Mistake Loving You part 1

gdMLY

 

Warning : FF ini masih belum memuat adegan NC ,thor akan tayangkan di part selanjutnya. Dan FF ini thor buat dalam keadaan setengah sadar , jadi siapkan mental readers untuk bertemu dengan hantu typo dan ke GJan alurnya … saran dan kritik harus disumbangkan ^-^

Title                 : Mistake Loving You

The Cast          : Kwon Jiyong (GDragon)

Kang Songgun (OC)

Lee Sungmin (SJ)

Sandara Park (2Ne1)

Rating             : +17

Genre              : Sad Romantic

= = = =

ini musim dingin terburuk bagi Songgun . Awalnya Songgun pikir musim dingin ini akan dilewatinya dengan suka cita seperti tahun- tahun sebelumnya  . Malah ia beranggapan dua kali lebih gembira mengingat tahun ini , Lee Sungmin-namjachingunya akan datang mengunjunginya setelah hampir setahun Sungmin memutuskan untuk meninggalkan Tokyo dan bekerja menjadi CEO perusahaan keluarganya di Seoul.

Tapi semua tak tak berjalan dengan apa yang diharapkan Songgun .Sebulan lalu tepat dihari ulang tahunnya,  Sungmin membawa kabar bahwa tahun ini ia tidak bisa pulang mengunjungi Songgun karena ia tiba-tiba ditugaskan mendampingi appanya untuk terbang ke Canada . Seperti kebahagiaannya yang Songgun kira akan berlipat , sakit yang ia rasakan kali ini juga berlipat jika ia mengingat kata-kata eomma tirinya tadi pagi

Flashback

Dengan langkah tenang seorang yeoja paruhbaya memasuki sebuah kamar bernuansa pastel dirumah mewah keluarga Kang itu . Salah satu tangannya membawa selembar kertas bertuliskan nama anak tirinya _ Kang Songgun

Yeoja itu kini duduk disamping ranjang Songgun lalu menyibak selimut tebalnya

“susul appamu ke Seoul sore ini , kau harus menemui calon suamimu “ yeoja itu menyodorkan sebuah tiket pesawat tepat didepan muka Songgun

Meskipun mata Songgun masih tertutup , yeoja itu tau bahwa Songgun sebenarnya sudah bangun

Ya , meskipun matahari Tokyo sudah tinggi , tapi Songgun tidak berniat sedikitpun untuk beranjak dari kasur empuknya . Sejak mendapatkan kabar dari Sungmin , Songgun merasa tak bersemangat lagi untuk bangun dimusim dingin tahun ini

Mata Songgun terbelalak dan langsung bangkit dari tidurnya “MWOO? CA-CALON SU-SUAMI …. ap apa maksud eomma .?”

Yeoja itu mengelus sayang rambut Songgun . Meskipun hanya eomma tiri , ia sangat mencintai Songgun “appamu bilang , ia sudah mengirimimu pesan semalam .. meskipun kau menolak perjodohan itu , kau harus bersedia menikah dengan jiyong”

“pesan ?” Songgun bangkit dari ranjangnya dan berjalan cepat kearah meja belajarnya. Ia kemudian mengambil smartphone silvernya dan segera mengaktifkan benda persegi panjang itu

Tuling tuling ~

Benar saja , setelah smartphone Songgun aktif beberapa pesan pun masuk

‘Ambil tiketmu di eomma , Appa sudah mempersiapkan semuanya jauh-jauh hari . Kau harus datang untuk bertemu keluarga Kwon dan membahas rencana pernikahanmu dengan Jiyong. Jika kau tak datang maka jangan harap namamu akan appa tulis di surat wasiat appa kelak’

Songgun menggenggam erat smartphonenya untuk menyalurkan emosi yang kini berhasil memenuhi otaknya

‘kenapa appa tega sekali mengancamku seperti itu eoh ..appa tak menyayangiku lagi’ kata hati Songgun

Songgun berjalan lemas “eomma … kenapa appa mengancamku seperti ini eoh … dia tak menyayangiku lagi …” dengan nada manja Songgun menyandarkan kepalanya dibahu eommanya dan menunjukkan isi pesannya

“aishh jangan bicara seperti itu eoh …. appamu tau apa yang terbaik untuk putrinya “ eomma tiri Songgun memeluk kepala Songgun “eomma sudah menyiapkan semuanya ..”

“yakk … tapi bagaimana dengan Sungmin oppa ? aku mencin – “

“sssttt “ dengan cepat eomma tiri Songgun membungkam bibir Songgun dengan jari telunjuknya

“Turuti apa keinginan appamu dulu nde .. “

Songgun mengerucutkan bibirnya “emm baiklah eomma “

Flashback end

Dan disinilah Songgun sekarang . Ia menatap malas puluhan orang berlalu lalang disekitarnya yang sibuk dengan tas besar mereka masing-masing

Jadwal pemberangkatan pesawat Songgun tinggal 5 menit lagi . Songgun memutuskan untuk bangkit dari kursi tunggu penumpang dan mulai berjalan masuk keterminal pemberangkatan pesawatnya .Songgun hanya tersenyum sedikit saat seorang pramugari menyapanya di pintu masuk pesawat.

‘kuharap Jiyong juga menolakku lagi kali ini’ doa Songgun dalam hati saat dirinya duduk di kursi pesawat kelas eksekutif itu

Sebelum ini , sebenarnya Songgun pernah ditolak oleh Jiyong . Tepatnya 7 tahun yang lalu disaat Songgun masih tinggal di Korea dan kedua orang tuanya yang masih belum bercerai . Kala itu Songgun masih duduk di sekolah tingkat menengah.

Flashback

Seperti remaja yeoja lainnya , Songgun juga mulai merasa tertarik pada lawan jenisnya . Kwon Jiyong , adalah namja dari kelas basket yang Songgun sukai waktu itu . Ia memberanikan diri mengirimi surat pada kakak beda satu tingkat itu dan mengajaknya untuk berkencan.

Songgun berharap besar kepada Jiyong untuk mau menerimanya mengingat ini adalah cinta pertamanya. Tapi , belum selang satu jam Songgun meletakkan suratnya diloker Jiyong , Songgun sudah mendapatkan jawabannya

“aku tak mungkin berkencan dengan Songgun , yeoja kekanakan itu”

Hati Songgun sakit dan senyumnya perlahan memudar saat ia tak sengaja mendengar ucapan Jiyong di perpustakaan sekolah . Perlahan kakinya melangkah mundur menjauhi punggun Jiyong . Awalnya Songgun ingin menemui Jiyong dan menanyakan apa ia sudah membaca surat darinya

Songgun tak mengizinkan air matanya jatuh sehingga kini matanya perlahan mengabur karena genangan air mata yang memenuhi matanya.

“dari mana kau tau Songgun adalah yeoja yang kekanakan eoh ?” tanya salah satu temannya

Songgun mendengar Jiyong tertawa dingin “seorang anak tunggal dari keluarga kaya sepertinya pasti akan tumbuh menjadi yeoja manja dan menuntut agar semua keinginannya harus dipenuhi bukan ?”

Tes ~ Songgun sudah tidak bisa menahan air matanya lagi

‘TIDAK !!! … kau salah besar Kwon Jiyong ‘ teriak hati Songgun yang masih berada dibelakang Jiyong

Meskipun Songgun adalah anak tunggal tapi ia tak pernah bersikap seperti apa yang Jiyong pikirkan . Ia tak pernah bisa memiliki waktu untuk bermanja-manjaan dengan kedua orang tuanya mengingat mereka yang sangat gila bekerja dan selalu meninggalkan Songgun dirumah besarnya hanya bersama dengan beberapa asisten rumah tangga

“Seungri-ah aku sudah menemukan bukunya .. kajja kita kembali”

“oh nde …”

Jiyong memutar tubuhnya dan kini Jiyong bisa melihat Songgun yang sudah banjir air mata

Deg

Mata Jiyong terbelalak dan entah kenapa saat melihat air mata Songgun ia merasa sangat bersalah “Song Songg..”

“aku membencimu Jiyoong-ssi” kata Songgun dingin sebelum meninggalkan Jiyong keluar dari perpustakaan

Hari ini menjadi hari terburuk bagi Songgun . Selain mendapatkan penolakan dari Jiyong , ia juga mendapatkan penolakan dari eommanya .

“aku yang akan mengurus surat perceraiannya , aku tau kau terlalu sibuk dengan pekerjaanmu dikantor” kata eomma Songgun

Appa Songgun menghela nafas  berat “baiklah jika kau ingin bercerai , aku sudah lelah bertengkar dengan mu “

Songgun hanya bisa mencengkram knop pintu rumahnya . Saat ingin masuk , Songgun mendengar kedua orang tuanya bertengkar

“aku juga sudah lelah . Besok akan ku kirim surat perceraiannya ke kantormu dan Songgun …”

Nafas Songgun tercekat saat namanya disebut. Apa dia akan menjadi objek rebutan untuk orang tuanya ?

“aku yang akan mengurusnya “ kata appa Songgun cepat

Eomma Songgun tersenyum “itu yang sebenarnya aku inginkan .. aku tak ingin anak itu merusak karirku “

Sejak saat itu Songgun merasa sudah dibuang oleh ibunya sendiri.

Flashback end

Pesawat sudah mengudara dari satu jam yang lalu . Tapi Songgun masih saja memikirkan bagaimana cara untuk membatalkan perjodohannya dengan Jiyong.

Menurut Songgun menikah dengan Jiyong adalah petaka besar bagi dirinya. Disamping ia memiliki kenangan yang buruk dengan Jiyong , ia juga sangat takut mengingat sekarang Kwon Jiyong tumbuh menjadi seorang superstar Korea yang memiliki ribuan penggemar gila yang sewaktu-waktu bisa saja membunuhnya jika ia nekat menikah dengan Jiyong

Satu tangan Songgun telulur mengambil selembar foto yang ada didalam tasnya. Dalam foto itu terlihat seorang namja berambut kehijauan tengah mengenakan toxedo warna hitam yang berpose sinis kearah kamera. Kedua tangannya yang ia masukkan kedalam saku celana membuat kesan angkuh dan menakutkan semakin kuat Songgun rasakan pada namja itu

“aishh … kenapa aku harus menikah dengan naga menyebalkan sepertimu eoh ..” Songgun menyentil kesal foto Jiyong yang eomma tirinya berikan sebelum ia berangkat tadi

“kau kan sudah menolakku waktu itu jadi kau harus menolakku lagi kali ini, ok ?  ” seperti orang gila Songgun bicara sendiri dan mengacungkan ibu jarinya kearah foto Jiyoong.

Hal ini membuat Songgun mendapatkan tatapan aneh dari penumpang lainnya yang menyangka Songgun sudah tidak waras lagi.

‘ya … kau pasti menolakku lagi . Dengan begitu , rencana perjodohan kita batal dan aku bisa menikah dengan Sungmin oppa yee ‘ sorak Songgun dalam hati

@Incheon Airport

Songgun melangkah riang keluar dari bandara lalu segera masuk kesalah satu taxy yang berjejer disisi kanan pintu keluar bandara. Tal lupa kopernya ia simpan di bagasi terlebih dahulu

“tolong ke alamat ini nde “ Songgun menyodorkan secarik kertas berisi sebuah alamat kepada ajussi sopir taxy itu

Ajussi taxy itupun menerimanya “ah baik agassi , ini tak seberapa jauh dari sini “

“baguslah kalau begitu ajussi “ Taxy Songgunpun mulai melaju membela suasana senja kota Seoul yang didominasi oleh warna putih karena tertutup salju.

‘aku bisa merasakan dingin ini lagi ‘

Songgun membuka jendela dan sedikit mengeluarkan tangannya agar bisa merasakan udara kota kelahirannya itu . Menurut Songgun Seoul lebih dingin daripada Tokyo . Entah itu karena memang benar-benar karena suhunya atau karena semua kenangan buruk yang Songgun alami

Tiluling tiluling ~ smartphone Songgun berdering

“yeoboseo eomma … ada apa ?”

“…”

“aku baru saja keluar dari bandara eomma “

“…”

“em baik eomma aku akan mengebarimu jika sudah sampai dirumah appa “

“….”

“nado saranghae eomma “

Bip

Selang 15 menit berlalu , akhirnya Songgun tiba ditempat tujuan . Setelah membayar tagihan taxynya , ia pun segera turun dengan satu tangannya yang menggeret koper berjalan masuk ke sebuah bangunan apartement puluhan lantai yang berada didepannya.

Apartement ? bukankah Songgun bilang ia akan pulang ke rumah appanya ? tapi kenapa Songgun malah pergi kemari?

Songgun tersenyum ramah pada staff apartement yang membukakan pintu kaca untuknya . Kemudian Songgun berjalan menyusuri loby dan berhenti tepat didepan resepsionis

“selamat malam nona , ada yang bisa saya bantu” tanya seorang yeoja manis yang tengah bertugas dimeja resepsionis itu

“nde, apa benar tuan Kwon Jiyong tinggal disini ?”

Ya , Songgun ingin menemuhi Jiyong secara pribadi . Ia ingin mengejutkan Jiyong bahwa yeoja yang akan dijodohkan dengannya adalah yeoja telah ia tolak beberapa tahun lalu . Dengan begitu akan lebih mudah menggagalkan rencana pernikahannya bukan ?

Resepsionis itu mengerutkan keningnya ,

‘kenapa orang ini tau tempat tinggal GD ? ‘ tanya resepsionis itu dalam hati

“ah tapi apa – “ Yeoja itu takut menanyakan apa hubungan Songgun dengan namja yang bernama panggung GD itu

“aku saudara jauh Jiyong yang baru saja datang dari Jepang “ ucap Songgun cepat

Yeoja itu mengangguk mengerti “ah begitu rupanya , nde tuan Kwon memang tinggal disini dari seminggu yang lalu “

“kamsahamnida kau sudah membantuku , tapi … apa boleh aku menitipkan koperku disini ? aku hanya akan mengunjungi Jiyong sebentar“

“ah tentu saja , tapi satu jam yang lalu tuan Kwon meninggalkan apartement dan pergi dengan asistennya . Kau boleh  menunggunya disana“ resepsionis itu menunjuk kearah tatanan sofa yang ada disebelah pintu masuk

“keluar ? oh baiklah aku akan menunggunya “

^Songgun pov

Kubalik lagi halaman  majalah fasion yang sedang aku baca . Sesekali aku menghela nafas bosan karena aku sudah menunggu naga menyebalkan itu hampir satu jam .

“aishhh “

Dengus ku tambah kesal saat dihalaman selanjutnya , model yang sedang berpose adalah namja menyebalkan itu . Lihat fasionnya ? ini biasa saja menurutku . Setelan kemeja putih yang dipadukan dengan jeans sepanjang mata kaki serta sepatu Nike putihnya . Hal yang membuatku semakin tidak tertarik adalah aksesoris anting tengkorak yang ia pakai ditelinga sebelah kirinya dan rambut cepak berwarna merah

“Sungmin oppa yang terbaik eoh , aku hanya ak – ”

Sebelum aku melanjutkan kata-kataku , mataku tertuju pada seseorang yang baru saja masuk lobi apartement ini . Namja dengan perawakan yang cukup tinggi dariku tengah mengenakan mantel bulu , masker penutup wajah dan kacamata hitamnya.

Aku memicingkan mataku dibalik majalah yang sebagian menutupi wajahku “Ji Jiyong ?”  aku masih memantau namja itu yang kini berjalan kearah lift .

Kulihat kini dia melepas maskernya ‘Binggo … akhirnya kau datang juga ‘

Saat akan bangkit menyusulnya , gerakanku terhenti saat aku tau ada seorang yeoja yang mengikutinya dari belakang . Yeoja itu sedikit berlari agar bisa menyamakan langkahnya dengan Jiyong. Saat mereka sudah berjalan beriringan

Set

Betapa terkejutnya aku saat tiba-tiba saja Jiyong memeluk bahu yeoja itu ketika masuk kedalam lift

Saat pintu lift tertutup otakku langsung bekerja cepat ‘siapa yeoja itu ? yeojachingu ?’

Serasa ada sebuah lampu besar yang menyala diotakku , aku langsung bangkit dan berlari kearah lift yang berapa disamping lift Jiyong

“jika aku bisa membuntuti mereka dan mengambil beberapa gambar , aku yakin pernikahanku dengan Jiyong tidak akan pernah terjadi … aishh kau pintar sekali Songgun “

Ting ~ setelah pintu lift terbuka , akupun masuk dan menekan tombol 8 yang merupakan nomer lantai apartement Jiyong .

Emuahhh ~ aku mencium kertas alamat yang sedang aku bawa

“terima kasih eomma , kau sangat membantuku”

Kalau bukan karena eomma yang memberikan alamat ini kepedaku , aku pasti sudah berada di rumah appa dan pasrah menerima perjodohan ini tanpa tau kalau sebenarnya Jiyong sudah memiliki kekasih.

Alamat ini eomma dapatkan dari eomma Jiyong. Saat tau aku akan pergi ke Seoul , eomma Jiyong langsung memberikan alamat apartement baru Jiyong kepada eomma ku . Beliau berharap bahwa aku akan mengunjunginya

‘baiklah ….aku sudah melakukannya sekarang”

*Author pov

Ding ~ pintu lift Songgun pun terbuka , ia segera keluar dan mencari unit apartement dengan nomer 115 yang merupakan tempat tinggal Jiyoong

“112 113 dan ow …” Songgun langsung berhenti saat melihat Jiyoong dan yeoja itu masih bicara didepan kamar Jiyong . Soggun sedkit tersentak saat Jiyong memeluk yeoja itu

Songgun berlari kecil dan bersembunyi dibalik dinding  persimpangan koridor apartement . Tak lupa ia memakai masker untuk berjaga-jaga jika ia ketauhan. Sementara tangan kanan Songgun sudah siap untuk mengambil gambar dengan smartphonenya .

‘ah tapi siapa yeoja itu ? apa dia juga dari kalangan intertain? ‘Songgun hanya bisa melihat wajah Jiyong dari sini karena yeoja itu membelakanginya

“its so time babe ..” bisik Songgun lirih saat menekan tanda rekam dari smartphonenya

Sementara itu Jiyong masih memeluk yeoja itu . Sudah hampir 2 tahun Jiyong tergila-gila pada yeoja berambut panjang itu

“aku mencintaimu Dara – ya … apa harus berakhir seperti ini?” kata Jiyong yang masih memeluk

Songgun bisa mendengar kata – kata Jiyong ’ Dara ? … Sandara Park ‘ tanya Songgun dalam hati ‘tunggu dulu . bukankah mereka dari satu manegement artis ?’ Songgun membulatkan matanya

‘omona …. ini akan menjadi berita bagus ‘ Songgun beritu senang hingga ia ingin berteriak tapi mana mungkin ia melakukannya .

Yeoja itu melepas pelukannya “kita harus mengakhiri semuanya… hubugan kita salah Yoongie , aku sangat berdosa dengan calon suamiku “

Deg ~ tangan Songgun sedikit goyah saat mendengar itu . Hampir saja smartphonenya jatuh karena ia sangat terkejut ‘Sandara Park akan menikah ? lalu bagaimana dengan karir menyanyinya ?‘

“apakau juga tidak merasa berdosa dengan yeoja yang akan dijodohkan dengan –“

“jangan membahas itu “ nada Jiyoong beruba marah , tangannya menyengkram bahu Dara “aku bahkan tak ingin tau siapa nama yeoja itu  ..”

Songgun kini benar-benar ingin berteriak tapi , mendengar langsung Jiyong menolaknya kenapa tiba-tiba hati Songgun terasa sakit ?. Songgun menatap Jiyong serius , ia bisa melihat dengan jelas mata Jiyong berkaca-kaca

‘hei ada apa aku ini ? aku seharusnya bahagia kan ?’

Jiyong mendekatkan tubuhnya “aku hanya mencintaimu …” tapi Dara tidak bergeming

‘mereka akan berciuman ? yahhh ini akan memperkuat buktiku .. kajja kajja’

Chup ~

Jiyong melumat bibir bawah Dara lembut membuat Dara memejamkan matanya . Jiyong mendorong Dara hingga Dara tersandar dipintu kamarnya

“eumm” erang Dara yang tentu saja bisa didengar Songgun yang terpaku melihatnya

Songgun seakan tersadar dari tontonan yang menurutnya menjijikkan itu dan dengan cepat memalingkan kepalanya kearah lain. Ada perasaan aneh yang kini memenuhi hati Songgun

‘sakit ?’

Tit ~ Songgun menekan tombol merah tanda ia berhenti merekam

‘ini sudah cukup , aku harus segera pergi’ pikir Songgun mulai berjalan kearah lift .

Songgun melihat anak panah yang berada diatas pintu lift bergerak menuju angka delapan . Tandanya akan ada orang lain yang akan menuju kemari

‘aku harap yang datang adalah calon suamimu Sandara kekekeke..’ Songgun tertawa jahat dalam hati

Ding ~ pintu lift pun terbuka . Songgun bisa melihat yang keluar dari lift itu adalah seorang namja berambut kecoklatan yang berantakan dengan setelan kemeja serta jas kerja yang tidak dikancing dan dasinya yang sudah namja itu longgarkan

Songgun memicingkan matanya saat namja itu berpapasan dengan dirinya . Ekspresi wajah namja itu terlihat marah dan seperti orang yang terburu-buru

Songgun merasa ada yang janggal ‘sepertinya aku per – ‘

Deg~

‘SUNGMIN OPPA ~’

Songgun lantas menghentikan langkahnya tepat didepan pintu lift yang terbuka . Nafasnya terasa sesak saat ia harus mengakui bahwa namja itu adalah kekasihnya. Songgun membalikkan tubuhnya melihat Sungmin yang berjalan mendekati Jiyong dan Dara

‘ada urusan apa Sungmin oppa kemari ? hei bukankah dia masih membantu appanya di Canada ?’

Songgun melihat Sungmin yang berhenti melangkah dan mengepalkan kedua tangannya

“SANDARA PARK … APA YANG KAU LAKUKAN EOH “ Sungmin berteriak keras kearah Jiyong dan Dara

Merasa namanya dipanggil , sontak Dara langsung melepaskan ciuman Jiyong

“op op oppha ..” Suara Dara bergetar memanggil Sungmin , perlahan ia melangkah menjauhi Jiyong “aku- aku berusaha …” saat Dara ingin menghampiri Sungmin , dengan cepat Jiyong menahan tangan Dara

“yak lepaskan tangan kotormu dari calon istriku eoh”

Seperti tersambar petir , hati Songgun terbelah saat mendengar kata-kata Sungmin tadi . Matanya mulai berkaca – kaca dan tubuhnya bergetar hebat mendapatkan implus kenyataan yang sangat tiba-tiba tersebut

‘ca-calon istr istri ?’

Jiyong menatap tajam kearah Sungmin . Satu tangannya masih mencengkram erat tangan Dara

“aku mungkin membiarkanmu bertunangan dengan Dara Sungmin-ssi , tapi aku tak akan membiarkanmu menikahinya “

Tes ~ air mata Songgun turun

‘ber bertunangan ? jadi se-selama ini op-oppa membodohiku ?’ tebak hati Songgun . Memorinya diputar cepat untuk menglang semua kenangannya bersama Sungmin saat masih sama-sama tinggal di Jepang . Semua hanya kebohongan ?

“bag bagaimana bisa ?’

Sungmin naik pitam mendengar ucapan Jiyong “yakkk Brengsek kau !!!” dengan cepat Sungmin menubruk tubuh Jiyong dan mendorongnya hingga tersungkur ke lantai

Buk buk

Dengan brutal Sungmin memukuli wajah Jiyong “berani sekali kau bicara seperti itu eoh “

“yakk oppa hentikan “ Dara berusaha menghentikan Sungmin dan melerai mereka , tapi Sungmin menahan Dara dan menyampingkannya

“kau jangan ikut campur Dara- ya “ kata Sungmin sebelum ia kembali memukuli Jiyong

Jiyong berusaha melawan dan sesekali bisa membalas pukulannya diwajah Sungmin tapi entah apa karena emosi Sungmin yang begitu besar atau memang Sungmin yang jago dalam hal berkelahi , Jiyong kali ini kalah

“Uhh “ erang Jiyong yang mukanya kini sudah babak belur

Buk buk

Sungmin tak berhenti , ia kini memukuli perut Jiyoong

“hiksss oppa jeball hentikan …” Dara hanya bisa menangis disana

Sementara itu , Songgun yang masih berdiri disana juga menangis seperti Dara . Tapi ia menangis dalam diam . Meskipun tanpa suara , tapi pipinya sudah dipenuhi dengan sungai-sungai air mata kecil yang hilang dibalik masker pinknya

‘apa itu benar Sungmin oppa ? sejak kapan Sungmin berubah menjadi orang yang menakutkan seperti itu ? ’

Songgun memandang takut punggun Sungmin yang masih saja memukuli Jiyong . Detik itu ia memutuskan untuk pergi dan masuk kedalam lift .Tapi saat pendengarannya berkali-kali menangkap suara Jiyong yang kesakitan , Songgun menghentikan langkahnya .

‘ap- apa yang harus aku lakukan eoh.. kenapa bisa seperti ini ?’ tanya Songgun bingung

Perlahan otak Songgun mulai kehilagan kesadarannya , ia perlahan melepas masker yang sedang ia pakai dan sedikit melangkah maju menghampiri Sungmin . Entah apa yang dipikirkan Songgun tapi yang jelas ia harus menghentikan Sungmin

Songgun menghapus air matanya saat jaraknya semakin dekat dengan Sungmin “Annyeong haseyeo Lee Sungmin-ssi” sapa Songgun tetap sebelum melayangkan bogem mentahnya kearah Jiyong

Sungmin tersentak saat mendengar suara yang sangat femiliar baginya . Ia segera melepaskan Jiyong dan membalikkan tubuhnya

“Mwoo ? Songgun ? “ saat bangkit , mata Sungmin terbelalak mendapati Songgun sudah ada didepannya .

‘Songgun ?’ Masih dalam kondisi yang setengah sadar Jiyong berusaha melihat wajah yeoja itu . ‘aku seperti pernah mendengarnya ‘

“Jiyoongie ~ “ Dara segera menghampiri Jiyong beruaha menolongnya . “bertahanlah … kau tidak apa apa kan ?”Dibantu Dara , Jiyong berusaha duduk yang salah satu tangannya masih memegangi perutnya

Jiyong kini bisa melihat wajah Songgun sedikit karena terhalang dengan badan Sungmin

“kabar terakhir yang aku dapat , kau sedang sibuk di Canada . Tapi kenapa sekarang kau ada disini oppa ?” meskipun dengan air mata yang mengalir , Songgun berusaha tersenyum pilu didepan Sungmin

“Songgun – ah “ Sungmin berjalan menghampiri Songgun tapi Songgun menahannya dengan satu tangannya

“jangan mendekat !!” perintah Songgun

“aku bisa jelask- “

“ah ..aku tau … kau memang sibuk kan oppa . Kau sibuk membersiapkan pernikahanmu kan .. hiks ?” kini senyum Songgun hilang dan ia mulai terisak dihadapan Sungmin “dengan Sandara park hikss“Songgun menunduk dalam “kenapa kau tega sekali oppa hiks hikss”

“Songgun ah …tolong de-”

PLAK~ dengan keras Songgun menampar Sungmin

“AKU MEMBENCIMU SUNGMIN-SSI “ teriak Songgun

Jiyong tersentak mendengar kata-kata itu . Ia pernah mendapatkan teriakan yang sama beberapa tahun yang lalu

‘Songgun ? apa dia Kang Songgun itu ? Jiyong dengan cepat bangkit dan memandang wajah Songgun

Deg ~

“argh – kang – Kang Songgun ?” lirih Jiyong

Songgun menoleh melihat Jiyong , dan kini mata mereka benar-benar bertemu. Tanpa banyak bicara Songgun mendekati Jiyong

“kau seharusnya tidak memeluk sembarang orang Dara – ssi . Disini ada calon suamimu “kata Songgun dingin pada Dara “berikan dia padaku “

“nd nde ? “ tanya Dara bingun

Tidak jauh dengan Dara , Sungmin dan Jiyong pun bingung atas ucapan Songgun

Songgun mengambil alih tubuh Jiyong dan dengan cepat mengalungkan tangan Jiyoong di bahunya .

“he hei .. apa yang kau lakukan eoh ?” tanya Jiyoong tapi Songgun hanya diam “yak .. kau tak arghhh” dengan sengaja Songgun menyentuh lebam Jiyong di pipinya

“diamlah …” Hanya itu balasan dari Songgun dan ia mulai memapah Jiyong menuju kamarnya

Tit tit tit cklek

‘bagaimana yeoja ini tau ?’

Mata Jiyong terbelalak saat Songgun berhasil membuka password apartemennya. Bukan hanya Jiyong , Dara dan Sungmin pun juga kaget

“YAKK !!” teriak Jiyong melepaskan diri dari papahan Songgun

“aish ,,, apa aku harus mengaku sekarang eoh …aku akan menjelaskan semuanya didalam .. kajja ”

Mata Jiyong menyipit “kau uhh … kau membuntuti .. YAKKK DASAR …”

“MWOO?”

 

TBC

Posted on 02/09/2014, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 10 Comments.

  1. tukeran pasangan?
    tapi gak papa lah, daripada salah satunya merana? ditinggal pasangan–

    lanjut thor *-*)/

  2. Seru cerita ya
    Next min

  3. Ough ini agak membingungkan kasusnya. Trus bagaimana nasibnya songgun?

  4. Itha_sparkyu

    duhh g bs comnt bnyk”, intiya ff ni bgus dan bwt aq pnasen bgt tuk nunggu next partx….

  5. Kerenn keren kerennn thor..nextnya kalau bsa jngan lma2 ne.hehe

  6. lanjut thooor.

  7. Jung Yong Seokkiee

    Daebakkkk Thorrrrr…. GD oppa cinta gak sama songgun? terus emang gimana GD oppa gak nerima cinta Songgun? Alurnya agak cepat Thor… -_-

    Mian thor… aku penasaran banget ama kelanjutan ceritanya jangan lama” thor🙂

  8. cerita ya nyentuh bnget thor.. next uy🙂

  9. wahh keren wkwkw tapi kasiam songgun nya ..

  10. aish kasaian sekali songgun disakiti 2kali sama laki2, aigo pasti hatinyaa hancur karna seperti tidak ada yg mengharapkan songgun, 😦

Jangan lupa komennya..!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: