Autumnaple ( the beginning of our story )

AUTUMNAPLE
( The beginning of our Story )

Img

Chia Talks ; Pasti ada beberapa dari kalian bertanya apa arti Judul fanfic kali ini, tapi mungkin juga sudah ada yg tau dari baca status facebook Chia Tempo hari. Ya, judul fanfic kali ini diambil dari nama Couple Yesung-Minra. Disini, Chia akan menjelaskan bagaimana bisa Chia memberi nama couple mereka Autumnaple, serta agar para readers juga tau bagaimana awal mulanya Yesung-Minra bertemu. Remember, this story is not real, only imagination.

Created by Chia Sto®y Line

Tuhan pasti akan memberi hal yg terbaik diantara hal baik lainnya yg kau miliki.

Tuhan, tidak akan memberimu sebuah kesedihan. Jika tak mampu memberimu kebahagian.

Tuhan, selalu tau apa yg kau butuhkan dan pasti kau dapatkan tanpa kau minta.

Tuhan, selalu mengerti meski tak sedikit pun kau jelaskan.

Happy Reading. . .^^

.

.

At the moment you feel alone, remember that what you feel is wrong. Don’t you remember the god you are always on your side ? Accompanying without asking you, don’t go even if you’re indifferent to it. God is a most loyal friend and will not treasonous.

.

Musim gugur yg begitu ia sukai dan selalu membuatnya tersenyum bahagia, kini berubah menjadi musim penuh kesedihan juga air mata. Ini musim gugur kedua yg ia lalui dalam luka yg menganga lebar, semakin terasa perih karena luka itu tersiram oleh air garam. Ia menangis kencang, memaki takdir, dan meraung dalam hati, menangis dalam diam tanpa ada seorang pun yg tau. Berusaha terlihat tegar meski pada nyatanya rapuh dan tak sanggup lagi bertahan. Semua hal indah yg ia miliki, semua orang yg begitu ia kasihi. Sekarang sudah hilang tak berbekas, meninggal kan rasa sakit yg tak pernah ada obatnya.

Kaki jenjang seputih salju itu terus melangkah menyusuri jalan setapak yg ditaburi oleh dedaunan berwarna kuning kecoklatan. Terus menyungingkan senyum manis diwajah cantiknya yg terlihat begitu tirus dan pucat, sebuah senyum untuk menutupi luka hatinya. Mata indah yg selalu berbinar itu, kini nampak berkaca-kaca dengan terdapat lingkaran hitam di kantung mata. Keadaan nya begitu terlihat tidak baik, namun terus bersikap kalau ia baik-baik saja. Menunjukkan pada dunia kalau ia bukan lah seonggok daun kering yg akan terbang bila terhembus angin kencang. Menghipnotis dirinya jika ia adalah sebuah batu karang yg tidak akan mudah terkikis walau pun selalu diterjang ombang pantai. Terlalu kuat, hingga ia tidak ingin satu orang pun tau tentang keadaan juga hatinya. Takut kalau ia akan hancur dalam kesakitan seperti sebuah gelas yg terjatuh dengankeras dilantai. Tak bisa diperbaiki lagi.

Minra, gadis cantik berusia 22 tahun itu berhenti melangkah. Lalu menengadahkan tangan kirinya menanti daun yg akan jatuh dari pohonnya. Daun kecoklatan itu kini sudah berada dalam genggaman tangannya yg sedikit begetar, ia tersenyum getir diantara setetes air asin yg berhasil lolos keluar dari pelupuk matanya. Kelopak indah itu menutup sesaat, mengatur nafasnya yg sempat memburu, lalu memandang nanar daun ditangannya. “eomeoni, igeos-eun eotteohge? naega dangsin-eul geuliwohago dangsin-eul mannago sipseubnida. ( ibu, bagaimana ini ? Aku rindu kamu dan ingin bertemu denganmu)” terisak pelan sembari menunduk. Mengigit bibir bawahnya, berusaha untuk menahan setiap desakkan air mata yg ingin tumpah ruah dari pelupuk matanya.
Teringat jelas dalam benaknya, saat rasa sakit pertama yg ia rasakan adalah dua tahun yg lalu, saat sang ibu tercinta pergi untuk selamanya. Nyawa orang yg begitu berarti dalam hidupnya terenggut paksa karena sebuah peristiwa kecelakaan. Ibunya menjadi korban tabrak lari dan meninggal ditempat.

View Original.

Posted on 12/09/2014, in Uncategorized and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Jangan lupa komennya..!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: