenamkan wajahnya didada bidang woobin

Woobin lebih mengeratkan pelukannya “aku juga chagi … kajja tidur “ cium puncak kepala songgun

Songgun mendongak “jaljja oppa “ songgun mencekup singkat bibir woobin

“jaljjayo chagi ~ “ Merekapun terlelap mendekap tubuh satu sama lain

>>> 2 month later

Tap tap tap

Suara langkah kaki itu berhasil membangunkan woobin yang terlelap . Diliriknya jam digital yang berada diatas nakas

‘ini basih pagi buta ‘ ucap woobin dalam hati

Ya , ini masih jam empat pagi tapi ia harus terbangun 3 jam lebih cepat karena ulah istrinya_songgun. Ia mengucek matanya malas dan menyibak selimut tebalnya lalu berjalan menuju kamar mandi .

Setelah berada didepan pintu kamar mandi  , samar-samar woobin bisa mendengar eraman istrinya dan gemericik air kran yang dibuka

Cklek – wobin membuka pintu . Ia mendapati songgun terduduk lemas diatas kloset dan wajahnya yang begitu menyedihkan_wajahnya pucat dan kantung matanya jelas terlihat .

Woobin pun menghampiri songgun dan berjongkok didepan istrinya itu . Meskipun saat ini songgun tersiksa , tapi ia berusaha menyunggingkan senyum dibibir pucatnya agar woobin tidak khawatir

Woobin mengelus pipi songgun “apa dulu kau juga mengalami hal ini ?” songgun begitu jelas melihat bayangan khawatir yang begitu besar dimata woobin

“gwenchana “ suara songgun begitu serak dan kini tangannya memegang tangan woobin yang ada dipipinya “maaf karena aku lagi-lagi membuatmu terbangun lebih cepat”

“aishh jangan minta maaf padaku eoh , kau tak salah “

Tapi tetap saja songgun merasa bersalah .Setelah sebulan yang lalu ia dinyatakan positif hamil oleh lee uisa , hampir dua minggu belakangan songgun selalu terbangun dipagi buta karena rasa mual yang teramat menyiksa perutnya. Mau tak mau woobin pun ikut terbangun menemani songgun dikamar mandi seperti ini

Songgun sudah berkali-kali meminta woobin untuk tidak menemaninya dan kembali tidur mengingat keesokan harinya woobin harus pergi mengurus perusahannya . Woobin bisa saja mengamini permintaan songgun jika ia mau , tapi tentu saja ia tak tega melihat songgun tersiksa sendirian .Woobin ingin selalu menjaga songgun selagi ia bisa , ia ingin menebus masa lalunya yang tak bisa menjaga songgun.  Lagi pula ini semua karena ulahnya bukan ?

“kau sudah selesai ? …kita kekamar nde ..?” tawar woobin

Songgun hanya mengangguk lemah . Perlahan woobin mengangkat songgun dan menggendongnya ala bridal keluar dari kamar mandi

Songgun memeluk leher woobin erat karena kepalanya masih berputar “aku pusing oppa “ Ia tak bisa membuka matanya

“emm nanti aku pijit nde “ songun menganggguk

Setelah sampai dikamar , woobin membaringkan tubuh istrinya dan menarik selimut untuk menyelimutinya hingga sebatas leher

Woobin duduk disamping ranjang “kau menginginkan sesuatu ?” tangan woobin terulur merapikan poni songgun yang berantakan dan mulai sedikit memijat kepala songgun

Songgun menggeleng

“aku ambilkan syrup jahe nde ?”

“ani oppa … oppa tidur lagi nde , mualku sudah hilang” songgu menarik woobin hingga terbaring disampingnya

“emm baiklah … “ woobin masuk keselimut songgun dan memeluknya

Chup – woobin mencium mata songgun “cepat tidur “ perintah woobin

Songgun mengangguk “oppa juga .. “ songgun mendekatkan jarak diantara mereka dan memeluk erat. Rasa hangat yang songgun dapat dari tubuh woobin membuat ia perlahan bisa melupakan rasa mualnya dan terlelap

>>> 4 year leter

“Eomaaaaa ~ tolong YoonDo kekkeke … appa tak mau melepascanku kekeeee” teriak seorang namja kecil yang kini tengah berlarian ditaman belakang rumahnya .

“berhenti capten Yoondo . Aku bajak laut Woobin tidak akan melepaskanmu . Ha-ha-ha”

Dia tidak sendiri , dibelakangnya terlihat seorang namja dewasa yang tengah mengejarnya

“Huweeee eommaaaa ~ !”

Meresa dirinya dipanggil , yeoja yang dipanggil eomma oleh namja kecil itupun keluar menghampiri kedua namja berbeda usia tersebut.

“yakkk – woobin oppaaa~ yoondo-nie …. ini sudah siang , sampai kapan kalian bermain matahari eoh kajja masuk  “ kata yeoja itu bercakak pinggang

“eommaa ~ “ dengan gelak tawa yang keluar dari mulutnya , namja kecil itu berlari kearah eommanya dan langsung memeluk kaki eommanya “appa kacal yakkk ~kekeke”

Dengan nafas terengah , woobin menghampiri istri dan menggendong anaknya itu “ah benarkah ini sudah siang ? tak terasa ya Yoondo”

“nde appa .. padahal appa masih belum belhasil menemukan halta kalun yang aku sembunyikan “ nada cadel Yoondo membuat woobin mencubit gemas pipi tembam anaknya

“mainnya disambung besok lagi nde , kalian berdua harus segera mandi . Yoondo tak mau terlambatkan ke pesta ulang tahun Henry samchon “ songgun menyentil hidung yoondo yang lancip seperti woobin .

Sebenarnya bukan hidung yoondo saja yang mirip dengan woobin , mulai dari mata tajam , alis dan rahang tegas hingga bibir merah yoondo adalah jelmaan dari indra woobin . Bahkan kedua orang tua woobin mengamini kalau yoondo adalah jelmaan woobin dikala kecil

“henly samchon ? … ah iya yoondo lupa eomma kkekekek “ yoondo menggaruk kepalanya dengan gaya polosnya karena ia lupa “appa … kajja mandikan aku , yoondo tidak mau tellambat . Nanti kalau yoondo tellambat , yoondo tidak diizinkan masuk sepelti disekolah “

Mendengar hal itu songgun dan woobin tertawa bersama

“kau ini yoondo … aishh baiklah kajja .. kita mandi bersama “

“yeeee … cepat oppa …. cepat …” yoondo melompat kegirangan digendongan woobin

“tapi sebelum itu , cium eomma dulu “ songgun menunjuk pipinya

“oh baiklah emuahhhh”  yoondo memberikan deep kiss di pipi eommanya “kajja sekalang gililan appa”

“appa juga ?” tanya woobin . Yoondo mengangguk lalu menutup matanya dengan kedua tangannya

“baiklah … “ woobin mencium bibir songgun . Bukan melumat tapi hanya menempelkan sesaat

“cha sudah.. kau boleh membuka matamu yoondo “ kata songgun mengacak-ngancar rambut yoondo

“huuuffft “ yoondo menghela nafas lega

“kami mandi dulu eomma “ yoondo melambaikan tangan ke songgun

“kita mandi dulu nde “ kata woobin yang mulai berjalan masuk kedalam rumah

Songgun memandang punggung woobin . Ia tersenyum merasakan kebahagiaan yang bertubi-tubi ia dapatkan setelah berhasil melewati kegelapan beberapa tahun lalu_peristiwa kecelakaan woobin dan kehilangan janinnya. Songgun mengira mendapatkan woobin dan yoondo adalah kebahagiaan terbesar yang  bisa ia dapatkan . Tapi perkiraan songgun salah , bukan hanya mereka berdua_woobin dan yoondo, saja tapi kebahagiaan songgun akan bertambah beberapa bulan lagi

Songgun mengelus perutnya yang masih rata .”semoga kau tumbuh seperti kakakmu kelak “

Dua minggu lalu , bertepatan dengan hari ulang tahun pernikahannya dengan woobin , songgun dinyatakan kembali hamil .

= = =

END

Advertisements

Posted on 18/08/2014, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 8 Comments.

  1. keren thor,happy endingnya pas:”)

  2. akhirnya, setelah kehilangan satu dapat 2+woobin appa

  3. happy ending…
    anak nya udh mau 2 lagi 🙂

  4. Min Sooyeon

    Wahh,,,keluarga bahagia 😀
    bagus thor (y)

  5. happy end bagus..tetep ngerasa kurang…

  6. Keren thor, cuma msh ada typo.. Selain itu ceritanya bagus ^^

  7. yeeeyy happy end. syukur dehh.. ini harus ada sequel nya lg tor kan sesi melahirkan nya belum ada ahhaha.. masih ada typo dipenulisan kata2 nya. next diperhatiin lg ya

  8. happy ending…kkkk

Jangan lupa komennya..!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: