Lonely Sick (Hate or Love) Promise You Special Sequel 8

Author : Yo Jin ^^ @rosita325

Tittle : Lonely Sick (Hate or Love?) Promise You Special Sequel 8 (The End)

Pg : NC

Cast : Cho Kyu-Hyun

         Lee Eun-Ji

*

The Story Begin…

*

Berkaca pada diri sendiri di cermin. Duduk menghadap kaca ruang rias. Aku masih belum yakin kepada diri sendiri. Sungguh? Eun-Ji akan melakukannya?

 

Aku melihat sendiri bagaimana kedua tanganku bergetar di meja rias. Sebentar lagi akan di mulai… Sebentar lagi.

 

Mataku terpejam secara refleks. Kepalaku terasa berputar-putar, dan dadaku semakin sesak. Nafasku naik turun dan menentu, dan semua ketakutan berjalan menghampiriku seperti badai yang besar. Sanggupkah aku melakukan ini semua?

*

Padahal aku yang lebih dulu memperhatikanmu.

“Maafkan aku, Cho Kyu-Hyun.”

Rasa sayang pada mawar hitam memudar seperti angin meniupkan asap. Mawar hitam itu tetap diam di tempatnya, tanpa mengerti perasaan mawar merah yang ingin selalu bergerak mengikuti arah angin. Bergerak hanya untuk melihat mawar hitam yang tertutupi daun sialan. Akhirnya mawar merah itu memilih untuk menarik diri, dan mematahkan dirinya sendiri agar mati, agar tidak bisa hidup dan melihat mawar hitam lagi.

*

Cho Kyu-Hyun duduk di ruang riasnya. Ia memakai tuksedo putih resmi, dan kemeja putih di dalamnya. Ia bercanda dengan beberapa temannya yang mengunjunginya ke sini, bahkan ia adalah target utama godaan teman-temannya karena akhirnya ia memutuskan menikah dengan mantan kekasihnya sendiri.

“Aku tidak menyangka kau benar-benar menikah dengan Eun-Ji, ku kira gadis itu tidak akan menerimamu lagi karena telah kau khianati.” Kata lelaki berkulit putih, berambut hitam, dan bermata sipit. Kim Jong-Woon.

“Aku juga tidak menyangka, dialah yang terbaik bagiku,” sahut Kyu-Hyun sambil tersenyum.

Park Jung-Soo menatap Kyu-Hyun dengan tulus. Lelaki yang memiliki senyum manis itu mengangkat bahu. “Padahal aku berharap dia bisa bersamaku, dia gadis yang setia dan tidak banyak tingkah. Betapa sakitnya karena tahu kau menikah dengannya,” Jung-Soo mengatakan hal yang sebenarnya. Sejak ia duduk di bangku kuliah, seorang gadis yang menarik perhatiannya adalah Eun-Ji.

Mungkin karena gadis itu tidak terlalu banyak bicara, dan hanya mau bergabung dengan seorang yang di kenalnya, Jung-Soo tidak bisa mendekati gadis itu secara langsung. Apalagi mengetahui temannya adalah kekasih gadis itu sendiri.

Kyu-Hyun mengernyit. “Apa? Tidak bisa! Kau tidak boleh menyukainya! Kau menyakitiku,” sungut Kyu-Hyun lalu terkekeh geli. Ia hanya bercanda.

Lee Sungmin yang sedari tadi diam mendengarkan teman-teman kuliahnya mengobrol dengan Kyu-Hyun, mendelik malas. “Aku masih tidak percaya kau tulus,” sambung Sungmin yang langsung di balas tatapan tidak suka dari Kyu-Hyun. “Apa kau melihat aku dengan gadis lain? Apa kau melihat aku mengirim pesan dengan gadis lain? Tidak, bukan? Kau tidak boleh mem-fitnah, itu dosa.” Kata Kyu-Hyun tidak terima.

“Ya, mungkin tidak sekarang, tapi mungkin nanti. Haa~ aku turut menyesali keputusan Eun-Ji yang mau saja menerimamu. Dia sudah sakit dari dulu, lalu setelah mau menerimamu, dia menerima banyak kecaman. Dia bahkan mempunyai anti fans. Murid-muridnya sendiri, dan orang luar. Mengerikan.” Kyu-Hyun tercengang bukan main mendengar Sungmin yang berbicara namun seperti gumamam kepada diri sendiri.

Anti fans? Apa maksudnya?

“Apa yang kau maksud dengan anti fans? Kenapa Eun-Ji bisa mempunyai anti fans?” Tanya Kyu-Hyun bingung.

Sungmin mengerutkan dahinya. “Kau tidak tahu? Hei Cho Kyu-Hyun, kau ini memiliki banyak penggemar, ada banyak grup penggemarmu di media sosial. Setelah berita pernikahanmu di publikasikan, Eun-Ji banyak sekali di kritik. Dan ketika aku melihat semuanya di media sosial, orang-orang yang menghakiminya, kebanyakan murid di kelasnya sendiri. Ah, aku juga tidak sengaja membaca, bahwa mereka semua bekerja sama agar membuat Eun-Ji tidak nyaman di kelas. Bukan itu saja, Hyuk-Jae teman Eun-Ji juga memberitahukan itu kepadaku.” Sungmin menjelaskan dengan ringan.

Kyu-Hyun membeku. Ia memang tahu kalau ia memiliki penggemar, tapi ia tidak tahu kalau Eun-Ji di hakimi oleh penggemarnya sendiri.

“Dia tersiksa saat sedang mengajar, itu semua karenamu.” Kyu-Hyun semakin dibuat terkejut karena seseorang tiba-tiba masuk ke ruang riasnya dan mengatakan itu.

Sekilas Sungmin menyunggingkan senyuman tipis kepada Hyuk-Jae yang masuk dengan tuksedo hitamnya. Jika bukan Hyuk-Jae yang memberitahu apa yang dialami oleh Eun-Ji, Sungmin tidak mungkin mengungkit ini.

“Kau diamlah.” Sahut Kyu-Hyun acuh.

“Kenapa aku harus diam, aku…”

“Diam! Aku bukan Tuhan yang mengetahui segala hal, jadi, tolong diamlah.” Ia malas berdebat, perasaannya tiba-tiba saja tidak enak. Ia tidak menyadari sama sekali apa yang terjadi pada gadisnya sendiri. Setelah ini semua, ia akan meminta maaf kepada Eun-Ji. Dan berjanji akan menuntut semua orang yang menghakimi gadis yang akan menjadi istrinya itu.

“Tuan Cho Kyu-Hyun, acara pemberkatan akan segera di mulai.”

*

Acara akan segera di mulai. Kyu-Hyun merapihkan tuksedo putihnya dan menarik nafas karena ia merasa gugup. Ia berjalan dengan diikuti oleh ketiga temannya. Orang tuanya pasti sudah duduk di bangku gereja.

Saat kakinya menginjak karpet merah yang menyelimuti lantai gereja, jantungnya berdebar dua kali lebih kencang. Ia gugup, ia bahkan harus menelan ludahnya beberapa kali. Demi Tuhan, ia nyaris tidak bisa mengendalikan dirinya sendiri.

Semua orang yang hadir dalam gereja bertepuk tangan menyambutnya. Ia tersenyum membalasnya.

Ia akan menikah, akan menikah…

Dengan Lee Eun-Ji.

Dengan gadis yang tidak banyak tingkah, dan setia, itu menurut Jung-Soo. Meskipun ia tahu banyak sekali kekurangan yang di miliki Eun-Ji, ia tetap akan menerima gadis itu dengan sepenuh hati. Ia memang suka bermain dengan gadis buruk, tapi jika menikah, ia pasti akan memilih gadis baik. Wtf, itu tidak adil sekali dengan gadis baik memang.

Kyu-Hyun berdiri depan di depan pastur yang tersenyum ramah kepadanya. Pastur berumur itu terlihat hangat. Oh, pastur ini yang akan menikahinya dengan Lee Eun-Ji.

Namun,… Suara itu…

“Tuan Cho Kyu-Hyun, calon istri Anda… Kau harus melihatnya.”

*

Semua orang tersentak tanpa kata. Semuanya rusuh. Semuanya terkejut. Semuanya tidak menyangka.

Dunia bagai menggelap, seperti layaknya bulan yang berhasil menerobos matahari. Tidak bisa di percaya, tapi memang harus di percayai.

Kebisuan menusuk jelas seorang teman, orang tua, dan saudara dekat yang melihatnya. Menutup mulut. Tidak sangka seorang gadis mungil berhasil melakukan ini di tengah jalan pernikahan.

Tenggelam dalam isak tangis, dan kepalan tangan yang membungkam darah yang terus-menerus keluar dari perut gadis itu.

Kyu-Hyun berhasil menerobos banyaknya orang yang berkumpul untuk menyaksikan film terpahit sepanjang masa.

Gadis itu, gadis yang memakai gaun pengantinnya, tergelat tak berdaya di lantai. Ayah kandungnya menangis tersedu dengan memegangi tubuh anaknya yang terlihat tidak bertenaga lagi.

Mata yang berair itu bisa melihat darah yang mengalir dari perut Eun-Ji, dan gunting untuk pemotong bunga yang ada di ruangan bersimbah darah. Tergeletak di sebelah Eun-Ji.

Langkahnya mulai tidak seimbang. Detakan jantungnya tidak lagi ia rasakan. Entah apa yang harus ia katakan akan gambaran film yang sedang berlangsung.

“Eun-Ji… Kenapa? Tidak… Eun-Ji,” suaranya terputus. Otaknya buntu. Ia tidak bisa menemukan jalan pikirannya. Keterkejutan yang ia rasakan menghilangkan semuanya. Semuanya…

Ia terduduk di lantai, menatap gadisnya yang masih sempat membuka matanya untuk melihatnya hadir.

Kenapa Eun-Ji bisa melakukan ini semua?

“Eun-Ji, apa yang kau lakukan?” Ia tidak bisa menahan isak tangis yang langsung berhembus keluar dengan air matanya sendiri. Tangannya bergetar, menyentuh kening gadis itu.

“Kenapa?” Kyu-Hyun bingung harus mengatakan apa. SEBENARNYA APA YANG SEDANG DILIHATNYA?

Seperti hujan yang mengguyur malam ini, rintik, basah dan berbekas di tanah. Air yang menggenang di tanah, dan baut tanah yang menusuk hidung. Sangat menusuk.

“EUN-JI AH, APA YANG KAU LAKUKAN?” Senyum samar di bibir gadis itu yang mulai memucat tersungging jelas di mata Kyu-Hyun.

Laki-laki menggeleng tidak percaya.

Tapi, sebutir air mata terjatuh dari kelopak mata gadis itu. Dan sedetik kemudian, tubuh laki-laki itu melemas.

“Ak-ku, tidak, bisa… Bahagia, dengan dirimu.” Eun-Ji memejamkan matanya sekali lagi karena sakit di perutnya semakin terasa.

Tadi, saat acara akan segera di mulai. Ia memulai rencana yang sudah ia rencanakan sejak awal. Yaitu meninggal…

Membuat Kyu-Hyun menderita. Membuat Kyu-Hyun kehilangan. Membuat Kyu-Hyun kecewa. Sekali saja… Sekali saja ia ingin menyakiti hati Kyu-Hyun, ia ingin Kyu-Hyun mengingat detik-detik ini dengan cermat tanpa melupakannya sekalipun. Menjadi mimpi buruk dari seorang Jaksa Cho Kyu-Hyun.

Menjadi kutukan hidup Kyu-Hyun.

“Ta-pi..” Eun-Ji terbata. Sakit di perutnya semakin menjadi. Namun ia masih berusaha mengatakannya kepada Kyu-Hyun.

“Aku te-tap mencintaimu, aku berjanji.” Dengan susah payah ia mengatakannya. “Janjilah padaku, untuk bahagia.”

Kecewa dalam cerita, menangis dalam duka. Air mata itu tidak pernah mau berhenti mengalir dari mata Kyu-Hyun. Ia menangis, dan menggelengkan kepalanya tidak menyutujui apa yang di bicarakannya. Ini pasti hanya bercanda. Ini bukan sungguhan!

Tidak, ia tidak akan mempercayai ini semua.

“I-ni..” Tangan kanan Eun-Ji yang terkepal terangkat, ia menyodorkan sebuah kertas yang sudah berbentuk bulat.

“Aku tidak mau melihatmu lagi…” Setelah satu tetes air mata keluar dari mata kirinya, Eun-Ji menutup matanya. Dengan senyuman pahit yang menemani tidurnya.

“EUN-JI! EUN-JI… JANGAN PERGI.” Kyu-Hyun menggoncang tubuh gadisnya dengan kencang, berharap gadis itu akan membuka matanya kembali.

“Kau bahkan tidak bisa mendengarku, bahwa aku sangat mencintaimu. Bangun!”

This…

Advertisements

About rositaadiana

Rosita Adiana, 4 oktober 1998. Big Fans of Super Junior.

Posted on 13/10/2014, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 17 Comments.

  1. eun ji bodoh atau apa sempat”nya pake bunuh diri.
    ,.ya tuhan gila aja eun ji itu
    tapi akhirnya..

  2. this nya ga bisa di klik , aneh -_-

  3. Thisnya gk bisa dibuka 😦

  4. pokoknya eunji harus ama kyuhyun! kyuhyun udah berubah kok! 😥 aku kecewa thornim klo eunji mati

  5. Thisnya gk bisa dibuka?

  6. Thisnya gk bisa dibuka?

  7. Lho kok “this” ny g bsa d buka ???

  8. sedih banget endingnya 😦

  9. nah loh thor tulisan “This” nya gk bsa di buka–
    kelanjutanya gimana? /.\

  10. Kok thisnya ga bisa di buka ? Terus part 7nya juga ga bisa di buka T_T

  11. thor ending xa bhagia dong eun-ji sama kyu xa:'(

  12. kyura aliya

    This nya nggak bisa kebuka.

  13. ehh??? kok ceritanya gini????? mudah2han eunji masih bsa d selamatkan.

  14. Kyaa, nyesek banget,, kenapa eunji harus meninggal thor,, bawa ke rumah sakit kek thor,,
    ga rela eunji menderita sampai hembusan nafas terakhirnya ;(

  15. Ya ampun eunji sampe segitunya…kasian kyuhyun

  16. sad ending 😥
    kenapa eunji bunuh diri..
    kalo mau nyadarin kyu jangan kaya itu caranya.. kasihan eunji mungkin dia bingung mau ngapain.. jadi dia ngelakuin itu..

Jangan lupa komennya..!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: