I Wanna Love You

ryeowook-121122-2

Author             : songG

Main Cast        :Kim Ryeowook (SJ)

Kim Raesoo (OC)

Tittle                : I Wanna Love you

Rate                 : 21

Genre              : Sad , NC and romantic (maybe)

Pov                  : just author

Disini thor mencoba untuk menggambarkan Ryeowook berbeda dengan kebanyakan ff ryeowook yang lain . Jika sering digambarkan Ryeowook adalah sosok yang penyayang dan manis tapi disini thor mau membuat karakter Ryeowook menjadi bad boy.

===xxx===

Matahari tak begitu terang pagi ini tapi itu tak menyurutkan niat seorang yeoja untuk bergegas keluar rumah . Ia tak mungkin membatalkan janjiya hanya karena matahari yang buruk bukan ?. Dengan langkah senang yeoja itu menyusuri trotoar jalan yang lumayan lengang mengingat ini akhir pekan

Pagi ini Raesoo akan bertemu dengan seseorang yang dua tahun belakangan ini menjadi namjachingunya . Ia merasa sangat beruntung bisa menjadi pacar seorang Lucifer sekolah, Kim Ryeowook namanya .

Semua berjalan dengan cepat tanpa Raesoo  sadari . Seingatnya dua tahun lalu ia hanya menjadi seorang penggemar dari namja populer disekolahnya itu . Hingga suatu hari ia memberanikan diri untuk mengirim pesan ajakan untuk berkencan. Waktu itu Raesoo merasa tak yakin bahkan hampir tidak mungkin suratya akan ditanggapi Ryeowook. Tapi bagai mendapatkan undian jutaan won, Ryeowook menerima ajakan itu

Setelah sekian lama berjalan akhirnya Raesoo sudah sampai di tempat ia akan bertemu dengan Ryeowook . Diliriknya jam tangan birunya yang masih menunjukkan pukul 7 pagi dan itu berarti Raesoo tiba 1 jam lebih pagi dari janjinya . Ia tak mau membuat namja yang teramat iya cintai itu marah padanya karena terlambat.

Marah ? apa Ryeowook temperamental ? ya ,ia sangat temperamental. Raesoo sering sekali mendapat bentakan dari kekasihnnya walau itu hanya kesalahan kecil . Meskipun tidak pernah memukul , itu cukup membuatnya sedikit tertekan. Hanya sedikit ? ya Raesoo terlalu mencintai Ryeowook hingga ia tak memperdulikan tekanan batinnya. Malah ia selalu tersenyum meskipun Ryeowook sedingin es

***

Raesoo menghela nafas dan sesekali menyandarkan punggungnya disandaran kursi café . Ini sudah terhitung 3 jam Raesoo menunggu namjanya datang . Tapi sampai tengah hari pun Ryewook tak menampakkan batang hidungnya . Ia sudah berusaha menghubungi namjanya tapi tak ada jawaban.

Raesoo sebenarnya ingin pergi dari café karena sudah bosan menunggu tapi setiap kali ia ingin beranjak , ada sesuatu hal didalam hatinya memerintahkannya agar tidak beranjak dan itu selalu Raesoo turuti

Ia memandang serius awan yang tadinya terang berubah kelabu seperti hatinya kini . Tanpa sadar air matanya menetes mengingat ini sudah terjadi berulang-ulang kali. Bukan satu atau dua kali saja Ryeowook seperti ini , ia selalu membuat Raesoo menunggu berjam-jam dan akhir-akhirnya Ryeowook memutuskan untuk membatalkan janjinya.

Bukan hal menunggu saja , tapi masih banyak hal lagi yang bisa membuat gadis ini menangis . Seperti kejadian satu minggu yang lalu . Raesoo tak sengaja menemukan Ryeowook tengah berduaan bersama seorang yeoja didalam kelas saat jam istirahat . Raesoo hanya bisa meremas ujung roknya sendiri tak kala melihat Ryewook mencium mesra yeoja itu . bukannya Ryewook tak melihat Raesoo tapi Ryeowook melihatnya jelas dan malah menatap Raesoo dengan wajah meremehkan disela aktifitas bibirnya

^tuling >> 1 new message

‘pulanglah , aku tak ingin bicara hari ini’

7 kata itu sukses membuat Raesoo menjadi semakin buruk .

‘tapi kenapa ? tauhkan kau, aku sudah menunggumu berjam-jam ’ dengan tangan bergetar ia menulis balasan untuk Ryeowook

‘aku malas bertemu denganmu , dan aku sedang keluar dengan jareum’

‘oh nde arraseo …terserah padamu’

Raesoo menundukkan kepalanya dalam menyembunyikan tangisannya . raesoo tak mungkin kaget bahwa namjanya sekarang sedang berduaan dengan yeoja lain . Lee Jareum adalah kekasih ryeowook selain dirinya . Awalnya raesoo begitu kaget saat ryeowook mengutarakan niatnya untuk memacari gadis lain selain dirinya . raesoo ingin menolak dan meminta ryewook untuk memutuskan hubungan ini saja toh raesoo tau ryeowook tak pernah tulus mencintainya . raesoo sangka ryeowook akan menyetujuinya tapi ternyata tidak . ryeowook malah mengatakan bahwa itu tak mungkin terjadi.

Dan seperti inilah hasilnya , cinta di hati raesoo semakin kusut setiap harinya.

***

‘bisakah kita bertemu siang ini…?’ ketik raesoo pada pesan pertamanya untuk ryeowook pekan ini

Ya , setelah kejadian pembatalan di café , raesoo menguatkan hatinya untuk tidak member kabar apapun pada ryeowook . Meskipun selalu bertemu dikampus dari kejauhan, tapi raesoo berusaha menghindarinya dan mengambil jalan memutar agar tidak melewati kelas nc-nya itu.

Beberapa menit kemudian ryeowook berinisiatif untuk menelpon raesoo

“kau masih mengingatku ? cih… “dengus ryeowook diawal pembicaraan mereka

“mianhae … ryewook~ssi , aku ..”

“sudahlah jangan berbelit , kau ingin kita bertemu eoh ? shireo aku …”

“ku mohon ryeowook~ssi … ini hanya permintaan kecil terakhirku … jebal “ kata raesoo dengan nada sedikit bergetar dan menggenggam erat hpnya

Ryeowook sedikit diam tak kala mendengar kata aneh itu ‘permintaan terakhir…? apa maksudnya’ gumam ryeowook dalam hati

“ap-apa maksudmu eoh ?” tanya ryeowook sedikit membentak

“aniyo hanya ingin menyampaikan sesuatu … aku tunggu di tempat biasa nde “

“hya !!… kau .. aish baiklah … jangan kemana-mana dan buatkan aku seperti biasanya, 15 menit lagi aku sampai “

“nde ? tap-..”

BIP

Belum selesai bicara ryeowook sudah menutup telponnya dan bergegas menuju apartement raesoo  . raesoo hanya bisa menghela nafas dan beranjak menuju dapur untuk membuat calon mantan namjachingunya itu teh hijau kesukaannya. Calon mantan ? nde hari ini raesoo akan mengambil keputusan besar dalam hidupnya untuk meninggalkan ryeowook . Bukan ryeowook saja , tapi kuliah , sahabat, dan kota seoul pun akan ia tinggalkan .

Dua hari yang lalu raesoo mendapatkan kabar bahwa ia mendapatkan beasiswa di Universitas Sanstra di Sanghai

Tingtong~~~

Suara itu sukses membuyarkan lamunan raesoo yang sedang mengaduk the didapur . Dengan langkah cepat raesoo berlari kearah pintu dan segera membukakan pintu

Raesoo tersenyum ringan mendapati namja angkuh itu berdiri dengan melipat kedua tangannya didada.

“kau sudah datang .. kajja silahkan masuk” seraya membukakan pintu lebih lebar agar ryeowook bisa masuk

Ryeowook hanya mengangguk dan masuk dengan dinginnya “ada apa sebenarnya ?” tanya ryeowook saat menuju ruang tamu

Raesoo yang tengah berjalan menuju dapur tidak menjawab “duduklah dulu , aku sudah –“

Prakkk…

Suara benda jatuh kelantai , raesoo pun menoleh mendapati ryeowook tengah memungut sesuatu .

Ryeowook menyerngitkan alisnya melihat tulisan diatas kertas yang ia jatuhkan dari meja tamu tadi.

Raesoo membelalakkan mata menyadari apa yang sedang namjachingunya pegang. Ya sebuah tiket penerbangan menuju sanghai beserta passport berlebelkan namanya.

“ryeowook~ssi… “ mata raesoo mulai berkaca-kaca

“sanghai ? sore ini ?? “ tatapan tajam ditujukan pada raesoo

Raesoo menunduk takut hingga air matanya sedikit keluar “mianhae ryeowook~ssi .. aku harus mengambil beasi -“

Ryeowook membuang asal tiket itu dan menghampiri raesoo “DAN KAU MENINGGALKAN KU EOH ..KAU BERANI MELAKUKANNYA PADAKU …” ryeowook berteriak keras dan mencengkram bahu raesoo

“hiks… mi-mianhae hiks… ini membingungkanku …” raesoo menatap ryeowook sendu tapi perlahan tatapannya berubah tajam “kau tau ryeowook~ssi , kau selalu menahanku begitu keras tapi kenapa kau begitu mudah menyakitiku eoh “ emosi raesoo sudah tidak bisa dikendalikan

Ryeowook mengendurkan cengkramannya dan terlihat kaget dengan apa yang dilontarkan yeoja yang entah sejak kapan mencuri hatinya itu

Ryeowook benar-benar mencintai raesoo sejak dulu . Tapi wataknya yang keras mampu menyembunyikan semua perasaan itu . ryeowook akan bingung jika ia diminta untuk menunjukkan rasa cintanya pada gadis bermarga kim itu . Ia takut bersikap lembut akan membuatnya terlihat begitu lemah dan akan mudah dipermainkan oleh wanita , seperti yang ia alami saat dengan cinta pertamanya dengan Yoona . Yoona meninggalkan ryeowook begitu saja .

Oleh karena itu ryeowook lebih memilih menjadi Lucifer

“bukan kah kepergianku tidak berarti apa-apa em ..? “ tanya raesoo berlinang air mata tapi dengan senyum sinisnya dan mencoba melepaskan cengkraman ryeowook

Ryeowook menatap marah , entah otaknya tidak bisa lagi dikerjakan untuk membuat kata-kata balasan untuk raesoo. Matanya mulai merah dan itu membuat raesoo sedikit membuat hatinya bergetar tidak tega

“aku rasa cukup disi—“

Chup~

Belum sempai selesai mengutakrakan keinginan putusnya itu , ryeowook lebih dahulu membungkam bibir raesoo dengan bibirnya . rae terbelalak menerima perlakuan ryeowook mencuri ciuman pertamanya itu.

Song melihat sedikit bitiran air yang keluar dari celah mata ryeowook yang terpejam. Entah mendapat keberanian dari mana tangan rae telulur menghapus air mata dipipi ryeowook

Ryeowook mengartikan lain sentuhan itu dan menarik pinggang raesoo lebih tererat dengan pinggangnya sehingga tak ada jarak lagi diantara  mereka

Raesoo berusaha keras melepaskan ciumannya

“ryeo—mpp ryeowook~ssi … “raesoo berhasil terlepas dan sedikit mundur menjauh “apa hoshh – yang kau lakukan eoh?” dengan nafas tersengal raesoo menanyakan itu

“kajima …” ryeowook mendekati raesoo kembali dengan wajah yang sulit untuk ditebak . sedih , sendu dan menderita

“mw-mwo ?” raesoo tertahan dengan dinding dapur dibelakangnya

“kajima … saranghae “

Chupp~

Ryeowook langsung mendekatkan bibirnya meraup bibir rae dan menciumnya lebih dalam dari yang tadi . Ia memeluk posesif pinggang rae supaya yeoja itu tidak bisa lari.

Raesoo terasa ingin meledak mendengan ucapan itu . Mata raesoo mulai terpejam dan membalas ciuman ryeowook . Dan itu membuat ryeowook lebih keras mengerjai bibir rae

“eummm … “ desah rae pertama kali lolos . Ia mengalungkan tangannya dileher ryeowook dan sebaliknya ryeowook mengeratkan tangannya yang sesekali mulai menjalar mengelus-elus punggung raesoo

“ammmppt  … eumm..” rae susah payah mengimbangi permainan ryeowook yang dengan ganas melumat bibir bawah rae dan tak disangka tangan kanan ryeowook mulai nakal memasuki blush putih rae dan mengelus perut halusnya

“ahhhmmmppt .. ahhm “ erang rae lebih keras saat ryeowook menyusuri lehernya dengan bibirnya dan mulai menghisap-hisap kuat dibeberapa daerah sehingga membuat tanda kemerahan

Ryeowook menarik raesoo untuk berbaring disebuah sofa yang tidak jauh dari sana . Mereka melanjutkan aktifitas mereka lebih panas . ryeowook yang menindih rae telah berhasil menanggalkan blush rae yang terlihat hanya bra ungu rae yang berhasil membuat sesuatu dibawah ryeowook berdiri.

Raesoo yang merasakan itu bergidik takut . ryeowook tak tahan melihat ekspresi itu dan langsung kembali memangsa song

“ahhh …” desah raesoo mendapati tangan ryeowook menyibak bra ungunga keatas den dengan sengaja menyentuh puncaknya dengan ibu jarinya. ryeowook kemudian menggunakan kedua tanyannya untuk menggenggam dua gundukan itu dan mulai meremasnya

“emm .. ahhh ryeowook ahh … “ ryeoewook menguatkan rangsangannya dan mulai menjubit-jubit puncaknya lagi hingga terasa sangat tegang

“oohh ..” raesoo mulai merasa ada yang mengalir hangat disela selangkangannya “jjebball ohh”

“mwo emm ..” ryeowook menatap kemenangan dan dengan perlahan meloloskan bra raesoo dan membuangnya kebawah. raesoo menatap memohon

“apa ??” tanya ryeowook polos dengan wajah yg dibuat-buat.

Hal itu membuat raesoo memerah dan memalingkan wajahnya tak menatap ryeowook, tapi kemudian

“ohhh .. ahh ahh” ryeowook menghisap kuat putting sebelah kanan rae membuat raesoo menggeliang hebat sementara putting sebelah kirinya dimainkan asal oleh jemari tangan ryeowook

Tangan ryeowook yang lain merambat turun hingga selangkangan rae dan melepas rok hitam beserta CD. Ia tersenyum merasakan milik yeojanya sudah basah. Dengan sengaja ryeowook mengeluskan jarinya ke klitoris rae

“ahh ..ahh ssttt ahhh “ desah rae seirama dengan gerakan tangan ryeowook dibawah sana . Tangan rae lebih memeluk kepala ryeowook untuk lebih kuat menghisap didadanya . Susah payah ryeowook melepaskan pelukan raeso dan menatap wajah terangsang raesoo

“gwenchana ..?” tanya ryeowook lembut seraya jemarinya menelusup kedalam

“arkkk- ini sak—kit ammp…” raesoo menahan sakit dengan menutup matanya erat

“akan kubuat nikmat secepatnya emm” perlahan jemari ryeowook digerakkan lambat keluar masuk namun lama kelamaan gerakan itu tidak bisa dibilang lambat lagi.

“oohhh … ohhh … ahhh ahhh sttahhhh “ ekspresi raesoo yang sedang mendongak dan mendesah seperti saat ini dinilai ryeowook begitu sexy dan ia sudah tak sabar untuk memilikinya seutuhnya

“ahh ryeo wook ssi ahhh ada yanggg engg ahh “

“keluarkan saja chagia ..” ryeowook semangat menggerakkan tiga jarinya itu hingga milik raesoo berkedut hebat membuat jemari ryeowook serasa disedot masuk.

“ahhh …ahh shhtt AHHHH~” desahan raesoo begitu keras saat mendapatkan puncak pertamanya itu . Deru nafas raesoo masih ttersengal dan keringatnya begitu banyak didahinya

Ryeowook melepaskan jemarinya dan menjilat habis cairan raesoo . Hal itu membuat jijik raesoo

‘apa seenak itu ?… dasar nampeun’

“kau ingin mencobanya ?”  tanya ryeowook tiba-tiba

Hal itu sukses membuat raesoo kaget dari lamunannya “MWOO?..ANIYOO” tolaknya tegas

Ryeowook terkekeh tapi kemudian “kita lanutkan dikamarmu ..” ryeowook menarik raesoo duduk dan melingkarkan kaki raesoo dipinggangnya kemudian menggendongnya ke satu-satunya kamar diapartement itu

Selama perjalanan mata ryeowook tak lepas menatap yeojanya yang tengah neked digendongannya . Tersadar akan hal itu raesoo langsung memeluk leher ryeowook untuk menyembunyikan tubuh bagian depannya yang terekspos

“kau liat apa eoh ? nampeun ..” dengus raesoo memukul lengan ryeowook

“aniyo ,, aku tak melihat apa-apa “ jawab ryeowook menghembuskan nafasnya dikulit bawah telinga raesoo

“euummm …” hal itu membuat raesoo mengeram karena itu salah satu titik sensitifnya

Mendengar itu ryeowook lebih sering menggoda bagian itu dan mengulumnya hingga sampai dikamar raesoo

***

“eumm…ahhh.ahh”

“stt.. kau sempitthh raesoo ahhh”

“fast…faster ohh .. ohh” raesoo mencengkram pinggiran bantal kuat ketika genotan raesoo semakin cepat

Sudah terhitung satu jam lalu mereka memulai aktifitas bercinta mereka dan entah berapa banyak keduanya mencapai puncak bersama tapi ryeowook masih saja belum puas

“ka-kapan jadwal menerbanganmu eumm “ tanya ryeowook yang terus mengocok punyanya di lubang sempit raesoo

“mwoo—ahh .. ti..gha jamm tiggaa…ohhh”

Ryeowook tersenyum  menang “kau sudah terlambat chagi ..”

Raesoo melengos melihat jam kotak hitam di meja belajarnya “mwooo ~~ ahh jam tigaa ahhh kauuu yakkk ahh “ raesoo kesal bercampur rasa nikmat membuatnya begitu imut

“kekekke –“ woobin menarik duduk ryeowook dipangkuannya “gerakkan chagi ..”

Raesoo mulai menarik nurunkan miliknya “AHH” tak sengaja raesoo mmenumbuk g-spotnya sendiri dan ia terus melakukannya hingga sesuatu didalam sanan berkedut “ahhh ahh ryeo ryeowook ahh aku tak tahann eumm ..”

Ryeowook mengelus rambut raesoo “berbaringlah ..” perintah ryeowook dan raesoo pun menurutinya

“euummm ahhh ahhha ha ahhh” raesoo akan mendapat puncaknya saat ryeowook begitu brutal menekan titik g nya . Tapi kemudian sesuatu bergetar dibalik bantalnya

“mwoo ahh?” raesoo meraba kebawah bantalnya dan menemukan ponselnya yang sedang mendapat panggilan

“nugu chagi sttt “

“eomma …” mata raesoo terbelalak melihat kontak yang sedang menghubunginya dan berusaha menghentikan ryeowook

“eommanim ??” ryeowook berhenti bergerak

Raesoo member tanda agar tidak berisik dan ryeowook mengangguk patuh

Reasoo menelan salifanya terlebih dahulu lalu mulai menekan tanda hiau di hpnya

“yeobseo eomma “

“…”

“aku tidak jadi berangkat sore ini eomma..“

“…”

Telintas ide jail di otak ryeowook . Perlahan ryeowook mulai menggenjot miss v raesoo kembali dengan gerakan sangat lambat

“eummpptt …” raesoo membekap mulutnya agar tidak mendesah dan menatap ryeowook tajam

Ryeowook malah menggerakkan dengan cepat

“…”

“ndee … ann—aniyoo eomma nan ahh gwenchana ..” raesoo  mencengkram lengan ryeowook

“….”

“nae … anni .. aku sendirii di apartement kuu … aku .. aku hanya takk bisaa mening..meninggalkan kuliahku emmmpp” raesoo susah payah menahan desahannya dan mencoba menjawab eomma

“…”

“namja ?? aku tak punya namja eoomma , hanhya hanya-akuu sudahh-tidaakk bisaa mengubahh keputussann ku miann ..”

“……”

“nde eomma an annyeong ”

BIIP

Raesoo membanting telpnya dan memeluk leher ryeowook

“aahhh ahh kau nampeun eoh .. bisa-bisaa nyaa kau buatt aku mendesahh didepaann eomma ku eohh ahhh “

“apa itu salah … bukankah rasanya nikmat eooohhh “

“yakkkk kau … eoohhh ahhh ahh faster ,,, ahh ahh”

“tunggu chagi …ohhh ohh” ryeowook mengenjot cepat hingga ranjang raesoo berderik hebat

“ahhh akk—uuu hampiirr samm ahhh “

“bersama chagi .. bersama ..AAHHH”

“AHH STTT AHHHH “

Ryeowook bergeser tidur disamping raesoo dan menutupi tubuh mereka dengan selimut

“saranghae “

Ucapan ryeowook hanya dijawab raesoo dengan anggukan karena ia begitu lelah. Ryeowook semakin memeluk rae membenamkan kedadanya . Ia berjanji bahwa raesoo tidak akan pernah ia lepaskan

Dan itupun menjadi puncak terakhir untuk sore ini sebelum mereka benar-benar terlelap dengan berpelukan hingga keesokan paginya.

END

Posted on 19/08/2014, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 13 Comments.

  1. batal d belajar ke shanghai nya, gara2 kelamaan maen ma wooki

  2. °•ŵĸ\=D/ŵĸ•°=D°•ŵĸ=))ŵĸ•° wookie kapok rupanya ngerjain raesoo

  3. Zein Pangalima

    hebat juga cara wooki untuk menahan keberangkatan raesoo..

  4. ad typo. woobin (?) song (?). alur kecepetan.

  5. Alurnya kcepetan…
    Need sequel….
    Lebih diperpanjang ne…
    KeepWrite…. 🙂

  6. abellia cho^

    i like it:-)

  7. SEQUEL Thor

  8. Ahn Hyo Jin

    Ada typo
    Alurnya terlalu cepet
    Need sequel ya thor
    Keep writing 🙂

  9. Astaga Ryewook nappeun..

  10. Wduuhhh ryewook bad boy .. Smpe2 raesoo gaa jd brnggk dan ninggalin koreaaa .. Tp critanya agak kurang nih thir masa lbih bnyak nc-nya ,,

  11. syukur deh happy ending… 😀

  12. Sequel thor. . ^^

Jangan lupa komennya..!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: